Kerahkan Puluhan Tim Satgas Banjir dan 2 Unit Excavator Untuk Pembersihan Drainase dan Sungai

NEWS55 Dilihat

YUTELNews.Com | Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Lingkungan Hidup mengerahkan Tim satgas banjir untuk membersihkan Drainase dan Sungai yang ada di Jalan Kecamatan, Kelurahan Bagan Punak, Kecamatan Bangko, Rabu (1/11/2023).

Untuk mengatasi banjir tersebut, Selain dilakukan secara manual oleh Tim satgas Dlh, Dinas Lingkungan Hidup Rohil juga menurunkan 2 unit excavator mini untuk membersihkan sungai tolan, dari parit atmo menuju ke kampung pasir, kemudian satu lagi di batu 6 di perumahan kejaksaan.

Kepala dinas lingkungan hidup (DLH) Rokan Hilir, Suwandi, S.sos mengatakan, bahwa kegiatan tersebut untuk melanjutkan dari kegiatan-kegiatan sebelumnya.

Suwandi mengungkapkan, tim satgas banjir DLH sudah 4 hari fokus di jalan Kecamatan menuju ke pengadilan dengan jumlah 80 orang anggota Satgas banjir dari DLH di turunkan untuk membersih drainase sekaligus normalisasi di beberapa titik pembuangan air, seperti di sungai pabrik, jembatan suhub kemudian karanganyar.

”Kami berupaya untuk mengatasi banjir ini, sebagaimana yang disampaikan oleh pak bupati kemarin bahwa kecamatan Bangko sudah ditetapkan sebagai daerah siaga banjir,” ujarnya saat di konfirmasi wartawan.

Oleh karena itu kata Suwandi pihaknya akan terus berupaya sekuat mungkin mengarahkan sumber daya manusia yang ada, agar dampak banjir di masyarakat bisa di tanggunglangi.

”Sebagai mana himbauan Pak Bupati dalam kegiatan apel siaga kemarin, kalau sudah di tetapkan sebagai darut banjir, artinya kita harus kerja bersama, kita sebagai pembantu Pak Bupati bertugas sesuai tupoksi dan kami di bantu berapa perangkat OPD lainnya,” tuturnya.

Lanjut Suwandi disamping itu pihaknya juga berharap kepada masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam penanggulangan banjir lantaran banjir tersebut merupakan musibah dan harus diatasi bersama bersama.

Dia menghimbau kepada masyarakat, Jangan semuanya dilimpahkan kepada pemerintah daerah, tetapi bagaimana upaya masyarakat ikut terlibat, pertama menjaga kebersihan lingkungan tidak membuang sampah sembarangan.

”Mungkin rekan-rekan media pers bisa melihat di bawah jembatan karanganyar bertumpuk sampah di sana. Kalau sudah banyak sampah otomatis menghalangi aliran air sehingga ujung-ujungnya banjir di wilayah yang kita cintai ini.” Imbuhnya.

Selain itu Suwandi juga mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Bangko, untuk berdo’a agar cuaca bisa bersahabat, seperti cuaca panas, sehingga genangan air surut.

”Dan air yang merendam rumah masyarakat dan fasilitas umum yang tergenang air bisa cepat surut,” Pungkasnya.

(Kabiro Panca Sitepu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *