Yutelnews.com
Kebakaran hebat terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026 di depan Kantor PLN Subi, Desa Subi, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna. Awal mula api diketahui sekitar pukul 01.20 WIB. Melihat kejadian tersebut, anggota kepolisian yang berada di lokasi segera melaporkan kepada Kepala Desa Subi, Asuwadi, untuk meminta bantuan dan koordinasi penanganan.
Sekitar pukul 01.30 WIB, api mulai membesar dan menimbulkan kepanikan warga sekitar. Kobaran api yang cukup tinggi dikhawatirkan merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian. Masyarakat Desa Subi kemudian bergerak cepat melakukan pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya sambil menunggu bantuan tambahan.
Turut hadir dalam penanganan kebakaran tersebut pihak kepolisian, Kepala PLN Subi, Kepala Desa Subi Asuwadi, staf Kecamatan Subi, serta Babinkamtibmas Desa Subi Bripda Afrizon. Selain itu, anggota Satpol dan para Ketua RT dusun juga ikut membantu proses pemadaman serta pengamanan di sekitar lokasi kejadian.
Pemadaman dilakukan menggunakan mesin bantuan dari Kabupaten Natuna. Sumber air diperoleh dari embung yang berada di sekitar lokasi kejadian. Berkat kerja sama yang baik antara masyarakat dan aparat, api berhasil dipadamkan dalam waktu kurang lebih 2 jam 30 menit.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas dan warga melanjutkan proses pendinginan di area bekas kebakaran. Pendinginan dilakukan dengan menyiram sisa material yang masih panas guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan mencegah terjadinya kebakaran kembali.
Babinkamtibmas Desa Subi, Bripda Afrizon, menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap potensi kebakaran. Ia mengingatkan warga, khususnya anak-anak, untuk tidak bermain api serta memastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang.
Berkat kesigapan seluruh pihak, kebakaran berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa. Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap sumber api kecil yang dapat memicu kebakaran besar.(Bani)
Rekomendasi Untuk Anda
You Tell News
Apel Perdana Setelah Libur Lebaran Bupati Pelalawan Pimpin Apel Perdana dan Halal Bihalal Bersama ASN
Pelalawan – yutelnewd.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri, SM.,MM memimpin apel pagi sekaligus kegiatan halal bihalal bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Rabu (25/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Pelalawan pada hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Apel tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamrin, Sekretaris Daerah Tengku Zulfan, para asisten, staf ahli, kepala OPD, serta seluruh ASN di lingkungan Pemkab Pelalawan.
Dalam amanatnya, Bupati Zukri mengajak seluruh ASN untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai awal kehidupan yang lebih baik, dengan hati yang bersih, tulus, dan penuh keikhlasan setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan.
“Hari nan fitri ini hendaknya menjadi awal bagi kita untuk memulai kehidupan baru. Mari kita bersihkan hati, saling memaafkan, dan memperbaiki diri agar tercipta kehidupan yang harmonis.” ujarnya.
Bupati menekankan pentingnya menjaga hubungan yang baik antar sesama, serta menghindari sikap saling mencela, mencaci, dan memaki, baik terhadap atasan maupun rekan kerja.
Menurutnya, suasana kebersamaan dan saling memaafkan akan menghadirkan keberkahan bagi daerah, terutama jika masyarakat dan aparatur pemerintah mampu hidup rukun tanpa menyimpan dendam.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Zukri juga secara pribadi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ASN.
“Atas nama pribadi, saya mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Saya menyadari sebagai manusia tentu tidak luput dari kesalahan dan kekhilafan.” ungkapnya.
Bupati Zukri juga mengajak seluruh ASN untuk fokus menjalankan program pembangunan daerah serta memperbaiki berbagai kekurangan yang ada selama ini.
“Kami membutuhkan dukungan dari seluruh ASN. Mari kita jalankan program yang ada demi kemajuan Kabupaten Pelalawan dan bersama-sama memperbaiki apa yang masih kurang.” tutupnya.
Di akhir kegiatan, seluruh peserta apel saling bersalaman dalam suasana penuh kehangatan sebagai wujud mempererat silaturahmi.|| AS
Pentingnya Menjaga Profesionalitas Kerja Setelah masa libur Panjang, Kajati Sulsel Inspeksi Dadakan Di Kejari Gowa
Yutelnews.com, Sulsel – Memantau Kedisiplinan Kehadiran Pegawai sebagai Tujuan utama sidak adalah mengecek tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) pada hari pertama masuk kerja. Ini memastikan tidak ada pegawai yang menambah masa libur secara ilegal setelah Libur di Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dalam Rililisnya bahwa Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Didik Farkhan, langsung melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa pada Rabu (25/3/2026).
Inspeksi ini dilaksanakan tanpa pemberitahuan sebelumnya guna meninjau langsung tingkat kehadiran pegawai serta memastikan kesiapan operasional pelayanan publik. Dalam kunjungannya, Kajati Sulsel turut didampingi oleh jajaran Pejabat Utama Kejati Sulsel, yakni Asisten Pengawasan (Aswas), Asisten Pembinaan (Asbin), dan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus).
Kehadiran jajaran pimpinan Kejati Sulsel ini difokuskan untuk memastikan tidak ada aparatur kejaksaan di Kejari Gowa yang mangkir atau memperpanjang masa libur tanpa izin yang sah.
Kajati Sulsel bahkan melakukan pemeriksaan absensi satu persatu pegawai. Pemeriksaan kehadiran dilakukan secara menyeluruh guna menegakkan kedisiplinan di lingkungan kerja.
Dalam kesempatan tersebut, Kajati Sulsel, Didik Farkhan, memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran mengenai pentingnya menjaga profesionalitas kerja setelah masa libur panjang.
“Tidak boleh ada yang menambah libur. Kalau tidak masuk kerja hari ini, apa alasannya harus diperiksa dengan jelas. Disiplin adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Didik Farkhan.
Langkah tegas melalui sidak di hari pertama ini menjadi sinyal kuat sekaligus peringatan dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran disiplin aparatur sipil negara. Seluruh pegawai ditekankan untuk kembali fokus bertugas dan memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat.
Sebelumnya, Jaksa Agung telah mengeluarkan edaran terkait tidak adanya pemberlakuan aturan Work From Home (WFH) atau Work From Anywhare (WFA) sebelum dan sesudah libur Idul Fitri dan Nyepi bagi jajaran kejaksaan.(Abu Algifari)
Yana Rosmiana, Defisit TKD Sebesar Rp975 Miliar, Untuk Menutup Kekurangan UPT Menjadi Motor Penggerak
Bandung – YUTELNEWS.com// Pemerintah Kabupaten Bandung tengah melakukan langkah strategis untuk mengoptimalkan aset Daerah guna menutupi kekurangan pendapatan. Hal ini ditegaskan kepala BKAD, Yana Rosmiana, S.H.,,M.H, saat menerima kunjungan mendadak (sidak) Bupati Bandung ke Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) untuk memantau realisasi pendapatan dan belanja daerah, Rabu 25 Maret 2026.
Dalam kesempatanya tersebut, dirinya menjelaskan bahwa optimalisasi aset kini menjadi prioritas utama Bupati Bandung. Saat ini, terdapat sekitar 2.500 bidang aset milik pemerintah daerah yang rencananya akan dimaksimalkan pemanfaatannya.
”Selain melalui proses sertifikasi, pemanfaatan aset ini akan kita optimalisasi dalam tahap-tahap rencana kerja kedepan,” ujar Yana Rosmiana.
Yana juga menyebutkanSalah satu rencana kerja yang sedang digodok adalah pengadaan mobil listrik untuk operasional di area perkantoran. Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah berencana membangun stasiun pengisian daya (charging station) di lingkungan kantor Pemkab Bandung, katanya.
Terkait kendala di lapangan, kepala BKAD Yana Rosmiana mengakui masih ada ketidaksesuaian administrasi aset yang tercatat di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
”Ada beberapa aset yang tercatat di SKPD, nanti kalau tidak sesuai dengan tugas dan fungsinya (tupoksi), akan kita tarik. Kita sesuaikan dengan tata ruang dan kebutuhan agar pemanfaatannya maksimal,” tambahnya.
Menutup Defisit TKD Sebesar Rp975 Miliar langkah agresif dalam mengelola aset ini dipicu oleh adanya pengurangan nilai Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) atau pendapatan daerah yang mencapai kurang lebih Rp975 miliar.
Guna menambal kekurangan dana tersebut, pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemanfaatan Aset tengah diproses. UPT ini diharapkan menjadi motor penggerak dalam menghasilkan dana tambahan melalui pengelolaan aset-aset yang selama ini belum tergarap optimal, ujar Yana.***
Yans.
Halal Bihalal Pemkab Bandung : Ribuan ASN Padati Dome Balerame, Bupati Tekankan Esensi Tanpa Seremoni
Bandung – YUTELNEWS.com// Ribuan aparatur sipil negara (ASN) memadati Dome Balerame, kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung, pada Rabu (25/03/2026), dalam gelaran halal bihalal pasca-Idulfitri 1447 Hijriah.
Kehadiran para pejabat dan ASN dari berbagai perangkat daerah itu memperlihatkan soliditas internal birokrasi, sekaligus menjadi momentum refleksi pelayanan publik.
Acara tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung, menegaskan kuatnya sinergi lintas lembaga di tingkat daerah dalam menjaga stabilitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Sejak pagi, suasana Dome Balerame tampak tertib dan khidmat. Para ASN mengenakan pakaian serba putih dengan bawahan hitam, menciptakan pemandangan seragam yang mencerminkan kesederhanaan sekaligus kekompakan.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat undangan resmi Sekretariat Daerah bernomor 400.14.1.3/9402/0579A/UMUM tertanggal 17 Maret 2026 yang ditujukan kepada para kepala dinas, kepala badan, hingga pejabat struktural di lingkungan Setda.
Dalam sambutannya, Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan bahwa halal bihalal tahun ini tidak boleh sekadar menjadi rutinitas seremonial tahunan.
Ia mengajak seluruh ASN untuk memaknai Idulfitri sebagai titik balik peningkatan integritas dan kualitas pelayanan publik.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bandung, kami mengucapkan minal aidzin wal faidzin. Ibadah kita belum sempurna jika belum diakhiri dengan habluminannas, saling memaafkan,” ujar Dadang.
Ia juga mengungkapkan capaian penghimpunan zakat fitrah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di lingkungan Pemkab Bandung yang mencapai sekitar Rp90 miliar.
Menurutnya, angka tersebut mencerminkan meningkatnya kepedulian sosial sekaligus kesadaran spiritual para ASN.
Lebih jauh, Dadang menekankan bahwa sebagai pejabat publik, ASN dituntut untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang profesional dan berintegritas.
“Momentum Idulfitri ini harus menjadi penguat keimanan dan ketakwaan, yang diwujudkan dalam kinerja nyata. Kita adalah pelayan masyarakat, bukan sekadar aparatur administratif,” tegasnya.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan musafahah atau saling bersalaman antara pimpinan daerah, Forkopimda, dan para ASN.
Suasana hangat dan penuh keakraban pun terasa, menegaskan pesan utama yang ingin dibangun: menghapus sekat, mempererat silaturahmi, dan memperkuat komitmen pelayanan.
Dengan kemasan yang lebih sederhana namun sarat makna, halal bihalal tahun ini menjadi penegasan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya berbicara soal sistem, tetapi juga tentang nilai—integritas, kebersamaan, dan tanggung jawab kepada publik.***
Yans.
Harga Kelapa di Subi Tidak Stabil, Masyarakat Minta Pemerintah Natuna Turun Tangan
YUTELNEWS.COM
Natuna, 24 Maret 2026 Masyarakat Desa Subi, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, mengeluhkan ketidakstabilan harga kelapa yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Harga kelapa di wilayah tersebut terus mengalami fluktuasi yang signifikan, mulai dari Rp5.000 per butir, turun menjadi Rp4.500, Rp4.000, Rp3.500, hingga mencapai Rp2.500.
Saat ini, harga kelapa di tingkat lokal bahkan terbagi menjadi beberapa kategori, yakni kelapa kualitas A dihargai sekitar Rp3.000, sedangkan kualitas B hanya sekitar Rp2.000 per butir. Kondisi ini membuat para petani merasa dirugikan dan tidak memiliki kepastian dalam menentukan nilai jual hasil panen mereka.
Selain harga yang tidak stabil, petani juga menghadapi tantangan lain seperti hasil panen yang tidak menentu. Kadang kelapa berbuah sedikit, dan tidak jarang banyak buah yang rusak akibat dimakan hama seperti tupai dan tikus.
Masyarakat menilai kondisi ini semakin diperparah oleh peran pembeli dari luar daerah, seperti dari Tanjung Pinang dan Kalimantan Barat, yang dianggap memainkan harga. Hal ini menyebabkan kebingungan di tingkat pengepul lokal mengenai harga beli yang wajar.
Oleh karena itu, masyarakat Desa Subi berharap Pemerintah Kabupaten Natuna dapat segera mengambil langkah konkret untuk menstabilkan harga kelapa. Salah satu solusi yang diharapkan adalah adanya peran pemerintah sebagai penampung hasil panen kelapa, sehingga harga dapat lebih terkontrol dan memberikan kepastian bagi petani.
Dengan adanya perhatian dan tindakan dari pemerintah, masyarakat berharap kesejahteraan petani kelapa di Subi dapat meningkat dan ketidakpastian harga tidak lagi menjadi masalah yang berlarut-larut.
(BANI)
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono Turun Langsung Urai di Jalan Wisata Pacira
Bandung – YUTELNEWS.com// Kepadatan arus kendaraan menuju kawasan wisata Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali (Pacira) mendorong Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono turun langsung ke lapangan, pada Senin (23/03/2026) sore
Dalam pantauan di lokasi, Kapolresta terlihat berjalan kaki di tengah padatnya arus lalu lintas, didominasi kendaraan roda dua dan roda empat yang mengarah ke destinasi wisata. Kehadiran Kapolresta untuk memastikan penguraian kemacetan berjalan optimal.
Kepadatan arus ini dipicu meningkatnya mobilitas wisatawan yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berkunjung ke kawasan Pacira, yang memang menjadi salah satu destinasi favorit di Kabupaten Bandung.
Akibat membludaknya wisatawan yang menuju Pacira, Satlantas Polresta Bandung pun memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way secara situasional hingga beberapa kali untuk mengurai kepadatan.
Petugas di lapangan tampak melakukan pengaturan arus secara manual, termasuk memberikan prioritas kendaraan dari arah tertentu guna mempercepat pergerakan lalu lintas. Sementara itu, personel lainnya berjaga di sejumlah titik rawan untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menegaskan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk rekayasa lalu lintas situasional dan penempatan personel di titik-titik krusial.
“Kami turun langsung untuk memastikan arus tetap bergerak dan tidak terjadi kemacetan total. Pengaturan dilakukan secara situasional melihat volume kendaraan di lapangan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada para pengendara untuk tetap mematuhi arahan petugas serta menjaga ketertiban selama perjalanan menuju kawasan wisata.
Yans.
Ratusan Warga Padati Open House H. Tri Rahmanto di Dayeuhkolot, Silaturahmi Lintas Kalangan Menguat di Momentum Lebaran
Bandung – YUTELNEWS.com// Tradisi silaturahmi pasca-Idulfitri kembali memperlihatkan kekuatannya dalam menyatukan masyarakat. Hal itu tampak jelas dalam gelaran open house yang diselenggarakan tokoh masyarakat sekaligus pembina Prima, H. Tri Rahmanto, di kediamannya di kawasan Lamajang Pentas, Desa Citeurep, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Minggu (22/03/2026).
Sejak pagi hingga siang hari, arus kedatangan tamu tidak pernah surut. Ratusan hingga mendekati ribuan warga dari berbagai latar belakang memadati lokasi.
Mulai dari tokoh masyarakat, pelaku usaha, insan pers, hingga warga sekitar hadir dalam suasana penuh kehangatan dan keakraban.
Open house ini bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi menjadi ruang sosial yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana yang cair dan egaliter.
Tanpa sekat, semua tamu disambut hangat, mencerminkan nilai keterbukaan dan kebersamaan yang terus dijaga.
“Open house ini bukan hanya tradisi, tetapi juga bentuk rasa syukur kami sekaligus ruang untuk mempererat hubungan dengan masyarakat tanpa batas. Kebersamaan seperti inilah yang harus terus dirawat,” ujar H. Tri Rahmanto.
Kehadiran insan pers dalam kegiatan tersebut turut memperkuat sinergi antara tokoh masyarakat dan media. Interaksi yang terjalin menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan konstruktif.
Tak hanya menjadi ajang temu kangen, kegiatan ini juga berkembang menjadi ruang dialog informal. Sejumlah tamu terlihat memanfaatkan momentum tersebut untuk berdiskusi ringan hingga membahas isu-isu sosial di lingkungan sekitar.
Suasana Lebaran semakin terasa dengan sajian khas yang disuguhkan kepada para tamu. Namun lebih dari itu, nilai utama yang mencuat adalah semangat kebersamaan, inklusivitas, serta kepedulian sosial yang kian menguat.
Di tengah dinamika kehidupan modern, kegiatan seperti ini memiliki makna strategis dalam menjaga kohesi sosial. Terlebih di wilayah Dayeuhkolot yang dikenal dengan keberagaman masyarakatnya.
Open house yang digelar H. Tri Rahmanto menjadi bukti nyata bahwa peran tokoh masyarakat tidak hanya hadir dalam ruang formal, tetapi juga aktif membangun kedekatan emosional dengan warga.
Momentum ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan terus tumbuh menjadi budaya sosial yang memperkuat persatuan dan harmoni masyarakat di Kabupaten Bandung.
(Yans)
Arus Mudik 2026 Melonjak Tajam, Polda Jabar Pastikan Lalu Lintas Tetap Terkendali
Bandung – YUTELNEWS.com// Arus mudik Lebaran 2026 di wilayah Jawa Barat mengalami lonjakan signifikan. Peningkatan volume kendaraan mulai terlihat pada 17 hingga 18 Maret 2026, khususnya dari arah Jakarta menuju Karawang dan wilayah Jawa Barat lainnya, dengan jumlah kendaraan mencapai sekitar 8.000 unit per jam.
Meski terjadi peningkatan tajam, kondisi lalu lintas di jalur krusial, terutama dari Karawang hingga KM 70, terpantau tetap ramai lancar tanpa hambatan berarti hingga Kamis petang (19/03/2026).
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pergerakan pemudik sebenarnya sudah mulai terlihat sejak 13 hingga 16 Maret 2026.
“Pada periode tersebut terjadi peningkatan volume kendaraan di jam-jam tertentu, seperti pukul 07.00–08.00 WIB dan 21.00–00.00 WIB, dengan fluktuasi sekitar 3.000 hingga 4.000 kendaraan.
Namun situasi masih terkendali sehingga belum diperlukan rekayasa lalu lintas secara masif,” ujarnya.
Meski demikian, aparat kepolisian tetap melakukan langkah antisipatif secara cepat dan terukur untuk menghindari kepadatan lebih lanjut. Beberapa upaya yang telah dilakukan antara lain:
Pemberlakuan sistem contraflow hingga tiga lajur sejak dini hari 16 Maret, Penerapan one way nasional yang mulai diberlakukan sejak 17 Maret untuk mengurai kepadatan dari arah Bekasi menuju Karawang.
“Hingga pantauan terakhir pukul 17.36 WIB, arus lalu lintas di wilayah Jawa Barat masih dalam kategori ramai lancar serta dalam kondisi aman dan terkendali,” lanjutnya.
Selain itu, Polda Jawa Barat memastikan selama periode arus mudik berlangsung tidak terdapat kejadian kecelakaan menonjol, baik di jalan tol maupun jalur arteri, yang menimbulkan korban jiwa.
Cepat Hadapi Puncak Mudik 2026
Hal ini menunjukkan optimalnya sinergi antarinstansi dalam pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Polda Jabar juga mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik selama perjalanan, serta memanfaatkan rest area dan pos pelayanan yang telah disediakan demi keselamatan bersama.
Yans.
Bupati–Wakil Bupati Sukabumi Kumpulkan Tokoh Penting, Halal Bihalal Jadi Kekuatan Besar
YUTELNEWS.com | SUKABUMI ,Dalam semangat kebersamaan paska Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung khidmat dan penuh kehangatan. Acara ini menjadi ajang silaturahmi akbar yang mempertemukan ratusan tokoh dari berbagai sektor strategis. Minggu ( 22/3/2026 )
Kegiatan digelar pada Minggu, 22 Maret 2026, mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, bertempat di Pendopo Sukabumi (Pondok Arum).
Seluruh undangan hadir mengenakan busana muslim, mencerminkan nuansa religius sekaligus kebersamaan yang kental.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, bersama sejumlah tokoh penting lainnya, di antaranya H. Uka, Siti Eni Nuraeni, serta Kepala Desa Pawenang, Hilman Nulhakim.
Kehadiran para pimpinan daerah dan tokoh lintas sektor tersebut menjadikan kegiatan Halal Bihalal tidak sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga momentum strategis dalam memperkuat kolaborasi dan kebersamaan dalam membangun daerah.
Halal Bihalal ini menjadi wadah mempererat hubungan antar lembaga, mulai dari jajaran pemerintahan, TNI-Polri, lembaga yudikatif, hingga berbagai organisasi masyarakat, keagamaan, kepemudaan, dan profesi.
Selain itu, keterlibatan akademisi, dunia usaha, organisasi wanita, serta komunitas adat dan sosial semakin memperluas jangkauan sinergi lintas sektor di Kabupaten Sukabumi.
Pemerintah Kabupaten Sukabumi menegaskan pentingnya momentum ini sebagai langkah konkret dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, serta menjaga keharmonisan pasca Idul Fitri.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat saling memaafkan dan kebersamaan dapat menjadi fondasi kuat dalam meningkatkan kinerja pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat.
Reporter: Mirna
( Kabiro Sukabumi )
Diminta APH Sei Beduk Usut Usaha Somel yang Diduga Ilegal
YUTELNEWS.com /Aktivitas kegiatan pabrik somel atau pengolah kayu yang beroperasi tanpa menggunakan plang atau tanda pengenal perusahaan di Jl. Bumi Perkemahan Raja Ali Kelana, Tj. Piayu, Kec. Sei Beduk, Kota Batam, Kepulauan Riau menjadi pertanyaan publik.
Usaha pabrik pengolahan kayu yang dikelilingi berpagar seng itu sudah lama melakukan kegiatan aktivitas yang berdekatan dengan kuburan TPU Bagan, diduga melakukan aktivitas tanpa menggunakan izin lengkap. Praduka mencuak dilokasi pabrik tidak menggunakan papan pengenal atau plang sebagaimana lazimnya suatu usaha.
Untuk pemasangan papan perusahaan atau pabrik pengolah kayu suatu keharusan yang memenuhi persyaratan perizinan berusaha. Papan nama perusahaan pada somel (usaha penggergajian/pengolahan kayu) sangat penting sebagai identitas legal, Papan ini menandakan bahwa usaha tersebut memiliki izin resmi, membedakan dari pelaku usaha ilegal.
Dilokasi juga bukan hanya kayu palet yang terpantau, box kontener juga parkir di dalam halaman. Sesuai dengan peraturan yang berlaku seharusnya semua kontainer yang “diparkir” atau ditempatkan secara menetap di lahan (bukan di atas truk yang sedang dalam perjalanan) memerlukan izin resmi, baik berupa izin penggunaan lahan.
Tim media melakukan konfirmasih kewarga yang melewati jalan menuturkan pemilik pabrik kayu tersebut, “Yang punya itu “NT” dia juga punya usaha di bengkong, cuman lokasi saya kurang tau persis,” tuturnya.
Menanggapi temuan tim awak media di lokasi meminta kepada Kepolisian (Polri), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kehutanan, Satpol PP untuk melakukan pengecekan dilokasi./ Tim
Pemilik Akun FB “Chika Wini Telaumbanua” Dilaporkan ke Polres Nias atas Tuduhan Pencemaran Nama Baik
TUTELNEWS.com | Seorang jurnalis resmi melaporkan akun Facebook bernama “Chika Wini Telaumbanua” ke Mapolres Nias atas dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Laporan ini dipicu oleh unggahan akun tersebut yang menuding sang jurnalis sebagai “suruhan” Polisi Unit 2 Reskrim Polres Nias saat tengah menjalankan tugas investigasi terkait peredaran obat ilegal, Jumat (20/3/2026).
Laporan polisi tersebut teregistrasi dengan nomor STTLP/B/160/III/2026/SPKT/POLRES NIAS/POLDA SUMATERA UTARA. Terlapor diduga melanggar Pasal 433 dan/atau Pasal 434 UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait pencemaran nama baik di media sosial.
Peristiwa bermula pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di Desa Sisarahiligamo, Gunungsitoli. Korban mendapatkan informasi dari rekannya, MZ, bahwa dirinya telah diviralkan oleh akun Chika Wini Telaumbanua. MZ kemudian mengirimkan tangkapan layar (screenshot) unggahan tersebut yang berisi narasi bahwa korban adalah pencari-cari kesalahan apotek dan toko obat atas perintah kepolisian.
“Ini pencemaran nama baik, Bang. Laporkan saja, saya siap bantu jadi saksi nanti,” ujar korban menirukan pernyataan MZ kepada awak media.
Investigasi Jurnalistik vs Tuduhan Fitnah
Korban menegaskan bahwa kehadirannya di sejumlah apotek adalah murni untuk melakukan investigasi jurnalistik guna mengungkap penjualan sediaan farmasi yang tidak sesuai aturan dan diduga ilegal. Tugas tersebut dilakukan secara profesional sesuai UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Korban juga sempat melakukan klarifikasi secara pribadi melalui pesan singkat kepada akun lain, Ronald Harefa, yang diduga merupakan pemilik apotek yang masuk dalam laporan informasi korban. Namun, alih-alih beritikad baik, pihak tersebut justru menuding pekerjaan jurnalis sebagai pencari nafkah yang tidak halal.
“Tuduhan itu seharusnya berbalik kepada mereka yang menjual obat tanpa pengawasan dan melanggar aturan hukum yang berlaku. Hak konstitusional saya sebagai warga negara dan jurnalis telah dikebiri oleh postingan fitnah tersebut,” tegas korban.
Kapolres Nias melalui Ps. Kasi Humas Polres Nias, Aipda M. Motivasi Gea, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyatakan bahwa saat ini pihak kepolisian tengah mendalami kasus ini melalui proses penyelidikan.
“Benar, kami telah menerima laporan dari korban dan saat ini sedang kami lakukan proses. Kami menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial agar tidak terjerat masalah hukum,” ujar Aipda Motivasi Gea di Mapolres Nias, Jalan Bhayangkara No. 1, Gunungsitoli.
Hingga berita ini diturunkan, unggahan di akun Facebook tersebut masih terlihat mendapatkan reaksi dari beberapa pengguna akun lainnya, meski korban telah meminta postingan tersebut dihapus./ Afer Z. (Team)
Bupati dan Wabup Pelalawan Sholat IED di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci
Pelalawan – yutelnews.com ||
Bupati Zukri bersama Wabup Husni Tamrin megikuti pelaksanaan Sholat IED di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci, Sabtu ( 21/3/2026 ). Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPRD Pelalawan Syafrizal, SE, Kapolres Pelalawan AKBP. John Louis Letedara, SIK, Sekretaris Daerah Tengku Zulfan, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, serta Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Jemaah Sholat IED yang memenuhi Lapangan Mini Soccer.
Walau langit terlihat mendung dan sedikit gelap, pelaksanaan Sholat IED dilapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci tetap berjalan lancar dan sukses, masyarakat terlihat sangat antusias berbondong-bondong berdatangan memenuhi lapangan Mini Soccer yang menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Pelalawan, untuk melaksanakan Sholat IED menyambut Hari Raya Aidil Fitri 1447 H, 2026 M. Hari kemenangan bagi umat muslim yang telah melaksanakan puasa sebulan penuh.
Pada kesempatan itu, Bupati Zukri dalam sambutannya menyampaikan bahwa Beliau bersama Wabup Husni Tamrin bercita-cita untuk membuat masyarakat Kabupaten Pelalawan maju dan sejahtera, ” menyantuni anak yatim, memperhatikan orang miskin, memberi kehidupan yang layak dan lebih baik kepada masyarakat Pelalawan, bagaimana Kabupaten Pelalawan semakin maju, ini semua merupakan keinginan dan mimpi kami, semoga doa dan cita-cita mulia ini diterima dan di ijabah oleh Allah SWT “. Tutup Bupati.AS
Pengamanan Sholat Hari Raya Idul Fitri 1447 H Berjalan Lancar dan Kondusif
PELALAWAN – YUTELNEWS.COM ||
Polres pelalawan melaksanakan pengamanan terpadu Sholat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / Tahun 2026 di Lapangan Mini Soccer Kecamatan pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan pada Sabtu, 21 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M, Wakil Bupati Pelalawan H. Husni Tamrin, S.H, Ketua DPRD Kab. Pelalawan Syafrizal L, S.E, dan Wakapolres Pelalawan KOMPOL Asep Rahmat, S.H., S.I.K., M.M.
Kegiatan ini juga bertepatan dengan tema “Berkah Pohon Ramadhan” dan Hari Hutan Sedunia tgl 21 Maret 2026 Kapolres Pelalawan AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K, menyerahkan bibit pohon dari Kapolda Riau IRJEN POL DR. Herry Heryawan , S.I.K, M.H ,M.hum kepada Khatib K.H. ABDUL ROHMAN sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan. Rangkaian kegiatan meliputi: pembukaan oleh MC, sambutan Bupati Pelalawan H. ZUKRI, S.M., M.M yang mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Pelalawan dan jajaran atas pengamanan yang dilakukan, penyerahan bibit pohon, penyampaian kaifiat Sholat Idul Fitri, khutbah, dan Sholat Hari Raya Idul Fitri yang dipimpin oleh Imam Ustad WAN MUHAMMAD WARDANA, Lc. Ma, dan Bilal Ust. JERI LESMANA.
Bupati Pelalawan H. ZUKRI, S.M., M.M, dalam sambutannya menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan usai menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat tekad dalam membangun daerah. “Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk memperbaharui semangat kebersamaan, memperkuat kepedulian sosial, dan meneguhkan komitmen kita dalam mewujudkan Pelalawan yang maju dan sejahtera,” ujarnya.
Kapolres Pelalawan AKBP JOHN LOUIS LETEDARA, S.I.K, memimpin langsung pengamanan yang melibatkan gabungan personil Polres Pelalawan, Satpol PP Kab. Pelalawan, dan Dishub Kab. Pelalawan. “Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah Sholat Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Kegiatan ini berakhir sekira pukul 08.15 Wib dengan situasi aman dan kondusif. Kapolres Pelalawan dan rombongan juga melakukan monitoring dan pengawasan untuk memastikan keamanan masyarakat. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci, Sabtu (21/3/2026). Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru daerah memadati lokasi sejak pagi hari, menjadikan momen hari kemenangan ini terasa begitu istimewa.|| AS
Setelah Puluhan Tahun Vakum, Takbiran dan Pawai Obor Kembali Hidupkan Lamajang Pentas.
Bandung – YUTELNEWS.com// Ribuan warga Lamajang Pentas, Desa Citeurep, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, memadati jalanan desa pada malam takbiran Idulfitri tahun ini. Suasananya terasa berbeda lebih hidup, lebih hangat, dan penuh haru. Setelah puluhan tahun vakum, tradisi Gema Takbir yang dirangkaikan dengan pawai obor akhirnya kembali digelar.
Kegiatan ini diinisiasi oleh komunitas Perhimpunan Remaja Masjid ( Prima) bersama masyarakat setempat. Sejak selepas salat Isya, gema takbir mulai berkumandang, menyatu dengan langkah ratusan warga yang membawa obor menyusuri jalan desa. Cahaya api yang berkelip bukan sekadar penerang malam, tapi juga simbol kebersamaan yang kembali menyala.
Ketua Prima Hendra menegaskan, kegiatan ini bukan hanya seremonial. Lebih dari itu, ini adalah upaya menghidupkan kembali tradisi yang pernah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Pawai obor, kata dia, adalah simbol semangat, persatuan, dan cahaya keimanan yang sempat redup.
Antusiasme warga terlihat jelas. Anak-anak, remaja, hingga orang tua tumpah ruah ikut dalam barisan. Tidak hanya meramaikan malam takbiran, kegiatan ini juga menjadi ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal nilai-nilai tradisi Islami yang sarat makna.
Tokoh Masyarakat Dayeuhkolot Tri Rahmanto pun memberikan apresiasi. Ia menilai inisiatif ini berhasil membangkitkan kembali semangat religius dan gotong royong warga. Harapannya sederhana tapi tegas: kegiatan seperti ini harus terus ada, bukan sekali lalu hilang.
Malam itu, Prima Lamajang Pentas tidak hanya merayakan kemenangan. Mereka menyalakan kembali sesuatu yang lebih penting tradisi, kebersamaan, dan ingatan kolektif yang nyaris padam.
Yans.
- 1
- 2
- 3
- …
- 875
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.




















































