You Tell News

PN Batam Vonis Terdakwa Kasus Narkoba Penjara Seumur Hidup

YUTELNEWS.com /Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Batam menjatuhkan vonis penjara seumur hidup terhadap terdakwa Hasiholan Samosir (54 tahun).

Kapten kelahiran Belawan itu sebelumnya dituntut pidana hukuman mati dalam kasus penyelundupan sabu-sabu seberat hampir 2 ton dengan kapal Sea Dragon asal Thailand yang dinakhodainya lalu ditangkap di perairan Karimun.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Hasiholan Samosir oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup,” kata ketua majelis hakim PN Batam, Tiwik membacakan amar putusan, Senin (09/03/2026).

Majelis hakim memutuskan bahwa terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Permufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum menjadi perantara dalam jual beli Narkotika Golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram”.

Perbuatannya itu melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dalam dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Majelis hakim juga memerintahkan agar terdakwa tetap dalam tahanan.

Menanggapi putusan hakim, penasihat hukum setelah berdiskusi dengan terdakwa kemudian menyatakan pikir-pikir dulu.

Pun jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan pikir-pikir dulu atas putusan hakim.

Setelah mendengar jawaban pihak terdakwa dan JPU, ketua majelis hakim menutup persidangan perkara dengan berkas nomor 866/Pid.Sus/2025/PN Btm itu.

Dalam sidang ini, Tiwik didamping anggota majelis hakim Douglas R.P Napitupulu dan Randi Jastian Afandi.

Vonis Enam Kru Sea Dragon Kasus 2 Ton Sabu

Dengan berakhirnya persidangan ini, maka keenam kru Sea Dragon yang menjadi terdakwa dinyatakan bersalah oleh majelis hakim PN Batam dan telah divonis seluruhnya.

Kapten kapal Sea Dragon, Hasiholan Samosir divonis penjara seumur hidup.

Sementara Chief Officer kapal yakni Richard Halomoan Tambunan dijatuhi hukuman pidana penjara seumur hidup.

Juru mudi kapal, Leo Chandra Samosir divonis 15 tahun penjara.

Sedangkan juru mesin kapal yakni Fandi Ramadhan, divonis paling rendah yakni 5 tahun penjara.

Kemudian ada juga dua warga negara Thailand yang menjadi terdakwa di kasus yang sama, Teerapong Lekpradub dan Weerapat Phongwan.

Dalam persidangan, Jumat (06/03), majelis hakim yang sama memvonis Teerapong 17 tahun penjara. Sedangkan Weerapat dijatuhi hukuman penjara seumur hidup. Pihak terdakwa menolak putusan dan menyatakan banding.

Sementara satu kru dari Indonesia yakni Fandi Ramadhan divonis 5 tahun penjara dalam persidangan pada Kamis (05/03) kemarin.

Sebelumnya, keenam terdakwa sama-sama dituntut pidana hukuman mati oleh JPU.

Dalam kasus ini masih ada satu orang yang diduga pelaku utama namun belum ditangkap, yakni Mr. Tan alias Jacky Tan alias Chanchai alias Captain Tui alias Tan Zen.

Barang bukti sabu-sabu dalam perkara ini dengan berat netto 1.995.130 gram, atau hampir 2 ton.

Sumber BatamNow.com

Bupati Asmar Safari Ramadan di Desa Wonosari Rangsang

MERANTIYUTELNEWS.com || Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar melakukan safari ramadan 1447 H bersama masyarakat di Masjid Hidayatul Muttaqin Desa Wonosari Kecamatan Rangsang, Ahad (8/3/2026). Kegiatan dimulai dari buka bersama, salat magrib, isya, dan salat tarawih berjemaah.

Bupati Asmar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas sambutan hangat dari seluruh jamaah di Masjid Hidayatul Muttaqin.

“Kehadiran saya dan rombongan di sini merupakan upaya untuk memupuk jalinan silaturahmi, antara pemerintah, ulama dan masyarakat,” ujarnya.

Asmar mengatakan, kegiatan safari ramadan yang digelar merupakan langkah untuk membangun ukhuwah islamiyah antar sesama, baik pemerintah maupun masyarakat.

“Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan kita dalam membangun Kabupaten Kepulauan Meranti agar semakin maju, sejahtera, dan religius,” ajak Bupati.

Sebelumnya, Ketua Pembinaan Pengamalan Agama (P2A) Kecamatan Rangsang, H. M. Fadil menyampaiakan ucapan selamat datang dan terimakasih kepada Bupati beserta rombongan di Kecamatan Rangsang. Kegiatan itu bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an dan santunan anak yatim dan piatu.

“Kegiatan ini kami laksanakan setiap tahun, yang dananya bersumber dari masyarakat Kecamatan Rangsang,” ujarnya.

Ia juga mengatakan untuk tahun 2026, dana yang terkumpul sebanyak 140 juta. Dana tersebut akan dibagikan kepada anak yatim, piatu dan yatim piatu yang berjumlah 122 anak dari 13 desa.

“Khusus untuk Desa topang, santunan akan dilaksanakan tersendiri. Untuk itu mohon doanya kegiatan ini bisa dilaksanakan setiap tahun, tentunya lebih besar lagi,” imbuh H. Padil.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan santunan kepada sejumlah kaum duafa dan cendera mata kepada Pengurus Masjid Hidayatul Muttaqin oleh Bupati Asmar.

Selain itu, secara pribadi, Bupati Asmar juga ikut menyantuni anak yatim sebanyak Rp 5 juta.

Turut hadir dalam safari tersebut, unsur Forkopimda Kepulauan Meranti, Wakil Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Antoni Shidarta, Danramil 02/Tebing Tinggi Kapten Arh Efri Hardin Nasution, dan Kakan Kemenag H. Sulman serta penceramah ustadz Ahmadi.

Hadir pula pimpinan BUMD Kepulauan Meranti, pimpinan OPD, Camat Rangsang Budi dan Upika, para kepala desa serta undangan lainnya.

(Bom)

Kunjungan kerja kepala staf angkatan Darat (KASAD) di kepulauan nias

YUTELNEWS.com
Gunungsitoli,10 Maret 2026. Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu
bersama Gubernur Sumatera Utara, Pangdam I/Bukit Barisan dan Ketua Persit KCK Daerah I/Bukit Barisan, Kepala Daerah se-Kepulauan Nias,
Danrem 023/Kawal Samudera dan Ketua Persit KCK Koorcabrem 023 PD I/Bukit Barisan, Dandim 0213/Nias dan Ketua Persit KCK Nias, Ketua DPRD se-Kepulauan Nias, Kapolres Nias, Kajari Gunungsitoli, Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Danlanal Nias, Kepala Kantor Basarnas Nias, Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) Kelas II Binaka,
Menyambut Kunjungan Kerja Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KASAD) Bapak Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. dan Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana (Persit KCK) Ny. Uli Simanjuntak beserta Rombongan dalam rangka Peresmian Jembatan di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu Kabupaten Nias Selatan, Bandara Binaka, Selasa, 10 Maret 2026.

Kunjungan kerja KASAD di Kepulauan Nias dalam rangka menghadiri peresmian jembatan di Desa Sifalago Gomo, Kecamatan Boronadu, Kabupaten Nias Selatan, yang merupakan wilayah teritorial Kodim 0213/Nias.

Kehadiran Kasad di wilayah Kepulauan Nias diharapkan semakin memperkuat sinergi antara TNI Angkatan Darat dengan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan, khususnya pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada peningkatan konektivitas serta kesejahteraan masyarakat.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI semakin solid dalam mendukung pembangunan daerah serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kepulauan Nias.

(M.nazara )

Jelang Lebaran, Bupati Asmar dan BBPOM Pekanbaru Sidak Minimarket di Meranti, Pastikan Produk Aman Dikonsumsi

MERANTIYUTELNEWS.com ||Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar bersama Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru, Alex Sander, S.Farm., Apt., M.H., melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah minimarket di Selatpanjang, Selasa (10/03/2026).

Sidak tersebut dilakukan di salah satu minimarket di kawasan Jalan Teuku Umar, tepatnya di sekitar SMP Negeri 1 Selatpanjang. Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Kesehatan serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar mengatakan kegiatan pengawasan tersebut rutin dilakukan, terutama menjelang bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri. Tujuannya untuk memastikan produk makanan dan minuman yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi.

“Alhamdulillah pada pagi hari ini kami bersama BBPOM Provinsi, Dinas Kesehatan dan OPD terkait turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengecekan di sejumlah minimarket,” ujar Asmar.

Ia menegaskan, pengawasan ini penting dilakukan guna memastikan produk yang dijual kepada masyarakat layak edar dan tidak mengandung bahan berbahaya.

“Di Kabupaten Kepulauan Meranti kegiatan ini rutin kita lakukan untuk mengecek mana produk yang pantas dijual dan mana yang tidak. Apalagi saat ini memasuki bulan suci Ramadan dan sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idulfitri,” jelasnya.

Dari hasil pengecekan sementara, kata Asmar, belum ditemukan produk pangan yang mengandung bahan berbahaya, baik dari produk lokal maupun luar daerah.

“Sejauh ini belum ditemukan barang-barang atau produk yang menggunakan bahan berbahaya. Namun pengawasan akan terus kita lakukan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM Pekanbaru Alex Sander menjelaskan bahwa pengawasan pangan selama Ramadan dilakukan secara intensif bersama pemerintah daerah.

“Hari ini kami dari Balai Besar POM Pekanbaru bersama Dinas Kesehatan dan Dinas Perindag Kabupaten Kepulauan Meranti melakukan intensifikasi pengawasan pangan selama bulan Ramadan,” katanya.

Ia menyebutkan, tim telah melakukan pengecekan di beberapa lokasi penjualan. Dalam pemeriksaan tersebut ditemukan sejumlah produk dengan kemasan rusak serta produk yang telah kedaluwarsa.

“Tadi kita menemukan beberapa produk yang sudah kedaluwarsa dan ada juga kemasan yang rusak. Produk-produk tersebut langsung diminta untuk diretur oleh pihak distributor atau pengelola toko,” jelas Alex.

Menurutnya, produk dengan kondisi kemasan rusak, penyok, maupun yang telah melewati masa berlaku tidak diperbolehkan untuk dijual kepada masyarakat.

“Tujuan kegiatan ini untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat di Kabupaten Kepulauan Meranti selama Ramadan,” ujarnya.

Selain itu, pada sore harinya tim juga akan melakukan pengawasan terhadap takjil yang dijual masyarakat.

“Kita akan melakukan pengujian terhadap sekitar 22 sampel takjil untuk mendeteksi kemungkinan adanya bahan berbahaya seperti formalin, boraks maupun pewarna yang tidak diperbolehkan,” terangnya.

Alex juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila menemukan produk pangan yang diduga ilegal, rusak, atau tanpa izin edar.

“Silakan masyarakat melaporkan ke BBPOM atau Dinas Kesehatan jika menemukan produk yang mencurigakan, sehingga bisa segera ditindaklanjuti,” tutupnya 

(Bom)

Masyarakat Soroti Koperasi GTM, Diduga Terjadi Penyimpangan SHU dan Penyalahgunaan DO Sawit

PELALAWANYUTELNEWS.com ||
Kerja sama antara koperasi petani sawit di Desa Lubuk Mandian Gajah dengan perusahaan perkebunan PT Serikat Putra sejatinya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani, namun kini mendapat sorotan dari masyarakat setempat.

Pada awalnya program tersebut dinilai sangat membantu para petani karena pembelian buah kelapa sawit dilakukan dengan harga yang mengikuti standar dari Dinas Perkebunan (Disbun). Dengan sistem tersebut, petani diharapkan memperoleh harga yang lebih layak dan stabil.

Namun belakangan ini, muncul sejumlah keluhan dari anggota koperasi dan masyarakat. Beberapa anggota koperasi mengaku tidak menerima Sisa Hasil Usaha (SHU) sebagaimana mestinya.

Selain itu, diduga terdapat sejumlah ketimpangan dalam laporan SHU, termasuk adanya pengeluaran yang dinilai tidak jelas bahkan diduga bersifat fiktif yang dilakukan oleh pengurus koperasi. Hal tersebut dinilai berpotensi merugikan anggota koperasi maupun masyarakat setempat.

Tidak hanya itu, masyarakat juga menyoroti adanya beberapa aset tetap koperasi yang diduga tidak tercatat dalam daftar aset resmi koperasi. Kondisi ini menimbulkan kecurigaan adanya ketidakterbukaan dalam pengelolaan koperasi oleh pihak pengurus.

Warga Desa Lubuk Mandian Gajah yang tak mau disebutkan namanya mengatakan ” Kalau pola pengurus koperasi seperti ini hanya memperkaya diri dan kelompok nya saja, lebih baik di tutup saja koperasi itu karena jika tidak bermanfaat bagi masyarakat Desa ini ” Keluh sumber kepada media.

Sehubungan dengan hal tersebut, masyarakat berharap agar pihak penegak hukum, khususnya Unit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Pelalawan, dapat melakukan pemeriksaan terhadap oknum-oknum yang diduga telah merugikan anggota koperasi dan masyarakat.

Di sisi lain, sejumlah masyarakat yang memantau aktivitas koperasi juga menduga adanya praktik yang tidak sesuai dengan tujuan awal kerja sama tersebut. Oknum pengurus koperasi diduga membeli buah kelapa sawit dari luar Desa Lubuk Mandian Gajah dengan harga yang diduga lebih murah, kemudian menjualnya ke perusahaan menggunakan Delivery Order (DO) milik koperasi dengan harga Disbun.

Praktik tersebut dinilai berpotensi merugikan petani lokal yang seharusnya menjadi prioritas dalam penjualan hasil panen melalui koperasi.
Salah seorang warga (sumber) yang mengikuti perkembangan aktivitas koperasi menyebutkan bahwa indikasi pembelian buah sawit dari luar desa tersebut disertai dengan sejumlah bukti.

“Kerja sama ini sebenarnya sangat baik untuk membantu petani desa. Namun jika DO koperasi digunakan untuk menjual buah dari luar desa, tentu hal itu tidak sesuai dengan tujuan awal koperasi,” ujarnya.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat melakukan evaluasi serta pengawasan terhadap pengelolaan koperasi agar program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani tidak disalahgunakan oleh pihak tertentu.

Transparansi dan pengelolaan yang profesional dinilai sangat penting agar kepercayaan masyarakat terhadap koperasi tetap terjaga.

Terkait pemberitaan ini belum ada klarifikasi pihak koperasi dan yang terkait dengan pemberitaan ini redaksi membuka ruang untuk memberikan klarifikasi terkait dengan pemberitaan ini, redaksi akan terus berupaya melakukan konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak yang terkait dengan pemberitaan ini.|| TIM

Kepala Satpel SDA Cimahi Rudiman Bersama Dinas PUTR , Pentahelix Hadir Langsung Monitoring Kegiatan Normalisasi

Bandung –YUTELNEWS.com// Kegiatan normalisasi saluran air yang dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jawa Barat melalui Satpel Cimahi Ciasem Hulu terus berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan fungsi drainase dan mengantisipasi potensi genangan dan banjir di wilayah Cisirung, Palasari ,Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.pada selasa (10/03/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Satpel Cimahi,Ciasem Hulu, Rudiman, turut hadir langsung melakukan monitoring dilokasi dan sekaligus memastikan proses pengerjaan berjalan sesuai usulan Pentahelix dan standar teknis yang telah ditetapkan.

Monitoring dilakukan dengan meninjau kondisi saluran air yang tengah dinormalisasi bersama Dinas PUTR Kabupaten Bandung melalui UPTD Das Ciwidey serta Tim Pentahelix Dayeuhkolot dan tim teknis di lokasi pekerjaan.

Ketua Satpel Cimahi Rudiman menyampaikan bahwa normalisasi saluran ini merupakan bagian dari usulan Pentahelix dan upaya berkelanjutan dalam menjaga fungsi jaringan drainase agar tetap optimal, khususnya saat menghadapi musim hujan dengan intensitas curah hujan yang tinggi.

“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan proses normalisasi berjalan dengan baik dan saluran air dapat berfungsi maksimal dalam mengalirkan debit air. Harapannya, upaya ini bisa membantu meminimalisir potensi genangan dan banjir di wilayah sekitar,” ujarnya dilokasi

Sementara itu, Ketua Pentahelix Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Dinas SDA Provinsi Jawa Barat, DPUTR Kabupaten Bandung, serta unsur Pemerintah dan masyarakat dalam penanganan saluran air di wilayah Pasawahan.

Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat penting dalam upaya mengatasi persoalan banjir yang kerap terjadi di kawasan Dayeuhkolot.

Dalam penanganan banjir tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi semua unsur melalui konsep Pentahelix, mulai dari pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha hingga media. Kami sangat mengapresiasi langkah SDA Provinsi Jawa Barat,” ujar Tri Rahmanto.

Ia pun berharap dalam kegiatan normalisasi saluran tersebut dapat memberikan dampak nyata dalam mengurangi genangan dan banjir yang selama ini menjadi persoalan di kawasan ini. upaya ini bisa memperlancar aliran air dan secara bertahap mengurangi potensi banjir yang sering dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

 

Yans.

Wamendagri Ahmad Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TBC

Bandung –YUTELNEWS.com//  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mendorong pemerintah daerah (Pemda) mempercepat penanggulangan tuberkulosis (TBC), terutama di sejumlah wilayah Jawa Barat dengan angka kasus yang masih tinggi. Langkah ini ditempuh melalui penguatan perencanaan dan penganggaran daerah.

Menurut Wiyagus, penanganan TBC merupakan bagian dari urusan pemerintahan wajib yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar masyarakat, sehingga perlu mendapat perhatian serius dari Pemda.

“Tuberculosis ini salah satu ya boleh dikatakan endemik yang memang harus mendapat perhatian khusus,” ujar Wiyagus saat Pertemuan Penguatan Komitmen dan Aksi Nyata dalam Upaya Percepatan Eliminasi TBC di Gedung Mohamad Toha Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (10/3/2026).

Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan data kasus TBC agar strategi penanganan dapat dirumuskan secara lebih tepat. Dalam hal ini, Pemda diminta untuk tidak ragu menyampaikan kondisi yang sebenarnya di lapangan.

“Kita jangan malu untuk mengekspos data yang sesungguhnya sekalipun itu besar dari segi angka, justru di sinilah nanti kita akan menentukan strategi yang tepat penanganannya,” katanya.

Selain itu, Wiyagus mengingatkan pentingnya kolaborasi dari tingkat kabupaten hingga desa dalam upaya percepatan penanganan TBC. Peran camat, kepala desa, hingga kader masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjangkau masyarakat secara langsung.

Ia menambahkan, penanganan TBC juga perlu memperhatikan berbagai faktor risiko, seperti kepadatan hunian, ventilasi rumah yang kurang baik, kemiskinan, hingga kondisi sanitasi yang tidak layak. Karena itu, upaya penanggulangan penyakit tersebut memerlukan kerja sama lintas sektor serta dukungan dari berbagai pihak.

Penanganan TBC yang terintegrasi diharapkan dapat menekan angka kasus sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sebagai bagian dari penguatan sumber daya nasional.

Sebagai informasi, acara ini turut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, serta pejabat terkait lainnya.

Puspen Kemendagri.

 

 

Yans.

Pemkab Bandung Sosialisasikan Pengarusutamaan Gender kepada Aparat Penegak Hukum dan Unsur pentahelix

Bandung — YUTELNEWS.com// Pemerintah Kabupaten Bandung melalui bidang Pemberdayaan Perempuan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalduk PPA) menyelenggarakan Sosialisasi Pengarusutamaan Gender (PUG) bagi Aparat Penegak Hukum (APH) dan unsur pentahelix lainnya di Ruang Rapat Bapperida. pada Selasa (10/03/2026).

Kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat pemahaman lintas sektor mengenai pentingnya penerapan perspektif gender dalam kebijakan, pelayanan publik, serta proses penegakan hukum, sehingga tercipta pembangunan yang lebih adil dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

Kepala DALDUKPPA Kabupaten Bandung, dr. Mulja Munadjat, M.M., MH.Kes, menyampaikan bahwa pengarusutamaan gender merupakan strategi penting dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan dapat memberikan manfaat yang setara bagi perempuan dan laki-laki.

“Pengarusutamaan gender bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini menjadi langkah penting untuk menyamakan pemahaman dan memperkuat sinergi,” ujarnya.

Menurutnya, aparat penegak hukum memiliki peran strategis dalam memastikan proses penanganan kasus maupun pelayanan hukum dapat dilakukan secara adil, sensitif gender, dan berpihak pada perlindungan kelompok rentan, khususnya perempuan dan anak.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai unsur pentahelix, yang meliputi pemerintah, aparat penegak hukum, akademisi, dunia usaha, organisasi masyarakat, serta komunitas. Hadir di antaranya perwakilan dari Pengadilan Negeri Bale Bandung, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bandung, Polresta Bandung, Pengadilan Agama Soreang, Kodim 0624 Kabupaten Bandung, Kementerian Agama Kabupaten Bandung, serta sejumlah organisasi masyarakat dan perguruan tinggi.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan sektor swasta dan lembaga sosial seperti perusahaan, organisasi perempuan, dan yayasan yang memiliki perhatian terhadap isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memahami konsep dasar serta implementasi Pengarusutamaan Gender dalam tugas dan fungsi masing-masing, sehingga dapat mendorong lahirnya kebijakan, program, dan pelayanan yang lebih responsif gender serta mendukung terwujudnya Kabupaten Bandung yang inklusif dan berkeadilan.

DALDUKPPA Kabupaten Bandung berharap sinergi lintas sektor yang terbangun melalui kegiatan ini dapat terus diperkuat dalam berbagai program pembangunan daerah, khususnya dalam upaya mewujudkan perlindungan perempuan dan anak serta kesetaraan gender di Kabupaten Bandung. (**)

 

Yans.

,

Kebut Infrastruktur Demi Investor, Kawasan Industri Cikembar Bagi 400 Paket Sembako untuk Warga Cimanggu

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Pengelola Kawasan Industri Cikembar di Desa Cimanggu, Kecamatan Cikembar, terus mempercepat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan daya tarik investasi. Di tengah percepatan pembangunan tersebut, perusahaan juga menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan 400 paket sembako kepada warga sekitar, Selasa (10/03/2026).

General Manager Kawasan Industri Cikembar, Irma Tjandra, mengatakan saat ini pihaknya tengah mengebut pembangunan berbagai infrastruktur di dalam kawasan agar seluruh fasilitas dapat terintegrasi dengan baik dan siap menunjang aktivitas industri.

Menurutnya, percepatan pembangunan tersebut ditargetkan rampung pada pertengahan tahun 2026 sehingga seluruh sistem infrastruktur dapat tersambung menjadi satu kesatuan yang memiliki nilai jual tinggi bagi para investor.

“Kegiatan saat ini kami sedang mengebut pembangunan infrastruktur. Ditargetkan pada pertengahan tahun ini semuanya sudah tersambung menjadi satu kesatuan sehingga memiliki daya jual yang baik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kesiapan infrastruktur merupakan faktor penting dalam menarik minat investor. Dengan fasilitas yang lengkap dan terintegrasi, calon investor diharapkan dapat segera mengambil keputusan untuk menanamkan modal di Kawasan Industri Cikembar.

Selain pembangunan di dalam kawasan, pengelola juga menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung kebutuhan utilitas industri. Kerja sama tersebut di antaranya dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk penyediaan air bersih, penyediaan jaringan gas, serta dukungan kelistrikan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) guna memastikan pasokan energi yang stabil bagi para pelaku industri.

Di tengah percepatan pembangunan kawasan industri tersebut, perusahaan juga menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat sekitar. Sebanyak 400 paket sembako dibagikan kepada warga Desa Cimanggu sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kepada masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan kawasan industri.

Irma Tjandra menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar.

“Kami PT Bogorindo Cemerlang mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh warga Desa Cimanggu. Sudah lebih dari satu dekade, tepatnya 13 tahun, kami berdampingan di desa ini dan diterima dengan baik hingga kawasan ini bisa berkembang sampai sekarang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, kegiatan berbagi kepada masyarakat sekitar telah menjadi agenda rutin perusahaan sebagai wujud perhatian kepada warga yang berada di sekitar kawasan industri.

“Semoga apa yang kami berikan ini menjadi bagian dari ucapan syukur dan terima kasih kami. Harapan ke depan hubungan antara dunia usaha dan masyarakat sekitar dapat semakin harmonis,” pungkasnya.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Wabup Bandung Ali Syakieb Sambut Delegasi Lemhannas, Bahas Ketahanan Pangan dan Pembangunan Daerah

Bandung – YUTELNEWS.com// Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menyambut kedatangan delegasi Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) P4N Angkatan 69 dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung,pada Senin (09/03/2026).

Kunjungan tersebut menjadi forum strategis bagi para peserta pendidikan calon pemimpin nasional untuk menggali secara langsung dinamika pembangunan daerah serta kondisi ketahanan nasional di tingkat wilayah. Sebanyak 55 peserta dari berbagai instansi mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari rangkaian studi lapangan tahun anggaran 2026.

Dalam kesempatan itu, Ali Syakieb menegaskan, kehadiran delegasi lintas instansi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dengan lembaga strategis negara dalam memetakan potensi wilayah.

Menurutnya, Kabupaten Bandung memiliki sejumlah sektor unggulan yang dapat menjadi contoh dalam mendukung ketahanan nasional, khususnya di bidang pangan dan ekonomi kerakyatan.

“Pertemuan ini menjadi ruang kolaborasi strategis untuk melihat secara langsung bagaimana dinamika pembangunan daerah serta potensi wilayah yang dapat dikembangkan guna mendukung ketahanan nasional,” ujar Ali.

Dalam paparannya, ia menyoroti keunggulan sektor peternakan di kawasan Pangalengan yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi susu terbesar di Indonesia. Dari wilayah tersebut, produksi susu segar tercatat mencapai sekitar 75 ton per hari.

Produksi tersebut tidak hanya menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat, tetapi juga berperan penting dalam menjaga pasokan pangan berbasis protein hewani bagi masyarakat luas.

Selain sektor peternakan, Pemerintah Kabupaten Bandung juga terus memperkuat dukungan terhadap program prioritas pemerintah pusat, salah satunya melalui implementasi program pemenuhan gizi bagi masyarakat.

Ali menjelaskan, saat ini Kabupaten Bandung telah mengoperasikan sebanyak 331 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berfungsi mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis bagi sekitar 1,2 juta penerima manfaat.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat daerah.

Di sisi lain, penguatan ekonomi masyarakat di tingkat desa juga terus didorong melalui pembentukan dan pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Saat ini, sebanyak 278 koperasi telah aktif beroperasi di berbagai wilayah Kabupaten Bandung.

Koperasi tersebut berperan penting dalam memutus rantai distribusi yang selama ini dikuasai oleh tengkulak, dengan cara menyerap langsung hasil pertanian dan peternakan masyarakat dengan harga yang lebih kompetitif.

Dengan sistem tersebut, petani dan peternak memperoleh kepastian pasar sekaligus harga jual yang lebih menguntungkan, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Ketua Rombongan SSDN P4N Angkatan 69, Roy Sinaga, menyampaikan apresiasi terhadap tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bandung.

Roy mengungkapkan berdasarkan penilaian dari Gubernur Lemhannas, kinerja tata kelola pemerintahan daerah di Kabupaten Bandung dinilai berada di atas rata-rata nasional.

Menurut Roy, kegiatan studi strategis ini bertujuan untuk melakukan analisis komprehensif terhadap berbagai aspek pembangunan daerah dengan menggunakan pendekatan Astagatra, yaitu konsep ketahanan nasional yang mencakup unsur geografi, sumber daya alam, demografi, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.

“Tim yang terdiri dari berbagai instansi ini akan melakukan kajian komprehensif untuk melihat bagaimana kebijakan daerah dapat berkontribusi terhadap ketahanan nasional,” kata Roy.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para peserta juga akan meninjau secara langsung sejumlah program yang telah berjalan di Kabupaten Bandung, termasuk integrasi pengelolaan limbah peternakan menjadi pupuk organik dan energi biogas di kawasan Kertasari.

Program tersebut dinilai sebagai salah satu inovasi yang tidak hanya mendukung keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Selain itu, rombongan juga dijadwalkan melakukan kunjungan lapangan ke Koperasi Peternakan Bandung Selatan (KPBS) yang berada di wilayah Pangalengan.

Koperasi tersebut dikenal sebagai salah satu koperasi peternakan terbesar di Indonesia yang berperan penting dalam pengelolaan produksi susu dari para peternak lokal.

Kegiatan studi lapangan ini dijadwalkan berlangsung hingga 11 Maret 2026 dengan berbagai agenda peninjauan langsung di sejumlah lokasi strategis.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan para peserta dapat memperoleh gambaran nyata mengenai implementasi kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam sektor pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga strategis nasional ini juga diharapkan dapat melahirkan berbagai rekomendasi kebijakan yang konstruktif bagi pembangunan nasional ke depan.

Dengan potensi yang dimiliki, Kabupaten Bandung terus memantapkan posisinya sebagai salah satu daerah mitra strategis dalam mendukung stabilitas pangan nasional sekaligus menjaga iklim investasi yang kondusif.

Pertukaran gagasan dalam forum ini diharapkan mampu menghasilkan pemikiran yang kontributif bagi arah kebijakan pembangunan Indonesia di masa mendatang agar semakin tepat sasaran dan berkelanjutan.(*)

 

Yans.

Hadir di Rapat Paripurna DPRD, Wabup Ali Syakieb Tekankan Pentingnya Regulasi Komprehensif Pengelolaan Aset Daerah

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna diwakili Wakil Bupati (Wabup) Bandung Ali Syakieb menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, pada Senin (09/03/2026).

Rapat Paripurna ini dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) terkait usulan pembahasan serta penandatanganan keputusan DPRD mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) di luar Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.

Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung mengusulkan Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD) untuk dibahas pada tahun 2026.

Ali Syakieb menyebutkan usulan tersebut dinilai penting sebagai langkah penyesuaian terhadap terbitnya regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2024 tentang perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2016 mengenai pedoman pengelolaan barang milik daerah.

“Regulasi daerah yang saat ini berlaku, yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 3 Tahun 2017, sudah tidak sepenuhnya selaras dengan ketentuan terbaru dari pemerintah pusat, sehingga perlu dilakukan penyesuaian melalui pembentukan peraturan daerah yang lebih relevan dengan perkembangan kebijakan nasional dan kebutuhan pengelolaan aset daerah saat ini,” tuturnya.**

 

Yans.

Lanud Raden Sadjad Natuna Gelar Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kebersamaan Ramadan

NATUNAYUTELNEWS.com ||
Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Hanggar Timur Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Lanud RSA), Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Komandan Lanud RSA Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I Ny. Marni Onesmus Pasaribu serta keluarga besar Lanud RSA.

Turut hadir Ketua LAM Kabupaten Natuna H. Wan Suhardi, S.E., tokoh masyarakat Natuna H. Mursidi, tokoh adat H. Suhardi, PPAU Cabang 23 Ranai, Warakawuri, pensiunan PNS, awak media, serta warga Lanud RSA.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Danlanud RSA bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I juga menyerahkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus semangat berbagi di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Danlanud RSA menyampaikan bahwa Ramadan merupakan momentum yang tepat untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan kepedulian sosial, sekaligus mempererat hubungan antara prajurit TNI AU, keluarga besar Lanud, dan masyarakat Natuna.

Acara turut diisi dengan tausiyah oleh Ustaz Mustaqim, M.Pd., yang mengajak seluruh hadirin untuk menjadikan peringatan Nuzulul Quran sebagai sarana memperdalam nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan buka puasa yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan.

Momentum tersebut sekaligus menjadi wadah mempererat silaturahmi antara Lanud Raden Sadjad, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, awak media, serta seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Natuna.

(Red: Darmansyah Kabiro Natuna Yutelnews.com)

Hangatnya Ramadan di Lanud Raden Sadjad Natuna, Silaturahmi TNI AU dan Masyarakat

NATUNAYUTELNWS.com ||
Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Lanud RSA) Natuna menggelar peringatan Nuzulul Quran dan buka puasa bersama bertempat di Hanggar Timur Lanud RSA, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (9/3/2026).

Kegiatan dihadiri Komandan Lanud RSA (Danlanud RSA) Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I Ny. Marni Onesmus Pasaribu dan keluarga besar Lanud RSA.

Turut hadir Ketua LAM Kabupaten Natuna H. Wan Suhardi, S.E., Tokoh Masyarakat Natuna H. Mursidi, Tokoh Adat H. Suhardi, PPAU Cabang 23 Ranai, Warakawuri, Pensiunan PNS, awak media dan seluruh Warga Lanud RSA.

Dalam kesempatan tersebut, Danlanud RSA bersama Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9/D.I juga menyerahkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.

Danlanud RSA dalam sambutannya menyampaikan bahwa Ramadan menjadi momentum mempererat kebersamaan, meningkatkan kepedulian, serta mempererat hubungan antara prajurit, keluarga besar Lanud, dan masyarakat Natuna.

Acara diisi tausiyah oleh Ustaz Mustaqim, M.Pd., dilanjutkan doa bersama dan buka puasa yang berlangsung hangat serta penuh kebersamaan.

Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Lanud Raden Sadjad, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan awak media serta seluruh elemen masyarakat Natuna.

(Bani)

Kejati Sulsel Tahan Mantan Pj Gubernur dan 4 Tersangka Lainnya, Kasus Korupsi Bibit Nanas

YUTELNEWS.com –  MAKASAR ||Kejaksaan Republik Indonesia berkomitmen memberantas korupsi secara progresif untuk memulihkan keuangan negara dan mewujudkan kemakmuran rakyat, Kasus Korupsi bibit nanas kini terus berlanjut dengan Komitmen Kejati Sulsel mewujudlan Kerja nyata dengan menuntaskan Kasus korupsi bibit nanas dengan menahan 5 Tersangka Termasuk manta Pj Gubernur sulsel

Melalui, Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan mengambil langkah tegas dengan menahan lima orang tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan bibit nanas, Senin (9/3/2026). Salah satu tersangka yang resmi menggunakan rompi tahanan adalah mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan berinisial BB.

Kasus ini bermula dari proyek Pengadaan Bibit Nanas di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHBun) Provinsi Sulawesi Selatan Tahun Anggaran 2024. Dari total nilai proyek sebesar Rp 60 miliar, tim penyidik menduga adanya praktik penggelembungan harga (mark-up) serta indikasi pengadaan fiktif yang mengakibatkan kerugian keuangan negara hingga mencapai sekitar Rp 50 miliar.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, mengungkapkan bahwa penetapan dan penahanan para tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti yang sah dan cukup.

“Pada hari ini, Senin 9 Maret 2026, kami resmi melakukan penahanan terhadap lima tersangka. Mereka adalah BB selaku mantan Pj Gubernur Sulsel, RM selaku Direktur PT. AAN, RE selaku Direktur PT. CAP, HS selaku Tim Pendamping Pj Gubernur, dan RRS yang merupakan ASN pada Pemkab Takalar,” tegas Didik di Kantor Kejati Sulsel, Makassar, Senin (9/3/2026).

Selain kelima orang tersebut, Kejati Sulsel sebenarnya telah menetapkan satu tersangka lain berinisial UN yang menjabat sebagai KPA/PPK. “Namun, terhadap tersangka UN belum dilakukan penahanan dengan pertimbangan yang bersangkutan sedang dalam keadaan sakit,” tambahnya.

 Telah Dicekal dan Diperiksa Maraton

Sebelum dilakukan penahanan hari ini, Kejati Sulsel telah melakukan serangkaian proses hukum yang panjang. Pada 17 Desember 2025 lalu, penyidik Pidsus telah memeriksa mantan Pj Gubernur BB secara maraton selama kurang lebih 10 jam untuk mendalami kebijakan terkait proyek pengadaan tersebut.

Untuk memastikan para pihak tidak melarikan diri dan mempersulit penyidikan, Kejati Sulsel juga telah mengajukan permohonan pencekalan ke luar negeri kepada Jaksa Agung Muda Intelijen pada 30 Desember 2025. Pencekalan tersebut berlaku untuk keenam orang yang kini telah berstatus tersangka.

Proses pengungkapan kasus ini juga diwarnai dengan penggeledahan di Kantor Dinas TPHBun, Kantor BKAD, serta kantor rekanan. Dari lokasi tersebut, penyidik menyita ratusan dokumen kontrak dan bukti transaksi keuangan, serta telah memeriksa lebih dari 80 orang saksi dari berbagai unsur, termasuk birokrasi, legislatif, swasta, hingga kelompok tani.

Atas perbuatannya, para tersangka disangkakan melanggar ketentuan perundang-undangan dengan pasal berlapis, yakni:

• Pasal 603 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. Pasal 20 huruf c UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001.

• Pasal 3 Jo. Pasal 18 ayat (1) huruf a dan b UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU No. 20 Tahun 2001 Jo. Pasal 20 huruf c UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo. Pasal 618 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Kejati Sulsel menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara ini dan menindak tegas setiap pihak yang terbukti merugikan keuangan negara demi menjaga integritas tata kelola pemerintahan di Sulawesi Selatan. 

(ABG)

Jelang Berbuka, Pengendara di Simpang Al-Jami’ Ranai Disambut Takjil Gratis dari PIA Ardhya Garini Lanud RSA

RANAI NATUNAYUTELNEWS.com || Suasana jelang berbuka puasa di simpang empat lampu merah Masjid Al-Jami’ Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (8/3/2026), terlihat berbeda. Pengendara yang melintas tampak disambut pembagian takjil gratis yang dilakukan oleh Persatuan Istri Angkatan Udara (PIA) Ardhya Garini Cabang 9 Daerah I Kodau I Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna.

Kegiatan sosial tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9 Lanud RSA, Ny. Marni Onesmus Pasaribu, bersama para pengurus yang turun langsung ke lapangan membagikan paket takjil kepada masyarakat.

Takjil dibagikan kepada pengendara sepeda motor, mobil, serta warga yang melintas di kawasan simpang empat Masjid Al-Jami’ Ranai menjelang waktu berbuka puasa. Aksi berbagi ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menebar kebahagiaan kepada masyarakat di bulan suci Ramadhan.

Selain sebagai kegiatan berbagi, aksi tersebut juga merupakan bagian dari agenda sosial PIA Ardhya Garini dalam memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian, serta mempererat hubungan antara keluarga besar Lanud RSA dengan masyarakat Natuna.

Dengan penuh kehangatan, para pengurus PIA Ardhya Garini terlihat menyapa para pengguna jalan sembari menyerahkan paket takjil. Momen ini pun menghadirkan senyum dan rasa syukur dari warga yang sedang dalam perjalanan menjelang waktu berbuka.

Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak pengendara yang menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas kepedulian yang diberikan oleh keluarga besar Lanud RSA Natuna.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial di bulan Ramadhan dapat terus tumbuh, serta semakin mempererat tali silaturahmi antara TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud RSA, dengan masyarakat Kabupaten Natuna.

(Red: Darmansyah Kabiro Natuna Yutelnews com

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.