Sumatera Utara- YUTELNEWS.com
Meluasnya bisnis judi tembak ikan di Wilayah Sumatera Utara khususnya kota Medan yang sudah membuat rusak masa depan anak bangsa dan tatanan hidup berkeluarga. Banyak kaum remaja dan kaum lelaki dewasa yang mencoba nasib untuk menjadi kaya secara mendadak, namun hasilnya malah lebih menderita dan menjadi miskin.
Salah satu aktor yang diduga telah merusak moral warga kota Medan sekitarnya adalah Aseng kayu yang merupakan penyuplai atau bos mafia mesin judi tembak ikan.
Lokasi perjudian ini bukan hanya terletak di pusat kota Medan saja namun telah menjalar ke tempat lain seperti di pusat kota atau kabupaten provinsi Sumatera Utara
Aseng kayu sangat dikenal sebagai kebal hukum, karena lokasi judi yang dikelolanya tidak bisa tersentuh oleh aparat penegak hukum (APH)
Diharapkan kepada bapak Jenderal Kapolri Drs.Listyo Sigit Prabowo, M.Si turun ke Provinsi Sumatera Utara khususnya Kota Medan, Helvetia pasar 7 karena DIDUGA Kapolda Sumut Irjen Pol.Whisnu Hermawan tidak mampu untuk membasmi kegiatan perjudian mesin tembak ikan, Togel dan segala perjudian di wilayah hukum Provinsi Sumatera Utara Khususnya kota Medan agar masyarakat tidak terlena oleh angan – angan cepat kaya tanpa mau berkerja .
Mulusnya mesin judi tembak ikan itu pun menimbulkan praduga adanya “setoran” kepada aparat sehingga tidak bisa tersentuh oleh hukum.
Aktivitas perjudian yang nyatanya merupakan tindakan pidana maksimal 10 Tahun penjara, Namun bisa beroperasi dengan sangat leluasa tidak takut dengan namanya hukuman
Selanjutnya, Perbuatan pidana sebagaimana sudah diatur pada pasal 303 KUHP. Kemudian, diperbarui secara khusus pada UU Nomor 7 Tahun 1974, Tentang Penertiban Perjudian. Ancaman hukumannya, tidak main – main maksimal 10 Tahun penjara
Masyarakat provinsi Sumatera Utara mengatakan kepada Polda Sumatera Utara beserta jajarannya apabila Aparat Penegak Hukum tidak sanggup menutup segala perjudian di provinsi Sumatera Utara ini maka kami sebagai masyarakat provinsi Sumatera Utara akan menutup perjudian tersebut secara paksa tanpa ada alasan apapun itu.
“Kalau gak “nyetor” mana mungkin bisa beroperasi dengan mulus bang. Apa lagi pemilik mesin judi itu disebut-sebut “pemain lama” di dunia perjudian di daerah ini,” kata seorang warga kota medan.
TIM
Masyarakat Minta Polda Sumut Khususnya Kota Medan Tangkap Aseng Kayu Diduga Sebagai Mafia Judi Mesin Tembak Ikan dan togel





















