Kab. Bandung – YUTELNEWS com|| Mengingat momen akhir tahun yang bertepatan dengan puncak musim hujan, Ketua Pentahelix Kecamatan Dayeuhkolot, Tri Harmanto, menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem. Hal ini terutama karena kondisi cuaca sering mendung dan tak menentu, yang berisiko menimbulkan banjir atau longsor.
“Kita harus tetap waspada, terutama di wilayah yang rawan bencana. Cuaca mendung yang terus berlanjut bisa menyebabkan peningkatan curah hujan dan membebani saluran air,” ujar Tri Harmanto dalam kesempatan pelaksanaan giat paralel Pentahelix pada minggu 21/12/2025.
Selain himbauan, Pentahelix juga telah mengambil langkah konkrit dengan melaksanakan normalisasi drainase, peninggian jalan, dan pemasangan pintu air di beberapa titik di Desa Citeureup dan Kelurahan Pasawahan. Upaya ini bertujuan untuk memperkuat penanggulangan banjir yang selama ini menjadi masalah rutin di Dayeuhkolot.
Tri Harmanto juga menekankan pentingnya sinergi antar pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media, dalam menangani masalah cuaca dan bencana. Ia juga mengajak warga untuk rutin memantau informasi cuaca dari sumber resmi dan bekerja sama dengan aparatur setempat.
Informasi terkait, Bupati Bandung bapak H Dadang Supriatna juga sebelumnya telah mengimbau waspada cuaca ekstrem saat perayaan tahun baru 2026. Dayeuhkolot termasuk salah satu kecamatan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi akibat kondisi geografis yang berada di cekungan dan masalah drainase yang belum optimal.
Semoga upaya ini dapat membantu menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama akhir tahun dan memasuki tahun baru.”tukasnya
Yans





















