Sampah di TPS Warlob Setelah 3 Bulan Menumpuk, Ahir nya Baru Diangkut DLH

Bandung – YUTELNEWS.com// Penduduk RW 01 Warunglobak desa Gandasari kecamatan Katapang Kabupaten Bandung mengaku lega, setelah sampah di TPS Warlob, diangkut armada sampah dinas Lingkungan Hidup, Selasa (21/04/2026).

Sekitar 4 Dump Truck pengangkut sampah dipergunakan untuk membersihkan gunungan sampah di TPS Warlob. Sampah tersebut dikeruk dari TPS dengan menggunakan armada alat berat roader, dengan biaya tidak kurang dari Rp4 juta. Kini sampah di TPS Warlob sudah nyaris bersih karena upaya pihak RW setempat dan kecamatan Katapang.

Hal tersebut diungkapkan Ketua RW 01 Anwar Abow, kepada wartawan di lokasi TPS Warlob. Dia menjelaskan
gunungan sampah tersebut selama tiga bulan lama nya tidak diangkut. Padahal pihakn ya selalu melakukan pembayaran kepada pihak DLH melalui UPT kebersihan. “Kesabaran kami ada batasnya, makanya kami pihak pengurus RW 01 melakukan langkah terbaik kepada pihak DLH dan kecamatan agar sampah segera diangkut. Jadi setelah kami lobi-lobi ke pihak kecamatan dan direspon bapak camat, akhirnya hari ini, Selasa, 21 April, baru ada aksi pihak DLH, mengakut sampah hingga bersih,” terang Anwar Abow.

Kekecewaan pihak pengurus RW sempat memuncak setelah pihaknya tidak diperhatikan DLH. Pengurus RW 01 bahkan menantang akan membayar berapapun yang diminta pihak DLH asalkan sampah di TPS itu diangkut.

“Terus terang kami tidak bosan walau keluhan yang disampaikan kepada pihak terkait dan tidak pernah digubris. Hal ini tidak membuat kami, pengurus RW patah arang apalagi frustasi. Kami terus berupaya melakukan langkah dan minta petunjuk kepada pihak desa dan kecamatan. Kami mendesak sampah segera diangkut, agar tidak semakin hari semakin menggunung.
Kalau sudah menggunung kan menimbulkan penyakit, ini berbahaya. Kami juga mulai khawatir karena warga terus mempertanyakan soal pengangkutan sampah ini, dikiranya iuran sampah warga tidak dialokasikan. Makanya kami sebelumnya sempat kecewa oleh DLH,” bebernya.

Pihaknya mengaku bersyukur karena akhirnya sampah diangkut, itupun setelah pihak RW dan DLH sepakat soal pembayaran armada.

Sementara itu Camat Katapang Rahmat Hidayat S.STP.,M.AP., mengatakan pihaknya selalu memberikan perhatian soal penanganan sampah di wilayah yang dipimpinnya. Bahkan sebelumnya dia melakukan upaya pengangkutan sampah yang berada di pinggir jalan Gandasari tepatnya jalan menuju RM. Kampung Sawah. Bersama aparat desa Gandasari, dan relawan kebersihan pihaknya mengangkut sampah di lokasi tersebut hingga bersih.

“Termasuk pengangkutan sampah di TPS Warlob ini, kami terus melakukan upaya kordinasi dengan UPT Kebersihan pada dinas Lingkungan Hidup. Dan akhirnya sampah di TPS ini diangkut. Kami bersyukur pihak RW melakukan langkah terbaik agar sampah di TPS segera diangkut karena sampah di lingkungan sekitar TPS telah menimbulkan bau tak sedap,” katanya.

Rahmat mengaku setelah mendapatkan keluhan dari ketua RW 01 pihaknya gercep melaksanakan upaya kordinasi. Selanjutnya kata Rahmat, pihak nya akan mengundang instansi terkait dan pengurus RW dan desa, agar TPS Warlob tidak lagi dijadikan lahan pembuangan sampah sementara. Pihak dinas akan didorong agar lokasi tersebut dialihfungsikan menjadi ruang terbuka hijau (RTH).

“Ya ke depan lahan TPS ini akan diajukan untuk dibuat RTH sehingga masyarakat tidak lagi membuang sampah ke lokasi itu. Karenanya kita akan undangan yang berkepentingan untuk membicarakan Masalah lahan TPS menjadi RTH,” pungkasnya.

Yans.

Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi Komandan Lanud Raden Sadjad, Rapat Rencana Kegiatan Bakti Sosial

KABUPATEN NATUNA, YUTELNEWS.COM —Lanud Raden Sadjad (Lanud RSA) mengadakan rapat untuk merencanakan kegiatan bakti sosial, sosialisasi, pengamanan aset di Pulau Serasan dan Subi, Kabupaten Natuna pada, Selasa (21/04/2026).

Rapat ini dipimpin oleh Komandan Lanud RSA, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi.

Rapat dihadiri oleh berbagai pejabat termasuk Kepala Kantor SAR Natuna dan Kepala Kejaksaan Negeri Natuna.

Tujuan kegiatan adalah untuk memastikan bakti sosial berjalan aman dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan akan melibatkan banyak instansi dengan tema “Masyarakat Sehat, Sadar Hukum dan Peduli Keselamatan di Laut.

Pelaksanaan meliputi pengobatan massal, penyaluran sembako, serta pembersihan pantai.

Tim medis, termasuk dokter spesialis, akan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Kegiatan ini juga menyemarakkan HUT ke-80 TNI Angkatan Udara yang berfokus pada pengabdian di wilayah perbatasan.

Kegiatan bakti sosial ini merupakan upaya kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pulau Serasan dan Subi serta merespons perayaan HUT TNI Angkatan Udara.

(Beni)

Bupati Bandung Kang DS Temui Mentri PUTR, Usulkan Percepatan Terkait Solusi Banjir di Kabupaten Bandung, Disetujui .

BANDUNG –YUTELNEWS.com// Kabar gembira datang dari Pemkab Bandung. Usulan yang disampaikan oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) itu terkait penanganan infrastruktur pengendalian banjir langsung mendapat respon positif dan disetujui oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Persetujuan Menteri PU ini, kata KDS, merupakan hasil dari upaya dan perjuangan yang didorong langsung atas perhatian serta dukungan penuh dari Wakil Ketua DPR RI, Kang H. Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dalam usulannya, Bupati KDS mendorong agar tiga proyek vital segera direalisasikan untuk mengatasi masalah genangan dan banjir yang sering terjadi di wilayah selatan dan timur Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah tiga usulan kami langsung disetujui oleh Menteri PU. Ini semua berkat atensi langsung Wakil Ketua DPR RI Kang H Cucun,” ujar KDS usai pertemuan dengan Menteri PU di Kantor Kementerian PU di Jakarta, (21/4/2026).

Ketiga proyek strategis yang diusulkan KDS tersebut adalah penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah yang melintasi wilayah Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Solokan Jeruk. Kedua, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang dan pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menegaskan bahwa berdasarkan hasil keputusan tersebut, ketiga usulan proyek infrastruktur ini rencananya akan mulai dibangun dan dikerjakan pada tahun ini juga.

“Insya Allah mulai dibangun dan dikerjakan tahun ini juga. Alhamdulillah ini kabar gembira untuk warga Kabupaten Bandung,” ungkap KDS sambil tersenyum lebar.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sangat bersyukur dan gembira karena aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat Kabupaten Bandung langsung direspon dan disetujui pemerintah pusat.

Ia berharap dengan adanya normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi ini, masalah banjir yang selama ini dirasakan warga di sejumlah wilayah dapat segera teratasi.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Saya sangat gembira dan bersyukur karena usulan yang kami sampaikan langsung diterima dan disetujui oleh Bapak Menteri Pekerjaan Umum. Ini adalah bukti bahwa perhatian pemerintah pusat sangat besar terhadap Kabupaten Bandung, khususnya dalam menangani masalah banjir,” tutur KDS.

Lebih lanjut, KDS juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua DPR RI, Kang H Cucun, yang telah memberikan atensi atau perhatian khusus sehingga komunikasi dan usulan ini dapat berjalan lancar hingga mendapatkan persetujuan.

Di akhir pernyataannya, Bupati KDS berdoa agar seluruh rangkaian proses pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Semoga pelaksanaannya lancar, cepat terealisasi, dan membawa berkah untuk kita semua. Aamiin,” pungkas KDS.(**)

Yans.

Banjir Kembali Melanda di Jalan Utama Kabil-Punggur 

BATAM KEP.RIAU, YUTELNEWS.COM —Banjir kembali melanda jalan utama Kabil menuju Punggur, khususnya di sekitar Polsek Nongsa pada, Selasa (21/04/2026).

Hujan deras selama 1-2 jam menyebabkan air meluap dan menutupi jalan.

Aliran air tercampur tanah merah dari area yang belum tertata, memperparah genangan.

Masalah ini telah ada bertahun-tahun tanpa penanganan menyeluruh.

Akses lalu lintas terganggu; kesulitan bagi pengendara dan dampak pada bangunan serta pedagang.

Masyarakat meminta Wali Kota Batam dan dinas terkait untuk segera mengambil tindakan.

Diharapkan DPRD Kota Batam dapat memantau dan mendorong solusi permanen.

Masalah banjir di Kabil-Punggur memerlukan perhatian dan solusi dari pihak berwenang agar tidak terus terjadi setiap tahun.

(Saeni)

Acep Koswara Kades Cangkuang Kulon Terpilih, Pro Rakyat Turun Langsung Eksekusi Rutilahu, Gandeng Disperkimtan, Kapolresta dan Kapolsek Dayeuhkolot

Bandung – YUTELNEWS.com// Meskipun Belum ada pelantikan , Kades terpilih Cangkuang Kulon Acep Koswara langsung bergerak cepat. Tanpa menunggu waktu, program Rutilahu di RW 14, RT 04 langsung dieksekusi.

Aksi cepat ini menjadi bukti bahwa kepemimpinan baru di Desa Cangkuang Kulon Acep Koswara, tidak ingin berlama-lama dalam wacana. Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) mulai direalisasikan pada Selasa (21/04/2026), menyasar warga yang membutuhkan hunian layak.

Pelaksanaan program ini melibatkan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), serta didukung langsung oleh Kapolresta dan Kapolsek Dayeuhkolot, memperkuat sinergi dalam pelaksanaan di lapangan.

Bagi warga RW 14 RT 04, program ini bukan sekadar bantuan, tetapi harapan baru. Rumah yang sebelumnya tidak layak, kini mulai diperbaiki menjadi lebih sehat, aman, dan nyaman untuk ditinggali.

Kades terpilih Acep Koswara pun menegaskan, langkah cepat ini adalah bentuk komitmen kesimpulan nya, bahwa pembangunan harus langsung dirasakan masyarakat.
“Tidak ada alasan untuk menunda. Kebutuhan warga harus jadi prioritas dan segera diwujudkan,” tegasnya.

Program ini diharapkan menjadi awal dari gerakan pembangunan desa yang lebih responsif, kolaboratif, dan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat.” tukasnya.

Yans.

Legislator PKB Dadang Hemayana S.I.P,Mengapresiasi Langkah Bupati Kang DS Jemput Dukungan Pusat untuk Penanganan Banjir di Kabupaten Bandung

Bandung – YUTELNEWS.com// Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Dadang Hemayana S.I.P, mengapresiasi langkah gerak cepat Bupati Bandung, H Dadang Supriatna, dalam mencari solusi penanganan banjir dengan menemui Menteri Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) RI di Jakarta, pada Selasa (21/04/2026).

Dadang Hemayana menilai, langkah yang dilakukan Bupati Bandung H Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS tersebut merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir yang hingga kini masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah Kabupaten Bandung.

Ini langkah konkret dan strategis. saya selaku anggota DPRD tentu memberikan dukungan penuh terhadap upaya yang dilakukan Bupati Bandung dalam mempercepat penanganan banjir,” kata Dadang Hemayana dalam keterangannya.

Pertemuan tersebut difasilitasi oleh Wakil Ketua DPR RI, H Cucun Ahmad Syamsurijal, sebagai bagian dari upaya mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah .

Dalam pertemuan itu, Bupati Bandung Kang DS memaparkan sejumlah program prioritas, di antaranya rencana normalisasi aliran sungai Cisunggalah yang melintasi Kecamatan Majalaya dan Solokanjeruk, bojongsoang , kawasan yang kerap terdampak banjir di saat musim hujan.

Selain normalisasi aliran sungai, Pemkab Bandung juga mengusulkan pembangunan kolam retensi di titik strategis, yakni di kawasan Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, serta Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.
“Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menekan debit air berlebih sekaligus mengurangi potensi genangan.

Dadang Hemayana juga berharap, komunikasi intensif yang telah dibangun dengan pemerintah pusat dapat mempercepat realisasi berbagai program penanganan banjir di Kabupaten Bandung.

Persoalan banjir ini membutuhkan dukungan lintas sektor dan anggaran yang tidak sedikit. ” Karena itu, kolaborasi antara Bupati Bandung Kang DS dan wakil ketua H Cucun harus terus diperkuat agar solusi yang dihasilkan benar-benar berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadang Hemayana akan terus mengawal program penanganan banjir agar tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi dapat segera direalisasikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di Kabupaten Bandung.

Langkah jemput bola yang dilakukan Bupati Bandung Kang DS ke pemerintah pusat dinilai sebagai strategi efektif dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur pengendalian banjir di wilayah Kabupaten Bandung.

Pemerintah daerah pun berharap, dukungan dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi guna mengatasi persoalan banjir secara menyeluruh dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Yans.

Kabar Gembira! Atensi Kang H Cucun Bawa Hasil, Menteri PU Setujui Normalisasi Cisungalah dan Dua Kolam Retensi

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Kabar gembira datang dari Pemkab Bandung. Usulan yang disampaikan oleh Bupati Bandung Kang Dadang Supriatna (KDS) itu terkait penanganan infrastruktur pengendalian banjir langsung mendapat respon positif dan disetujui oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo.

Persetujuan Menteri PU ini, kata KDS, merupakan hasil dari upaya dan perjuangan yang didorong langsung atas perhatian serta dukungan penuh dari Wakil Ketua DPR RI, Kang H. Cucun Ahmad Syamsurijal.

Dalam usulannya, Bupati KDS mendorong agar tiga proyek vital segera direalisasikan untuk mengatasi masalah genangan dan banjir yang sering terjadi di wilayah selatan dan timur Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah tiga usulan kami langsung disetujui oleh Menteri PU. Ini semua berkat atensi langsung Wakil Ketua DPR RI Kang H Cucun,” ujar KDS usai pertemuan dengan Menteri PU di Kantor Kementerian PU di Jakarta, (21/04/2026).

Ketiga proyek strategis yang diusulkan KDS tersebut adalah penanganan dan normalisasi Sungai Cisunggalah yang melintasi wilayah Kecamatan Majalaya dan Kecamatan Solokan Jeruk. Kedua, pembangunan kolam retensi di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang dan pembangunan kolam retensi di Desa Sukamanah, Kecamatan Rancaekek.

Dalam kesempatan tersebut, KDS menegaskan bahwa berdasarkan hasil keputusan tersebut, ketiga usulan proyek infrastruktur ini rencananya akan mulai dibangun dan dikerjakan pada tahun ini juga.

“Insya Allah mulai dibangun dan dikerjakan tahun ini juga. Alhamdulillah ini kabar gembira untuk warga Kabupaten Bandung,” ungkap KDS sambil tersenyum lebar.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu mengaku sangat bersyukur dan gembira karena aspirasi dan kebutuhan mendesak masyarakat Kabupaten Bandung langsung direspon dan disetujui pemerintah pusat.

Ia berharap dengan adanya normalisasi sungai dan pembangunan kolam retensi ini, masalah banjir yang selama ini dirasakan warga di sejumlah wilayah dapat segera teratasi.

“Alhamdulillah, puji syukur ke hadirat Allah SWT. Saya sangat gembira dan bersyukur karena usulan yang kami sampaikan langsung diterima dan disetujui oleh Bapak Menteri Pekerjaan Umum. Ini adalah bukti bahwa perhatian pemerintah pusat sangat besar terhadap Kabupaten Bandung, khususnya dalam menangani masalah banjir,” tutur KDS.

Lebih lanjut, KDS juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Wakil Ketua DPR RI, Kang H Cucun, yang telah memberikan atensi atau perhatian khusus sehingga komunikasi dan usulan ini dapat berjalan lancar hingga mendapatkan persetujuan.

Di akhir pernyataannya, Bupati KDS berdoa agar seluruh rangkaian proses pembangunan infrastruktur ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

“Semoga pelaksanaannya lancar, cepat terealisasi, dan membawa berkah untuk kita semua. Aamiin,” pungkas KDS.(**)

Yans.

HUT ke-385 Kabupaten Bandung, KDS dan KDM Komitmen Atasi Banjir dan Tata Ruang Kabupaten Bandung

BANDUNG — YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna (KDS) menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah Bandung Raya sebagai kunci utama dalam menyelesaikan berbagai persoalan strategis yang dihadapi Kabupaten Bandung, khususnya banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang.

Hal tersebut disampaikan KDS dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung dalam rangka Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, yang turut dihadiri Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya, seperti anggota DPR RI Ahmad Heryawan, unsur DPRD Kabupaten Bandung, Bupati Bandung Dadang Supriatna, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Forkopimda, para kepala OPD, serta para camat.

Menurut KDS, kompleksitas persoalan di Kabupaten Bandung tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh satu daerah saja, mengingat keterkaitan historis dan geografis kawasan Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Persoalan banjir, kemacetan, sampah, dan tata ruang ini harus diselesaikan bersama. Kami siap berkolaborasi, termasuk menyiapkan dukungan anggaran,” tegasnya.

Ia menilai, semangat kebersamaan yang pernah menjadi kekuatan Kabupaten Bandung di masa lalu perlu kembali dihidupkan untuk menjawab tantangan pembangunan saat ini. Dengan sinergi antardaerah, diharapkan berbagai isu strategis dapat ditangani secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.

Di sisi lain, KDS juga memaparkan bahwa pembangunan daerah terus diarahkan pada penguatan ekonomi masyarakat. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung menunjukkan tren positif, dari minus 7,5 persen pada 2021 menjadi 6,38 persen pada 2025, yang ditopang sektor industri, pertanian, pariwisata, dan UMKM.

Selain itu, Pemkab Bandung juga memperkuat fondasi pembangunan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, di antaranya melalui program beasiswa BESTI, penguatan tenaga kesehatan, serta dukungan terhadap program nasional seperti Sekolah Rakyat dan koperasi desa/kelurahan merah putih.

KDS juga menyoroti persoalan kemiskinan ekstrem yang masih terjadi di sejumlah wilayah, seperti Pangalengan dan Pacira. Ia menyebut, kondisi tersebut banyak dialami oleh pensiunan dengan penghasilan terbatas, sehingga membutuhkan intervensi kebijakan yang lebih komprehensif, termasuk dalam program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu).

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menegaskan bahwa peran pemerintah provinsi adalah mengorkestrasi pembangunan antardaerah agar berjalan selaras. Ia juga menyoroti pentingnya mengembalikan konsep pembangunan berbasis lingkungan, khususnya dalam pengelolaan kawasan Bandung yang dikenal sebagai wilayah peradaban air.

“Kita harus benahi tata ruang. Jangan bangun bangunan di kawasan rawa atau sawah. Ini menjadi akar persoalan banjir yang terus berulang,” ujar KDM.

Ia juga mendorong penguatan sektor pertanian dan penghijauan di wilayah Bandung Selatan melalui penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi, yang tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Ia juga mendorong kebijakan penghijauan di kawasan Bandung Selatan melalui penanaman tanaman keras seperti teh dan kopi, dengan dukungan insentif bagi masyarakat. Selain itu, konsep pemberdayaan petani melalui pengembangan homestay dinilai dapat menjadi peluang ekonomi baru berbasis masyarakat pada sektor pariwisata.

“Kita akan bantu renovasi rutilahu para petani teh agar menjadi rumah panggung estetik yang didalamnya ada empat kamar, dua kamar untuk dia dan keluarganya, dua kamar lagi jadi homestay supaya mereka dapat penghasilan tambahan dari sana,” jelas KDM.

Dengan berbagai tantangan yang ada, sinergi antara pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi dinilai menjadi kunci untuk memastikan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di kawasan Bandung Raya secara menyeluruh.

Yans.

Gubernur Jawa Barat KDM Tekankan Hari Jadi Kabupaten Bandung Yang Ke -385, Momen Jaga Lingkungan Hidup

Bandung – YUTELNEWS.com// Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) hari jadi Kabupaten Bandung yang ke-385 tahun menjadi pengingat seluruh pihak untuk menjaga lingkungan hidup.

“Peringatan milangkala ini mengingatkan pada Bandung sebagai nama. Saya jelaskan tadi kan, Bandung, bendungan, artinya ada nilai -nilai hutan yang harus dijaga. Saya tadi sudah berkomunikasi dengan bupati untuk berkolaboratif menyelesaikan berbagai persoalan di Bandung selatan,” ujarnya usai upacara peringatan hari jadi Kabupaten Bandung ke-385 di Lapang Upakarti, Soreang, pada Senin (20/04/2026).

Kolaborasi itu termasuk mengalihfungsikan profesi buruh tani yang sebelumnya menanam sayuran ke teh atau pun kopi. Hal ini, diutarakan Kang Dedi Mulyadi, agar penghasilan mereka bertambah sehingga kesejahteraan petani makin meningkat. “Secara variabelnya kan sudah dijalankan sekarang, tinggal nanti jumlahnya akan terus ditambah,” imbuhnya.

Ia pun mengapresiasi kebijakan Bupati H Dadang Supriatna telah melakukan perubahan tata ruang guna mengatasi persoalan banjir. “Oleh karena itu, pemerintah provinsi Jawa Barat bakal membantu dalam penanganan banjir dengan membangun danau retensi seiring adanya pembebasan lahan sebesar tiga hektare.

“Saya sudah kasih konsep. Satu, jalannya ditingkatin kualitasnya. Yang kedua, daerah-daerah situ yang tanahnya sudah dibebas oleh perusahaan dibuatkan danau. Itu cara ya, Bandung itu harus diperbanyak danau. Bandung itu adalah bendungan,” pungkasnya.

Yans.

Bandung – YUTELNEWS.com// Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) hari jadi Kabupaten Bandung yang ke-385 tahun menjadi pengingat seluruh pihak untuk menjaga lingkungan hidup.

“Peringatan milangkala ini mengingatkan pada Bandung sebagai nama. Saya jelaskan tadi kan, Bandung, bendungan, artinya ada nilai -nilai hutan yang harus dijaga. Saya tadi sudah berkomunikasi dengan bupati untuk berkolaboratif menyelesaikan berbagai persoalan di Bandung selatan,” ujarnya usai upacara peringatan hari jadi Kabupaten Bandung ke-385 di Lapang Upakarti, Soreang, pada Senin (20/04/2026).

Kolaborasi itu termasuk mengalihfungsikan profesi buruh tani yang sebelumnya menanam sayuran ke teh atau pun kopi. Hal ini, diutarakan Kang Dedi Mulyadi, agar penghasilan mereka bertambah sehingga kesejahteraan petani makin meningkat. “Secara variabelnya kan sudah dijalankan sekarang, tinggal nanti jumlahnya akan terus ditambah,” imbuhnya.

Ia pun mengapresiasi kebijakan Bupati H Dadang Supriatna telah melakukan perubahan tata ruang guna mengatasi persoalan banjir. “Oleh karena itu, pemerintah provinsi Jawa Barat bakal membantu dalam penanganan banjir dengan membangun danau retensi seiring adanya pembebasan lahan sebesar tiga hektare.

“Saya sudah kasih konsep. Satu, jalannya ditingkatin kualitasnya. Yang kedua, daerah-daerah situ yang tanahnya sudah dibebas oleh perusahaan dibuatkan danau. Itu cara ya, Bandung itu harus diperbanyak danau. Bandung itu adalah bendungan,” pungkasnya.

Yans.

Perkuat Sabuk Kamtibmas, Polsek Serasan Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Perbatasan 

NATUNA, YUTELNEWS.COM —Polsek Serasan di Natuna melakukan kolaborasi dengan tokoh masyarakat dan organisasi lokal untuk meningkatkan keamanan di wilayah perbatasan. Program ini, bernama Sabuk Kamtibmas, diselenggarakan pada, Senin (20/04/2026).

Kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Serasan, Iptu Agusnul Yaqin, dan dihadiri oleh berbagai perwakilan masyarakat serta anggota Polsek.

Menurut Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendie, kewaspadaan ekstra diperlukan di daerah perbatasan untuk menjaga keamanan,” ujarnya.

Peran tokoh masyarakat, RT/RW, Linmas, dan Tenaga Bongkar Muat Pelabuhan Serasan (TBMPS) sangat penting dalam mendeteksi masalah keamanan secara dini.

Warga diimbau untuk melaporkan masalah yang ada ke Bhabinkamtibmas atau layanan polisi 110 yang tersedia 24 jam.

Perwakilan masyarakat menyatakan dukungan terhadap program ini dan berharap kerjasama dengan Polri akan terus terjalin.

Kegiatan ditutup dengan pembagian perlengkapan bagi peserta untuk mendukung peran masyarakat dalam menjaga keamanan di Serasan.

(BANI)

HUT Ke-385 Kabupaten Bandung, Ketua DPRD Hj Reny Rahayu Fauzi S.H, Gelar Rapat Paripurna, Tekankan Sinergi dan Pelestarian Budaya

Bandung – YUTELNEWS.com// Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung menggelar Rapat Paripurna Khusus dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-385 Kabupaten Bandung, pada Senin (20/04/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di Ruang Rapat Paripurna DPRD dan dihadiri unsur pimpinan daerah hingga Forkopimda.

Rapat paripurna tersebut dihadiri oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bupati Bandung, pimpinan dan anggota DPRD, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Prosesi pembukaan ditandai dengan pengetukan palu sidang sebanyak tiga kali oleh pimpinan dewan.

Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj Renie Rahayu Fauzi S.H , dalam pidato pengantarnya menyampaikan apresiasi kepada para tokoh pendahulu yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Bandung.

Menurutnya, capaian pembangunan saat ini tidak terlepas dari peran para perintis pemerintahan, purna bupati dan wakil bupati, serta pimpinan DPRD terdahulu.

“Pencapaian pembangunan yang kita rasakan hari ini merupakan hasil dari kolaborasi yang kuat antara eksekutif, legislatif, Forkopimda, serta dukungan dari pemerintah provinsi hingga pusat,” kata hj Renie.

Ia menegaskan, momentum Hari Jadi ke-385 harus menjadi refleksi bersama untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Bandung.

*Angkat Filosofi Sunda dalam Pembangunan*

Mengusung tema “Ngarawat Lembur, Ngaronjatkeun Zaman”, peringatan HUT tahun ini menekankan pentingnya keseimbangan antara kemajuan dan pelestarian nilai-nilai lokal.

Hj Renie menjelaskan, pembangunan tidak hanya berorientasi pada kemajuan fisik, tetapi juga harus menjaga harmoni antara manusia, Tuhan, dan alam.

“Kita diingatkan untuk menjaga tiga relasi utama, yaitu hubungan dengan Tuhan (hablum minallah), sesama manusia (hablum minannas), dan alam (hablum minal ‘alam). Nilai-nilai ini harus menjadi landasan dalam setiap kebijakan pembangunan,” katanya.

Ia juga mengutip filosofi Sunda seperti “kudu bisa nulung ka nu butuh, nalang ka nu susah” serta prinsip pelestarian lingkungan “leuweung kaian, gawir awian” sebagai pedoman dalam membangun daerah yang berkarakter.

Menurutnya, kemajuan zaman harus diimbangi dengan upaya menjaga identitas budaya dan kelestarian lingkungan.

“Kita harus mampu berinovasi tanpa kehilangan jati diri. Masyarakat harus sejahtera, namun alam dan budaya tetap terpelihara,” tegasnya.

*DPRD Luncurkan Buku “Jejak Parlemen”*

Dalam kesempatan tersebut, DPRD Kabupaten Bandung juga meluncurkan buku berjudul “Jejak Parlemen, Catatan Tahun Pertama DPRD Kabupaten Bandung Periode 2024–2029”. Buku ini menjadi bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja lembaga legislatif kepada publik.

Buku tersebut memuat dokumentasi pelaksanaan fungsi DPRD, mulai dari pembentukan peraturan daerah (perda), penganggaran, hingga pengawasan.

Penyerahan buku dilakukan secara simbolis kepada Gubernur Jawa Barat sebagai representasi sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi.

Rangkaian rapat paripurna ditutup dengan pembacaan doa dan sisindiran Sunda yang sarat makna, mencerminkan harapan agar Kabupaten Bandung semakin “Bedas” (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) serta mampu berkontribusi bagi kemajuan Jawa Barat.

Momentum HUT ke-385 ini pun menjadi pengingat penting bahwa pembangunan daerah tidak hanya tentang pertumbuhan, tetapi juga tentang menjaga warisan budaya dan keberlanjutan lingkungan untuk generasi mendatang.**

Yans.

Debut Perdana, KDS Lepas MBB FC di Kancah Nasional, Siap Tampil di Kick-Off Liga Futsal Putri 2026

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna (KDS) secara resmi meluncurkan sekaligus melepas Tim Mojang Bandung Bedas Futsal Club (MBB FC) untuk berlaga di ajang Women Professional Futsal League 2026. Kegiatan tersebut digelar di Rumah Dinas Bupati, Soreang, pada Minggu (19/04/2026).

Keikutsertaan MBB FC tahun ini semakin istimewa sebab Kabupaten Bandung ditunjuk sebagai lokasi pembuka kompetisi futsal profesional nasional 2026. Kick-off liga akan digelar pada Senin (20/4/2026) di Stadion Olah Raga Si Jalak Harupat, dengan kategori Women Pro Futsal League (WPFL) sebagai pembuka rangkaian pertandingan.

Pada laga perdana, MBB FC dijadwalkan menghadapi NAM ABP Women pukul 09.00 WIB. Kompetisi ini mengusung tema “Pesta Futsal Sepanjang Pekan”, dengan format pertandingan yang berlangsung rutin setiap pekan hingga awal Juli 2026. Untuk WPFL sendiri, laga akan digelar setiap Senin dan Selasa.

Dalam sambutannya, KDS menegaskan bahwa keikutsertaan Kabupaten Bandung dalam kompetisi ini menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Pasalnya, ini merupakan kali pertama Kabupaten Bandung ambil bagian dalam kompetisi futsal profesional nasional khusus perempuan, sekaligus tampil sebagai tuan rumah laga pembuka.

“Ini momentum luar biasa. Kita masuk dalam 16 besar dan akan menghadapi 16 pertandingan. Saya berharap tim ini menjaga kesehatan, stamina, dan yang paling penting menjunjung tinggi sportivitas. Jangan pernah curang, karena itu soal karakter,” tegasnya.

Ia juga menilai, penunjukan Kabupaten Bandung sebagai lokasi kick-off menunjukkan kepercayaan besar terhadap daerah dalam menghadirkan atmosfer kompetisi yang meriah, sekaligus mendukung pengembangan ekosistem olahraga futsal yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Pembentukan tim yang telah dimulai sejak Februari 2026 kini membuahkan hasil dengan komposisi 19 pemain dan 7 official. KDS menyampaikan, kehadiran MBB FC menjadi ruang bagi potensi atlet perempuan Kabupaten Bandung untuk berkembang.

Lebih dari itu, keberadaan MBB FC diharapkan mampu menjadi sumber motivasi bagi generasi muda, khususnya atlet perempuan, bahwa talenta lokal Kabupaten Bandung memiliki kemampuan untuk bersaing dan tampil di level nasional, sejalan dengan upaya peningkatan kualitas dan pembinaan atlet futsal Indonesia secara berkelanjutan.

Yans.

Para Kepala Desa Serta Lurah Se -Kabupaten Bandung Ikuti Upacara Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung di Lapangan Upakarti

Kab.Bandung – YUTELNEWS.com// Sebanyak 270 kepala desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Bandung turut ambil bagian dalam upacara peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung yang ke-385. Kegiatan tersebut digelar dengan khidmat di Lapangan Upakarti, Komplek Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung, pada Senin 21/04/2026.

Upacara ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam memperingati hari jadi Kabupaten Bandung yang telah memasuki usia lebih dari tiga abad. Selain dihadiri oleh para kepala desa, kegiatan ini juga diikuti oleh jajaran pejabat pemerintah daerah, unsur Forkopimda, ASN, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen lainnya yang turut memeriahkan peringatan tersebut.

Suasana upacara berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Para peserta tampak mengenakan pakaian resmi dan adat, mencerminkan kekayaan budaya serta identitas daerah Kabupaten Bandung. Momentum ini sekaligus menjadi ajang untuk memperkuat rasa persatuan dan komitmen dalam membangun daerah.

Kepala Desa Arjasari, Rosiman yang akrab disapa Wa Ros, mewakili para kepala desa yang hadir menyampaikan bahwa keikutsertaan ratusan kepala desa dalam upacara ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pemerintah daerah dalam memperingati hari jadi Kabupaten Bandung.

“Alhamdulillah, kami para kepala desa bisa hadir dan mengikuti upacara Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 ini. Ini menjadi momen penting bagi kami untuk terus mempererat kebersamaan serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah daerah,” ujar Wa Ros.

Ia juga menambahkan bahwa peringatan hari jadi ini bukan hanya seremoni semata, tetapi menjadi refleksi bagi seluruh kepala desa untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

Menurutnya, peran kepala desa sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah, karena desa merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan berbagai program pemerintah. Oleh karena itu, ia berharap seluruh kepala desa dapat terus berinovasi dan berkontribusi dalam mewujudkan Kabupaten Bandung yang semakin maju.

Semoga di usia ke-385 ini, Kabupaten Bandung semakin berkembang, masyarakatnya semakin sejahtera, dan seluruh elemen pemerintahan, termasuk kami di desa, bisa terus bersinergi demi kemajuan bersama,” tambahnya.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385 tahun ini mengusung semangat “BEDAS” (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera), yang diharapkan dapat terus menjadi landasan dalam setiap langkah pembangunan di Kabupaten Bandung.

Dengan kehadiran 270 kepala desa dalam upacara tersebut, diharapkan semangat kolaborasi dan gotong royong semakin kuat, sehingga mampu menghadirkan perubahan positif bagi kemajuan Kabupaten Bandung di masa yang akan datang.

Yans.

Anggota DPRD Provinsi Jabar, Hj.Nia Purnakania S.H. M.Kn, Tampung Aspirasi Warga Rancaekek Kulon, Fokus Banjir dan Penguatan UMKM

Bandung – YUTELNEWS.com//// Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil II Kabupaten Bandung, Hj. Nia Purwakania, SH., M.Kn., menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di GOR Desa Rancaekek Kulon, Kecamatan Rancaekek, pada Minggu (19/04/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi forum menampung aspirasi masyarakat yang menyoroti persoalan infrastruktur, banjir, hingga penguatan ekonomi warga.

Dalam pertemuan tersebut, hj Nia Purwakania menegaskan bahwa berbagai aspirasi warga langsung ia catat untuk ditindaklanjuti. Ia menjelaskan, masyarakat banyak menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan desa yang membutuhkan perbaikan. Selain itu, warga juga menyoroti bencana banjir yang kembali terjadi di wilayah Rancaekek Kulon.

“Pertama, aspirasi yang berkembang mencakup infrastruktur jalan desa. Kemudian, persoalan banjir yang saat ini juga terjadi di Rancaekek Kulon. Selain itu, ada juga kebutuhan terkait jaminan sosial,” ujar hj Nia.

Lebih lanjut, ia pun menekankan pentingnya koordinasi lintas pemerintah agar solusi dapat segera diwujudkan. Ia menyebutkan, pihaknya akan menjalin komunikasi aktif dengan pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat.

“Oleh karena itu, saya akan menindaklanjuti semua masukan ini melalui koordinasi dengan mitra kerja di tingkat Provinsi Jawa Barat, kabupaten, hingga pemerintah pusat,” tambahnya.

Di sisi lain, hj Nia juga mendorong peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat. Ia menilai, pelatihan berbasis UMKM menjadi salah satu langkah strategis untuk membuka peluang kerja baru, terutama bagi ibu-ibu dan pemuda desa.

Langkah ke depan, saya akan memperjuangkan program pelatihan UMKM. Tujuannya jelas, yaitu menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada tahap kegiatan semata. Ia ingin program berjalan berkelanjutan agar memberikan dampak nyata bagi perekonomian desa. ” Pelatihan ini harus berkesinambungan. Jadi, tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus berkembang untuk mendukung kemajuan ekonomi warga,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BPD Rancaekek Kulon, Toni Suwarsa, SH., menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPRD hj Nia tersebut. Ia menilai kunjungan ini membawa harapan baru bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan banjir yang hingga kini belum terselesaikan.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Nia yang sudah hadir dan menyerap aspirasi warga. Kami berharap kehadiran beliau membawa solusi nyata, bukan sekadar kunjungan,” ujar Toni.

Namun demikian, Toni juga menyoroti persoalan banjir yang berdampak langsung pada fasilitas pendidikan. Ia mengungkapkan, banjir yang terjadi baru-baru ini merendam SD Rancaekek 7 hingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Banjir kemarin berdampak ke SD Rancaekek 7. Bahkan, ada tiga ruang kelas yang tidak bisa digunakan. Akibatnya, proses belajar tidak optimal karena siswa harus bergantian dan waktu belajar hanya sekitar dua setengah jam,” jelasnya.

Selain itu, ia meminta agar aspirasi terkait penanganan banjir dapat diteruskan ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Ia menegaskan, pihak desa sudah berulang kali mengajukan permohonan, namun hingga kini belum ada realisasi.

“Oleh sebab itu, kami berharap Ibu Dewan bisa menyampaikan langsung ke BBWS. Kami sudah beberapa kali mengajukan surat dan datang langsung, tetapi belum ada tindak lanjut,” tambahnya.

Pemerintah daerah dan legislatif diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, berbagai persoalan seperti banjir, infrastruktur, dan ekonomi warga dapat ditangani secara terpadu dan berkelanjutan.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.