YUTELNEWS.COM – BURU
BBM jenis Pertalite, Pertamax ,Minyak tanah makin sulit didapatkan oleh Masyarakat Kab Buru ,
Anehnya kebutuhan masyarakat Bandar angin dalam maupun bandar angin luar lorong kelapa dua Desa Namlea Kec NAMLEA Kab Buru sangat sulit untuk mencium bau minyak tanah ,
Tetapi pemilik kios SALAH SATU PEGAWAI DINAS PERHUBUNGAN DARAT .Kab Buru yang bertugas aktif di dermaga Feri utama rute Namlea Ambon rutin menjalankan bisnis suplai ratusan liter BBM keluar masuk pintu kios rumahnya.
Kejanggalan kelangkahan BAHAN BAKAR MINYAK ini
Berupa Minyak tanah, Pertamax ,solar, sudah mulai kelihatan , dalang kejahatan mafia ilegal Oil ini berasal dari satu diantara oknum oknum lainnya secara fakta yang tidak lain sudah cukup lama beroperasi yakni oknum pegawai DIS . PERHUBUNGAN DARAT. yang bertugas di pelabuhan KLM FERI NAMLEA.
Pasal kejadian kejahatan ini sudah sering oknum pegawai dishub darat ini sering di datangi orang orang yang tidak di kenal berasal .dengan memberikan jerigen berukuran besar mulai dari 30 liter sampai dengan 40 liter hampir setiap hari. Bahkan berulang kali orang lain keluar masuk dari rumah pegawai tersebut dengan membawa jerigen ada dengan mengisi di karung, tarpal . Tas gantung pengantar barang dengan berisi jerigen minyak kemudian membawa pergi..
Kejadian ini terulang tadi sekitar jam 10 pagi tepatnya di depan rumah salah satu Pimpinan Media pers NEWS INVESTIGASI 86.Dengan muatan 4 jeregen berwarna putih berisi minyak yang di bawah keluar oleh oknum pegawai DISHUB DARAT ( TUAN RUMAH) pemilik kios sembako yang juga menjual minyak enceran jenis Pertalite , pertamax.kemudian ditegur langsung oleh KAPERWIL NEWS INVESTIGASI 86.
“” Mas .. hei mas , itu minyak kamu mau bawa kemana .. itu minyak apa , kebetulan istri oknum tsb ini keluar sambil memegang curangan minyak.
Kalian ini sudah cukup lama saya pantau tapi baru saya lihat dalam berapa hari ini sangat lancar keluar masuk orang tak di kenal membawa minyak dan jerigen . Dapat dari mana ratusan liter minyak ? ”
Fatalnya Rabu 1 Januari 2025 Rabu jam 9:25 WIT. Datang mobil tangki perak ( bukti foto) berhenti tepat di depan rumah Pegawai tersebut. ( media tidak mengetahui nama pelaku ) kemudian membeli tiga jerigen minyak tanah.. dan berlalu pergi.
Konsumen ,( pembeli) bukan masyarakat sekitar bandar angin tetapi dari daerah luar.
Eronisnya oknum pegawai DISHUB DARAT ini langsung menancap motornya pergi dengan menggunakan Dinas lengkap. Sementara oknum menjawab dengan santainya Tampa berpikir kalau dia sendiri terlibat kejahatan perdagangan minyak subsidi secara ilegal bersama suaminya yang seorang pegawai dishub darat .
( “” Hei ibu saya membeli minyak ibu bukan mencuri..)
Saya balik bertanya dari agen mana kamu beli .. saya berhak bertanya ? Sehingga terjadi adu mulut.
Hal inipun Kaperwil media News INVESTIGASI 86 Nurjannah RAHAWARIN langsung mengatakan jika ” kalian sudah salah .. suara besar lagi bahkan walaupun kalian beli , Tetapi BBM ada tata aturannya untuk Sebagai bisnis dagang jual beli ,apalagi suami anda seorang pegawai dishub darat. Tidak wajar menggunakan cara bisnis suplai ilegal.
Disatu sisi tidak memiliki pangkalan minyak resmi. Dan saya sendiri telah sepakat kerja sama dengan kepala dinas DISPERINDAG Untuk bersama memantau pelaku kejahatan perdagangan ILEGAL OIL di Kab Buru.
Apalagi saya sebagai ketua DPD Lembaga investigasi transportasi.
Apapun bentuknya bisnis anda . Kapasitas suami anda dalam pemantauan saya sebagai lembaga resmi INTRA-WIN ,fungsi kontrol pengawasan transportasi Laut , Darat dan Udara. siapapun itu apapun jabatannya dalam kedinasan yang terlibat dalam tindakan kejahatan mafia ilegal oil yang mutlak berhubungan lansung dengan Transportasi ‘ bidang Lembaga Sesuai ART Dan ADRT saya tidak akan lepaskan . tutur ketua DPD MALUKU REG MALUT di LEMBAGA INTRA-WIN sekaligus KAPERWIL MEDIA PERS NEWS INVESTIGASI 86. Maluku.
Perlu saya tekankan kepada DPRD. PJ BUPATI kab Buru . BPK Syarif Hidayat. KADISPERINDAG KAPOLRES Dan KE “”
Kabiro buru (M. Masuku)
OKNUM ” Pegawai Dis Perhubungan Darat. Rutin Bisnis Ilegal Oil.













