Bupati Pelalawan Dampingi Menteri LHK Tinjau TPA Desa Kemang Zukri Minta Dukungan Pemerintah Pusat Dan Komisi XII DPR RI 

YUTELNEWS.com | Bupati Pelalawan H. Zukri SM mendampingi Menteri Lingkungan Hidup (LH) RI, Hanif Faisol Nurofiq tinjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Kunjungan ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan tata kelola sampah di Kabupaten Pelalawan yang lebih berkelanjutan, partisipatif, dan modern.

Dalam sambutannya, Bupati Zukri mengungkapkan berbagai tantangan yang dihadapi daerahnya, termasuk infrastruktur menuju TPA yang rusak dan kerap  terendam banjir.

“Jalan menuju TPA Desa Kemang telah beberapa tahun terendam banjir setiap musim hujan, menyebabkan truk sampah tidak bisa melintas dan pengiriman sampah terganggu hingga berminggu-minggu. Hal ini memperburuk kondisi pengelolaan sampah di hilir,” ucapa Bupati H Zukri, Ahad (11/5/2025).

Lanjut Bupati H Zukri, juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pelalawan telah menyiapkan langkah strategis jangka panjang.

“Kami sedang menyiapkan konsep environmental social sustainability yang mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Tujuannya yakni mengurangi beban TPA, meningkatkan daur ulang, dan menuju Pelalawan bebas sampah,” terang mantan pimpinan DPRD Riau in

Disamping itu, Bupati H Zukri juga berharap dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk penguatan sistem. Beliau juga meminta dukungan kepada Kementrian LH dan Komisi XII DPR RI untuk mensupport pengelolaan sampah di Kabupaten Pelalawan.

Menteri LH RI, Hanif Faisol Nurofiq dalam arahannya menegaskan bahwa pengelolaan TPA merupakan tanggung jawab penuh setiap kepala daerah.

“Kalau pengelolaan sampah menimbulkan pencemaran dan konflik sosial, maka sesuai amanat Undang-Undang, ada konsekuensi hukum dan administratif yang melekat. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menteri LHK menekankan pentingnya membangun sistem yang menyeluruh.

“Kita tidak bisa lagi mengelola sampah dengan pendekatan darurat. Harus ada transformasi dari hulu ke hilir, mulai dari pengurangan, pemilahan, hingga daur ulang,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen konkret, Kementerian LHK akan mengirimkan dua tenaga ahli untuk mendampingi Kabupaten Pelalawan dalam mengelola Bank Sampah.

“Kami akan bantu merancang sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien, termasuk pengembangan bank sampah, skema insentif, dan pelibatan komunitas,” pungkasnya.

(AS)

Rapat Koordinasi Satgas Percepatan Investasi,  Kajati Sulsel  Tekankan Perlunya Kepastian Berinvestasi

YUTELNEWS.com | Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim menghadiri Rapat Koordinasi Satgas Percepatan Investasi Sulawesi Selatan di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (5/5/2025).

Rapat ini dipimpin langsung Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Turut hadir Sekda Sulsel, Jufri Rahman, Kepala BBWSPJ, Suryadarma dan Wabup Gowa, Darmawangsyah Muin.

Kajati Sulsel, Agus Salim menyampaikan awal mula pembentukan hingga progres Satuan Tugas Percepatan Investasi di Sulawesi Selatan. Satgas ini, kata Kajati Sulsel menjadi solusi penyelesaian hambatan dan masalah investasi di Sulsel.

“Satgas ini merespons rendahnya akan investasi di Sulawesi Selatan. Karena itu, tagline dari satgas ini adalah One Stop Solution. Memberi kepastian hukum bagi calon investor, terutama mengurai izin yang berbelit-belit,” kata Agus Salim.

Agus Salim menyebut pembentukan Satgas ini mendapat respons positif dari dunia usaha. Selain itu, dengan adanya investasi yang masuk ke Sulsel akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

Mari kita sama-sama hilangkan ego sektoral demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8 persen,” pesan Agus Salim.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi pembentukan Satgas Percepatan Investasi yang digagas Kajati Sulsel. Dirinya memberikan garansi dan mendukung penuh kinerja satgas tersebut.

“Saya mendukung satgas ini, karena sangat berguna bagi Pemprov Sulsel, dunia usaha dan masyarakat. Permasalahan investasi memang harus diselesaikan dengan duduk bersama-sama,” kata Andi Sudirman.

Rapat Koordinasi Satgas Percepatan Investasi Sulawesi Selatan dilanjutkan dengan membahas progres dan permasalahan pembangunan Bendungan Jenelata. Berbagai permasalahan langsung dicarikan solusinya lewat Satgas Percepatan Investasi.

(Abu Algifari)

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat Panen Raya Melon

YUTELNEWS.com | Bertempat di Kebun Lapas Warungkiara, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakat Jawa Barat beserta seluruh pejabat struktural Lapas Warungkiara dan tamu undangan melakukan panen buah melon di Lapas Warungkiara, Senin (05/05/2025).

Kepala Kantor Wilayah Dirjen Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali memimpin langsung kegiatan Panen Raya ini dengan antusias bersama dengan Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Sukabumi dan Cianjur, serta unsur Forkopimda, Forkopimcam, Mitra yang sudah bekerja sama dengan Lapas Warungkiara dan rekan rekan wartawan yang ada di Sukabumi .

Kegiatan ini merupakan wujud bahwa Lapas Warungkiara senantiasa mendukung program Nasional terutama mengenai Ketahanan Pangan, dan sesuai dengan motto Pemasyarakatan, “Pasti Bermanfaat, untuk Masyarakat”..

Dalam paparannya, Kalapas Warungkiara, Kurnia Panji Pamekas menjelaskan bahwa melon yang aka dipanen hari ini mulai ditanam pada tanggal 25 Februari 2025. sehingga melon sudah memasuki waktu panen dan bisa dirasakan manfaatnya untuk bersama.

“Lahan yang kami tanam melon seluas ± 2 Ha, dengan jenis Melon Golden putih dan Melon Golden kuning. Sehingga bisa memberikan pembelajaran untuk warga binaan kami agar bisa di implementasikan ketika sudah kembali ke masyarakat” jelas Panji.

“Kami jajaran Lapas Warungkiara bapak ibu izin akan selalu mendukung program yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat” tutup Kalapas.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali mengapresiasi keberhasilan penanaman melon yang dilakukan oleh jajaran Lapas Warungkiara.

“Saya apresiasi dan berterima kasih kepada Kalapas beserta jajaran, ini menunjukan kebulatan tekad kita sebagai petugas Pemasyarakatan untuk selalu mendukung program Nasional” jelas Kusnali.

Hasil panen ini diperuntukan untuk penjualan pasar disekitar Lapas Warungkiara, pengguna layanan kunjungan, dan untuk dapur di Lapas Warungkiara sehingga bisa memenuhi kebutuhan gizi warga binaan di Lapas Warungkiara.

Reporter : Mirna

Bupati Bandung Dadang Supriatna, Sayangkan Lambannya BGN Realisasikan Lokus SPPG

YUTELNEWS.com | Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menyayangkan lambannya realisasi penentuan lokus Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam rangka mensukseskan pogram Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden Prabowo.

Bupati Bandung juga menyampaikan aspirasinya, agar Badan Gizi Nasional (BGN) segera menentukan SPPG di Kabupaten Bandung yang hingga saat ini realisasinya masih sangat minim.

Aspirasi tersebut bupati sampaikan saat Halal bi Halal bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bandung dan Sosialisasi Program MBG dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung serta Badan Gizi Nasional (BGN), di Gedung Mochammad Toha Soreang, Kamis 24 April 2025.

“Mumpung ada BGN di sini, saya ingin menyampaikan aspirasi. Dari kuota Kabupaten Bandung yang sebanyak 361 titik lokus SPPG, sampai sekarang baru terealisasi 15 titik lokus SPPG. Satu titik lokus SPPG untuk melayani 3.500 jiwa,” ungkap Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Padahal, kata Kang DS, masyarakat Kabupaten Bandung menyambut baik, sangat antusias mendukung program MBG ini.

“Jadi, ini aspirasi saya langsung, bisakah BGN mempercepat dengan mempermudah proses penentuan titik lokus SPPG?” tanya dia.

Karena menurutnya semua pihak sudah siap membantu. Pemkab Bandung melalui Dinas Koperasi dan UKM siap bantu pembiayaan dari dana APBD untuk pendirian Koperasi Merah Putih di 280 desa dan kelurahan, termasuk Bank Bjb juga siap membantu.

“Termasuk para pengelola pondok pesantren sudah hampir 60 pesantren juga menyatakan siap untuk menjadi SPPG. Dari PCNU Kabupaten Bandung juga siap membantu berperan aktif, tidak hanya mau jadi penonton,” imbuh Kang DS.

Terlebih program MBG ini merupakan program yang tidak bisa ditawar-tawar lagi yang harus terealisasi tahun 2025 sampai 2030 karena sudah menjadi fokus Presiden Prabowo akan janji politiknya. Bahkan akhir Desember 2025 ditargetkan sudah bisa diimplementasikan di seluruh Indonesia.

“Kepada BGN, mohon bantuannya untuk segera memutuskan lokus SPPG berdasar aspirasi dari pimpinan pesantren. Jadi, jangan terkesan menghambat atau mempersulit proses penentuan titik lokus SPPG. Kepada Yang Terhormat Anggota Komisi IX DPR RI Bapak Asep Romny Romaya kami juga mohon dorongannya, demi kemajuan bangsa,” ucap Kang DS.

Kepala Dinas KUKM Kabupaten Bandung, Dindin Syahidin mengatakan, Sosialisasi Program MBG dan Pembentukan Koperasi Merah Putih ini akan sangat bermanfaat bagi peserta sosialisasi dari seluruh pengurus NU Kabupaten Bandung, mulai dari tingkat ranting PARNU dan PRNU, termasuk MWC sampai PCNU.

“Kami mensosialisasikan konsep pendirian Koperasi Merah Putih, sesuai dengan Inpres Nomor 9 tahun 2025 yang koperasinya didesain untuk mensukseskan program MBG,” jelas Dindin.

Tekait aspirasi Bupati Bandung, Dindin mengakui karena memang Kabupaten Bandung sendiri sudah melakukan beberapa langkah cepat terkait dengan Inpres.

“Pak Bupati sangat cepat merespon Inpres ini dengan menggratiskan biaya pendirian Koperasi di 280 desa dan kelurahan,” ujar Dindin.

Pihaknya menargetkan, sebelum peringatan Hari Koperasi 12 Juli 2025, sudah terbentuk semua KMP di 280 desa/kelurahan.

“Secara bertahap sesuai arahan pa bupati di beberapa desa yang sudah terbentuk KMP, akan kita dorong untuk percepatan untuk segera djadikan SPPG,” pungkas Dindin.(*)

(Yans)

Polres Siak Tangkap Bandar Shabu di Perawang, Sita 217,96 Gram Narkotika Siak 

YUTELNEWS.com | Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Polres Siak berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis Shabu seberat 217,96 gram pada Selasa malam, 22 April 2025, sekitar pukul 19.30 WIB. Penangkapan dilakukan di sebuah rumah kontrakan yang berlokasi di Jalan Indah Kasih, Gang Utama IV, Kelurahan Perawang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, (25/4/2025).

Kapolres Siak AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba AKP Tony Armando, S.E., menyampaikan bahwa pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas gelap di lokasi tersebut.

“Tim Opsnal langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pengintaian. Seorang pria berinisial AS berhasil diamankan di Jalan Raya Km 9 Perawang. Meskipun awalnya tidak ditemukan barang bukti saat penangkapan, penggeledahan lebih lanjut mengarah pada rumah kontrakan milik tersangka,” terang AKP Tony.

Di rumah tersebut, polisi menemukan sejumlah barang bukti, termasuk 1 paket besar Shabu, berbagai plastik pembungkus, 1 unit handphone, dan 1 buah kunci rumah. Tersangka AS, yang merupakan warga Jalan Raya Perawang, Gang Istiqomah, diketahui berperan sebagai bandar.

Hasil interogasi awal menunjukkan bahwa Shabu tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial YO yang saat ini berstatus DPO. Tes urine terhadap tersangka juga menunjukkan hasil positif (+) mengandung Methamphetamine.

“Barang bukti dan tersangka kini diamankan di Mapolres Siak untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kami juga terus memburu pelaku lain yang terlibat dalam jaringan ini,” tambahnya.

Polres Siak mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan yang mengarah pada penyalahgunaan narkoba.

(tb)

LBH BAPEKSI Kota Sukabumi Pembentukan Posko Pengaduan Untuk Masyarakat

YUTELNEWS.com | Lembaga Bantuan Hukum Barisan pejuang demokrasi (BAPEKSI) Kota Sukabumi, mempunyai komitmen membantu dan melakukan pelayanan publik khususnya dari sisi hukum untuk semua warga Sukabumi,Kamis,(24/04/25).

Saat ditemui awak media Sekretaris BAPEKSI Yoseph Luturyali Mengatakan, “Karena kami sering melihat dan sering terjun ke lapangan melihat masyarakat yang terdampak akibat kriminalisasi oleh pihak-pihak para oknum.

“Semoga dengan kehadira kami bisa untuk memberikan edukasi, pendidikan pemantapan bagaimana agar masyarakat memperoleh yang namanya kesadaran hukum. Lalu kami ingin melakukan pendampingan atas perkara-perkara yang mereka alami,”Ucap Yoseph L

Dengan hadirnya kami semoga bisa memberikan kesadaran bahwa masyarakat sekarang di kota Sukabumi harus melek hukum. Semua Masyarakat mempunyai hak yang sama. Tidak ada orang kaya, orang kelas menengah, kelas bawah. Semua di mata hukum sama.

“Maka dari itu berangkat dari komitmen, kami dari LBH-BAPEKSI Kota Sukabumi ingin mengedepankan bahwa hukum akan kita jadikan panglima di kota Sukabumi ini,”Tandasnya

Agar memberikan pelayanan dan juga kepada pihak penegak hukum yang ada di wilayah hukum kota Sukabumi, kami akan melakukan sinergitas dengan mereka, agar sama-sama bergandengan guna tercipta kedamaian Dan tidak ada intimidasi dari sisi hukum.

“Kami punya Visi bagaimana Sukabumi ini agar bersih dari intimidasi, bersih dari pihak oknum-oknum Yang seenaknya terhadap masyarakat miskin. Misi kami adalah untuk membuat masyarakat melek hukum. Dan untuk mencerdaskan masyarakat kota Sukabumi agar mereka berhak mendapatkan satu pemahaman hukum yang maksimal sehingga di kemudian hari angka kejahatan yang ada di kota Sukabumi ini dapat terkurangi,”Harapnya

BAPEKSI ini akan mengembangkan sayapnya semakin luas di kota Sukabumi dan tentu kita juga akan bersinergi dengan kepemerintahan,dengan pihak instansi, pihak kepolisian Polres Sukabumi kota, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri kota Sukabumi, juga bergandengan dengan lembaga-lembaga bantuan hukum lainnya,”masih Ucap Yoseph L

“Kami ingin menyampaikan pesan kepada seluruh warga masyarakat kota Sukabumi bahwa hari ini LBH-BAPEKSI kota Sukabumi sudah membuat posko pengaduan masyarakat, Apabila ada masyarakat yang mengalami persoalan hukum, kami siap 24 jam untuk bisa memberikan pelayanan yang maksimal,”Singkatnya

Dan kami sudah melampirkan kontak person kami yang ada di dalam plang, *Sekretariat* kami berada di Jalan Selabintana nomor 28 Panjalu Warnasari Sukabumi. Kapanpun warga masyarakat kota Sukabumimeminta bantuan dan jam berapapun kami akan selalu siap Melayani.

*LBH BAPEKSI* di Ponggawai oleh Micky Sonjaya SH selaku *KETUA*, Yoseph Luturyali SH, *SEKRETARIS*, Misbah Hoerudin *SEKRETARIS* 2, Siti Maemunah *BENDAHARA*, Isep Supiyandi *HUMAS*, Dadang *ANGGOTA*.

Jurnalis : Adang Suryana

Kepala Desa Agus Ali SE Hadiri Acara Halal Bihalal Dalam Rutinnitas Pengajian Syahriyyah Majelis ta’lim

YUTELNEWS.com | Kepala Desa Cangkuang Kulon Agus Ali SE menghadiri kegiatan MUI Desa kembali mengadakan acara halal bihalal dengan rutinnitas pengajian Syariah. Pengajian ini di laksanakan di Aula desa Cangkuang kulon Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Selasa (22/04/2025).

Acara ini di hadiri oleh ketua MUI kecamatan, jajaran pemerintahan desa,tokoh masyarakat ,serta tokoh agama dan masyarakat dari berbagai kalangan yang antusias untuk memperdalam ilmu agama dan memperkuat ukhuwah islamiyah.

Pengajian kali ini disatukan dengan acara halal bihalal berlangsung dengan hikmat dengan penuh semangat. Jemaah yang hadir tampak serius mendengarkan setiap penjelasan yang disampaikan oleh para ulama.

Pengajian ini memiliki manfaat yang besar bagi masyarakat desa Cangkuang kulon. Selain menambah wawasan keilmuan Islam, pengajian ini juga mempererat silaturahmi antara warga. Melalui pengajian ini, masyarakat didorong untuk terus belajar dalam ilmu agama dan meningkatkan kualitas ibadah mereka. Hal ini sangat penting dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia dan taat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar kades Agus Ali, SE saat memberikan sambutanya.

Dalam kesempatanya, PJ Kades Cangkuang Kulon Agus Ali SE juga menyampaikan apresiasinya terhadap MUI Desa yang terus melaksanakan program keagamaan pengajian Syahriyyah selama ini.

Saya berharap kegiatan keagamaan seperti pengajian rutin seperti ini bisa terus di laksanakan dan berkelanjutan,” katanya.

Kita sebagai Pemerintahan desa Cangkuang Kulon akan terus mensupport kegiatan pengajian keagamaan yang di laksanakan MUI Se-Desa Cangkuang Kulon ini dan terus mendukung program -program yang akan di laksanakan kedepannya,” pungkasnya.

(Yans)

Penambangan Ilegal di Jepara dan Dugaan Pembiaran Pejabat: Tinjauan Hukum dan Asumsi Yuridis

YUTELNEWS.com | Opini Oleh: Aditya, Kawali Aksi mahasiswa yang menolak praktik tambang ilegal di Jepara membuka mata publik tentang persoalan lama yang belum tuntas: lemahnya penegakan hukum terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin. Yang lebih mengkhawatirkan adalah munculnya indikasi pembiaran oleh pejabat, yang sejatinya memiliki kewenangan untuk menghentikan aktivitas tersebut. Secara yuridis, aktivitas penambangan tanpa izin jelas melanggar Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Pasal ini menegaskan bahwa setiap orang yang melakukan penambangan tanpa Izin Usaha Pertambangan (IUP) dapat dikenai sanksi pidana penjara maksimal 5 tahun dan/atau denda maksimal Rp100 miliar. Namun, dalam konteks ini, tidak hanya pelaku langsung tambang ilegal yang perlu diproses hukum. Jika benar terjadi pembiaran oleh pejabat publik, maka hal tersebut bisa dikategorikan sebagai perbuatan melawan hukum oleh penguasa (onrechtmatige overheidsdaad). Dalam hukum administrasi dan perdata, pembiaran ini bisa dituntut jika terbukti pejabat tidak menjalankan kewenangannya dalam mencegah tindak pidana. Lebih lanjut, pejabat yang dengan sengaja membiarkan tindak pidana terjadi dapat dikenakan pasal pidana turut serta atau pembiaran sebagaimana diatur dalam Pasal 55 dan 56 KUHP. Dalam hal ini, pembiaran bukan hanya kelalaian, tetapi bisa masuk dalam kategori kesengajaan pasif—di mana seseorang tahu ada kejahatan, mampu mencegah, tetapi memilih untuk tidak bertindak.

*Solusi yang Ditawarkan*

– Audit Izin dan Evaluasi Kinerja Pejabat Terkait Lakukan audit menyeluruh terhadap izin-izin tambang di wilayah Jepara, serta evaluasi terhadap kinerja aparat penegak hukum dan pejabat pemerintahan.

– Pembentukan Tim Independen Investigasi Untuk menghindari konflik kepentingan, investigasi dugaan pembiaran harus melibatkan unsur akademisi, LSM, dan lembaga independen seperti Komnas HAM atau Ombudsman RI

– Penguatan Partisipasi Publik Libatkan masyarakat dan mahasiswa dalam pengawasan tambang, serta sediakan kanal pengaduan aktif untuk laporan-laporan pelanggaran hukum lingkungan.

– Dorongan Litigasi Strategis Mahasiswa, organisasi lingkungan, maupun masyarakat terdampak dapat mengajukan gugatan citizen lawsuit untuk menuntut tanggung jawab negara dalam melindungi hak atas lingkungan hidup yang bersih.

Melalui pendekatan hukum yang tegas dan transparan, diharapkan tidak hanya pelaku tambang ilegal, tetapi juga para pejabat yang abai terhadap tugasnya bisa dimintai pertanggungjawaban hukum. Kasus ini bukan sekadar persoalan pelanggaran administrasi, tetapi menyangkut masa depan lingkungan dan kepercayaan publik terhadap negara.

_Jepara harus menjadi contoh, bukan korban dari pembiaran sistemik_

(Singgih)

Ini Harapan, Kajati Sulsel  Agus Salim, Kejari Jeneponto

YUTELNEWS.com | Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Agus Salim melakukan kunjungan kerja ke Kejaksaan Negeri Jeneponto, Selasa (22/4/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memeriksa personel serta sarana dan prasarana di Kantor Kejari Jeneponto.

Kajati Sulsel Didampingi Plt Asisten Pembinaan Andi Sundari, Asisten Intelijen Ardiansyah, Asisten Tindak Pidana Khusus Jabal Nur, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Fery Tas serta Asisten Pidana Militer M Asri Arief.

Rombongan Kajati Sulsel, Agus Salim disambut langsung Kepala Kejaksaan Negeri Jeneponto, Teuku Luftansyah Adhyaksa Putra, serta jajaran Forkopimda Jeneponto dan pegawai Kejari Jeneponto.

Kajari Jeneponto, Teuku Luftansyah mengucapkan selamat datang kepada Kajati Sulsel dan rombogan di Kabupaten Jeneponto. Kunker l ini menjadi penyemangat serta memberikan motivasi bagi jajaran kejari Jeneponto.

“Dapat kami laporkan personel kekuatan Kejari Jeneponto.Total pegawai keseluruhan 44 orang, terdiri dari jaksa 15 orang dan tata udaha 29 orang,” kata Teuku Luftansyah.

Kajati Sulsel Agus Salim memuji kinerja Kejari Jeneponto yang banyak melakukan penyelesaian perkara melalui Restoratif Justice. Dirinya juga meminta Kejari Jeneponto membantu ikut pemerintah daerah dalam mempercepat realisasi investasi.

“Hilangkan image Jeneponto sebagai daerah yang keras. Jadikanlah daerah ini tempat yang sejuk dan nyaman sehingga dapat menarik minat investasi dengan membangun tata kelola yang baik,” kata Agus Salim.

Dalam pengarahan ke jajaran Kejari Jeneponto, Kajati Sulsel Agus Salim ingatkan jaga marwah Kejaksaan Jangan sampai nila setitik dapat merusak susu sebelanga. Kajati Sulsel juga mengingatkan perintah pimpinan untuk tetap bekerja secara profesional dalam menangani suatu perkara.

“Kejari Jeneponto harus dapat menangani perkara Korupsi sebagai bagian dari evaluasi dan penilaian pimpinan. Kalau mau menjadi luar biasa harus berani melakukan hal yang luar biasa,” tutup Agus Salim.

(Hef)

Lapas Warungkiara Lakukan Kegiatan Panen Raya Melon

YUTELNEWS.com | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Warungkiara Sukabumi Jawa barat menggelar kegiatan Panen Raya Melon diperkebunan Lapas Warungkiara, selasa, (22/4/2025).

Pemantauan wartawan media ini, kegiatan panen raya melon itu dihadiri langsung Kalapas Warungkiara Kurnia Panji Pamekas serta sejumlah pejabat struktural , staf dan warga binaan Lapas Klas IIA Warungkiara.

Disela-sela kegiatan, Kalapas Warungkiara Kurnia Panji Pamekas mengatakan, kegiatan panen raya melon diperkebunan seluas 150m2 itu, merupakan manifestasi dari program ketahanan pangan dilingkungan lembaga pemasyarakatan, dan merupakan bagian nyata untuk mendorong kemandirian warga binaan.

Dikatakan, dengan luasan perkebunan 150 M2, panen raya kali ini mebghasilkan sekitar 500 kg buah melon.”Hasil itu dengan periode tanam selama 65 sampai dengan 70 hari,” ungkap kurnia.

Kurnia Panji juga mengatakan, Lapas Warungkiara akan terus berkomitmen untuk meningkatkan program pembinaan kemandirian untuk warga binaan dengan selalu mendukung kegiatan yang dicanangkan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sehingga pelaksanaan kegiatan kemandirian dilaksanakan secara profesional danMH sejalan dengan program ketahanan pangan yang sudah dicananngkan oleh pemerintah

Reporter : Mirna

Ketua Mahasiswa Adat Kabupaten Buru Luruskan Informasi Keliru dari GMPRI

YUTELNEWS.com | Jakarta – Ketua Umum Forum Mahasiswa Adat Kabupaten Buru, Jermias Wamese, hari ini menyampaikan klarifikasi tegas terkait informasi yang disebarkan oleh Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat Indonesia (GMPRI) mengenai dugaan penyalahgunaan wewenang di Kabupaten Buru. Ia menilai informasi tersebut tidak akurat dan tidak memiliki dasar yang kuat.

Klarifikasi ini menanggapi pemberitaan sebuah media suaragovermen pada 18 April 2025, di mana Ketua DPD GMPRI DKI Jakarta menyatakan bahwa dugaan penyalahgunaan wewenang, khususnya terkait Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif, telah ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku sejak tahun lalu dan mendesak agar kasus tersebut segera diproses sesuai hukum yang berlaku. Dalam pemberitaan tersebut, Sekda Buru sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) disebut bertanggung jawab dan layak ditetapkan sebagai tersangka.

Menanggapi hal ini, Bung Jermias Wamese, Ketua Format Buru Jakarta, dengan tegas membantah keakuratan informasi yang disebarkan oleh GMPRI. Ia menyatakan faktanya bahwa dugaan Perjalanan Dinas Fiktif sudah di tangani oleh Pihak Kejaksaan Negri buru , dan Saat itu Sekda hanya diperiksa sebagai Saksi, Karena Sekda bukan Sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA ) Kuasa Pengguna Anggaran adalah Asisten 3 Pemda Buru , serta seluruh Subsisten terkait Adm di sekertariat Pemda telah diambil Keterangan Oleh Pihak Kejaksaan Negeri Buru, sehingga apa yang dituduhkan kepada sekda buru tidak beralasan dan cacat hukum.

“Kami sangat menyesalkan munculnya isu yang tidak akurat dan tidak memiliki dasar yang kuat ini. Kami menghimbau kepada GMPRI untuk lebih bijaksana dalam menyebarkan informasi, terutama yang menyangkut Sekda Buru,” ujar Jermias

Jermias Wamese lebih lanjut menjelaskan bahwa Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buru selama ini telah menunjukkan komitmen dan bekerja keras membantu Bupati dalam menjalankan roda pemerintahan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan Kabupaten Buru secara keseluruhan.

Dalam kesempatan yang sama, Jermias Wamese juga mengajak seluruh masyarakat untuk lebih kritis dalam menerima dan menyaring informasi yang beredar. Ia menekankan pentingnya melakukan verifikasi informasi dan tidak mudah mempercayai isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. “Kami berharap masyarakat dapat berperan aktif sebagai filter terhadap informasi yang beredar dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak berdasar,” katanya.

Lebih lanjut, Jermias Wamese menyinggung bahwa persoalan yang pernah ditangani dan tidak terbukti secara sah terhadap Sekda Buru, seperti yang dituduhkan oleh GMPRI melalui pemberitaan dan laporan pengaduan ke KPK, perlu diluruskan.

“Kami menduga ada motif politik di balik pengaduan yang dilakukan oleh aktivis Jakarta asal Pulau Buru yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat Indonesia (GMPRI), yang dimotori oleh Saudara Mako Waemese dan kawan-kawan,” pungkas Jermias Wamese…

(M. Masuku)

Siti Eni Nuraeni menghladiri Pagelaran Budaya Rakyat “Merajut Harmoni, Melestarikan Tradisi, Menuju Sukabumi Mubarokah”

YUTELNEWS.com | Pemerintah Kabupaten Sukabumi sukses menggelar Pagelaran Budaya Rakyat 2025 sebagai bentuk pisah sambut Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi periode 2021–2025, yang berlangsung khidmat dan meriah di Alun-Alun Palabuhanratu, Kamis (17/4/2025).

Acara bertajuk “Merajut Harmoni, Melestarikan Tradisi, Menuju Kabupaten Sukabumi Mubarokah” ini menjadi simbol peralihan kepemimpinan menuju masa depan yang berbudaya dan harmonis.

Hadir dalam kesempatan tersebut Siti Eni Nuraeni Wakil Ketua relawan Kabupaten Sukabumi yang turut berperan penting dalam menyukseskan H. Asep Japar menjadi Bupati Sukabumi. Kehadirannya menjadi simbol kuat akan kesinambungan semangat kebersamaan dari akar rumput hingga ke pucuk pimpinan daerah.

Acara diawali dengan istigasah bersama, dilanjutkan penampilan kesenian tradisional seperti dongdang, dogdog lojor, tari jipeng, dan jaipongan. Tak hanya itu, seni kontemporer hasil kolaborasi antara kasepuhan adat dan pelajar SMK Mutiara turut disuguhkan, memperlihatkan bagaimana budaya leluhur tetap hidup dan relevan bagi generasi muda.

Bupati Sukabumi periode 2021–2025, H. Marwan Hamami, menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukungnya selama dua periode kepemimpinan.

> “Saya sadar, pencapaian ini bukan hasil kerja pribadi, tetapi kolaborasi berbagai pihak. Terima kasih kepada masyarakat dan DPRD yang telah bersama-sama menghadapi tantangan besar seperti pandemi, bencana alam, dan dinamika birokrasi. Alhamdulillah, kita mampu melewati semuanya,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama menjabat, serta berharap agar pembangunan berlandaskan kearifan lokal terus dilanjutkan oleh kepemimpinan selanjutnya.

Estafet kepemimpinan kini resmi beralih kepada H. Asep Japar dan H. Andreas yang akan memimpin hingga 2030. Dalam sambutannya, H. Asep menyampaikan komitmen melanjutkan pembangunan serta menjaga budaya di tengah arus modernisasi.

> “Visi Mubarokah akan tercapai bila semua lapisan masyarakat bersinergi. Kami mohon doa dan dukungan agar Kabupaten Sukabumi semakin maju, unggul, berbudaya, dan penuh keberkahan,” tuturnya.

Wakil Ketua Kabupaten Siti Eni Nuraeni, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas terselenggaranya pagelaran budaya sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi dan masyarakat.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa akar budaya kita masih kuat dan hidup. Ini adalah fondasi penting untuk membangun Sukabumi ke depan. Saya percaya kepemimpinan H. Asep Japar akan membawa Kabupaten Sukabumi semakin kokoh secara budaya, religius secara sosial, dan sejahtera secara ekonomi,” ungkap Siti Eni Nuraeni.

“Wakil Ketua Relawan Siti Eni Nuraeni akan terus berdiri di garda depan, menjadi mitra kritis dan konstruktif dalam mengawal pembangunan yang berpijak pada kearifan lokal dan nilai-nilai masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk penghargaan, dilakukan penyerahan cenderamata dari Bupati terpilih kepada para tokoh pembangunan, termasuk tokoh adat Kasepuhan. Acara juga diisi dengan penggalangan dana untuk warga terdampak bencana, serta penyerahan cenderamata oleh Forkopimda dan instansi lainnya kepada Bupati dan Wakil Bupati periode sebelumnya, yang berlangsung di Aula Sekretariat Daerah.

Pagelaran ini tidak hanya menjadi ajang peralihan kepemimpinan, namun juga penegasan komitmen seluruh elemen masyarakat—termasuk tokoh seperti Siti Eni Nuraeni —untuk terus merajut harmoni dan melestarikan tradisi demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Mubarokah

Reporter : Mirna

Truk Bermuatan Terguling di Jalan Parungkuda, Sopir Berhasil Selamat

YUTELNEWS.com | Sebuah truk Brpelat No B 9206 PYX, terguling di jalan nasional Siliwangi Ongkrak Pamuruyan,Bogor Sukabumi tempatnya di depan SPBU Ongkrak Parungkuda Kabupaten Sukabumi, terjadi Jumat, (18/04/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Meskipun insiden tersebut menyebabkan kerusakan yang cukup parah pada kendaraan dan muatannya, kabar baiknya adalah sang sopir dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan.

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, Truk dari arah bogor menuju sukabumi terguling di duga tidak stabil “truk diduga oleng, terguling ke sisi kiri jalan, melintang sebagian badan jalan”Terangnya

Petugas kepolisian dari Satlantas Polres segera tiba di lokasi kejadian setelah menerima laporan. Mereka melakukan pengamanan di sekitar area kecelakaan untuk mencegah terjadinya kemacetan dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasatlantas Polres Sukabumi AKP Arif Saepul Haris mengatakan sementara ini arus lalulintas sementara ini dilakukan buka tutup untuk menghindari kepadatan kendaraan.

Proses evakuasi truk perkiraan akan memakan waktu lama karena harus menggunakan alat berat truk yang terguling itu, ukuran truk yang besar dan muatan penuh.

Sementara itu Sopir truk yang belum diketahui identitasnya secara lengkap, segera mendapatkan penanganan medis di bawa ke rumah sakit terdekat, serta lakalantas ini sudah ditangani Oleh Satlantas Polres Sukabumi.

Reporter : Mirna

Peringatan Hari Kartini Tak Boleh Sebatas Serimonial, Ini Tips Kak Enock untuk Gen Z

YUTELNEWS.com | Raden Ajeng Kartini merupakan pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki jasa besar terhadap bangsa dan negaranya. Karena lahir di Jepara, R.A. Kartini juga menjadi kekuatan absolut masyarakat Jepara. Karena itu peringatan hari kelahirannya setiap tanggal 21 April, tidak boleh sebatas serimonial dengan mengabaikan spirit dan gagasannya.

Hal tersebut mengemuka dalam seminar Spirit dan Gagasan RA. Kartini untuk Generasi Z yang berlangsung di ruang multi media SMKN 2 Jepara. Dalam acara ini menghadirkan narasumber Eniek Yuniarti, S.Pd., M.Pd., CT owner Enock Craft, Ketua Yayasan Kartini Indonesia, Hadi Priyanto dan Indria Mustika guru Tata Busana SMKN 2 Jepara. Acara yang di moderatori Amaliyatul Hidayah Rofiq ini dibuka oleh Plh Kepala SMKN 2 Jepara, Riyanto.

Saat memberikan motivasi kepada peserta, Eniek Yuniarti yang juga istri Dandim 0719 Jepara, Letkoil Arm Khoirul Cahyadi mengajak siswa untuk belajar dari spirit, gagasan dan bahkan yang telah dilakukan R.A. Kartini dan sekaligus mengaplikasikannya. “ Kartini dikenal memiliki kreatifitas, inovasi, dan sikap yang selalu optimisme, dan memiliki komitmen untuk bangsanya“ terangnya

Selanjutnya Eniek Yuniarti yang juga owner Enock Craft memberikan tips kepada generasi Z Jepara. “Kenali diri sendiri, miliki tujuan hidup yang jelas serta ikhtiar keras untuk mencapainya,” ujar Enock panggilan akrab Eniek Yuniarti memberikan tips pertama. Selanjutnya gali dan kembangkan potensi Anda dengan membangun pertemanan yang positif dan komunitas pendukung yang mendukung potensi Anda, tambahnya

Tips yang lain yang menurut Enock perlu diperhatikan adalah membangun disiplin, komitmen dan belajar untuk bertanggung jawab. “ Juga miliki kepercayaan diri atas kemampuan Anda dan pantang menyerah. Yakinlah akan kemampuan diri sendiri, dan tinggalkan mental rapuh,” pintanya .

Kepada peserta Enock juga memberikan nasehat untuk memilih dan memilah informasi. Sebab itu Anda perlu belajar literasi digital. “Juga bangun dan memiliki jejaring, selalu bersosialisasi melalui media dan komunitas yang tepat. Yang terakhir fokus pada prestasi dan pencapaian target diri sendiri yang telah Anda tetapkan,” pungkasnya. Dalam kesempatan ini Indria Mustika menjelaskan tentang pola kebaya Kartini yang saat ini sedang diajukan menjadi Warisan Budaya Takbenda Indonesia. “Busana Kartini telah menjadi bagian dari alat pemersatu bangsa. Karena itu harus terus kita kembangkan,” ujar Indria Mustika. Sedangkan Hadi Priyanto menguraikan tentang sisi perjuangan RA Kartini yang tidak boleh disederhanan hanya sebagai pahlawan emansipasi bangsa. “ Jejak pengabdian nampak jelas bahwa RA Kartini telah diakuti sebagai Pahlawan Kemerdekaan RI, Pejuang Emansipasi, Ibu Pendidikan, ibu Literasi, Ibu Ekonomi Kreatif, Eksportir Perempuan Pertama, Penggagas Sekolah Vokasi, Penyulut Api Nasionalisme dan bahkan Wartawan Perempuan Pertama Indonesia. Pada akhir acara juga dilakukan tanya jawab serta pembagian bingkisan dari Enock Craft untuk memotivasi siswa agar terus berkarya. Disamping itu sebelum seminar Kak Enock juga mengunjungi Craft and Craft Gallery SMKN 2 Jepara. Disamping mengagumi karya-karya siswa ia juga memberikan nasehat seputar pemasaran dan branding produck.

(Singgih)

Kolonel (purn) hatunggal siregar Aklamasi ketua KONI sumut periode 2025 – 2029 

YUTELNEWS.com | Hatunggal Siregar resmi memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) periode 2025-2029. Paman Gubernur Sumut, Bobby Nasution itu terpilih secara aklamasi Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sumut.

Hatunggal mendominasi dukungan pencalonannya sebagai Ketua Umum KONI Sumut, dengan 78 dukungan. Terdiri dari 32 dukungan pengurus KONI kabupaten/kota dan 46 cabor dan fungsional. Sedangkan Bacalon lain, Parluatan Siregar tidak memenuhi syarat karena hanya mengantongi 3 dukungan dari pengprov.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya. Saya bersedia menjadi Ketua Umum KONI Sumatera Utara periode 2025-2029,” ucap Hatunggal saat ditanya kesediaannya menjadi Ketua Umum KONI Sumut dihadapan peserta Musorprov KONI Sumut yang berlangsung di Hotel Danau Toba, Rabu 16 April 2025.

Dalam sambutannya, Hatunggal mengatakan, jika tugas berat akan diembannya antaranya mempertahankan prestasi Sumut di PON 2028, yakni posisi 4 besar. Juga menjalankan program yang telah disusun kepengurusan KONI Sumut sebelumnya.

“Kami sebagai pengurus baru tinggal melaksanakan dan syukur bisa kami tambahkan. Dengan prestasi Sumut di PON 2024 di posisi empat tentu mari kita bekerjasama mempertahankan apa yang telah dicapai selama ini,” kata Hatunggal

Soal prestasi Sumut di PON 2028 NTB-NTT mendatang, Hatunggal akui jika tak mudah untuk mempertahankannya. Namun, dengan dukungan prasarana hasil PON 2024 Aceh-Sumut, kiranya mampu dimaksimalkan untuk pembinaan.

Di saat penutupan acara KONI sumut yang di pimpin oleh Hatunggal siregar mengadakan acara halal bil halal di penutupan acara.

(Redaksi Rizal hasibuan)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.