Bung Berto Izaak Doko, Hadiri Undangan PPM LVRI Kalsel Silaturrahmi dan Buka Puasa Bersama

YUTELNEWS.com | Keluarga Besar PPM LVRI Kalimantan Selatan mengadakan acara silaturrahmi dan buka bersama di Himalaya Ballroom HBI Banjarmasin. Selasa, (18/09/2025).

Acara ini dihadiri oleh tamu khusus, Ketua Umum PP PPM Bung Berto Izaak Doko, SH, Sekretaris Jenderal Edi Prasetyo, Kasmili.S.AP,SH Ketua DAB (Dewan Adat Banjar) serta tamu undangan lainnya seperti Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan H. Muhidin, Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Hasnuryadi Sulaiman, Danrem 101 /Antasari, Kapolda Kalsel, Danlanal Banjarmasin, Pasintel Lanal Banjarmasin Mayor Laut (E) Adri Nira Vavirya, S.Sos., CACA., CTMP, Danlanud Syamsudin Noor, Walikota Banjarmasin H.M. Yamin HR, Wakil Walikota Banjarmasin Hj. Ananda, dan tokoh-tokoh penting lainnya.

Acara dimulai dengan sambutan dari Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Panca Marga Kalimantan Selatan, Dra. Hj. Fatimah Adam, M.Pd, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Panca Marga, Bapak Berto Izaak Doko, SH, serta sambutan dari Ayahanda Legiun Veteran Republik Indonesia Kalimantan Selatan (LVRI KalSel) dan Gubernur Kalimantan Selatan, Bapak H. Muhidin.

Salah satu momen penting dalam acara tersebut adalah pemberian Laung danTapih Sasirangan untuk Ketua Umum PPM LVRI dan Sekjen Edi Prasetyo,dan juga pembagian paket Ramadhan secara simbolis kepada berbagai kelompok seperti Drumband, Resimen Yudha Putra, PPM Rescue, LVRI, dan PIVERI. Hal ini menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

Acara dilanjutkan dengan tausiah yang dipimpin oleh Habib Fathur Bahasyim, zikir, dan sholawat, sebelum akhirnya semua peserta bersama-sama melaksanakan buka puasa dan sholat Maghrib berjamaah.

Bung Berto Izaak Doko, SH,mengatakan ia merasa terhormat atas undangan PPM LVRI Kalsel dengan acara silaturrahmi dan buka puasa.

“Kita hari ini silaturrahmi dan sambil buka puasa, kegiatan ini di great oleh Ketua PPM LVRI bunda Fatimah, jadi pada saat kami dilantik tanggal 12 maret 2025 kemarin yang di hadiri oleh penasihat khusus Presiden Prabowo, Bidang Pertahanan Nasional bapak Jendral Dudung Abdurrahman beliau nelpon bahwa ada kegiatan silaturrahmi kita Keluarga Besar PPM LVRI di Kalsel, dan saya berterimakasih atas undangan yang tidak main main ini dan tentunya saya merasa terhormat hadir di sini dengan Pak Sekjen Edi Prasetyo,” Ungkapnya bangga.

Acara ini merupakan momentum yang sangat berharga dalam mempererat hubungan antar anggota Keluarga Besar PPM LVRI Kalimantan Selatan dan juga dengan tokoh-tokoh penting serta seluruh undangan lainnya.

Kerjasama dan kebersamaan yang terjalin di acara tersebut diharapkan dapat terus terjaga dan menghasilkan manfaat positif bagi masyarakat Kalimantan Selatan.

(Lala – Banjarmasin)

Kasus Uang Palsu Di Gowa, Kejaksaan Nyatakan 8 Berkas Lengkap Atau P21

YUTELNEWS.com | Jaksa pada Kejaksaan Negeri Gowa menyatakan 8 berkas perkara uang palsu di Kabupaten Gowa sudah lengkap atau telah P21.

Rencananya 8 berkas perkara tersebut dengan jumlah 11 tersangka akan dilakukan tahap 2 atau penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik Polres Gowa ke Jaksa pada Kejari Goowa dijadwalkan pada hari Rabu (19/3/2025).

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Soetarmi mengatakan 8 berkas yang akan tahap 2 ini terbagi 3 klaster. Pertama, klaster tersangka yang memproduksi atau membuat uang rupiah palsu. Kedua, klaster tersangka yang mengedarkan uang rupiah palsu. Dan ketiga, klister tersangka yang menerima uang rupiah palsu.

“Berkas yang akan tahap 2 ini telah dinyatakan lengkap oleh jaksa pada Kejari Gowa. Sementara 7 berkas lainnya masih perlu dilengkapi dan dalam koordinasi dengan penyidik Polres Gowa,” kata Soetarmi.

Adapun 8 berkas dengan jumlah 11 tersangka yang akan diserahkan oleh penyidik Polres Gowa ke Kejari Gowa yaitu.

1.    Tersangka AI (54) Kepala Perpustakaan UIN Alauddin Makassar, berperan memproduksi atau membuat rupiah palsu.

2.    Tersangka AK (50) Pegawai bank, mengedarkan uang rupiah palsu.

3.    Tersangka SY (52) PNS dan IM (42) Wiraswasta, mengedarkan uang rupiah palsu.

4.    Tersangka SW (55) PNS guru, mengedarkan uang rupiah palsu.

5.    Tersangka MN (40) Karyawan honorer, mengedarkan uang rupiah palsu.

6.    Tersangka KN (48) Juru masak dan IY (37) Karyawan swasta, mengedarkan uang rupiah palsu

7.    Tersangka SW (35) Wiraswasta, menerima uang rupiah palsu.

8.    Tersangka MM (40) PNS, menerima uang rupiah palsu.

Untuk pelaku yang membuat atau memproduksi uang rupiah palsu disangkakan Pasal 36 Ayat (3) (2) UU NO. 7 Tahun 2011 Tentang Mata uang JO. Pasal 55 (1) Ke-1 KUHP. Untuk pelaku yang mengedarkan rupiah palsu disangkakan Pasal 36 Ayat (3) (2) UU NO. 7 Tahun 2011 Tentang Mata uang JO. Pasal 55 (1) Ke-3 KUHP. Sementara untuk pelaku yang menerima uang rupiah palsu disangkakan Pasal 36 Ayat (3) (2) UU NO. 7 Tahun 2011 Tentang Mata Uang.

Diketahui, kasus dugaan sindikat uang palsu (upal) mulai diusut kepolisian sejak awal Desember 2024. Polisi mulanya menangkap salah satu pelaku yang diduga mengedarkan uang palsu senilai Rp500 ribu di Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Setelah dilakukan pengembangan, ditemukan alat pencetak uang palsu di kampus UIN Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Polisi menyita mesin pencetak upal dari dalam gedung perpustakaan kampus yang diduga dijadikan sebagai pabrik uang palsu.

Selain mesin pencetak, polisi juga menemukan uang rupiah palsu senilai Rp446.700.000. Kasus ini kemudian dikembangkan hingga ditangkap sejumlah pelaku pembuat, pengedar dan penerima uang rupiah palsu.

(Abu Algifari)

Di Duga, Penanganan Bencana Terkait Data Mark Up Indikasi Pelanggaran HAM

YUTELNEWS.com | Pemkab Bandung sangat perlu melakukan evaluasi data terdampak dan Lokasi Bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Bandung, jangan sampai terjadi Indikasi Pelanggaran HAM dan Rentan berbenturan dengan Hukum, hal itu disampaikan Ketua FPRB Kabupaten Bandung.

Ketua Forum Pengurangan Bencana ( FPRB) Kabupaten Bandung Cecep Yusup Mulyana memandang bahwa pihaknya hanya dipandang sebelah mata oleh pihak BPBD Kabupaten Bandung.

Menurut Cecep, padahal FPRB merupakan salah satu Mitra Kerja Pemkab Bandung berdasarkan SK yang dikeluarkan Bupati Bandung, Ujar Cecep Usai mengikuti Rakor Kebencanaan di Kantor Bupati Bandung, Pada 17 Maret 2025.

” Ketika Tanggap Darurat diberlakukan di 13 Kecamatan di Kabupaten Bandung, kami memandang saat Tanggap Darurat diberlakukan hanya fokus di 3 Kecamatan saja, sementara di 10 Kecamatan belum terjadi, ” Tegas Cecep.

Namun menurut Ketua FPRB, setelah pihaknya mengikuti bersama sama melakukan Tanggap Darurat, tapi semakin hari semakin Ngaco, karena Data simpang siur, sehingga rentan Nasi Bungkus, setiap harinya 500 Bungkus Nasi terbuang,” Tegas Cecep.

” Dalam Rapat Evaluasi BPBD, kami mendapatkan keterangan bahwa yang 10 Kecamatan itu belum terjadi, Logikanya kenapa kalau belum terjadi ditetapkan Tanggap Darurat, ” Ungkap Cecep.

Setiap harinya Angka Pengungsi tidak berubah dan tetap 1200 pengungsi, padahal angka Pengungsi itu fluktuatif, saat air surut jelas angka akan Pengungsi berubah, namun dilihat dilaporan dalam Rakor ” Ko Angka Tidak Berubah” , Paparnya.

Cecep Yusup Mulyana Ketua FPRB memandang bahwa dalam penanganan Bencana di wilayah Kabupaten Bandung per 9 Maret 2025 ini ” Terjadi indikasi Pelanggaran HAM dan Mark Up ” data Terdampak Bencana dan Lokasi Bencana”, Paparnya.

(Yans)

Gerak Nyata Polri Wujudkan Asta Cita, 20 SPPG Siap Distribusikan MBG

YUTELNEWS.com | Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo bersama Menteri Pendidikan Dasar Menengah Abdul Mu’ti, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, dan Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Ny. Juliati Sigit Prabowo, meresmikan 20 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Jenderal Sigit menjelaskan, dari 20 SPPG yang diresmikan, empat berada di tingkat Mabes Polri dan 16 di polda prioritas. Peresmian SPPG ini merupakan realisasi atas program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Hari ini kami melaksanakan launching SPPG untuk mendukung program Asta cita dari Bapak Presiden. Makan Bergizi gratis. Dan Alhamdulillah untuk launching awal ini kami laksanakan di 4 SPPG di tingkat Mabes dan 16 SPPG di tingkat Polda Prioritas. Tentunya ini tidak berhenti sampai disini dan tentunya ini akan terus kami kembangkan,” ungkap Jenderal Sigit, Senin (17/3/25).

Menurut Jenderal Sigit, pembangunan SPPG akan terus berlanjut dengan target 100 lokasi pada Juli 2025. Pembentukan SPPG ini merupakan realisasi atas MoU antara Polri dengan Badan Gizi Nasional.

“Dan sebagai komitmen kami untuk mendukung program makan bergizi gratis, maka Polri pun melakukan rekrutmen terhadap Bakomsus yang memiliki keahlian di bidang gizi,” ujar Kapolri.

Dijelaskan Kapolri, ke depan juga akan ada Bakomsus bidang akuntan, peternakan, dan perikanan, yang akan melengkapi program makan bergizi gratis. Seluruh SPPG di bawah Polri pun akan memiliki food security untuk memastikan semua sampai dengan kualitas sesuai standar.

Ditambahkan Kapolri, di SPPG Pejaten bahkan terdapat pengelolaan hidroponik untuk mendukung suplai kebutuhan baku makan bergizi gratis. Dengan demikian, tidak hanya pemenuhan makanan bergizi bagi anak, tetapi juga menyentuh ekosistem perekonomian di daerah.

“Dan harapan tentunya ini akan bisa membantu meningkatkan perkembangan ekonomi,“ jelas Kapolri.

Kepala BGN pun mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Kapolri dan Ketua Dewan Pembina dalam hal ini Ny. Juliati Sigit Prabowo yang bergerak cepat mendukung program makan bergizi gratis. Diakuinya, Polri sangat luar biasa mengimplementasi instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Di mana tiga kunci sukses Makan Bergizi, yang pertama anggaran itu tidak perlu didiskusikan karena itu sudah disiapkan oleh Pak Presiden.

“Tadi kami mendengar sangat cukup senang karena Polri sudah merencanakan akan membangun 542. Saya berbisik kepada Pak Kapolri mudah-mudahan bisa 1000,” ungkap Kepala BGN.

Langkah serius dari gugus tugas Polri yang luar biasa, ungkap Kepala BGN, menjadikan optimisme bahwa pada bulan September seluruh fasilitas dibutuhkan untuk melakukan percepatan MBG bisa diperoleh. Kemudian, 82,9 juta penerima manfaat dapat dilayani di akhir tahun

“Jadi karena keterlibatan semua pihak, termasuk Polri yang sangat cepat, saya optimis bahwa target itu akan bisa terpenuhi. Dan saya sangat senang karena kualitas yang dibangun pun tidak main-main. Jadi betul-betul kualitas dengan standar tinggi, dengan 4 standar,” ujarnya.

Tidak hanya Kepala BGN, Menteri Mu’ti juga menyampaikan bahwa gerakan luar biasa Polri ini semakin mengoptimalkan pembangunan generasi sehat dan kuat lewat MBG. Tentunya, ia berharap para murid bisa semakin semangat mengemban pembelajaran di sekolah dan menjadi harapan bangsa.

“Terima kasih sekali lagi Bapak Kapolri dan seluruh jajaran atas program ini dan mudah-mudahan ini adalah bagian dari sinergi dan ikhtiar kita bersama-sama untuk membangun dan mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujar Menteri Mu’ti.

(Yans)

Ramadan, Polres Jepara Tangkap Pengedar Bahan Peledak untuk Petasan

YUTELNEWS.com | Sebanyak satu orang pelaku pengedar bahan peledak atau obat petasan berhasil diamankan Satreskrim Polres Jepara.

Pelaku tersebut yakni HY (28) warga Desa Lebak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara.

Tak hanya pelaku, Satreskrim Polres Jepara juga mengamankan sebanyak 1,695 kilogram bubuk silver, 2 buah selongsong besar, 2 buah selongsong kecil, 1 buah sumbu sepanang dua meter, 1 buah sendok kecil dan 1 buah toples.

Hal itu disampaikan Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Wakapolres Jepara Kompol Edy Sutrisno didampingi Kasat Reskrim AKP M. Faizal Wildan Umar Rela dan Kasihumas AKP Dwi Prayitna saat menggelar konferensi pers yang digelar di Mapolres setempat, pada Senin (17/3/2025).

Dalam kesempatan itu, Wakapolres Jepara Kompol Edy mengatakan, bahwa pengungkapan kasus tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa ada transaksi jual beli obat mercon atau petasan.

Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan HY pada saat Cash On Delivery (COD) di Pasar Lebak, Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara.

“Dari tangan pelaku, Satreskrim Polres Jepara mengamankan barang bukti berupa 5 bungkus plastik berisi bubuk silver yang digunakan untuk bahan petasan dengan berat masing-masing 1 ons tanpa mempunyai ijin dari pihak yang berwenang,” jelas Kompol Edy.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan, Sat Reskrim Polres Jepara kemudian berhasil mengamankan barang bukti lainnya di rumah pelaku (HY) yang meliputi total 1,695 kilogram bubuk silver, 2 buah selongsong besar, 2 buah selongsong kecil, 1 buah sumbu sepanang dua meter, 1 buah sendok kecil dan 1 buah toples.

Wakapolres Jepara menegaskan bahwa Polres Jepara akan menindak tegas dan tidak akan menolerir praktik penjualan petasan maupun upaya membuat petasan atau mercon yang bisa membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Atas perbuatannya, kini pelaku akan dijerat dengan pasal penyalahgunaan bahan peledak, yakni Pasal 1 (1) Undang-Undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 tentang bahan peledak dengan ancaman hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun.

“Kami menerapkan Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat RI, dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau 20 tahun penjara,” tegasnya.

Polres Jepara mengimbau masyarakat untuk tidak bermain petasan atau terlibat dalam peredarannya, terutama menjelang Lebaran, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

(Singgih)

Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kota Gunungsitoli dengan PT. PLN (Persero)

YUTELNEWS.com | Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, S.E., M.Si bersama Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, SH menghadiri Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja sama antara Pemerintah Kota Gunungsitoli dengan PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara UP3 Nias, Senin (17/03/2025).

“Ujar Wali Kota menyampaikan bahwa penandatanganan MOU dengan PT. PLN (Persero) ini merupakan angin surga buat pemerintah Kota Gunungsitoli dalam menghadapi efesiensi anggaran yang mendapat perintah dari pusat, melalui ini bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang bisa di prioritaskan pada Pendataan ulang LPJUK.

“Kami Mohon dukungan dari manager PT. PLN (Persero) apa yang menjadi dasar Pemerintah Kota Gunungsitoli dalam hal menerima bantuan berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara UP3 Nias. Pada umumnya seluruh wilayah Kota Gunungsitoli sudah mendapat fasilitas listrik tetapi ada beberapa titik dan ataupun beberapa keluarga dari wilayah di Kota Gunungsitoli yang masih belum tersentuh aliran listrik, kami dari Pemerintah Kota Gunungsitoli meminta agar menjadi perhatian supaya seluruh masyarakat Kota Gunungsitoli mendapat fasilitas yang sama dan mendapat kesejahteraan yang sama, dalam hal ini dihimbau kepada kepala Dinas Perhubungan untuk dapat memfasilitasi,” ucap Wali Kota.

Pemerintah Kota Gunungsitoli mengucapkan terima kasih banyak kepada PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara UP3 Nias kiranya dengan adanya kerja sama ini bisa berdampak positif bagi masyarakat Kota Gunungsitoli terutama dalam hal sarana penerangan,” tutup Wali Kota mengakhiri sambutannya.

Turut hadir seluruh kepala Perangkat Daerah dan manager PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Utara UP3 Nias.

(K.Gea)

Pangdam III/Slw Cek Operasional Motah

YUTELNEWS.com | Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman, S.E., M.Si., CHRMP., meninjau operasional pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) Desa Hegarmanah, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, (17/03/2025). Turut hadir di lokasi, Mayjen TNI Agus Saepul, Irdam III/Slw, Kapoksahli Pangdam III/Slw, Asintel, Aslog dan Aster Kasdam III/Slw, Kapaldam dan Kazidam III/Slw serta Dandim 0610/Sumedang.

Pangdam III/Slw mengecek secara langsung efektivitas Mesin Olah Runtah (Motah) dalam mengelola sampah, sekaligus memberikan dukungan penuh terhadap berbagai upaya penanggulangan masalah sampah melalui inovasi teknologi.

Mesin Olah Runtah (Motah) memiliki keunggulan hemat energi karena tidak menggunakan listrik maupun bahan bakar, mampu mencapai suhu pembakaran hingga 1000°C serta kapasitas pembakaran hingga 500 kg/jam. Terbuat dari materiil berkualitas sehingga memiliki usia pakai yang panjang dengan perawatan yang mudah. Mesin tersebut dapat menjadi salah satu solusi efektif dalam mengurangi volume sampah. Motah merupakan inovasi insinerator instan dengan sistem kontrol udara yang mendukung proses pembakaran tanpa ketergantungan pada listrik. Teknologi ini sangat cocok diterapkan di daerah yang belum memiliki infrastruktur listrik memadai, karena hanya menggunakan bahan dari sampah untuk menghasilkan energi panas. Sehingga dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan sampah.

Penggunaan Motah diharapkan dapat dioptimalkan, untuk mengurangi permasalahan sampah di Kota Bandung dan sekitarnya secara lebih efisien serta dapat menjadi solusi bagi kebersihan lingkungan. Diharapkan, inovasi tersebut dapat terus dikembangkan dan diterapkan di berbagai daerah guna menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.**

(Yans)

Perda Gedung dan Bangunan Disahkan, Bupati Bandung: Rumah Di Sempadan Sungai Bakal Ditertibkan

YUTELNEWS.com | Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Kabupaten Bandung resmi disahkan dalam Sidang Paripuna DPRD Kabupaten Bandung di Gedung Paripurna, Soreang, Senin (17/03/2025).

Dengan disetujuinya raperda ini, maka segala hal berkaitan dengan bangunan dan gedung bakal lebih ditertibkan Pemkab Bandung.

“Perda PBG ini dalam rangka tertib bangunan dan gedung. Salah satunya diatur mengenai rumah warga itu jangan sampai membelakangi sungai lagi, tapi harus menghadap ke sungai,” jelas Bupati Bandung Dadang Supriatna seusai rapat paripurna.

Kalau masih ada rumah yang masih membelakangi sungai, kata bupati, maka mau tidak mau akan ditertibkan Pemkab Bandung.

“Bangunan maupun gedung yang ada di sempadan sungai ini nantinya insyaallah akan diterbitkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Pemprov Jawa Barat,” imbuh Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini.

Kang DS menambahkan Perda PBG ini juga ada hubungannya dengan penanggulangan bencana banjir yang selama ini banyak diakibatkan oleh maraknya permbangunan bangunan gedung yang idak sesuai aturan dan peruntukannya.

“Artinya, dengan adanya Perda PBG ini pemerintah sudah memberikan perlindungan atau proteksi agar terhindar dari bencana maupun hal lain yang tidak diinginkan. Kalau masyarakat terus memaksa, ya jangan salahkan pemerintah kalau ada risiko apa-apa,” tukas Kang DS.

Bupati Bedas ini menambahkan, Pemkab Bandung bersama Pemprov Jawa Barat juga akan terus melakukan penanganan lahan kritis dan pembangunan danau retensi di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang.

“Untuk perbaikan lahan kritis di Kecamatan Kertasari, Pangalengan dan Kecamatan Pacet, insya Allah jadi Gubernur Jawa Barat siap memperbaiki seluat 200 hektare. Dari Pemkab Bandung sendiri melalui dana CSR rencananya akan diperbaiki seluas 2.700 Ha,” urai Kang DS. (*)

(Yans)

Bupati Bandung: Resmi Perubahan Nama BPR Kerta Raharja agar Bisa Lebih Meyokong Pertumbuhan UMKM

YUTELNEWS.com | PT Bank Perkreditan Rakyat Kerta Raharja (Perseroda) Kabupaten Bandung kini sah berganti nama menjadi PT Bank Perekonomoan Rakyat (Perseroda) Kerta Raharja.

Selain BPR, organisasi perangkat daerah yaitu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, juga berganti nama menjadi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kabupaten Bandung, dan dipecah dengan dinas baru yaitu Dinas Kebudayaan.

Perubahan tersebut menyusul disetujuinya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bandung Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, dalam Sidang Paripuna DPRD Kabupaten Bandung di Gedung Paripurna, Soreang, Senin (17/3/2025).

“Maksud dan tujuanperubahan nama Bank Perekonomian Rakyat ini agar BPR Kerta Raharja dapat lebih menyokong, men-support UMKM kita di wilayah Kabupaten Bandung maupun sekitarnya,” jelas Bupati Bandung Dadang Supriatna seusai rapat paripurna.

Bupati Bandung menerangkan, berganti namanya Disparbud menjadi Disparekraf karena menyesuaikan dengan kementerian terkait yaitu Kemenparekraf.

“Juga untuk penyesuaian dengan program Presiden Prabowo dalam rangka pertumbuhan ekonomi kreatif dan membentuk para pelaku ekraf,” pungkas bupati.(*)

(Yans)

Perusahaan Tidak Ada Kontribusi, Kantor PT. SLS Disegel Pemuda Tanjung Kuyo

YUTELNEWS.com | Puluhan pemuda Desa Tanjung Kuyo menggeruduk kantor besar PT. Sari Lembah Subur pada Senin, 17 Maret 2025. Aksi unjuk rasa tersebut dilakukan merespon tidak pedulinya perusahaan terhadap beberapa kondisi di lingkungan sekitar perusahaan beroperasi.

Dalam orasinya, Endri Lafran Pane menyoroti ketidakpedulian perusahaan terhadap rusaknya jalan poros Simpang Wahid- Tanjung kuyo. Meskipun jalan tersebut berada di dalam HGU perusahaan, tetapi tidak ada bantuan sedikitpun dari perusahaan untuk memperbaiki jalan yang menjadi urat nadi perekonomian warga Desa Tanjung Kuyo, Mak teduh dan Pangkalan Tampoi. ” Jalan rusak parah di depan mata perusahaan tetapi tidak ada kepedulian perusahaan memperbaikinya” teriak Endri di tengah-tengah aksi.

“KANTOR BESAR DISEGEL”

Setelah satu jam berorasi di depan pintu gerbang perusahaan, tetapi tidak ada satupun perwakilan perusahaan yang menemui massa, sehingga membuat tensi unjuk rasa meningkat.

Akibatnya massa menjebol pintu gerbang dan merangsek ke depan kantor perusahaan. Untuk meluapkan kemarahan, massa memasang rantai gembok di pintu masuk kantor.

Selain masalah kerusakan jalan, masalah lain yang menjadi sorotan adalah kondisi sungai Genduang yang rusak parah dipenuhi kumpai.

Meskipun berada di dalam HGU PT. SLS, tetapi perusahaan tidak mau membersihkan sungai tersebut yang berdampak kepada banjirnya areal kebun KKPA warga Tanjung Kuyo.

“Aksi unjuk rasa ini dikawal oleh pihak kepolisian dan satpam perusahaan serta berjalan lancar. Sampai berita ini dinaikkan aksi unras masih berlangsung dan pihak perusahaan belum ada yang bersedia memberikan Keterangan juga di  konfirmasi awak Media Namun Humas terlihat diam seakan akan Engan menjawab ,”Tutupnya.||

(AS)

Bupati HM Dadang Supriatna Distribusikan Bantuan Perahu ke-16 Kecamatan di Kabupaten Bandung

YUTELNEWS.com | Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menyerahkan bantuan perahu beserta kelengkapan peralatan evakuasi korban banjir lainnya kepada 16 kecamatan rawan banjir di Kabupaten Bandung. Hal tersebut dalam rangka percepatan penanganan bencana banjir, khususnya evakuasi korban banjir di Kabupaten Bandung.

Penyerahan bantuan perahu pinjam pakai itu secara simbolis di sela-sela kegiatan Safari Ramadan dan Tarawih Keliling Bupati dan Wakil Bupati Bandung di Masjid Abdulrahman bin Auf Desa/Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, Sabtu (15/03/2025).

Bupati Bandung Dadang Supriatna melalui Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama mengatakan bahwa penyerahan bantuan perahu itu dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem di musim hujan yang berakibat terjadi bencana banjir.

“Di mana saat ini, cuaca masih terus hujan. Apalagi berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika) bahwa cuaca esktrem diperkirakan sampai bulan Mei 2025 masih ada turun hujan. Untuk itu, maka Pak Bupati Bandung menyerahkan bantuan perahu kepada 16 kecamatan,” kata Uka Suska di Solokanjeruk.

Dikatakannya, penyerahan bantuan perahu itu dalam rangka membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir dan mereka membutuhkan evakuasi ke tempat aman dari genangan air tersebut.

“Ini dalam rangka percepatan penanganan evakuasi warga yang terdampak banjir,” ujarnya.

Berdasarkan data yang dimiliki BPBD, Uka Suska menyebutkan tercatat ribuan rumah warga terdampak banjir di sejumlah kecamatan di Kabupaten Bandung beberapa waktu lalu. Di antaranya, warga yang terdampak genangan banjir turut dievakuasi ke tempat aman dari genangan banjir.

Lebih lanjut Uka Suska menyebutkan bahwa pendistribusian perahu ke belasan kecamatan itu, juga bersamaan dengan PAM Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah.

“Ini dalam rangka antisipasi yang dilakukan Pak Bupati Bandung untuk memberikan rasa aman atau keamanan, keselamatan kepada masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan atau dalam rangka menghadapi Lebaran Hari Raya Idulfitri,” katanya.

Dijelaskan, ke-16 kecamatan penerima bantuan perahu pinjam pakai itu, di antaranya Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, Bojongsoang, Majalaya, Solokanjeruk, Ciparay, Cangkuang, Banjaran, Pameungpeuk, Margahayu, Katapang, dan kecamatan lainnya.

“Dari masing-masing kecamatan yang menerima bantuan pinjam pakai perahu itu antara satu sampai tiga unit/kecamatan berdasarkan pada kondisi kerawanan dan luasan genangan banjir di setiap kecamatan. Juga berdasarkan pada jumlah desa atau kelurahan yang sering terendam banjir,” jelasnya.

Ia mengatakan bahwa bantuan perahu yang didistribusikan ke sejumlah kecamatan itu, bisa digunakan oleh desa-desa saat dilanda bencana banjir.

“Dengan adanya pendistribusian perahu ini, supaya dalam penanganan atau evakuasi warga yang terdampak banjir lebih cepat. Selain itu, BPBD supaya tidak terlalu repot saat melakukan penanganan korban banjir, jika perahu sudah ada di lokasi kejadian. Jadi BPBD tidak harus bawa perahu dari Kantor BPBD karena sudah lebih awal didistribusikan ke lokasi rawan banjir,” ungkapnya.

Tak hanya itu langkah BPBD dalam melakukan gerak cepat penanganan bencana banjir. BPBD akan melatih operator perahu saat membantu warga dalam evaluasi korban banjir. Mulai dari melatih mengoperasionalkan perahu di genangan air disaat maju, mundur, belok kanan dan kiri.

“Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Intinya, operator perahu harus aman disaat membantu evakuasi korban banjir. Selain warga terdampak banjir juga harus selamat dan sehat dari ancaman banjir tersebut,” ucapnya.

Uka Suska berujar bahwa perahu yang sudah didistribusikan ke-16 kecamatan itu, bisa dipinjamkan ke kecamatan lainnya disaat membutuhkan perahu untuk penanganan banjir.

“Terutama bagi kecamatan yang belum mendapatkan bantuan perahu pinjam pakai tersebut. Ini dalam rangka percepatan penanganan bencana banjir,” katanya.

Ia juga berharap dengan adanya pendistribusian perahu tersebut, disaat terjadi bencana, operator perahu yang ada di desa maupun kecamatan gerak cepat untuk mengevakuasi warga yang terdampak banjir.

“Jadi tidak harus menunggu BPBD. Tapi kendali penanganan banjir tetap BPBD lebih fokus, untuk mengutamakan keselamatan jiwa manusia,” katanya.**

(Yans)

Dengan Niat Baik Wartawan Diintimidasi Dan Terancam Di Gunung Botak, Ada Keterlibatan Oknum Anggota TNI AD

YUTELNEWS.com | Tambang emas eligal gunung botak yang beroperasi tanpa ijin, dan memakai banyak karyawan,

Anas Umasugi adalah salah satu penambang eligal di gunung botak Kabupaten Pulau Buru Anas Umasugi Memeliki Dompeng tempat penampungan emas batangan yang dikelola oleh Doni di lokasi gunung botak.

Doni ini adalah anak buahnya Anas Umasugi, beberapa hari lalu Doni Mencaci maki seorang Jurnalis dengan kata yang tidak wajar dan pantas dialeg ambon (cuki Mai), bukan itu saja tapi Doni juga membentak,” Dengan mengolah jari pada jurnalis tersebut, hal ini terjadi Pd tnggal 27 Desember 2024

Doni merasa bekerja kepada Anas Umasugi pemilik Dompeng ilegal di gunung botak, menjadi seorang Donatur Dompeng eligal di gunung botak.

Doni merasa sangat berkuasa karena dia pikir, “dia kerja dengan Anas Umasugi dan bekingan-nya oknum anggota TNI AD Serda La ode Rahman.

Hal tersebut di lakukan Doni terhadap wartawan yang sedang bertugas Jurnalis di Buru Namlea,” Dan kebanggaan-nya Doni merasa tidak ada satupun yang bisa membentak dirinya karena merasa dirinya adalah anak buahnya Anas Umasugi.

Jika ada orang yang membanta Doni, maka imbasnya berurusan dengan bekingan-nya Doni oknum anggota TNI itu.

Bahkan diduga kuat perbuatan Oknum Anggota Serda La Ode Rahman itu melebihi batas, masyarakat sering kena hantaman pukulan-nya jika ada yang dianggap salah oleh-Nya, ironisnya lagi, senpi yang di berikan untuk lindungi negara, hujung larasnya dipakai untuk menusuk masyarakat, sebagain teror dan ancaman, bahkan masyarakat pun sering di tendang, Panglima XV/Pattimura diminta tegas mengusut perilaku oknum anggota TNI AD yang sering menyombongkan diri dengan seragam lorengnya dan menindak masyarakat seenaknya.

“,Anggota TNi La Ode Rahman Perna intimidasi seorang Jurnalis dan seorang masyarakat dengan senjata yang di percayakan Negara kepada Anggota TNI La Ode Rahman, tetapi La Ode Rahman Menggunakan Senjata tersebut untuk menakut- nakutin masyarakat..

(Kabiro buru Masuku)

Bupati Lahat, Bersama Wabup Lahat Cek Saluran Irigasi Desa Sungai Laru Kikim Selatan

YUTELNEWS.com | Kikim Selatan untuk Memastikan sistem Irigasi berfungsi dengan Baik dan memenuhi Kebutuhan air pertanian. Bupati Kabupaten Lahat, H.Bursah Zarnubi, S.E, di Dampingi Wakil Bupati, Widia Ningsih, S.H,M.H, Serta para kepala opd Terkait, mengecek Saluran irigasi persawahan di desa Tanjung Aur kikim Tengah, beringin jaya Kikim selatan, Nanjungan kikim selatan dan pulau beringin kikim Selatan.

Saluran irigasi sangat Perlu di perhatikan Karena merupakan salah Satu sumber kehidupan Tanaman para petani.

“Saluran air irigasi Menjadi sangat urgen Bagi warga di Kabupaten Lahat. oleh karena itu Pemerintah daerah Memberikan perhatian Penuh, jika terjadi Kerusakan pada saluran Irigasi, kata Bupati Lahat Kepada wartawan, Sabtu, (15/03/2025).

Sekarang petani butuh Air, sehingga kata dia, Kerusakan yang ada di Saluran air irigasi di Beberapa titik yang kita Lihat yadi seperti irigasi Sungai laru perlu di Perbaiki secepat mungkin. mengingat Memasuki musim hujan Yang saat ini tidak Merata.

Di samping itu, bapak Bursah zarnubi, S.E, juga Melakukan peninjauan Lahan perswahan untuk Persiapan swasembada Beras di Kabupaten Lahat.

“Tadi sudah kita cek, dan Kita terbangkan dron Untuk melihat berapa Luas lahan persawahan Di lokasi tersebut, Sampai bapak H.Bursah Zarnubi, S.E,

Dan secepatnya kita Akan memperbaiki yang Di anggap urgent supaya Penghasilan persawahan Dapat meningkat, Minimal kita dapat Mencukupi kita dululah, Dan tidak membeli beras Di kabupaten Lain, Harapnya.

(Abdul)

Harga Bahan pokok penting Stabil, Unit Pidana Khusus Sat Reskrim Polres Lahat Lakukan Pemantauan Stok Sembako

YUTELNEWS.com | Humas Polres Lahat, 13 Maret 2025  Menjelang bulan puasa dan Lebaran, Polres Lahat melalui Unit Pidana Khusus (Pidsus) melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bapokting dimulai dari berkordinasi ke dinas perindustrian dan perdagangan kab lahat, lalu cek ke gudang bulog terkait ketersediaan dan kelancaran perindustrian beras SPHP untuk stok dan perindustrian ralatif aman dan lancar, selanjutnya pengecekan sembako di sejumlah toko di wilayah setempat. Pemantauan tersebut bertujuan untuk memastikan tidak terjadinya kelangkaan sembako dan penimbunan barang-barang pokok selama bulan Ramadan.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa ketersediaan sembako di pasar, termasuk beras komersial dan beras subsidi, gula, tepung, hingga minyak goreng, masih dalam kondisi aman dan harga relatif stabil dan perdistribusian lancar, tidak ada isu-isu negatif yang ditemukan kepada masyarakat, penjual dan konsumen . Namun, masalah mulai muncul pada minyak goreng subsidi, khususnya Minyakita. Menurut keterangan dari beberapa pemilik toko yang menjual Minyakita, harga minyak goreng subsidi tersebut di pasaran kini mencapai Rp18.000 per liter, jauh lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro Sinaga, melalui Kasat Reskrim Iptu Redho Rizki Pratama, S.trk disampaikan Kanit Pidsus Ipda Achmad Syarif, S.Psi.,M.Si menjelaskan bahwa minyak goreng subsidi yang dijual di pasaran didapatkan dengan harga sekitar Rp16.000 per liter dari agen di Palembang. Pemilik toko pun mengeluhkan kesulitan dalam mendapatkan pasokan Minyakita melalui saluran distribusi resmi. Beberapa toko mengakul sudah melakukan pemesanan, namun barang yang diminta sering kali tidak tersedia.

“Meski sudah melakukan pendataan melalui dinas terkait agar bisa menjual minyak kita subsidi, hingga saat ini belum ada kepastian pasokan dari distributor resmi,” ujar Iptu Redho.

Selain pemantauan di pasar, pihak kepolisian juga melakukan pengecekan stok beras di Gudang Bulog Lahat. Berdasarkan informasi yang diperoleh, stok beras di gudang tersebut mencukupi kebutuhan pasar selama bulan puasa dan Lebaran.

Pemerintah dan aparat penegak hukum mengimbau masyarakat untuk membeli Minyakita dan sembako lainnya melalui saluran distribusi resmi dan melaporkan apabila menemukan harga yang melebihi HET atau indikasi adanya penimbunan barang. Pemantauan harga dan distribusi sembako ini diharapkan dapat menghindari kelangkaan dan inflasi yang merugikan konsumen, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Pihak Polres Lahat dan instansi terkait akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan sembako selama bulan Ramadan.

( Abdul. /. Asmuni )

Buka Bersama dan Pembagian Takjil oleh Kapolres Lahat Bersama Redaksi Media

YUTELNEWS.com | Humas Polres Lahat, Kamin 13 03 2025 – Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S. Sinaga SH.SIK.MH,yang di dampingi Waka Polres Kompol Liswan Nurhapis SH.SIK.MK, dan seluruh PJU Polres Lahat bersama perwakilan Media baik Cetak mauoun Elektronik, menggelar kegiatan buka bersama dan pembagian takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa. Kegiatan ini digelar di sepanjang jalan Kol. Burlian,dan dihadiri oleh redaksi media, tokoh masyarakat, dan masyarakat umum.

Dalam kesempatan ini, Kapolres Lahat menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemanusiaan dan kedekatan antara polisi dengan masyarakat. “Kita ingin menunjukkan bahwa polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat.

Kegiatan buka bersama dan pembagian takjil ini juga dihadiri oleh redaksi media yang turut serta dalam kegiatan ini. Mereka berbagi takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Masyarakat yang menerima takjil menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Lahat dan redaksi media. Mereka merasa senang dan terharu karena polisi dan media memperhatikan dan mempedulikan kebutuhan mereka.

Kegiatan pembagian Takzil dan Berbuka bersama dilaksanakan secara Zoom Metting dengan Mabes Polri, bersama dengan Polda dan Polres jajaran seluruh Indonesia, dalam rangka meningkatkan kemanusiaan dan kedekatan dengan masyarakat. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat memperkuat hubungan antara polisi dan masyarakat. Kasubsi Penmas Humas Polres Lahat, Aiptu Lispono SH.

(Abdul / Asmuni)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.