YUTELNEWS.com | Kepala Perwakilan Kalimantan Barat salah satu Media Online Musa, sangat menyayangkan perlakuan tidak sopan dan terkesan kasar dan mendesak ketua KPU Kabupaten Bengkayang untuk mengklarifikasi serta meminta maaf kepada para wartawan, atas ulah jeleknya yang tidak terpujinya membuat ketersinggungan kontroversial pada kalangan Awak Media Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat terkait Pengambilan Peliputan saat Rapat Pleno Pemilu 2024 dimana Ketua KPU Menyampaikan Pernyataan dengan keras “Media kalau ambil foto-poto tolong jangan serampangan” sehingga sempat mengejutkan para Awak Media yang hadir pada saat itu.
“Secara pribadi saya sangat menyayangkan perilaku jelek sang ketua KPU Bengkayang ini yang tidak terpuji itu.saya mendesak agar meminta maaf kepada kalangan Wartawan dan untuk mengklarifikasi atas perbuatannya komentar nya itu apa mungkin Dia tidak paham terkait kebebasan UU Pers,”ucap Musa Kepada media ini. Minggu,03/03/2024
Mestinya menurut Musa sekelas Ketua KPU paham dong terkait kebebasan pers dan UU Pers. Dimana kita berharap KPU Bengkayang sebagai penyelenggara Pemilu , harus memahami betul posisi wartawan sebagai Pencari Informasi, sebab ketika kita dibatasi akan banyak momen yang tidak bisa di dapatkan dan otomatis tidak bisa diulangi kembali apa lagi terkait pengambilan gambar”, ucap Musa.
Musa, juga menyampaikan kepada KPU Bengkayang untuk terbuka terkait informasi proses Pileg juga Pilkada Serentak yang tak lama lagi, jangan sampai masyarakat berasumsi KPU tidak memiliki integritas dan terkesan ada sesuatu yang disembunyikan ke masyarakat Umum.
“KPU ini kan lembaga penyelenggara pelaksana Pemilu, komposisinya sebagai penegak demokrasi, jangan menjadi citra buruk bagi publik.
(Wartawan Melawi)













