You Tell News

Ribka Tjiptaning Gandeng Bambang Pacul, Gelar Sosialisasi MPR RI 2026 Bersama Tenaga Kesehatan di Sukabumi

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, dr. Ribka Tjiptaning, menggandeng Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Pacul, menggelar kegiatan sosialisasi MPR RI Tahun Anggaran 2026 sekaligus silaturahmi bersama ratusan tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Sukabumi, Sabtu (16/5/2026). Acara ini berlangsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Jalan Slakopi, Desa Lembur Sawah, Kecamatan Cicantayan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh para bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya yang bertugas di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi. Turut mendampingi dalam acara tersebut jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, struktur PAC Kecamatan Cicantayan, serta pengurus Ranting Desa Lembur Sawah.

Dalam sambutannya, dr. Ribka Tjiptaning menekankan pentingnya pertemuan ini. Sebagai dokter dan politisi yang membidangi kesehatan, ia menilai tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, ia juga menegaskan bahwa para nakes tidak hanya perlu menguasai keahlian medis, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

“Kita bersilaturahmi dengan teman-teman bidan dan perawat ini, karena selain mereka memiliki keahlian tinggi di bidang kesehatan, mereka juga sangat penting untuk menguasai wawasan kebangsaan. Setiap warga negara wajib memahami UUD 1945, dan di dalamnya tertuang aturan-aturan hukum kesehatan yang harus diketahui dan dipahami sepenuhnya. Semoga pertemuan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan mereka, bukan hanya soal kesehatan, tapi juga soal negara dan aturan yang melindungi profesi serta masyarakat,” ujar dr. Ribka di sela-sela kegiatan.

Sementara dalam kesempatan tersebut di lakukan pula sambutan secara Daring dari Bambang pacul yang di wakil Stap Khusus nya Muhammad Al Amien yang di sampaikan kepada para peserta , beliau memberi salam dan semangat kepada ratusan tenaga kesehatan yang ikut hadir di acara tersebut

Reporter : Mirna

( Kabiro Sukabumi )

Tokoh Masyarakat Apresiasi Percepatan Langkah Pentahelix Dayeuhkolot dalam Penanganan Banjir

Bandung, 16 Mei 2026 – YUTELNEWS.com// Upaya penanganan lingkungan dan pengendalian banjir yang digerakkan melalui sinergi pentahelix terus menuai apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk para tokoh masyarakat. Keterlibatan aktif dan langkah cepat yang diambil dalam serangkaian kegiatan ini dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata yang sangat dibutuhkan warga, terutama dalam mengatasi permasalahan pendangkalan aliran air yang kerap memicu luapan.

Salah satu tokoh masyarakat Asep Sumirat menyampaikan rasa syukur dan penghargaannya atas percepatan pelaksanaan kegiatan yang berfokus pada pengerukan sedimen dan pembersihan saluran air tersebut. “Menurutnya, kehadiran kolaborasi lintas unsur, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, hingga media, membuktikan bahwa penanganan masalah banjir tidak lagi menjadi tanggung jawab satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian yang ditunjukkan dalam kegiatan ini. Masalah pendangkalan sungai, sudah lama kami rasakan dampaknya, dan dengan adanya gerakan ini yang berjalan makin dipercepat, kami berharap risiko banjir di lingkungan kami bisa berkurang secara signifikan,” ujarnya.

Ia juga berharap sinergi dan kecepatan kerja yang telah terjalin ini dapat terus dipertahankan dan berkelanjutan. Dukungan penuh dari masyarakat pun siap diberikan demi menjaga hasil kerja yang telah dicapai, agar saluran air tetap berfungsi maksimal dan lingkungan menjadi lebih aman dari ancaman bencana.

Yans.

HUT Ke-21 Desa Sukaharja Meriah, Semangat Gotong Royong dan Santunan Anak Yatim Warnai Perayaan Menulis

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial begitu terasa dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-21 Desa Sukaharja, Kecamatan Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, yang digelar meriah di Lapangan Bola Sukaharja, Sabtu (16/05/2026).

Dengan mengusung tema “Gotong Royong Membangun Desa”, acara berlangsung penuh antusias dan dihadiri ratusan warga dari berbagai kalangan. Kegiatan semakin hangat dengan adanya santunan bagi puluhan anak yatim piatu, gerak jalan santai, hingga pembagian doorprize yang menambah semarak suasana.

Kepala Desa Sukaharja, Asep Dedi Suryadi, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan desa serta turut memeriahkan HUT Desa Sukaharja ke-21.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan sekolah-sekolah SD, MI, maupun IT yang telah memberikan dukungan dan doorprize pada kegiatan hari ini. Semoga kebersamaan ini terus terjalin demi kemajuan Desa Sukaharja,” ujarnya.

Selain menggelar hiburan rakyat dan jalan santai, momen HUT Desa Sukaharja juga diisi dengan santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa syukur atas perjalanan desa selama 21 tahun.

Dalam kesempatan itu, Asep juga menyampaikan pesan khusus kepada para sesepuh dan tokoh pemekaran Desa Sukaharja. Ia mengakui masih banyak kekurangan dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

“Saya sebagai Kepala Desa memohon maaf apabila dalam kinerja kami masih banyak kekurangan. Mudah-mudahan para sesepuh, khususnya Bapak Giri Sugiri, terus membimbing dan memberikan support kepada kami,” ungkapnya.

Perayaan HUT Desa Sukaharja turut dihadiri Camat Warungkiara Toni Sugiarto, para kepala desa se-Kecamatan Warungkiara, Ketua RT/RW, Bhabinkamtibmas Polsek Warungkiara, tokoh masyarakat, anggota Linmas, BPD Sukaharja, serta masyarakat Desa Sukaharja.

Camat Warungkiara, Toni Sugiarto, mengapresiasi kemajuan pembangunan yang telah dilakukan Pemerintah Desa Sukaharja. Ia berharap desa tersebut terus berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya sangat mendukung program pembangunan yang telah dilaksanakan Desa Sukaharja. Mudah-mudahan di bawah kepemimpinan Kepala Desa Sukaharja, desa ini semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” katanya.

Menurut Toni, pembangunan di wilayah Warungkiara juga terus mengalami perkembangan, termasuk pembangunan kantor kecamatan yang disebutnya sebagai fasilitas penting bagi pelayanan masyarakat.

Sementara itu, penggagas Desa Sukaharja, Giri Sugiri, mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat dalam memeriahkan hari jadi desa tersebut. Ia berharap semangat gotong royong tetap menjadi jiwa masyarakat dalam membangun desa.

“Gotong royong harus benar-benar menjiwai masyarakat supaya semua tujuan pembangunan bisa tercapai. Saya bangga melihat kekompakan warga Sukaharja di usia desa yang ke-21 ini,” tuturnya.

Perayaan HUT ke-21 Desa Sukaharja bukan sekadar seremoni tahunan, namun menjadi bukti nyata kuatnya persatuan warga dalam membangun desa yang lebih maju, harmonis, dan peduli terhadap sesama.

Reporter :Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Ketum MASDA Jabar H Anton Carliyan: Majalengka ” Langkung Sae ” Dalam Memajukan Budaya,Karna Pernah Berdirinya 3 Kerajaan Besar .

Majalengka – YUTELNEWS.com//
Ketua Umum Majelis Adat Sunda ( MASDA JABAR ) Irjen Pol Purn DR Drs H Anton Charliyan MPKN , Mantan Kapolda Jabar yang kini lebih dikenal akrab Abah Anton , Menghadiri Milangkala Paguyuban Budaya Dangiang Rundayan Talaga yang ke 1 di Talaga Banjaran Kabupaten Majalengka.pada rabu 13/05/2026. ” “Hadir dalam Acara tsb Bupati Majalengka H Eman Suherman , Kadis Parbud , Anggota DPRD Tk 2 Dapil 4 , utusan dari Keraton Kasepuhan Cirebon , Kanoman, Sumedang larang , Para Kepala desa , Kang Ohang Deni Mulyadi , Ceu Popon , Abah H Baya , Abah H Tatang , Ormas Pemuda Pancasila ,Manggala Garuda Putih Tasikmalaya , Cilogak Padakembang Tasikmalaya dll .

Dalam rangka Milangkala Pertama yang diadakan di komplek Wisata Gununglaya Argasari ini menampilkan berbagai Pagelaran budaya daerah Al : Silat , Debus , Tari jaipong dll ,
Dalam Sambutanya Bupati Kab Majalengka H Eman menyampaikan bahwa Pemajuan Budaya di Majalengka Harus LANGKUNG SAE ( Lebih Baik ) Bahkan harus SAE PISAN ,( Baik Sekali ) sejalan dengan Moto Pembangunan Kab Majalengka.

Adapun yang menjadi Kapital Sosial Bahwa Pemajuan budaya akan Langkung Sae adalah sbb :
Disini sudah berdiri Musium Talaga Manggung , Majalengka Kaya akan situs2 Budaya dan berbagai Kesenian daerah khas , termasuk Batik makanan kuliner khas Pituin Majalengka , Kontur wilayah Alam yang Indah yang betul2 di lingkari
Pegunungan , Adanya Danau dll , semua ini merupakan Aset Dasar yang luar biasa yang harus dikembangkan dg maksimal atau SAE PISAN , dan kapital sosial budaya kuat lainya bahwa setiap mengadakan Kegiatan Gelar budaya selalu di ikuti dengan antusias oleh masyarakat , bahkan 3 Bulan kedepan setelah Acara Pagelaran ini dilaksanakan , direncanakan pada Tgl 03 Agustus 2026 mendatang akan diadakan Pagelaran Budaya agi yakni Pagelaran Budaya Akbar yang akan mengerahkan seluruh kekuatan unsur budaya yg ada di Majalengka bahkan di tatar Sunda , yang Insya Allah akan dihadiri Gub Jabar KDM .

SAE juga bisa diartikan sbg SAHABAT AKANG EMAN . pungkas Bupati Majalengka dalam sambutanya .
Anton Charliyan selaku Ketum MASDA Jabar yang juga sekaligus sbg Ketua Dewan Penasihat Paguyuban Dangiang Rundayan Talaga menyampaikan : Bahwa Kab Majalengka dalam Pemajuan kebudayaan memang harus bisa LANGKUNG SAE bahkan Harus SAE PISAN Sesuai dg Harapan Bupati. karena Majalengka ini merupakan salah satu Pusat Perkembangan Budaya Sunda dimasa lalu.

Sebagai mana kita ketahui bersama bahwa di kabupaten Majalengka ini bukan hanya pernah berdiri 1 satu Kerajaan saja , tapi pernah ada dan Lahir 3 (tiga) Kerajaan besar Sunda sekaligus yakni : Kerajaan Talaga Manggung , Kerajaan Raja Galuh dan Kerajaan Sindangkasih sekitar Abah XV , yang mana di kab atau kota lain jangankan 3 Kerajaan sekaligus, Satupun belum tentu punya .

Hal ini membuktikan bahwa secara Historis sejak dulu memang wilayah Majalengka ini sudah punya Sistem Budaya dan Peradaban yang tinggi.
Sehingga punya potensi Yang luar biasa , maka dalam hal ini MASDA Jabar mendukung penuh, Kab Majalengka harus bisa langkung SAE di bidang Pemajuan Budaya. dari Kab dan kota lain yang ada di Jawa barat .
Sebagai Ketua Panitia Abah H Ujang Ketika diminta tanggapan oleh awak media kami dilapangan mengatakan : Alhamdulillah bahwa Acara Milangkala telah terlaksana dg lancar , dan dihadiri oleh Bupati , Ketua Umum MASDA Jabar, para pejabat Pemda , para anggota DPRD dll ,serta mendapat sambutan antusias dari masyarakat sekaligus memohon. Maap bila dalam penyelenggaraan kurang maksimal dan Insya Allah utk kedepan akan lebih besar dan lebih baik Lagi.

Acara ditutup dengan Pemotongan tumpeng , photo bersama dan Isoma , botram makan siang di Cafe Argasari .

Yans.

Pengerjaan Manual Sepanjang Ratusan Meter,Pentahelix Dayeuhkolot Percepat Normalisasi Saluran Irigasi Cipalasari

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Semangat gotong royong dan keteguhan hati terus ditunjukkan oleh Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot dalam menyelesaikan pekerjaan normalisasi saluran irigasi di wilayah Cipalasari. Selain memanfaatkan dukungan alat berat dari Dinas Sumber Daya Air, tim Pentahelix berkolaborasi bersama Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) secara aktif menggenjot pengerjaan secara manual sepanjang 100 meter pada ruas yang sulit dijangkau kendaraan berat, demi memastikan seluruh aliran air dapat dibersihkan dan dikembalikan fungsinya secara sempurna, pada Jumat (15/05/2026).

Sebagaimana diketahui, saluran irigasi Cipalasari yang telah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan kini menjadi prioritas utama penanganan. Meskipun alat berat telah dikerahkan untuk mengeruk bagian utama yang luas dan mudah diakses, terdapat sejumlah ruas sempit, berkelok, serta berdekatan dengan pemukiman warga yang tidak dapat dijangkau oleh mesin. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, namun tidak menyurutkan langkah Pentahelix yang telah berkomitmen penuh menyelesaikan persoalan ini hingga tuntas.

Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto ,Tanpa menunggu bantuan tambahan, unsur Pentahelix yang terdiri dari perwakilan pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta akademisi,awak media langsung turun tangan secara fisik. Mereka membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, keranjang angkut, dan parang, lalu bahu-membahu membersihkan sedimen lumpur tebal, memotong semak belukar, mengangkat tumpukan sampah, serta meratakan dasar saluran sepanjang 100 meter tersebut.

Suasana kerja terlihat sangat akrab dan penuh semangat. Di bawah teriknya matahari, tak ada rasa lelah yang terlihat, melainkan kekompakan yang terjalin erat. Setiap orang memiliki peran dan tugasnya masing-masing, saling bergantian dan saling membantu, seolah-olah bekerja untuk kepentingan rumah tangga sendiri. Gerakan ini dilakukan dengan tujuan agar tidak ada satu pun titik saluran yang terlewatkan penanganannya, sehingga aliran air nantinya dapat berjalan lancar tanpa hambatan sekecil apa pun.

“Bagian ini memang sulit dimasuki alat berat, jadi kami putuskan, kami sendiri yang turun mengerjakannya secara manual sepanjang 100 meter ini. Bagi kami, tidak ada kata mundur apalagi berhenti sebelum semuanya selesai. Kami genjot terus, kerjakan dengan tenaga sendiri, agar pekerjaan ini tuntas, rapi, dan benar-benar berfungsi maksimal. Ini bukti keseriusan kami, bahwa kami tidak hanya mengajukan usulan, tapi juga ikut terjun langsung mengerjakannya,” tegas Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata semangat “Bedas” atau Bersama Membangun yang menjadi ciri khas kerja sama di Dayeuhkolot. Pengerjaan manual ini dinilai sangat penting, karena jika bagian yang sempit dibiarkan tetap tersumbat, maka seluruh pekerjaan yang sudah dilakukan pada ruas utama akan menjadi kurang maksimal dan risiko tersumbatnya aliran air bisa terulang kembali di masa mendatang.

“Kami ingin hasilnya benar-benar sempurna. Kalau satu bagian saja masih tersumbat, air tidak akan mengalir lancar. Oleh karena itu, kami genjot terus pengerjaan manual ini, meski terasa berat, tapi melihat kebutuhan warga yang sudah menunggu puluhan tahun, rasa lelah itu terbayarkan lunas. Kami pastikan 100 meter ini selesai dengan baik, sama bagusnya dengan bagian yang dikerjakan mesin,” tambahnya.

Upaya keras ini mendapat dukungan dan apresiasi yang sangat tinggi dari warga sekitar. Banyak warga yang melihat antusiasme tersebut turut bergabung, membawa minuman, makanan, hingga ikut membantu meringankan pekerjaan. Mereka mengaku sangat terharu melihat kesungguhan Pentahelix yang tidak segan-segan bekerja keras hingga ke titik yang paling sulit sekalipun.

“Kami tidak menyangka Bapak-bapak dari Pentahelix mau turun tangan mengerjakan bagian yang sulit ini. Sungguh luar biasa perhatiannya. Kalau bukan karena kesungguhan seperti ini, mungkin kami masih harus menunggu bertahun-tahun lagi. Kami doakan semoga pekerjaan ini lancar dan semuanya diberikan kesehatan,” ujar salah seorang warga yang ikut membantu.

Dengan dikerjakannya bagian sepanjang 100 meter secara manual ini, kini total ruas saluran irigasi Cipalasari yang ditangani mencapai lebih dari 2 kilometer, semuanya dalam kondisi bersih, dalam, dan lebar sesuai fungsi semula. Pentahelix menargetkan dalam waktu dekat seluruh pekerjaan dapat dinyatakan selesai sepenuhnya, sehingga saluran irigasi ini segera dapat dimanfaatkan untuk mengairi sawah, melancarkan aliran air hujan, serta menghilangkan kekhawatiran genangan dan banjir yang selama ini menjadi momok warga Cipalasari.

Yans .

Pengerjaan Manual Sepanjang 100 Meter,Pentahelix Dayeuhkolot Percepat Normalisasi Saluran Irigasi Cipalasari

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Semangat gotong royong dan keteguhan hati terus ditunjukkan oleh Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot dalam menyelesaikan pekerjaan normalisasi saluran irigasi di wilayah Cipalasari. Selain memanfaatkan dukungan alat berat dari Dinas Sumber Daya Air, tim Pentahelix berkolaborasi bersama Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) secara aktif menggenjot pengerjaan secara manual sepanjang 100 meter pada ruas yang sulit dijangkau kendaraan berat, demi memastikan seluruh aliran air dapat dibersihkan dan dikembalikan fungsinya secara sempurna, pada Jumat (15/05/2026).

Sebagaimana diketahui, saluran irigasi Cipalasari yang telah puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan kini menjadi prioritas utama penanganan. Meskipun alat berat telah dikerahkan untuk mengeruk bagian utama yang luas dan mudah diakses, terdapat sejumlah ruas sempit, berkelok, serta berdekatan dengan pemukiman warga yang tidak dapat dijangkau oleh mesin. Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri, namun tidak menyurutkan langkah Pentahelix yang telah berkomitmen penuh menyelesaikan persoalan ini hingga tuntas.

Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto ,Tanpa menunggu bantuan tambahan, unsur Pentahelix yang terdiri dari perwakilan pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dunia usaha, serta akademisi,awak media langsung turun tangan secara fisik. Mereka membawa peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, keranjang angkut, dan parang, lalu bahu-membahu membersihkan sedimen lumpur tebal, memotong semak belukar, mengangkat tumpukan sampah, serta meratakan dasar saluran sepanjang 100 meter tersebut.

Suasana kerja terlihat sangat akrab dan penuh semangat. Di bawah teriknya matahari, tak ada rasa lelah yang terlihat, melainkan kekompakan yang terjalin erat. Setiap orang memiliki peran dan tugasnya masing-masing, saling bergantian dan saling membantu, seolah-olah bekerja untuk kepentingan rumah tangga sendiri. Gerakan ini dilakukan dengan tujuan agar tidak ada satu pun titik saluran yang terlewatkan penanganannya, sehingga aliran air nantinya dapat berjalan lancar tanpa hambatan sekecil apa pun.

“Bagian ini memang sulit dimasuki alat berat, jadi kami putuskan, kami sendiri yang turun mengerjakannya secara manual sepanjang 100 meter ini. Bagi kami, tidak ada kata mundur apalagi berhenti sebelum semuanya selesai. Kami genjot terus, kerjakan dengan tenaga sendiri, agar pekerjaan ini tuntas, rapi, dan benar-benar berfungsi maksimal. Ini bukti keseriusan kami, bahwa kami tidak hanya mengajukan usulan, tapi juga ikut terjun langsung mengerjakannya,” tegas Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan wujud nyata semangat “Bedas” atau Bersama Membangun yang menjadi ciri khas kerja sama di Dayeuhkolot. Pengerjaan manual ini dinilai sangat penting, karena jika bagian yang sempit dibiarkan tetap tersumbat, maka seluruh pekerjaan yang sudah dilakukan pada ruas utama akan menjadi kurang maksimal dan risiko tersumbatnya aliran air bisa terulang kembali di masa mendatang.

“Kami ingin hasilnya benar-benar sempurna. Kalau satu bagian saja masih tersumbat, air tidak akan mengalir lancar. Oleh karena itu, kami genjot terus pengerjaan manual ini, meski terasa berat, tapi melihat kebutuhan warga yang sudah menunggu puluhan tahun, rasa lelah itu terbayarkan lunas. Kami pastikan 100 meter ini selesai dengan baik, sama bagusnya dengan bagian yang dikerjakan mesin,” tambahnya.

Upaya keras ini mendapat dukungan dan apresiasi yang sangat tinggi dari warga sekitar. Banyak warga yang melihat antusiasme tersebut turut bergabung, membawa minuman, makanan, hingga ikut membantu meringankan pekerjaan. Mereka mengaku sangat terharu melihat kesungguhan Pentahelix yang tidak segan-segan bekerja keras hingga ke titik yang paling sulit sekalipun.

“Kami tidak menyangka Bapak-bapak dari Pentahelix mau turun tangan mengerjakan bagian yang sulit ini. Sungguh luar biasa perhatiannya. Kalau bukan karena kesungguhan seperti ini, mungkin kami masih harus menunggu bertahun-tahun lagi. Kami doakan semoga pekerjaan ini lancar dan semuanya diberikan kesehatan,” ujar salah seorang warga yang ikut membantu.

Dengan dikerjakannya bagian sepanjang 100 meter secara manual ini, kini total ruas saluran irigasi Cipalasari yang ditangani mencapai lebih dari 2 kilometer, semuanya dalam kondisi bersih, dalam, dan lebar sesuai fungsi semula. Pentahelix menargetkan dalam waktu dekat seluruh pekerjaan dapat dinyatakan selesai sepenuhnya, sehingga saluran irigasi ini segera dapat dimanfaatkan untuk mengairi sawah, melancarkan aliran air hujan, serta menghilangkan kekhawatiran genangan dan banjir yang selama ini menjadi momok warga Cipalasari.

Yans .

Puluhan Tahun Cipalasari Belum Pernah Dinormalisasi, SDA Propinsi Jabar Gerak Cepat Tindaklanjuti Ajuan Pentahelix Dayeuhkolot

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Keluhan warga yang menumpuk selama puluhan tahun akhirnya menemui titik terang. Kawasan aliran sungai dan saluran irigasi di wilayah Cipalasari, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, yang nyaris tak pernah tersentuh perbaikan atau normalisasi sejak puluhan tahun silam, akhirnya mendapat perhatian serius. Berkat upaya keras dan ajuan resmi yang disampaikan oleh Pentahelix Dayeuhkolot, Dinas Sumber Daya Air (SDA) propinsi Jawa barat langsung bergerak cepat menindaklanjuti permasalahan mendesak tersebut, pada Rabu (13/05/2026).

Selama lebih dari tiga dekade, kondisi aliran air di Cipalasari memang memprihatinkan. Saluran yang seharusnya berfungsi lancar sebagai penampung dan pengalir air hujan kini tertimbun sedimen lumpur tebal, ditumbuhi semak belukar lebat, serta tersumbat tumpukan sampah yang makin hari makin menumpuk. Akibatnya, setiap kali hujan turun dengan intensitas sedang hingga lebat, air tak mampu mengalir sempurna dan meluap melampaui tanggul, menyebabkan genangan bahkan banjir yang merendam pemukiman warga, merusak pekarangan, hingga mengganggu jalan raya dan aktivitas ekonomi dan kesehatan lingkungan secara terus-menerus.

“Sudah puluhan tahun kami menanti. Sejak orang tua kami masih muda, saluran ini kondisinya begini-begini saja. Belum pernah sekalipun dikeruk atau dinormalisasi secara menyeluruh. Kalau hujan sedikit saja, rumah kami sudah tergenang. Kami takut jika hujan deras, bisa masuk ke dalam rumah. Sudah banyak keluhan disampaikan, tapi baru kali ini benar-benar ada tanggapan nyata,” ungkap salah satu warga yang telah puluhan tahun bermukim di Cipalasari dengan nada lega.

Melihat kondisi yang sangat mendesak dan sudah mengancam keselamatan serta kenyamanan ratusan kepala keluarga, Pentahelix Dayeuhkolot yang menggabungkan unsur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan awak media segera turun tangan. Melalui pengamatan langsung ke lapangan, rapat koordinasi, hingga penyusunan laporan teknis, pentahelix ini mengajukan permohonan resmi kepada Dinas Sumber Daya Air untuk segera memprioritaskan lokasi Cipalasari sebagai titik penanganan utama.

Ajuan tersebut ternyata mendapat respon yang sangat cepat dan positif. Kepala Bidang Pengelolaan Sumber Daya Air propinsi jawa barat Endang stap SDA, menyatakan bahwa pihaknya langsung memprioritaskan lokasi ini begitu menerima usulan dan bukti kondisi riil yang disampaikan oleh Pentahelix Dayeuhkolot.

“Kami sangat mengapresiasi kerja nyata Pentahelix Dayeuhkolot yang tanggap dan peduli terhadap lingkungan warganya. Mendengar bahwa wilayah ini belum pernah dinormalisasi selama puluhan tahun dan menjadi langganan banjir, kami langsung bergerak cepat. Ini adalah kondisi darurat yang tidak bisa ditunda lagi. Hari ini kami turunkan tim teknis untuk langsung pekerjaan fisik normalisasi akan segera dimulai,” tegas perwakilan Dinas SDA.

Normalisasi yang akan dilaksanakan mencakup rangkaian pekerjaan menyeluruh: pengerukan sedimen lumpur hingga kedalaman semula, pembersihan seluruh tumbuhan liar dan sampah yang menyumbat aliran, perbaikan dan penguatan tanggul, hingga pelebaran sebagian ruas saluran agar daya tampung air kembali maksimal. Dengan selesainya pekerjaan ini, diharapkan risiko genangan dan banjir di wilayah Cipalasari dapat ditekan hingga mendekati nol persen.

Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto menyatakan bahwa keberhasilan ini membuktikan bahwa dengan sinergi yang solid dan semangat gotong royong, persoalan yang terpendam puluhan tahun pun akhirnya dapat dipecahkan. Ia pun berharap langkah cepat yang ditunjukkan oleh Dinas SDA propinsi jabar ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap suara masyarakat akar rumput.

“Ini adalah kemenangan bersama. Selama puluhan tahun terlantar, akhirnya saluran irigasi cipalasari akan dibenahi. ” Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Dinas SDA propinsi yang tanggap dan cepat bertindak. Semoga pekerjaan ini selesai tepat waktu, hasilnya maksimal, dan benar-benar membawa manfaat nyata bagi warga dayeuhkolot agar hidup lebih tenang, aman, dan sejahtera,” ujar Ketua Pentahelix.

Yans.

Dirjen Bea Cukai Djaka Terseret Korupsi Rp.61,3 Milyar, LSM LIRA Desak Presiden dan Menkeu Segera Pecat

YUTELNEWS.com / Institusi Bea Cukai kembali tercoreng. Kali ini nama Dirjen Bea dan Cukai, Djaka Budi Utama ikut terseret dalam kasus suap importasi barang Rp 61,3 milyar yang melibatkan pimpinan Blueray Cargo, John Field. LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) pun mendesak Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa agar segera memecat petinggi Bea dan Cukai itu.

“Sebaiknya Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Keuangan harus segera memecat Dirjen Bea Cukai. Ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam melakukan perubahan dan pembersihan di Direktorat Bea dan Cukai, guna menciptakan pemerintahan yang bersih” tegas KRH.HM.Jusuf Rizal,SH, Presiden LSM LIRA kepada media di Jakarta.

Pernyataan Jusuf Rizal, pria berdarah Madura-Batak, Relawan Prabowo Subianto itu disampaikan menjawab pertanyaan media usai diskusi Tipikor yang dilaksanakan Pemuda Lira, Adam Irham, terkait nama Dirjen Bea Cukai, Djaka Budi Utama yang muncul dalam dakwaan Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat belum lama ini.

LSM LIRA merupakan LSM yang kerap mengkritisi kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, bahkan seringkali membongkar berbagai kasus penyelundupan yang merugikan negara. Terkait kasus Dirjen Bea dan Cukai, LSM LIRA akan turun aksi demo ke Kementerian Keuangan dan secara khusus mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto maupun DPR agar Dirjen Bea Cukai segera di pecat.

Sebagaimana dilansir media nama Dirjen Bea dan Cukai Djaka Budi Utama terseret kasus suap importasi barang diluar ketentuan dengan memberikan fasilitas jalur hijau (tanpa pemeriksaan) kepada Blueray Cargo milik John Field. Penyalahgunaan wewenang ini dilakukan bersama-sama aparat Bea Cukai dan diketahui Dirjen Bea dan Cukai.

Dalam dakwaan Jaksa KPK, nama Djaka Budi disebut hadir dalam rangkaian pertemuan antara pejabat DJBC dengan pengusaha kargo sebelum dugaan pengondisian jalur impor terjadi. Pertemuan dengan pengusaha ini dilakukan di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, sekitar Juli 2025.

“Dilakukan pertemuan antara pejabat-pejabat di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai antara lain Djaka Budi Utama, Rizal Fadillah, Sisprian Subiaksono dan Orlando Hamonangan Sianipar dengan pengusaha-pengusaha kargo,” bunyi surat dakwaan jaksa KPK

Setelah pertemuan ini, pada periode Juli 2025 hingga Januari 2026, John Field diketahui bersama memberikan uang total Rp61.301.939.000 dalam bentuk dolar Singapura kepada para pejabat DJBC. Selain itu, dari dakwaan, tercatat ada juga fasilitas hiburan dan barang mewah senilai Rp1.845.000.000 yang diberikan kepada sejumlah pejabat.

Rizal selaku mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan DJBC disebut menerima Rp2 miliar hampir di setiap penyerahan uang dan Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan DJBC Sisprian Subiaksono menerima Rp1 miliar. Kepala Seksi Intelijen DJBC Orlando Hamonangan menerima Rp450 juta hingga Rp600 juta a.l. fasilitas hiburan senilai Rp1,45 miliar dan jam tangan Tag Heuer senilai Rp65 juta.

Pihak Dirjen Bea dan Cukai merespon Dakwaan Jaksa KPK, Budi Prasetiyo, Kasubdit Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, menyatakan bahwa mereka menghormati proses hukum yang sedang berjalan di pengadilan, dengan tetap menjunjung asas praduga tak bersalah.

“Karena perkara ini sudah masuk ke tahap persidangan, untuk menghormati dan menjaga independensi proses tersebut, kami tidak berkomentar mengenai substansi perkara,” kata Budi Prasetiyo, Kasubdit Hubungan Masyarakat dan Penyuluhan Bea Cukai, Kamis (7/5/2026).

Jusuf Rizal, Ketum Ormas Masyarakat Madura Asli (Madas) Nusantara itu, juga menghargai pendapat Budi Prasetiyo. Namun tambah Jusuf Rizal, sepanjang pemahamannya dalam tindak pidana korupsi, kehadiran Dirjen Bea dan Cukai dalam pertemuan-pertemuan dengan pengusaha Cargo, kemudian adanya pemberian fasilitas jalur hijau dan ada aliran suap Rp 61,3 milyar, sudah masuk dalam penyalahgunaan wewenang.

“LSM LIRA mendukung KPK agar membongkar kasus ini agar terang benderang, serta mengusut kemana saja aliran dana haram Rp 61,3 milyar itu. Patut diduga aliran dananya mengalir ke oknum-oknum diatasnya, misalnya di Kementerian Keuangan,” tegas Jusuf Rizal, aktivis penggiat anti korupsi itu./ *

FORDIS-PK Jawa Tengah Resmi Berganti Kepemimpinan, Wiyu Gani Al-Latif Dilantik sebagai Direktur 2026–2028

Semarang, yutelsnews.com – Kepemimpinan Forum Diskusi Pemerhati Konstitusi (FORDIS-PK) Jawa Tengah resmi berganti. Dalam prosesi pelantikan yang berlangsung di Hotel Aston Semarang, Kamis (14/5/2026), Wiyu Gani Al-Latif resmi dilantik sebagai Direktur Terpilih FORDIS-PK Jawa Tengah periode 2026–2028, menggantikan Direktur Demisioner Lawu Mijil Kusumo.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Dewan Pembina sekaligus Pakar FORDIS-PK, Dr. M. Junaidi, S.H.I., M.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga nilai-nilai konstitusi di tengah perkembangan dinamika hukum nasional.

Menurutnya, pemuda memiliki peran strategis sebagai agen kontrol sosial sekaligus penggerak literasi hukum di masyarakat.

“Pemuda harus hadir dalam ruang-ruang intelektual dan konstitusional agar demokrasi tetap berjalan sesuai koridor hukum,” ujarnya dalam sambutan pelantikan.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh mahasiswa, pimpinan organisasi kemahasiswaan (Ormawa), serta komunitas pemuda dari wilayah Semarang Raya. Kehadiran mereka dinilai menjadi bentuk dukungan moral terhadap kepengurusan baru FORDIS-PK Jawa Tengah.

Tidak hanya agenda pelantikan, kegiatan juga dirangkai dengan Diskusi Sarasehan Intelektual bertema “Keadilan Berlandaskan Konstitusi”. Forum tersebut menjadi ruang diskusi bagi peserta untuk membahas implementasi hukum dan konstitusi di Indonesia.

Dalam sesi dialog, sejumlah peserta menyampaikan pandangan terkait tantangan penegakan hukum, supremasi konstitusi, serta pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengawal kebijakan publik.

Direktur terpilih FORDIS-PK Jawa Tengah, Wiyu Gani Al-Latif, dalam pidato perdananya menyampaikan komitmennya untuk membawa organisasi menjadi lebih inklusif dan progresif.

Ia menyebut, kepengurusan baru akan fokus memperkuat literasi konstitusi hingga tingkat akar rumput, sekaligus membangun sinergi dengan berbagai komunitas pemuda dan elemen masyarakat di Jawa Tengah.

“FORDIS-PK diharapkan mampu menjadi ruang diskusi yang terbuka, kritis, dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan kesadaran konstitusi di masyarakat,” katanya.

Selain itu, FORDIS-PK juga menargetkan diri menjadi mitra kritis bagi pemerintah maupun lembaga hukum dalam mengawal isu-isu konstitusional dan demokrasi.

Dengan pergantian kepemimpinan tersebut, FORDIS-PK Jawa Tengah diharapkan mampu menghadirkan berbagai gagasan dan terobosan intelektual yang berdampak positif bagi masyarakat selama masa kepengurusan 2026–2028.

M. Efendi

39 Jembatan Desa Rampung Dibangun, Kapolda Riau: Ini Wujud Nyata Pengabdian Polri untuk Masyarakat

Pekanbaru – yutelnews.com ||Komitmen Polda Riau dalam menghadirkan akses yang aman dan layak bagi masyarakat pedesaan terus diwujudkan melalui Satgas Darurat Pembangunan dan Renovasi Infrastruktur Jembatan Tahap II. Hingga Rabu (13/5/2026), sebanyak 39 jembatan di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau telah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan masyarakat.

Program kemanusiaan yang melibatkan 120 personel gabungan dari Satbrimob, Ditsamapta, dan Ditpolairud Polda Riau ini menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam membuka keterisolasian wilayah, memperlancar aktivitas ekonomi, hingga mendukung akses pendidikan anak-anak di desa.

Sejumlah jembatan yang telah rampung tersebar di wilayah Siak, Dumai, Rokan Hilir, Indragiri Hulu, Kepulauan Meranti, Indragiri Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Bengkalis, Pelalawan hingga Kuantan Singingi. Jembatan-jembatan tersebut sebelumnya dalam kondisi rusak, membahayakan warga, bahkan menghambat akses pelajar menuju sekolah.

Kapolda Riau, Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K.,M.H., M.Hum. memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam Satgas Darurat Pembangunan Jembatan tersebut. Menurutnya, program ini merupakan implementasi nyata Polri Presisi yang hadir membantu kebutuhan dasar masyarakat.

“Jembatan bukan hanya sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga penghubung harapan masyarakat menuju pendidikan, ekonomi, pelayanan kesehatan dan kehidupan yang lebih baik. Saya mengapresiasi dedikasi seluruh personel yang bekerja tanpa kenal lelah demi masyarakat,” ujar Kapolda Riau.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur sederhana namun menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung merupakan bagian dari semangat pengabdian Polri kepada rakyat.

“Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran Polri. Ketika akses terbuka, roda ekonomi bergerak, anak-anak bisa pergi sekolah dengan aman, dan masyarakat dapat beraktivitas tanpa rasa khawatir,” tambahnya.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K. menjelaskan, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan gotong royong bersama masyarakat setempat. Selain membangun konstruksi baru, personel juga melakukan renovasi total terhadap jembatan yang sudah tidak layak digunakan.

“Pembangunan ini bukan sekadar membangun fisik jembatan, tetapi juga membangun harapan masyarakat agar aktivitas sehari-hari menjadi lebih aman dan lancar,” ujarnya.

Tak hanya yang telah selesai, saat ini terdapat 37 jembatan lainnya yang masih dalam proses pembangunan di sejumlah daerah. Progres pengerjaan bervariasi, mulai dari tahap pondasi hingga finishing. Sementara tujuh titik lainnya telah memasuki tahap persiapan pembangunan.

Beberapa proyek yang menjadi perhatian di antaranya pembangunan jembatan sepanjang 168 meter di Desa Kuala Sebatu, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir, serta pembangunan akses penghubung desa di wilayah Kuantan Singingi, Bengkalis, Pelalawan, hingga Kota Dumai.

Program Satgas Darurat Pembangunan Jembatan ini sendiri merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait pentingnya keselamatan, akses pendidikan dan social inclusion bagi masyarakat pedesaan.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi secara umum berlangsung aman dan kondusif. Meski di beberapa lokasi sempat terkendala cuaca hujan dan kondisi arus air deras, proses pengerjaan tetap berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Melalui program ini, Polda Riau berharap pembangunan jembatan dapat menjadi solusi nyata bagi masyarakat pedalaman sekaligus memperkuat hubungan humanis antara Polri dan warga di seluruh pelosok Bumi Lancang Kuning.|| AS

FPKN Resmi Kirim Surat ke Kapolda Jabar, Minta Penyidik Kasus Rp82,5 M Diberi Penghargaan

Bandung -YUTELNEWS.com // Forum Pengamat Kasus Nasional (FPKN) secara resmi melayangkan surat permohonan pemberian penghargaan (reward) kepada Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat (Kapolda Jabar).

Langkah hukum dan kelembagaan ini diambil sebagai bentuk apresiasi konkret atas kinerja luar biasa yang ditunjukkan oleh jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jabar dalam menangani kasus dugaan penipuan dan penggelapan berskala besar. 

Kasus yang tengah bergulir intensif ini melibatkan kerugian finansial fantastis mencapai Rp82.500.000.000 (82,5 miliar rupiah) dengan korban atas nama Edward Suteja. Adapun pihak terlapor dalam perkara ini adalah Yudi Gunawan dkk.

Berkat penanganan yang profesional, kasus bernilai jumbo ini dinilai berjalan di jalur yang tepat dan penuh transparansi. 

Ketua Umum FPKN sekaligus pelapor dalam kasus tersebut, M. Rizky Firmansyah, menyatakan bahwa dedikasi serta integritas yang ditunjukkan oleh penyidik Unit 1 Subdit 2 Ditreskrimsus Polda Jabar, Bripda Luhut Romulus Sinaga, sangat patut menjadi percontohan (role model) bagi seluruh personel kepolisian di Indonesia. 

Menurutnya, pelayanan prima serta profesionalisme yang diberikan di lapangan telah melampaui standar baku pelayanan public “Kami telah mengirimkan surat resmi dengan nomor 197/B/FPKN/V/2026 yang ditujukan langsung ke meja Bapak Kapolda Jabar” ujar M. Rizky Firmansyah.

Kami meminta dan mendesak secara khusus agar institusi memberikan penghargaan tertinggi kepada Bripda Luhut Romulus Sinaga. Beliau telah membuktikan bahwa penegakan hukum di Polda Jabar tidak hanya tajam dan profesional, tetapi juga sangat transparan, ramah, sopan, dan santun dalam melayani masyarakat pencari keadilan,” tegas M. Rizky Firmansyah saat memberikan keterangan pers di markas FPKN, Komplek DPR Cileunyi, Kabupaten Bandung, Kamis (14/5/2026). 

Rizky memaparkan lebih jauh bahwa dalam menangani kasus tindak pidana tertentu dengan nominal kerugian mencapai puluhan miliar rupiah bukanlah perkara mudah. Diperlukan keteguhan sikap, moralitas tinggi, serta transparansi yang kuat agar proses penyidikan bebas dari intervensi pihak luar.

Kehadiran penyidik yang komunikatif seperti Bripda Luhut dinilai berhasil menghapus stigma kaku pada proses penegakan hukum hukum pidana korporasi dan finansial. 

“Sebagai lembaga pengamat hukum nasional, kami sangat bahagia dan puas. Rasa aman dan kepastian hukum benar-benar kami rasakan. Sikap humanis yang dipadukan dengan ketegasan hukum seperti inilah yang menjadi inti dari program Polri Presisi yang dicanangkan oleh Bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo,”

lanjut Rizky. di samping mendorong pemberian penghargaan kepada pimpinan tertinggi Polda Jabar, FPKN juga menegaskan akan terus mengawal jalannya perkara ini hingga tuntas saat berproses di pengadilan.

FPKN secara konsisten mendesak tim penyidik Ditreskrimsus untuk segera menerapkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (UU TPPU) kepada Yudi Gunawan dkk, langkah ini dinilai sangat krusial sebagai instrumen hukum untuk melacak aliran dana, memiskinkan pelaku kejahatan, serta melakukan penyitaan aset demi memulihkan kerugian (asset recovery) milik korban Edward Suteja. 

“Penghargaan dari Bapak Kapolda Jabar nanti tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi individu penyidik, melainkan juga menjadi suntikan motivasi bagi seluruh jajaran Ditreskrimsus Polda Jabar agar terus konsisten berada di jalur yang bersih, berkeadilan, dan dicintai oleh masyarakat luas,” tambah Rizky.

Sebagai penutup, M. Rizky Firmansyah menegaskan komitmen lembaga yang dipimpinnya untuk berdiri bersama kepolisian yang berintegritas. 

“Kami di FPKN tidak akan pernah berhenti mendukung dan menyuarakan kebaikan serta prestasi yang ditunjukkan oleh institusi Polri. Namun, sebaliknya, kami juga akan menjadi garda terdepan dalam mengoreksi apabila ada penyimpangan.

Penegakan hukum dalam kasus Yudi Gunawan dkk ini harus menjadi potret ideal penegakan hukum nasional yang transparan, tuntas, dan berpihak pada kebenaran. 

Kami percaya di bawah kepemimpinan Bapak Kapolda Jabar dan Bapak Kapolri, keadilan yang hakiki bagi korban Edward Suteja akan segera terwujud,” pungkas Rizky menutup wawancara dengan awak media.

Yans.

Lapas Batam Kenalkan SLIR, Permudah Layanan Integrasi dan Remisi Warga Binaan

YUTELNEWS.com /Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam memperkenalkan inovasi layanan berbasis teknologi bertajuk Sistem Layanan Integrasi dan Remisi (SLIR) kepada warga binaan dan masyarakat.

Pengenalan SLIR dilakukan sebagai bentuk komitmen Lapas Batam dalam mewujudkan pelayanan yang cepat, transparan, efektif, dan akuntabel, khususnya dalam pengurusan hak-hak warga binaan terkait integrasi dan remisi. Melalui sistem ini, proses pelayanan diharapkan menjadi lebih mudah dipantau serta meminimalisir terjadinya kesalahan administrasi.

Kepala Lapas Batam menyampaikan bahwa SLIR hadir untuk memberikan kemudahan bagi warga binaan maupun keluarga dalam memperoleh informasi terkait usulan remisi, cuti bersyarat, pembebasan bersyarat, hingga layanan integrasi lainnya secara lebih terbuka dan terstruktur.

“SLIR merupakan inovasi pelayanan yang kami hadirkan untuk mendukung transformasi digital di lingkungan pemasyarakatan. Dengan sistem ini, proses layanan menjadi lebih efektif, transparan, dan mudah diakses,” ujarnya.

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut, petugas memberikan penjelasan mengenai mekanisme penggunaan sistem, alur pengajuan layanan, persyaratan administrasi, serta tahapan proses integrasi dan remisi. Warga binaan juga diberikan kesempatan untuk bertanya secara langsung terkait layanan yang tersedia dalam aplikasi SLIR.

Melalui implementasi SLIR, Lapas Batam berharap dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemasyarakatan sekaligus mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Selain itu, inovasi ini diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang lebih profesional, modern, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat./ Red

Diduga Ada Rekayasa Ganti Rugi, Penasehat Hukum Warga Kiab Jaya Protes Keras Tindakan Sepihak (PT. Kinabalu Perkasa)

Pelalawan – yutelnews.com ||
Penasehat Hukum masyarakat Desa Kiab Jaya, Nila Hermawati, S.H., secara resmi melayangkan protes keras terhadap manajemen PT. Kinabalu Perkasa terkait penyelesaian ganti rugi kerusakan lahan sawit warga sekitar yang berdekatan dengan PT kina balu akibat serangan hama kumbang tanduk (Oryctes rhinoceros) yang dinilai cacat hukum dan manipulatif.

“Kasus ini mencuat setelah PT. Kinabalu Perkasa mengklaim telah menyelesaikan kewajiban ganti rugi kepada semua warga yang terdampak kumbang tanduk tersebut melalui Berita Acara Penyelesaian tertanggal 18 Maret 2026.yang lalu, Namun, fakta di lapangan menunjukkan para pemilik lahan yang sah—yakni Damilus, Ramang Putra, Noprial, Hasanil Fajri, Qimen Erwi Yanto, dan Nuraida Riska Putri—sama sekali tidak pernah dilibatkan dalam proses ganti rugi di tgl 18 2026 tersebut.

“Klien saya tidak pernah memberikan kuasa kepada siapapun, termasuk saudara Padrianto, untuk
menandatangani kesepakatan ganti rugi. Ini adalah tindakan sepihak yang melanggar hukum.

Perusahaan tidak bisa menyatakan masalah selesai jika uang diserahkan kepada pihak yang tidak
berhak,” tegas Nila Hermawati, S.H. dalam keterangan persnya.
Nila menambahkan bahwa PT. Kinabalu Perkasa terkesan mengabaikan somasi yang telah dikirimkan pada 23 April 2026 lalu. Hingga kini, perusahaan tetap berpegang pada kesepakatan fiktif tersebut, sementara warga yang Terdampak wawung kumbang tanduk belum menerima hak ganti rugi sepeser pun.

Tim Penasehat Hukum mensinyalir adanya dugaan penggelapan hak dan pemalsuan dokumen dalam proses administratif di internal perusahaan. “Jika dalam waktu dekat tidak ada itikad baik untuk menyelesaikan secara langsung kepada pemilik lahan, kami akan menempuh jalur hukum dan sudah melaporkan indikasi pidana pemalsuan ini ke kepolisian,” ucap nila”

Pihak warga menuntut transparansi dan meminta bertanggung jawab penuh dari PT. Kinabalu Perkasa ,atas kelalaian tata, kelola limbah replanting yang memicu ledakan hama kumbang tanduk tersebut, yang kini merusak kelapa sawit warga sekitar.|| TIM

Kapolsek Rangsang Kembali Laksanakan Penanaman Jagung Pipil Dukung Ketahanan Pangan Nasional

YUTELNEWS.com /Kapolsek Rangsang AKP Gunawan S.H kembali melaksanakan kegiatan penanaman jagung pipil di Desa Tanjung Gemuk, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (12/5/2026), sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 08.30 WIB tersebut dilaksanakan di lahan seluas 0,5 hektare milik warga bernama Hasannusi yang berada di Jalan Roesman, Dusun III, Desa Tanjung Gemuk. Dalam pelaksanaannya, Kapolsek Rangsang didampingi Kanit Binmas Polsek Rangsang Bripka Benny Surya, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Medang Bripka J.M. Panjaitan, Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Gemuk Bripka Juni Harianto, Ketua RW Indra, serta masyarakat setempat.

Kapolsek Rangsang AKP Gunawan mengatakan kegiatan penanaman jagung pipil tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Kepulauan Meranti dalam mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, ketahanan pangan menjadi isu penting yang harus mendapat perhatian bersama karena berkaitan langsung dengan stabilitas sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Ia menilai pemanfaatan lahan produktif yang ada di wilayah pedesaan perlu terus didorong agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam memenuhi kebutuhan pangan maupun meningkatkan pendapatan warga.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut mendukung program-program pemerintah yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan penanaman jagung pipil ini sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan nasional,” ujar Gunawan.

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan, terutama di tengah tantangan ekonomi dan kebutuhan masyarakat yang terus meningkat. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi benar-benar mampu mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih optimal memanfaatkan lahan yang dimiliki. Jika dikelola dengan baik, hasil pertanian tentu dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa jajaran Polsek Rangsang akan terus mendukung berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan, sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Kami ingin membangun semangat kebersamaan dan gotong royong bersama masyarakat. Dengan kolaborasi yang baik, kami optimistis program ketahanan pangan dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di Kecamatan Rangsang,” tambahnya.

Selain melakukan penanaman, personel Polsek Rangsang juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga produktivitas sektor pertanian sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.

Kegiatan berakhir sekira pukul 10.00 WIB dan selama pelaksanaan berlangsung situasi dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.(Bom).

Grand Opening Wigym Parungkuda, Alat Bersetandar Internasional Datang Langsung dari Luar Negri

YUTELNEWS.com | Sukabumi ,Semangat olahraga dan gaya hidup sehat kini makin tumbuh di Kabupaten Sukabumi. Hari ini, Rabu (13/05/2026), Wigym resmi dibuka secara besar-besaran di Jalan Sunda Wenang, wilayah Leuwi Orok, Kecamatan Parungkuda. Kehadiran tempat olahraga ini membawa kabar gembira bagi warga, karena menawarkan fasilitas dan peralatan berkualitas tinggi yang belum banyak tersedia di daerah. Rabu [13/5/2026].

Pemilik Wigym, Muhamad Yusup Alwi, S.M, BA (Hons), mengungkapkan bahwa tujuan utama didirikannya tempat ini adalah melahirkan atlet muda dan berbakat dari Kabupaten Sukabumi.

“Kami berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mengembangkan potensi generasi muda. Di sini tidak hanya tempat berolahraga, tapi ada pembimbing dan pelatih yang sudah berpengalaman serta terlatih dengan baik. Anggota kami datang dari berbagai wilayah, mulai dari Cibadak, Cicurug, hingga luar daerah,” ujarnya dengan antusias.

Lokasi yang strategis dekat pasar dan pemukiman warga menjadi keunggulan tersendiri, namun yang paling menjadi kebanggaan adalah peralatan olahraga yang digunakan.

“Seluruh alat yang ada di sini adalah produk impor langsung dari luar negeri. Kami memastikan standar kualitas dan keamanannya sudah teruji dan sesuai dengan standar internasional. Banyak jenis alat yang bahkan belum ada di pusat kota maupun tempat olahraga lain di Sukabumi, seperti alat latihan tangga dan alat penguat daya tarik yang fungsinya tidak hanya sebatas pemberian beban, melainkan melatih kemampuan tubuh secara menyeluruh,” jelaskan Yusup.

Konsep yang diusung Wigym ini diklaim eksklusif dan berbeda dari tempat olahraga lainnya. Bahkan ada fasilitas unik bernama Jungle yang jarang dimiliki oleh tempat kebugaran lain di wilayah ini. Selain itu, fasilitas pendukung juga disiapkan sebaik mungkin, mulai dari ruang ganti yang sama kualitasnya dengan tempat olahraga di Jakarta, sistem pendingin udara full AC yang membuat suasana nyaman, tidak panas dan tidak membuat pengunjung mudah berkeringat, hingga pelayanan yang ramah dan profesional.

Bagi mereka yang baru memulai dan masih awam berolahraga, Wigym membuka pintu seluas-luasnya. Tersedia pelatih pembantu yang berpengalaman untuk mengajarkan cara penggunaan alat, porsi latihan, hingga pengaturan asupan nutrisi yang tepat. Tersedia juga berbagai penawaran keanggotaan menarik, seperti paket 12 bulan ditambah 1 bulan gratis, serta keanggotaan SIF selama 6 bulan. Ke depannya, pihak pengelola juga berencana menambah fasilitas kelas latihan dan menetapkan syarat usia minimal 16 tahun demi keamanan dan kenyamanan semua pengunjung.

Sementara itu, Konsultan Manajemen Wigym, Jeffry Sjahatani, SE, MM, IFPA, menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas.

“Kami telah menyiapkan paket layanan lengkap, mulai dari pelayanan pelanggan hingga pengawasan keselamatan selama latihan. Kami juga menyediakan program khusus untuk anggota baru, lansia, maupun yang ingin berlatih dengan aman dan terarah agar tidak mengalami cedera akibat kesalahan penggunaan alat. Tersedia juga program pelatihan privat satu-satu dengan pelatih yang berkompeten, bernama Drive Training Program, yang dirancang untuk memberikan hasil latihan yang maksimal dan sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu,” ujarnya.

Hingga saat ini, Wigym yang mulai beroperasi sejak akhir Januari lalu sudah memiliki lebih dari 300 anggota. Tim pengelola juga memiliki tim khusus yang bertugas memastikan kenyamanan dan kepuasan seluruh pengunjung setiap harinya.

“Kunci kesuksesan kami adalah memberikan perhatian penuh baik dari segi fasilitas maupun pelayanan. Kami ingin warga Sukabumi tidak perlu jauh-jauh ke kota besar untuk mendapatkan fasilitas olahraga berkualitas internasional. Semoga keberadaan Wigym ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat dan terus berkembang maju di masa depan,” tutup Yusup penuh harap.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.