You Tell News

Takjil Gratis dan Senyum Warga Warnai Aksi Ramadhan PIA Ardhya Garini Lanud RSA Natuna 

NATUNAYUTELNEWS.com ||
Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 9 Daerah I Kodau I Lanud Raden Sadjad (Lanud RSA) Ny. Marni Onesmus Pasaribu memimpin pembagian takjil gratis di Jalan Soekarno Hatta, simpang empat lampu merah Masjid Al-Jami’ Ranai, Kabupaten Natuna,  Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (8/3/2026).

Takjil dibagikan kepada pengendara sepeda motor, mobil, serta masyarakat yang melintas di simpang empat Masjid Al-Jami’ Ranai menjelang waktu berbuka puasa sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan sosial ini diikuti seluruh pengurus PIA Ardhya Garini Cabang 9 Lanud RSA yang turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat di sekitar kawasan tersebut.

Selain membantu warga yang sedang dalam perjalanan saat waktu berbuka, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara keluarga besar Lanud RSA dan masyarakat Natuna.

Pembagian takjil berlangsung tertib dan mendapat sambutan hangat dari warga yang melintas di kawasan simpang empat Masjid Al-Jami’ Ranai.

(Bani)

Penyaluran Solar Subsidi Tidak Tepat Sasaran Diduga Kuat SPBU 14-283-681 dan SPBU 14-283-692 Layani Truck Roda 10 Milik Perusahaan 

YUTELNEWS.com|| Ketegangan pecah di SPBU 14.283.692 KM 5 Pangkalan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau, pada Senin sore (02/03/2026).

Peristiwa tersebut bermula dari perbedaan keterangan harga solar subsidi yang disampaikan seorang sopir truk usai melakukan pengisian bahan bakar. Dalam transaksi pengisian sebanyak 66 liter solar subsidi, sopir awalnya menyebut harga Rp7.200 per liter. Namun setelah sempat meninggalkan lokasi dan kemudian dijemput kembali oleh pihak SPBU, sopir tersebut mengubah keterangannya menjadi Rp6.800 per liter.

Situasi mulai memanas ketika awak media yang berada di lokasi mencoba mengonfirmasi perbedaan harga tersebut. Alih-alih memberikan klarifikasi secara terbuka, sekuriti SPBU justru menunjukkan sikap emosional dan tidak kooperatif. Ia membantah tudingan harga Rp7.200 per liter dan bersikeras bahwa harga yang tertera dalam resi adalah Rp6.800 per liter sesuai ketentuan.

“Panggil sopirnya, siapa yang bilang 7.200. Ini resinya 6.800 per liter,” ujarnya dengan nada tinggi.

Ketegangan semakin meningkat ketika sekuriti tersebut memerintahkan salah satu petugas SPBU untuk menjemput kembali sopir yang telah pergi. Perdebatan pun berlangsung sengit di tengah lokasi pengisian bahan bakar, disaksikan oleh sejumlah pengendara lain. Insiden ini memunculkan tanda tanya besar mengenai kepastian harga yang sebenarnya dibayarkan oleh konsumen serta transparansi pengelolaan BBM subsidi di lapangan.

Sopir truk yang bersangkutan akhirnya memberikan keterangan lanjutan. Ia menyebut bahwa dirinya mengisi 66 liter solar dengan harga Rp6.800 per liter dan membayar total Rp450 ribu. Ia juga mengaku dalam sehari bisa melakukan pengisian lebih dari satu kali. Pernyataan yang berubah tersebut semakin memperkeruh suasana, karena selisih harga Rp400 per liter untuk 66 liter bukanlah jumlah yang kecil jika terjadi secara berulang.

Sebagaimana diketahui, harga BBM subsidi jenis solar telah ditetapkan pemerintah melalui kebijakan energi nasional dan tidak diperbolehkan dijual di atas harga resmi. Pengaturan distribusi dan pengawasan BBM subsidi berada di bawah kewenangan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Setiap penyalur, termasuk SPBU, wajib mematuhi harga eceran tertinggi yang telah ditentukan pemerintah agar subsidi tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat.

Secara hukum, ketentuan mengenai penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM subsidi diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023. Dalam aturan tersebut ditegaskan bahwa setiap penyalahgunaan BBM yang disubsidi pemerintah dapat dikenakan sanksi pidana. Artinya, jika terbukti ada penjualan di atas harga resmi atau penyaluran tidak sesuai peruntukan, maka konsekuensi hukumnya tidak ringan.

Selain persoalan harga, sorotan juga mengarah pada jenis kendaraan yang berhak mengisi solar subsidi. Regulasi teknis dari pemerintah dan BPH Migas pada prinsipnya membatasi penyaluran solar subsidi untuk kendaraan tertentu yang telah ditetapkan kriterianya. Kendaraan industri, pertambangan, dan perkebunan skala besar pada dasarnya tidak diperkenankan menggunakan BBM bersubsidi, karena subsidi diperuntukkan bagi sektor transportasi dan usaha kecil yang memenuhi syarat.

Namun di lapangan, muncul perbedaan penafsiran. Humas SPBU 14.283.681 KM 55 Pangkalan Kerinci menyatakan bahwa kendaraan roda 10 ke atas tetap diperbolehkan mengisi solar subsidi sepanjang bukan kendaraan milik perusahaan industri atau perkebunan. Menurutnya, yang menjadi pembeda adalah peruntukan usaha, bukan semata jumlah sumbu atau roda kendaraan.

“Di izinkan mengisi di SPBU, walaupun mobil roda 10 asal bukan pengangkut hasil perkebunan dan industri,” jelas Anto kepada tim wartawan.

Sementara itu, Apul Sihombing, SH, MH, selaku humas SPBU 14.283.692 KM 5 di Pangkalan Kerinci memberikan penjelasan berbeda ketika tim wartawan dan beberapa orang warga menanyakan langsung prosedur pendistribusian BBM bersubsidi pada kendaraan roda 10 keatas pada Sabtu malam 28 Februari 2026.

“Kendaraan roda 10 ke atas masih dapat dilayani apabila dalam kondisi kosong muatan dan tidak sedang membawa hasil industri seperti batu bara atau komoditas perkebunan. Barcode nya 200 sampai 400 liter. Tapi kalau ada yang melihat mobil pengangkut batu bara mengisi laporkan saja ke Polres,” jelasnya.

Alasannya, ketika kendaraan dalam keadaan kosong, petugas SPBU tidak memiliki bukti bahwa kendaraan tersebut tengah melakukan aktivitas industri atau distribusi komoditas besar, sehingga sulit untuk menolak permintaan pengisian.

Pandangan tersebut tentu menimbulkan perbandingan dengan semangat regulasi yang menekankan ketepatan sasaran subsidi. Dalam perspektif hukum, parameter utama bukan hanya kondisi kendaraan saat itu, tetapi peruntukan dan kepemilikan kendaraan serta jenis kegiatan usaha yang dijalankan. Jika kendaraan tersebut secara administratif terdaftar sebagai armada perusahaan pertambangan atau perkebunan, maka penggunaan solar subsidi berpotensi bertentangan dengan ketentuan meskipun sedang tidak membawa muatan.

Kondisi inilah yang memunculkan celah interpretasi di lapangan. Tanpa sistem verifikasi digital atau identifikasi kendaraan berbasis data terpadu, petugas SPBU kerap berada dalam posisi dilematis antara menjalankan aturan dan menghadapi tekanan konsumen. Di sisi lain, lemahnya pengawasan berpotensi membuka ruang penyalahgunaan BBM subsidi oleh pihak-pihak yang seharusnya tidak berhak.

Insiden di SPBU KM 5 Pangkalan Kerinci Barat menjadi refleksi penting bagi pengelola SPBU dan aparat pengawas. Transparansi harga, kepatuhan terhadap regulasi distribusi, serta profesionalitas dalam menghadapi konfirmasi publik merupakan hal mendasar yang tidak bisa ditawar.

Ketegasan aturan mengenai kendaraan bersumbu banyak dan peruntukan usaha harus disosialisasikan secara jelas agar tidak terjadi multitafsir di lapangan, sehingga subsidi benar-benar dinikmati oleh pihak yang berhak dan kepercayaan masyarakat tetap terjaga.|| TIM

Kang DS, Undang Insan Jurnalis Di Kediaman Dinas Bupati Bandung

BANDUNG –YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM.Dadang Supriatna menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk kalangan jurnalis, melalui program pemberdayaan ekonomi sektor peternakan secara Profesional

Dalam sebuah pertemuan silaturahmi yang hangat bersama ratusan Pers Kab.Bandung yang berlangsung di pendopo Rumah Dinas Bupati Kabupaten Bandung, Bupati Kang DS mengajak para awak media untuk terlibat aktif dalam usaha ternak ayam petelur sebagai langkah nyata meningkatkan taraf hidup dan menguatkan Swasembada telur atau Protein di Kabupaten Bandung.

​Bupati Kabupaten Bandung Dr HM.Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin hanya sekadar memberikan wacana atau “janji kosong” (PHP) kepada masyarakat. Ia mencontohkan keberhasilan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Bandung sebagai bukti nyata dari kebijakan yang ia ambil, pada Sabtu 07/03/2026.

​Dalam kesempatan tersebut, kang DS memaparkan beberapa poin penting rencana ke depan seperti halnya daam ​Pemberdayaan Peternakan.

Kang DS menargetkan penciptaan 700.000 ekor ayam petelur di Kabupaten Bandung untuk mendukung swasembada protein.

Rekan-rekan pers diajak untuk mulai berwirausaha peternakan, mulai dari skala kecil (50-100 ekor) hingga skala besar (1.000 ekor) yang akan dikoordinasikan nantinya.

​Dalam kesempatanya tersebut, kang DS juga menyampaikan ​pesan persatuan dan Silaturahmi ​menjelang Idul Fitri, dirinya menekankan pentingnya menjaga hubungan baik dan profesionalisme antara pemerintah dan media. Ia berharap tidak ada dendam atau miskomunikasi yang diperbesar, melainkan saling memaafkan sebagai sesama manusia.

​”Mari kita transformasikan ekonomi ini bersama. Saya tidak mau hanya wacana, mari kita duduk bersama, hitung biayanya, dan laksanakan,” ujar Bupati Bandung Kang DS di hadapan para jurnalis.

​Pertemuan ditutup dengan harapan agar bulan Ramadan menjadi momentum untuk menyucikan hati dan memperkuat sinergi demi kemajuan Kabupaten Bandung.***

 

Yans.

Ketua Wn 88 Sub Unit 02 Bogor Raya,Rian Herdiansyah Bersama Jajaran Gelar Aksi Berbagi 500 Takjil untuk Pengguna Jalan di Dr. Semeru

Kota Bogor — YUTELNEWS.com// Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan WN 88 Sub Unit 02 Bogor Raya untuk menebar kepedulian kepada masyarakat melalui kegiatan berbagi takjil di Jalan Dr. Semeru, tepatnya di depan Alfamart Ruko 9C RT 04 RW 08, Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, pada Minggu (08/03/2026).

Dalam kegiatan sosial tersebut, sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada para pengguna jalan yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Sasaran pembagian takjil meliputi pengendara sepeda motor, mobil, serta masyarakat sekitar yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka hampir tiba.

Aksi berbagi ini dipimpin langsung oleh Ketua WN 88 Sub Unit 02 Bogor Raya, Rian, bersama para anggota yang turut terlibat secara langsung dalam membagikan paket takjil kepada masyarakat.

Rian pun menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya organisasi untuk meningkatkan kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di bulan Ramadhan yang penuh berkah.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan menjelang waktu berbuka puasa.
Ramadan menjadi momen yang tepat untuk memperkuat rasa kepedulian dan kebersamaan,” ujar Rian kepada awak media.

Ia juga mengajak berbagai komunitas dan elemen masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial selama Ramadhan, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari semangat berbagi.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari sejumlah rekan media yang hadir melakukan peliputan, di antaranya Media Siber 88, Topline, TNI-Polri, Global Hukum Indonesia, dan Fokus Update.

Para penerima takjil tampak antusias dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Bagi sebagian pengendara yang masih berada di perjalanan, pembagian takjil ini dinilai sangat membantu untuk sekadar membatalkan puasa sebelum tiba di rumah.

Selain menjadi bentuk kepedulian sosial, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai ajang mempererat solidaritas antaranggota WN 88 Sub Unit 02 Bogor Raya serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kepedulian, kebersamaan, dan budaya berbagi di bulan Ramadan dapat terus tumbuh serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk melakukan kegiatan serupa di tengah masyarakat.

 

Yans.

Oknum Mengaku Petugas FIF Batam Diduga Adanya Persengkokolan Lakukan Penipuan Berkedok Penagihan

YUTELNEWS.com|Seorang oknum yang mengaku sebagai petugas penagihan dari perusahaan pembiayaan Federal International Finance (FIF) diduga melakukan upaya penipuan terhadap seorang debitur dengan mengirimkan struk tagihan melalui pesan WhatsApp.

Tidak hanya mengirimkan tagihan, oknum tersebut juga diduga melontarkan kata-kata tidak beretika serta ancaman kepada debitur melalui pesan WhatsApp.

Debitur mengaku terkejut saat menerima serangkaian pesan yang menyebutkan bahwa dirinya belum membayar angsuran sepeda motor selama dua bulan. Padahal, menurut pengakuannya, tunggakan dua bulan tersebut sudah dilunasi pada 17 Januari 2026, sesuai dengan bukti struk pembayaran yang dimilikinya. Debitur menyebutkan bahwa saat ini hanya tersisa tunggakan sebesar Rp75 ribu, yang seharusnya merupakan denda keterlambatan.

Kecurigaan muncul ketika oknum tersebut mengirimkan struk tagihan dengan data yang sangat detail, termasuk identitas debitur dan nomor kontrak yang sesuai, serta disertai ancaman akan mendatangi rumah debitur jika tunggakan tidak segera dilunasi.

Merasa khawatir dan ingin memastikan kebenaran informasi tersebut, debitur langsung mendatangi kantor Federal International Finance terdekat yang berada di Ruko Reflesian Business Center Blok A No.11, Kepulauan Riau untuk menanyakan identitas petugas penagih yang menghubunginya.

Petugas resepsionis di kantor tersebut menjelaskan bahwa penagihan kemungkinan terjadi karena masih tercatat adanya tunggakan sebesar Rp75 ribu. Namun, resepsionis tersebut juga mengaku belum mengetahui bahwa debitur sebenarnya telah melunasi tunggakan sebelumnya.

Situasi menjadi semakin membingungkan ketika debitur menanyakan identitas petugas penagih yang menghubunginya melalui WhatsApp. Setelah dilakukan pengecekan, nama maupun nomor telepon oknum tersebut tidak tercatat sebagai petugas resmi di kantor FIF tersebut.

Hal ini menimbulkan pertanyaan besar bagi debitur, terutama terkait bagaimana oknum tersebut dapat mengetahui data pribadi debitur secara detail hingga nomor kontrak pembiayaan.

Debitur mengaku kecewa dan mulai kehilangan kepercayaan terhadap layanan FIF, meskipun sebelumnya ia telah tiga kali melakukan kredit sepeda motor melalui perusahaan pembiayaan tersebut.

Atas kejadian ini, debitur mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera melakukan audit terhadap sistem dan praktik penagihan FIF, guna memastikan tidak adanya penyalahgunaan data nasabah serta mencegah terjadinya intimidasi atau penagihan yang tidak profesional.

Menurut debitur, meskipun tunggakan telah dilunasi, oknum penagih tersebut tetap melontarkan ancaman untuk mendatangi rumah serta melakukan intimidasi yang dinilai melanggar etika penagihan.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih melakukan konfirmasi kepada pihak FIF Batam dan OJK. /Tim

Dari Pelalawan ke Panggung Nasional, Sella Pitaloka Raih Women’s Night of Excellence 2026

JAKARTAYUTELNEWS.com || Lampu-lampu kristal di Ballroom Hotel Hilton Kemayoran, Jakarta, Ahad (8/3/2026) malam itu memancarkan cahaya hangat. Para tamu undangan berdiri menyambut satu per satu perempuan inspiratif yang dipanggil ke atas panggung dalam ajang Women’s Night of Excellence 2026, sebuah malam penghargaan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional.

Di antara nama-nama yang disebut, terselip sosok perempuan dari Riau, Sella Pitaloka. Anggota DPRD Provinsi Riau yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan itu melangkah mantap menuju panggung, menerima penghargaan sebagai perempuan berprestasi tahun 2026, sebuah pengakuan atas dedikasi dan kiprahnya dalam pemberdayaan masyarakat dan perempuan di daerah.

Penghargaan Women’s Night of Excellence diberikan kepada perempuan-perempuan yang dinilai memiliki kepemimpinan kuat, konsistensi dalam pengabdian, serta mampu memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya. Tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di daerah tempat mereka mengabdi.

Bagi Sella, penghargaan ini bukan sekadar simbol prestasi pribadi. Ia menyebutnya sebagai hasil dari perjalanan panjang bersama masyarakat, terutama kaum perempuan yang selama ini menjadi bagian dari perjuangannya.

“Ini bukan hanya tentang saya. Ini tentang perempuan-perempuan di Riau, tentang ibu-ibu di desa, kader PKK, dan masyarakat yang terus bergerak bersama. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa kerja kecil di daerah pun bisa memberi dampak besar,” ujarnya kepada awak media usai acara.

Selama menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Riau, Sella dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan keluarga, serta program peningkatan kesejahteraan masyarakat. Perannya sebagai Ketua TP PKK Kabupaten Pelalawan juga membuatnya banyak terlibat langsung dalam kegiatan yang menyentuh kehidupan perempuan dan anak-anak, mulai dari pendidikan keluarga, kesehatan, hingga ekonomi rumah tangga.

Baginya, peringatan Hari Perempuan Internasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk mengingatkan bahwa perempuan memiliki peran besar dalam pembangunan.

“Perempuan hari ini harus berani tampil, berani mengambil peran, dan berani memimpin. Kita tidak boleh ragu untuk berkontribusi, karena bangsa ini membutuhkan energi perempuan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa perempuan di daerah memiliki potensi besar untuk bersaing dan berprestasi, asalkan diberi ruang dan kesempatan yang sama.

Malam penghargaan itu menjadi bukti bahwa langkah dari daerah bisa sampai ke panggung nasional. Dari Pelalawan, nama Sella Pitaloka kini tercatat di antara deretan perempuan Indonesia yang dinilai mampu memberi inspirasi dan perubahan.

Dan bagi Sella, perjalanan itu belum selesai. Penghargaan tersebut justru menjadi pengingat bahwa pengabdian harus terus dilanjutkan, untuk masyarakat, untuk perempuan, dan untuk masa depan yang lebih baik.

(AS)

KMP Bahtera Nusantara 01 Tiba di Ranai, Babinterau Lanud RSA Langsung Siaga di Pelabuhan

NATUNA – YUTELNEWS.com ||
Kedatangan kapal penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 di Pelabuhan Ranai Penagi, Kabupaten Natuna, Sabtu (7/3/2026), mendapat perhatian pengamanan dari personel Bintara Pembina Teritorial TNI Angkatan Udara (Babinterau) Lanud Raden Sadjad.

Dalam kegiatan tersebut, Serka David Supriyanto terlihat langsung melakukan monitoring sekaligus pengamanan di area pelabuhan saat kapal bersandar dan penumpang mulai turun menuju dermaga.

Kehadiran Babinterau Lanud Raden Sadjad bertujuan memastikan proses kedatangan penumpang berlangsung tertib, aman, dan lancar, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang baru tiba di wilayah Natuna.

Selain melakukan pemantauan aktivitas di pelabuhan, Serka David juga membantu beberapa penumpang lanjut usia saat turun dari kapal agar dapat berjalan dengan aman menuju area pelabuhan.

Kegiatan monitoring berlangsung hingga seluruh penumpang turun dari kapal. Secara umum situasi di Pelabuhan Ranai Penagi terpantau aman, tertib, dan kondusif selama proses kedatangan kapal berlangsung.

(Red: Darmansyah Kabiro Natuna Yutelnews.com)

Babinterau Lanud Raden Sadjad Natuna Amankan Kedatangan Kapal di Pelabuhan Ranai

NATUNAYUTELNEWS.com ||
Personel Bintara Pembinaan Teritorial TNI AU (Babinterau) Lanud Raden Sadjad Serka David Supriyanto melaksanakan pengamanan dan monitoring penumpang kapal di Pelabuhan Ranai Penagi, Natuna, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan berlangsung saat kedatangan kapal penumpang KMP Bahtera Nusantara 01 yang bersandar di Pelabuhan Ranai Penagi, Jalan Tanjung Payung Penagi, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri.

Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses turun penumpang berjalan tertib, aman, dan lancar serta memberikan rasa nyaman bagi masyarakat yang tiba di wilayah Natuna.

Selain melakukan pengamanan, Babintera juga membantu beberapa penumpang lanjut usia saat turun dari kapal agar dapat berjalan dengan aman menuju area pelabuhan.

Kegiatan monitoring berlangsung hingga selesai dan situasi di area pelabuhan dilaporkan tetap aman serta kondusif.

(BANI)

Diduga Ada Pencairan Uang Muka Proyek Saat Menjabat Kadis Perikanan, Iwan Januar Salewa Bungkam

DELI SERDANGYUTELNEWS.com ||
Dugaan pencairan uang muka proyek saat Iwan januar salewa menjabat sebagai Kepala dinas perikanan kabupaten deli serdang mulai menjadi perhatian publik. Isu ini mencuat setelah muncul informasi mengenai adanya pencairan anggaran yang disebut berkaitan dengan kegiatan atau proyek yang diduga tidak terealisasi secara jelas.

Sorotan tersebut disampaikan oleh dewan pimpinan pusat gerakan masyarakat anti korupsi (dpp gemak) yang menilai persoalan ini perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat karena berkaitan langsung dengan penggunaan uang negara.
Apalagi saat ini iwan januar salewa diketahui menjabat sebagai sekretaris dprd kabupaten deli serdang, sebuah posisi strategis yang berkaitan dengan administrasi dan pengelolaan dukungan kelembagaan legislatif daerah.

Dpp gemak menyebut pihaknya menerima sejumlah informasi yang mengarah pada dugaan adanya pencairan uang muka proyek ketika yang bersangkutan masih menjabat sebagai Kepala dinas perikanan kabupaten deli serdang,
informasi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai apakah proyek yang dimaksud benar-benar dilaksanakan sesuai ketentuan atau justru menimbulkan persoalan dalam pengelolaan anggaran daerah.

Menurut dpp gemak, jika benar terjadi pencairan uang muka proyek tanpa realisasi yang jelas, maka hal tersebut berpotensi menimbulkan persoalan serius dalam tata kelola keuangan daerah.
Selain itu, praktik seperti itu juga dinilai dapat mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran yang seharusnya dijalankan oleh setiap pejabat publik,
dpp gemak mengaku telah berupaya melakukan komunikasi langsung kepada yang bersangkutan guna meminta klarifikasi atas informasi yang beredar tersebut,
namun hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi yang dilakukan disebut belum mendapatkan tanggapan ataupun penjelasan resmi dari pihak yang bersangkutan.

“Kami sudah mencoba menghubungi untuk meminta klarifikasi, tetapi belum ada jawaban, padahal ini menyangkut penggunaan uang negara yang seharusnya dijelaskan secara terbuka kepada publik,” ujar perwakilan dpp gemak.

Organisasi tersebut menilai bahwa tidak adanya respons dapat menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat dan berpotensi memperbesar kecurigaan publik terhadap persoalan tersebut.
Untuk memperjelas duduk perkara, dpp gemak meminta penjelasan terkait beberapa hal mendasar yang dinilai perlu dijawab secara terbuka.
Di antaranya apakah benar pernah terjadi pencairan uang muka proyek saat menjabat sebagai kepala dinas perikanan, proyek apa yang dimaksud, serta apa dasar hukum dan dokumen pencairan anggaran tersebut.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum terdapat pernyataan resmi dari iwan januar salewa terkait isu tersebut, redaksi yutelnews.com menegaskan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan membuka ruang hak jawab apabila pihak yang bersangkutan memberikan klarifikasi resmi.

(Redaksi rizal hsb)

Berbagi Berkah Ramadan, IWOI Natuna Undang 25 Anak Yatim Buka Puasa Bersama

NATUNAYUTELNEWS.com
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Natuna di Rumah Makan Sisi Basisir, Ranai, Sabtu (7/3/2026).

Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan para jurnalis yang tergabung dalam IWOI Natuna untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim.

Sebanyak 25 anak yatim diundang dalam kegiatan tersebut untuk menerima santunan serta merasakan kebersamaan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Ketua IWOI Kabupaten Natuna, Bahrullazi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar IWOI Natuna dalam berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh keberkahan.

“Ramadan adalah momentum yang tepat untuk berbagi dan memperkuat rasa kebersamaan. Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi adik-adik yatim di Natuna,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa nilai utama dari kegiatan ini bukan terletak pada besar kecilnya santunan yang diberikan, melainkan pada niat tulus untuk berbagi dan menghadirkan senyuman bagi sesama.

“Harapan kami sederhana, semoga santunan ini dapat memberikan kebahagiaan serta menjadi penyemangat bagi adik-adik yatim,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Nasoha. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi, memperkuat kepedulian sosial, serta memanfaatkan bulan Ramadan sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta memanjatkan doa bersama. Setelah azan Maghrib berkumandang, para pengurus IWOI, tamu undangan, serta anak-anak yatim duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa.

Kehadiran dan senyum bahagia anak-anak yatim menjadi momen berharga bagi seluruh peserta. Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menumbuhkan empati, kepedulian, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

(Red: Darmansyah
Kabiro Natuna Yutelnews.com)

Diduga Tanpa Izin Lengkap, Aktivitas Cut and Fill di Batu Besar Nongsa Jadi Sorotan

YUTELNEWS.com | Aktivitas pemotongan bukit (cut and fill) diduga berlangsung tanpa mengantongi izin lengkap di wilayah Kecamatan Nongsa, tepatnya di Kelurahan Batu Besar, dekat Jalan Walisongo, tidak jauh dari Perumahan Bida Asri 3, Kota Batam, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat sejumlah alat berat beroperasi serta truk pengangkut tanah hilir mudik keluar masuk area proyek. Tanah hasil pengerukan tersebut diduga diangkut untuk kepentingan penimbunan di lokasi lain.

Namun, aktivitas tersebut berlangsung tanpa adanya papan informasi proyek yang lazim dipasang sebagai bentuk keterbukaan publik. Papan proyek biasanya memuat informasi mengenai nama kegiatan, pelaksana proyek, hingga dasar perizinan yang dimiliki.

Ketiadaan papan proyek tersebut memunculkan tanda tanya terkait legalitas kegiatan, khususnya mengenai dokumen lingkungan seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) maupun dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL), serta izin cut and fill yang menjadi prasyarat dalam kegiatan pematangan lahan.

Awak media sempat mencoba melakukan konfirmasi kepada salah satu penjaga di lokasi. Namun yang bersangkutan hanya menyebut nama seseorang yang akrab dipanggil “Acok” sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum berhasil menghubungi pihak yang dimaksud guna memperoleh klarifikasi.

Sebagai langkah lanjutan, awak media akan berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait, di antaranya BP Batam, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, serta dinas teknis lainnya untuk memastikan legalitas kegiatan, pengawasan, serta potensi dampak lingkungan dari aktivitas tersebut.

Regulasi yang Mengatur

Aktivitas pemotongan bukit dan pematangan lahan wajib mematuhi sejumlah ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain:

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mengatur kewajiban setiap usaha dan/atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan untuk memiliki dokumen AMDAL atau UKL-UPL sebagai dasar persetujuan lingkungan.

Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mengatur mekanisme perizinan berusaha berbasis risiko serta kewajiban memiliki Persetujuan Lingkungan sebelum kegiatan dimulai.

Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Bangunan Gedung, yang mengatur kewajiban Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) sebagai bagian dari perizinan dasar sebelum pelaksanaan kegiatan konstruksi maupun pematangan lahan.

Selain itu, ketentuan tata ruang dan perizinan lahan di wilayah Batam juga berada di bawah kewenangan BP Batam sebagai pengelola lahan, termasuk terkait izin cut and fill serta rekomendasi teknis lainnya.

Apabila kegiatan pemotongan bukit dilakukan tanpa persetujuan lingkungan dan izin teknis yang sah, maka kegiatan tersebut berpotensi dikenakan sanksi administratif berupa penghentian kegiatan, denda, hingga sanksi pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga saat ini, informasi yang diperoleh masih bersifat awal. Awak media akan terus melakukan penelusuran serta memuat hak jawab dari pihak-pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (*)

Bupati Pelalawan Hadiri Takhtimul Quran dan Buka Puasa Bersama di Masjid Al Hidayah

PELALAWANYUTELNEWS.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri,SM.,MM menghadiri kegiatan Takhtimul Quran dalam rangka memperingati Nuzulul Quran 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Masjid Al Hidayah Pangkalan Kerinci, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pengurus masjid, tokoh agama, serta masyarakat yang bersama-sama mengikuti prosesi khatam Al-Qur’an sebagai bagian dari peringatan Nuzulul Quran di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Pelalawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus Masjid Al Hidayah yang telah mengundangnya untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku bersyukur dapat bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus mengikuti kegiatan khatam Al-Qur’an di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Bupati menuturkan bahwa bulan suci Ramadan merupakan bulan yang sangat mulia bagi umat Islam. Di bulan ini, Al-Qur’an diturunkan sebagai kitab suci yang menjadi pedoman hidup bagi umat manusia.
“Ramadan adalah bulan dari segala bulan, bulan yang mulia. Yang dibaca adalah Al-Qur’an, kitab yang sangat mulia, dan siapa yang membacanya tentu akan mendapatkan kemuliaan. Mudah-mudahan ini menjadi teladan bagi anak-anak kita. Siapa yang ingin mulia di dunia, bacalah Al-Qur’an, pelajari Al-Qur’an, insya Allah hidupnya akan dimuliakan oleh Allah.”ucapnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan dirinya agar tetap istiqamah dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Meski demikian, Bupati menegaskan komitmennya untuk tetap memastikan berbagai program dan kewajiban pemerintah daerah kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, seperti memastikan bahwa gaji pegawai tetap dibayarkan, santunan anak yatim terus berjalan, layanan berobat gratis tetap tersedia, serta insentif bagi imam masjid dan guru ngaji benar-benar dibayarkan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.|| AS

Bupati Pelalawan H Zukri Bersama Baznas Dampingi Anak Yatim Belanja Pakaian Lebaran

PELALAWAN –  YUTELNEWS.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pelalawan mendampingi ratusan anak yatim berbelanja kebutuhan pakaian Lebaran Idul Fitri. Kegiatan tersebut berlangsung di Ramayana Pangkalan Kerinci, Sabtu (7/3/2026).

Sebanyak 467 anak yatim dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Kecamatan Pelalawan, mengikuti kegiatan belanja kebutuhan Lebaran yang difasilitasi oleh Baznas Kabupaten Pelalawan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pelalawan H. Zukri didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan T. Zulfan, Ketua Baznas Pelalawan Karmani, Camat Pangkalan Kerinci, Camat Pelalawan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mereka turut mendampingi para anak yatim memilih pakaian Lebaran di pusat perbelanjaan tersebut.

Bupati Zukri yang hadir bersama Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamrin serta unsur Forkopimda menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan berbagi kebahagiaan tersebut.

“Kita tidak hanya merayakan Idul Fitri dengan kebahagiaan pribadi, tetapi juga mengajak untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Ini merupakan momen penting untuk saling membantu tanpa memandang suku, agama maupun golongan,” ujar Zukri.

Ia juga berpesan kepada Baznas Kabupaten Pelalawan agar senantiasa amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, khususnya dalam membantu anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga Baznas terus istiqamah dalam membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Bersama-sama kita ciptakan Pelalawan yang lebih peduli dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan Karmani mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah melalui Baznas untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada anak-anak yatim piatu, agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan menyambut hari raya seperti anak-anak lainnya,” katanya.

Ia menjelaskan, sebanyak 467 anak yatim dari Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Kecamatan Pelalawan diberikan kesempatan untuk memilih sendiri pakaian Lebaran yang mereka inginkan di Ramayana Pangkalan Kerinci. Setiap anak mendapatkan anggaran belanja sebesar Rp400 ribu.

Menurutnya, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan untuk kecamatan lainnya secara bertahap.

“Untuk kecamatan lain akan dilaksanakan pada hari dan tempat yang berbeda. Teknis pelaksanaannya akan diatur oleh Baznas, dan kegiatan ini dilaksanakan per dua kecamatan,” jelasnya.

Karmani menambahkan, anak-anak yatim yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat sangat senang dan antusias saat memilih pakaian Lebaran.

“Meskipun mereka sudah tidak memiliki orang tua, kita berharap mereka tetap bisa merasakan kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya.|| AS

Pangan Murah Diserbu Warga Serasan, Stok Ludes Hanya Dalam Hitungan Jam

NATUNAYUTELNEWS.com || Antusiasme warga Kecamatan Serasan dan Serasan Timur terlihat tinggi saat kegiatan penyediaan bahan pangan murah digelar di Kelurahan Serasan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut langsung dipadati masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu menghadirkan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat. Warga tampak berbondong-bondong datang untuk membeli sejumlah bahan pangan yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga yang beredar di pasaran.

Kehadiran program pangan murah tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama bulan Ramadhan. Sejumlah warga terlihat antre dengan tertib untuk memperoleh bahan pokok yang disediakan.

Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla melalui Kapolsek Serasan Iptu Agusnul Yaqin, S.Psi., M.H menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian aparat kepolisian bersama pihak terkait dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama bulan suci Ramadhan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau serta membantu menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Serasan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut disediakan berbagai bahan kebutuhan pokok seperti beras SPHP kemasan 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta telur. Seluruh bahan pangan tersebut dijual dengan harga di bawah harga pasar.

Adapun harga yang ditawarkan antara lain beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp17.000 per liter, gula pasir Rp15.000 per kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kilogram, serta telur Rp56.000 per papan.

Tingginya minat masyarakat membuat seluruh stok bahan pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut habis terjual sebelum kegiatan berakhir. Bahkan dalam waktu kurang dari dua jam sejak dimulai, hampir seluruh bahan pokok yang tersedia sudah ludes dibeli warga.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap berjalan aman, tertib dan kondusif. Personel yang bertugas juga memastikan jalannya kegiatan berjalan lancar serta masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan baik.

Kegiatan penyediaan pangan murah ini diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran aparat di tengah masyarakat, sekaligus membantu menjaga stabilitas ekonomi serta kesejahteraan warga, khususnya di wilayah Kecamatan Serasan dan sekitarnya.

Red: Darmansyah
Kabiro Natuna Yutelnews com

Polsek Serasan Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Bahan Pokok di Bulan Ramadhan

NATUNAYUTELNEWS.com || Upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan kembali dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Natuna. Kali ini, Polsek Serasan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Kelurahan Serasan, Kecamatan Serasan, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Serasan Iptu Agusnul Yaqin, S.Psi., M.H, bersama personel Polsek Serasan. Turut hadir pula unsur pemerintah kecamatan, Bhayangkari, serta masyarakat dari Kecamatan Serasan dan Serasan Timur yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla melalui Kapolsek Serasan Iptu Agusnul Yaqin menjelaskan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian institusi kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi warga selama bulan Ramadhan.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Serasan dan sekitarnya.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut, berbagai bahan pokok disediakan untuk masyarakat, di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta telur. Seluruh komoditas tersebut dijual dengan harga di bawah harga pasar.

Adapun harga yang ditawarkan antara lain beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp17.000 per liter, gula pasir Rp15.000 per kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kilogram, serta telur Rp56.000 per papan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Antusiasme warga terlihat cukup tinggi sejak awal kegiatan dimulai. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih hemat.

Bahkan, seluruh stok bahan pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut habis terjual sebelum kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB.

Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Aparat kepolisian bersama unsur terkait juga memastikan kegiatan berjalan lancar serta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung stabilitas ekonomi serta kesejahteraan warga, khususnya di wilayah Kabupaten Natuna.

(Bani)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.