You Tell News

Sidang Ke-3 tentang Eksepsi Terdakwa di PN Batam Terkait Dugaan Pelec3han dan Kekerasan kepada Anak di Bawah Umur

YUTELNEWS.com | Pelaku Dugaan Pencabulan / Pelecehan Seksual dengan kekerasan di bawah umur telah naik di Pengadilan Negeri (PN) Batam. Sidang ketiga Eksepsi kali ini digelar langsung secara tertutup sekira pukul 14.00 wib. (Rabu, 4 Maret 2026).

Informasi yang diterima oleh awak media ini bahwa pada sidang pertama dan kedua, PN Batam tidak menghadirkan pihak Korban untuk mengetahui berjalannya persidangan. Belum diketahui alasan PN Batam Korban tidak dihadirkan saat itu.

“Sidang pertama dan kedua kami pihak keluarga korban tidak dihadirkan, kami bertanya-tanya ada apa?,” katanya.

Akhirnya Pelaku berinisial SLS (41) telah diamankan oleh pihak Kepolisian setelah diduga melakukan kekerasan seksual terhadap seorang anak perempuan berusia 4 tahun 11 bulan.

Sementara korban berinisial AZZ (4) saat ini diamati mengalami trauma dan Psikisnya/ kesehatan mental terganggu.

Sebelumnya Unit Reskrim bahwa Polsek Batu Aji Polresta Barelang telah berhasil mengungkap kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Perumahan Central Raya, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau. Tepatnya di rumah pelaku itu sendiri.

Dikutip dari media lain, Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa ini pertama kali diketahui pada Selasa, 12 Agustus 2025 sekitar pukul 18.30 WIB, ketika ibu korban berinisial SA (43) melihat anaknya berinisial AZZ (4) Melakukan hal yang tindakan tidak wajar dengan mengesek-gesekan pensil di dekat area kemaluannya di luar celana.

Saat ditanya, korban yang ketakutan menjelaskan bahwa dirinya diberi perlakuan oleh “SLS”, yang merupakan ayah dari teman sepermainannya.

“Setelah mengetahui kejadian itu, pelapor kemudian menceritakan peristiwa tersebut kepada Ketua RT setempat. Atas saran Ketua RT, pelapor langsung membuat laporan resmi di Polsek Batu Aji. Laporan segera ditindaklanjuti oleh Unit Reskrim dengan melakukan penyelidikan dan gelar perkara,” jelas Kapolsek Batu Aji.

Masih keterangan Sumber bahwa Barang bukti yang diamankan berupa sejumlah pakaian korban yang digunakan saat kejadian, antara lain satu helai kaos singlet warna putih, satu helai rok warna biru motif bunga, satu helai kaos hijau merk Collection,, dan satu helai baju daster motif kotak. Semua barang bukti kini diamankan penyidik untuk memperkuat proses hukum.

Menurut keterangan dari Ibu korban berinisial SA (43) saat diwawancarai bahwa diduga pelaku tersebut telah melakukan perbuatannya itu sebanyak tiga kali. Salah satunya dari hasil visum Et Reperfum dari RS Embung Fatimah menerangkan adanya luka/robek lama dan luka baru. Ia juga menambahkan biaya Visum tersebut dibayarkan secara pribadi meskipun sudah ke UPTD PPA sekupang.

“Saya sudah ke UPTD PPA sekupang saat itu agar pembiayaan ditanggung oleh Negara untuk mendapatkan keringanan dan pendampingan. Untuk visum Et Repertum itu biaya pribadi visum Et Psikatrikum didampingin UPTD Batam biaya ditanggung pemerintah,” ujarnya.

Media ini telah melakukan konfirmasi kepada pihak UPTD PPA dan mengatakan tidak bisa di klaim lagi. Namun pihak korban Meminta agar diberikan layanan teknis operasional bagi pendampingan hukum/psikologis dan bisa Melakukan penanganan komprehensif dari awal hingga akhir sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Ia berharap agar kasus tersebut cepat selesai, transparan dan anak korban bisa mendapatkan keadilan dan kepastian hukum.

“Diminta agar Pelaku diberikan hukuman setimpal dengan perbuatannya dan sesuai undang-undang yang berlaku,” harapnya.

Untuk Sementara Dugaan Ancaman bagi pelaku dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman pidana penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Pidana pelecehan seksual dengan kekerasan diatur dalam UU No. 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) dan KUHP. Pelaku dapat dipidana penjara maksimal 12 tahun (Pasal 6 UU TPKS) atau 9 tahun (Pasal 289 KUHP) jika melakukan perbuatan cabul dengan kekerasan/ancaman kekerasan, dengan denda hingga ratusan juta rupiah.

Selain itu juga Korban anak di bawah umur yang mengalami kekerasan psikis dilindungi oleh UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Pasal 76C melarang kekerasan fisik dan psikis, dengan sanksi pidana penjara maksimal 3,5 tahun.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media ini terus mengawal dan masih melakukan konfirmasi kepada Pihak PN Batam, APH dan Pihak terkait untuk update berita selanjutnya.

Bersambung …

 

SP2HP dari Kepolisian dan Terduga Pelaku Penc*bul4n di Bawah Umur

Penyerahan Ambulans dan Komitmen PKB di Kabupaten Bandung 

KABUPATEN BANDUNG, YUTELNEWS.COM —Wakil Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Cucun Ahmad Syamsurijal, baru saja menyerahkan 31 ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan di Kabupaten Bandung pada, Rabu (04/03/2026).

Penyerahan ini dilakukan pada acara Silaturahmi Akbar PKB di Pondok Pesantren Sa’adatuddaroin.

Cucun menyerahkan 31 ambulans multifungsi secara simbolis kepada Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna.

Ambulans ini akan beroperasi di 31 kecamatan dan bisa melayani masyarakat secara gratis 24 jam.

Cucun menekankan pentingnya kehadiran PKB di tengah masyarakat dan meminta kader PKB untuk selalu siap membantu dalam masalah kesehatan, pendidikan, dan sosial. Ia ingin PKB dikenal sebagai partai yang aktif sepanjang tahun, bukan hanya saat pemilu,” ujarnya.

Cucun mendorong 36 ribu kader PKB untuk menjadi solusi bagi berbagai masalah yang dihadapi masyarakat dan membantu mereka dengan segala kemampuan yang ada. Ia menegaskan pentingnya solidaritas dan konsistensi dalam memberikan manfaat,” kata Cucun.

Dadang Supriatna mengapresiasi kerja keras kader PKB yang membuat partai ini menjadi yang terbesar di Kabupaten Bandung. Ia meminta kader untuk terus membantu masyarakat dan memperhatikan kondisi sekitar untuk mencegah masalah di lingkungan,” ungkap Dadang Supriatna.

Dadang juga menyampaikan terima kasih kepada Cucun atas kontribusinya dalam pembangunan di Kabupaten Bandung dan melaporkan berbagai capaian yang telah diraih meskipun menghadapi tantangan finansial,” ulasnya.

Penyerahan ambulans oleh Cucun menjadi simbol komitmen PKB untuk mendampingi masyarakat Kabupaten Bandung.

Kader PKB diharapkan untuk selalu aktif peduli dan memberikan solusi bagi problem masyarakat serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

(YANS)

Virall ! Kabid Dinas Pendidikan Harneiti Lakukan Ajakan Dengan Riang Berbuka Puasa Bersama

LIMA PULUH KOTA, YUTELNEWS.COM Harnieti, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota, mengajak para guru untuk berbuka puasa bersama selama bulan Ramadan.

Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi dan kebersamaan antar guru.

Untuk membangun komunikasi harmonis antara pembinaan ketenagaan dan tenaga pendidik.

Diharapkan menjadi ruang diskusi tentang tantangan dan program peningkatan pendidikan.

Sejumlah guru mendukung rencana ini sebagai cara memperkuat hubungan antara pembina dan pendidik.

Mengundang guru dari berbagai jenjang pendidikan di Kabupaten Limapuluh Kota.

Kegiatan berbuka puasa bersama diharapkan menumbuhkan komunikasi terbuka dan semangat kolektif demi kemajuan pendidikan di daerah tersebut.

(Yori BM)

Perkuat Sinergitas, Kejati sulsel MOU Dengan Pengadilan Tinggi Makassar

YUTELNEWS.com –  MAKASAR || Dalam mewujudkan Peradilan yang humanis oleh karena itu Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) memperkuat sinergitas penegakan hukum melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) dengan Pengadilan Tinggi Makassar tentang Kolaborasi Inovasi Layanan Saksi Prima.

yang dilaksanakan di Baruga Adhyaksa Kejati Sulsel, Rabu (4/3/2026) yang  dirangkaikan dengan peluncuran buku berjudul “KUHAP Baru: Tantangan dan Harapan”.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, S.H., M.H., dan Ketua Pengadilan Tinggi Makassar, YM Dr. Hj. Nirwana, S.H., M.Hum. Turut hadir memberikan apresiasi secara virtual, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Prof. Dr. Asep Nana Mulyana, S.H., M.Hum.

Dalam sambutannya, Kajati Sulsel Dr. Didik Farkhan Alisyahdi menekankan bahwa saksi adalah aset vital bagi jaksa dalam melakukan pembuktian perkara. Namun, ia menyadari bahwa selama ini hak-hak saksi sering terabaikan dan kerap mengalami situasi yang kurang baik, seperti ketidakpastian jadwal pemanggilan dan sidang yang tidak bertepatan, hingga ketersediaan ruang tunggu yang belum memadai.

“Inovasi Layanan Saksi Prima ini hadir untuk memastikan saksi mendapatkan perlakuan yang layak dan nyaman saat menunggu persidangan. Berkat kerja sama yang baik dengan Pengadilan Negeri dan Kejari, kita telah berhasil mewujudkan suatu ruangan khusus bagi para saksi,” ujar Didik Farkhan.

Untuk menyiasati keterbatasan ruang di beberapa daerah, Kajati Sulsel mendorong langkah kolaboratif yang lebih luas. “Bagi yang terbatas ruangannya, kami meminta seluruh Kejari untuk memfasilitasi dengan Pemerintah Daerah guna dibangunkan atau dibuatkan ruang saksi yang representatif di setiap Pengadilan Negeri. Terima kasih kepada Ketua PT Makassar dan jajaran dalam mendukung inovasi ini,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pengadilan Tinggi Makassar, Dr. Hj. Nirwana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Kejati Sulsel. Ia mengakui keterbatasan anggaran sering menjadi kendala bagi pihak pengadilan untuk menyediakan fasilitas tersebut.

“Ini adalah terobosan luar biasa untuk penegakan hukum. Kami meminta seluruh Ketua Pengadilan Negeri (PN) untuk memberikan perhatian khusus pada kenyamanan saksi, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan dan anak,” tegas Dr. Hj. Nirwana.

Sementara itu, Jampidum Prof. Dr. Asep Nana Mulyana memberikan apresiasi dan pujian atas terobosan pelayanan saksi yang dilakukan di wilayah Sulawesi Selatan. Menurutnya, koneksi antara Kajati dan Ketua Pengadilan Tinggi Makassar dalam menghadirkan inovasi serentak ini merupakan sebuah momentum spesial yang baru pertama kali ia saksikan.

“Dengan hadirnya fasilitas dan ruang khusus ini, saksi akan merasa nyaman memberikan keterangan di pengadilan. Bahkan yang menarik, dalam layanan ini juga disisipkan edukasi mengenai tata cara dan sopan santun di persidangan,” ungkap Jampidum.

Prof. Asep menambahkan bahwa inovasi tersebut selaras dengan upaya menjaga marwah persidangan yang juga digagas oleh Komisi Yudisial dan Sekjen Mahkamah Agung. 

“Saya pernah mengunjungi beberapa tempat di berbagai negara, ruang sidang adalah hal yang sakral. Inovasi di Sulsel ini merupakan langkah nyata menuju peradilan yang lebih beradab serta akan meminimalisir kejadian yang membuat sidang tidak kondusif,” tegasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof. Dr. Hamzah Halim, S.H., M.H, M.A.P., Wakajati Sulsel Prihatin, Wakil Ketua PT Makassar Muh. Damis, jajaran Hakim Tinggi, para Asisten, serta seluruh Ketua PN dan Kepala Kejaksaan Negeri se-Sulawesi Selatan. 

(ABG)

Dewi Asmara Ledak di Sekarwangi! Siap Gempur Bantuan Pusat dan Perang Total Lawan Kekerasan Anak

YUTELNEWS.com | Sukabumi,Safari Ramadan yang digelar di Aula Desa Sekarwangi, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (4/3/2026), berubah menjadi momentum penuh gebrakan. Anggota Komisi IX DPR RI, Hj. Dewi Asmara, tampil tegas menyuarakan dua komitmen besar: mengawal bantuan pemerintah pusat agar benar-benar turun ke masyarakat dan menyatakan perang total terhadap kekerasan anak.

Di hadapan kepala desa dan masyarakat yang hadir, Dewi Asmara menegaskan bahwa kunjungannya bukan sekadar agenda seremonial Ramadan. Ia datang untuk mendengar langsung keluhan dan kebutuhan warga, terutama terkait keterbatasan anggaran desa yang berdampak pada pembangunan dan kesejahteraan.

“Insya Allah saya akan membawa dan memperjuangkan program bantuan dari pemerintah pusat untuk membantu masyarakat Desa Sekarwangi,” tegasnya disambut antusias warga.

Sebagai anggota Komisi IX yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan kependudukan, ia memastikan akan tancap gas mengawal program-program strategis, mulai dari peningkatan layanan kesehatan, jaminan sosial, hingga perlindungan tenaga kerja. Baginya, bantuan tidak boleh berhenti di atas kertas—harus nyata dirasakan masyarakat.

Tak hanya soal pembangunan, Dewi Asmara juga mengeluarkan pernyataan keras terkait perlindungan anak. Ia menegaskan tidak boleh ada lagi tindakan penganiayaan maupun kekerasan terhadap anak di lingkungan masyarakat.

“Anak adalah aset bangsa. Tidak boleh ada lagi kekerasan. Kita semua wajib menjaga dan melindungi mereka,” ujarnya dengan nada serius.

Safari Ramadan ini pun menjadi lebih dari sekadar silaturahmi. Dari Sekarwangi, pesan tegas disuarakan: bantuan harus mengalir, kesejahteraan harus diperjuangkan, dan anak-anak harus tumbuh dalam lingkungan yang aman dan terlindungi.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Safari Ramadan Dewi Asmara Disambut Antusias, Serap Aspirasi dan Tegaskan Komitmen untuk Rakyat

YUTELNEWS.com | Sukabumi,Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai kegiatan Safari Ramadan bersama Dewi Asmara, yang digelar di hadapan masyarakat dan tokoh setempat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap langsung aspirasi warga di bulan suci Ramadan, di laksanakan di Aula Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Rabu, (4/3/2026)

Dalam acara tersebut, Dewi Asmara yang dikenal sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI tampak duduk berdampingan dengan para tokoh masyarakat. Dengan balutan busana muslimah serba putih, ia menyampaikan pesan kebersamaan, kepedulian, dan komitmen memperjuangkan kepentingan rakyat.

“Ramadan bukan hanya soal ibadah, tapi juga tentang memperkuat kepedulian sosial dan memastikan negara hadir di tengah masyarakat,” tegasnya di hadapan peserta yang hadir.

Dialog berlangsung hangat. Warga menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari layanan kesehatan, kesejahteraan sosial, hingga kebutuhan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Aspirasi tersebut langsung ditanggapi dengan komitmen untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan di tingkat pusat.

Kegiatan Safari Ramadan ini juga menjadi bukti bahwa komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat harus terus dijaga. Tidak sekadar seremonial, pertemuan ini menghadirkan ruang diskusi terbuka yang penuh harapan.

Antusiasme warga terlihat jelas. Mereka berharap kegiatan serupa terus dilakukan agar suara rakyat benar-benar sampai dan diperjuangkan.

Ramadan menjadi saksi bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah kekuatan utama dalam membangun daerah. Safari Ramadan bersama Dewi Asmara pun menjadi penguat pesan: wakil rakyat harus hadir, mendengar, dan bekerja nyata untuk masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Bola Panas Kasus Bambang Joko, Dirkeu BPJS TK Terkait Korupsi Rp. 205,14 Milyar Kini di Tangan DJSN

YUTELNEWS.com | Bola Panas Kasus Direktur Keuangan (Dirkeu) BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko Sutarto, terkait kasus Korupsi PT.Hutama Karya, Rp.205,14 Milyar, kini di tangan 15 Pengurus DJSN (Dewan Jaminan Sosial Nasional).

“Jika mereka menganggap tidak bermasalah, mereka bisa beri masukan ke Presiden Prabowo Subianto. Sebagaimana tupoksi DJSN,” tegas Koordinator Forum Jamsos, KHR.HM.Jusuf Rizal,SH kepada media di Jakarta.

Lebih jauh menurut pria berdarah Madura-Batak itu, bola panas ada di DJSN. Sebab DJSN memiliki kewenangan untuk itu, sebagaimana diatur dalam Undang Undang SJSN (Sistim Jaminan Sosial Nasional) Nomor 40 tahun 2004 serta UU Nomor 24 Tahun 2011 yang mengatur peran DJSN dalam pengawasan BPJS maupun memberi masukan Presiden.

Bagaimana jika masukan Forum Jamsos tidak diakomodir Presiden Prabowo, tanya media. Kata Jusuf Rizal tidak masalah, karena fungsi Forum Jamsos sebagai Civil Society Organization (CSO) hanya mengkritis atas adanya masalah guna kepentingan keamanan dana jaminan sosial pekerja dan buruh.

Forum Jamsos tidak digaji pemerintah, seperti misalnya Direksi BPJS Ketenakerjaan saja jatah mobilnya Rp.1,7 milyar. Sementara 15 orang anggota DJSN juga digaji negara. Untuk itulah DJSN harus bekerja. Tidak makan gaji buta.

Jadi masalah apa yang dikritisi Forum Jamsos sebagai Civil Society Orgabization) perannya memang sebatas memberi masukan dengan data dan masukan yang kritis konstruktif. Selebihnya menjadi tugas DJSN sebagai lembaga formal mengawasi.

DJSN memiliki kewenangan memberikan masukan dan pertimbangan kepada Presiden Prabowo atas masukan dari masyarakat. Jika menurut DJSN masukan itu sumir, maka itu bisa jadi pijakan dan pertimbangan untuk disampaikan kepada Presiden Prabowo.

“Jadi simpel ko. Forum Jamsos juga tidak ngotot dan memaksakan kehendaknya. Namun, jika dalam perjalanan Direktur Keuangan BPJS Ketenagakerjaan Bambang bermasalah, tinggal Forum Jamsos proses hukum ke-15 anggota DJSN atas dasar pembiaran,” ujar Jusuf Rizal, penggiat anti korupsi itu.

Atas sikap kritis Jusuf Rizal, apakah tidak khawatir akan di blacklist oleh BPJS Ketenagakerjaan, mengingat dananya mencapai Rp.1000 trilyun, tanya media. Dengan santai aktivis pekerja dan buruh menjawab santai. Tidak. Kalau di blacklist, ya itu keputusan manajemen BPJS Ketenagakerjaan.

“Saya itu independen. Tidak terpengaruh karena di bkacklist. Justru nanti kita makin garang mengkritisi dengan temuan-temuan yang lebih substansional. Jangan dikira BPJS Ketenagakerjaan itu malaikat atau sempurna?”, tegas Jusuf Rizal santai.

Berdasarkan catatan Redaksi sosok Jusuf Rizal selama ini memang vokal dan kritis. Tidak mudah menyerah. Dengan latar belakang sebagai jurnalis, Ia memiliki sejumlah data, khususnya abuse of power (Penyalahgunaan Wewenang). Ia juga memimpin organisasi pekerja dan buruh. /*

Pemeriksaan Bahan Pokok oleh Tim Satgas Pangan di Banyuwangi 

BANYUWANGI, YUTELNEWS.COM —Tim Satgas Pangan Polresta Banyuwangi bersama Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan melakukan pengecekan bahan pokok di swalayan di Kabupaten Banyuwangi pada, Selasa (03/03/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan keamanan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pengecekan dan Keamanan Pangan: Pengecekan dilakukan untuk mencegah peredaran makanan dan minuman kadaluwarsa.

Monitoring Kualitas dan Ketersediaan Fokus pada bahan pokok dan makanan ringan, dengan hasil yang menunjukkan tidak ada produk kedaluwarsa yang ditemukan.

Stok Bahan Pangan di Kabupaten Banyuwangi dinyatakan aman, meskipun ada beberapa yang mendekati expired. Pihak swalayan diperingatkan untuk menarik produk tersebut.

Rencana Tindak Lanjut jika pelanggaran tetap terjadi peringatan tertulis akan dikeluarkan diikuti oleh laporan hukum.

Pentingnya Komitmen untuk menjaga stabilitas stok dan menghindari penimbunan bahan pokok terus diperkuat dengan koordinasi antara instansi terkait.

AKP Prasetya menghimbau masyarakat untuk tetap tenang mengenai ketersediaan bahan pokok dan melaporkan jika ada penimbunan,” ucapnya.

Pihaknya berkomitmen untuk menjaga ketersediaan dan harga bahan pokok di Banyuwangi.

(Didik)

Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung dan Warga Cipelah Tuntaskan 82 Persen Pembangunan Jalan Beton

BANDUNGYUTELNEWS.com// Semangat kebersamaan antara anggota Satgas TMMD Reguler Ke-127 Kodim 0624/Kabupaten Bandung dan warga Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, terus menggelora meski di tengah suasana Ramadan. Pembangunan jalan beton sepanjang 1.500 meter kini telah mencapai progres 82,3 persen.

Pada Senin (02/03/2026), sejak pukul 08.00 WIB, personel TNI bersama masyarakat melaksanakan pemasangan bekisting dan perataan beskos di Kampung Simpang Babakan Garut, Desa Cipelah. Pekerjaan difokuskan pada titik 100 hingga 200 meter sebagai bagian dari tahapan pengecoran jalan.

Komandan Satgas TMMD Reguler Ke-127, Letkol Kav Samto Betah, S.Hub.Int., menegaskan bahwa kekompakan antara prajurit dan warga menjadi kunci percepatan pembangunan.

Ia menyampaikan bahwa hingga saat ini jalan beton yang telah terealisasi mencapai 1.254 meter dari total target 1.500 meter.

“Meski menjalankan ibadah puasa, semangat gotong royong tidak surut. Justru kebersamaan ini semakin mempererat hubungan TNI dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan desa,” ungkapnya.

Program TMMD Reguler Ke-127 Tahun 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.” Implementasi tema tersebut terlihat nyata dalam kolaborasi pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Pembangunan jalan beton ini diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi warga, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Desa Cipelah yang mayoritas warganya berprofesi sebagai petani.

Dengan progres yang terus menunjukkan peningkatan signifikan, Satgas TMMD optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Jalan yang hampir rampung ini diyakini menjadi langkah awal perubahan positif bagi Desa Cipelah dan wilayah sekitarnya.

(Yans.)

Tegalluar Diproyeksikan Jadi Kecamatan, Kawasan KCIC Dorong Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

BANDUNGYUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna memimpin rapat koordinasi (rakor) penataan desa sekaligus persiapan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) di Rumah Dinas Bupati, pada Senin (02/03/2026).

Berdasarkan izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Musyawarah Desa (Musdes) PAW dijadwalkan pada 2 hingga 25 April 2026 di 10 desa yang mendapat dukungan Dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Estimasi pelantikan kepala desa terpilih akan dilaksanakan pada awal Mei dengan pengamanan dari Satpol PP dan Kesbangpol.

Dalam penataan wilayah, Bupati Bandung menginstruksikan percepatan pemekaran dengan target 70 desa yang telah disepakati melalui hasil Musdes untuk segera ditindaklanjuti.

“Upaya ini perlu dipercepat, karena rasio penduduk setiap desa saat ini mencapai 13.323 jiwa, atau 2,3 kali lipat dari syarat minimal regulasi. Ini juga sejalan dengan target Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mencapai rasio layanan ideal 10.000 penduduk per desa,” ujar Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Transformasi desa menjadi kelurahan difokuskan pada wilayah yang memiliki kriteria ekonomi perkotaan, seperti Desa Margaasih. Meski terdapat dinamika aspirasi lokal, Kang DS menegaskan bahwa hasil kajian teknis menjadi dasar utama untuk mengantisipasi kewajiban belanja pegawai sebesar 30 persen pada tahun 2027.

“Hal ini bertujuan agar struktur organisasi pemerintahan desa menjadi lebih efisien dan profesional,” ujarnya.

Selain itu, terbentuknya Kecamatan Tegalluar diproyeksikan akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di sekitar stasiun KCIC (Kereta Cepat Indonesia–China). Kawasan strategis seluas 3.600 hektare tersebut merupakan integrasi dari lima wilayah kecamatan melalui kolaborasi lintas sektoral.

“Seluruh proses dipastikan akan melalui audit Inspektorat untuk menjamin legalitas dan kepastian hukum,” pungkasnya.

(Yans.)

Prestasi Membanggakan, Kejari Gowa Sabet Juara 1 Ajang Pildacil Pelita  Ramadhan

YUTELNEWS.comSULSEL || Kejati Sulsel resmi membuka Lomba pildacil dengan Tema Pelita Ramadhan dan di ikuti sekitar 46 peserta dari berbagai daerah, kegiatan ini mewakili tiap Kejaksaan Negeri di wilayah hukum

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan lomba tersebut dan resmi ditutup oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, Selasa (3/2), pukul (17.30) Wita yang dirangkaikan dengan acara buka bersama dan pengumuman

pemenang Lomba Pildacil bertempat di Aula Kejaksaan Tinggi Sulawesi selatan.

Adapun penutupan lomba pildacil dan buka bersama dihadiri oleh

● Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman,

● Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi,

● Kapolda Sulsel, Irjen Pol Djuhandhani Rahadjo,

● Ketua Pengadilan Tinggi Makassar, YM Dr. Nirwanah,

● Pangkodau II, Marsda TNI M. Untung Suropati

● perwakilan Forkopimda lainnya.

Hadir pula BUMN/BUMD pendukung acara diantaranya

● Bank BRI, BNI, Mandiri, Bank Sulselbar, Bulog dan Pelindo.

● Dari internal Kejati Sulsel hadir lengkap

● Wakajati Sulsel, Prihatin,

● Ketua Wilayah IAD Sulsel

● para asisten, kajari dan seluruh pegawai.

Adapun daftar para pemenang pada Lomba pildacil dengan Tema Pelita Ramadhan

pada Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, antara lain :

Kategori Usia 06–10 Tahun:

• Juara 1: Muhammad Rafandra Aldebaran Sofyan (Kabupaten Gowa)

• Juara 2: Aisyah Afiqa Alfan (Kabupaten Wajo)

• Juara 3: Nur Aisyah Aqilah Asdar (Kabupaten Bone)

• Harapan 1: Ahmad Idh Mubarak (Kabupaten Bantaeng)

• Harapan 2: Muhammad Alfatir Akram (Kabupaten Sidenreng Rappang)

Kategori Usia 11–15 Tahun:

• Juara 1: Shakila Khayyira Rezky (Kota Makassar)

• Juara 2: Aliyatul Husna Yunus (Kabupaten Wajo)

• Juara 3: Akifah Naila Faiqihah (Kabupaten Luwu Timur)

• Harapan 1: Ahmad Tsaqib Ilham (Kabupaten Barru)

Harapan 2: Hashifah (Kabupaten Jeneponto)

Kategori Video Profile Pildacil:

Juara 1: Kabupaten Jeneponto

 Juara 2: Kabupaten Kepulauan Selayar

Juara 3: Kabupaten Pinrang

Disamping itu , Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Dr. Didik Farkhan

Alisyahdi, S.H., M.H dalam sambutannya ia menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi serta bangga atas

antusiasme dari seluruh peserta yang didampingi oleh orang tuanya dari berbagai daerah dan ucapan terimakasih yang sebesar besarnya kepada seluruh pihak yang telah mensuport kegiatan pildacil hingga sukses terkhusus untuk panitia lomba yang telah menciptakan kualitas lomba yang luar biasa kegiatan ini menunjukkan betapa pentingnya pembinaan generasi sejak dini dalam menguatkan pemahaman agama dan

karakter bangsa. 

Sebagai Harapan agar kegiatan seperti Pildacil Pelita Ramadhan dapat terus

digelar secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak peserta dan menciptakan

Calon Dai yang berkualitas dan bertalenta dimasa depan.

Terpisah Gubernur Sulsel Andi Sudirman sulaiman dalam sambutannya menyatakan

kekagumannya atas inisiatif Kejati Sulsel. Ia bahkan berseloroh merasa “cemburu”

karena Kejaksaan sukses menggelar kegiatan pembinaan mental yang sangat

menyentuh masyarakat.

“Luar biasa apa yang dilakukan Kejaksaan. Inilah yang diharapkan masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi, kami dari Pemprov Sulsel akan menambah hadiah bagi para

pemenang: Juara 1 mendapatkan hadiah Umrah, Juara 2 motor listrik, dan Juara 3

serta seterusnya mendapatkan sepeda,” ujar Andi Sudirman yang disambut tepuk

tangan riuh.

Untuk peraih prestasi yang membanggakan raih Juara 1 pada Lomba Pildacil Pelita Ramadhan dari Perwakilan akilan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa, paparnya. 

Kegiatan lomba berlangsung

secara intensive selama dua hari, Pildacil Pelita Ramadhan yang digelar oleh Kejaksaan

Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan yang dimulai tanggal 2 hingga 3 Maret 2026, bertempat di lingkungan Kejaksaan

Tinggi Sulawesi Selatan.

Lanjut Lomba Pildacil Pelita Ramadhan digelar dalam dua kategori

usia, yakni Kategori 1 untuk usia 6–10 tahun dan Kategori 2 untuk usia 11–15 tahun,

dengan tujuan untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, meningkatkan pemahaman

Al-Qur’an, dan membentuk karakter generasi muda yang taat serta berakhlak mulia di

bulan suci Ramadhan.

Muhammad Rafandra Aldebaran Sofyan, 10 tahun, siswa SDIT Al-Fityan Gowa yang

saat ini masih duduk di kelas 4 SD berhasil menyabet podium tertinggi untuk Kategori 1 usia (6–10 tahun), Rafandra merupakan putra dari pasangan Ibu Rahmiati Saleh dan Bapak Sofyan Damanhuri.

Rafandra ditunjuk secara khusus oleh pihak Kejari Gowa untuk menjadi perwakilan siswa dari Alftyan untukmengikuti lomba Pildacil Pelita Ramadhan Kejati Sulsel setelah

melalui proses seleksi internal. Selama beberapa waktu sebelumnya, Rafandra telah mempersiapkan diri dengan matang, dibimbing oleh pendamping dari sekolah alftyan dan keluarga, untuk mengikuti kompetisi yang diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman,

memberikan langsung penghargaan kepada para pemenang. Untuk Juara 1, termasuk

Rafandra, gubernur menyerahkan hadiah istimewa berupa paket umroh sebagai bentuk

apresiasi atas prestasi yang diraih dan sekaligus motivasi bagi generasi muda.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Gowa Bambang Dwi Murcolono, S.H., M.H.

mengungkapkan kegembiraannya atas prestasi yang diraih oleh Rafandra dari sekolah

SDIT Al-Fityan Gowa Yang mewakili Kejari Gowa menyatakan bahwa kemenangan ini

merupakan buah dari kerja keras, dukungan keluarga, dan pembinaan intensif dari

seluruh pihak di Kejari Gowa. “Kami sangat bangga atas pencapaian Rafandra sebagai

Juara 1. Ini bukan hanya prestasi individu, tetapi juga refleksi komitmen kami dalam

mendukung generasi muda di bibit untuk menghasilkan Dai kedepannya, tutupnya dalam siaran Pers melalui Kepala Seksi Intelejen Kejari Gowa Andi Ardiaman, S.H. M.H.                   

(Ab Algfr)

Pemulihan Kawasan TNTN, Menteri Kehutanan RI Tanam Pohon Simbolis di Pelalawan

Yutelnews.com//

Pelalawan – Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antony, melakukan penanaman pohon simbolis dalam acara Launching Pemulihan/Reforestasi Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Desa Segati, Kec. Langgam, Kab. Pelalawan pada Selasa (3/3/2026). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Kapolda Riau, Irjen pol Dr Herry Heryawan S.I.K MH.M.Hum Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto, dan Bupati Pelalawan, H. Zukri Misran.

Karo Ops Polda Riau, KBP. INO HARIANTO, S.I.K., M.M, memimpin apel gabungan personil pengamanan sebelum acara dimulai. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.

Gubernur Riau, SF HARIYANTO, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam pengembalian fungsi hutan, khususnya di TNTN. “Mari sama-sama kita dukung kegiatan pemulihan ekosistem di TNTN,” ujarnya.

Menteri Kehutanan RI, RAJA JULI ANTONY, juga menekankan pentingnya penindakan tegas terhadap pembalakan liar yang merusak kawasan konservasi. “Saat ini pemerintah berkomitmen menindak tegas pembalakan liar, baik individu maupun korporasi, yang merusak kawasan konservasi,” katanya.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat lainnya, termasuk Dansat Brimob Polda Riau, KBP. I KETUT GEDE ADI WIBAWA, S.I.K, Dirpamobvit Polda Riau, KBP. SUHERMAN ZEIN, S.H., M.H, dan Dandim 0313/KPR, LETKOL Czi SATRIADY .

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sambutan Gubernur Riau, sambutan Menteri Kehutanan, launching kegiatan reforestasi, dan penanaman pohon simbolis. Acara ini berlangsung sukses dan lancar, dengan situasi yang aman dan kondusif.

Penanaman pohon simbolis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengembalikan fungsi hutan TNTN. “Kita tidak hanya menumbangkan sawit di TNTN, tapi juga menyiapkan bibit-bibit pohon untuk ditanam di Tesso Nilo dan taman nasional lain,” kata Menteri Kehutanan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan melestarikan hutan. Dengan demikian, fungsi hutan TNTN dapat kembali seperti semula dan memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.a

(AS)

Ekspedisi Ramadhan PTPN IV PalmCo, Direktur Perkebunan Jatmiko Pimpin Santunan Anak Yatim

YUTELNEWS.com | Sukamaju ,Komitmen berbagi di bulan suci kembali ditunjukkan PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo melalui program Ekspedisi Ramadhan bertema “Makna dalam Setiap Langkah.” Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Perkebunan,
Jatmiko, sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim di wilayah Sukabumi.selasa ( 3/3/2026 )

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam setempat, termasuk Bhabinkamtibmas (BPK), Camat, serta Kepala Desa.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menambah kekhidmatan acara sekaligus mempererat sinergi antara perusahaan dan pemerintah setempat.

Dalam kesempatan itu, santunan berupa bantuan uang tunai dan paket kebutuhan pokok diserahkan secara langsung kepada anak-anak yatim.

Suasana berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan, disertai doa bersama agar Ramadhan membawa keberkahan bagi semua pihak.

Jatmiko dalam sambutannya menegaskan bahwa Ekspedisi Ramadhan merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Kami ingin kehadiran perusahaan tidak hanya dirasakan dari sisi usaha, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, PTPN IV PalmCo berharap dapat terus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat dan pemerintah setempat, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar wilayah operasional.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Ramadhan jadi ladang proyek? Anggaran miliaran di Medan meledak 

Yutelnews.com//

Medan- Lonjakan anggaran kebutuhan ramadan 2026 di Kota medan kini tak lagi menjadi isu lokal,nilainya disebut mencapai sekitar Rp2,5 miliar, naik lebih dari Rp500 juta dibanding tahun sebelumnya.
programnya rutin,
barangnya kebutuhan dasar,
namun angkanya melonjak tajam.
Di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih tertekan, angka tersebut memicu gelombang kritik yang meluas.

Sekretaris Jenderal DPP gerakan masyarakat anti-korupsi, rizal hasibuan, menilai lonjakan anggaran tanpa penjelasan rinci adalah persoalan serius tata kelola keuangan daerah.
“Setiap rupiah yang digunakan bersumber dari pajak rakyat. Jika terjadi kenaikan signifikan pada program rutin, publik berhak mengetahui dasar perhitungannya secara detail,” tegas Rizal dalam pernyataannya kepada yutelnews,
menurutnya, transparansi bukan sekadar formalitas administratif, melainkan kewajiban moral dan hukum.

Informasi yang beredar menyebut dana miliaran tersebut digunakan untuk pengadaan paket ramadan berupa:
susu kental manis
teh bubuk
gula pasir
Jenis barang dengan harga pasar yang relatif mudah diverifikasi.
gerakan masyarakat anti-korupsi menilai, semakin sederhana barangnya, semakin mudah pula publik melakukan pengawasan.
“karena ini bukan proyek infrastruktur atau teknologi kompleks, maka rincian harga satuan seharusnya bisa dibuka tanpa alasan,” ujar rizal.

Sorotan juga tertuju pada pelaksanaan ramadhan fair xx tahun 2026 yang diperkirakan menghabiskan sekitar Rp2,9–3 miliar.
Jika digabung dengan anggaran dinas sosial, total belanja kegiatan ramadan berpotensi mendekati rp6 miliar,
angka ini dinilai signifikan dan layak menjadi perhatian pengawas anggaran di tingkat daerah maupun nasional.

Untuk mencegah spekulasi dan menjaga kepercayaan publik, dpp gerakan masyarakat anti-korupsi mendesak agar pemerintah membuka secara terbuka:
rincian harga satuan
jumlah paket dan volume pengadaan
identitas penyedia/vendor
Mekanisme pengadaan
data penerima manfaat
sistem distribusi
“transparansi adalah cara paling efektif membungkam kecurigaan. Jika semuanya sesuai aturan, maka publik pasti dapat menerima,” tegas rizal.

Gerakan ini menilai, program sosial yang berkaitan dengan bulan Ramadan harus dikelola secara ekstra hati-hati, karena menyangkut kepercayaan dan sensitivitas publik.
“Ramadan identik dengan kesederhanaan dan kepedulian. Maka pengelolaan anggarannya harus mencerminkan nilai tersebut,” ujar Rizal.
Ia juga mendorong DPRD, inspektorat daerah, serta aparat penegak hukum untuk melakukan pengawasan preventif guna memastikan tidak ada potensi penyimpangan.

Isu ini menunjukkan bahwa pengelolaan anggaran daerah kini berada dalam sorotan masyarakat luas. Keterbukaan informasi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk menjaga legitimasi pemerintah,
yutelnews Nasional membuka ruang hak jawab bagi Pemerintah Kota medan untuk memberikan klarifikasi resmi terkait perhitungan dan penggunaan anggaran tersebut.

(Redaksi rizal hsb)

Poktan Akur Mandiri Panen 1 Ton Jagung Hibrida, Kades Rudi Dorong Penguatan Pertanian Desa

YUTELNEWS.com | Sukabumi,Semangat dan kerja keras petani di Kedusunan 03, Desa Suka Damai, kembali membuahkan hasil yang membanggakan. Kelompok Tani (Poktan) Akur Mandiri berhasil menyelesaikan panen jagung hibrida musim tanam kali ini dengan capaian 1 ton jagung pipilan kering. Senin ( 2/3/2026 )

Keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Sejak awal musim tanam, para petani telah melakukan pengolahan lahan secara maksimal, memilih bibit jagung hibrida unggul, serta menjalankan perawatan rutin mulai dari pemupukan hingga pengendalian hama. Proses tersebut dilakukan dengan penuh kekompakan dan semangat gotong royong antaranggota kelompok tani.

Memasuki masa panen, hasil jagung yang diperoleh kemudian melalui tahap pengeringan agar menghasilkan pipilan kering berkualitas dan siap untuk disalurkan. Dari keseluruhan proses tersebut, Poktan Akur Mandiri mampu menghasilkan 1 ton jagung hibrida pipilan kering, sebuah capaian yang menjadi kebanggaan bersama.

Kepala Desa Suka Damai, Rudi, memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para petani. Menurutnya, pertanian merupakan sektor strategis yang memiliki peran besar dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat desa.

“Alhamdulillah, saya sangat mengapresiasi kerja keras Poktan Akur Mandiri. Ini bukti bahwa dengan kebersamaan dan kesungguhan, hasil yang baik bisa kita capai. Pemerintah desa akan terus berupaya memberikan dukungan agar produksi pertanian semakin meningkat di musim berikutnya,” ujar Kades Rudi.

Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi kelompok tani lainnya di Desa Suka Damai untuk terus meningkatkan produktivitas serta memanfaatkan potensi lahan yang ada secara optimal.

Dalam proses penerimaan dan dukungan hasil panen, Poktan Akur Mandiri turut menjalin sinergi dengan pihak kepolisian melalui Kepolisian dan jajaran Polsek setempat. Keterlibatan kepolisian menjadi bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan serta memastikan seluruh proses berjalan dengan aman dan tertib.

Sebanyak 1 ton jagung hibrida pipilan kering yang telah dipanen kini resmi disupport sebagai bagian dari hasil musim tanam ini. Kolaborasi antara petani, pemerintah desa, dan kepolisian diharapkan mampu menciptakan ekosistem pertanian yang kuat dan berkelanjutan.

Ke depan, Poktan Akur Mandiri berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Dengan dukungan semua pihak, Desa Suka Damai optimistis mampu menjadikan sektor pertanian sebagai tulang punggung pembangunan ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian pangan masyarakat secara berkelanjutan.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.