Oknum Penggalas Ikan di Kec Lahewa Jualan di Sembarang Tempat, Ketua DPW Ormas LIBAS Kepni, Minta Kasat Pol PP Nias Utara Tindak Tegas

NEWS130 Dilihat

YUTELNews.com | Tempat Penjualan Ikan (TPI ), di kecamatan lahewa Nias Utara telah di bangun oleh pemerintah kabupaten Nias Utara, namun beberapa oknum Penggalas ikan masih berjualan di sembarang tempat.

Serius Jaya Nazara Ketua Ormas Light Independent Bersatu (LIBAS) Kepulauan Nias yang di ambil tanggapanya oleh awak media ini, menyampaikan bahwa dirinya sangat mengecam tindakan para oknum Penggalas Ikan di kecamatan lahewa yang berjualan di sembarang tempat.

“Kita sangat mengecam tindakan oknum-oknum Penggalas Ikan khususnya di ibu kota Lahewa yang berjualan di sembarang tempat, karena hal ini sangat berpotensi hadirnya kecemburuan sosial diantara para Penggalas Ikan, yang bisa menimbulkan hal hal yang tidak inginkan,” Terangnya.

Ketua Ormas LIBAS itu menambahkan bahwa beberapa bulan yang lalu, kita pernah menyoroti hal ini, dan bahkan sudah kita sampaikan secara lisan kepada Satpol PP Nias Utara, namun kegiatan penertiban para Penggalas Ikan di kecamatan lahewa, terpantau penertibannya kunang kunang malam.

“Dalam waktu dekat kita akan bersurat kepada Bupati Nias Utara Cq. Kasatpol PP, untuk melaksanakan Razia secara Rutin terhadap para Penggalas Ikan di Kecamatan Lahewa, untuk menghindari hal hal yang tidak inginkan diantara para Penggalas Ikan, karena TPI telah di bangun oleh Pemda Nias Utara,”Pungkasnya.

Di tempat terpisah salah seorang Penggalas Ikan di kecamatan lahewa yang meminta awak media tidak menuliskan identitas dalam artikel pemberitaan ini, mengutarakan kekesalannya atas semberautnya para beberapa oknum oknum sesama Penggalas Ikan di kecamatan lahewa, yang berjualan di sembarang tempat.

“Kami meminta agar pihak pihak terkait, Pemda Nias Utara ( Satpol PP ), Kepolisian ( Polsek Lahewa) untuk menindak tegas para oknum oknum para Penggalas Ikan berjualan pada tempat yang telah di sediakan oleh Pemda Nias Utara, karena kami sama sama cari makan istri anak anak kami, karena jika di biarkan hal ini, maka tidak terpungkiri akan terjadi hal hal yang tidak kita inginkan karena hadirnya kecemburuan sosial diantara kami,”Harapnya.

Awak media mencoba mengkonfirmasi hal ini, kepada Pemda Nias Utara, melalui Kasatpol PP Nias Utara, namun sampai berita ini, ditayangkan belum bisa terkonfirmasi, tetapi awak media terus berusaha mengkonfirmasi hal ini kepada pihak pihak terkait.

(Musyawarah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *