You Tell News

Menhub dan Gubernur Jabar Tinjau Kesiapan Mudik di Garut, Ratusan Kusir Delman dan Penarik Becak Terima Kompensasi

Kab. Garut – YUTELNEWS.com// Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Garut dalam rangka meninjau kesiapan jalur mudik sekaligus menyerahkan Kompensasi Bantuan Gubernur kepada pengemudi kendaraan tidak bermotor. Kegiatan ini dipusatkan di Mapolres Garut, Jalan Jend. Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Sabtu (14/03/2026).

Langkah tersebut dilaksanakan guna memastikan kelancaran arus lalu lintas di jalur nasional dan provinsi yang kerap mengalami penyumbatan akibat aktivitas kendaraan tradisional saat puncak arus mudik Lebaran.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menjelaskan bahwa selama masa puncak mudik, operasional delman dan becak di jalur utama akan diliburkan sementara. Sebagai gantinya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan kompensasi sebesar Rp200.000,- per hari bagi setiap pengemudi.

Tercatat sebanyak 483 kendaraan tradisional yang terdiri dari 477 delman dan 6 becak yang biasa beroperasi di ruas jalan nasional dan provinsi wilayah Garut mendapatkan bantuan ini.

“Kegiatan ini bertujuan mempermudah dan memperlancar tugas dari kementerian Perhubungan dan Mabes Polri, sehingga jalur yang berpotensi menimbulan kamacetan bisa melintas dengan lancar. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak ekonomi karena ada uang yang berputar di masyarakat sekaligus memberikan dampak kebagiaan bagi mereka,” tutur Dedy Mulyadi.

Sementara itu, Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Gubernur Jawa Barat tersebut. Menurutnya, program ini tidak hanya memperlancar mobilitas pemudik, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para pelaku transportasi tradisional.

Disisi lain, Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menegaskan bahwa wilayahnya telah siap menyambut lonjakan pemudik. Melalui koordinasi intensif bersama Kapolres Garut, seluruh instansi telah menjalankan fungsinya, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan hingga penyiapan fasilitas kesehatan.

“Jalur mudik sudah sepenuhnya bisa dilewati, bahkan jalur alternatif yang berlubang telah selesai diperbaiki. Kamu juga sudah mempersiapkan Pos Terpadu di empat titik utama, yaitu Pamengpeuk, Cisewu, Garut Kota, dan Malangbong,” tegas Bupati Garut.

Bupati menambahkan bahwa momentum mudik ini harus dimanfaatkan sebagai ajang promosi daerah.

“Ini kesempatan langka. Warga Garut yang akan memberikan penilaian terhadap kondisi Garut sekarang. Ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin supaya mereka memberikan kesan _(impression)_ yang baik sehingga kedepan mereka mengajak teman mereka untuk berkunjung ke Garut,” tambahnya.

Detail Kesiapan Fasilitas di Jalur Mudik Garut Tahun 2026:

1. PUPR: Penuntasan perbaikan jalan berlubang di jalur utama dan alternatif.
2. Dishub: Pemasangan dan pemeliharaan lampu penerangan jalan.
3. Dinas Kesehatan: Penyiagaan Puskesmas di sepanjang jalur mudik selama 24 jam.
4. Fasilitas Umum: Penyiapan rest area dan penjagaan kebersihan lingkungan secara masif.

 

Yans.

Gerak Cepat! Pulang Umrah, Kang DS Langsung Temui Warga Terdampak Banjir Bandang di Desa Panyadap Solokanjeruk

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna langsung bergegas turun ke lapangan tinjau lokasi banjir bandang di Kampung Puja RT 03/RW 04 Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, pada Minggu (15/03/2026).

Kang DS, sapaan akrab Bupati Dadang Supriatna, gerak cepat turun langsung ke lokasi banjir bandang ini sesaat usai melaksanakan ibadah umrah dari Tanah Suci Makkah dan Madinah Arab Saudi.

Bencana banjir bandang yang terjadi pada Kamis (12/3/2026) malam bada magrib itu menyebabkan dinding tembok bangunan 4 rumah milik warga jebol dan mengalami kerusakan berat. Selain itu sebanyak 47 Kepala Keluarga (KK) terdampak akibat luapan Sungai Cisunggalah tersebut.

Bencana banjir bandang itu akibat jebolnya tanggul atau tembok penahan aliran air Sungai Cisunggalah sepanjang 4 meter dan tinggi 1 meter, sehingga luapan air sungai menerjang permukiman padat penduduk. Selain jebolnya tanggul Sungai Cisunggalah, banjir bandang tersebut disebabkan karena dangkalnya aliran Sungai Cisunggalah. Sementara aliran air mengalir deras setiap terjadi turun hujan deras di hulu Sungai Cisunggalah tersebut.

Bupati Kang DS mengungkapkan bahwa setelah pulang dari melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci Makkah dan Madinah langsung berkunjung ke Kampung Puja Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk, karena beberapa hari sebelumnya terjadi banjir bandang dari luapan Sungai Cisunggalah.

“Kondisi Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk yang berbatasan dengan Desa Bojong Kecamatan Majalaya ini kondisinya hampir mirip atau sama. Kalau tidak ada langkah-langkah strategis, saya yakin tidak akan ada penyelesaian dan akan tetap terjadi banjir bandang dan tetap ada rumah warga yang terkena atau terdampak,” tutur Kang DS di sela-sela kunjungannya.

Kang DS menegaskan kalau ini dibiarkan terus-menerus, artinya ada pembiaran. “Maka saya selaku Bupati menginstruksikan kepada Pak Kadis PUTR (Pekerjaan Umum dan Tata Ruang) untuk berkoordinasi dengan BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citarum,” katanya.

Bupati Kang DS menegaskan ada empat langkah yang akan dilakukan untuk menanggulangi ancaman banjir bandang yang kerap terjadi di Desa Panyadap dan Desa Bojong tersebut.

Pertama, melakukan pengerjaan menurunkan sedimentasi atau endapan tanah di aliran penampang Sungai Cisunggalah tersebut. Pengerjaannya akan dilakukan pasca-Lebaran atau satu Minggu setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

“Jangka pendeknya harus ada normalisasi Sungai Cisunggalah secara manual. Kalau menggunakan alat berat, saya pikir ini akan sulit untuk bermanuver back-hoe. Ini salah satu langkah yang harus ditangani dan ditindaklanjuti,” ujarnya.

Langkah kedua, kata Kang DS, berdasarkan rapat Musdes (Musyawarah Desa) Kepala Desa dengan warga sekitar, setelah ada laporan dari camat setempat.

“Hasil Musdes itu sudah ada kesepakatan dan setuju bahwa lebar aliran Sungai Cisunggalah kembali ke semula, yaitu 8 meter. Kalau seandainya di sini ada warga yang menggunakan lahan sungai, maka secara otomatis harus sadar diri dan jangan sampai kami mengambil langkah-langkah. Ini solusi yang kedua, sehingga normalisasi ini wajib untuk dilakukan,” ujarnya.

Dalam penataan aliran Sungai Cisunggalah ini ada keterkaitan APBD maupun APBN melalui BBWS Citarum, Kang DS minta kepada camat Minggu depan atau besok segera untuk rapat dengan warga yang ada di Kecamatan Solokanjeruk.

“Rapat tersebut untuk menunjuk orang yang dipercaya untuk melakukan program pentahelix. Karena memang kita tidak bisa menggunakan APBD sendiri, kadang-kadang harus segera dan sebagainya. Seperti wilayah-wilayah lainnya, kami sudah lakukan,” ujarnya.

Kang DS mencontohkan bahwa pihaknya sudah melaksanakan program pentahelix normalisasi Sungai Citarik di Kecamatan Cicalengka, dan Kecamatan Cikancung, kemudian normalisasi Sungai Cikeruh di Kecamatan Rancaekek sudah selesai.

“Rancaekek sekarang tidak banjir lagi. Dayeuhkolot, sekarang sudah berkurang. Cidawolong Majalaya sudah tidak banjir lagi,” ujarnya.

Untuk melaksanakan normalisasi Sungai Cisunggalah, Kang DS minta kekompakan tokoh masyarakat di Kecamatan Solokanjeruk.

“Dan saya kemarin ketemu dengan Kang Haji Cucun (Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal) di Saudi Arabia. Beliau akan fokus bersama-sama dengan masyarakat,” tuturnya.

Bupati Bedas menegaskan bahwa langkah pentahelix ini harus segera dilakukan. Seperti penanganan jembatan, kalau menggunakan APBD birokrasinya terlalu panjang.

“Tapi kalau pentahelix bisa dibongkar dan dipasang secara langsung, sehingga nantinya Pak Kades bisa koordinasi seperti apa. Teknis segala macamnya insya Allah saya akan berikan arahan. Tapi semuanya bisa terselesaikan dan tidak ada masalah. Program pentahelix ini adalah langkah ketiga,” ungkapnya.

Langkah keempat, kata Kang DS, jembatan di atas aliran Sungai Cisunggalah harus ditinggikan. “Kalau jembatan yang menuju permukiman warga tidak ditinggikan, ya tetap akhirnya jebol kembali lagi ke warga,” ucapnya.

Kang DS mengungkapkan bahwa inti dari pelaksanaan kunjungan kerja ke lokasi banjir bandang itu, mengajak kepada seluruh masyarakat Desa Panyadap untuk kerja sama.

“Bukan pemerintah saja. Tapi semua. Tidak mungkin ini diselesaikan oleh pemerintah saja. Karena ini harus bersama-sama, termasuk warga masyarakat kesadarannya. Jangan sampai kebiasaan atau rutin terjadi banjir bandang hingga rumah warga jebol dan sebagainya, kita diam,” tuturnya.

“Mudah-mudahan dengan hikmah bulan puasa Ramadan ini, dengan rasa kepekaan kita. Solidaritas kita. Dengan empati kita antar sesama, ini akan terus tumbuh dan terwujud dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.

Bupati Bandung pun memohon doanya kepada banyak pihak, dan penanggulangan banjir bandang di Desa Panyadap itu akan diselesaikan secara bersama-sama dengan BBWS Citarum.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada camat dan kepala desa setempat. Kang DS juga berharap kepada DPUTR, BPBD dan Kabag Kesra untuk terus mengawal. Dengan harapan para korban banjir bandang itu untuk segera dibantu.

Solusi lainnya bisa dengan cara revitalisasi total normalisasi Sungai Cisunggalah yang dilakukan pemerintah dengan dukungan dari masyarakat sekitar. Selain itu dengan cara melebarkan aliran sungai ke semula yaitu 8 meter, yang saat ini lebarnya rata-rata sekitar 3-4 meter sehingga debit air disaat mengalir deras tidak tertampung. Akibatnya, aliran air sungai meluap dan menggenangi permukiman warga sekitar.

Tak hanya pelebaran penampang aliran sungai, juga harus segera dibarengi pengerjaan pengerukan endapan lumpur untuk memperlancar aliran air dan meminimalisir luapan air ke permukiman masyarakat. Mengingat saat ini, endapan lumpur di aliran sungai itu sudah mencapai sekitar 1,5 meter.

Peninjauan Bupati Bandung ke lokasi banjir bandang itu didampingi Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Wahyudin, Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Ruli Hadiana, Dinas Sosial, Dispakan, Kabag Kesra Kabupaten Bandung Asep Hadian, dan jajaran perangkat daerah lainnya. BBWSC juga turut hadir dalam peninjauan Bupati Bandung ke lokasi banjir bandang tersebut. ***

 

 

Yans.

Di Hari ke-25 Ramadhan 1447 H, Hadiat dan Istri Berbagi Kasih dengan Anak Yatim dan Jompo

Di Hari ke-25 Ramadhan 1447 H, Hadiat dan Istri Berbagi Kasih dengan Anak Yatim dan Jompo

 

Bandung — YUTELNEWS.com// Tepat hari ke-25 bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, suasana penuh kehangatan dan haru terasa di kawasan 8 Park Cluster, Desa Parung Serab, Kecamatan Soreang, Minggu (15/3/2026). Di kediamannya, Anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Hadiat, S.Pd.I., bersama keluarga menggelar kegiatan silaturahmi Ramadhan bertajuk “Berbagi Kasih di Bulan Suci.”

Kegiatan tersebut bukan sekadar acara buka puasa bersama. Di baliknya tersimpan pesan kepedulian yang mendalam tentang arti berbagi dan pentingnya menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian serta kasih sayang, terutama di bulan suci yang penuh keberkahan ini.

Menurut Hadiat, berbagi dengan anak-anak yatim dan para jompo bukanlah kegiatan seremonial semata. Ia menyebut kegiatan tersebut sudah menjadi komitmen moral dirinya beserta istrinya, yang dijaga setiap Ramadhan sebagai wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar menghadirkan manfaat bagi sesama.

“Alhamdulillah kegiatan ini sudah memasuki tahun keempat. Kami ingin menjadikan Ramadhan sebagai ruang untuk mempererat silaturahmi sekaligus berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim dan para jompo. Insya Allah selama kami diberi kemampuan, kegiatan ini akan terus kami lakukan setiap tahun,” ujar Hadiat.

Politisi yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PKB Kabupaten Bandung itu menilai bahwa kepedulian sosial harus terus ditumbuhkan di tengah masyarakat. Baginya, semangat berbagi yang lahir dari nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran agama harus menjadi budaya yang hidup, terutama di bulan suci Ramadhan.

Lebih jauh, Hadiat juga memiliki gagasan untuk membangun gerakan kepedulian yang lebih luas terhadap anak-anak yatim di Kabupaten Bandung melalui program orang tua asuh atau bapak asuh. Ia berharap kegiatan santunan seperti ini tidak hanya berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan.

“Saya punya keinginan sederhana, mudah-mudahan ke depan kita bisa mengajak saudara-saudara di PKB dan para donatur untuk menjadi orang tua asuh/bapak asuh bagi anak-anak yatim di Kabupaten Bandung. Kalau bisa satu orang tua asuh membina sekitar sepuluh anak yatim piatu atau juga para jompo, sehingga mereka tidak hanya mendapatkan bantuan materi, tetapi juga perhatian dan kasih sayang,” tutur Hadiat.

Hadiat menegaskan bahwa Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperbanyak amal dan menumbuhkan semangat berbakti kepada sesama. Ia menambahkan bahwa nilai kepedulian sosial yang diajarkan dalam Islam juga sejalan dengan semangat perjuangan PKB yang menempatkan kemanusiaan dan kebersamaan sebagai landasan perjuangan.

“Semangat inilah yang juga menjadi ruh perjuangan PKB, yaitu hadir di tengah masyarakat, merawat kepedulian, dan memastikan tidak ada saudara kita yang merasa sendirian dalam menghadapi kehidupan,” pungkasnya.***

 

Yans.

Kehadiran Tim Urai Motor Senyum Polda Jabar Dipuji Wakapolri, Layak Jadi Contoh Nasional

Karawang, Jabar – YUTELNEWS.com// Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., memberikan apresiasi tinggi kepada Kepolisian Daerah Jawa Barat atas berbagai inovasi yang dilakukan dalam pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran.

Melalui Pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 tahun ini seperti kehadiran Tim urai motor senyum yang digagas Direktorat Lalulintas Polda Jabar.

Pujian tersebut disampaikan saat Wakapolri melakukan pengecekan langsung di Pos Terpadu KM 57 yang menjadi salah satu titik strategis pemantauan arus kendaraan.

Menurutnya, langkah-langkah yang diambil Polda Jawa Barat menunjukkan kesiapan dan kreativitas dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolri menilai berbagai inovasi yang diterapkan oleh Kepolisian Daerah Jawa Barat dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia dalam menghadapi Operasi Ketupat.

Mulai dari kesiapan posko terpadu, sistem pemantauan arus kendaraan, hingga koordinasi antarinstansi yang berjalan dengan baik.

Ia menegaskan bahwa strategi yang dilakukan tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga mengedepankan pelayanan humanis kepada para pemudik.

Terdapat 5 inovasi yang dihadirkan Polda Jabar mendukung layanan 110 dengan melakukan pemasangan spanduk Call Center 110 secara masif di seluruh Pos Pengamanan (Pospam), Pos Pelayanan (Posyan), Pos Terpadu, serta di berbagai titik keramaian di 23 wilayah hukum Polda Jabar.

Selain itu, Polda Jabar juga menghadirkan Hotline Mudik Polda Jabar yang menyediakan berbagai informasi penting bagi pemudik, seperti update arus mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1447 H, akses CCTV lalu lintas di Kota Bandung dan jalur tol, informasi lokasi Posko Ketupat Lodaya 2026, hingga informasi BBM dan bengkel mobile.

Polda Jabar juga menyediakan berbagai fasilitas layanan mudik di pos-pos pengamanan dan pelayanan untuk membantu masyarakat selama perjalanan.

Selain itu, masyarakat yang meninggalkan rumah saat mudik dapat memanfaatkan layanan penitipan kendaraan gratis di kantor kepolisian.

Di sisi lain, seluruh Polres di wilayah Polda Jabar juga mendirikan pos tematik yang memberikan pelayanan khusus sesuai kebutuhan masyarakat di daerah masing-masing, serta menghadirkan program layanan mudik gratis bagi masyarakat.

Inovasi lainnya adalah kehadiran Motor Senyum Polda Jabar, yaitu tim pengurai kepadatan arus lalu lintas di jalur tol, arteri, maupun kawasan objek wisata.

Tim ini tidak hanya membantu mengurai kemacetan, tetapi juga memberikan pelayanan tambahan kepada masyarakat, seperti membagikan takjil saat waktu berbuka puasa, menyalurkan BBM bagi kendaraan yang kehabisan bahan bakar, serta mengantar montir apabila terdapat kendaraan yang mengalami kerusakan di jalan.

Dengan berbagai inovasi tersebut, diharapkan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran dapat berjalan lebih lancar serta memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan humanis kepada masyarakat.

Yans.

Polsek Majalaya Hadir di Tengah Masyarakat Atasi Kemacetan Untuk Laksanakan Pengaturan Lalu Lintas

Bandung – YUTELNEWS.com// Kapolsek Majalaya turun langsung beserta Personel Lalu Lintas Polsek Majalaya melaksanakan pengaturan arus lalu-lintas di beberapa titik rawan kepadatan pada minggu (15/03/2026), dalam rangka menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Majalaya Kompol Suyatno S.Pdi.M.M beserta Kanit Lantas Polsek Majalaya IPDA Adike Yoga Sukmara Donari, S.Kom, dengan sasaran utama perempatan jalan, pasar tradisional, dan jalur protokol yang mengalami peningkatan volume kendaraan. Petugas membantu masyarakat menyeberang jalan, mengurai kemacetan, serta memberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tertib dan mengutamakan keselamatan.

Kapolsek Majalaya Kompol Suyatno, S.Pdi., M.M., melalui Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H, S.I.K, M.H CPHR mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan prima kepolisian kepada masyarakat. “Pengaturan lalu lintas ini merupakan wujud kehadiran polisi di tengah masyarakat, terutama saat jam rawan kepadatan, kami berupaya memastikan arus lalu lintas di seputaran Majalaya tetap lancar dan aman, sehingga aktivitas warga tidak terganggu,” ujarnya.

Selain itu, Polsek Majalaya juga penertiban parkir, PKL jualan di bahu jalan dan telah menerapkan langkah lain seperti pemasangan puluhan CCTV sebagai bagian dari Program Majalaya, yang memungkinkan petugas untuk cepat merespons kemacetan begitu terdeteksi di layar, tanpa menunggu laporan dari masyarakat. Pengaturan lalu lintas rutin juga dilakukan setiap pagi dan sore hari oleh Unit Samapta Polsek Majalaya untuk antisipasi kemacetan dan kejadian kecelakaan lalu lintas.

Kapolsek juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan helm bagi pengendara roda dua, dan tidak melawan arus demi keselamatan bersama, karena ketaatan masyarakat adalah kunci utama dalam menekan angka kecelakaan.

 

Yans.

Sekdako Drs H Rida Ananda, M.Si Bukber Bersama OPD, Tahfiz, Pramuka, Komunitas serta Masyarakat Sekitar

KOTA PAYAKUMBUH, — YUTELNEWS.COM — Sekda Rida Ananda ajak Kepala OPD dan Tokoh masyarakat sekitar berbuka puasa bersama pada, Minggu (15/03/2026).

Acara diadakan bertempat di rumdin Sawah Padang sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah atau OPD hadiri acara buka puasa bersama, di awali dengan penyampaian sepatah kata dari Sekda, acara selanjutnya ramah tamah

Di samping itu Rida juga mengundang perwakilan dari beberapa orang tokoh masyarakat, Tahfiz, komunitas dan juga yang berada di kelilingi rumah dinasnya, terlihat hadir perwakilan ibu ibu pengajian dan juga Ninik Mamak Bundo kandung

Dalam sambutannya Sekda Rida Ananda mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada undangan yang hadir karena telah meluangkan waktu buka bersama di rumah,” ucapnya.

Selanjutnya beliau menyampaikan bahwasanya kegiatan buka puasa bersama dibulan suci ramadhan ini rutin halnya setiap tahun ia langsungkan,” ucap Rida Ananda.

Kami juga (Sekda Rida Ananda) mengundang sekurangnya 200 orang kerumahnya sesuai dengan nazar beliau bersama istrinya, Alhamdulillah mereka semua senang ujarnya sambil sumringah,” ujarnya.

Kami mohon doanya selalu untuk bisa terus berbuat dan membantu meringankan beban masyarakat, apalagi di masa masa sulit seperti saat sekarang ini. mudah mudahan kami terus Allah SWT berikan kesehatan pintanya

Di penghujung acara sebelum masuk waktu berbuka, kembali Rida meminta support dan kerjasamanya kepada seluruh OPD agar bisa bersama sama membangun kota Payakumbuh lebih maju kedepannya.

Di temani Asisten Sekdako dan Kepala OPD serta perwakilan tokoh masyarakat sekitar Rida Ananda menikmati hidangan yang telah tersedia, tampak keakraban di antara mereka.

(MD)

Polisi dan Awak Media Bersinergi Urai Padat Kemacetan Jalur Majalaya -Ciparay Jelang Magrib di Ciwalengke

Bandung – YUTELNEWS.com// Arus lalu lintas di jalur Majalaya–Ciparay, Kabupaten Bandung, mengalami kepadatan cukup signifikan pada Minggu (15/3/2026) sore menjelang waktu berbuka puasa di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kemacetan terpantau mengular dari kawasan Patrol hingga Pertigaan Ciwalengke, yang dikenal sebagai salah satu simpul lalu lintas tersibuk di wilayah Majalaya.

Lonjakan volume kendaraan didominasi sepeda motor dan kendaraan pribadi yang datang dari dua arah, baik dari Majalaya menuju Ciparay maupun sebaliknya.

Aktivitas masyarakat menjelang berbuka puasa, seperti pulang kerja, berburu takjil, hingga mobilitas warga yang meningkat selama Ramadan, menjadi faktor utama kepadatan arus kendaraan.

Kapolsek Majalaya Kompol Suyatno, S.Pd.I., M.M., melalui Kanit Lantas Polsek Majalaya Ipda Adike Yoga, turun langsung ke lapangan memimpin pengaturan arus lalu lintas guna mengurai kemacetan di titik krusial tersebut.

Petugas kepolisian tampak berjaga di tengah padatnya kendaraan untuk mengatur pergerakan arus lalu lintas agar tetap berjalan serta mencegah terjadinya penumpukan kendaraan yang lebih parah.

Menariknya, pengamanan lalu lintas di lokasi juga mendapat dukungan dari sejumlah awak media yang berada di lapangan.

Selain melakukan peliputan, para jurnalis turut membantu menyampaikan informasi kondisi lalu lintas secara langsung kepada masyarakat.

Ipda Adike Yoga mengatakan, peningkatan volume kendaraan menjelang waktu berbuka puasa selama Ramadan merupakan fenomena yang rutin terjadi setiap tahun, khususnya di jalur dengan mobilitas tinggi seperti Majalaya–Ciparay.

“Menjelang waktu berbuka, mobilitas masyarakat meningkat cukup signifikan. Jalur ini memang menjadi salah satu titik dengan arus kendaraan tinggi, sehingga kami turun langsung melakukan pengaturan agar lalu lintas tetap bergerak dan masyarakat bisa melintas dengan aman,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan di lapangan, antrean kendaraan sempat mengular cukup panjang dari arah Patrol menuju Pertigaan Ciwalengke.

Namun berkat pengaturan intensif yang dilakukan aparat kepolisian, arus kendaraan perlahan dapat terurai meski kepadatan masih terjadi di beberapa titik.

Kehadiran aparat kepolisian bersama awak media di lapangan menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas serta memberikan informasi cepat kepada masyarakat di tengah meningkatnya aktivitas warga selama Ramadan 1447 Hijriah.

 

Yans

Apresiasi untuk APH Batam, Proses Banding Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen Ditolak

YUTELNEWS.com | Hasil banding yang dilakukan oleh Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen alias Arga Silaen terkait dirinya melanggar Kode Etik Profesi (KEP), tetap di PTDH.

Hal tersebut terungkap berdasarkan Putusan Sidang Banding Komisi Kode Etik Profesi Polri Nomor: PUT BANDING/2/III/2026/Kom Banding tanggal 4 Maret 2026 atas nama Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen NRP 96040488 Jabatan Ba Polresta Barelang (mantan Ba Polsek Sagulung Polresta Barelang) melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan Propam (SP2HP2) pada 5 Maret 2026.

“Hasil pelaksanaan Sidang Banding Komisi Kode Etik Polri pada hari Rabu tanggal 4 Maret 2026 bertempat di ruangan Bidkum Polda Kepulauan Riau Pelanggar atas nama Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen NRP 96040488 Jabatan Ba Polresta Barelang (mantan Ba Polsek Sagulung Polresta Barelang) dengan hasil Putusan Sidang Banding Komisi Kode Etik Polri “Menolak Permohonan Banding dan Menguatkan Putusan Sidang KKEP,” bunyi dalam SP2HP2 tersebut.

Atas dasar itu, korban FM menyampaikan rasa syukurnya dengan putusan banding tersebut. Ia juga apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, baik kepolisian, media, kuasa hukum dan keluarga serta kerabat yang telah membantu proses kasus yang dialaminya itu.

Tidak hanya itu, FM juga berharap terkait laporan kasus dugaan pidana kekerasan seksual dan dugaan penganiayaan yang dialaminya dapat berjalan dengan baik dan sesuai harapan.

“Ada 2 (dua) laporan lagi yang masih proses. Semoga prosesnya berjalan lancar dan menghasilkan penyelesaian yang adil, serta meminta kepada pihak kepolisian, khususnya Polda Kepri untuk tidak ada yang ditutup-tutupi,” harap FM.

Penasihat Hukum Korban FM, dari Kantor Hukum Lisman Hulu, Adv. Fati Hulu mengapresiasi pihak kepolisian yang merespons dan menangani laporan yang dilayangkan pihaknya hingga ada putusan sidang etik profesi terhadap pelaku.

“Kami mengapresiasi gerak cepat dan keseriusan tim kepolisian khususnya Polda Kepri dalam mengusut kasus ini. Hal ini dapat membuktikan terwujudnya rasa keadilan bagi korban,” pungkasnya.

Sementara itu, saat tim media ini masih berupaya menghubungi pihak Arga Silaen, guna penyeimbangan informasi./Red.

Heboh Penemuan Mayat Laki-laki di Desa Lukhu

Lahewa TimurYutelnews.com Kepulauan Nias || Minggu 15/03/2026,
Penemuan Mayat seorang Laki-laki berinisial JL. Zalukhu di Desa Lukhu Lase di saat awak media konfirmasi kepada Pj. Kepala Desa Lukhu Lase Triminjaya Lase S.Pd., M.M di rumahnya bahwa benar ada warga saya yang meninggal, Sabtu, 14/03/2026.

“Ucap PJ.Kades Lukhu bahwa kronologi kejadian sekitar hari Selasa sekitar Jam 02.00Wib Siang anak-anak pulang sekolah ada dua orang anak SD dan satu orang anak SMP melihat Korban di TKP menyampaikan bahwa ada mayat Laki-laki, anak-anak menyampaikan kepada masyarakat dan kepala dusun mengkonfirmasi kepada saya, Lanjut saya konfirmasi Kapolsek Lahewa IPDA SIN.Harefa S.Pd., M.H bersama anggota datang mengecek TPK dan kesimpulan mayat berinisial JL. Zalukhu di Otopsi di rumah sakit Tomsen Gunungsitoli, karena dugaan kematiannya penuh kita curigai.

“Lanjut Kades Lukhu Lase mengatakan bahwa JL Zalukhu (korban) baru pulang merantau sekitar bulan Desember 2025 melihat Kebun mereka di kampung termasuk keluarga yang tidak mampu hanya saudaari Janda yang ada tinggal di dusun tujuh sedangkan dia tinggal sendirian di dusun Tiga Desa Lukhu Lase.

Awak media menemui saudarinya bernama Sitiria Zalukhu alias I. Ida Lase (Korban) mengatakan sangat saya terpukul hatiku kepergian adik saya berinisial JL Zalukhu yang penuh luka di tubuhnya supaya Pihak Polsek Lahewa dan Polres Nias mengungkap kasus ini dengan benar apalagi hanya saya tinggal di Kampung ini, namanya Janda tidak mampu.

“Ucap Sitiria Zalukhu merasa sedih dan penuh rasa kehilangan saudaranya semoga hasil Otopsi dapat kita percaya dan juga publik.

Ketika di konfirmasi Kapolsek Lahewa bahwa kita tunggu hasil penyelidikan juga dari Humas Polres Nias dan Jenazah saudara JL Zalukhu sudah kita serahkan kepada pihak Keluarga korban untuk di kebumikan.

Kharisman Gea

Getarkan Kepedulian Umat, Yayasan Sunan Gunung Jati Santuni 90 Anak Yatim dan 350 Dhuafa

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh Yayasan Sunan Gunung Jati dengan menggelar kegiatan santunan bagi 90 anak yatim dan 350 kaum dhuafa yang berasal dari majelis ta’lim se-desa dan wilayah sekitarnya. Kegiatan sosial ini menjadi wujud nyata semangat berbagi serta kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
Ratusan penerima santunan hadir mengikuti kegiatan dengan penuh harap. Minggu ( 15/3/2026 )

Suasana haru dan kebahagiaan pun terasa ketika santunan diserahkan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Senyum bahagia terlihat di wajah para penerima yang merasa diperhatikan dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.

Kegiatan santunan tersebut diselenggarakan oleh Yayasan Sunan Gunung Jati bersama para pengurus majelis ta’lim serta didukung oleh para donatur yang memiliki kepedulian tinggi terhadap sesama. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat yang kurang mampu, khususnya anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Pengurus Yayasan Sunan Gunung Jati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program sosial yayasan yang secara konsisten dilakukan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kegiatan santunan ini adalah wujud kepedulian kami kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat serta membawa kebahagiaan bagi para penerima,” ujar perwakilan pengurus yayasan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, terutama para donatur yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa merupakan salah satu bentuk amal kebaikan yang memiliki nilai besar dalam kehidupan bermasyarakat. Karena itu, Yayasan Sunan Gunung Jati terus berupaya menghadirkan kegiatan sosial yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara yayasan, pengurus majelis ta’lim, tokoh masyarakat, serta warga sekitar. Kebersamaan yang tercipta dalam kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai gotong royong dan kepedulian sosial masih sangat kuat di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan santunan kepada 90 anak yatim dan 350 dhuafa, Yayasan Sunan Gunung Jati berharap dapat memberikan semangat dan harapan baru bagi para penerima. Kegiatan ini juga diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa empati serta saling membantu dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Dengan semangat berbagi dan kebersamaan, Yayasan Sunan Gunung Jati mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengulurkan tangan membantu mereka yang membutuhkan, sehingga kebahagiaan dan harapan dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Pesantren Kilat Remaja Sedanau Resmi Digelar, 75 Pelajar Ikuti Pembinaan Ramadhan

NATUNAYUTELNEWS.com || Kegiatan Pesantren Kilat Remaja se-Kelurahan Sedanau resmi digelar di Masjid Adz-Zikra Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Jumat (27/2/2026), bertepatan dengan 9 Ramadhan 1447 Hijriyah. Kegiatan bertema “Membentuk Generasi Unggul dan Berakhlak di Masa Depan” ini diikuti 75 peserta dari lima sekolah tingkat SLTP dan SLTA di Kelurahan Sedanau, masing-masing sekolah mengirimkan 15 siswa.

Sekolah yang berpartisipasi antara lain:

SMPN 1 Bunguran Barat

MTsN 1 Natuna

SMA N 1 Bunguran Barat

SMKN 1 Bunguran Barat

MAN 2 Natuna

Pembukaan Kegiatan

Acara pembukaan dipimpin Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bunguran Barat, Dela Pulda, S.HI. Dalam sambutannya, beliau mengajak para remaja menjadikan Ramadhan sebagai momentum tazkiyatun nafs (penyucian jiwa), memperbaiki kualitas ibadah, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

“Pesantren kilat ini adalah ruang pembinaan akhlak dan karakter Islami. Dari masjid inilah diharapkan lahir generasi yang unggul dalam ilmu, kokoh dalam akidah, dan indah dalam akhlak,” ujarnya.

Rangkaian Materi

Pesantren kilat berlangsung selama 3 hari 2 malam (27 Februari – 1 Maret 2026 / 9–11 Ramadhan 1447 H). Selain buka puasa dan sahur bersama, kegiatan diisi dengan pembinaan keagamaan dan wawasan kebangsaan oleh para ustaz dan narasumber.

1. Akmaludin, M.Pd menyampaikan materi Pentingnya Shalat dan Al-Qur’an dengan tema “Remaja Hebat Dimulai dari Sujud dan Tilawah.” Ia menekankan bahwa kejayaan generasi muda bermula dari kedisiplinan menjaga shalat dan kedekatan dengan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

2. Budi Nurhamid, S.Pd.I membawakan materi Fikih Puasa, membahas syarat dan rukun puasa, hal-hal yang membatalkan, serta hikmah Ramadhan sebagai madrasah pembentukan takwa.

3. Hariswati Rachmadani Putri, M.Han. menyampaikan materi Moderasi Beragama, mengajak peserta bersikap adil, seimbang, serta menjaga persatuan dalam bingkai NKRI.

4. Aris Munandar, S.Pd.I membawakan materi Merajut Cinta Remaja Milenial dengan Masjid, menegaskan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan akhlak dan aktivitas positif generasi muda.

5. Harjono, S.Pd.I menyampaikan materi Berbakti kepada Kedua Orang Tua dan Zikir Pagi, menekankan bahwa ridha Allah SWT bergantung pada ridha orang tua serta pentingnya membiasakan zikir sebagai penguat ruhani.

6. Syu’if, S.Pd.I memberikan materi praktik Fardhu Kifayah, membimbing peserta memahami tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.

7. Said Syukrilah, S.Pd.I membawakan materi Membentuk Generasi Unggul dan Berakhlak di Masa Depan, menekankan pentingnya akhlakul karimah, integritas, serta istiqamah dalam ibadah.

8. Nor Rudianto (Danposal Sedanau) menyampaikan materi Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme Remaja Masa Kini dengan slogan “Remaja Hebat, Indonesia Kuat.” Ia mengajak peserta mencintai tanah air sebagai bagian dari iman, menjaga persatuan, dan menjadi generasi disiplin serta bertanggung jawab.

Pendampingan Peserta

Setiap peserta didampingi oleh guru dari sekolah masing-masing sebagai bentuk amanah dalam membina generasi. Para guru tidak hanya memastikan kegiatan berjalan tertib, tetapi juga membersamai para siswa dalam setiap rangkaian ibadah dengan penuh kesungguhan. Mereka membimbing bacaan Al-Qur’an, meluruskan adab dalam shalat, mengarahkan tata cara ibadah agar sesuai tuntunan syariat, serta menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah sehingga suasana kegiatan senantiasa terjaga dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.

Berdasarkan pantauan media di lokasi, para guru pendamping dari seluruh sekolah menyampaikan harapan yang sejalan. Mereka menilai pesantren kilat ini menjadi momentum tarbiyah ruhiyah yang sangat berharga dalam membentuk karakter Islami remaja.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh menjadi cahaya dalam kehidupan mereka. Semoga anak-anak semakin mencintai shalat, dekat dengan Al-Qur’an, berbakti kepada orang tua, serta istiqamah dalam kebaikan,” ungkap salah seorang guru pendamping.

Guru lainnya menambahkan bahwa Ramadhan adalah madrasah terbaik untuk melatih kesabaran, keikhlasan, dan kedisiplinan. Melalui kegiatan ini diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga lembut hatinya, mulia adabnya, serta teguh menjalankan syariat Islam.

Awak media juga menyapa salah satu peserta pesantren kilat dari SMA N 1 Bunguran Barat, Ikbal. Ia mengaku sangat bersyukur dan antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

“Kami sangat senang mengikuti pesantren kilat ini, karena banyak ilmu keagamaan yang sebelumnya belum kami pahami, kini menjadi lebih jelas dan kami mengerti. Materi tentang shalat, Al-Qur’an, adab, serta peningkatan ketakwaan sangat bermanfaat bagi kami,” ujar Ikbal.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap bulan Ramadhan.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin ke depan. Kami ingin terus mendapatkan pembinaan dan materi yang dapat meningkatkan ketakwaan kami kepada Allah SWT, terutama dalam memperbaiki kualitas ibadah shalat dan amalan lainnya,” tambahnya penuh harap.

Dukungan dan Harapan

Kegiatan ini dipimpin Ketua Panitia Pelaksana, Tas Riadi, bersama jajaran panitia dan didukung berbagai pihak, termasuk pemerintah Kecamatan Bunguran Barat, KUA Kecamatan Bunguran Barat, Kelurahan Sedanau, unsur TNI-Polri, serta tokoh ulama dan masyarakat.

Berkat sinergi tersebut, kegiatan berlangsung lancar dan penuh keberkahan. Pesantren kilat ini diharapkan menjadi wasilah lahirnya generasi muda Sedanau yang unggul, beriman, berakhlak mulia, serta istiqamah dalam ibadah, sebagai bekal membangun masa depan yang diridhai Allah SWT.

{Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com}

Marhaban Ya Ramadhan, Dardani Sampaikan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 Hijriah

Marhaban Ya Ramadhan, Dardani Sampaikan Ucapan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 Hijriah

NATUNA – YUTELNEWS.com
Anggota Komisi I menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Natuna.

Dardani menyampaikan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan bulan yang dimuliakan Allah SWT, penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan. Ia mengajak umat Muslim se-Kabupaten Natuna untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat keimanan dan ketakwaan, serta memperbanyak amal kebajikan.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah puasa juga perlu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat, seperti menjaga persaudaraan, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kepedulian dan empati sosial.

“Semoga ibadah puasa yang dijalankan membawa keberkahan, ketenangan, dan kebaikan bagi kehidupan pribadi, keluarga, serta masyarakat,” ujar Dardani.

Ia berharap Ramadhan 1447 Hijriah dapat menjadi sarana memperbaiki diri sekaligus memperkokoh persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat Kabupaten Natuna.

Redaksi: Darmansyah
Kabiro Natuna Yutelnews.com

Ada Apa dengan Listrik Sedanau? PLTD Perbaiki Mesin MAN 1, Listrik Bergilir Diberlakukan

YUTELNEWS.com
NATUNASEDANAU || PLTD Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, tengah melakukan perbaikan pada mesin MAN 1 setelah terdeteksi adanya gangguan pada sistem kelistrikan pembangkit. Gangguan tersebut mulai terjadi pada Jumat, 30 Januari 2026, dan diketahui berasal dari komponen dioda pada sistem eksitasi generator.

Koordinator PLTD Sedanau Juon, melalui komunikasi dengan awak media via pesan WhatsApp pada Sabtu, 31 Januari 2026, pukul 22.45 WIB,  menjelaskan bahwa gangguan tersebut menyebabkan arus eksitasi generator tidak stabil sehingga berdampak pada peningkatan suhu kerja generator.

Sebagai langkah pengamanan, pihak PLTD Sedanau melakukan pembongkaran generator karena terdapat permasalahan pada stator yang selanjutnya akan dilakukan penggulungan ulang (rewinding). Untuk penanganan tersebut, stator generator direncanakan akan dikirim ke Letung menggunakan kapal perintis Sabuk Nusantara pada Minggu, 1 Februari 2026, untuk ditangani oleh teknisi.

Sambil menunggu proses perbaikan, untuk sementara waktu PLTD Sedanau melakukan penonaktifan pada beberapa titik trafo. Penyaluran listrik kepada pelanggan dilakukan dengan sistem bergilir sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Koordinator PLTD Sedanau, Juon, mengatakan langkah tersebut diambil sebagai upaya pengamanan agar kerusakan tidak meluas.

“Agar kerusakan tidak merembet lebih luas akibat gangguan mesin MAN 1 Sedanau, untuk sementara kami melakukan penonaktifan pada beberapa titik trafo dengan sistem bergilir,” ujar Juon.

Ia menambahkan bahwa pihak PLTD Sedanau terus mengupayakan percepatan perbaikan agar pasokan listrik di wilayah Sedanau dapat kembali normal secepatnya, serta berharap masyarakat dapat bersabar dan memahami kondisi tersebut selama proses perbaikan berlangsung.

Red: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com

UMKM Kepulauan 3T Berharap Perhatian Pemerintah, Perdagangan Digital Dinilai Kurangi Perputaran Ekonomi Daerah

NATUNAYUTELNEWS.COM
Perkembangan perdagangan digital melalui marketplace seperti Shopee dan Lazada telah membawa perubahan besar dalam pola belanja masyarakat di Indonesia. Kemudahan akses, harga yang kompetitif, serta beragam pilihan produk membuat platform digital semakin diminati masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan.

Di satu sisi, kehadiran platform digital memberikan manfaat bagi masyarakat karena dapat memperoleh berbagai kebutuhan dengan harga yang relatif lebih murah tanpa harus bepergian ke kota besar. Bagi masyarakat di wilayah terpencil, kemudahan ini tentu membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih praktis.

Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga mulai menimbulkan kekhawatiran bagi sebagian pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di daerah kepulauan, khususnya wilayah kategori 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Sebelum era marketplace berkembang pesat, para pedagang lokal biasanya melakukan perjalanan ke kota besar untuk membeli barang dagangan yang kemudian dijual kembali di daerahnya. Aktivitas tersebut menciptakan perputaran ekonomi lokal yang cukup kuat karena uang hasil belanja masyarakat tetap beredar di daerah yang sama.

Kini pola tersebut mulai berubah. Sebagian besar masyarakat memilih berbelanja langsung melalui marketplace karena faktor harga dan kemudahan. Akibatnya, sejumlah pelaku usaha lokal mengaku mengalami penurunan omzet bahkan tidak sedikit yang terpaksa menghentikan usahanya karena kesulitan bersaing.

Fenomena ini memunculkan kekhawatiran bahwa perputaran uang di daerah kepulauan semakin berkurang karena sebagian transaksi ekonomi terjadi melalui platform digital yang pusat operasionalnya berada di luar daerah.

Meski demikian, secara regulasi pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk melarang keberadaan platform digital karena perdagangan elektronik merupakan bagian dari sistem ekonomi nasional yang diatur oleh pemerintah pusat melalui lembaga seperti Kementerian Perdagangan Republik Indonesia serta Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Karena itu, sejumlah kalangan menilai solusi yang lebih realistis bukanlah melarang marketplace, melainkan mencari kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara perkembangan ekonomi digital dan keberlangsungan usaha masyarakat lokal.

Beberapa langkah yang dinilai dapat menjadi solusi antara lain memperkuat program digitalisasi UMKM, memberikan pelatihan pemasaran online bagi pedagang daerah, membantu pelaku usaha lokal masuk ke marketplace, serta memperbaiki sistem distribusi dan logistik bagi wilayah kepulauan agar produk lokal dapat bersaing dengan produk dari luar daerah.

Di tengah pesatnya perkembangan perdagangan digital, para pelaku usaha kecil di wilayah 3T juga menyampaikan harapan kepada pemerintah pusat agar kondisi ekonomi masyarakat di daerah kepulauan turut menjadi perhatian.

Harapan tersebut disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar pemerintah dapat melihat secara langsung dampak perubahan pola perdagangan terhadap usaha kecil di wilayah terluar Indonesia.

Para pelaku UMKM berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang mampu melindungi dan memperkuat ekonomi masyarakat daerah, sehingga perkembangan platform digital tetap berjalan tanpa mengganggu keberlangsungan usaha kecil di daerah.

Bagi daerah kepulauan seperti Kabupaten Natuna, perputaran ekonomi lokal menjadi faktor penting bagi kesejahteraan masyarakat. Karena itu, perhatian pemerintah pusat diharapkan mampu menghadirkan solusi yang adil dan berpihak pada penguatan ekonomi daerah 3T.

Dengan kebijakan yang tepat, masyarakat berharap kemajuan teknologi dan perdagangan digital dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal, sehingga daerah-daerah terdepan Indonesia tidak tertinggal dalam pembangunan dan kesejahteraan.

Editor: Darmansyah,Kabiro Natuna Yutelnews.com

Jelang Puncak Mudik Lebaran, Kapolda Kepri dan Gubernur Ansar Sidak Tiga Pelabuhan Utama di Batam

BATAMYUTELNEWS.COM || Mengantisipasi lonjakan arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah / 2026, Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin bersama Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan langsung ke sejumlah pelabuhan utama di Kota Batam, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi laut, sistem pelayanan penumpang, aspek keselamatan pelayaran, serta kelancaran mobilitas masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik.

Dalam kegiatan itu turut hadir Danrem 033/WP, Dankoarmada RI Kawasan Barat, Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Wakapolresta Barelang, perwakilan BPTD Kelas II Provinsi Kepulauan Riau, KSOP Batam, Direktur ASDP Roro Punggur, serta unsur Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam.

Rangkaian peninjauan difokuskan pada tiga pelabuhan strategis yang menjadi simpul utama pergerakan penumpang, yakni Pelabuhan Batu Ampar (Pelni Bintang 99), HarbourBay Ferry Terminal, serta Pelabuhan Roro Punggur.

Di setiap lokasi tersebut, rombongan melakukan inspeksi langsung terhadap kesiapan armada kapal, sistem penjualan tiket berbasis daring, manajemen antrean penumpang, hingga fasilitas penunjang bagi masyarakat yang menunggu jadwal keberangkatan.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad menjelaskan, hasil pemantauan di Pelabuhan Batu Ampar menunjukkan kondisi operasional masih terkendali. Kapal dengan kapasitas sekitar 2.600 penumpang saat ini terisi sekitar 2.500 penumpang sehingga masih berada dalam batas aman sesuai standar keselamatan pelayaran.

Selain itu, rombongan juga berdialog langsung dengan kapten serta kru kapal guna memastikan kesiapan operasional, keamanan pelayaran, dan kualitas pelayanan kepada para penumpang yang akan melakukan perjalanan mudik.

“Penjualan tiket saat ini sudah diberlakukan secara online untuk mencegah praktik percaloan. Meskipun masih ada masyarakat yang menunggu jadwal keberangkatan, secara umum pelayanan transportasi laut masih berjalan baik,” ujar Ansar Ahmad.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga terus memperkuat koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang. Pihak KSOP dan ASDP bahkan telah menyiapkan langkah antisipatif berupa kemungkinan penambahan armada kapal apabila terjadi peningkatan signifikan arus penumpang.

Sementara itu, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan subsatgas penegakan hukum untuk menindaklanjuti informasi terkait dugaan praktik percaloan tiket yang dapat merugikan masyarakat.

Polda Kepri juga telah berkoordinasi dengan pihak ASDP, KSOP, serta operator kapal untuk memperketat pengawasan di seluruh area pelabuhan, terutama pada titik-titik keberangkatan penumpang.

Kapolda turut mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh tawaran tiket dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa keselamatan penumpang merupakan prioritas utama sehingga jumlah penumpang dalam setiap pelayaran harus sesuai dengan standar keselamatan yang telah ditetapkan.

Di sisi lain, pihak ASDP juga telah menyiapkan tambahan armada kapal guna mengakomodir masyarakat yang belum mendapatkan tiket perjalanan, sehingga seluruh pemudik diharapkan tetap dapat terlayani dengan baik.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Nona Pricillia Ohei mengimbau masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian agar menghubungi Call Center 110 yang aktif selama 24 jam atau memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Polri Super Apps.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat dapat menyampaikan laporan atau pengaduan terkait pelayanan anggota kepolisian melalui Layanan Barcode Pengaduan Propam yang tersedia di setiap pos pelayanan maupun kantor polisi di wilayah hukum Polda Kepri.

“Bagi masyarakat yang akan mudik dan khawatir meninggalkan kendaraan atau barang berharga di rumah, dapat menitipkannya di kantor polisi terdekat. Layanan penitipan ini disediakan secara gratis tanpa dipungut biaya,” ujarnya.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan pelayanan optimal kepada masyarakat selama momentum arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

{Redaksi}
Editor: Darmansyah – Kabiro Natuna, Yutelnews.com

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.