You Tell News

Diduga Diabaikan, Jembatan Ambruk Saat Warga Akan Memilih, Lima Korban Jatuh di Tegal Buleud.

YUTELNEWS.COMSUKABUMI|| Kondisi infrastruktur yang diduga dibiarkan tanpa perbaikan kembali menimbulkan korban.

Jembatan penghubung di Kampung Lingkung Sari, RT 04 RW 04, Desa Sumberjaya, Kecamatan Tegal Buleud, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada Kamis (2/4/2026), saat warga melintas untuk mengikuti Pemilihan Antar Waktu (PAW) Kepala Desa Sumberjaya.

Peristiwa terjadi ketika warga dari Dusun Kampung Cilampahan tengah menuju lokasi pemilihan. Jembatan yang menjadi akses utama tersebut tiba-tiba putus saat dilalui.

Warga menyebut kondisi jembatan sudah lama rusak dan minim perawatan, namun tetap digunakan karena tidak tersedia jalur alternatif.
Akibatnya, lima orang menjadi korban, terdiri dari tiga orang dewasa dan dua anak-anak.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun para korban mengalami luka dan harus mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Tegal Buleud setelah dievakuasi warga menggunakan ambulans desa.

Kejadian ini memicu kritik keras dari masyarakat. Mereka menilai kerusakan jembatan sudah lama dilaporkan, namun tidak kunjung mendapat penanganan.

Warga menilai lambannya respons terhadap kondisi infrastruktur berisiko membahayakan keselamatan.

“Sudah sering dilaporkan, tapi tidak ada perbaikan. Baru setelah ada korban, kejadian ini kembali diperhatikan,” ujar seorang warga.

Ambruknya jembatan juga berdampak pada terganggunya proses PAW Kepala Desa Sumberjaya. Dari 18 pemilih yang terdaftar, sebagian tidak dapat melanjutkan perjalanan akibat akses utama terputus.

Warga mendesak Pemerintah Kabupaten Sukabumi segera melakukan perbaikan darurat serta audit kondisi jembatan di wilayah Tegal Buleud. Mereka khawatir, tanpa langkah cepat, kejadian serupa bisa kembali terjadi dengan dampak yang lebih serius.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pemerintah daerah terkait penyebab ambruknya jembatan maupun rencana penanganan.

Peristiwa ini kembali menyoroti lemahnya pengawasan infrastruktur di daerah pelosok yang dinilai belum menjadi prioritas, meski menyangkut keselamatan masyarakat.

(Wowo)

Kejari Natuna Gandeng Kemenag dan BPN, Percepat Sertifikasi Tanah Wakaf dan Tempat Ibadah

YUTELNEWS.COM | Natuna, 2 April 2026 — Kejaksaan Negeri Natuna terus memperkuat peran strategisnya dalam pengamanan aset keagamaan dengan menjalin sinergi lintas instansi melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna dan Kantor Pertanahan Kabupaten Natuna.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Kejaksaan Negeri Natuna, Kamis (2/4/2026), ini menjadi langkah konkret dalam mendorong percepatan sertifikasi serta pengamanan tanah wakaf dan tempat peribadatan di wilayah Kabupaten Natuna.

Penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Erwin Indrapraja, bersama Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Natuna, Muhd. Sabirin, serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Natuna, Amir Nugroho.

Kerja sama ini menitikberatkan pada penguatan koordinasi dan kolaborasi antar lembaga dalam rangka optimalisasi tugas dan fungsi masing-masing instansi, khususnya di bidang pertanahan dan aset keagamaan.

Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi inventarisasi dan identifikasi tanah wakaf serta tempat ibadah, pertukaran data dan informasi antar instansi, percepatan proses sertifikasi, hingga pemberian bantuan hukum oleh Kejaksaan Negeri Natuna, baik secara litigasi maupun non-litigasi.

Peran Kejaksaan sebagai pengacara negara juga menjadi krusial dalam memberikan pendampingan hukum, pertimbangan hukum, serta tindakan hukum lainnya guna memitigasi potensi sengketa di bidang perdata dan tata usaha negara.

Melalui sinergi ini, diharapkan seluruh aset keagamaan di Kabupaten Natuna dapat memiliki kepastian hukum yang kuat, sehingga mampu mencegah konflik, meningkatkan tertib administrasi pertanahan, serta mendukung tata kelola aset yang transparan dan akuntabel.

Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah dalam percepatan legalisasi aset dan reformasi birokrasi di sektor pertanahan, khususnya terkait perlindungan tanah wakaf dan fasilitas tempat ibadah.

Kejaksaan Negeri Natuna menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam pengamanan aset negara dan aset keagamaan melalui pendekatan yang profesional, berintegritas, dan humanis.

Sumber: Free Release Kejaksaan Natuna, diolah Redaksi Yutelnews.com
Editor: Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com)

DLH Batam Bungkam Konfirmasi Tambak Udang Ikan di Kecamatan Galang yang Diduga Milik PT BSA

YUTELNEWS. com / Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Batam terkesan Bungkam saat konfirmasi adanya Tambak Udang di wilayah Dapur Arang 3, Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam yang diduga beroperasi secara ilegal, kamis (02/4/2026).

Tim media pun sudah berusaha meminta konfirmasi kepada pihak PT BSA namun disampaikanasih di lingga.

” PT Bertuah Samudra Abadi: Maaf bg sy lg di lingga Pulang baru jumpa y,” balasnya, [2/4, 10.46].

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, usaha tambak udang itu diduga belum mengantongi legalitas dan perizinan seperti Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut dan darat, dokumen lingkungan AMDAL, UKL/UPL, dokumen IPAL serta sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 10 Tahun 2021 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025.

Pihak Kesatuan Pengelolaan Hutang Lindung (KPHL) Unit II Kota Batam, keberadaan Tambak udang itu berdiri diatas kawasan Hutan. Pasalnya, usaha Tambak udang yang disebut-sebut dikelola oleh PT. Bertuah Samudera Abadi (PT BSA) beromzet milyaran itu berada persis di lereng bukit di atas permukaan laut.

Dikutip dari sumber salah satu warga Desa Air Naga, awal keberadaan usaha tambak udang milik seorang pria berinisial ALX itu sempat terjadi penolakan oleh masyarakat setempat khususnya para nelayan tradisional.

Bagaimana tidak, setiap usaha tambak udang tentu memiliki limbah dari feses, bangkai udang dan sisa pakan yang mengandung kimia.

“Pastinya ini akan merusak ekosistem laut. Apalagi mereka tidak memiliki IPAL yang standar. Belum lagi usaha mereka tepat diatas permukaan laut, sehingga dampaknya sangat terasa dengan berkurangnya mata pencarian nelayan lokal di sini,” ucap satu warga setempat kepada sumber.

Tentu, sejumlah pelanggaran ini akan berdampak penghentian hingga penyegelan lokasi seperti yang terjadi pada tahun 2023 silam di kawasan Rempang Galang, Batam. Dimana, Kementerian Kelautan dan Perikanan segel 2 lokasi tambak udang milik PT. DMMP dan PT. TJSU.

Ketika itu, sejumlah pelanggaran ditemukan. Para pelaku usaha tambak udang tidak mengantongi dokumen CCIB dan tidak menerapkan kaidah CCIB yang telah ditentukan. selain itu, usaha yang diajukan dalam sistem OSS adalah Mikro, namun fakta dilapangkan usaha tambak itu beromzet Milyaran.

Sampai berita ini dipublikasikan, tim media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pengelola dan pihak-pihak terkait soal keberadaan tambak udang milik PT. Bertuah Samudera Abadi yang beroperasi ilegal di Dapur 3 Galang, Kota Batam. (Red)

Ket. Ft Ist

Kunjungan Industri SMK MUTIPUGA ke TVRI Yogyakarta, Fokus pada Dunia Kreatif dan Penyiaran

Yogyakarta, Yutelnews.com – Sebanyak 37 siswa SMK Muhammadiyah 3 Pucang Gading (SMK MUTIPUGA) mengikuti kegiatan Kunjungan Industri (KI) ke TVRI Yogyakarta pada Kamis (2/4/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi oleh 10 guru sebagai bagian dari pembelajaran berbasis dunia kerja.

Kunjungan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mengenal Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), khususnya di bidang yang relevan dengan jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV). Selama kegiatan, siswa mendapatkan gambaran mengenai proses produksi siaran, pengelolaan media, hingga peluang karier di industri pertelevisian dan kreatif.

Kepala SMK MUTIPUGA, Jasno, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri.

“Kunjungan Industri ini sangat penting untuk memberikan wawasan nyata kepada siswa tentang dunia kerja, sehingga mereka memiliki gambaran yang jelas terkait kompetensi yang harus dipersiapkan sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan dari TVRI Yogyakarta, Gunawan, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri.

“Kami berharap kerja sama ini dapat ditindaklanjuti dengan kegiatan lain seperti Praktik Kerja Lapangan (PKL). Selain itu, kami juga membuka peluang agar ke depan SMK MUTIPUGA dapat kembali melaksanakan kunjungan industri ke TVRI,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan kompetensi di bidang Desain Komunikasi Visual serta siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Pengalaman langsung di lapangan dinilai menjadi bekal penting dalam membangun kesiapan dan profesionalisme siswa.

Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi kepada Puma Tour & Travel Semarang atas dukungan yang diberikan dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.

M. Efendi

Bangkitkan Literasi Anak Negeri, Perpustakaan Jadi Kunci Masa Depan Generasi

NATUNA
YUTELNEWS.COM || Meningkatkan wawasan dan kualitas generasi muda tidak terlepas dari budaya literasi yang kuat. Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat, kebiasaan membaca menjadi fondasi penting dalam membentuk pola pikir kritis dan cerdas bagi anak negeri.

Di mana pun seseorang berdomisili, jika tersedia fasilitas perpustakaan, hal tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal. Perpustakaan bukan sekadar tempat menyimpan buku, melainkan ruang belajar yang membuka jendela dunia dan memperluas wawasan.

Semangat literasi ini juga terinspirasi dari pengalaman nyata yang diceritakan oleh salah satu rekan awak Yutelnews berinisial DI. Sejak duduk di bangku sekolah dasar, ia telah membiasakan diri membaca berbagai jenis buku tanpa memilih-milih. Konsistensi tersebut terbukti membentuk wawasan yang luas serta pola pikir yang matang hingga saat ini. Pengetahuan yang dimilikinya pun tidak diragukan lagi, menjadi contoh nyata bahwa kebiasaan membaca sejak dini mampu mengubah masa depan seseorang.

Sayangnya, minat baca di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, masih perlu terus didorong. Padahal, dengan rajin membaca, seseorang tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga mampu memahami berbagai persoalan secara lebih bijak dan objektif.

Melalui pemberitaan ini, awak Yutelnews berharap dapat memberikan motivasi kepada seluruh anak negeri, khususnya yang berada di wilayah 3T, untuk terus semangat meningkatkan literasi. Adapun 3T merupakan singkatan dari Terdepan, Terluar, dan Tertinggal, yaitu daerah yang memiliki keterbatasan akses, baik dari segi infrastruktur, pendidikan, maupun informasi.

Momentum ini menjadi ajakan bersama agar masyarakat mulai bangkit dan menumbuhkan kembali kebiasaan membaca. Peran orang tua, guru, serta lingkungan sekitar sangat dibutuhkan untuk membangun budaya literasi sejak dini.

Dengan memanfaatkan perpustakaan yang ada di lingkungan tempat tinggal, diharapkan lahir generasi yang cerdas, berwawasan luas, serta mampu bersaing di masa depan. Karena pada akhirnya, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh tingkat literasi masyarakatnya.

Red:Darmansyah, Kabiro Natuna Yutelnews.com

LAPAS Kelas IIA Batam Gelar Halal Bihalal Bersama Insan Pers

YUTELNEWS.com / Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam (LAPAS) menggelar kegiatan halal bihalal dan silaturahmi bersama insan pers sebagai upaya memperkuat kemitraan serta mendorong Keterbukaan Informasi Publik. Acara tersebut digelar di Aula Lapas Batam pada Rabu (1/4/2026) sekira pukul 13.00 Wib.

Pentingnya kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun hubungan yang harmonis antara Lapas Batam dengan insan pers. Selain sebagai ajang silaturahmi pasca momentum keagamaan, pertemuan tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi dalam penyampaian informasi publik.

Suasana acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Diskusi ringan antara jajaran Lapas dan para jurnalis turut mewarnai kegiatan, membahas berbagai hal terkait tugas pemasyarakatan serta peran media dalam mengedukasi masyarakat.

Dalam sambutannya, Yosafat menegaskan bahwa media memiliki peran penting sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara transparan, objektif, dan berimbang.

“Media merupakan mitra strategis kami dalam menyampaikan berbagai informasi kepada publik. Kami berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan guna menghadirkan informasi yang akurat dan terpercaya,” ujarnya.

Foto bersama dengan Ka Lapas Kelas II Batam dengan Beberapa Insan Pers

Beberapa Rangkaian kegiatan di dalam lapas salah satunya kerajinan /keterampilan dan kesenian serta beberapa karya lainnya dari warga Binaan sehingga hasil karya warga binaan tersebut menerima penghargaan.

Dipaparkan juga bahwa hubungan Petugas Lapas dengan warga Bina tidak terlalu dekat tidak terlalu jauh namun dilakukan sesuai SOP petugas untuk mengontrol, memantau baik itu kebersihan, kesehatan dan lainya.

” Kita ingin warga Binaan berubah menjadi lebih baik terutama pada tingkat kebersihan, tata Krama, beretika baik, sopan santun,” harapnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi yang telah terbangun dapat semakin solid, sehingga mampu mendukung terciptanya keterbukaan informasi publik serta pemberitaan yang kredibel dan bertanggung jawab di tengah masyarakat.

Acara ini dipimpin langsung oleh Ka Lapas Batam, Bapak Yosafat yang didampingi Humas Lapas Batam, Andre, serta dihadiri sejumlah perwakilan media di Kota Batam.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah sebagai simbol kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga hubungan baik antara Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam dan insan pers. /Tim

 

Tokoh PKB Kabupaten Bandung H. Asep Bubun Hadiri Acara Halal Bihalal, Perkuat Silaturahmi Pengurus Se-Kabupaten

Bandung –YUTELNEWS.com//  Tokoh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung H. Asep Bubun menghadiri acara halal bihalal yang diselenggarakan oleh DPC PKB Kabupaten Bandung. Acara yang diikuti oleh pengurus PKB dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bandung menjadi ajang penting untuk mempererat tali silaturahmi dan menyatukan komitmen antar kader. pada rabu 01/04/2026.

Dalam kesempatan tersebut, H. Asep Bubun menekankan bahwa kekompakan antar pengurus adalah kunci keberhasilan partai dalam menjalankan mandat rakyat. “Acara halal bihalal ini bukan hanya untuk saling memaafkan, tetapi juga untuk menyatukan visi dan misi kita dalam membangun Kabupaten Bandung yang lebih baik. Kita harus terus memperkuat sinergi agar program kerja PKB dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Acara juga menyaksikan sesi pembahasan arah program kerja PKB Kabupaten Bandung untuk tahun mendatang, serta penegasan komitmen para pengurus dalam memperjuangkan kepentingan rakyat dan nilai-nilai yang diemban oleh partai. Para hadirin pun saling berbagi pengalaman dan strategi untuk meningkatkan peran serta partai di tingkat lokal”, tukasnya.

 

 

Yans.

Desa Tenjojaya Jadi Desa Unggulan, Kades Jamaludin Aziz Dorong Inovasi Selada dan Talas Pratama

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, terus menunjukkan geliat positif sebagai desa unggulan melalui pengembangan sektor pertanian. Di bawah kepemimpinan Kepala Desa Tenjojaya, Jamaludin Aziz, berbagai inovasi mulai dikembangkan, salah satunya budidaya selada dan talas pratama yang kini menjadi andalan desa.Kamis ( 2/4/2026 ).

Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat. Selada dipilih karena memiliki nilai ekonomi tinggi dan permintaan pasar yang stabil, sementara talas pratama menjadi komoditas lokal unggulan yang terus dikembangkan agar memiliki daya saing.

“Kami ingin Desa Tenjojaya dikenal sebagai desa yang produktif dan inovatif. Selada dan talas pratama ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan perekonomian warga,” ujar Jamaludin Aziz.

Selain fokus pada produksi, pemerintah desa juga mendorong pelatihan bagi petani, mulai dari teknik budidaya modern hingga pemasaran hasil panen. Dengan begitu, para petani tidak hanya mampu menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga memiliki akses pasar yang lebih luas.

Dukungan masyarakat pun terlihat dari semangat gotong royong dalam mengembangkan lahan pertanian. Program ini diharapkan mampu menjadikan Desa Tenjojaya sebagai contoh desa mandiri berbasis pertanian di wilayah Kabupaten Sukabumi.

Ke depan, Desa Tenjojaya menargetkan peningkatan produksi serta pengembangan produk turunan dari selada dan talas pratama agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi dan mampu bersaing di pasar regional hingga nasional.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Geuchik Desa Blang Diduga Korupsi Dana BUMDes Rp 200 Juta, Berpotensi Digunakan Untuk Kepentingan Pribadi

YUTELNEWS.com – 31 Maret 2026 – Dugaan kasus korupsi yang memprihatinkan menjadi sorotan masyarakat Desa Blang, Kecamatan Tanah Pasir, Kabupaten Aceh Utara. Dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebesar kurang lebih Rp200 juta yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, diduga disalahgunakan oleh oknum Geuchik setempat.

Dana tersebut merupakan bagian dari anggaran desa tahun 2025 yang telah dicairkan pada tahap kedua, dengan peruntukan pembelian lahan guna pengembangan BUMDes. Namun, berdasarkan informasi yang dihimpun, proses pembelian tanah tersebut tidak pernah diselesaikan. Pembayaran tidak dilunasi kepada pemilik lahan, sehingga transaksi batal. Uang panjar yang sebelumnya diberikan bahkan dikembalikan oleh pemilik tanah karena ketidakjelasan penyelesaian pembayaran.

Lebih lanjut, muncul dugaan bahwa dana tersebut justru digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk untuk membiayai pernikahan secara siri dengan seorang perempuan berinisial M, yang diketahui bekerja sebagai PPPK paruh waktu di Dinas Pariwisata dan Olahraga (Dispora) Aceh.

Kondisi ini semakin memicu kemarahan warga ketika desa dilanda bencana. Di saat masyarakat membutuhkan kehadiran dan kepemimpinan kepala desa, yang bersangkutan justru tidak berada di tempat. Ia dilaporkan tidak berada di desa dan diduga tinggal bersama istri barunya di kawasan Lambaro Skep, Banda Aceh.

Situasi tersebut membuat masyarakat harus menghadapi dampak bencana secara mandiri tanpa koordinasi dari pimpinan desa.

Atas kejadian ini, masyarakat Desa Blang mendesak aparat penegak hukum untuk segera turun tangan melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Warga juga menuntut adanya tindakan tegas dan transparan terhadap dugaan penyalahgunaan dana desa tersebut.

Masyarakat menegaskan bahwa tidak boleh ada kompromi terhadap tindakan yang merugikan keuangan desa dan mengabaikan kepentingan rakyat.

Penulis: Muhamad (Rimung)- Tim

Wakil Wali Kota Semarang Resmikan Singo Barong Boxing Camp, Siap Cetak Atlet Berprestasi

Semarang, Yutelnews.com – Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminudin, mengukuhkan kepengurusan Sasana Singo Barong Boxing Camp yang berlokasi di Jalan Duku No 09, Kelurahan Lamper Kidul, Semarang, Rabu (1/4) malam. Dalam kesempatan tersebut, Iswar juga melepas sembilan atlet untuk mengikuti ajang Purwodadi Combat Sport 2026 yang akan digelar pada 5 April mendatang.

Kesembilan atlet yang diberangkatkan terdiri atas Sevian Risqy Agusti (18) di kelas berat badan 67 kg, Natalius Gabriel Rohit Ohoiwutun (18) kelas 60 kg, Nabil Awad Bin Gadi (18) kelas 57 kg, Alfons Brightjly Romppis (15) kelas 44 kg, Alexa Caranina Raji (12) kelas 42 kg, Rivano Eza Erlangga Riyanto (12) kelas 40 kg, Lionel Rafa Kim (11) kelas 40 kg, Frengky Kossy Olin (13) kelas 36 kg, serta Jonatan Nataniel Imanuel Rompis (13) kelas 35 kg.

Dalam sambutannya, Iswar menyampaikan harapan agar Sasana Singo Barong mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama Kota Semarang ke level yang lebih tinggi.

“Pemerintah Kota Semarang berharap, Singo Barong Boxing Camp mampu menelorkan atlet-atlet yang bisa mewakili Kota Semarang ke tingkat yang lebih baik, baik di tingkat provinsi, nasional hingga internasional,” ujar Iswar.

Ia juga berpesan kepada para atlet untuk selalu mengikuti arahan pelatih sebagai bagian dari proses pembentukan karakter. Menurutnya, kedisiplinan dan kepatuhan terhadap pelatih akan membentuk mental petarung yang tangguh.

“Paling tidak anak-anakku akan memiliki mental sebagai seorang petarung atau pejuang dalam hal yang positif dan berprestasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Singo Barong Boxing Camp, Didik, menuturkan bahwa pengukuhan kepengurusan ini menjadi langkah awal dalam menjalankan program latihan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya disiplin serta dukungan dari berbagai pihak.

“Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan latihan yang sehat dan berprestasi. Dukungan dari pemerintah kota dan seluruh elemen masyarakat sangat berarti bagi kemajuan sasana ini,” kata Didik.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan tersebut, Singo Barong Boxing Camp siap memulai agenda latihan rutin sekaligus membuka kesempatan bagi talenta muda untuk mengembangkan kemampuan di cabang olahraga tinju.

M. Efendi

BPJS Ketenagakerjaan Natuna Sosialisasikan Perlindungan Pekerja Desa, Langkah Kecil Iuran, Dampak Besar Perlindungan

YUTELNEWS.COM
NATUNA – BPJS Ketenagakerjaan Cabang Natuna menggelar sosialisasi manfaat program serta optimalisasi jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di ekosistem desa, Rabu (01/04/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serbaguna Desa Batu Gajah, Kecamatan Bunguran Timur ini diikuti Ketua RT, Ketua RW, dan masyarakat setempat.

Mengusung tema “Memperkuat Peran Desa dalam Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Masyarakat”, sosialisasi ini menekankan pentingnya perlindungan bagi para pekerja, termasuk pekerja informal di desa.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Natuna, Hendra Harry Jonna, mengatakan program ini merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan jaminan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Hari ini kami datang untuk mensosialisasikan kepada bapak dan ibu semua apa itu BPJS Ketenagakerjaan dan apa saja manfaat yang bisa diperoleh ketika kita menjadi pesertanya,” ujarnya.

Ia menegaskan, manfaat menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan sangat besar dibandingkan iuran yang dibayarkan. Jika peserta mengalami kecelakaan saat bekerja, seluruh biaya pengobatan akan ditanggung hingga sembuh tanpa batas plafon sesuai kebutuhan medis.

“Sekecil apa pun biaya akibat kecelakaan kerja akan ditanggung BPJS sampai sembuh. Ini sangat membantu masyarakat agar tidak terbebani biaya berobat,” jelasnya.

Tak hanya itu, jika peserta meninggal dunia, ahli waris akan menerima santunan tunai, serta manfaat tambahan berupa beasiswa pendidikan untuk dua orang anak hingga jenjang perguruan tinggi.

“Ini bentuk perlindungan menyeluruh. Jadi bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga menjamin masa depan keluarga,” tambahnya.

Selain perlindungan kecelakaan kerja dan kematian, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki berbagai program lain yang mendukung kesejahteraan pekerja, termasuk jaminan hari tua yang dapat menjadi tabungan di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, BPJS juga mendorong peran aktif desa dengan membuka peluang bagi masyarakat untuk menjadi agen layanan di Desa Batu Gajah.

Dengan adanya agen ini, masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor BPJS di Ranai untuk melakukan pendaftaran, pembayaran iuran, maupun klaim.

“Ke depan, semua layanan bisa diakses lebih dekat melalui agen desa, sehingga lebih mudah dan cepat,” ungkap Hendra.

Menariknya, BPJS Ketenagakerjaan memberikan keringanan iuran bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU) di sektor non-transportasi. Mulai April hingga Desember 2026, peserta mendapatkan diskon iuran sebesar 50 persen untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Dalam penyesuaian tersebut, iuran JKK yang sebelumnya sebesar Rp10.000 menjadi Rp5.000 untuk penghasilan Rp1 juta per bulan, serta dari Rp20.000 menjadi Rp10.000 untuk penghasilan Rp2 juta per bulan. Sementara iuran JKM yang sebelumnya sebesar Rp6.800 turun menjadi Rp3.400 per bulan.

Menurut Hendra, iuran tersebut sangat terjangkau dan bisa diibaratkan seperti arisan gotong royong, di mana dana yang dikumpulkan bersama digunakan untuk membantu peserta yang mengalami musibah.

“Dengan iuran yang sangat kecil, manfaat yang diterima sangat besar. Ini adalah bentuk perlindungan sosial yang penting bagi masyarakat desa,” katanya.

Melalui kegiatan ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk menjadi peserta aktif, sehingga setiap pekerja memiliki perlindungan dan rasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Jangan tunggu musibah datang. Lindungi diri dan keluarga sejak sekarang dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” tutupnya.

Sementara Sekdes Desa Batu Gajah, Adi Syahdiman mengucapkan terimakasih atas kehadiran BPJS ketenagakerjaan di desanya.

“Program BPJS ini memang sangat memeberikan banyak sekali manfaat untuk itu mari kita berpartisipasi menjadi peserta,” ajaknya. 

(BANI)

Iwan Ridwan Jadi Kabid SMP, Siap Menompang Kemajuan Pendidikan di Kabupaten Bandung

Bandung – YUTELNEWS.com// Perjalanan panjang pengabdian di dunia pendidikan menjadi bekal kuat bagi H. Iwan Ridwan, S.Pd., M.Pd. dalam mengemban amanah baru sebagai Kepala Bidang SMP di Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung.

Mengawali karier sebagai ASN tenaga pendidik sejak tahun 1998, hingga dipercaya menjabat Kepala Sekolah pada tahun 2021, kini di 2026 beliau melangkah pada tanggung jawab yang lebih luas dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Iwan Ridwan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah mensupport saya. Amanah ini tentu bukan hal yang ringan, namun akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya pada Wartawan Rabu (1/4/26)

Mengawali tugas barunya, ia menegaskan pentingnya koordinasi dan sinergi sebagai langkah awal.

“Langkah pertama yang akan saya lakukan adalah berkoordinasi dengan berbagai pihak, khususnya internal bidang serta pimpinan, yakni Kepala Dinas dan Sekretaris Dinas. Hal ini penting agar setiap program berjalan selaras dan terarah,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia berkomitmen untuk melanjutkan serta memperkuat program-program yang telah berjalan, terutama program prioritas Bupati di bidang pendidikan.

“Fokus utama kami adalah meningkatkan akses dan mutu pendidikan, sehingga seluruh peserta didik dapat memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas dan merata,” tambahnya.

Tak hanya itu, H. Iwan Ridwan juga menaruh perhatian pada penguatan muatan lokal serta peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru sebagai ujung tombak pendidikan.

“Kami akan merefleksi dan mengembangkan muatan lokal, meningkatkan kompetensi serta kesejahteraan guru, karena peran guru sangat strategis dalam mencetak generasi unggul,” tegasnya.

Dalam aspek pembentukan karakter, ia menekankan pentingnya nilai-nilai religius dan kearifan lokal.

“Pendidikan karakter menjadi prioritas, termasuk penguatan bahasa Sunda serta program hafalan Al-Qur’an dan tahfidz, sebagai bagian dari pembentukan akhlak dan jati diri peserta didik,” ujarnya.

Lebih jauh lagi Iwan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi terhadap program yang telah berjalan.

“Kami akan terus merefleksi setiap kegiatan yang sudah dilaksanakan, guna melakukan perbaikan dan evaluasi ke depan, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar berdampak positif bagi dunia pendidikan,” pungkasnya.***

 

Yans.

Terkuak! Jurang Kekayaan Pimpinan Batam: Amsakar Melonjak, Li Claudia Tetap Mendominasi—Fakta LHKPN 2025 Bikin Publik Bertanya

BATAM, YUTELNEWS.COM – Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun pelaporan 2025 kembali membuka fakta menarik terkait kondisi finansial pejabat publik di Kota Batam. Wali Kota Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menunjukkan perbedaan signifikan, baik dari sisi pertumbuhan maupun total kekayaan yang dimiliki.

Amsakar Achmad tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp 6.910.737.715. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya sebesar Rp 5.829.583.118, atau mengalami kenaikan Rp 1.081.154.597. Lonjakan tersebut tergolong cukup signifikan dalam satu periode pelaporan.

Komposisi kekayaan Amsakar didominasi aset properti berupa tanah dan bangunan di Batam senilai Rp 5,2 miliar. Selain itu, terdapat kendaraan, harta bergerak lainnya, serta kas dan setara kas yang juga mengalami peningkatan, mencerminkan pertumbuhan aset yang relatif stabil.

Di sisi lain, Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra mencatat total kekayaan jauh lebih besar, yakni Rp 18.124.408.082. Namun, kenaikannya hanya sebesar Rp 475.887.224 dari periode sebelumnya, menunjukkan pertumbuhan yang lebih moderat.

Hal yang cukup mencuri perhatian adalah tidak adanya aset tanah di Batam dalam laporan Li Claudia, meskipun ia berada dalam lingkup pemerintahan daerah dan BP Batam yang identik dengan pengelolaan lahan. Seluruh aset properti yang dimilikinya berada di wilayah Tangerang dengan total nilai Rp 10,375 miliar.

Selain properti, Li Claudia juga memiliki alat transportasi senilai Rp 2,42 miliar, kas dan setara kas lebih dari Rp 5 miliar, serta harta bergerak lainnya. Namun demikian, terdapat penurunan pada pos kas sebesar Rp 234 juta selama periode pelaporan.

Jika dibandingkan secara keseluruhan, meskipun Amsakar mencatat kenaikan lebih besar, total kekayaan Li Claudia masih unggul dengan selisih mencapai Rp 11,21 miliar. Perbandingan ini menunjukkan adanya disparitas yang cukup lebar dalam struktur kekayaan kedua pejabat tersebut.

LHKPN sendiri merupakan instrumen penting dalam sistem pencegahan korupsi yang mendorong transparansi dan akuntabilitas pejabat publik. Melalui pelaporan ini, masyarakat dapat melakukan kontrol sosial serta memantau potensi konflik kepentingan maupun indikasi peningkatan kekayaan yang tidak wajar.

Dengan terbukanya data ini, publik diharapkan semakin kritis dalam mengawal tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas, khususnya di Kota Batam.

Sumber: BatamNow.com (diolah)
Editor: Darmansyah | Kabiro Natuna Yutelnews.com

Diminta Dirjen Bea Cukai dan Menteri Keuangan Tindak Tegas Rokok Ilegal Rokok Manchester dan PSG

YUTELNEWS.com /Batam – Ketua DPC Kamtibmas Kota Batam, Sachroddin, mendesak Direktur Jenderal Bea dan Cukai serta Menteri Keuangan Republik Indonesia untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap maraknya peredaran rokok ilegal di Kota Batam.

Rokok ilegal yang dimaksud, di antaranya merek Manchester berwarna merah, diketahui dijual dengan harga sekitar Rp17.000 per bungkus dan beredar luas di sejumlah wilayah, mulai dari Sungai Beduk hingga Jodoh.

Sachroddin menyampaikan, berdasarkan pantauan media Mitrapol.id, rokok ilegal tersebut dengan mudah ditemukan dan diperjualbelikan secara bebas. Kondisi ini dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan serta penindakan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal.

Menurutnya, peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga membahayakan kesehatan masyarakat karena bahan baku serta standar produksinya tidak jelas.

“Kami meminta Dirjen Bea Cukai dan Menteri Keuangan segera turun tangan. Jangan sampai program Gempur Rokok Ilegal hanya menjadi slogan tanpa tindakan nyata di lapangan,” tegas Sachroddin.

Ia juga meminta Bea Cukai Batam tidak ragu untuk menangkap pelaku utama di balik peredaran rokok ilegal tersebut serta segera melakukan operasi penindakan secara menyeluruh.

Selain itu, Sachroddin mengungkapkan bahwa saat dikonfirmasi oleh media Mitrapol.id melalui pesan WhatsApp, pihak Humas Bea Cukai Batam belum memberikan tanggapan terkait maraknya peredaran rokok ilegal tersebut.

“Bea Cukai Batam jangan bungkam. Masyarakat menunggu tindakan nyata dalam memberantas peredaran rokok ilegal di Kota Batam,” ujarnya.

Sachroddin menegaskan, apabila dalam waktu dekat tidak ada langkah tegas, pihaknya akan melaporkan langsung permasalahan ini kepada Dirjen Bea Cukai dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Peredaran rokok ilegal tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai, dengan ancaman pidana penjara 1 hingga 5 tahun serta denda sebesar 2 hingga 10 kali nilai cukai yang seharusnya dibayarkan.

Masyarakat Kota Batam pun berharap Bea Cukai Batam segera mengambil langkah konkret dengan melakukan penindakan dan menangkap pelaku serta aktor di balik peredaran rokok ilegal, agar pemberantasan benar-benar terlaksana dan tidak sekadar menjadi slogan. /Tim

Resmi Dilantik! GANJAR ANUGRAH Siap Gebrak BKPSDM, Targetkan ASN Sukabumi Naik Kelas

YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Birokrasi Kabupaten Sukabumi mendapat angin segar dengan dilantiknya Ganjar Anugrah, S.IP., M.Si. sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sukabumi. Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan berlangsung khidmat, dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, ASN, serta tamu undangan lainnya. Rabu ( 1/4/2026 )

Usai prosesi pelantikan, Ganjar
Anugrah menyampaikan tekadnya secara tegas dan penuh semangat. “Amanah ini saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Fokus utama kami adalah meningkatkan kualitas ASN agar lebih profesional, disiplin, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Tidak ada lagi ASN yang hanya bekerja administratif, kita harus bergerak, berinovasi, dan selalu siap melayani dengan integritas tinggi,” tegasnya.

Ganjar Anugrah menambahkan bahwa reformasi birokrasi bukan sekadar slogan. “Kami akan membenahi sistem kepegawaian agar lebih transparan dan akuntabel. ASN di Sukabumi harus siap menghadapi tantangan zaman, memiliki etos kerja tinggi, dan selalu berpikir solutif. Ini saatnya ASN naik kelas, bukan hanya di kertas, tapi di pelayanan nyata kepada masyarakat,” ujarnya.

BKPSDM Kabupaten Sukabumi merupakan lembaga strategis yang berperan penting dalam pengelolaan sumber daya manusia aparatur.

Tugasnya meliputi proses rekrutmen, pembinaan karier, hingga pengembangan kompetensi ASN. Dengan kepemimpinan Ganjar Anugrah, seluruh proses ini ditargetkan berjalan lebih modern, efektif, dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.

Pelantikan ini juga menjadi momen penting bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).
Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan publik, keberadaan ASN yang profesional dan responsif menjadi kunci utama.

Ganjar Anugrah menegaskan,
“Kami ingin BKPSDM menjadi motor penggerak reformasi birokrasi. Aparatur harus adaptif, inovatif, dan selalu pro-rakyat. Saya mengajak semua ASN untuk bersama-sama membangun birokrasi yang transparan, profesional, dan berintegritas. Dengan kerja keras dan komitmen, perubahan nyata akan kita wujudkan.”

Harapan besar pun mengiringi langkah kepemimpinan baru ini. Di bawah komando Ganjar Anugrah, BKPSDM Kabupaten Sukabumi ditargetkan mampu mencetak ASN yang unggul, disiplin, berkompetensi tinggi, dan siap menghadapi tantangan era digital serta kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

Dengan semangat baru dan visi yang jelas, BKPSDM Kabupaten Sukabumi siap bergerak cepat, melakukan inovasi, dan menjadi contoh bagi birokrasi di daerah lain.

Perubahan bukan sekadar wacana tapi aksi nyata, dengan Ganjar Anugrah di depan sebagai pemimpin yang membawa arah baru bagi ASN dan pelayanan publik di Sukabumi.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.