You Tell News

H. Uka dan Siti Eni Nuraeni dari UKA Group Ucapkan Selamat Idhul Adha 1447 H: Semangat Berkurban, Berbagi, dan Mempererat Persaudaraan

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,H. Uka bersama Siti Eni Nuraeni, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idhul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada tanggal 10 Dzulhijjah. Lewat pesan kebersamaan yang hangat dan penuh makna ini, keduanya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan momen suci ini sebagai sarana menebar kebaikan, melatih keikhlasan berbagi rezeki, dan memperkokoh ikatan persaudaraan antar sesama. Selasa ( 26/5/2026 )

Mengusung pesan “Selamat Hari Raya Idhul Adha, Minal Aidzin Walfaidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin”, H. Uka dan Siti Eni Nuraeni menyampaikan bahwa Idhul Adha bukan sekadar tradisi ibadah semata, melainkan bukti nyata ketaatan kepada Allah SWT serta wujud kasih sayang tulus kepada sesama manusia. Menurut keduanya, inti dari perayaan kurban terletak pada semangat pengorbanan, keikhlasan memberi, dan kebahagiaan yang tumbuh saat mampu meringankan beban orang lain — nilai luhur yang senantiasa dijunjung tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.

“Idhul Adha mengajarkan kita makna sejati berbagi. Berkurban bukan hanya soal menyembelih hewan, namun lebih dari itu, ‘menyembelih’ sifat egois dan rasa mementingkan diri sendiri dalam hati kita, lalu meluaskan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan. Nilai inilah yang selalu kami pegang teguh: tumbuh berkembang bersama, saling mendukung, dan senantiasa berusaha bermanfaat bagi masyarakat luas,” tegas H. Uka didampingi Siti Eni Nuraeni.

Keduanya yang dikenal peduli terhadap kemajuan dan kesejahteraan masyarakat ini juga menegaskan bahwa keharmonisan dan kekuatan sebuah daerah terletak pada rasa persaudaraan yang kuat antarwarga. Kebersamaan dan rasa saling percaya itulah yang menjadi modal utama untuk terus berbuat kebaikan, bertumbuh, dan aktif berkontribusi memajukan lingkungan sekitar.

“Di momen yang penuh berkah dan kemuliaan ini, kami juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan semua pihak. Apabila selama ini dalam tutur kata, perbuatan, maupun sikap kami terdapat hal yang kurang berkenan, baik yang disengaja maupun tidak, kami mohon dimaafkan sepenuh hati. Kami berkomitmen untuk terus berbenah diri dan berbuat lebih baik lagi ke depannya,” tambah Siti Eni Nuraeni dengan penuh kerendahan hati.

Menutup pesannya, H. Uka dan Siti Eni Nuraeni mendoakan agar segala ibadah, pengorbanan, dan kebaikan yang dilaksanakan pada Hari Raya Idhul Adha ini diterima oleh Allah SWT. Semoga momen suci ini membawa keberkahan melimpah, kedamaian hati, persatuan yang semakin kokoh, serta kesuksesan yang terus mengalir bagi seluruh masyarakat dan bangsa Indonesia.

“Selamat Hari Raya Idhul Adha 1447 H. Mari kita hidupkan semangat berkurban, rajin berbagi kebaikan, dan selalu mempererat persaudaraan di mana pun berada. Semoga kita senantiasa diberkahi Allah SWT, dilindungi dari segala marabahaya, dan diberikan kemudahan dalam setiap langkah kebaikan. Sukses bersama, berkah bersama!” tutup keduanya penuh harap dan makna mendalam.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Menjelang Idul Adha, Diminta Aktivitas Gelper di SNL Tj. Uma Dihentikan

YUTELNEWS.com /Aktivitas Gelanggang Permainan (Gelper) jenis ketangkasan di Sky Game yang berlokasi di lantai 2 SNL Food Tanjung Uma kecamatan Lubuk Baja Kota Batam sudah sepatutnya menjadi perhatian DPM –PTSP Provinsi Kepulauan Riau bersama Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya pihak Kepolisian Polda Kepri untuk memastikan dokumen perizinannya hingga tidak adanya unsur judi dalam permainan tersebut.

Dari pantauan dan investigasi media ini beberapa waktu yang lalu di gelanggang permainan Sky Game, bahwa lokasi tersebut dipenuhi ratusan berbagai jenis mesin gelper, antara lain mesin tembak ikan, Jacpot, Game Spinner dan Doraemon yang dipadati para pemain dari orang dewasa hingga anak – anak.

Sementara itu, Salah seorang sumber media ini yang enggan dipublikasikan namanya mengatakan, Bahwa gelper Sky Game masih hitungan bulan buka, namun saya lihat ini yang terbesar di Kota Batam.

“Kita berharap kepada DPM-PTSP Provinsi Kepri dan pihak Kepolisian Polda Kepri segera meninjau langsung terkait perizinannya, sehingga tidak menimbulkan opini di tengah – tengah masyarakat nantinya”Ucapnya pada media ini.

Ironisnya, di lokasi tersebut tidak adanya ruangan khusus tempat merokok, sehingga akan berdampak bagi pemain tidak perokok, kususnya kepada anak – anak saat di bawa orang tuanya menikmati permainan gelper tersebut.

Hingga berita ini dipublish, Diminta Kepala DPM-PTSP Provinsi Kepulauan Riau, Kabid Humas Polda Kepri, Pemko Batam, dan juga Wakil Rakyat untuk menutup Arena tersebut menjelang bulan Idul Adha. /Tim

Ketua Rw Sumiati Bersama Keluarga Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pererat Kebersamaan Bangun Daerah Penuh Berkah

KAB. BANDUNG – YUTELNEWS.com// Menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Ketua Rw 17 cijagra sekaligus Manager “Mia Geboy ” beserta keluarga menyampaikan ucapan selamat dan doa tulus bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung, hususnya Cijagra. Selasa siang, 26 Mei 2026. ” Momen suci ini ia jadikan pengingat untuk terus mempererat kebersamaan demi membangun daerah yang lebih maju dan penuh berkah.

Dalam pesannya, Sumiati menyebutkan bahwa Idul Adha bukan hanya sekadar perayaan, namun momen istimewa untuk meneladani nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang menjadi inti ajaran agama. ” Semangat berkurban, menurutnya, harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu dengan saling berbagi, menolong sesama, dan memperkuat ikatan persaudaraan tanpa memandang perbedaan.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Mari kita jadikan momen yang mulia ini sebagai sarana mempererat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian antarwarga. ” Dengan semangat berkurban dan saling mendukung, mari kita bergandengan tangan membangun daerah yang tidak hanya maju dari sisi pembangunan, tetapi juga tumbuh menjadi daerah yang penuh keberkahan, kesejahteraan, dan kedamaian bagi seluruh warganya,” ujar Sumiati dalam pernyataannya.

Ia juga berharap, dengan bertambahnya keimanan dan ketakwaan setelah melewati masa ibadah, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dapat semakin kompak dalam memajukan berbagai sektor kehidupan di Kabupaten Bandung. Nilai kebersamaan yang ditanamkan lewat perayaan Idul Adha diharapkan menjadi pondasi kokoh dalam mewujudkan cita-cita daerah yang aman, sejahtera, dan bermartabat.

Ucapan ini disampaikan Sumiati , sebagai wujud kedekatan dan perhatiannya terhadap masyarakat, sekaligus mengajak semua pihak untuk menjaga kerukunan sebagai kunci utama kemajuan daerah ke depannya.

Yans.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Dadang Hemayana S.IP: Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, Pererat Kebersamaan Bangun Daerah Penuh Berkah

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bandung,Fraksi PKB Dadang Hemayana A.md, S.IP, menyampaikan ucapan selamat dan doa tulus bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bandung. Selasa siang, 26 Mei 2026. Momen suci ini ia jadikan pengingat untuk terus mempererat kebersamaan demi membangun daerah yang lebih maju dan penuh berkah.

Dalam pesannya, Dadang Hemayana menyebutkan bahwa Idul Adha bukan hanya sekadar perayaan, namun momen istimewa untuk meneladani nilai-nilai pengorbanan, keikhlasan, dan kepedulian sosial yang menjadi inti ajaran agama. ” Semangat berkurban, menurutnya, harus diterjemahkan menjadi tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, yaitu dengan saling berbagi, menolong sesama, dan memperkuat ikatan persaudaraan tanpa memandang perbedaan.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Mari kita jadikan momen yang mulia ini sebagai sarana mempererat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian antarwarga. Dengan semangat berkurban dan saling mendukung, mari kita bergandengan tangan membangun Kabupaten Bandung yang tidak hanya maju dari sisi pembangunan, tetapi juga tumbuh menjadi daerah yang penuh keberkahan, kesejahteraan, dan kedamaian bagi seluruh warganya,” ujar Dadang Hemayana dalam pernyataannya.

Ia juga berharap, dengan bertambahnya keimanan dan ketakwaan setelah melewati masa ibadah, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dapat semakin kompak dalam memajukan berbagai sektor kehidupan di Kabupaten Bandung. Nilai kebersamaan yang ditanamkan lewat perayaan Idul Adha diharapkan menjadi pondasi kokoh dalam mewujudkan cita-cita daerah yang aman, sejahtera, dan bermartabat.

Ucapan ini disampaikan Dadang Hemayana S.IP sebagai wujud kedekatan dan perhatiannya terhadap masyarakat, sekaligus mengajak semua pihak untuk menjaga kerukunan sebagai kunci utama kemajuan Kabupaten Bandung ke depannya.

Yans.

Bupati Sukabumi H. Asep Japar Ucapkan Selamat Idhul Adha 1447 H: Momen Berkurban, Berbagi, dan Menebar Berkah untuk Semua

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idhul Adha 1447 Hijriah bertepatan tahun 2026 Masehi, untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi. Dalam pesan yang penuh kehangatan dan makna mendalam ini, ia mengajak seluruh warga menjadikan perayaan suci ini sebagai sarana mempererat persaudaraan, berbagi rezeki, dan menebar kebaikan di tengah keberagaman masyarakat.Selasa ( 26/5/2026 )

Mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Hajj ayat 34: “Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap rezeki yang telah dikaruniakan Allah kepada mereka berupa binatang ternak,” H. Asep Japar menegaskan bahwa ibadah Idhul Adha bukan sekadar tradisi semata. Lebih dari itu, ini adalah wujud nyata ketaatan kepada Sang Pencipta sekaligus bukti kasih sayang kita kepada sesama manusia, dengan cara berbagi apa yang kita miliki kepada mereka yang membutuhkan.

“Idhul Adha adalah momen berkurban, momen berbagi, dan momen penuh berkah. Di hari yang mulia ini, kita diajarkan arti pengorbanan sejati, keikhlasan memberi, serta kebahagiaan yang tumbuh saat kita bisa meringankan beban saudara kita. Nilai kurban tidak hanya ada pada hewan yang disembelih, tapi jauh lebih besar nilainya pada ketulusan hati yang ikhlas untuk berbagi,” ujar H. Asep Japar dengan nada penuh harap.

Pemimpin tertinggi di Kabupaten Sukabumi ini menekankan, semangat luhur Idhul Adha wajib dibawa ke dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai keikhlasan, kepedulian, dan persaudaraan harus tercermin dalam sikap saling membantu, menjaga kerukunan, dan bergotong royong membangun daerah. Menurutnya, kekuatan terbesar Sukabumi ada pada kebersamaan dan persatuan warganya.

“Mari kita jadikan Idhul Adha ini pengingat, bahwa kemajuan dan kebesaran daerah kita terletak pada rasa saling peduli dan kebersamaan kita. Semakin kita berbagi, semakin kokoh persatuan kita, dan semakin melimpah keberkahan yang kita rasakan bersama,” tegasnya.

Di akhir pesannya, H. Asep Japar mendoakan agar seluruh ibadah dan pengorbanan yang dilaksanakan tahun ini diterima Allah SWT, membawa kedamaian, kebahagiaan, dan kesejahteraan yang merata bagi seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi.

“Selamat Hari Raya Idhul Adha 1447 H / 2026 M. Semoga kita semua menjadi hamba yang pandai bersyukur, gemar berbagi, dan senantiasa diberkahi Allah SWT. Sukabumi maju, damai, dan sejahtera!” tutupnya penuh makna.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Teddy Setiadi Ucapkan Selamat Idhul Adha 1447 H: Pererat Kebersamaan, Bangun Sukabumi Penuh Berkah!

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idhul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat. Di momen suci yang penuh keagungan ini, ia mengajak warga untuk merayakan ibadah kurban bukan hanya sebagai tradisi, melainkan sarana mempererat tali persaudaraan, saling berbagi kebahagiaan, dan bersama-sama membangun Kabupaten Sukabumi yang makmur serta penuh keberkahan. Selasa ( 26/5/2026 )

Mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Kautsar ayat 2: “Maka kerjakanlah shalat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah),” Teddy menegaskan bahwa perintah ini memiliki makna yang sangat dalam. Ibadah kurban adalah wujud ketaatan kita kepada Tuhan, sekaligus bukti nyata kasih sayang kita kepada sesama manusia dengan cara berbagi rezeki dan meringankan beban mereka yang membutuhkan.

“Idhul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan dan kepedulian sejati. Hari ini kita belajar bahwa kebahagiaan akan terasa lebih lengkap saat kita bisa berbagi dengan orang lain, dan kekuatan kita akan semakin besar jika kita bersatu dalam kebersamaan. Mari kita jaga kerukunan, pererat persaudaraan, dan saling mendukung demi kebaikan bersama,” ujar Teddy Setiadi dengan nada hangat dan menyentuh hati.

Politisi muda ini menekankan, kebersamaan adalah kunci utama kemajuan daerah. Semangat gotong royong dan rasa persaudaraan yang kental menjadi modal berharga agar Sukabumi terus berkembang, damai, dan sejahtera. Tanpa persatuan, cita-cita mulia akan sulit dicapai, namun dengan kebersamaan, segala tantangan pasti bisa dilalui bersama.

Sebagai wakil rakyat yang diberi amanah, Teddy berjanji akan terus berjuang dan mengabdi sepenuh hati demi kepentingan masyarakat. “Saya ada di sini untuk mendengar aspirasi, berjuang mewujudkan keadilan, dan bekerja keras membawa kemajuan nyata bagi seluruh warga Kabupaten Sukabumi. Amanah ini akan saya jalankan dengan tanggung jawab penuh dan kejujuran,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Teddy mendoakan agar seluruh ibadah dan pengorbanan yang dilaksanakan pada hari raya ini diterima Allah SWT, serta membawa keberkahan, kedamaian, dan kebahagiaan yang melimpah bagi seluruh masyarakat.

“Selamat Hari Raya Idhul Adha 1447 H. Mari kita jadikan momen suci ini awal yang indah untuk semakin peduli, semakin bersatu, dan membangun Sukabumi yang penuh berkah. Semoga kita semua senantiasa dilindungi dan diberkahi Allah SWT,” tutupnya penuh harap.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Bojan Hodak Berhasil Cetak Sejarah Berikan Tiga Trofi Untuk Persib, Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan.

Bandung -YUTELNEWS.com// Persib memberi kabar mengejutkan di tengah euforia hattrick juara Liga di Indonesia. Sang arsitek di belakang kesuksesan yaitu pelatih kepala Persib Bojan Hodak resmi meninggalkan kursi pelatih.

Ini seiring dengan habisnya kontrak Bojan Hodak pada 31 Mei 2026. Namun bobotoh tak perlu khawatir karena Bojan Hodak tetap ada di Persib.

Pelatih asal Kroasia itu tidak sepenuhnya berpisah dengan klub dan akan menjalani peran baru sebagai Penasihat Teknis Persib.

Dalam pernyataan resminya, Persib mengumumkan Bojan Hodak meninggalkan kursi pelatih dan beralih menjadi Shareholder Group Technical Advisor.

“Setelah sukses membawa Persib mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi pelatih kepala dan kini akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor dan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang,” tulis Persib melalui akun Instagram resmi, Senin.

Pelatih berusia 55 tahun itu memilih melepas perannya di pinggir lapangan dan menerima tanggung jawab baru dalam pengembangan klub.

Posisi Shareholder Group Technical Advisor memiliki tugas menjembatani pemilik saham dengan tim serta berfokus pada strategi jangka panjang klub.

– Sudah Ada Pengganti

Seiring mundurnya Bojan, Persib bergerak cepat dengan menunjuk Igor Tolic sebagai pelatih kepala baru. Tolic yang sebelumnya menjabat asisten pelatih kini dipercaya memimpin tim utama Maung Bandung untuk musim mendatang.

“Setelah menjadi bagian dari perjalanan penuh prestasi #PERSIB, kini Igor Tolic akan naik memimpin sebagai pelatih kepala untuk melanjutkan warisan kesuksesan yang telah dibangun bersama,” tulis Persib.

Bojan Hodak menangani Persib sejak 2023 dan mencatatkan pencapaian gemilang selama tiga musim bersama klub. Di bawah arahannya, Persib sukses meraih gelar Liga Indonesia tiga musim beruntun, sekaligus menjadi tim pertama yang mencatatkan hattrick juara pada era profesional.

Kesuksesan tersebut juga mengantar Bojan meraih penghargaan pelatih terbaik Liga Indonesia tiga kali berturut-turut, mempertegas perannya dalam salah satu periode paling dominan dalam sejarah Persib Bandung.

Meski tak lagi menjadi pelatih kepala, Bojan dipastikan tetap terlibat dalam perjalanan Maung Bandung melalui peran strategis barunya.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menyampaikan bahwa keputusan ini diambil melalui pertimbangan matang dengan fokus utama pada kesinambungan dan stabilitas jangka panjang klub.

“Apa yang dilakukan Persib hari ini merupakan bagian dari proses kesinambungan. Kami ingin memastikan fondasi kuat yang telah dibangun dalam beberapa musim terakhir dapat terus berkembang dan menjadi kekuatan bagi klub ke depannya, ” seperti dilansir situs Persib.

Yans.

Malam Meugang Gelap Gulita, Praktisi Hukum Soroti Kinerja PLN yang Dinilai Abaikan Perasaan Rakyat Aceh

ACEHYUTELNEWS.COM ||
Masyarakat Aceh kembali dibuat kecewa akibat terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah pada malam meugang, momentum sakral yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Aceh dalam menyambut Hari Raya Iduladha.

Di tengah aktivitas masyarakat membeli, memasak, dan mengolah daging bersama keluarga, listrik justru padam. Kondisi tersebut memicu keluhan warga karena sebelumnya [PLN](https://www.pln.co.id?utm_source=chatgpt.com) sempat menyampaikan bahwa kondisi kelistrikan telah kembali normal dan stabil pascagangguan yang terjadi di wilayah Sumatera.

Praktisi hukum, Riki Iswandi, menilai pemadaman di malam meugang menunjukkan kurangnya kesiapan dan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat Aceh pada momentum penting keagamaan dan adat.

“Meugang bukan hanya tradisi biasa, tetapi budaya yang memiliki nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan religius. Sangat disayangkan masyarakat harus merasakan gelap di malam yang penting seperti ini,” ujarnya.

Ia berharap kejadian serupa tidak terus berulang dan meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem pelayanan kelistrikan agar masyarakat tidak kembali dirugikan pada momen besar keagamaan.

Terkait rilisan yang beredar dan dibagikan di grup rilisan Yutelnews.com, awak media Yutelnews telah melakukan konfirmasi melalui pesan di grup WhatsApp rilisan khusus Yutelnews sebelum berita ini diterbitkan, sebagai bagian dari penyampaian informasi kepada publik dengan tetap mengedepankan prinsip keberimbangan dan profesionalitas jurnalistik.

(Darman Kepala Biro Natuna, Yutelnews.com)

Polda Sumut dan Polrestabes Medan Disorot, Bareskrim Turun Tangan Razia Discotiq Zone

Medan//yutelnews.com
Langkah Bareskrim Polri yang turun langsung dari pusat dalam razia di tempat hiburan malam discotiq zone, kota medan, memicu sorotan tajam terhadap kinerja aparat penegak hukum di daerah, khususnya polda sumatera Umutara dan polrestabes medan.

Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan puluhan orang, menemukan dugaan penyalahgunaan narkotika, serta adanya pengunjung di bawah umur. Lokasi pun langsung disegel dan dipasangi garis polisi.

Peristiwa ini memunculkan pertanyaan publik yang semakin menguat: mengapa penindakan tegas justru dilakukan oleh Bareskrim dari pusat, bukan oleh aparat di wilayah setempat?

Kenapa Harus Bareskrim Turun?
Sejumlah pihak menilai ada beberapa indikasi yang perlu menjadi perhatian serius:
Laporan masyarakat diduga tidak ditindaklanjuti secara maksimal aduan terkait aktivitas di lokasi disebut telah berlangsung cukup lama.

Pengawasan dinilai lemah
aktivitas tempat hiburan yang ramai setiap malam luput dari tindakan tegas.

Operasi di daerah sering dianggap tidak efektif karena dugaan informasi yang bocor.
Penindakan tidak konsisten
Razia yang dilakukan sebelumnya dinilai tidak memberikan efek jera.

Dugaan pembiaran praktik ilegal, jika benar berlangsung lama, muncul pertanyaan tentang pengawasan dan penegakan hukum.

Situasi ini membuat kehadiran Bareskrim dipandang sebagai langkah korektif dari pusat terhadap kondisi di daerah.

Dewan pimpinan pusat gerakan masyarakat anti korupsi (dpp gemak) menilai kejadian ini sebagai sinyal kuat perlunya evaluasi menyeluruh terhadap aparat di daerah.
“Kalau pusat sampai turun langsung, artinya ada persoalan serius di daerah. Ini harus dibuka secara transparan,” ujar perwakilan dpp gemak.

Menurut mereka, peredaran narkoba di tempat hiburan malam bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman terhadap generasi muda.

Desakan dan tuntutan
dpp gemak mendesak agar:

Seluruh pihak yang terlibat diusut tuntas

Aparat yang lalai dievaluasi bahkan dicopot

Dilakukan audit menyeluruh terhadap tempat hiburan malam

Hasil penindakan disampaikan secara transparan ke publik

Kasus ini kini ramai diperbincangkan di media sosial, publik menilai penindakan tidak boleh berhenti pada satu lokasi saja, melainkan harus menjadi pintu masuk untuk pembenahan sistem secara menyeluruh.

“Masyarakat tidak butuh alasan. Masyarakat butuh tindakan nyata.”

Dengan terungkapnya kasus ini, masyarakat berharap ada langkah tegas dan berkelanjutan dari seluruh aparat penegak hukum, baik di pusat maupun daerah, untuk memastikankota medan bebas dari peredaran narkoba dan praktik ilegal lainnya.

(Red.rizal hsb)

Tragis. Anak Tunggal Meninggal Dunia Jadi Korban Penikaman di Tulumbaho Sogae’adu   

YUTELNEWS.com | NIAS – Kabar duka menyelimuti warga Desa Tulumbaho, Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias, pasca terjadinya peristiwa penikaman yang menewaskan seorang pemuda pada hari Senin, 25 Mei 2026

Korban yang diketahui bernama inisial J. Buaya, merupakan anak satu-satunya dalam keluarga tersebut. Berdasarkan keterangan warga setempat, peristiwa nahas ini terjadi di lokasi Warung milik Agustinus Lawolo atau yang akrab disapa Ama Tiara.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat adanya keributan atau perkelahian antar pemuda di lokasi tersebut. Dengan niat baik, korban berusaha melerai dan memisahkan teman-temannya yang sedang bertikai. Namun, alih-alih menghentikan masalah, korban justru menjadi sasaran kekerasan dan mengalami luka tikaman tepat di bagian dada.

Dalam kondisi terluka parah, korban segera dilarikan ke Puskesmas Gido untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong lagi. Sesampainya di Puskesmas, korban dinyatakan telah menghembuskan nafas terakhir.

Keluarga dan kerabat sangat berduka cita mendengar kepergian korban. Dikenal sebagai anak tunggal, korban digambarkan sebagai sosok yang sangat baik hati, sopan, dan ramah terhadap siapa saja.

“Kami sangat kehilangan, dia anak yang baik dan selalu santun kepada orang lain,” ujar salah satu kerabat dengan nada sedih.

Pihak keluarga memohon kepada aparat penegak hukum agar kasus ini segera ditangani dan ditindak tegas. Mereka juga meminta agar pelaku yang telah mengambil nyawa anaknya dapat segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Gido telah turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan olah tempat kejadian dan pengumpulan bukti. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih terus melakukan upaya pengejaran dan pencarian terhadap pihak pelaku yang masih melarikan diri.

Y,z

 

Polres Pelalawan Gelar Apel Siaga Karhutla, Bupati Zukri: Siapkan Fisik dan Alat Hadapi Musim Kemarau

PELALAWAN, YUTELNEWS.COM —Apel Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Karhutla Kabupaten Pelalawan digelar Senin 25 Mei 2026 pukul 07.45 WIB di Lapangan Apel Kantor Bupati Pelalawan.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, S.E. sebagai bentuk kesiapan menghadapi musim kemarau dan potensi El Nino yang diprediksi meningkat tahun ini.

Bertindak selaku Perwira Apel adalah Kabag Ops Polres Pelalawan AKP Yulhairi, S.H., M.H., dengan Komandan Apel Kanit III Sat Reskrim IPDA Pernando Silitonga, S.H.

Apel diikuti unsur Forkopimda dan instansi terkait yang menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menjaga wilayah Pelalawan dari ancaman kebakaran lahan.

Hadir dalam kegiatan Wakil Bupati H. Husni Tamrin, S.H., Sekda Tengku Zulfan, S.E., Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., Kajari Dr. Eka Nugraha, S.H., M.H., Ketua PN Dr. Andry Simbolon, S.H., M.H., Pabung TNI Mayor Inf. Lilik Haryono mewakili Dandim 0313/KPR, Kepala BPBD Zulfan, http://S.Pi., http://M.Si., Kepala Dinas Damkar Indrawan, S.E., perwakilan Satpol PP Yusman Efendi, S.E., Wakapolres Kompol Asep Rahmat, S.H., S.I.K., para PJU dan Kapolsek jajaran, serta manajemen perusahaan di wilayah Pelalawan.

Dalam amanatnya, Bupati H. Zukri Misran menekankan bahwa Pelalawan merupakan wilayah yang sangat rentan Karhutla, terutama saat memasuki musim kemarau.

Apel ini penting untuk memastikan kita semua, TNI, Polri, BPBD, Camat, Kepala Desa, dan perusahaan siap fisik dan siap alat. Segera lakukan mapping wilayah gambut, wilayah rawan air, dan lakukan patroli rutin di titik-titik rawan,” tegasnya.

Bupati juga meminta perusahaan agar melakukan pemetaan wilayah, membersihkan kanal, dan membuat parit baru untuk pencegahan.

Sementara aparat penegak hukum diminta menyamakan persepsi dalam penindakan tegas terhadap pelaku pembakaran lahan yang berdampak besar. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Rangkaian kegiatan meliputi penghormatan pasukan, laporan komandan apel, amanat pimpinan, pembacaan doa, dan pengecekan peralatan pemadam kebakaran.

Apel berakhir pukul 08.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif, dilanjutkan dengan Rakor Karhutla di Auditorium Lt. III Kantor Bupati Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K. menegaskan Polri siap bersinergi dengan semua pihak untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla.

Kami akan terus melakukan patroli, edukasi, dan penegakan hukum agar bencana kebakaran tidak terulang. Ini demi keselamatan dan kemaslahatan masyarakat Pelalawan,” ujarnya.

(AS)

Polres Pelalawan Gelar Apel Siaga Karhutla, Bupati Zukri: Siapkan Fisik dan Alat Hadapi Musim Kemarau

Pelalawan – yutelnews.com ||
Apel Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Karhutla Kabupaten Pelalawan digelar Senin 25 Mei 2026 pukul 07.45 WIB di Lapangan Apel Kantor Bupati Pelalawan. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri Misran, S.E. sebagai bentuk kesiapan menghadapi musim kemarau dan potensi El Nino yang diprediksi meningkat tahun ini.

Bertindak selaku Perwira Apel adalah Kabag Ops Polres Pelalawan AKP Yulhairi, S.H., M.H., dengan Komandan Apel Kanit III Sat Reskrim IPDA Pernando Silitonga, S.H. Apel diikuti unsur Forkopimda dan instansi terkait yang menunjukkan sinergi lintas sektor dalam menjaga wilayah Pelalawan dari ancaman kebakaran lahan.

Hadir dalam kegiatan Wakil Bupati H. Husni Tamrin, S.H., Sekda Tengku Zulfan, S.E., Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K., Kajari Dr. Eka Nugraha, S.H., M.H., Ketua PN Dr. Andry Simbolon, S.H., M.H., Pabung TNI Mayor Inf. Lilik Haryono mewakili Dandim 0313/KPR, Kepala BPBD Zulfan, http://S.Pi., http://M.Si., Kepala Dinas Damkar Indrawan, S.E., perwakilan Satpol PP Yusman Efendi, S.E., Wakapolres Kompol Asep Rahmat, S.H., S.I.K., para PJU dan Kapolsek jajaran, serta manajemen perusahaan di wilayah Pelalawan.

Dalam amanatnya, Bupati H. Zukri Misran menekankan bahwa Pelalawan merupakan wilayah yang sangat rentan Karhutla, terutama saat memasuki musim kemarau. “Apel ini penting untuk memastikan kita semua, TNI, Polri, BPBD, Camat, Kepala Desa, dan perusahaan siap fisik dan siap alat. Segera lakukan mapping wilayah gambut, wilayah rawan air, dan lakukan patroli rutin di titik-titik rawan,” tegasnya.

Bupati juga meminta perusahaan agar melakukan pemetaan wilayah, membersihkan kanal, dan membuat parit baru untuk pencegahan. Sementara aparat penegak hukum diminta menyamakan persepsi dalam penindakan tegas terhadap pelaku pembakaran lahan yang berdampak besar. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Rangkaian kegiatan meliputi penghormatan pasukan, laporan komandan apel, amanat pimpinan, pembacaan doa, dan pengecekan peralatan pemadam kebakaran. Apel berakhir pukul 08.30 WIB dalam keadaan aman dan kondusif, dilanjutkan dengan Rakor Karhutla di Auditorium Lt. III Kantor Bupati Pelalawan.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K. menegaskan Polri siap bersinergi dengan semua pihak untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla. “Kami akan terus melakukan patroli, edukasi, dan penegakan hukum agar bencana kebakaran tidak terulang. Ini demi keselamatan dan kemaslahatan masyarakat Pelalawan,” ujarnya.|| AS

Jalan Baru Cibodas-Pawenang Resmi Dibuka, Warga Sambut Haru: Akses Impian Kini Jadi Nyata

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Suasana penuh semangat dan kebanggaan menyelimuti Kedusunan Cibodas, Desa Pawenang, saat Kepala Desa Pawenang, Aa Hilman Nulhakim, bersama jajaran TNI dari Kodim 0607/Kota Sukabumi meresmikan jalan baru Cibodas–Pawenang yang selama ini menjadi dambaan masyarakat.

Peresmian jalan tersebut disambut antusias warga dari berbagai kalangan. Tokoh masyarakat, pemuda, hingga para orang tua tampak memadati lokasi kegiatan sebagai bentuk rasa syukur atas hadirnya akses jalan baru yang dinilai sangat vital bagi aktivitas warga.


Kepala Desa Pawenang, Aa Hilman Nulhakim, mengatakan pembangunan jalan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah desa dalam membuka konektivitas dan meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah Cibodas.

“Alhamdulillah hari ini jalan baru Cibodas–Pawenang resmi dibuka. Ini bukan sekadar jalan, tetapi jalur harapan bagi masyarakat untuk mempercepat akses ekonomi, pendidikan, dan pelayanan,” ujarnya.

Kehadiran Dandim 0607/Kota Sukabumi dalam kegiatan tersebut turut menambah semangat masyarakat. Kebersamaan antara pemerintah desa, TNI, dan warga terlihat begitu kuat dalam momen peresmian tersebut.

Warga mengaku bersyukur karena akses yang sebelumnya sulit dilalui kini mulai terbuka lebar. Jalan baru itu diyakini akan memperlancar mobilitas hasil pertanian dan aktivitas sehari-hari masyarakat Kedusunan Cibodas.

Sorak bahagia dan tepuk tangan warga pecah saat pita peresmian dipotong sebagai tanda dimulainya penggunaan jalan baru tersebut. Momen itu menjadi simbol kemajuan dan harapan baru bagi masyarakat Desa Pawenang.

Dengan dibukanya jalan Cibodas–Pawenang, masyarakat berharap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan terus berlanjut demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga secara merata.

Reporter : Mirna

Judi Tembak Ikan Merek ‘Ab’ Beroperasi di Medan Utara

Medan//yutelnews.com
Bisnis perjudian dengan modus game ketangkasan tembak ikan kian menjamur. Kali ini berlogo ‘ab’mulai merambah di kawasan medan utara.

Adapun beberapa lokasi yang telah 5 bulan beroperasi ini, antara lain di kawasan jalan infeksi pinggir sungai kecamatan medan marelan kelurahan rengas pulau sebelah warung tuak, Pasar 9 Kota bangun, di klenteng ruko 1 pintu, di kawasan mabar jalan rumah potong hewan (rp) dekat kantor camat medan deli sebelah bank bri dan di jalan kl yos sudarso lingkungan 1.

Berdasarkan hasil penelusuran wartawan, bisnis haram berlogo ‘ab’ tersebut, juga beroperasi dan berjalan mulus tanpa pernah digerebek pihak kepolisian polres pelabuhan belawan khususnya polsek medan labuhan.

“Sudah ada sekitar 5 bulan lah bang mereka ini beroperasi,kami sebagai warga sekitar juga bingung, mengapa bisnis perjudian ini bisa beroperasi di lingkungan kami,” ungkap salah seorang warga penduduk jalan m basir yang namanya tidak ingin diketahui publik.

Warga berharap, aparat penegak hukum khusus polsek medan labuhan maupun polres pelabuhan belawan segera mengambil sikap untuk menghentikan aktivitas ilegal tersebut.

“Besar harapan kami, melalui pemberitaan ini kepada bapak polisi, agar segera menutup dan memproses aktivitas perjudian tersebut, karena jelas sudah melanggar hukum di negara ini,” harapnya.

Andai pihak kepolisian polsek medan labuhan di bawah komando akp D. raja putra napitupulutidak mau bertindak. “kami selaku warga masyarakat tidak lagi percaya kepada pihak kepolisian,” tegas warga.

(Red.rizal hsb)

Mediasi atau Penggiringan Opini?” Dugaan Intimidasi dan Pelanggaran Etik Penanganan Kredit BRI di Meranti Disorot Publik

MERANTIYUTELNEWS.COM || Penanganan kredit bermasalah oleh oknum pegawai [BRI](https://bri.co.id?utm_source=chatgpt.com) Cabang Selatpanjang kini menuai sorotan tajam masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti. Polemik tersebut dinilai tidak lagi sebatas persoalan internal antara bank dan debitur, melainkan telah menyerempet isu kepatuhan perbankan, perlindungan konsumen jasa keuangan, dugaan intimidasi, hingga kebebasan pers yang dijamin undang-undang.

Perhatian publik mencuat setelah beredarnya tangkapan layar percakapan digital dan dokumentasi lapangan yang diduga memperlihatkan pola penanganan kredit bermasalah secara nonprosedural. Praktik tersebut dinilai berpotensi bertentangan dengan prinsip kehati-hatian perbankan (prudential banking), asas profesionalitas, serta norma perlindungan nasabah dalam sektor jasa keuangan.

Kasus bermula dari penanganan kredit seorang debitur berinisial JM, warga Desa Peranggas, Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti. Seorang pegawai lapangan atau eksekutif kredit berinisial Jamil diduga memasang baliho bertuliskan “DIJUAL CEPAT” di rumah debitur tanpa melalui mekanisme lelang resmi melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).

Langkah tersebut memicu kritik karena dinilai berpotensi melampaui prosedur penyelesaian agunan sebagaimana lazim diterapkan dalam sistem hukum jaminan kebendaan dan restrukturisasi kredit bermasalah. Sejumlah kalangan menilai pemasangan baliho komersial secara terbuka pada aset debitur tanpa putusan eksekutorial maupun proses lelang resmi berpotensi menimbulkan tekanan psikologis serta mempermalukan pihak keluarga debitur di ruang publik.

Dalam perspektif regulasi perbankan, penanganan kredit bermasalah wajib mengedepankan prinsip kepatuhan, itikad baik, transparansi, serta perlindungan konsumen sebagaimana diatur dalam ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dugaan tindakan penagihan yang mengarah pada tekanan verbal, intimidasi, maupun pendekatan nonhumanis dapat menjadi objek evaluasi etik dan pengawasan internal lembaga perbankan.

Situasi berkembang semakin sensitif ketika proses konfirmasi jurnalistik yang dilakukan Kabiro media siber Suararakyat.info, T. L. Sahanry, diduga berujung pada komunikasi bernada intimidatif melalui media elektronik. Berdasarkan tangkapan layar percakapan yang beredar, oknum pegawai bank tersebut diduga melontarkan pernyataan bernada penghinaan terhadap profesi wartawan, pelecehan verbal, hingga dugaan upaya pelacakan alamat domisili jurnalis atau doxxing.

Salah satu percakapan bahkan memuat frasa “berita sampah” yang ditujukan terhadap produk jurnalistik. Dalam perspektif hukum pers, tindakan yang mengarah pada penghambatan kerja jurnalistik berpotensi berkaitan dengan Pasal 18 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers terkait larangan menghalangi kemerdekaan pers.

Selain itu, dugaan penggunaan kata-kata kasar terhadap keluarga debitur serta pernyataan bernada pengusiran penghuni rumah sebelum adanya putusan hukum berkekuatan tetap turut menjadi sorotan publik. Jika terbukti, tindakan tersebut berpotensi bertentangan dengan prinsip perlindungan konsumen jasa keuangan sebagaimana diatur dalam regulasi OJK mengenai perilaku penagihan yang wajib mengedepankan itikad baik dan larangan tekanan fisik maupun psikologis.

Sorotan masyarakat semakin tajam lantaran debitur diketahui sedang bekerja di Malaysia sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI). Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai sensitivitas sosial dan profesionalitas pendekatan penagihan terhadap keluarga nasabah yang ditinggalkan.

Di tengah meningkatnya perhatian publik, pihak [BRI](https://bri.co.id?utm_source=chatgpt.com) kemudian menggelar forum mediasi terbuka di kantor cabang BRI Selatpanjang, Jalan Diponegoro, Selatpanjang Kota, Kecamatan Tebing Tinggi. Forum tersebut dipimpin langsung Pemimpin Cabang BRI Selatpanjang, Grasiano Pandu Setiawan, serta dihadiri unsur internal perbankan, organisasi media, aktivis sosial, dan sejumlah wartawan.

Turut hadir Manager Marketing BRI Ari Irawan, Kepala Unit BRI Jalan Mesjid Selatpanjang Kota Anjar Wiwit Wiguna, Ketua AWI Khosir, aktivis sosial Khairul Soleh, S.Pd, Sekretaris Team Libas Rajiono, S.Pd.I, Kabiro Media Lintas Timur Syamsuar, Kabiro Topikpublik.com Ade Tian Pratama, Kabid Humas Team Libas Sabri, dan sejumlah insan pers lainnya.

Dalam forum tersebut, Jamil menyampaikan klarifikasi serta permintaan maaf secara lisan. Ia mengaku tidak memiliki niat menghina profesi wartawan dan menyebut emosinya dipengaruhi kondisi perjalanan serta cuaca panas saat komunikasi berlangsung.

“Saya tidak ada niat menghina profesi abang sebagai jurnalis. Saat itu kondisi sedang dalam perjalanan dan cuaca panas, sehingga secara manusiawi saya khilaf,” ujarnya dalam forum mediasi.

Jamil juga menjelaskan bahwa pemasangan baliho “Jual Cepat” dilakukan berdasarkan komunikasi dengan debitur terkait upaya penjualan agunan guna penyelesaian kredit bermasalah.

Meski demikian, sejumlah pihak menilai forum tersebut belum dapat dikategorikan sebagai penyelesaian formal maupun perdamaian yuridis yang mengikat. Hingga kini disebut belum terdapat dokumen tertulis berupa surat kesepakatan damai, pernyataan bersama, ataupun akta perdamaian yang memiliki kekuatan hukum tetap.

Kabiro Suararakyat.info, T. L. Sahanry, menegaskan bahwa kehadirannya bersama sejumlah wartawan ke kantor cabang bank semata untuk melakukan klarifikasi atas dugaan penghinaan terhadap profesi pers, bukan untuk menandatangani kesepakatan damai.

“Tidak pernah ada pembicaraan ataupun kesepakatan damai. Yang terjadi hanya klarifikasi kedua belah pihak. Setelah selesai, tiba-tiba diajak foto bersama seolah-olah sudah berdamai. Saya tidak menerima jika klarifikasi itu digiring menjadi narasi perdamaian formal,” tegasnya.

Pernyataan tersebut memunculkan dugaan adanya perbedaan persepsi antara dokumentasi simbolik dalam forum mediasi dengan substansi penyelesaian hukum yang dinilai belum final secara administratif maupun yuridis.

Sejumlah kalangan kini mendesak dilakukannya audit etik serta pemeriksaan internal secara menyeluruh terhadap prosedur penanganan kredit bermasalah di lapangan, termasuk pola komunikasi petugas bank terhadap nasabah maupun insan pers. Desakan evaluasi tersebut muncul karena masyarakat khawatir praktik serupa juga dialami nasabah lain namun tidak terekspos ke publik.

Apabila dugaan intimidasi, pelanggaran prosedur, maupun tindakan nonprofesional terbukti melalui pemeriksaan internal atau proses hukum, persoalan ini berpotensi berkembang menjadi isu kepatuhan korporasi serta pengawasan sektor jasa keuangan nasional.

Kasus tersebut menjadi pengingat bahwa penyelesaian sengketa perbankan tidak dapat dilakukan melalui tekanan sosial, intimidasi verbal, maupun pencitraan simbolik semata. Kepastian prosedur hukum, penghormatan terhadap hak konsumen, serta perlindungan terhadap kemerdekaan pers tetap menjadi fondasi utama dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi keuangan.

(Darman)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.