YUTELNEWS.com | Kabag Umum Sekda Kabupaten Rokan Hilir, Samsuri SH Msi, melakukan tabur benih ikan dikolam taman kantor Bupati Rohil. Hal itu dilakukan guna menambah keindahan icon kolam air mancur halaman kantor bupati.
“Tujuan kami untuk memperindah dan dijadikan hiasan pada kolam air mancur kantor bupati, upaya ini agar dijaga kelestariannya semoga menjadi icon baru. “kata Samsuri, Senin (22/01/2024).
Dijelaskan lagi, bahwa pelepasan 2.000 ekor bibit ikan nila tersebut di kolam air mancur kantor bupati batu enam diharpakan dapat menambah nilai keindahan taman kolam kantor orang nomor satu di Rohil.
“Kami pernah ke banyuwangi, dimana kantor pemerintahannya terdapat kolam ikan yang menjadi daya tarik tersendiri dan masyarakat harus saling menjaga. “ujar Samsuri lagi.
Kabag Umum Sekda Rohil ini juga berpesan agar bersama menjaga keindahan dan kelestarian taman tersebut.
“mari kita bersama menjaga untuk ikut mengawasi terutama terutama bibit yang baru saja ditabur agar tetap bisa hidup dan bisa menambah kecantikan icon air mancur kantor bupati. “pungkasnya.
YUTELNEWS.com | Pedagang sapi Pasar Kedungdung, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang merasa resah. Sebab, dengan tidak terduga pemerintah berencana akan merelokasi pedagang ke Pasar lain. Sehingga para pedagang mempertanyakan alasan adanya rencana pemindahan itu.
Pasalnya, pada hari ini pedagang mendapatkan larangan oleh petugas. Yaitu, tidak boleh melakukan jual beli di Pasar Kedungdung. Padahal, kegiatan tersebut sudah berjalan lama dan menjadi mata pencaharian tetap pedagang sapi.
Larangan tersebut dilakukan agar pedagang membawa sapi dagangannya ke pasar Sampang. Alasannya , karena Pasar Kedungdung tidak akan lagi digunakan untuk aktivitas jual beli sapi.
“Kami masih belum tahu apa-apa. Soalnya hari Minggu kemarin saya masih juah beli di sini. Cuma hari ini kami tidak diperbolehkan. Disuruh langsung jual ke Sampang,” ucap Bahruddin salah satu pedagang sapi Pasar Kedungdung, Senin 22/01/2024.
Dengan adanya larangan itu, dia merasa sangat kecewa. Sebab para pedagang yang sudah berdomisili di sini (pasar Kedungdung) disuruh jual beli ke Sampang, itu aksesnya jauh dan perlu biaya yang lebih besar.
“Saya tadi lebih memilih dibawa pulang saja sapi dagangan saya. Soalnya untuk ongkos ke sana lebih mahal. Iya kalau laku dengan membawa hasil. Kalau tidak, kan, kami sudah rugi ongkos nantinya,” kesalnya.
Sementara itu, Kepala Kecamatan Kedungdung Moh. Sulhan mengaku belum mengetahui kejadian di pasar sapi Kedungdung. “Kami tidak tahu mas. Soalnya tidak ada konfirmasi terlebih dahulu terhadap pihak Kecamatan,” terangnya.
Sedangkan Kepala Bidang Pasar Diskoperindag Sampang, juga masih belum bisa memberikan keterangan. Hanya menjawab untuk langsung konfirmasi kepada pimpinan.
“Kalau terkait permasalahan ini bisa langsung ke Kepala Dinas-nya, mas,” singkatnya.
YUTELNEWS.com | Humas polres lahat,bertempat di ruang rudal ops polres lahat, kapolres lahat AKBP God Parlasro S. Sinaga SH.SIK.MH, memimpin acara Coffy morning.
Hadir dalam giat tersebut waka polres kompol Roy Aprian Tambunan SP. SIk, seluruh PJU polres lahat dan perwira.
Dalam arahanya kapolres mengingatkan kepada seluruh PJU polres yg nantinya harus disampaikan dengan seluruh anggota terkait tugas dan tanggung jawab, serta larangan kewajiban seluruh anggota dalam penyelenggaraan pemilu harus bersikap netral, dilarang membantu kegiatan salah satu paslon.
Tugas polri dalam pelaksanaan pemilu adalah sebagai pengamanan menjaga harkamtibmas, menegakkan hukum, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Polri harus selalu bekerja sama dengan pihak penyelenggara pemilu dalam hal uni KPU, pihak pengawas dalam hal ini Panwaslu, dari tingkat PPS, PPK.
Diingatkan kepada seluruh PJU untuk selalu memerintahkan dan mengawasi personelnya baik yg terlibat langsung dalam satgas OMB dan satgas Bantuan, agar semua bisa berjalan dengan aman dan tertib, tidak ada anggota yg meninggalkan tugas saat Operasi.
Jaga kesehatan, keamanan diri sendiri,dan jaga kekompakan dalam melaksanakan tugas.
Kasubsi penmas humas polres lahat Aiptu Lispono SH. Abdul Ujang.
YUTELNEWS.com | Letkol Kav Eko Julianto Ramadan, M. Tr (Han) Dandim 0825/Banyuwangi bersama Forkopimda Laksanakan vidio conference dengan Aparat Pemerintah Tahun 2024 Mabes TNI AD dengan tema TNI AD Bersama Rakyat Siap hadapi Dampak Perubahan
Iklim Global yang bertempat di aula Jenderal Soeharto Makodim jalan R.A Kartini Nomor 02 Kepatihan Kabupaten Banyuwangi. (22-01-2024)
Dalam vidio conference tersebut dipimpin langsung oleh Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P. Aster Kasad tentang Komsos Appem 2024 di Mabes TNI AD
Adapun peserta vidio conference tersebut yakni Letkol Kav. Eko Julianto Ramadan, M.Tr.(Han) Dandim 0825/Banyuwangi, Kombes Nanang Hariyono Kapolresta Banyuwangi, Mayor Laut Rahmat Palaksa TNI AL, Drs. Arif Setiawan Asisten 1 Pemkab. Banyuwangi dan Pasi intel Kajari Banyuwangi
Dalam vidio conference tersebut Mayjen TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P.
Aster Kasad menyampaikan
kegiatan ini bertujuan untuk
mendapatkan masukkan tentang
perkembangan situasi iklim global saat ini sehingga kita semua dapat mengantisipasi dampak perubahan Iklim,”ucapnya.
YUTELNEWS.com | butuh perubahan yang konkrit serta relevan kedepannya, oleh karena itu Sukabumi butuh pemuda yang mempunyai fikiran inovatif, imaginer, tangguh dan berwawasan luas serta agamis untuk ikut berperan aktif mengisi jabatan strategis baik di Eksekutif maupun di Legislatif.Senin, 22/01/2024
Berdasarkan itu ingin ambil bagian kembali dalam membangun Kabupaten Sukabumi melalui fungsi legislatif, maka Aang Herlan Hunaya itu mencalonkan diri lagi menjadi anggota DPRD Kabupaten Sukabumi periode tahun 2024 – 2029 melalui Partai PKB Dapil II (2) No 2
Dengan berlatar belakang seorang milenial hingga membawanya bergabung dengan Partai PKB semata hanya ingin mewujudkan mimpinya untuk bisa berperan dalam membangun Kabupaten Sukabumi khususnya wilayah Dapil (2) Kabupaten Sukabumi menjadi daerah yang Terbilang Serta Gemilang di segala aspek.
Keinginan Aang Herlan Hunaya, tersebut untuk membangun Kabupaten Sukabumi dan masyarakat sudah lama terpendam dan hal itu terus menjadi sebuah harapan di hatinya. ”
” Jika Allah mengizinkan saya untuk mengemban amanat menjadi anggota DPRD Kabupaten Sukabumi pada periode 2024-2029, insya Allah saya akan memberikan yang terbaik buat masyarakat serta negeri ini (Kabupaten Sukabumi) khususnya wilayah Dapil (2 )Kabupaten Sukabumi dan saya akan selalu transparan dalam penyerapan segala aspirasi masyarakat. Saya juga akan selalu bersama masyarakat serta akan memberikan apa saja hak dan kebutuhan mereka (masyarakat) yang tersedia dari pemerintah,” kata Aang Herlan Hunaya ,dengan senyum penuh kerendahan hati.
Aang Herlan Hunaya juga menambahkan masih belum maksimalnya fasilitas dan sarana prasarana buat masyarakat terutama di daerah – daerah wilayah Dapil II (2) Kabupaten Sukabumi yang jauh atau pelosok.
”Masih banyak di Kabupaten Sukabumi khususnya di wilayah Dapil II (2) Kabupaten Sukabumi ini hak masyarakat yang belum maksimal diberikan, baik itu dari segi hak pendidikan, hak pelayanan kesehatan terutama di daerah yang jauh dan juga masalah hak memberikan lapangan pekerjaan bagi masyarakat, serta masih minimnya penggalian potensi diri masyarakat melalui pelatihan – pelatihan ketrampilan,” pungkasnya
Semoga melalui momen pemilihan legislatif 2024 mendatang, Kabupaten Sukabumi akan berbenah diri dari segala kekurangan dan ketinggalannya dari daerah lain, tentu pembenahan tersebut butuh orang yang mempunyai dedikasi, integritas serta wawasan cakrawala yang luas dan mempunyai iman yang kuat seperti sosok Aang Herlan Hunaya, harapannya ke depannya semoga keinginan untuk membangun Kabupaten Sukabumi khususnya Dapil (2) Aang Hunaya,bisa terealisasi dan di ijabah oleh Allah.Swt demi kemajuan Kabupaten Sukabumi pungkasnya, ”
YUTELNEWS.com | Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri atau Perumdam TJM Sukabumi cabang Nagrak secara aktif melakukan perbaikan pada pipa 3 inci yang menjadi jalur utama distribusi air bersih ke pelanggan.
Pipa tersebut berada di Jalan Alternatif Nagrak, Kampung Bungur Sarang, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, dan diperbaiki pada hari Senin 22/01/2024 Januari 2024.
Kepala Urusan Teknik Perumdam TJM Nagrak, Febriana menyatakan bahwa perbaikan tersebut diperlukan akibat adanya kebocoran yang terindikasi.
“Tindakan ini diambil untuk memastikan kelancaran distribusi air di wilayah tersebut dan mencegah kerugian lebih lanjut akibat kerusakan pipa,” tuturnya
Pihak Perumdam TJM Nagrak juga mengimbau kepada masyarakat setempat untuk memahami dan bersabar selama proses perbaikan berlangsung.
“Perbaikan tidak memangkas waktu lama, diupayakan akan diselesaikan dengan secepatnya, karena tidak ada kendala yang signifikan,” ujarnya.
Diharapkan, dengan segera dilakukannya perbaikan ini, dengan cara mengganti pipa, untuk distribusi air kembali lebih lancar, layanan penyediaan air dapat kembali normal dan efisien.
Perumdam TJM Sukabumi terus berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan air minum di wilayahnya.
“Kami terus berupaya melakukan tindakan cepat ketika terjadi masalah teknis, demi kepuasan dan keamanan masyarakat pengguna layanan air di Kabupaten Sukabumi, khususnya cabang Nagrak,” pungkasnya.
YUTELNEWS.com | Diduga Kredit Plus/ KP (PT KB. FINANSIA MULTI FINANCE) rugikan konsumen terkait penarikan paksa satu (1) unit sepeda motor milik Marlina Gea (MG) yang beralamat di Windsor Park. Senin (22/01/2024).
Hal ini terungkap saat konsumen MG mendatangi lokasi KP kedua kalinya yang berkantor di Komp. Ruko Palm spring Blok A2 No. 6-8, Kec. Batam Kota, Kota Batam Kepulauan Riau dengan tujuan untuk membayarkan tunggakan dan keterlambatan pembayaran. Namun, kedatangannya yang kedua kali ini tidak ada titik terang oleh pihak Kredit Plus.
Malah, hari ini Senin (22/01/2024), pihak KP memberikan surat tentang penjualan motor tersebut dengan nilai hasil penjualan Agunan Rp. 9.000.000 dengan rincian :
1. Outstanding pokok terutang : Rp. 8.762.176
2. Bunga yang terutang Rp. 3.845.823
3. Denda yang terutang Rp. 1.402.850
4. Biaya Penarikan : Rp. 1500.000
Dalam Surat Tersebut tidak disertai tanda tangan/ persetujuan konsumen MG tetapi hanya bertanda tangan Manager.
Konsumen (MG)
Sebelumnya bahwa pembayaran MG lancar tanpa tunggakan, tetapi karena dia dalam kondisi melahirkan, maka terkendala di angsuran tersebut.
Adapun 1 unit motor yang ditarik paksa oleh pihak Debt Colektor dengan BP 2983 AH, merek Honda News beat CBS F1 tahun 2019, warna Merah Putih.
Ketika di wawancarai, MG mengatakan agar pihak KP penuhi tuntutannya, diganti segala kerugiannya, dibersihkan nama baiknya di Bank yang di black list.
“Kenapa motor Saya di lelang/ dijual tanpa sepengetahuan saya?, Saya ingin nama saya di bersihkan atau di pulihkan kembali oleh pihak Kredit Plus terkait tindakan yang diduga merugikan saya sebagai konsumen, selama 3 bulan itu saya ada komunikasi dengan pihak Kredit Plus melalui Debt Colektor Bahwasanya saya sedang melahirkan, dan akan saya bayarkan ketika sudah pulih kondisi saya, tunggu saya sembuh,” ucapnya.
Oknum DC pada saat itu diduga memaksa MG bayarkan 1 juta sebagai biaya penarikan / Denda namun MG tidak memberikan uang tersebut.
Manager KP Morian Satria Maizar mengatakan kepada Media ini bahwa ini sesuai aturan perusahaan.
“Ketika dilakukan penarikan, maka penebusan motor tersebut hanya bisa dilakukan melunasi atau menyelesaikan secara keseluruhan, semuanya tanpa setengah-setengah atau separuh, itu sudah aturan,” ucap Morian.
Adapun tuntutan MG kepada pihak KP yaitu, agar penjualan motor miliknya itu harus sepengetahuannya, pihak KP ganti rugi yang dialami oleh MG.
Selanjutnya, MG akan laporkan pihak KP kepada pihak kepolisian atas kerugian yang di alaminya.
Mendengar hal ini Adv. Saferiyusu Hulu, S.H, M.H merespon.
“Itu perbuatan melawan Hukum, dan segala kerugian konsumen wajib dibayarkan oleh pihak Kredit Plus,” ungkap Adv. Saferiyusu Hulu, S.H, M.H kepada Media Senin (22/01/2024).
Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih terus lakukan upaya konfirmasi kepada pihak KP dan dinas terkait.
YUTELNEWS.com | Penjabat (Pj) Drs. Jasman Rizal M.M Walikota Payakumbuh didampingi unsur Forkopimda disambut dengan antusias di Mako Batalyon Infanteri (Yonif) 131/Braja Sakti yang berada di kelurahan Tiakar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Kota Payakumbuh. Kehadiran orang nomor satu di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Payakumbuh itu pada kali ini di Yonif 131/Braja Sakti untuk merayakan hari jadi Yonif 131/Braja Sakti ke-65 bersama seluruh insur Forkopimda.
Kedatangan Pj Jasman disambut langsung Komandan Batalyon (Danyon) Infanteri 131/Braja Sakti, Letkol. Inf. Andit Franata, Pj. Wali Kota Payakumbuh bersama unsur Forkopimda dijamu dengan ngopi serta bercengkerama terlebih dahulu di ruang pertemuan sebelah ruang kerja Danyon Infanteri 131/Braja Sakti .
Kunjungan Jasman bersama Forkopimda dalam rangka memperingati hari jadi Yonif 131/Braja Sakti itu juga dirangkai dengan pemotongan nasi tumpeng, dan Pj. Walikota Payakumbuh Drs. Jasman Rizal terlihat begitu antusias mengikuti setiap rangkaian acara yang digelar dalam perayaan hari Yonif 131/Braja Sakti tersebut.
Mengawali dengan ucapkan selamat merayakan hari jadi untuk Batalyon Infanteri 131/Braja Sakti ke-65, Pj. Wali Kota Jasman sampaikan kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan tradisi yang sangat positif bagi suatu organisasi, khususnya untuk meningkatkan moril soliditas satuan dalam menghadapi tantangan ke depan, ucapnya.
Tujuan peringatan semacam ini, juga merupakan evaluasi, intropeksi dan sekaligus mengukur keberhasilan diri, serta mengkaji kekurangan dan kelemahan pelaksanaan tugas di masa lalu.
Pj Jasman mengatakan “hal ini penting dilakukan oleh setiap organisasi modern untuk dijadikan sumber motivasi dalam meningkatkan kualitas pengabdian, profesionalisme dan kinerja satuan di masa mendatang,” kata Jasman, Senin (22/1/2024).
Dalam penyampaiannya, Jasman berpesan agar Yonif 131/Braja Sakti senantiasa dapat selalu menjaga komunikasi, silaturahim dan sinergitas dengan semua unsur dan semua pihak, agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar dan baik.
Pemkot Payakumbuh juga membutuhkan dukungan dari seluruh unsur dan semua pihak dalam membangun daerah identiknya yang dinamakan Kota BATIAH ( Bersih, Aman, Tertib, Indah, Anggun & Harmonis )
Dengan adanya Forkopimda Jasman selaku Pejabat ( PJ ) Walikota Payakumbuh menegaskan bahwa ”Pembangunan di kota Payakumbuh ini perlu dukungan semua pihak. Dan pimpinan daerah tidak bisa kerja sendiri dalam melaksanakan tugas ini,” ujar Drs, Jasman Rizal, M.M.
YUTELNEWS.com|Salah satu Warga Desa Merpak, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi, keluhkan serta mempertanyakan bentuk realisasi Anggaran Dana Desa (DD) yang ada ditempat mereka.
Dimana oknum Kepala Desa (Kades) yang juga memperioritaskan kerabatnya dalam pegawai perangkat kantor Desa tersebut juga dalam pengelolaan Anggaran Desa dinilai tidak transparan tanpa melibatkan warga setempat.
Sehingga, Kades Desa Merpak diduga kuat melanggar atau tidak menjalankan tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagaimana telah diatur dalam UU RI Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
“Salah satu warga Desa Merpak berinisial (BN) yang Engan disebutkan namanya, menyebutkan selama Kades Merpak menjabat dalam penggunaan Dana Desa tak pernah jelas, pasalnya, Kades dalam pembangunan tak pernah berkoordinasi dengan melibatkan masyarakat, bahkan tidak mempublikasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) secara terbuka bahkan tidak pernah mempublikasi di kantor tersebut”,ucap (BN)
“Dia juga sampaikan menyangkut anggaran hanya pak Kades dan perangkat saja yang tau, kami dari masyarakat tidak pernah tau. Dana Desanya tidak transparan”,ucap (BN) kepada Awak Media ini. Rabu,10/01/2024
Sementara itu, Kades Merpak Atot, saat Dikonfirmasi Awak Media ini melalui via whatshaff , Rabu (10/01/2024) terkait dugaan masalah tersebut belum menjawab sampai berita ini dilansirkan ke meja redaksi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Melawi Hasan, saat dikomfirmasi via whatshaff tidak pernah mau menjawab sampai berita ini di lansirkan kemeja redaksi.
“Warga juga menambahkan harusnya transparan, karna APBDeS tidak pernah ada di tempel di halaman Kantor Desa, supaya masyarakat bisa akses. Misalnya tahun ini lewat dana desa, Desa bangun lain-lainnya . Jadi masyarakat mendapatkan informasi jenis kegiatan dan besaran anggarannya”,ucapnya.
Warga menambahkan Kades itu dipilih oleh warganya, jadi kepala Desa yang terpilih sudah rekom dari masyarakat.
“Intinya Kepala Desa seperti ini harus Diawasi dinas terkait, sehingga dia transparan kepada masyarakat,” tutupnya.
Camat Pinoh Utara,.saat di hubungi via whatshaff,tidak menggubris dan tidak menjawab serta terkesan mengabaikan.
YUTELNEWS.com|Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pajak Lama Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, kerap dilakukan sejak 10 tahun belakangan ini, Kali ini aksi itu kembali terjadi.
Penertiban PKL yang berdagang di bahu dan badan jalan seputaran Pajak Lama, Jalan Jenderal Sudirman itu, dipimpin langsung oleh Camat Bagan Sinembah, Ahmad Atin, didampingi Kapolsek Kompol Imran Teheri, Danramil 03/Bagan Sinembah Kapten Inf M Manurung. Senin (22/1/2023)
Selain mengerahkan Satpol PP, Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) juga menurunkan personil TNI dari Koramil 03/Bagan Sinembah dan Polsek Bagan Sinembah.
Pantauan di lapangan, penertiban itu dilakukan dengan membongkar tenda dan lapak para PKL yang masih membandel, padahal sebelumnya Upika telah membuat surat edaran.
“Terhitung tanggal 15-22 Januari kemarin sudah kami beri tenggang waktu untuk membongkar masing-masing, namun tak diindahkan. Maka dari itu kami bersama Upika lainnya melakukan pembongkaran dan penertiban secara bersama,” kata Camat Bagan Sinembah Drs Ahmad Atin disela-sela penertiban.
Camat mengaku, sebelumnya banyak masyarakat mengadu dan resah terhadap banyaknya pedagang serta parkir menggunakan badan jalan di Pajak Lama Bagan Batu yang dinilai sangat menggangu ketertiban umum serta kelancaran arus lalu lintas.
“Oleh karena itu hari ini kita lakukan pembongkaran dan penertiban terhadap pedagang dan parkir,” sebutnya.
Kedepannya, lanjut Ahmad, Pajak Lama harus tertib dan tidak lagi ada pedagang maupun parkir menggunakan bahu dan badan jalan. Jika nantinya ada pedagang yang berjualan lagi maka akan diangkat langsung oleh satpol PP.
“Kita sudah perintahkan satpol PP, setelah penertiban ini untuk tegas mengawasi dan mengontrol pedagang yang jualan di badan jalan, jika bandel supaya dibongkar langsung,” tegas Camat.
Seperti diketahui, Pajak Lama merupakan pasar tradisional yang berdiri sejak tahun 80an. Pajak lama sendiri merupakan pasar tradisional milik masyarakat atau perseorangan, di mana di dalam los Pajak Lama tempat berdagang sepi dari pedagang yang lebih memilih melapak di bahu dan badan jalan.
YUTELNEWS.com|Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety, yang di dampingi langsung oleh Dadang Supriatna, memberikan edukasi dan trauma healing kepada anak-anak yang menjadi korban maupun terdampak bencana banjir di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Senin (22/1/2024).
Hal itu sebagai upaya perlindungan kepada anak-anak yang sebelumnya terdampak bencana banjir.
“Kita melakukan kunjungan kerja ke Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot ini, dalam upaya memberikan edukasi dan trauma healing kepada anak-anak yang sebelumnya menjadi korban maupun terdampak bencana banjir,” kata Emma Dety dalam keterangan resminya.
Emma Dety berharap dalam kegiataan trauma healing tersebut, anak-anak bisa melupakan kejadian bencana banjir yang sebelumnya melanda Desa Citeureup, pada 11 Januari 2024 lalu, hingga meredam ratusan rumah warga akibat meluapnya Sungai Cigede.
“Kita menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, tetap sehat dan selamat,”‘ kata Emma Dety
Bunda Bedas ini juga mengingatkan kepada masyarakat yang mengalami kehilangan surat-surat berharga, maupun identitas kependudukan, seperti KTP maupun Kartu Keluarga untuk segera mengurusnya ke Kecamatan Dayeuhkolot.
“Mudah-mudahan dengan adanya kegiataan edukasi trauma healing ini dapat meningkatkan kewaspadaan dan memulihkan psikologis anak-anak yang sebelumnya terdampak bencana banjir,” kata istri dari Bupati Bandung Dadang Supriatna.
Emma Dety juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bandung.
Selain itu, kepada jajaran Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Pramuka, para relawan dan lainnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama mengatakan, bahwa jajaran personel BPBD Kabupaten Bandung terus meningkatkan kesiapsiagaan di lokasi rawan bencana, khususnya di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, Bojongsoang dan kecamatan lainnya.
Terkait dengan penanggulangan pasca-bencana banjir itu, Uka Suska mengatakan, hingga Senin (22/1/2024) ini masih dalam status tanggal darurat bencana banjir, longsor dan angin kencang hingga 26 Januari 2024.
Ia mengatakan, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengeluarkan Surat Keputusan tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir, Longsor, dan Angin Kencang di Wilayah Kabupaten Bandung. Yaitu, melalui
Surat Keputusan Bupati bernomor : 300.2.1/KEP.3-BPBD/2024, tersebut ditandatangani tanggal Jumat 13 Januari 2024.
“Status tanggap darurat bencana banjir, longsor, dan angin kencang di Kabupaten Bandung terhitung mulai tanggal 13 Januari 2024 sampai dengan tanggal 26 Januari 2024.” Pungkasnya
YUTELNEWS.com | Kodim 0104/Aceh Timur melaksanakan upacara bendera mingguan yang rutin digelar disetiap hari Senin di lapangan upacara Kodim 0104/Aceh Timur tepatnya di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Gampong Paya Bujok Seuleumak, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, Senin (22/01/2024).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0104/Atim Letkol Inf Tri Purwanto, S.I.P yang di wakili oleh
Pabung Kodim 0104/Atim Kapten Inf M.Kaoy Komandan Upacara Kapten Inf Mashudi dan Perwira Upacara Pasipers Kapten Inf Supriyanto, serta diikuti oleh seluruh anggota dan PNS Kodim 0104/Atim.
Dandim 0104/Atim melalui Kapten Inf M.Kaoy mengungkapkan upacara bendera mingguan ini jangan hanya dijadikan sekedar rutinitas yang biasa, tetapi harus kita dimaknai sebagai implementasi jiwa patriotisme bagi seluruh prajurit.
“Dengan kegiatan upacara ini kita pupuk rasa nasionalisme prajurit salah satunya melalui penghormatan kepada simbol negara yang dulu diperjuangkan oleh para pahlawan bangsa Indonesia sampe titik darah penghabisan”, ungkap Kapten Inf M.Kaoy .
Upacara bendera tersebut diikuti oleh seluruh perwira staf/Danramil, seluruh anggota Koramil jajaran Kodim 0104/Aceh Timur serta Dinas Jawatan beserta PNS TNI.
YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Polres Banyuwangi menggelar apel sekaligus pemberian penghargaan kepada anggota yang berprestasi, pelaksanaan apel dipimpin langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, kombes pol Nanang Haryono, dihalaman Polresta Banyuwangi, (22/1/2022)
Pemberian penghargaan kepada anggota Polresta Banyuwangi yang berprestasi dalam melaksanakan tugas, dan dalam membantu dan mengayomi warga masyarakat khususnya di wilayah Banyuwangi,
Penghargaan pertama kali yang diberikan oleh kapolresta Banyuwangi Kombes pol Nanang Haryono kepada Kapolsek Muncar, (AKP Akhmad Ali Masduki, S.H., M.H.) Kanit Reskrim (Ipda Ocky Heru Prasetyo) dan (Bambang Warsudi) yang berhasil menyelesaikan masalah mengungkap kasus penelantaran anak dibawah umur (pembuangan bayi)
Kombes pol Nanang Haryono menyampaikan, pemberian penghargaan kepada personel yang berprestasi dilingkup Polresta Banyuwangi untuk menumbuhkan rasa kebanggaan dan merupakan bentuk pengakuan yang diberikan oleh pimpinan kepada anggota yang berprestasi,” tuturnya,
Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk untuk memotivasi semua anggota supaya berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik dalam pelaksanaan tugas, maupun dalam memberikan perlindungan serta pengayoman dan pelayanan kepada warga masyarakat,
“Kita dituntut untuk lebih profesional dalam memberikan pelayanan, serta bertindak sesuai prosedur dan penegakan hukum yang presisi,”tambahnya,
Pada kesempatan ini kepada seluruh anggota Polresta Banyuwangi senantiasa mensyukuri segala nikmat yang kita raih, dan tingkatkan semangat prestasi dalam memberikan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat bangsa dan negara,
Kita ciptakan Banyuwangi aman damai dan sejahtera, semoga Alloh SWT, senantiasa memberikan kekuatan dan perlindungan-Nya kepada kita sekalian, untuk memberikan pengabdian yang terbaik kepada masyarakat bangsa dan negara,” tutup Kapolresta Kombes pol Nanang Haryono,
YUTELNEWS.com | Aktifitas praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan sungai Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) saat ini melakukan Aktivitas dengan bebas agar segera diberhentikan dan para pelaku segera ditangkap dan diperiksa oleh Aparat Penegak Hukum (APH).
Andrez Nasution selaku Ketua Markas Besar LMP ( Laskar Merah putih) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terkait Peti ini mengatakan apakah aktivitas ini dibiarkan terus beroperasi. Hancur Mina” sebut Andrez.
“Dan apa yang terjadi di sungai ini semua pegawai yang paham hukum di Madina ini diam.
Padahal jelas ini sudah melanggar aturan dan perundang-undangan tentang pertambangan sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup, UU No. 3 Tahun 2020 tentang pertambangan mineral dan batubara, perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara, peraturan Pemerintah (PP) Nomor 96 tahun 2021″ Sebut Andrez.
Andrez, juga mengatakan ini sangat meresahkan masyarakat dan mengeluhkan dampak yang akan terjadi diakibatkan aktivitas yang melakukan kegiatan Peti ini dengan menggunakan alat berat ekskavator.
Sehingga masyarakat sekitar sebagai warga yang pertama kali merasakan dampak rusaknya air sungai sebagai salah satu sumber penghidupan mereka merasa sangat terganggu dengan beroperasinya tambang ilegal tersebut.
Pantauan kami dari LMP di lokasi Peti, ekskavator yang telah meluluh lantakkan dengan mengeruk Daerah Aliran Sungai (DAS) tanpa izin, disinyalir di backing oleh oknum cukong kebal hukum.
Ia meminta, para APH untuk melakukan penertiban dan memberantas praktik-praktik Peti di sungai ini dan melakukan operasi penertiban dan menangkap pelaku yang diduga telah melakukan praktik ilegal yang sudah merusak lingkungan.
Upaya ini diharapkan dapat memberantas pemodal kejahatan lingkungan yang yang telah merusak diwilayah ini” tegasAndrex
Dia berharap, ada titik kejelasan tentang penegakan hukum terhadap pihak yang diduga telah melanggar ketentuan hukum sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang (UU). Harus ada kejelasan dari pihak aparat penegak hukum akan operasi penertiban pengerukan pinggiran sungai ini dan lingkarannya dapat terbongkar siapa pemilik modal, hingga siapa pemasok alat, BBM dan pekerja untuk operasional alat berat.
“Selain itu, yang juga menjadi sorotan, berdasarkan informasi yang kami dapat di sungai ini sudah ada himbahuan untuk aktifitas Peti di Sungai tersebut diberhentikan ada apa dengan pihak aparat penegak hukum?,” sesalnya
“Benar-benar aneh dan menurut dugaan kami, seperti adanya unsur tutup mata atau main mata (konspirasi besar-besaran) atas aktifitas yang jelas belum memiliki izin tersebut. Bukan tidak mungkin, kami menduga bahwa ada banyak pihak yang terlibat dalam Peti tersebut,” imbuhnya lagi.
Terhadap Aparat Penegakan Hukum (APH) dia meminta adanya transparansi sehingga semua yang terlibat dalam “bisnis Peti ini bisa terbongkar sampai kepada akar dan terutama pemilik modal harus bertanggung jawab” pungkas Andrez.
YUTELNEWS.com | Investasi yang masuk ke Kabupaten Bandung baik penanaman modal dalam negeri (PMD) maupun penanaman modal asing (PMA) dari tahun ke tahun terus meningkat.
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung mencatat investasi di Kabupaten Bandung mencapai Rp30,3 triliun sampai akhir triwulan IV atau semester II tahun 2023, atau tercapai lebih dari 100 persen, dari target hingga akhir tahun 2023 sebesar Rp28,7 triliun.
Sementara investasi sepanjang tahun 2022 tercapai Rp29,4 triliun dari yang ditargetkan Rp27,8 triliun atau tercapai lebih dari 100 persen dari yang ditargetkan.
Menanggapi investasi yang masuk ke daerahnya terus meningkat ini, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan dirinya selalu berupaya untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif, termasuk dari sisi regulasi untuk memberikan kepastian hukum kepada calon investor.
Dan yang tak kalah penting lagi, tandas bupati, adalah terjaminnya kenyamanan dan kondisi keamanan di Kabupaten Bandung yang selalu terjaga kondusif berkat keberhasilan kolaborasi antara Pemkab Bandung, TNI dan Polri.
“Kita berusaha terus mengamankan iklim investasi ini dalam satu regulasi. Salah satunya regulasi terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bandung yang saat ini sudah selesai raperda-nya, sehingga investasi akan lebih berdatangan lagi ke depan,” ungkap Bupati Bandung kepada wartawan saat menghadiri Festival Zumba di Jalan Anyar Kecamatan Majalaya, Minggu (21/1/2024).
Menurut bupati, Perda RTRW merupakan hal penting dalam proses pembangunan di Kabupaten Bandung. Karena calon investor akan mendapat kepastian hukum kaitan pemanfaatan lahan yang ada.
“Persetujuan rancangan ini terbilang cepat di Indonesia. Jadi yang cepat itu Kabupaten Bandung dan Bali,” ujarnya.
Rancangan RTRW Kabupaten Bandung 2023-2043 telah terhubung dengan OSS dan ATR/BPN, sehingga investor yang hendak melakukan permohonan izin, sudah bisa menggunakan ketentuan ini.
Sementara Kepala DPMPTSP Kabupaten Bandung, Ben Indra Agusta, menyebutkan sampai dengan akhir tahun 2023, realisasi investasi di Kabupaten Bandung mencapai Rp30,3 triliun, baik dari PMD maupun PMA.
“Realisasi investasi tahun 2023 ini masih merupakan estimasi karena masih menunggu perhitungan melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) sampai dengan Januari 2024,” kata Ben.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, investasi yang dominan untuk tahun 2023 ini ada tiga jenis. Antara lain infrastruktur khususnya fasilitas Kereta Cepat Jakarta Bandung di Tegalluar, kemudian eksplorasi energi panas bumi dan pariwisata.
“Eksplorasi panas bumi investasinya bisa sampai Rp7 triliun setahun, dan pariwisata yang perkembangannya cukup masif. Karena itu di tahun 2024 ini kami akan fokus investasi di bidang panas bumi, pariwisata dan pertanian atau agriculture,” sebutnya.
Atas kinerja penanaman modal ini, DPMPTSP Kabupaten Bandung pun meraih Juara III dalam Penilaian Kinerja Penanaman Modal Se-Jawa Barat atau West Java Investment Award (WJIA) 2023 yang digelar DPMPTSP Jawa Barat di Soreang, Kabupaten Bandung, pada 19 September 2023.