Salah Satu Rumah Guru SD Di Buru, Di Jadikan Lokasi Penampungan BBM Ilegal

YUTELNEWS.com | halaman rumah, Salah satu rumah seorang pendidik (Guru SD) di Desa Dafa, Kecamatan Wailatta, Kabupaten Buru, di jadikan sarang penampungan BBM ilegal yang di duga akan di bawah ke gunung botak lokasi penambangan ilegal.

Sopir truk pengangkut BBM ilegal tersebut terciduk kamera salah satu awak media siber di pulau Buru, saat mobil truk tersebut semalam melakukan pengangkutan BBM tersebut masuk ke halaman rumah guru tersebut.

Pengangkutan BBM ilegal itu terjadi pada malam hari, sementara rumah guru tersebut memiliki pagar besi yang selalu tertutup rapih dan tidak diijinkan sembarang orang masuk ke lokasi tersebut.

Salah satu sopir mobil truk pengangkut BBM ilegal Rijal, kepada awak media menyampaikan sebanyak 20 dream BBM ilegal yang di angkutnya dari penyalur yang bernama Syahrul Bugis beralamat disekitar lokasi Desa Lala.

Sementara penada bernama Muna saat ditanyai dari mana ambilnya BBM tersebut di katakan-nya bahwa BBM ilegal tersebut diambil dari penyalur yang bernama Waliangsa, diketahui sesuai informasi yang berhasil dihimpun awak Media ini berdasarkan keterangan Muna bahwa Waliangsa pernah bekerja di salam satu SPBU atau pertamina di Buru.

Berdasarkan informasi yang berhasil diterima dari sopir damtruk tersebut bahwa rumah penampungan yang adalah seorang guru itu bernama Udin.

Saat awak Media mencoba mengorek keterangan dari guru tersebut malah wartawan diusir, dibentak, disertai ancaman, karena awak Media hendak menanyakan nama guru tersebut dan hendak mencoba mengambil keterangan terkait penampungan BBM ilegal di rumah guru tersebut.

Kapolres Pulau Buru dan jajaran Polsek yang ada di Pulau Buru agar segera bertindak tegas menangkap pelaku penyalur BBM ilegal sekaligus penada dan penampung untuk diproses sesuai hukum dan UU yang berlaku, jika hal ini tidak di lakukan oleh Polisi yang punya kewenangan maka Polisi di Buru perlu di pertanyakan.

Akibat awak Media dihadang oleh guru tersebut sehingga belum diketahui BBM ilegal tersebut berjenis apa, dan Hingga berita ini diturunkan pihak Polres Buru maupun Polsek belum bisa terhubung..

(Kabiro buru M Masuku)

Pelantikan Ketua PKK, Ketua Tim Pembina Posyandu dan Ketua Dekranasda Kabupaten Kota Se-Sumatera Utara

YUTELNEWS.com | Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, SE.,M.Si menghadiri Pelantikan Ketua PKK, Ketua Tim Pembina Posyandu dan Ketua Dekranasda Kabupaten Kota Se-Sumatera Utara Periode 2025-2030 yang dilaksanakan di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumatera Utara.

Pelaksanaan kegiatan ini berjalan dengan baik ikuti Nyonya Kepala Daerah Kabupaten dan Kota Se-Sumatera Utara. Harapan dan tugas ini menjadi tanggung jawab Tim PKK

✨ Selamat & Sukses! ✨

Selamat atas pelantikan N’y. Venny Sowa’a Laoli sebagai Ketua TP-PKK Kota Gunungsitoli!

Pemimpin yang hebat bukan hanya yang memimpin dengan kata-kata, tetapi juga dengan hati dan tindakan. Semoga di bawah kepemimpinan Ibu Venny, TP-PKK semakin berdaya, menginspirasi, dan membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat Gunungsitoli!

Mari bersama-sama mendukung program TP-PKK untuk membangun Kota Gunungsitoli yang lebih maju, sehat, dan sejahtera!

#PKKGunungsitoli

#VennySowaaLaoli

#GunungsitoliHebat

#KolaborasiSumutBerkah

#SowaaLovers

#PerempuanBerdaya

(K.Gea)

Baru Dilantik Jadi Bupati Bandung Periode Kedua, H Dadang Supriatna Jabat Ketua Umum Akkopsi

YUTELNEWS.com  |  Bupati Bandung HM Dadang Supriatna ditunjuk sebagai Ketua Umum Asosiasi Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) oleh Sekretariat Nasional Akkopsi, menyusul dilantiknya ia sebagai Bupati Bandung periode kedua oleh Presiden Prabowo.

Hal itu terungkap saat audensi Direktur Eksekutif Seknas Akkopsi, di Ruang Rapat Bupati Bandung di Soreang, Rabu 12 Maret 2025

Pada kesempatan audiensi tersebut, Direktur Eksekutif Seknas Akkopsi Josrizal Zain mengucapkan selamat kepada Dadang Supriatna yang baru saja dilantik sebagai Bupati Bandung periode kedua.

“Kami dari Seknas Akkopsi juga ucapkan selamat kepada Pak Bupati karena mendapat jabatan baru sebagai Ketua Umum Akkopsi,” ucap Josrizal diiringi applause peserta audiensi.

Josrizal menyatakan, terpilihnya Dadang Supriatna sebagai Ketum Akkopsi karena Bupati Bandung itu memiliki kapasitas, pengalaman dan wawasan yang luas untuk menahkodai Akkopsi ke depan.

Serah terima jabatan Ketum Akkopsi dilakukan dari Walikota Banjarmasin Ibnu Sina kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna di Jakarta pada 19 Februari 2025. Sertijab dilakukan karena Ibnu Sina memasuki masa pensiun setelah dua periode menjabat sebagai Wali Kota Banjarmasin.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Bandung, Marlan menjelaskan, audiensi Akkopsi ini dalam rangka membahas struktur kepengurusan Akkopsi hingga tahun 2026, di mana Akkopsi akan menggelar Musyawarah Nasional.

“Selain itu juga untuk membahas event rutin tahunan dari Akkopsi yaitu City Sanitation Summit XXIII di Kota Ternate pada Mei 2025, termasuk persiapan Munas Akkopsi tahun 2026,” imbuh Marlan.

Tugas dan fungsi pokok Akkopsi adalah membantu pemerintah dalam pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG’S), salah satunya adalah mewujudkan akses air minum dan sanitasi aman serta berkelanjutan bagi semua masyarakat.

Saat ini tercatat akses sanitasi layak permukiman secara nasional baru mencapai 83% dari target 90% tahun 2024. Sementara dari segi sanitasi aman baru tercapai 10% dan masalah persampahan yang baru tercapai 67% secara nasional.(*)

(Yans)

Wakil Wali Kota Gunungsitoli Monitoring Terminal Faekhu

YUTELNEWS.com | Wakil Wali Kota Gunungsitoli monitoring aset Pemko Gunungsitoli berupa tanah dan gedung Terminal Penumpang dan sekitarnya yang berlokasi di Desa Faekhu, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kota Gunungsitoli. Peninjauan tersebut dalam rangka penyusunan konsep awal penataan pemanfaatan tanah dan bangunan untuk kepentingan pelayanan publik dan menunjang kegiatan perekonomian utamanya sektor perdagangan dan jasa.

Pada hal monitoringnya , Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, S.H turut didampingi oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Meiman Kristian Harefa, S.Sos., MSP, Wakil Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Enrico Ifolala Lase, S.Kom dan Kepala OPD terkait, Selasa (11/03/2025).

Wakil Wali Kota Gunungsitoli dalam peninjauan tersebut memastikan areal tanah lokasi Terminal dan sekitarnya masih bisa atau layak ditata kembali pemanfaatannya. Hal tersebut guna mendukung optimalisasi pelayanan kepada masyarakat dan menggerakkan perekonomian.

Wakil Wali Kota juga berpesan kepada pimpinan OPD terkait diminta untuk fokus sesuai kewenangannya dalam rangka menyusun konsep penataan kembali termasuk jalan masuk menuju terminal dan penataan tempat penampungan sampah sementara, sehingga berikutnya kawasan Terminal ditata sedemikian baik.

(K.Gea)

Masa Sidang II Reses Anggota DPRD Tampung Aspirasi Masyarakat 

YUTELNEWS.com | Anggota DPRD Kabupaten Bandung, dari Fraksi Partai PDI Perjuangan Angie Natesha Goenadi Go.S.Ked.M.H.I , dalam pelaksanaan reses bersama masyarakat Margahayu untuk masa sidang II di tahun 2025, di Kopo Permai Desa Sukamenak , Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung. pada selasa (11/03/2025).

Dalam Acara reses masa sidang II bersama masyarakat margahayu dan di hadir Ketua DPC PDI Perjuangan Nia Purnakania SH, bersama jajaran Drs Ahmad Mulyana, hj Wewen Winarti , Forkopimcam Margahayu dan para kader se-Kecamatan Margahayu serta para tokoh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut Angie Natesha mengatakan, dalam masa sidang II Reses anggota DPRD Alhamdulilah tepat hari ini saya bisa bersilaturahmi langsung di acara reses masa sidang II di tahun 2025, untuk menampung aspirasi baik yang disampaikan secara langsung maupun tertulis.

Oleh karena itu saya berharap pada masyarakat margahayu pergunakan kesempatan reses anggota dewan ini, mana yang menjadi skala prioritas untuk kebutuhan masyarakat, dan kami dari para anggota dewan tidak menampung aspirasi secara perorangan (kebutuhan pribadi) dan kamipun akan terus berupaya dan berjuang bagaimana aspirasi masyarakat tersebut, mudah – mudahan bisa terealisasi.

Tak lupa juga saya mengucapkan terimakasih atas dorongan dan dukungan baik dari ketua DPC dan jajaran DPC dan semoga kehadiran bapak/ibu, adik sekalian yang hadir di acara reses ini bisa bersilahturahim secara langsung di bulan Romadhon ini semoga mendapatkan amalan yang setimpal dari Yang Maha Kuasa.Aamiin.” tukasnya.

(Yans)

Satu Unit Truck Pengangkut Kayu Olahan Ilegal Logging BM 9663 CG Berhasil Di Amankan

YUTELNEWS.com | Berdasarkan informasi yang di peroleh awak media dan juga selaku ketua perkumpulan wartawan fast respon nusantara counter polri wilayah Riau bahwasanya pihak Balai Gakkum LHK Sumatra Seksi Wilayah II provinsi Riau berhasil mengamankan Mobil Coldiesel pengangkut kayu olahan ilegal logging yang berasal dari kecamatan teluk Meranti, Minggu 09/03/2025.

Menurut informasi yang di dapat awak media bahwasanya satu unit pengangkut kayu olahan ilegal logging berhasil di amankan di jalan lintas Bono kecamatan Bunut kabupaten Pelalawan Riau.

Berdasarkan informasi dari salah satu awak media bahwasannya awak media menemukan unit tersebut di sebuah bengkel mobil di sisi jalan lintas timur, Bahkan dari pihak Gakkum juga sempat menanyakan dan memfoto identitas ( KTA) awak media.

Menurut informasi dari awak media tersebut yang sempat berkomunikasi dengan beliau nama salah satu petugas tersebut Batara Harahap.

Dan menurut informasi dari awak media bahwasanya turut diamankan sopir truk pengangkut Kayu Olahan Ilegal logging Inisial Sembiring dengan unit nya sekali dengan nomor polisi BM 9663 CG.

Ketua PW FRN wilayah Riau coba kordinasi dengan tim fast respon nusantara counter polri yang ada di Pekanbaru untuk melakukan investigasi dan menelusuri terkait informasi penangkapan terhadap unit pengangkut kayu olahan ilegal logging di wilayah lintas Bono kecamatan Bunut.

Dari hasil penelusuran tim awak media fast respon nusantara memang benar pihak balai Gakkum LHK Sumatra Seksi Wilayah II telah mengamankan Mobil Coldiesel pengangkut kayu olahan ilegal logging, terlihat terparkir di halaman samping Balai Gakkum LHK Sumatra Seksi Wilayah II yang berada di jalan Soebrantas Pekanbaru.

Terkait pemberitaan ini belum ada keterangan resmi dari pihak balai Gakkum LHK Sumatra Seksi Wilayah II Pekanbaru, ketika awak media mau komfirmasi kepada pihak Gakkum, Batara Harahap beliau lagi keluar, Selasa 11/03/2025.

Lanjut ketua PW FAST RESPON NUSANTARA COUNTER POLRI Adam Silaen mengapresiasi kinerja Balai Gakkum LHK Sumatra Seksi Wilayah II karena telah berhasil mengamankan Mobil Coldiesel pengangkut kayu olahan ilegal logging dan beliau juga berharap kepada Balai Gakkum LHK Sumatra Seksi Wilayah II dapat juga menangkap para pelaku atau cukong kayu olahan ilegal logging yang berada di wilayah kecamatan Kerumutan ,kerna di sana banyaPk Partai Besar.

(AS)

Kerusakan Jalan Penghubung Desa, Masyarakat Keluhkan Berharap ada Perbaikan Secepatnya

YUTELNEWS.com | Banjir besar yang melanda wilayah Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, selama beberapa hari terakhir tidak hanya menyebabkan genangan air di berbagai titik, tetapi juga merusak infrastruktur jalan. Salah satu yang terdampak parah adalah Jalan Sukabirus di RW 17, Desa Citeureup.

Jalan ini merupakan akses utama bagi warga sekitar serta jalur penghubung antar desa. Namun, akibat banjir yang berkepanjangan selama beberapa hari kemarin, permukaan jalan mengalami kerusakan serius, dengan banyaknya lubang besar, aspal yang terkelupas, serta genangan air yang masih tersisa. Kondisi ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.

Banyak warga mengeluhkan kondisi jalan yang semakin memburuk pasca-banjir. Mereka harus lebih berhati-hati saat melintas, terutama pengguna kendaraan roda dua yang kerap mengalami kesulitan melewati jalan berlubang yang tertutup air.

Endang (54), seorang warga Desa Citeureup, mengungkapkan kekhawatirannya.

“Jalan ini selalu ramai karena banyak warga yang beraktivitas di sekitar sini. Sekarang, karena jalannya rusak, banyak warga mengeluh kalau lewat sini, dan ini tentu menyulitkan kami yang tinggal di daerah ini,” ujarnya. Selasa 11/03/2025.

Selain itu, warga juga mengeluhkan sulitnya akses bagi kendaraan saat mengangkut barang dagangan atau logistik. Restu (27), seorang pedagang, mengatakan bahwa kondisi jalan yang buruk sedikitnya agak menghambat aktivitas.

“Kalau jalannya seperti ini, tentu sangat membahayakan. Saya sering memabawa barang dagangan buat berjualan diwarung Kalau dibiarkan, ini bisa berdampak pada perekonomian warga,” keluhnya sambil tersenyum.

Tokoh Masyarakat Dayeuhkolot Mendesak Perbaikan

Melihat kondisi ini, Tri Rahmanto, tokoh masyarakat setempat, mendesak pemerintah daerah untuk segera turun tangan memperbaiki Jalan Sukabirus tersebut sebelum kerusakan semakin parah.

“Kami sangat berharap ada tindakan cepat dari pemerintah. Jalan ini sangat penting bagi warga dan menjadi jalur utama aktivitas sehari-hari. ” Kalau terus dibiarkan, bukan hanya aktivitas yang terganggu, tetapi juga bisa membahayakan keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Tri Rahmanto juga menambahkan bahwa setiap kali banjir besar terjadi, Jalan Sukabirus tersebut selalu mengalami kerusakan. Oleh karena itu, ia meminta adanya solusi jangka panjang, bukan sekadar perbaikan sementara yang mudah kembali rusak saat musim hujan berikutnya.

Pemerintah Diharapkan Segera Bertindak, Kerusakan jalan akibat banjir bukanlah hal baru di Kecamatan Dayeuhkolot. Beberapa titik lain di kawasan ini juga mengalami nasib serupa.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan, baik dalam bentuk perbaikan infrastruktur jalan maupun peningkatan sistem drainase, agar air tidak mudah menggenang dan merusak jalan.

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai kapan perbaikan dan akan dilakukan. Namun, desakan dari warga masrakat semakin kuat agar Jalan Sukabirus segera diperbaiki sebelum kondisinya semakin memburuk dan lebih hancur dan berpotensi menimbulkan kecelakaan yang lebih serius,” pungkasnya.

(Yans)

Jaksa Pengacara Negara Kejati Sulsel Gelar Kick Off Meeting, Ini Tujuannya

YUTELNEWS.com | Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan Agus Salim selaku Ketua Satgas Percepatan Investasi Sulsel menginisiasi Kick Off Meeting pendampingan hukum Jaksa Pengacara Negara (JPN) Kejati Sulsel terhadap percepatan penerbitan SK Gubernur Sulawesi Selatan tentang penetapan lokasi pengadaan tanah untuk kepentingan umum guna mendukung investasi pembangunan Bendungan Jenelata Kabupaten Gowa di Kejati Sulsel, Selasa (11/3/2025). Kegiatan ini diikuti Pemprov Sulsel, Pemkab Gowa, BPK Sulsel, BBWS Pompengan Jeneberang, ATR/BPN Sulsel dan Gowa, PTPN I Regional 8, Kementerian Kehutanan, Kementerian Agama dan Jaksa Pengacara Negara (JPN) pada Kejati Sulsel selaku tuan rumah. Kepala BBWS PJ, Suryadarma Hasyim memaparkan progres pembangunan Bendungan Jenelata dan rencana kebutuhan lahan. Lahan yang harus dibebaskan sekitar 1.722 hektar dengan jumlah bidang sebanyak 2.991. “Hingga saat ini yang sudah dibebaskan baru 168 hektar atau 9,75 persen dari kebutuhan. Kita berharap dukungan semua pihak agar pembebasan lahan yang sudah masuk tahap IV bisa segera terealisasi,” kata Suryadarma.

Bupati Gowa Husniah Talenrang mengatakan siap mendukung dan ikut andil dalam pembangunan Bendungan Jenelata. Dirinya menyebut hadirnya investasi Bendungan Jenelata akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kami akan duduk dan berembuk dengan semua pihak agar target ini segera selesai. Kami tentu sangat berharap Bendungan Jenelata cepat selesai dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Gowa dan sekitarnya. Gagasan Bapak Kajati Sulsel dengan pelibatan Jaksa Pengacara Negara sangat luar biasa untuk membantu pemerintah daerah dalam hal kepastian lahan untuk investasi,” kata Bupati Gowa.

Sementara itu, Kajati Sulsel Agus Salim meminta semua pihak atau instansi yang terlibat untuk aktif membantu proses pembebasan lahan. Dia menceritakan perjuangan saat proses pembebasan lahan pada tahap sebelumnya.

“Awalnya sejak pembangunan mulai dilakukan tahun 2023 lalu. Hampir setahun progres bendungan ini hanya 3 persen sampai tahun 2024, karena persoalan lahan. Saya akhirnya menginisiasi melakukan pertemuan dengan semua pihak yang terkait,” kata Agus Salim.

Dengan melibatkan Jaksa Pengaca Negara (JPN) pada Kejati Sulsel yang melakukan pendampingan hukum kepada BBWS PJ. Agus Salim menyebut persoalan pelik terkait pembebasan lahan yang mendukung investasi tersebut akhirnya bisa diurai dan diselesaikan.

Diketahui, Bendungan Jenelata merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Sulawesi Selatan dengan rencana anggaran pembangunan sebesar Rp 4,15 triliun yang bersumber dari APBN dan Loan Cexim Bank Tiongkok.

Bendungan Jenelata akan dibangun dengan tipe CFRD (Concrete Face Rockfill Dam) dengan tinggi 62,8 meter. Nantinya, bendungan ini memiliki tampungan normal 223,6 juta meter kubik air dan luas area genangan hingga 12,20 kilometer persegi.

Kepala BBWS PJ Suryadarma mengungkapkan Bendungan Jenelata memiliki beberapa manfaat, di antaranya mereduksi banjir periode ulang 50 tahun dari 1.800 meter kubik perdetik menjadi 686 meter kubik perdetik, menyediakan air baku sebesar 6,05 meter kubik perdetik, menyediakan air untuk irigasi seluas 26.773 hektar dan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) 7 Mega Watt. Rencananya pembangunan akan selesai pada tahun 2028 mendatang.

(abu Algifari)

Rapat Kerja DPRD Dan Pemerintah Kabupaten Nias Utara Tentang Efisiensi Anggaran

YUTELNEWS.com | Bertempat di Ruang Rapat Lantai 3 DPRD Kabupaten Nias Utara, di laksanakan RAPAT KERJA DPRD Kabupaten Nias Utara dengan Pemerintah Kabupaten Nias Utara, Senin (10 Maret 2025)

Pertemuan ini adalah melaksanakan kesepahaman Bersama antara Legislatif dan Eksekutif sehubungan dengan Inpres No 1 tahun 2025 tentang EFESIENSI dimana Nomenklatur Program dan Kegiatan di APBD yang sudah di tetapkan DI TA 2025 MENGALAMI PERGESERAN dan PENGURANGAN ANGGARAN sehingga dengan kesepahaman ini pergeseran anggaran yang selanjutnya di sampaikan di Provinsi Sumatera Utara untuk mendapatkan persetujuan.

Bupati Nias Utara Amizaro Waruwu S.Pd., M.IP menyampaikan bahwa Pergeseran Anggaran ini adalah suatu kewajiban Pemerintah Daerah untuk melaksanakannya.

Turut hadir pada pertemuan ini Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kab. Nias Utara. dari Pemerintah Bupati dan Wakil Bupati Nias Utara, Sekda, Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD dan Camat.

(K.Gea)

Rapat Paripurna DPRD Kota Gunungsitoli bersama Pemko Gunungsitoli

YUTELNEWS.com | Gunungsitoli (11/03/2025) Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, S.H menghadiri Rapat Paripurna DPRD dengan agenda utama Penyampaian Laporan Pelaksanaan Reses Pimpinan DPRD dan Anggota DPRD Kota Gunungsitoli Masa Sidang I Tahun 2025, bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Gunugsitoli, Senin (10/03/2025).

Rapat Paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Adrianus Zega, ST. M.Psi, didampingi Wakil Ketua DPRD Ridwan Saleh Zega, S.AP dan Wakil Ketua Enriko Ifolala Lase, S.Kom.

Dalam Sambutannya, Wakil Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan bahwa pelaksanaan reses merupakan tugas dan kewenangan yang diemban DPRD untuk lebih dekat ke masyarakat. Masa reses juga merupakan kewajiban bagi seluruh anggota DPRD dalam menjaring informasi dan aspirasi untuk kemudian disalurkan serta melaksanakan fungsi pengawasan di daerah pemilihannya.

“Pelaksanaan reses bertujuan untuk menjaring dan menghimpun berbagai aspirasi dan pokok-pokok pikiran dari masyarakat secara langsung. Harapannya, aspirasi yang telah disampaikan dapat kita pertimbangkan bersama-sama nantinya sebagai bahan dalam merumuskan kebijakan strategis dan program prioritas untuk menentukan arah pembangunan serta memenuhi tuntutan masyarakat yang belum terakomodir,” tutur Wakil Wali Kota.

Tidak lupa, Wakil Wali Kota Gunungsitoli juga memberikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada DPRD Kota Gunungsitoli atas perannya dalam menjaring aspirasi masyarakat, juga berharap peranan dari seluruh stakeholder sangat dibutuhkan untuk mendukung dan merealisasikannya.

“Terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD yang telah bekerja keras dan apresiasi saya sampaikan atas peran besarnya untuk hadir di tengah-tengah masyarakat guna mendengarkan dan menghimpun segala aspirasi masyarakat,” pungkas Wakil Wali Kota mengakhiri sambutannya.

Pada agenda ini, dilanjutkan dengan penyerahan laporan hasil kegiatan reses oleh perwakilan fraksi-fraksi kepada Ketua DPRD Kota Gunungsitoli dan penyerahan laporan hasil kegiatan reses kepada Wakil Wali Kota Gunungsitoli oleh Ketua DPRD Kota Gunungsitoli.

Turut hadir Pj. Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli Meiman Kristian Harefa, S.Sos., M.Si, para Pimpinan OPD Lingkup Pemko Gunungsitoli dan hadirin lainnya.

(K.Gea)

Di dalam Acara muhibah Ramadhan 1446 H. di cibadak turut serta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) 

YUTELNEWS.com | Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) turut serta dalam kegiatan Muhibah Ramadhan 1446 H/2025 M yang berlangsung di Masjid Al Mubarokah, Kampung Kebon Pala, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jumat, (07/03/25).

Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, S.E., M.M. dan Wakil Bupati H. Andreas, S.E Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman, unsur Forkopimda, serta sejumlah kepala perangkat daerah.

Dalam kegiatan ini, berbagai rangkaian acara digelar, termasuk khatam Al-Qur’an, gerakan pasar murah, serta pemberian santunan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya bagi mereka yang terdampak bencana di Kabupaten Sukabumi.

“Sekaligus menghadirkan para kepala perangkat daerah agar masyarakat dapat menyampaikan langsung keluhan mereka dan mendapatkan solusi dari pihak terkait,” ujar Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, S.E., M.M.

Kabag Kesra Setda Kabupaten Sukabumi, Wawan Setiawan, menambahkan bahwa Kecamatan Cibadak merupakan titik ketiga yang dikunjungi dalam rangkaian kegiatan Muhibah Ramadhan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan ini diakhiri dengan tausiyah yang disampaikan oleh Dr. H. Unang Sudarma, SH., M.Si. menambah keberkahan dan semangat kebersamaan dalam bulan suci Ramadhan.

BAZNAS terus berkomitmen untuk berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan keagamaan guna membantu masyarakat yang membutuhkan, serta mendorong keberlanjutan program-program kesejahteraan di Kabupaten Sukabumi.

Reporter : Mirna

Audensi IWO-I Sesion 4, Kali Ini Dengan DPMD, Rushendi ; Pentingnya Pemanfaatan Tanah Desa yang Tidak Produktif

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat,- Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I), Dewan Pengurus Daerah Kabupaten Bandung Barat (DPD KBB), Kembali menggelar Audensi. Audensi kali ini giliran dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kabupaten Bandung Barat. Jum’at, (07-02-2025).

Setelah Sebelumnya, IWO Indonesia KBB Mengadakan Audensi dengan beberapa dinas yang ada di KBB, diantaranya dengan PJ Bupati KBB, Disdukcapil KBB, Dinkes KBB, dan kali ini giliran dengan DPMD KBB.

Rushendi selaku Ketua DPD IWO Indonesia KBB memaparkan, berbagai program strategis, termasuk ketahanan pangan dan keterbukaan informasi publik.

Dirinya juga menyoroti pentingnya pemanfaatan tanah desa yang tidak produktif untuk mendukung program nasional Asta Cita Presiden Prabowo. Ia juga menegaskan bahwa informasi terkait penggunaan APBD dan APBN wajib dipublikasikan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Menanggapi hal ini, Kepala DPMD KBB, Dudi Supriadi, mengapresiasi peran jurnalis dalam mendorong transparansi pemerintahan dan menyebut bahwa minimal 20% dana desa Dialokasikan untuk ketahanan pangan sesuai Keputusan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2025.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus memperkuat transparansi dan penegakan hukum di tingkat desa melalui Program Jaksa Garda Desa. Program ini merupakan hasil kerja sama antara pemerintah daerah dan Kejaksaan Negeri, bertujuan untuk memberikan edukasi hukum serta mencegah penyalahgunaan dana desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB, Dudi Supriadi, menjelaskan bahwa Jaksa Garda Desa sudah berjalan di tiga kecamatan, yaitu Padalarang, Batujajar, dan Cikalong Wetan. Program ini menjadi bagian dari arahan Bupati KBB sebagai upaya meningkatkan sinergi antara pemerintah dan aparat penegak hukum dalam pengelolaan dana desa.

“Program ini bertujuan agar aparatur desa memahami regulasi dalam penggunaan anggaran, sehingga dapat menghindari penyimpangan dan memastikan dana desa dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar Dudi.

Selain edukasi hukum, Jaksa Garda Desa juga berfungsi sebagai pendamping bagi perangkat desa dalam menjalankan administrasi pemerintahan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan tidak ada lagi keraguan dalam pengelolaan dana desa serta dapat meminimalisir potensi penyalahgunaan wewenang.

Pemerintah KBB berharap program ini dapat diperluas ke seluruh kecamatan, sehingga setiap desa memiliki pemahaman hukum yang kuat dalam menjalankan pemerintahan dan mengelola anggaran desa secara transparan dan akuntabel.

“Semoga Kerja sama antara IWO Indonesia dan pemerintah terus berlanjut demi penyebarluasan informasi yang transparan dan bermanfaat bagi masyarakat” pungkas Rushendi.

(Dien Yoyo)

Terjadinya Longsor Di Gunung Botak: 7 Tewas, Pengamanan Mandul, Tambang Ilegal Kian Menggila

YUTELNEWS.com | Tragedi Longsor di Gunung Botak: 7 Tewas, Pengamanan Mandul, Tambang Ilegal Kian Menggila Kabupaten Buru, Indolensa – Gunung Botak kembali menelan korban. Longsor yang terjadi pada Sabtu (8/3/2025) sekitar pukul 05.30 WIT menewaskan tujuh orang dan melukai enam lainnya. Tragedi ini menambah daftar panjang korban akibat tambang emas ilegal yang terus beroperasi di bawah bayang-bayang lemahnya pengawasan aparat keamanan.

Kawasan yang seharusnya steril dari aktivitas tambang ilegal ini justru masih dipadati penambang liar. Operasi penertiban kerap dilakukan, tetapi selalu bersifat sementara, seakan hanya formalitas. Siapa yang bermain di balik mandulnya pengamanan? Mengapa tambang ilegal tetap eksis meski sudah dinyatakan zona larangan? Bersalah dalam Kasus Korban Jiwa Bertambah, Aparat Dimana?

Berikut identitas korban meninggal dunia:

Isra (51) – Penambang, asal Ternate.

Sarbia (49) – Ibu rumah tangga, asal Ternate.

Iman (8) – Anak dari Isra dan Sarbia, asal Ternate.

Henda L. – Penambang, asal Sunda/Cimahi.

Judin – Penambang, asal Manado. Badrun (41) – Penambang, asal Ternate. Korban belum teridentifikasi. Selain korban tewas, enam orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk patah tulang akibat tertimpa material longsor.

Menurut saksi mata Ikram Boko, yang saat kejadian berada di warungnya, longsor terjadi akibat derasnya aliran air dari tebing di atas tambang ilegal.

“Saya dengar suara air sangat deras dari atas tebing, lalu tiba-tiba tanah dan batu runtuh menghantam tenda dan warung di bawahnya,” ujar Ikram.

Para penambang yang selamat berusaha menggali korban dengan alat manual, tetapi upaya penyelamatan memakan waktu hingga tiga jam. Ketika ditemukan, para korban sudah tidak bernyawa, diduga kehabisan oksigen akibat tertimbun material longsor.

Gunung Botak telah lama dinyatakan sebagai zona larangan bagi aktivitas tambang ilegal. Namun, fakta di lapangan berkata lain. Penambang tetap berdatangan, bahkan setelah aparat melakukan penyisiran dan menutup lokasi.

Rekam jejak bencana akibat tambang ilegal di Gunung Botak:

22/10/2020: Dua orang kakak-beradik tewas kehabisan oksigen di lubang galian tambang. 21/11/2022: Tiga penambang tewas tertimbun longsor, satu orang selamat. 04/06/2022: Satu penambang tewas akibat runtuhan tanah dan batu. 15/05/2024: Pengamat hukum menilai Polres Buru gagal melakukan penyisiran besar-besaran. 20/10/2024: Dua penambang ilegal tertangkap saat beraktivitas di Gunung Botak. Tambang ilegal ini bukan hanya merenggut nyawa, tetapi juga menghancurkan lingkungan dan diduga menjadi jalur masuk obat terlarang ke Kabupaten Buru.

Aparat Lalai atau Ada yang Bermain?

Keamanan Gunung Botak berada di bawah kewenangan Polres Buru dan Polda Maluku, dengan dukungan Kodim 1506/Namlea dan Kodam XVI/Pattimura. Beberapa kali Brimob diterjunkan untuk menertibkan lokasi, tetapi hasilnya selalu sama: penambang kembali datang setelah aparat mundur.

Pertanyaannya, apakah ini hanya kelalaian, atau ada pembiaran yang disengaja?

Dugaan bahwa ada oknum yang bermain di balik lemahnya pengawasan semakin menguat. Jika kepolisian benar-benar serius ingin memberantas tambang ilegal, mengapa hingga kini Gunung Botak masih dikuasai penambang liar?

Jangan Tunggu Korban Bertambah, Aparat Harus Bertindak!

Tragedi ini seharusnya menjadi alarm keras bagi pemerintah dan aparat keamanan. Berapa nyawa lagi yang harus melayang sebelum ada tindakan konkret?

Pihak kepolisian telah mengimbau agar seluruh aktivitas tambang ilegal di Gunung Botak dihentikan. Namun, tanpa penegakan hukum yang tegas dan berkelanjutan, imbauan itu tidak lebih dari sekadar retorika.

Masyarakat kini menunggu apakah pemerintah dan aparat benar-benar berani menutup Gunung Botak dari tambang ilegal, atau tragedi seperti ini akan terus berulang? Kabiro buru

(M Masuku)

Peduli Sesama, Angie Natesha Goenadi Go S.Ked.M.HI Gerak Cepat Bantu Korban Banjir Dayeuhkolot

YUTELNEWS.com | Curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir bandang dibeberapa wilayah di Kecamatan Dayeuhkolot Banyak warga yang menjadi korban akibat fenomena alam ini.

Mendapat informasi bencana yang melanda warga wilayah kecamatan Dayeuhkolot, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dari Fraksi PDI Perjuangan Angie Natesha Goenadi Go S.Ked.M.HI , bergerak cepat untuk membantu.korban banjir bersama tim bergegas menyalurkan bantuan berupa keperluan bayi, makanan siap saji, air minum dan air bersih kepada warga terdampak banjir di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Sabtu (08/03/2025).

Pada kesempatan tersebut, Angie Natesha menyampaikan keprihatinannya terhadap musibah yang menimpa warga. Ia berharap warga tetap bersabar dan tetap kuat dalam menghadapi bencana ini.

“Kami akan selalu siap untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan. Saya mengajak semua pihak untuk bergotong royong membantu masyarakat menghadapi musibah ini,” cetus Anggota DPRD Angie dari Partai PDI P ini.

Pada kesempatan yang sama,Angie Natesha mengungkapkan pihaknya berupaya keras untuk membantu masyarakat yang musibah korban banjir.

Ia pun berharap pemerintah daerah serius dalam menyikapi musibah korban banjir ini dengan memantapkan upaya mitigasi karena bencana bisa terjadi kapan dan dimana saja.

“Saya harap pemerintah serius dengan masalah bencana banjir ini. dan menekankan meminta kepada pemkab untuk segera memberikan bantuan dan mencari solusi banjir yg hampir selalu datang tiap turun hujan.

Lebih lanjut ,Saya meminta pemkab bisa memberikan bantuan kepadawarga yang terdampak banjir terutama bahan makanan, karena banyak kepala keluarga yang tidak bisa mencari nafkah dgn adanya banjir ini, selain itu saya juga meminta pemkab bandung untuk membuat solusi nyata penanganan banjir ini yang hampir pasti terjadi setiap turun hujan lebat. “Harusnya pemkab sudah bisa membuat mitigasi plan atas banjir yg rutin terjadi ini,” pungkasnya.

(Yans)

Bupati Dadang Supriatna Peduli Dampak Korban Banjir Warga Babakan Leuwi Bandung RW 01 Terdampak Parah

YUTELNEWS.com | Banjir besar kembali melanda wilayah Kecamatan Dayeuhkolot dan sekitarnya, terutama di Kampung Babakan Leuwi Bandung Rw 01, Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Genangan air yang cukup tinggi menyebabkan ratusan warga kesulitan beraktivitas dan membuat banyak rumah terendam.

Banjir kali ini berdampak luas, dengan 325 kepala keluarga (KK) dan lebih dari 1.050 jiwa di enam RT yang mengalami kesulitan. “Banyak warga terpaksa bertahan di rumah mereka yang tergenang air, sementara akses keluar masuk kawasan tersebut menjadi terbatas.

Melihat kondisi yang semakin memprihatinkan, Bupati Bandung, Dr.HM Dadang Supriatna, merespons cepat dengan mengirimkan bantuan mesin pompa sedot air untuk membantu mengatasi genangan yang masih tinggi. Bantuan ini disalurkan melalui tokoh masyarakat Dayeuhkolot, Tri Rahmanto, yang turun langsung ke lokasi banjir untuk menyerahkan alat tersebut kepada Ketua RW 01, Yomi. Sabtu 08/03/2025.

Ketua RW 01, Yomi, menyampaikan dengan rasa ucap syukur dan ucapkan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, mesin pompa sedot air ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses penyedotan air, sehingga warga bisa segera kembali beraktivitas.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan ini dari pa bupati Dadang Supriatna. Dengan adanya mesin pompa sedot air, kami berharap genangan bisa cepat surut dan warga tidak lagi terjebak dalam kondisi sulit,” ujar ketua Rw 01,Yomi.

Banjir di wilayah kecamatan Dayeuhkolot memang menjadi permasalahan tahunan yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi. Warga berharap, selain bantuan darurat, akan ada solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan banjir yang terus berulang.

Semoga bantuan mesin pompa sedot yang telah diberikan dapat meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan di kawasan terdampak,” tukasnya.

(Yans)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.