You Tell News

Diduga Ada Pencairan Uang Muka Proyek Saat Menjabat Kadis Perikanan, Iwan Januar Salewa Bungkam

DELI SERDANGYUTELNEWS.com ||
Dugaan pencairan uang muka proyek saat Iwan januar salewa menjabat sebagai Kepala dinas perikanan kabupaten deli serdang mulai menjadi perhatian publik. Isu ini mencuat setelah muncul informasi mengenai adanya pencairan anggaran yang disebut berkaitan dengan kegiatan atau proyek yang diduga tidak terealisasi secara jelas.

Sorotan tersebut disampaikan oleh dewan pimpinan pusat gerakan masyarakat anti korupsi (dpp gemak) yang menilai persoalan ini perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat karena berkaitan langsung dengan penggunaan uang negara.
Apalagi saat ini iwan januar salewa diketahui menjabat sebagai sekretaris dprd kabupaten deli serdang, sebuah posisi strategis yang berkaitan dengan administrasi dan pengelolaan dukungan kelembagaan legislatif daerah.

Dpp gemak menyebut pihaknya menerima sejumlah informasi yang mengarah pada dugaan adanya pencairan uang muka proyek ketika yang bersangkutan masih menjabat sebagai Kepala dinas perikanan kabupaten deli serdang,
informasi tersebut memunculkan pertanyaan publik mengenai apakah proyek yang dimaksud benar-benar dilaksanakan sesuai ketentuan atau justru menimbulkan persoalan dalam pengelolaan anggaran daerah.

Menurut dpp gemak, jika benar terjadi pencairan uang muka proyek tanpa realisasi yang jelas, maka hal tersebut berpotensi menimbulkan persoalan serius dalam tata kelola keuangan daerah.
Selain itu, praktik seperti itu juga dinilai dapat mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran yang seharusnya dijalankan oleh setiap pejabat publik,
dpp gemak mengaku telah berupaya melakukan komunikasi langsung kepada yang bersangkutan guna meminta klarifikasi atas informasi yang beredar tersebut,
namun hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi yang dilakukan disebut belum mendapatkan tanggapan ataupun penjelasan resmi dari pihak yang bersangkutan.

“Kami sudah mencoba menghubungi untuk meminta klarifikasi, tetapi belum ada jawaban, padahal ini menyangkut penggunaan uang negara yang seharusnya dijelaskan secara terbuka kepada publik,” ujar perwakilan dpp gemak.

Organisasi tersebut menilai bahwa tidak adanya respons dapat menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat dan berpotensi memperbesar kecurigaan publik terhadap persoalan tersebut.
Untuk memperjelas duduk perkara, dpp gemak meminta penjelasan terkait beberapa hal mendasar yang dinilai perlu dijawab secara terbuka.
Di antaranya apakah benar pernah terjadi pencairan uang muka proyek saat menjabat sebagai kepala dinas perikanan, proyek apa yang dimaksud, serta apa dasar hukum dan dokumen pencairan anggaran tersebut.

Hingga berita ini dipublikasikan, belum terdapat pernyataan resmi dari iwan januar salewa terkait isu tersebut, redaksi yutelnews.com menegaskan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan membuka ruang hak jawab apabila pihak yang bersangkutan memberikan klarifikasi resmi.

(Redaksi rizal hsb)

Berbagi Berkah Ramadan, IWOI Natuna Undang 25 Anak Yatim Buka Puasa Bersama

NATUNAYUTELNEWS.com
Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Natuna di Rumah Makan Sisi Basisir, Ranai, Sabtu (7/3/2026).

Momentum bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan para jurnalis yang tergabung dalam IWOI Natuna untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim.

Sebanyak 25 anak yatim diundang dalam kegiatan tersebut untuk menerima santunan serta merasakan kebersamaan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Ketua IWOI Kabupaten Natuna, Bahrullazi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian keluarga besar IWOI Natuna dalam berbagi kebahagiaan di bulan yang penuh keberkahan.

“Ramadan adalah momentum yang tepat untuk berbagi dan memperkuat rasa kebersamaan. Kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi adik-adik yatim di Natuna,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa nilai utama dari kegiatan ini bukan terletak pada besar kecilnya santunan yang diberikan, melainkan pada niat tulus untuk berbagi dan menghadirkan senyuman bagi sesama.

“Harapan kami sederhana, semoga santunan ini dapat memberikan kebahagiaan serta menjadi penyemangat bagi adik-adik yatim,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Nasoha. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi, memperkuat kepedulian sosial, serta memanfaatkan bulan Ramadan sebagai kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan.

Menjelang waktu berbuka puasa, suasana semakin khidmat ketika seluruh peserta memanjatkan doa bersama. Setelah azan Maghrib berkumandang, para pengurus IWOI, tamu undangan, serta anak-anak yatim duduk bersama menikmati hidangan berbuka puasa.

Kehadiran dan senyum bahagia anak-anak yatim menjadi momen berharga bagi seluruh peserta. Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menumbuhkan empati, kepedulian, serta mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.

(Red: Darmansyah
Kabiro Natuna Yutelnews.com)

Diduga Tanpa Izin Lengkap, Aktivitas Cut and Fill di Batu Besar Nongsa Jadi Sorotan

YUTELNEWS.com | Aktivitas pemotongan bukit (cut and fill) diduga berlangsung tanpa mengantongi izin lengkap di wilayah Kecamatan Nongsa, tepatnya di Kelurahan Batu Besar, dekat Jalan Walisongo, tidak jauh dari Perumahan Bida Asri 3, Kota Batam, Senin (2/3/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat sejumlah alat berat beroperasi serta truk pengangkut tanah hilir mudik keluar masuk area proyek. Tanah hasil pengerukan tersebut diduga diangkut untuk kepentingan penimbunan di lokasi lain.

Namun, aktivitas tersebut berlangsung tanpa adanya papan informasi proyek yang lazim dipasang sebagai bentuk keterbukaan publik. Papan proyek biasanya memuat informasi mengenai nama kegiatan, pelaksana proyek, hingga dasar perizinan yang dimiliki.

Ketiadaan papan proyek tersebut memunculkan tanda tanya terkait legalitas kegiatan, khususnya mengenai dokumen lingkungan seperti Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) maupun dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL), serta izin cut and fill yang menjadi prasyarat dalam kegiatan pematangan lahan.

Awak media sempat mencoba melakukan konfirmasi kepada salah satu penjaga di lokasi. Namun yang bersangkutan hanya menyebut nama seseorang yang akrab dipanggil “Acok” sebagai pihak yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media belum berhasil menghubungi pihak yang dimaksud guna memperoleh klarifikasi.

Sebagai langkah lanjutan, awak media akan berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi terkait, di antaranya BP Batam, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, serta dinas teknis lainnya untuk memastikan legalitas kegiatan, pengawasan, serta potensi dampak lingkungan dari aktivitas tersebut.

Regulasi yang Mengatur

Aktivitas pemotongan bukit dan pematangan lahan wajib mematuhi sejumlah ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain:

Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mengatur kewajiban setiap usaha dan/atau kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan untuk memiliki dokumen AMDAL atau UKL-UPL sebagai dasar persetujuan lingkungan.

Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mengatur mekanisme perizinan berusaha berbasis risiko serta kewajiban memiliki Persetujuan Lingkungan sebelum kegiatan dimulai.

Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Bangunan Gedung, yang mengatur kewajiban Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) serta Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR) sebagai bagian dari perizinan dasar sebelum pelaksanaan kegiatan konstruksi maupun pematangan lahan.

Selain itu, ketentuan tata ruang dan perizinan lahan di wilayah Batam juga berada di bawah kewenangan BP Batam sebagai pengelola lahan, termasuk terkait izin cut and fill serta rekomendasi teknis lainnya.

Apabila kegiatan pemotongan bukit dilakukan tanpa persetujuan lingkungan dan izin teknis yang sah, maka kegiatan tersebut berpotensi dikenakan sanksi administratif berupa penghentian kegiatan, denda, hingga sanksi pidana sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga saat ini, informasi yang diperoleh masih bersifat awal. Awak media akan terus melakukan penelusuran serta memuat hak jawab dari pihak-pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (*)

Bupati Pelalawan Hadiri Takhtimul Quran dan Buka Puasa Bersama di Masjid Al Hidayah

PELALAWANYUTELNEWS.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri,SM.,MM menghadiri kegiatan Takhtimul Quran dalam rangka memperingati Nuzulul Quran 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Masjid Al Hidayah Pangkalan Kerinci, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh pengurus masjid, tokoh agama, serta masyarakat yang bersama-sama mengikuti prosesi khatam Al-Qur’an sebagai bagian dari peringatan Nuzulul Quran di bulan suci Ramadan.

Dalam sambutannya, Bupati Pelalawan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus Masjid Al Hidayah yang telah mengundangnya untuk hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku bersyukur dapat bersilaturahmi dengan masyarakat sekaligus mengikuti kegiatan khatam Al-Qur’an di bulan Ramadan yang penuh berkah.

Bupati menuturkan bahwa bulan suci Ramadan merupakan bulan yang sangat mulia bagi umat Islam. Di bulan ini, Al-Qur’an diturunkan sebagai kitab suci yang menjadi pedoman hidup bagi umat manusia.
“Ramadan adalah bulan dari segala bulan, bulan yang mulia. Yang dibaca adalah Al-Qur’an, kitab yang sangat mulia, dan siapa yang membacanya tentu akan mendapatkan kemuliaan. Mudah-mudahan ini menjadi teladan bagi anak-anak kita. Siapa yang ingin mulia di dunia, bacalah Al-Qur’an, pelajari Al-Qur’an, insya Allah hidupnya akan dimuliakan oleh Allah.”ucapnya

Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan dirinya agar tetap istiqamah dalam menjalankan amanah sebagai pemimpin daerah, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Meski demikian, Bupati menegaskan komitmennya untuk tetap memastikan berbagai program dan kewajiban pemerintah daerah kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik, seperti memastikan bahwa gaji pegawai tetap dibayarkan, santunan anak yatim terus berjalan, layanan berobat gratis tetap tersedia, serta insentif bagi imam masjid dan guru ngaji benar-benar dibayarkan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan antara pemerintah daerah dan masyarakat.|| AS

Bupati Pelalawan H Zukri Bersama Baznas Dampingi Anak Yatim Belanja Pakaian Lebaran

PELALAWAN –  YUTELNEWS.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pelalawan mendampingi ratusan anak yatim berbelanja kebutuhan pakaian Lebaran Idul Fitri. Kegiatan tersebut berlangsung di Ramayana Pangkalan Kerinci, Sabtu (7/3/2026).

Sebanyak 467 anak yatim dari dua kecamatan, yakni Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Kecamatan Pelalawan, mengikuti kegiatan belanja kebutuhan Lebaran yang difasilitasi oleh Baznas Kabupaten Pelalawan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Pelalawan H. Zukri didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan T. Zulfan, Ketua Baznas Pelalawan Karmani, Camat Pangkalan Kerinci, Camat Pelalawan, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mereka turut mendampingi para anak yatim memilih pakaian Lebaran di pusat perbelanjaan tersebut.

Bupati Zukri yang hadir bersama Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamrin serta unsur Forkopimda menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan berbagi kebahagiaan tersebut.

“Kita tidak hanya merayakan Idul Fitri dengan kebahagiaan pribadi, tetapi juga mengajak untuk berbagi kebahagiaan dengan sesama. Ini merupakan momen penting untuk saling membantu tanpa memandang suku, agama maupun golongan,” ujar Zukri.

Ia juga berpesan kepada Baznas Kabupaten Pelalawan agar senantiasa amanah dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, khususnya dalam membantu anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.

“Semoga Baznas terus istiqamah dalam membantu saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Bersama-sama kita ciptakan Pelalawan yang lebih peduli dan sejahtera,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan Karmani mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah melalui Baznas untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah kepada anak-anak yatim piatu, agar mereka juga bisa merasakan kebahagiaan menyambut hari raya seperti anak-anak lainnya,” katanya.

Ia menjelaskan, sebanyak 467 anak yatim dari Kecamatan Pangkalan Kerinci dan Kecamatan Pelalawan diberikan kesempatan untuk memilih sendiri pakaian Lebaran yang mereka inginkan di Ramayana Pangkalan Kerinci. Setiap anak mendapatkan anggaran belanja sebesar Rp400 ribu.

Menurutnya, kegiatan serupa juga akan dilaksanakan untuk kecamatan lainnya secara bertahap.

“Untuk kecamatan lain akan dilaksanakan pada hari dan tempat yang berbeda. Teknis pelaksanaannya akan diatur oleh Baznas, dan kegiatan ini dilaksanakan per dua kecamatan,” jelasnya.

Karmani menambahkan, anak-anak yatim yang mengikuti kegiatan tersebut terlihat sangat senang dan antusias saat memilih pakaian Lebaran.

“Meskipun mereka sudah tidak memiliki orang tua, kita berharap mereka tetap bisa merasakan kebahagiaan dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya.|| AS

Pangan Murah Diserbu Warga Serasan, Stok Ludes Hanya Dalam Hitungan Jam

NATUNAYUTELNEWS.com || Antusiasme warga Kecamatan Serasan dan Serasan Timur terlihat tinggi saat kegiatan penyediaan bahan pangan murah digelar di Kelurahan Serasan, Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hari tersebut langsung dipadati masyarakat yang ingin mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB itu menghadirkan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat. Warga tampak berbondong-bondong datang untuk membeli sejumlah bahan pangan yang dijual dengan harga lebih rendah dibandingkan harga yang beredar di pasaran.

Kehadiran program pangan murah tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama bulan Ramadhan. Sejumlah warga terlihat antre dengan tertib untuk memperoleh bahan pokok yang disediakan.

Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla melalui Kapolsek Serasan Iptu Agusnul Yaqin, S.Psi., M.H menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian aparat kepolisian bersama pihak terkait dalam membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk menjaga stabilitas harga pangan sekaligus meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama bulan suci Ramadhan.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau serta membantu menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Serasan,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut disediakan berbagai bahan kebutuhan pokok seperti beras SPHP kemasan 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta telur. Seluruh bahan pangan tersebut dijual dengan harga di bawah harga pasar.

Adapun harga yang ditawarkan antara lain beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp17.000 per liter, gula pasir Rp15.000 per kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kilogram, serta telur Rp56.000 per papan.

Tingginya minat masyarakat membuat seluruh stok bahan pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut habis terjual sebelum kegiatan berakhir. Bahkan dalam waktu kurang dari dua jam sejak dimulai, hampir seluruh bahan pokok yang tersedia sudah ludes dibeli warga.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap berjalan aman, tertib dan kondusif. Personel yang bertugas juga memastikan jalannya kegiatan berjalan lancar serta masyarakat dapat memperoleh pelayanan dengan baik.

Kegiatan penyediaan pangan murah ini diharapkan dapat terus dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan kehadiran aparat di tengah masyarakat, sekaligus membantu menjaga stabilitas ekonomi serta kesejahteraan warga, khususnya di wilayah Kecamatan Serasan dan sekitarnya.

Red: Darmansyah
Kabiro Natuna Yutelnews com

Polsek Serasan Gelar Gerakan Pangan Murah, Warga Serbu Bahan Pokok di Bulan Ramadhan

NATUNAYUTELNEWS.com || Upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan suci Ramadhan kembali dilakukan jajaran kepolisian di wilayah Kabupaten Natuna. Kali ini, Polsek Serasan menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung di Kelurahan Serasan, Kecamatan Serasan, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Serasan Iptu Agusnul Yaqin, S.Psi., M.H, bersama personel Polsek Serasan. Turut hadir pula unsur pemerintah kecamatan, Bhayangkari, serta masyarakat dari Kecamatan Serasan dan Serasan Timur yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla melalui Kapolsek Serasan Iptu Agusnul Yaqin menjelaskan bahwa kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian institusi kepolisian kepada masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban ekonomi warga selama bulan Ramadhan.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Serasan dan sekitarnya.

“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan selama bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut, berbagai bahan pokok disediakan untuk masyarakat, di antaranya beras SPHP kemasan 5 kilogram, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta telur. Seluruh komoditas tersebut dijual dengan harga di bawah harga pasar.

Adapun harga yang ditawarkan antara lain beras SPHP Rp58.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp17.000 per liter, gula pasir Rp15.000 per kilogram, tepung terigu Rp9.000 per kilogram, serta telur Rp56.000 per papan.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Antusiasme warga terlihat cukup tinggi sejak awal kegiatan dimulai. Banyak warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih hemat.

Bahkan, seluruh stok bahan pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut habis terjual sebelum kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB.

Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif. Aparat kepolisian bersama unsur terkait juga memastikan kegiatan berjalan lancar serta tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung stabilitas ekonomi serta kesejahteraan warga, khususnya di wilayah Kabupaten Natuna.

(Bani)

Bupati Meranti Asmar Bagikan 1.800 Takjil Ramadan di Tiga Titik Kota Selatpanjang

YUTELNEWS.com |Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, membagikan sebanyak 1.800 paket takjil kepada masyarakat dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan, Jumat (06/03/2026).

Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung di Simpang Jalan Pramuka tersebut kemudian dialihkan ke Simpang Masjid Mujahidin, Jalan Banglas Simpang Dorak.

Takjil yang dibagikan kepada masyarakat terdiri dari bubur kacang hijau, kurma, dan mi goreng. Pembagian dilakukan di tiga titik berbeda, yakni di Simpang Masjid Mujahidin Jalan Banglas Simpang Dorak, Jalan Merdeka depan Satuan Lalu Lintas, serta di Jalan Alahair Simpang Imam Bonjol.

Selain berbagi takjil, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat yang melintas.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Asmar juga mengimbau masyarakat agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan agar suasana tetap kondusif.

Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan bersama awak media untuk berbagi sedikit dari apa yang kita miliki kepada masyarakat. Semoga ini bisa bermanfaat dan semakin mempererat kebersamaan kita,” ujarnya.

Kegiatan pembagian takjil tersebut disambut antusias oleh masyarakat yang melintas di sejumlah titik pembagian. Warga terlihat antusias menerima paket takjil yang dibagikan menjelang waktu berbuka puasa (Bom)

Anggota DPRD Kepri Tinjau Kembali Perizinan Proyek SPBU Turbion di Kabil

YUTELNEWS.com /DPRD Kepri Wahyudi tinjau kembali Proyek SPBU Turbion di Kelurahan Kabil, Nongsa. Jumat (6/3/26).

Informasi yang dihimpun bawah Pengelolanya disebut Majesty Group. Wahyudi mengatakan bahwa di lokasi tersebut sering Kebanjiran.

“Ini sering banjir walaupun sehari tentu dampaknya luar biasa bagi masyarakat. Tahun lalu pernah terjadi banjir, baik yang ke jakarta, ke tanjung pinang terhambat karena banjir. Makanya kami kordinasi terkait AMDAL,” Katanya.

Bagian Staf Majesty Turbion saat di Jumpai menjanjikan 2 Minggu ke depan terkait Perizinan Proyek tersebut, baik itu AMDAL dan IMB.

“Nanti kami sampaikan penjelasan atas pertanyaannya, satu atau dua minggu ke depan. Sebab kami akan teruskan pertanyaan ini kepada bagian terkait, “ ujar perempuan itu di loby Majesty Group, Kamis (5/3/2026).

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih melakukan konfirmasi lanjutan. /Tim

Bersambung..

Apresiasi Atlet Berprestasi, Kang DS Berikan “Kadeudeuh” bagi Peraih Medali FORNAS VIII NTB 2025

BANDUNG — YUTELNEWS.com// Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna menyerahkan uang “kadeudeuh” kepada para atlet dan pelatih peraih medali pada ajang Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VIII Nusa Tenggara Barat 2025. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada para penerima di Gedung Mohamad Toha, Soreang, Jumat (6/3/2026).

Sebanyak 30 atlet dan pelatih secara simbolis menerima uang kadeudeuh pada kesempatan tersebut. Mereka adalah 14 peraih medali emas, 9 peraih medali perak, dan 7 peraih medali perunggu.

Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung, Emma Dety Permanawati dalam laporannya menyampaikan bahwa Kabupaten Bandung menjadi penyumbang medali terbanyak bagi Jawa Barat pada ajang FORNAS VIII. Prestasi tersebut turut mengantarkan Jawa Barat kembali menjadi juara umum di tingkat nasional.

“Pada ajang FORNAS VIII NTB 2025, Kabupaten Bandung berhasil meraih 26 medali emas, 15 medali perak, dan 19 medali perunggu. Atas capaian tersebut, Kabupaten Bandung juga mendapat penghargaan langsung dari Gubernur Jawa Barat sebagai kabupaten penyumbang medali terbanyak,” ujar Emma.

Ia menegaskan, capaian tersebut menjadi bukti bahwa olahraga masyarakat di Kabupaten Bandung terus tumbuh, berkembang, dan mampu melahirkan prestasi. Emma juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bandung atas dukungan dan kebijakan yang diberikan kepada para atlet dan pelatih.

“Ini merupakan bentuk apresiasi dari Bupati Bandung kepada para pegiat olahraga masyarakat. Mudah-mudahan meskipun ada penyesuaian anggaran, uang kadeudeuh bagi atlet dan pelatih berprestasi tetap dapat dipertahankan karena ini menjadi kebanggaan bagi para pegiat olahraga masyarakat,” tambahnya.

Selain itu, Emma juga menyampaikan rencana kegiatan Bandung Bedas Community Sport yang akan digelar pada April mendatang dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-385. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ajang bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta menjadi bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.

Pada kesempatan yang sama, Emma juga memaparkan hasil pengukuran partisipasi olahraga masyarakat yang dilakukan pada Oktober hingga Desember 2025. Hasilnya menunjukkan ada lima kecamatan dengan tingkat partisipasi olahraga masyarakat tertinggi, yaitu Kecamatan Margahayu (86,6%), Kecamatan Cimaung (83,3%), Kecamatan Kutawaringin (76,1%), Kecamatan Cimenyan (71,6%), dan Kecamatan Cilengkrang (64,4%).

Bupati Bandung, Dadang Supriatna dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada KORMI Kabupaten Bandung yang dinilai mampu menjaga kekompakan serta konsisten dalam membina dan mendukung para penggiat olahraga masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi KORMI Kabupaten Bandung, bukan hanya ketuanya, tetapi seluruh jajaran yang telah kompak, solid, dan terus mendukung para penggiat serta atlet olahraga masyarakat di Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Bupati yang akrab disapa Kang DS ini juga menyoroti meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga rekreasi yang dinilai berdampak positif bagi kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, keberadaan KORMI turut berkontribusi terhadap peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung, khususnya melalui indikator angka harapan hidup yang berkaitan erat dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Melalui apresiasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bandung berharap semangat para atlet dan pelatih olahraga masyarakat terus terjaga, sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat untuk aktif berolahraga dan menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat.




Yans.

LSM Penjara Indonesia Soroti Judi Gelper di Desa Kesuma, Siap Laporkan ke Pihak Berwenang

PelalawanYUTELNEWS.com
Aktivitas yang diduga sebagai praktik perjudian jenis meja gelper ditemukan beroperasi di wilayah Desa Kesuma, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat, permainan tersebut terlihat melibatkan sejumlah orang yang berkumpul di sekitar meja permainan dengan menggunakan koin atau chip sebagai alat permainan yang telah di beli dengan sejumlah uang dan memiliki unsur taruhan. Selasa, (4/2/2026).

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada malam hari sekitar pukul 22.00 WIB hingga 23.00 WIB. Pada waktu tersebut, sejumlah pemain tampak memainkan mesin atau meja gelper yang diduga beroperasi secara terbuka di sebuah lokasi yang dijadikan tempat berkumpulnya para pemain judi.

Berdasarkan informasi yang diterima media, terdapat empat titik lokasi yang disebut menjadi tempat beroperasinya meja gelper di wilayah Desa Kesuma, yakni Pasar Bukit Kesuma KM 60, Sumedang, Bukit Horas, dan Lestari. Aktivitas tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan sering ramai pada malam hari, sehingga menimbulkan perhatian serta keresahan dari sebagian masyarakat sekitar.

“Itu datang saja Bang, ditempat-tempat itu terbuka saja mereka sepertinya tidak takut aparat, karena pemilik meja gelper itu mungkin ada saudaranya Polisi dan orang-orang besar. Padahal sudah lama bermain judi mereka seperti di Pasar Bukit Kesuma KM 60, Sumedang, Bukit Horas, dan Lestari,” ujar salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Secara hukum, permainan gelper yang memiliki unsur taruhan uang dapat dikategorikan sebagai perjudian sebagaimana diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 303. Dalam pasal tersebut dijelaskan bahwa setiap orang yang dengan sengaja menyelenggarakan, memberi kesempatan, atau turut serta dalam permainan judi dapat dikenakan pidana penjara hingga 10 tahun atau denda sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait informasi tersebut, tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Polsek Pangkalan Kuras guna meminta klarifikasi dan langkah penindakan terhadap dugaan aktivitas perjudian tersebut. Namun hingga berita ini diterbitkan, Kapolsek Pangkalan Kuras, Rinaldi Parlindungan, SH, belum memberikan tanggapan resmi terkait informasi yang telah disampaikan.

Jhon Hendra W Purba selaku Sekretaris DPD LSM Penjara Indonesia Provinsi Riau menilai bahwa aktivitas yang diduga mengarah pada praktik perjudian tersebut perlu mendapatkan perhatian serius dari aparat penegak hukum.

“Terus pantau perkembangan situasi di lapangan dan kami segera melaporkan dugaan aktivitas perjudian yang kerap terjadi di wilayah tersebut kepada pihak berwenang yang lebih tinggi agar penegakan hukum dapat berjalan maksimal dan praktik yang diduga melanggar hukum tidak lagi terjadi tanpa pengawasan,” tegas Jhon Purba.

Editor : EDM

Pipin Zaenal Arifin Resmi Pimpin Kecamatan Ibun, Siap Perkuat Kolaborasi dan Pelayanan Masyarakat

BandungYUTELNEWS.com// Pemerintah Kecamatan Ibun menggelar acara pisah sambut Camat Ibun yang berlangsung khidmat di Ruang Rapat Lantai II Kantor Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung.pada Jum’at (06/03/2026).

Kegiatan tersebut juga berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, sehingga terasa lebih penuh kebersamaan dan kekhidmatan.

Acara ini menjadi momen perpisahan bagi camat sebelumnya, Agus Rustandi, S.Ip., sekaligus penyambutan bagi Camat Ibun yang baru, Pipin Zaenal Arifin, S.Ip., M.Si., yang kini resmi mengemban amanah memimpin wilayah Kecamatan Ibun.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pemerintah kecamatan, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta unsur Forkopimcam yang turut memberikan apresiasi atas pengabdian camat sebelumnya sekaligus menyampaikan dukungan kepada camat yang baru.

Dalam sambutannya, Agus Rustandi menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama menjabat sebagai Camat Ibun.
Ia menuturkan bahwa berbagai program pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan baik berkat kerja sama dan sinergi seluruh unsur di Kecamatan Ibun.

“Terima kasih atas kebersamaan, dukungan, serta kerja sama yang telah terjalin selama saya bertugas di Kecamatan Ibun. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan Ibun semakin maju ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Ibun yang baru, Pipin Zaenal Arifin, menyampaikan bahwa amanah yang diembannya merupakan tanggung jawab besar yang membutuhkan dukungan dari seluruh jajaran pemerintahan serta masyarakat.

Ia menekankan pentingnya komunikasi, kolaborasi, serta partisipasi masyarakat dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah, termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Amanah ini tentu tidak ringan, namun saya percaya dengan komunikasi dan kolaborasi yang baik bersama seluruh jajaran serta masyarakat, berbagai program dapat berjalan dengan optimal,” kata Pipin.

Selain itu, Pipin juga menegaskan komitmennya untuk turun langsung ke lapangan guna melihat berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di wilayah Kecamatan Ibun.

“Saya ingin langsung melihat kondisi di lapangan, mendengar keluhan masyarakat, serta mencari solusi bersama agar pembangunan dan pelayanan di Kecamatan Ibun dapat berjalan lebih baik,” tambahnya.

Acara pisah sambut yang berlangsung di bulan suci Ramadan ini berjalan dalam suasana penuh keakraban.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian cenderamata kepada camat sebelumnya serta sesi foto bersama sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian Agus Rustandi selama memimpin Kecamatan Ibun.



Yans.

TKD Kabupaten Bandung Berkurang Sekitar Rp1 Triliun, Kang DS: Program Insentif Guru Ngaji Tetap Full Rp109 Miliar

BANDUNGYUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna kembali melaksanakan agenda rutin Jumat Keliling atau Jumling di Masjid Al Jumhuriah Kampung Pasar Baru RT 05/RW 03 Desa Majakerta Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung,pada Jumat (06/03/2026).

Kegiatan Jumling Bupati Bandung ini sebagai ajang silaturahmi dengan para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan unsur pemerintahan setempat, serta para pihak lainnya.

Didampingi para pimpinan/kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna turut memberikan santunan kepada anak-anak yatim di masjid tersebut.

Bupati Kang DS mengatakan bahwa pelaksanaan Jumat Keliling ini dalam rangka silaturahmi dengan masyarakat Kabupaten Bandung.

“Melaksanakan silaturahmi melalui Jumling ini adalah kebiasaan saya sejak menjadi Kepala Desa Tegalluar. Saat jadi kepala desa tahun 1998 tidak berhenti Jumat Keliling, Pengajian Keliling, termasuk Tarawih Keliling tiap malam,” kata Kang DS, saat sambutan di hadapan para jamaah.

Namun karena sekarang menjabat Bupati Bandung, Kang DS mengungkapkan bahwa belum semua masjid jami se-Kabupaten Bandung didatanginya untuk melaksanakan kegiatan Jumling. Di Kabupaten Bandung mencapai sekitar kurang lebih 7.000 masjid jami.

Saat melaksanakan Jumling, Bupati Kang DS memberikan bantuan untuk pemeliharaan Masjid Jami Jumhuriah sebesar Rp250 juta.

“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat. Yang paling utama, makmurkan ini masjid supaya kesehatan batiniahnya terjamin. Sehat tak cukup secara fisik saja, yang paling penting sehat bathin. Kalau sehat bathin, insya Allah tidak akan sakit,” ujarnya.

Secara kesehatan, kata Kang DS, sekitar 90 persen penyakit berasal dari pikiran, dan 10 persen karena kondisi badan kurang stabil.

“Maka masjid ini salah satu tempat syiar dan diharapkan dapat meningkatkan kemakmuran masjid,” katanya.

Kang DS mengungkapkan menjabat Bupati Bandung berpasangan dengan Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb periode kedua tahun 2025-2030 baru setahun, tepatnya setelah 20 Februari 2025 dilantik.

“Seja lapor kepada masyarakat melalui Jumat Keliling, alhamdulillah visi misi dari 57 rencana aksi sudah terealisasi 74 persen. IPM meningkat, terutama di bidang keagamaan. Program guru ngaji atau insentif guru ngaji walaupun TKD (Transfer Ke Daerah) Kabupaten Bandung berkurang sekitar Rp1 triliun, tapi insya Allah insentif guru ngaji tetap full Rp109 miliar per tahun,” jelasnya.

Menurutnya, besaran anggaran insentif guru ngaji itu untuk 17.000 kuota guru ngaji, namun yang baru terdaftar sekitar 15.800 guru ngaji.

“Semuanya sudah diberikan insentif guru ngaji setiap bulannya. Berupa uang Rp350.000/bulan, dan dibagikan tiga bulan sekali. Ditambah BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Apabila kecelakaan dijamin, kemudian meninggal dunia ada jaminan kematian Rp42 juta. Kalau sudah tiga tahun kepesertaannya dan meninggal dunia ditambah Rp174 juta untuk ahli warisnya untuk melanjutkan kuliah,” ujarnya.

Kang DS turut menyampaikan program keagamaan yaitu BESTI atau Beasiswa Ti Bupati. Lahirnya program BESTI ini, katanya, sebelumnya banyak anak-anak yang berprestasi yang cerdas, hafal Al-Quran, tapi tidak bisa melanjutkan kuliah.

“Kenapa? Karena orang tuanya tidak ada kemampuan. Maka dari mulai saya terpilih jadi Bupati Bandung sampai hari ini tetap untuk Beasiswa Ti Bupati akan kita lanjutkan. Tahun ini kita siapkan 250 calon mahasiswa,” ujarnya.

Kang DS menyampaikan apabila ada anak-anak berprestasi dan cerdas, tapi secara ekonomi keluarganya tidak mampu segera daftarkan ke Kabag Kesra atau melalui langsung aplikasi yang sudah disiapkan oleh Pemkab Bandung.

“Insya Allah, saya ingin setiap tahun naik sampai 500 calon mahasiswa melalui program BESTI ini,” harapnya.

Salah satunya didorong oleh program BESTI ini, Kang DS menyebutkan IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Kabupaten Bandung meningkat. IPM Kabupaten Bandung tahun 2025 capai 75,58 poin.

“Yang mempengaruhi IPM itu ada tiga indikator. Pertama, indikator kesehatan, ternyata rata-rata lama hidup masyarakat Kabupaten Bandung 75,70 tahun,” ungkapnya.

Menurutnya, kenapa mereka sehat dan rata-rata lama hidup masyarakat Kabupaten Bandung meningkat karena dipengaruhi kehidupan yang sehat. Sehat lahir sehat bathin. Sehat secara sosial, sehat secara finansial.

Kedua indikator pendidikan rata-rata lama sekolah Kabupaten Bandung 9,40 tahun.

“Program PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) setiap tahun 50.000 orang,” katanya.

Ketiga, indikator daya beli dengan rata-rata Rp11.683.000 per kapita.

“Masih di bawah, maka kita dorong. Program MBG (Makan Bergizi Gratis) dijadikan suatu ekonomi kerakyatan, kemudian program KDKMP (Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih). Diharapkan melalui program strategis nasional ini bisa mencerdaskan anak bangsa kita untuk menuju Indonesia Unggul di 2045,” ungkapnya.**


Yans.

Arogan Oknum Staf KORMI Kabupaten Bandung (AF), Lecehkan Wartawan ,Sudah Membentak, Periksa Identitas Insan Jurnalis

BandungYUTELNEWS.com // Lagi -Lagi Seorang Jurnalis yang mengantongi Id Card jenjang muda Dewan Pers dan tersertifikasi oleh Dewan Pers mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari seorang oknum yang Mengaku staf Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Bandung berinisial (AF), pada Jum’at (06/03/2026)

Insiden tersebut memicu kemarahan kalangan jurnalis karena dinilai tidak hanya menyerang individu, tetapi juga merendahkan profesi pers secara terbuka.

Peristiwa itu terjadi usai kegiatan KORMI yang digelar KORMI Kabupaten Bandung. Saat itu sejumlah wartawan mencoba melakukan konfirmasi terkait kegiatan yang baru saja berlangsung.

Namun situasi justru berubah menjadi perdebatan setelah oknum staf KORMI tersebut melontarkan pernyataan yang dinilai arogan dan merendahkan profesi wartawan.

Di hadapan beberapa jurnalis, AF menyatakan bahwa pihaknya tidak mengundang wartawan dalam kegiatan tersebut karena lebih memilih publikasi melalui media sosial.

“Kami tidak mengundang wartawan karena kami lebih fokus di media sosial,” ujarnya dengan nada tinggi.

Pernyataan tersebut memicu reaksi dari wartawan yang berada di lokasi. Salah seorang jurnalis berinisial H kemudian menanyakan maksud dari ucapan tersebut.

Namun bukannya memberikan penjelasan yang profesional, AF justru melontarkan kalimat yang dinilai melecehkan.

Dengan nada keras dan membentak, AF mempertanyakan kapasitas H sebagai wartawan.

“Sudah berapa lama jadi wartawan, jangan jangan wartawan bodrek” Saya juga dari media,” dengan nada songong

Tidak berhenti di situ, AF juga menantang dan mempertanyakan legitimasi keanggotaan kewartawanan milik H.

“Coba lihat, mana Kartu Tanda Anggota (KTA) nya”, ejeknya

Untuk membuktikan identitasnya, H kemudian memperlihatkan kartu identitas wartawan yang dimilikinya serta menunjukkan ID Card Wartawan Jenjang Muda yang telah terverifikasi dan tersertifikasi oleh Dewan Pers.

Namun respons AF justru kembali memicu ketersinggungan.

“Kartu seperti ini mah bisa dibuat sendiri,” katanya dengan nada meremehkan.

Ucapan tersebut sontak memicu kecaman dari kalangan jurnalis. Sikap yang ditunjukkan oknum staf KORMI tersebut dinilai tidak mencerminkan etika komunikasi lembaga publik serta berpotensi mencederai kemitraan antara organisasi masyarakat dengan insan pers.

Sejumlah wartawan bahkan menilai pernyataan tersebut merupakan bentuk pelecehan terhadap profesi jurnalis yang dilindungi oleh undang-undang.

Para jurnalis pun mendesak pimpinan KORMI Kabupaten Bandung untuk segera mengambil sikap tegas terhadap oknum stafnya tersebut.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Bandung dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bandung (Dispora) juga diminta tidak tinggal diam dan segera melakukan evaluasi terhadap pola komunikasi serta kemitraan lembaga olahraga masyarakat dengan media.

“Ini bukan persoalan sepele. Jika profesi wartawan yang sudah tersertifikasi saja dilecehkan secara terbuka, ini menjadi preseden buruk bagi hubungan antara lembaga publik dan pers,” ujar salah satu jurnalis yang berada di lokasi kejadian.

Kalangan jurnalis juga mendesak agar AF menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Jika tidak ada klarifikasi maupun permintaan maaf, sejumlah wartawan menyatakan siap membawa persoalan ini ke organisasi pers serta melaporkannya kepada Dewan Pers.

Kasus ini kembali menegaskan pentingnya penghormatan terhadap profesi pers sebagai salah satu pilar demokrasi, sekaligus menjadi pengingat bahwa sikap arogan terhadap jurnalis di ruang publik tidak dapat dibenarkan.****



YN.

Diminta Intelpom 1/ I Pematang Siantar dan Korem 022 PT. Tangkap Bandar Sabu Bernama Sekar di Dusun Karang Sari Desa Sisumut Labusel

YUTELNESW.com
Labusel//Sumut
Masyarakat resah dengan ada nya Aktivitas peredaran narkoba perusak di lokasi sebagai transaksi narkoba jenis sabu disebut sangat berkuasa berlangsung di Dusun Karang Sari, Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Ironisnya, dugaan aktivitas peredaran narkoba tersebut terpantau terjadi pada bulan Ramadhan.

Pada hari jum’at (6/3/2026), pantauan awak media di lapangan menunjukkan adanya aktivitas yang mencurigakan mengarah terhadap transaksi sabu. Beberapa orang terlihat datang dan pergi dari sebuah lokasi yang diduga menjadi titik tempat peredaran. Narkoba sehingga Pergerakan tersebut berlangsung secara bergantian dalam waktu relatif singkat.

Sejumlah warga menyebut,sala satu seorang bernama sekar menjadi bandar sabu dalam aktivitas tersebut. Namun hingga kini, informasi tersebut masih dugaan masyarakat dan belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum.

Maka kami masyarakat meminta kepada Komandan intelpom 1/I pematang siantar agar memerintah kan anggota nya yang bertugas di 3 kabupaten Labuhanbatu raya.dan kami masyarakat agar intelrem 022 Pantai Timur dan satnarkoba polres Labuhanbatu selatan agar menindak tegas bandar sabu yang bernama sekar. Sehingga banyak nya
Orang yang keluar masuk seperti antre. Kami khawatir karena ini sudah lama terjadi. Apalagi sekarang bulan Ramadhan, seharusnya suasana lebih kondusif,” ujar salah satu warga yang meminta nama nya dirahasiakan.

Masyarakat mengaku sangat resah karena aktivitas tersebut dinilai berlangsung cukup terbuka bebas dan seolah tanpa hambatan. Mereka mempertanyakan pengawasan serta langkah penindakan terhadap peredaran narkoba di wilayah dusun.karang sari Desa.sisumut kecamatan, Labuhanbatu selatan

“Kalau memang ini melanggar hukum, kami berharap intelpom 1/ I pematang siantar dan intelrem 022 PT segera ditindak. Jangan sampai masatarakat bertindak dengan kasar. Sehingga merusak generasi anak bangsa,” tambah warga lainnya.

Peredaran narkoba dinilai berpotensi menimbulkan dampak sosial yang serius, mulai dari meningkatnya tindak kriminal hingga rusaknya ketertiban lingkungan. Terlebih di bulan Ramadhan, kami masyarakat berharap suasana ibadah agar tidak terganggu oleh aktivitas yang sangat meresahkan.

Sehingga berita ini ditayang, kan belum juga ada pernyataan resmi dari pihak aparat kepolisian terkait dugaan aktivitas transaksi sabu tersebut. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada aparat berwenang guna memperoleh keterangan lebih lanjut.

Masyarakat dusun Karang Sari desa sisumut berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan kebenaran informasi tersebut dan mengambil tindakan sesuai aturan hukum yang berlaku di Republik Indonesia ini

Tim

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.