Ngaku BNN, Oknum Berseragam di Batam Diduga Lakukan Pemerasan dan Pengancaman

YUTELNEWS.com | Heboh di Media Sosial, beberapa oknum berseragam diduga lakukan Pemerasan dan Pengancaman kepada warga Batam. Korban saat ini telah membuat Laporan di Denpom (Rabu, 5/10).

Dikutip dari Dagang Batam, Menurut keterangan BJ, para polisi tersebut tidak menunjukkan surat perintah maupun penjelasan resmi terkait kedatangan mereka. Kehadiran mereka justru membuat keluarganya ketakutan, terutama sang istri yang tengah hamil besar.

“Saat saya di Denpom, ada enam polisi datang ke rumah. Gak tahu kedatangannya untuk apa, tapi cara mereka datang membuat istri saya takut,” kata BJ kepada IDN Times, Senin (3/11/2025).

BJ menyebut, dugaan intimidasi itu menambah tekanan psikologis yang sudah ia dan istrinya alami sejak penggerebekan bersenjata oleh delapan oknum aparat pada pertengahan Oktober lalu. Ia menduga, kedatangan enam polisi itu berkaitan dengan laporannya terhadap satu anggota Polda Kepri yang disebut terlibat dalam pemerasan.

Saya khawatir ini bentuk tekanan agar saya diam. Tapi saya tidak akan berhenti, karena yang saya lawan adalah penyalahgunaan kekuasaan,” ujarnya.

Kuasa hukum BJ, Dedi Krisyanto Tampubolon menilai tindakan tersebut tidak etis dan bisa dikategorikan sebagai bentuk intimidasi terhadap pelapor.

“Laporan kami masih dalam proses di Denpom I/6 Batam. Seharusnya semua pihak menghormati proses hukum, bukan justru membuat korban dan keluarganya takut,” kata Dedi.

Pihaknya juga tengah menyiapkan langkah hukum tambahan, termasuk pengaduan ke Propam Polda Kepri dan Komnas HAM, apabila ancaman atau tekanan terus berlanjut.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih melakukan konfirmasi kepada pihak terkait dan APH. (*)

Sumber Batam Dagang

Ngaku BNN, Oknum Berseragam di Batam Diduga Lakukan Pemerasan dan Pengancaman
Screenshot Video dari FB Dagang Batam (Ist)

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN