Vixion vs Revo: Maut di Sanggau, 2 Remaja Sekarat

Tragedi di Jembatan Suban: Dua Remaja Tewas Akibat Kecelakaan Maut

Sanggau, Kalimantan Barat – Senja yang seharusnya diisi dengan kehangatan keluarga berubah menjadi duka mendalam di Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. Sebuah insiden lalu lintas tragis merenggut nyawa dua remaja belia, HM (15) dan ARM (12), di kawasan Jembatan Suban, Jalan Lintas Malindo, pada Senin, 1 Juni 2026, sekira pukul 16.00 WIB. Peristiwa nahas ini menambah daftar panjang peringatan akan pentingnya keselamatan berkendara, terutama bagi generasi muda.

Kecelakaan yang melibatkan dua unit sepeda motor ini terjadi di atas jembatan yang menjadi salah satu urat nadi transportasi vital bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Detail kronologis yang berhasil dihimpun menunjukkan bahwa insiden ini bermula dari upaya mendahului yang berujung fatal.

Rangkaian Peristiwa yang Berujung Petaka

Menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika IS (36), seorang warga Dusun Balai Karangan III, mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion berwarna merah tanpa nomor polisi, melaju dari arah Dusun Balai Karangan III menuju Dusun Paus. Saat mendekati Jembatan Suban, IS berniat untuk berbelok ke area pencucian kendaraan yang terletak di sekitar jembatan.

Pada saat yang hampir bersamaan, dari arah yang sama, melaju pula sepeda motor Honda Revo X berwarna merah hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai oleh HM (15), yang berboncengan dengan ARM (12). Keduanya merupakan warga Kecamatan Sekayam. Dugaan kuat mengarah pada kecepatan tinggi yang dikendarai oleh HM saat berusaha mendahului kendaraan lain yang berada di depannya.

Namun, situasi tersebut menjadi genting ketika ruang gerak yang tersedia untuk mendahului ternyata terlalu sempit. Diduga kuat, pengendara Honda Revo X, HM, kehilangan kendali atas laju kendaraannya. Dalam hitungan detik yang menegangkan, sepeda motor yang dikendarainya menghantam keras pembatas Jembatan Suban.

Dampak benturan yang sangat keras ini mengakibatkan konsekuensi yang mengerikan. ARM, yang duduk di posisi paling belakang, terpental jatuh ke bawah jembatan. Sementara itu, HM terlempar ke badan jalan. Keduanya mengalami luka parah yang sangat serius dan diduga meninggal dunia seketika di lokasi kejadian, bahkan sebelum sempat menerima pertolongan medis.

Sementara itu, pengendara Yamaha Vixion, IS, dilaporkan hanya mengalami luka ringan, berupa rasa nyeri pada kaki kanan dan beberapa lecet di siku kanannya. Kondisinya tidak separah kedua remaja yang menjadi korban tewas dalam insiden ini.

Respons Cepat Pihak Kepolisian

Mengetahui adanya laporan mengenai kecelakaan tersebut, personel Piket Regu II dari Polsek Sekayam segera bergerak cepat menuju lokasi. Tim kepolisian tidak hanya bertugas untuk mengevakuasi para korban, tetapi juga mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan lanjutan. Selain itu, pengaturan lalu lintas dilakukan untuk mengurai kemacetan yang mulai timbul akibat insiden tersebut.

Seluruh korban kemudian dibawa menuju Puskesmas Balai Karangan untuk dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut. Pihak kepolisian juga segera melakukan olah TKP secara menyeluruh, mengumpulkan keterangan dari para saksi mata, serta mengamankan sejumlah barang bukti yang relevan dengan peristiwa kecelakaan ini.

Imbauan Keselamatan Berkendara

Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno, secara resmi membenarkan terjadinya kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua nyawa tersebut. Beliau menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Lebih dari itu, beliau juga menekankan pentingnya kesadaran dan kedisiplinan dalam berkendara bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan kendaraan, memperhatikan kondisi lalu lintas di depan, serta mengedepankan kehati-hatian saat mendahului kendaraan lain,” tegas AKP Dr. Sutikno.

Ia melanjutkan bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Setiap pengendara, tanpa terkecuali, harus selalu memperhatikan jarak aman dengan kendaraan lain, kondisi jalan yang dilalui, serta situasi lalu lintas secara keseluruhan sebelum memutuskan untuk melakukan manuver apapun. Tindakan pencegahan ini sangat krusial untuk meminimalkan potensi risiko terjadinya kecelakaan.

Lebih lanjut, Kapolsek Sekayam juga memberikan imbauan khusus kepada para orang tua. Ia mendorong agar mereka meningkatkan perhatian dan pengawasan terhadap anak-anak serta para remaja yang sudah diperbolehkan atau bahkan belum diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor. Pengawasan yang ketat diharapkan dapat mencegah remaja terjerumus dalam kebiasaan berkendara yang membahayakan.

Tragedi di Jembatan Suban ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Disiplin berlalu lintas dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku adalah kunci utama untuk menjaga keselamatan diri sendiri dan orang lain di jalan raya.

Poin-Poin Penting dari Insiden Jembatan Suban:

  • Lokasi dan Waktu: Kecelakaan maut terjadi di Jembatan Suban, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, pada Senin, 1 Juni 2026, sekitar pukul 16.00 WIB.
  • Korban Jiwa: Dua remaja, HM (15) dan ARM (12), tewas di tempat kejadian akibat luka parah. Pengendara Yamaha Vixion, IS (36), hanya mengalami luka ringan.
  • Penyebab Dugaan: Kecelakaan diduga kuat terjadi saat Honda Revo X yang dikendarai HM mencoba mendahului kendaraan lain, namun kehilangan kendali dan menabrak pembatas jembatan.
  • Dampak Benturan: ARM terpental ke bawah jembatan, sementara HM terlempar ke badan jalan. Keduanya meninggal sebelum sempat mendapat penanganan medis.
  • Imbauan Polisi: Kapolsek Sekayam mengimbau masyarakat untuk memprioritaskan keselamatan berkendara, mengatur kecepatan, berhati-hati saat mendahului, dan meningkatkan pengawasan terhadap remaja pengguna kendaraan bermotor.

Bunga Deposito Rupiah Turun April 2026, Valas Tetap Menggiurkan

Suku Bunga Simpanan Perbankan Mulai Melandai, Namun Masih Bervariasi

JAKARTA – Memasuki kuartal pertama tahun 2026, industri perbankan di Indonesia mulai memperlihatkan geliat penurunan suku bunga simpanan. Meskipun tren ini baru terasa terbatas, data dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) per April 2026 mengindikasikan adanya pergeseran, meskipun pola penurunannya tidak seragam di seluruh kelompok bank.

Perbedaan tren ini sangat dipengaruhi oleh klasifikasi bank berdasarkan modal inti (KBMI). Kelompok bank dengan modal inti kuat, yaitu KBMI 1 dan KBMI 4, tercatat berhasil menurunkan suku bunga simpanan mereka. Masing-masing kelompok ini mengalami penurunan sebesar 4 basis poin (bps). Untuk KBMI 1, suku bunga simpanan turun menjadi 3,78%, sementara KBMI 4 mencatat penurunan menjadi 2,86%.

Namun, situasi berbanding terbalik terjadi pada kelompok bank lainnya. Suku bunga simpanan di KBMI 2 justru menunjukkan tren kenaikan tipis, yaitu sebesar 3 bps, mencapai level 3,5%. Demikian pula, KBMI 3 juga mencatat kenaikan sebesar 3 bps, dengan suku bunga simpanan mencapai 3,50%.

Laporan LPS menguraikan bahwa kondisi suku bunga simpanan perbankan saat ini pada intinya mencerminkan kelanjutan kompetisi dalam menghimpun dana. Hal ini terjadi di tengah distribusi likuiditas yang belum merata di pasar.

Menatap ke depan, LPS memproyeksikan arah suku bunga simpanan perbankan akan cenderung stabil. Meskipun demikian, ruang untuk penurunan masih terbuka, meskipun diperkirakan terbatas.

Lebih lanjut, LPS memperkirakan bahwa tren suku bunga simpanan akan tetap bervariasi antar kelompok bank. Variasi ini dipicu oleh beberapa faktor krusial, antara lain:

  • Kebutuhan Likuiditas: Setiap kelompok bank memiliki kebutuhan likuiditas yang berbeda-beda, tergantung pada skala operasi dan rencana bisnis mereka.
  • Strategi Penghimpunan Dana: Strategi yang diterapkan oleh masing-masing bank dalam menarik dana masyarakat akan sangat memengaruhi penetapan suku bunga simpanan.
  • Tingkat Kompetisi Pendanaan: Persaingan untuk mendapatkan dana, terutama dari segmen deposan besar, menjadi faktor penentu dalam merumuskan suku bunga yang kompetitif.

Suku Bunga Simpanan Valuta Asing (Valas) Tetap Tinggi

Di sisi lain, LPS juga mencatat tren rata-rata suku bunga simpanan dalam valuta asing (valas) di industri perbankan secara keseluruhan juga mengalami penurunan. Namun, penurunan ini sangat tipis, hanya sebesar 1 bps. LPS menekankan bahwa suku bunga simpanan valas ini “masih berada pada level yang cukup tinggi,” sebagaimana tertera dalam laporan Indikator Pasar Keuangan Mei 2026.

Analisis LPS menunjukkan bahwa tren suku bunga simpanan valas yang tinggi ini sebagian besar dipengaruhi oleh kebijakan bank milik negara (Himbara). Himbara masih mempertahankan suku bunga simpanan dalam bentuk valas pada level yang tinggi.

Kelompok bank lainnya, menurut LPS, belum memberikan respons yang signifikan terhadap suku bunga tinggi yang ditawarkan oleh Himbara untuk simpanan valas. Hal ini dikarenakan bank-bank lain cenderung mengambil sikap lebih berhati-hati dalam menentukan suku bunga simpanan valas mereka.

Meskipun demikian, LPS memprediksi bahwa suku bunga simpanan valas kemungkinan besar akan tetap bertahan pada level yang relatif tinggi. Beberapa katalis utama yang akan memengaruhi dinamika suku bunga ini meliputi:

  • Dinamika Suku Bunga Global: Perubahan suku bunga acuan di negara-negara besar dunia akan memiliki implikasi langsung terhadap suku bunga valas di Indonesia.
  • Volatilitas Nilai Tukar: Ketidakpastian dan fluktuasi nilai tukar mata uang asing juga menjadi faktor penting yang memengaruhi penetapan suku bunga simpanan valas.

Selain itu, LPS juga menyoroti preferensi masyarakat terhadap instrumen investasi berbasis valas. Di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terus membayangi, kecenderungan masyarakat untuk beralih ke instrumen valas dapat menjadi penentu utama arah suku bunga simpanan valas perbankan di masa mendatang.

Dalam konteks suku bunga simpanan yang masih tinggi ini, LPS melihat bahwa potensi penurunan biaya dana (cost of fund/CoF) bagi perbankan kemungkinan akan tertahan dalam jangka pendek. Ini berarti beban biaya yang ditanggung bank untuk menghimpun dana masih akan relatif tinggi, yang pada gilirannya dapat memengaruhi margin keuntungan bank.

Ada Apa di Balik Cut and Fill Tembesi? Pernah Ditutup, Kini Kembali Beraktivitas Tanpa Hambatan

Yutelnews.com / Aktivitas pemotongan bukit atau cut and fill yang diduga tidak mengantongi izin kembali menjadi sorotan publik. Kegiatan yang berlangsung di kawasan Jalan Trans Barelang Nomor 119, Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam itu disebut-sebut kembali beroperasi meski sebelumnya telah dilakukan penghentian aktivitas oleh Tim Penindakan Lingkungan dan Kehutanan pada 5 Mei 2026 lalu.

Fakta di lapangan menunjukkan alat berat masih beraktivitas melakukan pengerukan dan pemotongan kontur bukit Rabu Juni 2026, Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat mengenai efektivitas penegakan hukum terhadap aktivitas yang diduga melanggar aturan tersebut.

Ironisnya, lokasi yang berada tidak jauh dari belakang Markas Komando Satuan Brimob Polda Kepulauan Riau itu disebut telah beberapa kali menjadi perhatian aparat maupun instansi terkait. Namun hingga kini aktivitas yang diduga ilegal tersebut masih terus berlangsung tanpa hambatan berarti.

Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media dari berbagai sumber, aktivitas pemotongan bukit tersebut belum memiliki legalitas lengkap sebagaimana yang dipersyaratkan dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Meski demikian, kegiatan pengerukan tanah dan pemindahan material terus berlangsung secara terbuka.

Situasi ini memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat. Sejumlah pihak mempertanyakan mengapa lokasi tersebut seolah tidak tersentuh tindakan tegas, padahal sebelumnya telah dilakukan penghentian operasional oleh tim penindakan.

Bahkan, muncul dugaan bahwa aktivitas tersebut memiliki keterkaitan dengan oknum tertentu yang memiliki pengaruh sehingga proses penegakan hukum dinilai tidak berjalan maksimal. Namun hingga berita ini diterbitkan, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait.

Awak media kemudian melakukan konfirmasi kepada pihak Direktorat Pengamanan (Ditpam) yang membidangi penindakan lahan di Kota Batam terkait aktivitas yang kembali berlangsung di lokasi tersebut.

Dalam keterangannya, pihak Ditpam membenarkan bahwa lokasi tersebut sebelumnya telah dilakukan penutupan karena tidak memiliki legalitas, izin yang memadai.

“Lokasi sudah pernah ditutup karena tidak mempunyai izin legalitas. Orangnya bandel,” ujar salah satu petugas Ditpam saat dikonfirmasi awak media.

Pernyataan tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa aktivitas yang saat ini berlangsung merupakan kegiatan yang sebelumnya telah mendapat tindakan penghentian dari instansi berwenang.

Publik kini menunggu langkah konkret dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait untuk memastikan aturan benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu. Sebab, jika benar aktivitas tersebut kembali berjalan setelah sebelumnya ditutup, maka hal itu dapat menimbulkan pertanyaan serius mengenai wibawa hukum dan efektivitas pengawasan pemerintah di lapangan.

Di sisi lain, pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, diketahui telah berulang kali menekankan pentingnya penertiban aktivitas pertambangan maupun cut and fill ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan merugikan negara.

Karena itu, masyarakat berharap aparat penegak hukum, termasuk institusi kepolisian, dapat melakukan pengecekan dan investigasi menyeluruh terhadap aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum maupun keterlibatan oknum tertentu, maka penindakan diharapkan dilakukan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, aktivitas pemotongan bukit tanpa izin juga dapat mengancam keselamatan masyarakat sekitar, memicu longsor, mengubah tata ruang wilayah, serta berdampak pada ekosistem yang ada.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola maupun penanggung jawab kegiatan di lokasi pemotongan bukit tersebut belum memberikan keterangan resmi terkait legalitas usaha maupun aktivitas yang masih berlangsung. Awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi guna memenuhi prinsip keberimbangan dan akurasi informasi.

Kasus ini pun menjadi ujian bagi komitmen aparat dan pemerintah dalam menegakkan hukum secara adil, terutama terhadap aktivitas yang diduga berlangsung tanpa dasar hukum yang sah dan telah berulang kali menjadi sorotan publik.

Penulis: N.Z

Gold Coast Internasional Ferry Terminal Bengkong Menarik Konektivitas Penumpang Lintas Negara, Dukung Event Family Rally Wisata

YUTELNEWS.com / Beberapa Pimpinan Media Online kunjungan silaturahmi di Pelabuhan Gold Coast Internasional Ferry Terminal Bengkong. Beberapa poin penting terkait keunggulan pelabuhan tersebut. Selasa, 2 Juni 2026

Demi Kemajuan dan Kesejahteraan Bersama membangun Pariwisata Batam, Gold Coast Internasional Ferry Terminal Bengkong dukung  Meeting Point & Finish Gold Coast IFT Bengkong dalam Even Family Really Wisata 2026 pada tanggal 4 Juni 2026 yang akan digelar di Pasifik.

Dalam event ini mengangkat “Motto membangun prestasi, Menyatukan Bangsa dan Memajukan Batam”,Turnamen Sepak Bola internasional untuk Usia Muda.

Dukungan Pemko Batam pada event Family Rally Wisata

Pihak manajemen Gold Coast Internasional Ferry Terminal Bengkong melalui Bapak Rusli menyatakan, 5 point penting dalam wawancara pihak management pelabuhan bengkong.

1. Menarik wisatawan asing dari luar untuk masuk ke Batam hingga 78 % sementara dari lokal (Batam) hanya sekitar 25 %

2. Pelayanan yang serba Cepat

3. Perkapalan yang Serba Baru

4. Harga tiket yang sangat terjangkau (murah)

5. Tingkat Keamanan dan Kebersihan Terjamin

Rusli juga sangat termotivasi dengan Bapak ABI bahwa

Kehadiran Gold Coast International Ferry Terminal akan menjadi gerbang baru konektivitas penumpang lintas negara untuk mendukung pariwisata internasional di Kepri. Nantinya, pelabuhan ini akan melayani rute Batam (Indonesia)–Stulang Laut (Malaysia), dengan operator kapal Dolphin Ferry.

“Dan karena start dan finishnya di Gold Coast, tentu titik2 wisata di Colden City Bengkong dimasukkan sbg titik singgah dalam rute rally wisata, Tangg 4 Juni itu Launchingnya. Eventnya nanti 21-23 Agustus 2026, Peserta Family Rally Wisata nanti dari Malaysia dan Singapura dan terbuka juga untuk peserta lokal,” terangnya.

/Tim

DPRD Kota Batam Meminta DLH Serius Perketat Pengawasan Lapangan

YUTELNEWS.com/ DPRD Kota Batam menyoroti persoalan pengelolaan sampah di Kota Batam yang dinilai belum berjalan optimal. Salah satu perhatian utama adalah masih maraknya tempat pembuangan sampah (TPS) liar di sejumlah titik kota.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Batam, Arlon Veristo, meminta Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam lebih serius memperketat pengawasan di lapangan, terutama terhadap titik-titik yang kerap menjadi lokasi pembuangan sampah ilegal.

“Sekarang kan sudah ada pengawas lapangan. Mereka harus aktif dan tegas menjalankan fungsi pengawasan sesuai tugasnya,” kata Arlon, Kamis (28/5).

Menurutnya, keberadaan TPS liar bukan persoalan baru karena titik lokasinya cenderung berulang dan mudah dipetakan. Karena itu, pengawasan dinilai seharusnya bisa dilakukan lebih maksimal.

“Lokasi TPS liar itu selalu muncul di titik tertentu. Artinya, titik itu harus benar-benar diawasi supaya warga tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.

Arlon juga meminta DLH mengevaluasi petugas pengawas lapangan yang dianggap tidak menjalankan tugas secara optimal.

“Kalau pengawas lapangan tidak bisa bekerja, lebih bagus diganti. Bila perlu dipecat saja,” katanya.

Kritik Sistem Pengelolaan Sampah di TPA Punggur

Selain soal TPS liar, Komisi III DPRD Batam turut mengkritik sistem pengelolaan sampah di TPA Punggur yang masih menggunakan metode landfill atau timbun tanam.

Arlon menilai metode tersebut tidak lagi efektif sebagai solusi jangka panjang mengingat volume sampah di Batam terus meningkat setiap tahun.

“Sampah di TPA itu harus dicarikan solusi. Jangan lagi hanya timbun tanam. Harus dipikirkan bagaimana sampah yang terkumpul bisa diurai atau diolah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti belum terlihatnya perbaikan signifikan meski anggaran pengelolaan sampah tahun 2026 telah berjalan hampir lima bulan. (*) /Sumber Batampos

Pimpinan DPRD Kota Batam Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-54 kepada Plh Wali Kota Batam Li Claudia Chandra

YUTELNEWS.com/Pimpinan DPRD Kota Batam menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-54 kepada Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, secara langsung saat menghadiri majelis syukuran ulang tahun yang digelar di ruang kerja Li Claudia, Senin (25/5/2026) siang.

Ucapan selamat tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin, Wakil Ketua I DPRD Haji Aweng Kurniawan, Wakil Ketua II DPRD Budi Mardiyanto SE MM, serta Wakil Ketua III Muhammad Yunus Muda SE. Keempat pimpinan DPRD hadir bersama-sama memberikan doa dan harapan terbaik kepada Li Claudia Chandra yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Batam dan Wakil Kepala BP Batam, serta saat ini dipercaya sebagai Plh Wali Kota Batam.

Dalam kesempatan itu, pimpinan DPRD Kota Batam juga menyerahkan cinderamata berupa karikatur unik Li Claudia Chandra serta bunga mawar merah sebagai bentuk perhatian dan apresiasi di hari bahagianya.

Ketua DPRD Kota Batam Haji Muhammad Kamaluddin mewakili pimpinan DPRD menyampaikan doa dan harapan agar Li Claudia Chandra senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas kepemimpinan di Kota Batam.

“Semoga Ibu Li Claudia selalu diberi kesehatan, dimudahkan segala urusan dalam memimpin Kota Batam serta diberkati dalam setiap langkahnya,” ungkap Kamaluddin.

Suasana syukuran berlangsung hangat dan penuh keakraban. Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah pejabat dari Pemerintah Kota Batam dan BP Batam yang turut memberikan ucapan selamat dan doa terbaik kepada Li Claudia Chandra di momen ulang tahunnya.(*)

JPKP dan TEAM LIBAS Kepri Apresiasi Ombudsman Kepri di Mediasi Pasien dengan Pihak RS Bunda Halimah Batam

YUTELNEWS.com /Batam Kepulauan Riau – Rumah Sakit Hajjah Bunda Halimah Batam mengundang keluarga pasien serta pihak terkait dalam pertemuan tindak lanjut penyelesaian atas laporan yang disampaikan terkait pelayanan rumah sakit. Pertemuan ini dilaksanakan pada 26 Mei 2026.

Proses ini merupakan kelanjutan dari mediasi sebelumnya yang telah berlangsung pada 7 Mei 2026 di Kantor Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, yang saat itu belum menghasilkan kesepakatan karena keluarga pasien menolak penyelesaian yang disampaikan oleh pihak rumah sakit.

Pertemuan dihadiri langsung oleh Bapak Dr. Lagat Parroha Patar Siadari S.E. M.H. selaku Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, serta Bapak Arif Budiman selaku Asisten Muda Keasistenan Pemeriksaan dan tim, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Batam, Direktur dan manajemen rumah sakit, serta keluarga pasien selaku pihak pelapor.

Saat Mediasi Berlangsung dengan Pihak RS, Dinas Kesehatan dan Ombudsman Kepri

Dalam pertemuan tersebut, pihak rumah sakit menyampaikan permohonan maaf secara langsung di hadapan Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau dan Dinas Kesehatan Kota Batam, serta berkomitmen untuk memperbaiki sistem dan manajemen pelayanan ke depan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Keluarga pasien menerima permohonan maaf tersebut, namun menegaskan agar komitmen perbaikan benar-benar dilaksanakan di lapangan.

Keluarga pasien memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Kepulauan Riau, Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) DPW KEPRI, serta Organisasi LIBAS (Light Independent Bersatu) DPW Kepulauan Riau atas segala perhatian, dukungan, pendampingan, dan pengawalan yang telah diberikan sehingga permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik dan adil.

Apresiasi juga disampaikan kepada Direktur dan manajemen rumah sakit atas itikad baik serta komitmen perbaikan layanan, serta kepada Dinas Kesehatan Kota Batam atas kehadirannya dalam pertemuan tersebut.

Melihat langkah-langkah positif yang telah dilakukan, keluarga pasien memutuskan penyelesaian permasalahan ini cukup di daerah saja.

Sebagai bentuk penghargaan, pihak rumah sakit menyerahkan sertifikat apresiasi atas kepedulian dan masukan yang membangun terhadap peningkatan mutu pelayanan. /Tim Red

Perwakilan JPKP dan TEAM LIBAS Kepri saat serahkan Penghargaan

Wakil DPRD Batam Nilai Investasi Ai Data Center Perkuat Daya Saing Daerah

YUTELNEWS.com /Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aweng Kurniawan menilai investasi pembangunan AI data center melalui kerja sama antara PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam dapat memperkuat daya saing investasi daerah.

Aweng mengatakan proyek AI data center dengan nilai investasi mencapai 5 miliar dolar Amerika Serikat tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan sektor digital di Kota Batam.

“Kita sangat apresiasi dan ini menunjukkan peran besar PLN Batam dalam ikut mendorong pertumbuhan investasi sektor digital di Kota Batam,” kata dia.

Ia menyebutkan investasi pusat data berbasis kecerdasan buatan itu menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai salah satu kawasan investasi unggulan di Indonesia.

Ia juga berharap sinergi antara PLN Batam, Pemerintah Kota Batam, BP Batam, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat untuk meningkatkan pelayanan dan daya saing investasi daerah.

“Sinergi yang baik antara PLN Batam, pemerintah daerah, BP Batam, dan seluruh stakeholder sangat penting agar pelayanan terus meningkat dan daya saing investasi Kota Batam semakin kuat,” ujarnya.

Selain mendorong pertumbuhan ekonomi, lanjut dia, investasi sektor digital tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan memperkuat Batam sebagai pusat investasi digital dan teknologi di kawasan. /*

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Apresiasi PJBTL PLN Batam–EGS AI Data Center, Nilainya Capai USD 5 Miliar

YUTELNEWS.com /Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan dari Fraksi Partai Gerindra, menghadiri acara Penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) antara PT PLN Batam dan PT Equator Gate System Batam (EGS AI Data Center) dengan total nilai investasi mencapai USD 5 miliar, yang digelar di PLN Batam, Batam Center, Senin (25/5/2026).

Penandatanganan perjanjian tersebut dilakukan langsung oleh Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, dan turut disaksikan oleh Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, serta sejumlah unsur Forkopimda dan stakeholder terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Kota Batam, Haji Aweng Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya PJBTL tersebut yang dinilainya sebagai langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan investasi sektor digital di Kota Batam.

“Kita sangat apresiasi dan ini menunjukkan peran besar PLN Batam dalam ikut mendorong pertumbuhan investasi sektor digital di Kota Batam,” ungkapnya.

Menurut beliau, kehadiran investasi besar di sektor pusat data berbasis kecerdasan buatan (AI Data Center) menjadi sinyal positif bagi perkembangan ekonomi Batam, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu kawasan investasi unggulan di Indonesia.

Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Haji Aweng Kurniawan dari Fraksi Partai Gerindra juga berharap PLN Batam terus meningkatkan kinerja dan memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kota Batam, BP Batam, serta seluruh unsur Forkopimda dan stakeholder terkait guna mendorong pelayanan yang semakin baik dan meningkatkan daya saing investasi Kota Batam.

“Sinergi yang baik antara PLN Batam, pemerintah daerah, BP Batam, dan seluruh stakeholder sangat penting agar pelayanan terus meningkat dan daya saing investasi Kota Batam semakin kuat,” ujarnya.

Beliau menambahkan, investasi di sektor digital seperti ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat Batam sebagai pusat investasi digital dan teknologi di kawasan.(*)

Menjelang Idul Adha, Diminta Aktivitas Gelper di SNL Tj. Uma Dihentikan

YUTELNEWS.com /Aktivitas Gelanggang Permainan (Gelper) jenis ketangkasan di Sky Game yang berlokasi di lantai 2 SNL Food Tanjung Uma kecamatan Lubuk Baja Kota Batam sudah sepatutnya menjadi perhatian DPM –PTSP Provinsi Kepulauan Riau bersama Aparat Penegak Hukum (APH), khususnya pihak Kepolisian Polda Kepri untuk memastikan dokumen perizinannya hingga tidak adanya unsur judi dalam permainan tersebut.

Dari pantauan dan investigasi media ini beberapa waktu yang lalu di gelanggang permainan Sky Game, bahwa lokasi tersebut dipenuhi ratusan berbagai jenis mesin gelper, antara lain mesin tembak ikan, Jacpot, Game Spinner dan Doraemon yang dipadati para pemain dari orang dewasa hingga anak – anak.

Sementara itu, Salah seorang sumber media ini yang enggan dipublikasikan namanya mengatakan, Bahwa gelper Sky Game masih hitungan bulan buka, namun saya lihat ini yang terbesar di Kota Batam.

“Kita berharap kepada DPM-PTSP Provinsi Kepri dan pihak Kepolisian Polda Kepri segera meninjau langsung terkait perizinannya, sehingga tidak menimbulkan opini di tengah – tengah masyarakat nantinya”Ucapnya pada media ini.

Ironisnya, di lokasi tersebut tidak adanya ruangan khusus tempat merokok, sehingga akan berdampak bagi pemain tidak perokok, kususnya kepada anak – anak saat di bawa orang tuanya menikmati permainan gelper tersebut.

Hingga berita ini dipublish, Diminta Kepala DPM-PTSP Provinsi Kepulauan Riau, Kabid Humas Polda Kepri, Pemko Batam, dan juga Wakil Rakyat untuk menutup Arena tersebut menjelang bulan Idul Adha. /Tim

Tragis. Anak Tunggal Meninggal Dunia Jadi Korban Penikaman di Tulumbaho Sogae’adu   

YUTELNEWS.com | NIAS – Kabar duka menyelimuti warga Desa Tulumbaho, Kecamatan Sogae’adu, Kabupaten Nias, pasca terjadinya peristiwa penikaman yang menewaskan seorang pemuda pada hari Senin, 25 Mei 2026

Korban yang diketahui bernama inisial J. Buaya, merupakan anak satu-satunya dalam keluarga tersebut. Berdasarkan keterangan warga setempat, peristiwa nahas ini terjadi di lokasi Warung milik Agustinus Lawolo atau yang akrab disapa Ama Tiara.

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat adanya keributan atau perkelahian antar pemuda di lokasi tersebut. Dengan niat baik, korban berusaha melerai dan memisahkan teman-temannya yang sedang bertikai. Namun, alih-alih menghentikan masalah, korban justru menjadi sasaran kekerasan dan mengalami luka tikaman tepat di bagian dada.

Dalam kondisi terluka parah, korban segera dilarikan ke Puskesmas Gido untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong lagi. Sesampainya di Puskesmas, korban dinyatakan telah menghembuskan nafas terakhir.

Keluarga dan kerabat sangat berduka cita mendengar kepergian korban. Dikenal sebagai anak tunggal, korban digambarkan sebagai sosok yang sangat baik hati, sopan, dan ramah terhadap siapa saja.

“Kami sangat kehilangan, dia anak yang baik dan selalu santun kepada orang lain,” ujar salah satu kerabat dengan nada sedih.

Pihak keluarga memohon kepada aparat penegak hukum agar kasus ini segera ditangani dan ditindak tegas. Mereka juga meminta agar pelaku yang telah mengambil nyawa anaknya dapat segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku.

Menanggapi kejadian tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Gido telah turun langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna melakukan olah tempat kejadian dan pengumpulan bukti. Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian masih terus melakukan upaya pengejaran dan pencarian terhadap pihak pelaku yang masih melarikan diri.

Y,z

 

Wagub Bali Minta Ormas Madas Nusantara Dapat Menjaga Toleransi dan Ikut Bangun Bali

YUTELNEWS.com /Wakil Gubernur Propinsi Bali, I Nyoman Giri Prasta minta Ormas Masyarakat Madura Asli Nusantara (Madas Nusantara) di Bali dapat menjaga toleransi serta turut membangun Bali dengan mengjawantahkan dan menyukseskan visi Nangun Sad Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru.

“Titiang menyambut baik kehadiran Ormas Madas Nusantara di Bali. Diharapkan Madas Nusantara jangan hanya menjadi organisasi yang ada di atas kertas. Jadilah organisasi yang hidup, yang bergerak di tengah masyarakat, yang hadir memberikan solusi saat ada kesulitan, dan yang menjadi garda terdepan dalam merawat toleransi,” tegas I Nyoman Giri Prasta dalam sambutannya di Bali.

Pesan-pesan moral dan himbauan itu disampaikan Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta saat pelantikan pengurus DPW Madas Nusantara Propinsi Bali di Gedung PWI Bali, Minggu (17/05/2026). Pelantikan pengurus DPW Madas Nusantara Bali dilakukan oleh Ketum Madas Nusantara, Drs.KRH.HM.Jusuf Rizal, SH,SE,M.Si dan dihadiri Forkopimda Bali, seperti Kesbangpol, DPRD Bali, Tokoh Masyarakat. Ketua DPW Madas Nusantara Bali adalah Abdul Majid.

Lebih lanjut Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta mengatakan Madas Nusantara memiliki peran strategis sebagaimana tertuang dalam beberapa pilar Sad Kerthi yaitu.

Atma Kerthi, setiap anggota Madas Nusantara adalah duta budaya Madura yang kehadirannya akan dinilai dan dirasakan oleh masyarakat Bali. Setiap anggota Madas Nusantara harus menunjukkan perilaku yang jujur, santun, bertanggung jawab, dan menghormati adat dan tradisi setempat.

Jana Kerthi, Madas Nusantara harus menjadi pelindung nyata bagi hak-hak warganya, menjadi suara yang lantang ketika ada ketidakadilan, dan menjadi jembatan yang menghubungkan warga dengan sumber daya yang menjadi hak mereka.

Jagat Kerthi, tercermin ketika Madas Nusantara berhasil menjaga harmoni antara komunitas Madura dan krama Bali. Ketika warga Madura ikut merawat alam dan budaya Bali, ketika persaudaraan lintas suku dan agama tumbuh subur di tanah ini.

“Dengan menanamkan dan menghidupi nilai Sad Kerthi, Madas Nusantara tidak hanya menjadi organisasi suku yang mengurus kepentingan internal warganya, tetapi ia juga akan tumbuh menjadi kekuatan moral yang berkontribusi nyata pada peradaban Bali secara keseluruhan,” tegas Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta yang dibacakan Kesbangpol Propinsi Bali, Aditiana.

Menurut Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta jika menelusuri lorong waktu sejarah, hubungan antara masyarakat Madura dan Bali bukanlah hubungan yang baru kemarin sore. Ia adalah hubungan yang telah teruji oleh zaman, hubungan yang dibangun di atas fondasi rasa saling hormat dan saling membutuhkan. Masyarakat Madura dikenal dengan karakter yang tangguh, jujur, dan memiliki loyalitas yang tak tergoyahkan.

Pelantikan kepengurusan DPW Madas Nusantara Bali, periode 2025-2028 bukanlah sekadar seremonial pertemuan biasa. Ini adalah momentum penting untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan kita bersama. Bagi Titiang, warga Madura yang ber-KTP Bali dan menetap di Bali bukanlah pendatang, melainkan warga Bali itu sendiri. Saudara-saudara adalah bagian tak terpisahkan dari denyut nadi pembangunan daerah ini. Ingatlah, saudara adalah jembatan yang menghubungkan aspirasi warga dengan kebijakan pemerintah.

“Titiang mengajak Saudara sekalian untuk bersinergi tanpa batas dengan Pemerintah Provinsi Bali. Tantangan kita ke depan tidaklah mudah. Kita menghadapi pergeseran budaya dan tantangan ekonomi global. Oleh karena itu, sinergi antara organisasi masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat adalah kunci. Mari kita jaga Bali ini bersama-sama. Kita jaga taksu Bali dengan tetap memegang teguh jati diri dan warisan leluhur kita masing-masing dalam harmoni yang indah.

“Hentikan segala bentuk gesekan yang tidak perlu. Kedepankan musyawarah dan mufakat. Jadikan Madas Nusantara sebagai teladan organisasi yang santun, bermartabat, namun tetap tegas dalam prinsip menjaga kebenaran,” ujar Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta.

Titiang berharap keluarga besar Madas Nusantara selalu mampu menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh komponen masyarakat Bali. Tunjukkan bahwa kehadiran Madas Nusantara di Bali benar-benar membawa kedamaian, mencegah gesekan sosial, dan menjadi garda terdepan dalam merawat NKRI dari Pulau Dewata.

Atas nama Pemerintah Provinsi Bali dan masyarakat Bali, Titiang mengucapkan Selamat dan Sukses atas dilantiknya Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Bali Madas Nusantara Periode 2025-2028, tegas Wagub Bali I Nyoman Giri Prasta.

Sementara Ketum Madas Nusantara KRH.HM.Jusuf Rizal dalam sambutannya menekankan agar Madas Nusantara dapat menjadi rumah besar bagi warga Madura di Propinsi Bali sebagaimana programnya Bina,Lindung, Sejahtera. Selaku mitra pemerintah, TNI dan Polri harus turut Membangun Indonesia dan Menjaga Negeri, khususnya di propinsi Bali.

“Ormas Madas Nusantara tidak boleh arogan, tapi harus mampu menjaga sikap punya adab, etika dan moral yang baik. Prinsipnya di mana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Ormas Madas Nusantara bukan ormas preman, tapi ormas yang membangun sumberdaya manusia berkualitas guna mempersiapkan Generasi Emas 2045,” tegas Jusuf Rizal, Relawan Prabowo keturunan Raja Sumenep, Arya Wiraraja itu.

Lenih jauh, pria berdarah Madura-Batak, Presiden LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) dan Ketum PWMOI (Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia) itu berpesan kepada pengurus DPW Madas Nusantara Bali agar melakukan konsolidasi organisasi dengan membentuk DPD (Dewan Pimpinan Daerah) dan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK), konsolidasi program dan konsolidasi jaringan. /*

Wali Murid SMKN 6 Batam Sampaikan Dugaan Penandaan Data Sumbangan Komite ke Dinas Pendidikan Kepri

YUTELNEWS.com – Batam, Kepulauan Riau – Seorang wali murid berinisial S, orang tua dari siswa berinisial WA di SMK Negeri 6 Batam, menyampaikan keluhan terkait dugaan adanya penandaan pada catatan sumbangan komite sekolah menggunakan stabilo warna kuning setelah tidak melakukan sumbangan selama empat bulan.

“Banyak juga yang tidak menyumbang selama 4 bulan, namun yang ditandai dengan stabilo warna kuning hanya nama anak saya,” ujar Ibu S.

Menindaklanjuti hal tersebut, wali kelas menyampaikan hasil konfirmasi dengan pengurus komite:

“Barusan saya sudah konfirmasi dengan pengurus komite terkait penandaan kuning pada nama ibu, tidak ada arti atau maksud apa-apa, Bu. Mereka minta data kelas X memang sudah seperti itu, Bu, mereka hanya copy datanya.”

Namun demikian, Ibu S menyampaikan keberatan karena siswa yang bersangkutan saat ini sudah duduk di kelas XI, sehingga dinilai menunjukkan kurangnya kehati-hatian dalam pengelolaan data administrasi sekolah.

Selain itu, sejumlah wali murid di beberapa SMK Negeri di Kota Batam juga menyampaikan keluhan serupa terkait mekanisme sumbangan komite sebesar Rp100.000 per bulan yang dinilai menyerupai iuran wajib dan memberatkan sebagian orang tua siswa. Mereka juga mengkhawatirkan adanya dampak terhadap perlakuan kepada siswa apabila orang tua tidak melakukan pembayaran sumbangan tersebut.

Atas hal tersebut, Ibu S telah menyampaikan laporan kepada Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Riau untuk ditindaklanjuti. Ia juga meminta Gubernur Kepulauan Riau dan Ombudsman untuk melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan sumbangan komite di satuan pendidikan. Hal ini mengacu pada Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016, yang secara tegas mengatur bahwa komite sekolah dilarang meminta, memungut, maupun mewajibkan sumbangan dalam bentuk apa pun kepada orang tua murid.

Saeni

Pemko – BP Batam Siapkan Anggaran Rp 5,1 Miliar untuk Program Biasiswa

YUTELNEWS.com — Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra menegaskan komitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Program Prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam tentang Beasiswa Berprestasi, Tidak Mampu, dan Hinterland di Crown Vista Hotel Batam, Senin (18/5/2026).

Kegiatan itu diikuti 477 peserta dari 41 SMA dan SMK se-Kota Batam. Dalam kesempatan tersebut, Amsakar menyampaikan Pemerintah Kota Batam telah menyiapkan anggaran sekitar Rp5,1 miliar untuk mendukung tiga skema beasiswa bagi anak-anak Batam.

Program tersebut meliputi beasiswa bagi siswa berprestasi yang lulus melalui jalur SNBP, beasiswa bagi keluarga kurang mampu melalui jalur SNBT, serta beasiswa khusus anak hinterland melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi mitra.

Ketiga program itu juga telah diperkuat melalui regulasi daerah. Program beasiswa hinterland diatur dalam Peraturan Wali Kota Batam Nomor 5 Tahun 2026, sedangkan beasiswa berprestasi dan tidak mampu diatur melalui Peraturan Wali Kota Batam Nomor 6 Tahun 2026.

Amsakar menjelaskan, program beasiswa tersebut lahir dari pembahasan bersama Li Claudia dalam menyusun 15 program prioritas pembangunan Batam. Menurutnya, perluasan program dilakukan agar lebih banyak anak Batam memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Sebelumnya, program beasiswa hanya menyasar siswa berprestasi yang diterima di tujuh perguruan tinggi negeri melalui jalur undangan. Kini cakupannya diperluas untuk menjangkau siswa dari keluarga kurang mampu maupun wilayah hinterland.

Tujuh kampus tersebut yakni Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Institut Pertanian Bogor, Universitas Diponegoro, dan Universitas Padjadjaran.

“Negara harus hadir untuk anak-anak hinterland dan keluarga tidak mampu. Karena itu program beasiswanya sekarang diperluas,” kata Amsakar.

Untuk program beasiswa hinterland, Pemko Batam menggandeng sejumlah kampus yang dinilai sesuai dengan kebutuhan pembangunan Batam ke depan, di antaranya Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Politeknik Negeri Batam, dan Universitas Maritim Raja Ali Haji.

ITS dinilai relevan dengan kebutuhan industri perkapalan dan galangan kapal di Batam. Sementara pendidikan politeknik dipersiapkan untuk mendukung perkembangan industri teknologi dan investasi digital, termasuk Nongsa Digital Park.

Adapun UMRAH dipilih karena memiliki fokus pendidikan kemaritiman yang sejalan dengan karakter wilayah Batam dan Kepulauan Riau yang didominasi kawasan perairan.

Menurut Amsakar, pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Batam. Ia menilai Batam membutuhkan generasi yang memiliki kapasitas, keterampilan, dan daya saing kuat karena berada di kawasan strategis yang berhadapan langsung dengan negara tetangga serta jalur perdagangan dunia.

“Kalau ingin Batam maju, maka yang harus dipersiapkan lebih dulu adalah manusianya. Pendidikan adalah jalan paling penting untuk meningkatkan mobilitas sosial dan daya saing,” ujarnya.

Dalam sosialisasi itu, Amsakar juga meminta para kepala sekolah aktif mendorong siswa memanfaatkan peluang tersebut. Ia berharap program beasiswa dapat menjangkau lebih banyak pelajar yang memiliki semangat belajar tinggi tetapi terkendala ekonomi.

“Kami ingin program ini benar-benar menyentuh masyarakat. Kalau untuk pendidikan dan masa depan generasi Batam, habis anggaran pun tidak masalah,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar tidak mudah menyerah menghadapi persaingan. Menurutnya, keberhasilan lahir dari kemauan belajar secara serius dan konsisten.

“Jangan belajar ala kadarnya. Kalau ingin sukses, belajarlah dengan sungguh-sungguh. Orang yang mampu bertahan dalam kompetisi adalah mereka yang punya mental kuat,” katanya.

Di akhir sambutannya, Amsakar menyampaikan optimismenya terhadap generasi muda Batam. Ia meyakini pelajar Batam mampu menjadi penerus pembangunan daerah apabila dibekali pendidikan dan karakter yang kuat sejak sekarang.

“Selalu ada cara untuk menjadi bisa. Yang penting jangan menyerah dan terus belajar serius,” tutupnya. /* Sumber Romfamedia.co.id

Gelper di Mitra Mall Diminta Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

YUTELNEWS.com | Dugaan Aktivitas Perjudian Modus Gelper (Gelanggang Permainan) di Mitra Mall Batu aji semakin bebas beroperasi tanpa pengawasan dari Aparat Penegak Hukum (APH).

Beberapa sumber dipercaya menyampaikan bahwa aktivitas tersebut dikendalikan oleh beberapa oknum.

Diminta perhatian Polresta Barelang agar Pelaku Perjudian dan Pengelola ditindak tegas. Jika terbukti adanya perjudian maka sudah seharusnya APH dan Dinas terkait untuk menutup arena tersebut agar warta setempat tidak menjadi korban.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih melakukan investigasi dan konfirmasi kepada pihak terkait. /Tim

Part 1

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.