You Tell News

Gerak Cepat Pemkab Bandung Tangani Ambruknya Pasar Soreang, Keselamatan dan Pedagang Jadi Prioritas

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Pemerintah Kabupaten Bandung bergerak cepat menangani peristiwa ambruknya kios di Pasar Soreang dengan langsung melakukan rapat koordinasi lintas sektor dan langkah penanganan menyeluruh guna memastikan keselamatan masyarakat serta perlindungan bagi para pedagang terdampak sehari setelah kejadian, Selasa (17/03/2026). Rapat tersebut membahas langkah konkret penanganan pascabencana, mulai dari penanganan korban, evaluasi konstruksi bangunan, hingga skema perlindungan bagi pedagang.

Sebagai langkah awal, Bupati Bandung, Dadang Supriatna menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) agar segera melakukan asesmen teknis terhadap kondisi bangunan pasar secara menyeluruh. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kelayakan struktur serta mencegah potensi kejadian serupa di area lain.

Selain itu, Pemkab Bandung juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian yang tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya bangunan, termasuk melalui pengujian material dan pelibatan ahli konstruksi. Untuk menjamin keselamatan, kios terdampak untuk sementara ditutup hingga proses pemeriksaan selesai.

Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dan meminta pihak pengelola, yaitu PT. Bangun Bina Persada (BBP) bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut.

“Pengelola wajib bertanggung jawab terhadap seluruh dampak yang ditimbulkan, baik kepada korban maupun para pedagang. Kompensasi harus diberikan selama masa pemulihan karena kios tersebut merupakan sumber penghasilan mereka,” tegasnya.

Kang DS juga meminta agar pengelola segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap konstruksi bangunan serta menyusun desain ulang dengan standar keselamatan yang lebih ketat. Seluruh bangunan ke depan diwajibkan memiliki Sertifikat Laik Fungsi (SLF) melalui asesmen DPUTR.

“Pertama, korban meninggal dunia harus ditangani secara layak. Kedua, pengelola wajib bertanggung jawab terhadap korban luka. Ketiga, pedagang yang kiosnya ambruk harus diberikan kompensasi selama masa pemulihan karena itu merupakan sumber penghasilan mereka,” tegas Kang DS.

Ia memastikan Pemkab Bandung akan terus mengawal proses penanganan secara cepat, terpadu, dan transparan, agar aktivitas masyarakat di Pasar Soreang dapat segera pulih dengan rasa aman.

Sebagai informasi, peristiwa ambruknya bagian atap (kanopi) kios terjadi pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 12.30 WIB di Blok III area penggilingan tepung Pasar Soreang. Sebanyak 14 kios terdampak dalam kejadian tersebut.

Insiden ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia atas nama Ade Supriatna, serta tiga orang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit. Selain itu, reruntuhan juga menimpa sejumlah kendaraan di sekitar lokasi.

Berdasarkan penelusuran awal, kios yang terdampak merupakan area usaha penggilingan yang dalam operasionalnya menggunakan mesin listrik maupun diesel. Aktivitas tersebut diduga menimbulkan getaran yang dalam jangka panjang berpotensi memengaruhi struktur bangunan. Namun demikian, penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.

 

 

Yans.

Aksi Sosial Ketua DPC PDI-Perjuangan Siska juga Anggota DPRD Limapuluh Kota

KABUPATEN 50KOTA, YUTELNEWS.COM —Siska, anggota DPRD Limapuluh Kota dari PDI Perjuangan, menunjukkan dedikasi nyata kepada masyarakat dengan melakukan aksi sosial yang signifikan menjelang Idulfitri 1447 H pada, Senin (16/03/2026).

Siska menyalurkan 1.550 paket bantuan pangan, termasuk minyak goreng, bawang merah, gula, sirup, dan ayam potong, selama tiga hari dari 16 hingga 18 Maret 2026.

Bantuan tersebut sepenuhnya berasal dari dana pribadi Siska, tanpa menggunakan anggaran negara.

Ia menekankan bahwa jabatan politiknya adalah amanah dan bertujuan untuk mendengarkan suara masyarakat, bukan hanya untuk kenyamanan di parlemen,” ucap Siska.

Meskipun merupakan satu-satunya anggota perempuan dari PDI Perjuangan di DPRD, Siska tetap aktif berjuang untuk kepentingan masyarakat dan infrastruktur.

Ia berkomitmen untuk terus berkarya dan mendengarkan rakyat dengan tulus,”ujarnya.

Warga setempat salah satu warga mengungkapkan kekagumannya terhadap Siska yang proaktif mendatangi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui aksi sosial dan dedikasi kepada rakyat, Siska membuktikan bahwa politik seharusnya berfokus pada kesejahteraan masyarakat, bukan hanya kekuasaan.

(MD)

Ketua DPRD Wirman Putra Lakukan Kegiatan Buka Puasa Bersama Partai Golkar di Payakumbuh 

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, memanfaatkan bulan Ramadan untuk mempererat hubungan antar kader Partai Golkar melalui buka puasa bersama.

Wirman Putra mengajak kader untuk melakukan refleksi dan tetap solid di bulan Ramadan,” ujarnya.

Kegiatan buka puasa ini bukan hanya rutin, tetapi juga untuk memperkuat komunikasi dan konsolidasi internal partai.

Soliditas kader sangat penting untuk kekuatan Partai Golkar dari tingkat kota hingga kelurahan.

Kader diajak aktif berkontribusi dalam pembangunan daerah dengan fokus pada pengabdian kepada masyarakat.

Kehadiran Ketua DPD Golkar Payakumbuh dan pengurus lainnya menambah kehangatan acara.

Wirman berharap momentum Ramadan dapat meningkatkan komitmen kader untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, sehingga keberadaan Partai Golkar dirasakan manfaatnya,” harap Wirman Putra.

Kebersamaan diharapkan bisa mendorong langkah lebih jauh untuk pembangunan daerah.

(MD)

Dikhawatirkan Kepercayaan RT/RW Runtuh Terhadap Pemkab Bandung, Insentip RT / RW Jelang Idul Fitri Tidak Cair

Bandung – YUTELNEWS.com// Kebijakan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam proses pencairan insentif RT/RW melalui Bank BJB kini tak sekadar menuai kritik, melainkan kemarahan terbuka. Program yang digadang-gadang mempermudah, justru berubah menjadi simbol kegagalan pelayanan publik yang nyata di depan mata, Jum’at (17/3/26).

Di Desa Pakutandang, Kecamatan Ciparay, para RT/RW dipaksa “berlomba” sejak subuh. Datang pukul 06.00 WIB bukan lagi pilihan, tapi keterpaksaan. Ironisnya, setelah antre berjam-jam, banyak yang tetap tak kebagian. Hak mereka, yang seharusnya dijamin, seolah berubah menjadi undian nasib.

“Ini bukan pelayanan, ini penyiksaan secara sistem,” cetus seorang RT dengan nada geram, karena cape menunggu panggilan antrian.

Momentum menjelang Idul Fitri justru memperparah luka. Saat kebutuhan hidup melonjak, para RT/RW yang berharap pada insentif malah dipaksa pulang dengan tangan kosong. Lebih pahit lagi, ada yang harus menerima kenyataan bahwa pencairan baru bisa dilakukan setelah Lebaran. Ini sebuah ironi yang sulit diterima akal sehat.

Sorotan tajam juga menghantam Bank Bjb. Karena minimnya petugas hingga antrean mengular panjang dinilai sebagai bentuk kelalaian serius. Hanya satu kasir untuk melayani gelombang antrean? Ini bukan sekadar kurang siap, ini kegagalan manajemen pelayanan yang terang-terangan. Janji penambahan fasilitas seperti ATM hanya terdengar sebagai retorika kosong tanpa bukti di lapangan.

Belum selesai di situ, dugaan potongan administrasi makin menyulut emosi. Para RT/RW merasa “dipalak secara halus”. Oleh pihak bank. Karena dari dulu ketika insentif di distribusikan atau di cairkan oleh pemerintah desa sama sekali Tidak ada potongan, kenapa saat di cairkan di bank jadi ada pemotongan. Transparansi dipertanyakan, keadilan dipertaruhkan.

“Kalau ini dibiarkan, jangan salahkan kalau kepercayaan kami runtuh. Kami ini bekerja untuk masyarakat, bukan untuk dipersulit seperti ini,” tegas perwakilan RT lainnya.

Masalah ini diyakini bukan kasus tunggal. Indikasi persoalan serupa di berbagai wilayah Kabupaten Bandung menguatkan dugaan adanya cacat sistemik, bukan sekadar kendala teknis. Artinya, ini bukan soal antrean semata, tapi soal kegagalan kebijakan yang berdampak luas.

Lebih memprihatinkan lagi, penghasilan tetap perangkat desa hingga kini juga belum cair. Alasan klasik: administrasi. Di saat bersamaan, kebutuhan hidup tak bisa ditunda. Ketika gaji dan insentif sama-sama tersendat, wajar jika muncul pertanyaan, di mana sebenarnya letak keseriusan pemerintah dalam mengurus aparatnya sendiri?

Jika kondisi ini terus dibiarkan, dampaknya bukan hanya pada keterlambatan pencairan, tapi pada runtuhnya kepercayaan. RT/RW, yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan publik, kini justru diperlakukan seolah tidak penting.

Ini bukan lagi sekadar keluhan. Ini peringatan keras. Jika Pemerintah Kabupaten Bandung dan Bank Bjb tetap abai, maka kemarahan ini hanya tinggal menunggu waktu untuk meledak lebih luas.***

 

Yans.

Pentingnya Silaturahmi Menjelang Idul Fitri di DPRD Kota Payakumbuh

KOTA PAYAKUMBUH, YUTELNEWS.COM —Ketua DPRD Kota Payakumbuh, Wirman Putra, menekankan pentingnya menjaga hubungan baik di lingkungan DPRD menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah pada,

Wirman Putra menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin menjelang Idul Fitri,” ucapnya.

Suasana Ramadan dianggap sebagai momen untuk memperkuat kekeluargaan antara pimpinan, anggota, dan sekretariat DPRD.

Kegiatan buka puasa bersama diadakan untuk meningkatkan silaturahmi dan kebersamaan di antara anggota dewan.

Ia menyatakan bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam menjalankan tugas, dan tidak mengurangi rasa kekeluargaan,” kata Wirman Putra.

Wirman berharap masyarakat Payakumbuh menjalani sisa Ramadan dengan baik dan merayakan Idul Fitri dengan sehat dan bahagia,” harapannya.

Masyarakat yang mudik diingatkan untuk menjaga keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas.

Wirman mengundang masyarakat untuk datang ke rumah dinasnya dalam acara open house pada hari pertama Idul Fitri,” ungkap Wirman Putra.

Wirman Putra mengajak semua pihak untuk memanfaatkan sisa waktu Ramadan dengan baik dan memperkuat silaturahmi, serta mengingatkan keselamatan saat mudik,” ujarnya.

(MD)

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Bupati Natuna Turun Langsung Pantau Bandara dan Pelabuhan

RANAIYUTELNEWS.COM || Bupati Natuna, Cen Sui Lan, memimpin langsung kegiatan pemantauan arus mudik angkutan Lebaran Idul Fitri 1447 H / 2026 M guna memastikan kelancaran, keamanan, serta kenyamanan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.

Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Natuna ini melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) bersama sejumlah instansi terkait sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah daerah dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya.

Pemantauan dilakukan di dua lokasi strategis. Pada Selasa, 17 Maret 2026, rombongan meninjau aktivitas penerbangan dan pelayanan penumpang di Bandara Raden Sadjad Natuna mulai pukul 13.45 WIB hingga selesai. Selanjutnya pada Rabu, 18 Maret 2026, kegiatan dilanjutkan dengan pemantauan arus penumpang di Pelabuhan Penyeberangan Penagi mulai pukul 06.00 WIB.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan sarana dan prasarana transportasi, sekaligus mengevaluasi pelayanan kepada masyarakat menjelang puncak arus mudik Lebaran. Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengantisipasi potensi lonjakan penumpang serta menjamin keamanan dan ketertiban perjalanan masyarakat yang menggunakan transportasi udara maupun laut.

Sejumlah pejabat daerah dan pimpinan instansi vertikal turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Natuna, Ketua DPRD Natuna, Danlanud Raden Sadjad, Danlanal Ranai, Dandim 0318 Natuna, Kapolres Natuna, Kepala Kejaksaan Negeri Natuna, Ketua Pengadilan Negeri Natuna, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, serta kepala OPD terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP.

Selain unsur pemerintah dan Forkopimda, kegiatan ini juga melibatkan organisasi pers di Kabupaten Natuna, di antaranya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Persatuan Jurnalis Natuna (PJN), serta Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI).

Pemerintah Kabupaten Natuna berharap melalui pemantauan ini, arus mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung lancar, aman, dan tertib sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman dengan penuh kenyamanan dan kebahagiaan.

(Red: Darmansyah, Kabiro Natuna, Yutelnews.com)

Aksi Gotong Royong Sambut Idul Fitri, Nanang Kosim Bangga pada Kekompakan DPC Pondok Gede.

YUTELNEWS.COMKOTA BEKASI ||Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah, semangat kebersamaan terlihat nyata di wilayah Pondok Gede, 17 Maret 2026.

Para kader DPC Partai Gerakan Rakyat Pondok Gede bersama simpatisan Anies Baswedan atau yang akrab disapa Abah Anies, bergerak bersama memasang banner ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri di sejumlah titik strategis.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua DPD Partai Gerakan Rakyat Kota Bekasi, Nanang Kosim, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata semangat kebersamaan dan kepedulian kader terhadap masyarakat.

Menurut Nanang Kosim, kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kekuatan sebuah gerakan tidak hanya dibangun melalui kegiatan organisasi semata, tetapi juga melalui aksi sosial yang mempererat hubungan antara kader dan masyarakat.

“Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh DPC Pondok Gede dan para simpatisan Abah Anies patut diapresiasi. Ini menunjukkan bahwa kebersamaan dan solidaritas masih menjadi nilai utama dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Nanang Kosim.

Pemasangan banner Idul Fitri itu sendiri menjadi bagian dari upaya menyemarakkan suasana hari raya di tengah masyarakat. Banner yang terpasang di sejumlah titik wilayah Pondok Gede tidak hanya menjadi simbol ucapan selamat, tetapi juga mengandung pesan persaudaraan dan harapan akan kehidupan yang lebih harmonis.

Nanang Kosim berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi tradisi positif yang memperkuat hubungan antara kader, simpatisan, dan masyarakat luas.

Baginya, momentum Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa saling menghormati, serta memperkuat semangat persatuan.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan hari kemenangan sebagai momentum untuk membuka lembaran baru dengan hati yang lebih bersih, pikiran yang lebih jernih, serta semangat kebersamaan yang lebih kuat.

Dengan datangnya Idul Fitri 1447 H, diharapkan nilai-nilai persaudaraan, kepedulian, dan kebersamaan yang telah terbangun dapat terus terjaga dan menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan sosial yang lebih rukun dan damai di tengah masyarakat.

Wowo

Dari Gerindra untuk Rakyat, Marzuki Pimpin Penyaluran 1.000 Paket Sembako di Natuna

YUTELNEWS.COM
NATUNA – Momentum peringatan HUT ke-18 Partai Gerakan Indonesia Raya tahun 2026 dimanfaatkan untuk berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap masyarakat.

Melalui kegiatan bakti sosial, para kader partai diberi amanah untuk menyalurkan bantuan sembako kepada warga di Kabupaten Natuna. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata partai dalam hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kabupaten Natuna mendapat alokasi sebanyak 1.000 paket sembako yang disalurkan secara bertahap hingga ke pelosok daerah.

Penyaluran dilakukan dengan melibatkan seluruh kader partai, mulai dari tingkat DPC hingga PAC, sehingga bantuan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Salah satu titik penyaluran dilaksanakan oleh Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau Dapil Natuna–Anambas dari Fraksi Gerindra, Marzuki SH, di Aula Gedung Serbaguna Kantor Kecamatan Bunguran Utara pada Selasa (17/03/2026).

Pada kesempatan tersebut, sebanyak 100 paket sembako diserahkan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga Desa Kelarik dan Desa Teluk Buton.

Mengusung tema “Kompak, Bergerak, Berdampak”, kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni peringatan hari jadi partai, tetapi juga mencerminkan komitmen nyata dalam membangun kepedulian sosial dan kebersamaan.

Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan bahan pangan lainnya, yang diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat.

Marzuki menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Partai Gerindra untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Natuna.

“Kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus hadir di tengah masyarakat. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari warga,” ujarnya.

Selain memberikan bantuan secara langsung, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan pun terasa hangat sepanjang kegiatan berlangsung.

Melalui kegiatan bakti sosial ini, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial semakin tumbuh di tengah masyarakat.

Di usia ke-18, Partai Gerindra terus menunjukkan komitmennya untuk bergerak bersama rakyat serta menghadirkan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (Bani)

Momen Buka Bersama Wartawan Bupati H.Zukri Ajak Insan Pers Jadi Mitra Strategis di Tengah Tantangan Anggaran

PELALAWANYUTELNEWS.COM ||Suasana hangat penuh keakraban terasa di Balai Seminai, Kompleks Perkantoran Bupati Pelalawan, Senin (16/3/2026).Di tengah bulan suci Ramadan, Pemerintah Kabupaten Pelalawan menggelar buka puasa bersama dengan sekitar 70 wartawan dari berbagai organisasi pers di Kabupaten Pelalawan.

Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum komunikasi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan insan pers yang selama ini menjadi mitra dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM., Wakil Bupati H. Husni Tamrin, SH., MH., Sekda Tengku Zulfan, SE., Ak., CA., Kajari Pelalawan Dr. Eka Nugraha, SH., MH., Kapolres Pelalawan AKBP Jhon Louis Letedara, S.IK yang diwakili Kabag Log Kompol Sahardi, Ketua PN Pelalawan Andri Simbolon, Pabung Kodim 0313/KPR, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.

Sementara dari kalangan wartawan tampak hadir perwakilan dari berbagai organisasi pers, di antaranya PJS, PWI, GWI, IPJI, PJI, IWO, SIJI, PPWI, dan JMSI Kabupaten Pelalawan. Kebersamaan yang terjalin menunjukkan bahwa hubungan antara pemerintah daerah dan insan pers di Pelalawan tetap terjaga dengan baik.

Dalam sambutannya, Zukri menegaskan bahwa wartawan memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pers tidak hanya bertugas menyampaikan berita, tetapi juga menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Banyak hal yang harus kita diskusikan bersama dalam mencapai visi dan misi Pemerintah Kabupaten Pelalawan. Wartawan memiliki peran strategis sebagai pilar keempat demokrasi, jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, serta penjaga kebenaran di era digital,” ujar Zukri.

Ia juga menyinggung kondisi keuangan daerah yang saat ini mengalami penurunan, sehingga diperlukan kerja sama dan pemikiran bersama agar pembangunan tetap berjalan.

Menurutnya, gambaran APBD Pelalawan pada tahun 2027 diperkirakan hanya berkisar Rp1,5 triliun, sehingga pemerintah harus mencari berbagai strategi untuk menggali potensi pendapatan daerah tanpa mengganggu iklim investasi.

“Kita harus duduk bersama, berdiskusi, termasuk dengan wartawan, bagaimana strategi yang akan kita lakukan agar roda pemerintahan tetap berjalan meskipun dalam kondisi anggaran terbatas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua JMSI Kabupaten Pelalawan, Erik Suhenra, mewakili wartawan yang hadir menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pelalawan yang tetap menjaga silaturahmi dengan insan pers meskipun kondisi keuangan daerah sedang tidak mudah.

Menurutnya, perhatian pemerintah daerah terhadap wartawan masih terasa, salah satunya dengan tetap mempertahankan anggaran kerja sama media melalui Dinas Kominfo Pelalawan.

“Kita memahami kondisi daerah saat ini, namun di bawah kepemimpinan Bupati H. Zukri sampai sekarang masih ada perhatian kepada wartawan di Pelalawan. Salah satunya dengan tetap mempertahankan anggaran kerja sama media,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh wartawan di Pelalawan untuk terus mendukung pemerintah daerah dengan sikap optimistis, kreatif, dan inovatif, sehingga pembangunan tetap bisa berjalan di tengah keterbatasan.

Selain itu, Erik mengajak rekan-rekan pers untuk terus mendoakan agar Bupati Pelalawan H. Zukri, Wakil Bupati Husni Tamrin, serta jajaran Forkopimda selalu diberi kesehatan dan kelancaran dalam memimpin daerah

Dalam rangkaian acara, pemerintah daerah juga menyerahkan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausyiah dan buka puasa bersama yang diikuti seluruh tamu undangan.

Sekitar 70 wartawan yang hadir tampak antusias mengikuti acara hingga selesai. Malam itu, bukan hanya hidangan berbuka yang dinikmati bersama, tetapi juga terjalinnya kembali komitmen kebersamaan antara pemerintah, Forkopimda, dan insan pers untuk terus berjalan seiring dalam membangun Kabupaten Pelalawan.|| AS

Kang DS, Lepas 700 Warga Mudik Gratis, Wujud Nyata Kepedulian Terhadap Masyarakat

Bandung – YUTELNEWS.com// Suasana haru dan penuh kebahagiaan menyelimuti halaman Gedung Budaya Soreang, pada Selasa (17/3/2026) sore. Ratusan warga yang akan pulang ke kampung halaman tampak tak bisa menyembunyikan senyum mereka, saat Bupati Bandung, Kang DS, hadir langsung melepas keberangkatan program mudik gratis.

Dengan sapaan hangat dan gaya khasnya yang merakyat, Kang DS terlihat menyempatkan diri menyapa satu per satu peserta mudik. Ia berbincang ringan, menyalami, bahkan mendoakan warga agar perjalanan mereka lancar hingga tiba di kampung halaman.

Bagi Kang DS, program mudik gratis bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud kepedulian nyata pemerintah terhadap masyarakat. Ia memahami betul, momen pulang kampung adalah hal yang sangat dinanti, terutama bagi mereka yang harus berjuang di perantauan sepanjang tahun.

Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bandung memberangkatkan 700 pemudik menggunakan 13 bus dengan tujuan Yogyakarta dan Solo. Jumlah ini meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai 500 pemudik, dan ke depan direncanakan akan terus bertambah hingga 1.000 pemudik, termasuk perluasan rute ke wilayah Jawa Timur.

Pelepasan peserta mudik gratis dilakukan langsung oleh Kang DS dalam sebuah acara yang digelar di Gedung Budaya Soreang. Momen tersebut menjadi penanda dimulainya perjalanan ratusan warga menuju kampung halaman dengan penuh harapan dan kebahagiaan.

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya Bank BJB yang turut membantu menyediakan dua unit bus guna memperkuat armada yang telah disiapkan pemerintah.

Antusiasme masyarakat terhadap program ini begitu tinggi. Dalam waktu hanya 32 jam sejak pendaftaran dibuka, kuota 700 pemudik langsung terpenuhi. Hal ini menjadi bukti bahwa program mudik gratis benar-benar dinantikan dan menjadi solusi nyata bagi warga.

Selain memberikan kemudahan, program ini juga berdampak positif dalam mengurangi kemacetan lalu lintas. Jika diasumsikan para pemudik menggunakan sepeda motor, maka keberangkatan 700 orang ini setidaknya telah mengurangi sekitar 350 kendaraan roda dua di jalan selama arus mudik berlangsung.

Tak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bandung juga menyiapkan 12 pos pengamanan mudik di sejumlah titik strategis guna memastikan perjalanan berlangsung aman, nyaman, dan terkendali.

“Semoga seluruh perjalanan ini selalu dalam lindungan Allah SWT, diberikan kelancaran, keselamatan, dan kesehatan hingga sampai ke kampung halaman. Jadikan momen mudik ini sebagai waktu untuk mempererat silaturahmi, saling memaafkan, dan kembali dengan hati yang bersih. InsyaAllah, kebahagiaan yang dirasakan hari ini akan menjadi keberkahan bagi kita semua,” ujar Kang DS dengan penuh ketulusan.****

 

 

Yans.

Desa Walangsari Solid dan Kompak, Perkuat Sinergi Wujudkan Sukabumi MUBARAKAH

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Desa Walangsari terus menunjukkan geliat positif dalam membangun kekuatan kebersamaan sebagai fondasi utama pembangunan. Dengan semangat gotong royong yang kian mengakar, seluruh elemen desa kini bergerak dalam satu irama, memperkuat sinergi demi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera sekaligus mendukung penuh program Sukabumi MUBARAKAH. Selasa ( 17/3/2026 )

Kekompakan tersebut tercermin jelas dari kolaborasi yang solid antara Perangkat Desa Walangsari, PKK Desa Walangsari, MTM, kader desa, hingga para guru PAUD. Tidak hanya menjalankan peran dan fungsi masing-masing, mereka juga aktif menjalin koordinasi dan kerja sama lintas sektor guna memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Sinergi ini menjadi kekuatan utama dalam mendorong berbagai sektor pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, hingga penguatan sektor pendidikan dan kesehatan. Dengan komunikasi yang terus terjaga dan semangat kebersamaan yang tinggi, setiap tantangan mampu dihadapi secara bersama-sama.

Ketua PKK Desa Walangsari, Siti Eni Nuraeni, menegaskan bahwa peran PKK sangat strategis dalam mendukung kemajuan desa, khususnya melalui pendekatan berbasis keluarga. Berbagai program yang dijalankan PKK, seperti peningkatan kesehatan ibu dan anak, edukasi gizi, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga, menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang kuat dan berdaya.

“Pembangunan desa tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan kebersamaan, kekompakan, dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, kita optimistis Walangsari bisa terus maju,” ungkapnya.

Selain itu, kontribusi kader desa dan para guru PAUD juga menjadi pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Para kader desa aktif memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat, sementara guru PAUD berperan besar dalam membentuk karakter dan kualitas generasi sejak usia dini. Peran ini menjadi investasi jangka panjang bagi kemajuan desa.

Di sisi lain, MTM Desa Walangsari turut mengambil bagian dalam memperkuat kegiatan sosial dan keagamaan yang menjadi perekat kebersamaan masyarakat. Kehadiran MTM menjadi salah satu penguat nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan spiritualitas dalam kehidupan sehari-hari masyarakat desa.

Komitmen Desa Walangsari dalam mendukung program Sukabumi MUBARAKAH juga ditunjukkan melalui berbagai langkah nyata. Seluruh elemen desa berupaya menyelaraskan program kerja dengan visi pembangunan daerah, sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan dampak langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, Desa Walangsari tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan manusia yang berkualitas. Hal ini menjadi bukti bahwa kemajuan desa tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kekuatan sosial dan kualitas masyarakatnya.

Kekompakan yang terbangun saat ini menjadi modal besar bagi Desa Walangsari untuk terus berkembang dan menghadapi berbagai tantangan ke depan. Dengan tekad yang kuat, sinergi yang solid, serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat, Walangsari optimistis mampu menjadi desa yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

Ke depan, Desa Walangsari diharapkan dapat terus menjaga semangat kebersamaan ini sebagai identitas utama dalam pembangunan. Karena dari kebersamaan itulah lahir kekuatan, dan dari kekompakan itulah tercipta kemajuan yang berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

Reporter : Mirna
( Kabiro Sukabumi )

Wamendagri Ahmad Wiyagus: Musrenbang Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah

Garut – YUTELNEWS.com//  Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) memiliki peran penting dan strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Garut Tahun 2027 di Pendopo Garut, Jawa Barat (Jabar), pada Senin (16/03/2026).

Menurutnya, Musrenbang menjadi forum penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyelaraskan berbagai program pembangunan agar perencanaan yang dihasilkan lebih terarah dan efektif.

“Bapak-Ibu sekalian, sekali lagi bahwa Musrenbang ini penting, sangat penting dan sangat strategis karena dalam forum ini semua pemangku kepentingan ini akan melakukan penajaman, kemudian penyelarasan, kemudian juga klarifikasi program, kemudian juga kegiatan-kegiatan, sub-kegiatan yang diusulkan, kemudian disepakati oleh berbagai macam kepentingan sehingga pada tahun 2027 ini perencanaan pembangunan ini benar-benar jelas,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kualitas perencanaan sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah. Menurutnya, perencanaan yang baik dapat menentukan hingga sekitar 80 persen capaian tujuan pembangunan. Ia juga menilai dinamika yang muncul dalam proses Musrenbang merupakan hal yang wajar dan justru menjadi bagian penting dari proses perencanaan yang seharusnya berlangsung.

Dalam kesempatan tersebut, Wiyagus juga menekankan bahwa kepala daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan berbagai urusan pemerintahan berjalan dengan baik, terutama yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar bagi masyarakat.

“[Harapan kita] Musrenbang ini bisa berjalan sesuai dengan keinginan Pak Bupati tadi yang sudah dipaparkan secara detail. Sebenarnya itu adalah gambaran ketahanan daerah Kabupaten Garut yang terdiri dari berbagai macam aspek kehidupan dan cerminan dari amanah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah terkait dengan urusan pemerintah,” katanya.

Wiyagus menambahkan, keberhasilan pembangunan daerah juga ditopang oleh berbagai indikator kemajuan yang telah dicapai. Dalam hal ini, ia mengapresiasi capaian Kabupaten Garut yang dinilai memiliki tingkat daya saing daerah yang cukup tinggi, bahkan melampaui rata-rata indeks daya saing nasional. Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting bagi daerah untuk semakin percaya diri dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.

Lebih lanjut, Wiyagus juga mendorong pemerintah daerah (Pemda) agar mampu memanfaatkan berbagai program strategis nasional yang telah disiapkan pemerintah pusat untuk memperkuat pembangunan daerah.

“Pemerintah pusat sudah memikirkan hal itu sebenarnya melalui beberapa program strategis nasional seperti MBG, kemudian Sekolah Rakyat, kemudian juga CKG, Cek Kesehatan Gratis, kemudian juga bagaimana meningkatkan pendapatan daerah, kemudian juga memperbanyak kesempatan bekerja bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa berbagai program tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal oleh Pemda agar dapat memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Ini harus benar-benar ditangkap oleh kepala daerah untuk bisa memanfaatkan program strategis nasional ini ditarik ke Kabupaten Garut,” tandasnya.

Puspen Kemendagri

 

 

Yans.

Ali Syakieb Tinjau TKP Kanopi Pasar Soreang Ambruk, Sampaikan Duka dan Pastikan Penanganan Korban serta Pedagang

Bandung – YUTELNEWS.com// Bagian atap atau kanopi beton dari 13 kios di Pasar Soreang Blok III Penggilingan Tepung, Desa/Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung, ambruk sekitar pukul 12.30 WIB, pada Senin (16/03/2026).

Akibatnya satu orang pria dilaporkan meninggal dunia tertimpa material reruntuhan, sementara tiga korban lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Hermina Soreang. Selain menimpa penjual dan pengunjung pasar, ada lima kendaraan roda dua dan satu roda empat yang tertimpa reruntuhan beton.

Petugas gabungan yang menerima laporan langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb yang langsung meninjau lokasi kejadian.

Wabup Bandung menyampaikan duka cita atas kejadian ini khususnya kepada korban yang tertimp reruntungan materail bangunan.

“Kami menyampaikan turut berduka cita. Karena ada satu pria meninggal dunia dan tiga warga pengunjung pasar lainnya luka-luka akibat tertimpa material bangunan yang runtuh,” kata Wabup Ali Syakieb kepada wartawan di TKP.

Ali Syakieb menyatakan setelah meninjau lokasi, dirinya segera menjenguk keempat korban yang sedang mendapat perawatan intensif Rumah Sakit Otto Iskandar Di Nata Soreang.

Terkait penyebab runtuhnya atap kanopi beton tersebut, Ali mengatakan masih dalam proses pemeriksaan Polresta Bandung apakah terdapat unsur kelalaian atau tidak. Namun dugaan sementara, kondisi bangunan sebenarnya masih layak, hanya saja sering mendapatkan getaran yang cukup kuat yang bersumber dari mesin penggilingan.

“Cuma, kalau kita lihat sekilas kelihatannya aman-aman saja karena dibangunnya pun tahun 2020. Tapi di situ ada beberapa kios yang mengoperasikan mesin penggilingan yang menimbulkan getaran cukup kuat. Untuk hasil pastinya kita menunggu hasil pemeriksaan dari kepolisian,” ungkap wabup.

Sementara dari Pemkab Bandung sendiri akan segera dilakukan kordinasi antara Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Rang (DPUTR) dan pengelola Pasar Soreang juga perwakilan pedagang pasar.

“Nanti dari DPUTR akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi bangunan pasar secara keseluruhan untuk memastikan kondisinya masih dalam keadaan baik atau layak. Jangan sampai dari ambruknya atap dari beberapa kios ini merembet ke kios-kios lainnya. Kejadian ini juga menadi peringatan bagi kita semua,” imbuh Ali.

Ditanya soal nasib 13 pedagang yang kiosnya tertimpa reruntuhan materal kanopi beton ambruk itu, Ali juga menjawab hal itu akan dikordinasikan lebih lanjut antara Disdagin, pengelola dan pedagang pasar.

“Setelah bangunannya dicek oleh DPUTR dan semua dikomunikasikan lebih lanjut, di situ kita akan melihat apakah perlu adanya relokasi untuk para pedagang yang kiosnya tertimpa reruntuhan materal bangunan,” kata Ali.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono menjelaskan Polresta Bandung dibantu tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta BPBD Kabupaten Bandungn langsung melakukan upaya evakuasi dan menolong korban meninggal dan korban selamat. Termasuk mengevakuasi kendaraan roda dua dan empat yang tertimpa reruntuhan.

Selanjutnya, petugas Polresta Bandung melakukan olah tempat kejadian perkara dan penyelidikan. “Korban meninggal dunia kita bawa ke rumah sakit untuk kita lakukan identifikasi kemudian akan kita autopsi penyebab meninggalnya,” ujar Kapolresta Bandung.

Sementara korban luka diketahui seorang perempuan bernama Cucu Cuningsih, warga Kampung Cipeundeuy RT 01 RW 21, Desa Soreang, dan dua anak lainnya, salah satu di antaranya di bawah umur.

Kapolresta menuturkan, petugas juga bakal mengecek kondisi kontruksi bangunan. Polresta Bandung telah berkoordinasi dengan Polda Jabar untuk ikut melakukan penyelidikan dengan pendekatan saintifik.

“Nanti kita hasil penyelidikan tentu dengan pemeriksaan ahli-ahli, ahli konstruksi dan sebagainya untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya bangunan atap kanopi beton ini,” tutur Kombes Pol Aldi.

Aldi mengatakan, penyidik akan menggandeng ahli untuk mengecek kondisi bangunan, termasuk mendengarkan keterangan para saksi.

Pihaknya mengimbau kepada pengelola pasar dan dinas terkait untuk mengidentifikasi bangunan yang rawan ambruk.

“Kami mengimbau agar diambil langkah-langkah apakah tutup sementara atau bagaimana. Jangan sampai timbul korban-korban berikutnya,” ucapnya.

“Oleh karena itu, saya minta segera ini pengelola pasar, dinas terkait yang mengambil langkah-langkah untuk mengecek kembali kondisi bangunan yang ada yang lainnya,” ujar Aldi.

Perwakilan dari pengelola Pasar Soreang, PT Bangunbina Persada, Aditia mengatakan pihaknya turut berduka atas insiden ini. Aditia menyatakan untuk sementara 13 kios yang terdampak reruntuhan tersebut akan ditutup sampai ada hasil dari proses pemeriksaan dari pihak kepolisian maupun DPUTR.

“Untuk kondisi konstruksi kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan terkait kelayakan bangunan demi keselamatan para pedagang dan pengunjung pasar. Tapi yang pasti kami akan melakukan segala sesuatunya untuk penyelesaian permasalahan ini, termasuk memperhatian hak-hak para pedagang yang meninggal maupun luka-luka,” ujar Aditia.(*)

 

Yans.

Hj Nia Purnakania SH.MKn: Jelang Buka Bersama Gelar Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah di Cafe Diagram.

Bandung – YUTELNEWS.com// Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Hj Nia Purnakania SH, M.Kn melakukan kegiatan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintah jelang pelaksanaan acara buka bersama yang akan digelar pada mendatang. Kegiatan pengawasan ini berlangsung di Cafe Diagram, Desa Sukapura,Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada senin 16/03/2026.

Dalam kesempatan tersebut, Hj Nia Purnakania SH, mengungkapkan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan bahwa setiap langkah penyelenggaraan pemerintah, termasuk yang terkait dengan acara buka bersama, berjalan sesuai dengan peraturan perundang -undangan yang berlaku, efisien, dan tepat sasaran. “Kita ingin memastikan bahwa setiap upaya yang dilakukan oleh pemerintah provinsi benar-benar memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Jawa Barat, terutama dalam rangka menyambut momen buka bersama dengan baik di bulan ramadhan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap proses penyelenggaraan, sehingga dana yang digunakan dapat terkelola dengan baik dan tidak terjadi penyalahgunaan. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk berkomunikasi langsung dengan berbagai pihak terkait guna mendengar masukan dan evaluasi terkait penyelenggaraan program pemerintah.

 

 

Yans.

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tegaskan Larang Aktivitas Penyapu Koin di Jembatan Sewo, Siapkan Kompensasi untuk warga.

Indramayu – YUTELNEWS.com// Aktivitas penyapu koin di kawasan Jembatan Sewo yang berada di perbatasan Kabupaten Indramayu dan Subang menjadi sorotan serius menjelang arus mudik Lebaran tahun ini. Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Gubernur Dedi Mulyadi secara tegas meminta agar kegiatan tersebut dihentikan karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Kawasan yang kerap disebut “Jembatan Sewo” selama ini dikenal sebagai lokasi tempat sejumlah warga menyapu koin yang dilempar pengendara. Namun aktivitas tersebut dianggap berpotensi mengganggu kelancaran dan keselamatan arus lalu lintas, khususnya saat lonjakan kendaraan pemudik menuju kampung halaman.

Melalui himbauannya, Dedi Mulyadi meminta Pemerintah Kabupaten Indramayu untuk segera melakukan pendataan terhadap para penyapu koin yang selama ini beraktivitas di sekitar jembatan tersebut. Pendataan itu nantinya menjadi dasar untuk penyaluran kompensasi atau bantuan agar mereka tidak lagi beroperasi di lokasi tersebut.

“Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas, terutama saat arus mudik Lebaran yang biasanya dipadati kendaraan,” demikian disampaikan dalam himbauan yang menjadi perhatian publik.

Menurut sejumlah pihak, keberadaan penyapu koin memang kerap menimbulkan risiko bagi pengendara. Selain membuat kendaraan melambat secara tiba-tiba, aktivitas tersebut juga memicu pengendara berhenti atau melempar koin yang dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.

Langkah tegas Gubernur Jawa Barat ini pun mendapat dukungan dari jajaran kepolisian, termasuk Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu yang menilai kebijakan tersebut penting untuk menjaga keselamatan para pemudik.

Polisi menilai, menjelang Lebaran intensitas kendaraan di jalur pantura dipastikan meningkat drastis. Karena itu, berbagai potensi gangguan lalu lintas, termasuk aktivitas penyapu koin di sekitar jembatan, perlu diantisipasi sejak dini.

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan arus mudik di wilayah perbatasan Indramayu–Subang dapat berlangsung lebih aman dan lancar, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan yang kerap mengintai pengguna jalan di kawasan tersebut.

 

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.