Ketua DWP Ir Hj.Tintin Cakra Aminaya, Monitoring Gebyar Imunisasi Posyandu di Desa Cangkuang Kulon

Kab.Bandung -YUTELNEWS.com// Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bandung, Ir.Hj.Tintin Cakra Aminaya melakukan monitoring kegiatan Gebyar Imunisasi Posyandu di Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung. Dalam kegiatan tersebut dihadiri Camat Dayeuhkolot Drs. Asep Suryadi,M.K.P, Kepala Desa Cangkuang Kulon Acep Koswara, Kepala Upt Dalduk PK Dayeuhkolot Wahidatun Nikmah,beserta jajaran, PKK Kecamatan dan Desa/ Kelurahan, para kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta masyarakat. pada senin 18/05/2026.

Dalam kegiatan tersebut, pelayanan imunisasi bagi bayi dan balita berjalan lancar dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi. Selain imunisasi, dilakukan juga pemeriksaan kesehatan balita, pemberian vitamin, serta edukasi kesehatan kepada para orang tua.

Kepala Desa Cangkuang Kulon, Acep Koswara, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Ketua DWP Kabupaten Bandung yang hadir langsung memonitor kegiatan Posyandu di wilayahnya.

“Alhamdulillah kegiatan Gebyar Imunisasi Posyandu di Desa Cangkuang Kulon berjalan lancar. Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Ketua DWP Kabupaten Bandung beserta jajaran yang terus memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi dan kesehatan balita,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Camat Dayeuhkolot, Drs Asep Suryadi M.K.P, juga mengatakan bahwa Posyandu memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

“Kegiatan ini sangat positif dan menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, desa, kader kesehatan, serta masyarakat dalam mendukung program kesehatan nasional. Kami berharap seluruh masyarakat dapat terus aktif memanfaatkan layanan Posyandu demi terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas,” ungkapnya.

Ketua DWP Kabupaten Bandung, Tintin Cakra Aminaya juga memberikan motivasi kepada kader para Posyandu agar terus semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot.

Yans.

Ketua DWP Ir Hj.Tintin Cakra Aminaya, Monitoring Gebyar Imunisasi Posyandu di Desa Cangkuang Kulon

Kab.Bandung -YUTELNEWS.com// Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bandung, Ir.Hj.Tintin Cakra Aminaya melakukan monitoring kegiatan Gebyar Imunisasi Posyandu di Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung. Dalam kegiatan tersebut dihadiri Camat Dayeuhkolot Drs. Asep Suryadi,M.K.P, Kepala Desa Cangkuang Kulon Acep Koswara, Kepala Upt Dalduk PK Dayeuhkolot Wahidatun Nikmah,beserta jajaran, PKK Kecamatan dan Desa/ Kelurahan, para kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta masyarakat. pada senin 18/05/2026.

Dalam kegiatan tersebut, pelayanan imunisasi bagi bayi dan balita berjalan lancar dengan antusias masyarakat yang cukup tinggi. Selain imunisasi, dilakukan juga pemeriksaan kesehatan balita, pemberian vitamin, serta edukasi kesehatan kepada para orang tua.

Kepala Desa Cangkuang Kulon, Acep Koswara, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian Ketua DWP Kabupaten Bandung yang hadir langsung memonitor kegiatan Posyandu di wilayahnya.

“Alhamdulillah kegiatan Gebyar Imunisasi Posyandu di Desa Cangkuang Kulon berjalan lancar. Kami sangat mengapresiasi kehadiran Ibu Ketua DWP Kabupaten Bandung beserta jajaran yang terus memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini semakin meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi dan kesehatan balita,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Camat Dayeuhkolot, Drs Asep Suryadi M.K.P, juga mengatakan bahwa Posyandu memiliki peran penting sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa.

“Kegiatan ini sangat positif dan menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, desa, kader kesehatan, serta masyarakat dalam mendukung program kesehatan nasional. Kami berharap seluruh masyarakat dapat terus aktif memanfaatkan layanan Posyandu demi terciptanya generasi yang sehat dan berkualitas,” ungkapnya.

Ketua DWP Kabupaten Bandung, Tintin Cakra Aminaya juga memberikan motivasi kepada kader para Posyandu agar terus semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Desa Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot.

Yans.

Dinas SDA Jawa Barat Monitoring Normalisasi Saluran Irigasi Sungai Cipalasari, Himbau Masyarakat Jaga lingkungan

BANDUNG – YUTELNEWS.com// Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Jawa Barat monitoring bersama dengan Pentahalik Dayeuhkolot berkomitmen penuh dalam mengatasi permasalahan banjir yang kerap melanda kawasan Palasari Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada senin 18/05/2026.

Melalui program Penanganan banjir di Kabupaten Bandung, sinergi dari kedua pihak kini tengah gencar melaksanakan kegiatan normalisasi saluran irigasi Sungai Cipalasari dan beberapa titik di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot.

Disampaikan Korwil DSDA Jawa barat, Iwan mengatakan bahwa normalisasi ini ditargetkan menyisir aliran irigasi sungai Cipalasari sepanjang kurang lebih 1,6 kilometer dengan mengerahkan alat berat berupa ekskavator dan juga manual.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang agar musibah banjir tidak kembali terulang di daerah Palasari dan sekitarnya, ujar Iwan Kepada awak media di saat monitoring diwilayah pabrik Alenatek.

​Aksi nyata ini dinilai sebagai momentum bersejarah bagi warga setempat. Pasalnya, menurut penuturan pihak terkait di lapangan, saluran irigasi Sungai Cipalasari tercatat belum pernah mendapatkan penanganan atau sentuhan normalisasi selama hampir 30 tahun.

“​Keberhasilan pelaksanaan pengerukan yang berada di kawasan industri Alenatek ini tidak terlepas dari dukungan penuh serta sinergi erat antara DSDA Jawa Barat, Pentahalik, pihak kecamatan, hingga aparat setempat,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sidik Permadia sebagai perwakilan Satpel (Satuan Pelaksana) DSDA Jabar menambahkan, setelah menuntaskan titik pengerukan Cipalasari, tim rencananya akan melanjutkan penyisiran ke area dalam PT Inti dan bergeser ke area pinggir jalan untuk pembersihan sedimentasi yang akan langsung dibuang keluar.

​Dirinya berharap kolaborasi positif ini dapat terus berjalan secara solid dan berkelanjutan, tidak hanya terbatas pada penanganan sungai saja tetapi juga pada sektor pemeliharaan lingkungan lainnya,” ungkap Sidik.

​Diakhir wawancara, mewakili Dinas SDA Jawa Barat, dirinya memberikan imbauan tegas kepada masyarakat luas agar menumbuhkan kesadaran bersama dalam menjaga lingkungan.

Warga diminta dengan sangat untuk tidak lagi membuang sampah ke aliran sungai demi mewujudkan lingkungan sungai yang bersih, bebas banjir, serta asri untuk dipandang,” pungkasnya.

Yans.

KDS Lepas Lebih Dari 500 Jemaah Calon Haji Kabupaten Bandung Dapat Kadeudeuh untuk Bekal di Tanah Suci

KAB.BANDUNG — Bupati Bandung, Dr H.M Dadang Supriatna melepas sebanyak 141 Jemaah Calon Haji Kabupaten Bandung di Gedung Cenderawasih, Lanud Sulaiman, Margahayu, Kabupaten Bandung, pada Senin (18/05/2026) pagi.

Pelepasan Jemaah Calon Haji Kabupaten Bandung Tahun 1447 H/2026 M ini merupakan keberangkatan Kloter 38 yang didominasi jemaah lanjut usia dengan rentang usia 64 hingga 94 tahun. Kloter ini pun disebut sebagai kloter “Haji Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan” karena mayoritas pesertanya merupakan perempuan.

Dalam pelepasan kloter terakhir asal Kabupaten Bandung tersebut, Bupati Bandung yang akrab disapa KDS didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Emma Detty Permanawati, Komandan Lanud Sulaiman, para asisten daerah, unsur Forkopimda, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bandung, serta perwakilan dari Perumda Air Minum Tirta Raharja.

Pada kesempatan itu, KDS juga memberikan uang “kadeudeuh” untuk bekal di Tanah Suci kepada 141 jemaah calon haji Kabupaten Bandung yang secara simbolis diterima para ketua rombongan.

Sebelumnya, KDS juga telah memberikan bantuan serupa kepada lebih dari 400 jemaah calon haji yang diberangkatkan pada kloter sebelumnya.

Dalam sambutannya, KDS menuturkan bahwa pada tahun ini kuota jemaah calon haji Kabupaten Bandung hanya sekitar 500 orang lebih. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 2.500 jemaah.

“Saya sebagai Bupati Bandung karena cinta kepada masyarakat Kabupaten Bandung, kuota haji tahun 2027 akan kita perjuangkan agar jumlahnya bertambah,” tegas KDS.

Tak hanya itu, KDS juga menyampaikan bahwa Kabupaten Bandung direncanakan akan memiliki asrama haji pada tahun 2027 mendatang setelah berkoordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Anggota DPR RI, Romahurmuziy atau Romy.

KDS menegaskan pihaknya juga akan terus memantau kondisi para jemaah calon haji Kabupaten Bandung dengan mempersiapkan tim medis, mengingat banyak jemaah yang berusia di atas 64 tahun.

“Saya titip kepada seluruh petugas agar para jemaah lansia benar-q mendapat perhatian dan pelayanan maksimal selama menjalankan ibadah haji,” ujarnya.

Yans.

Ramainya Wisatawan di Candi Prambanan Tahun 2026

Yutelnews.com ||
Pada hari Minggu, tanggal 17 tahun 2026, tepat pukul 11 siang, kawasan wisata Candi Prambanan di perbatasan Klaten dan Yogyakarta dipenuhi lautan pengunjung. Sejak pagi hari, masyarakat dari berbagai daerah sudah berdatangan untuk menikmati keindahan candi bersejarah yang menjadi salah satu ikon wisata budaya Indonesia tersebut. Suasana terlihat sangat ramai, meriah, dan penuh kegembiraan.

Di area pintu masuk, antrean wisatawan tampak panjang. Banyak keluarga, rombongan sekolah, pasangan wisatawan, hingga turis dari luar daerah berjalan bersama sambil menikmati pemandangan megah Candi Prambanan. Kamera dan telepon genggam terus digunakan untuk mengabadikan momen indah di setiap sudut candi. Suara tawa, percakapan pengunjung, dan musik dari area wisata membuat suasana semakin hidup.

Bong Apep juga terlihat berada di tengah keramaian wisatawan. Ia menikmati suasana sambil berkeliling melihat berbagai hiburan dan keramaian yang ada di sekitar kawasan candi. Tidak hanya wisatawan lokal, beberapa pengunjung dari Natuna juga datang untuk menikmati liburan dan mengenal lebih dekat keindahan budaya Jawa.

Di sepanjang kawasan wisata, para pedagang tampak sibuk melayani pembeli. Berbagai dagangan dijual dengan warna-warni menarik, mulai dari kue tradisional, keripik, asbak rokok, tas, baju, topi, hingga kalung khas India yang unik dan mencolok. Aroma makanan ringan yang harum bercampur dengan riuh suara pedagang menawarkan dagangannya kepada para wisatawan.

Keramaian semakin terasa karena adanya berbagai permainan zaman dulu yang menarik perhatian banyak orang. Anak-anak terlihat gembira mencoba permainan tradisional, sementara orang dewasa tersenyum mengenang masa kecil mereka. Banyak pengunjung berkumpul, menonton, dan ikut bermain sehingga suasana wisata terasa hangat dan penuh kebersamaan.

Keindahan Candi Prambanan yang berdiri megah di bawah langit cerah siang hari semakin menambah daya tarik tempat wisata tersebut. Ramainya masyarakat yang berkunjung menunjukkan bahwa Candi Prambanan tetap menjadi destinasi favorit bagi wisatawan dari berbagai daerah dan menjadi tempat yang penuh kenangan, hiburan, serta kebahagiaan.(Bani)

Jelang Nobar Persib vs PSM, Ngobrol Santai Karang Taruna Lembayung Sari Hadirkan Yayan Sundana untuk Berbagi Motivasi Sepak Bola.

Kab.Bandung –YUTELNEWS.com// Suasana semakin meriah dan bermakna di lokasi kegiatan Nonton Bareng (Nobar) yang digelar Karang Taruna Lembayung Sari, Bojong Citepus, Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. pada Sabtu (17/05/2026) malam. Menjelang dimulainya pertandingan seru antara Persib Bandung melawan PSM Makassar, karangtaruna menghadirkan momen istimewa melalui sesi ngobrol santai yang melibatkan mantan pemain kebanggaan Persib, Yayan Sundana.

Kehadiran legenda sepak bola tanah air ini langsung menjadi pusat perhatian warga bojong citepus dan para pendukung yang telah berkumpul sejak dini hari. Dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan, Yayan Sundana berbagi pengalaman, cerita perjuangan, serta wawasan seputar dunia sepak bola kepada hadirin, khususnya para pemuda dan pecinta bola di lingkungan tersebut. Ia menekankan pentingnya semangat juang, disiplin, serta rasa cinta yang tinggi terhadap olahraga dan tim kebanggaan daerah.

Ketua Karang Taruna Lembayung Sari Irvan Permana, mengungkapkan bahwa kehadiran Yayan Sundana merupakan bagian dari tujuan kegiatan ini yang tidak hanya sekadar hiburan. “Kami ingin memberikan nilai lebih. Selain menonton pertandingan, kami ingin anak muda mendapatkan motivasi langsung dari sosok yang pernah mengharumkan nama Persib. Semangat, kerja keras, dan sportivitas yang ditunjukkan beliau adalah teladan yang baik bagi kita semua,” ujarnya.

Para peserta tampak sangat antusias mendengarkan setiap penuturan Yayan Sundana. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung Persib dengan cara yang positif, tertib, dan sportif, baik saat tim meraih kemenangan maupun saat menghadapi tantangan. Sesi ngobrol santai ini pun berlangsung hangat, diakhiri dengan pesan kuat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan antarwarga, sembari menantikan aksi para pemain di lapangan hijau.

Kegiatan ini semakin menegaskan peran Karang Taruna Lembayung Sari dalam menghadirkan acara yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik dan memotivasi generasi muda untuk berprestasi dan berkarakter.

Sementara itu dalam sesi berbagi tersebut, Yayan Sundana menyampaikan pesan-pesan motivasi yang menyentuh hati, khususnya bagi para pemuda dan calon pemain sepak bola muda di lingkungan sekitar. Ia menuturkan bahwa kesuksesan di dunia sepak bola tidak diraih dengan cara instan, melainkan melalui kerja keras, disiplin tinggi, serta tekad yang kuat untuk terus belajar dan berkembang.

“Menjadi bagian dari Persib bukan hanya soal mengenakan seragam kebanggaan, tapi soal memikul tanggung jawab besar dan cinta yang tulus dari masyarakat. Saya ingin mengingatkan teman-teman semua, apapun cita-cita kalian, termasuk di dunia sepak bola, jangan mudah menyerah saat menghadapi rintangan. Tetaplah berlatih, jaga semangat, dan utamakan sportivitas di atas segalanya,” ungkap Yayan dengan penuh semangat.

Ia juga menekankan bahwa bakat saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kedisiplinan dan akhlak yang baik. Menurutnya, nilai-nilai kejujuran, kerjasama tim, dan rasa hormat kepada sesama adalah kunci utama untuk menjadi atlet yang hebat sekaligus manusia yang berguna bagi lingkungan. Yayan pun berharap semangat juang yang selama ini menjadi ciri khas Persib dapat menular dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari warga, terutama generasi muda, untuk membangun lingkungan yang lebih maju dan bersatu.

Pesan mendalam ini disambut dengan tepuk tangan meriah dan sorakan antusias dari warga yang hadir. Bagi Karang Taruna Lembayung Sari, momen ini menjadi bekal berharga, di mana kehadiran mantan pemain Persib tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menanamkan nilai-nilai positif yang kuat, menjadikan kegiatan nobar kali ini sebagai ajang pembinaan karakter yang berkesan.

Yans.

Dugaan Jaringan Narkoba Lapas Bali dan Oknum Aparat Jatim Dilaporkan, Agus Flores: “Tugas Kami Melapor dan Mengawal”

Jakartayutelnews.com ||
Dugaan keterlibatan jaringan narkoba yang dikendalikan dari dalam lapas di Bali hingga praktik pemerasan terhadap pelaku narkoba oleh oknum aparat di Jawa Timur kembali mencuat. Informasi tersebut kini resmi dilaporkan melalui LI kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kepala BNN Pusat, hingga Kapolri.

Ketua Umum FRN Counter Polri, Agus Flores, menyebut sedikitnya terdapat 13 nama yang diduga sebagai bandar narkoba di Bali yang telah masuk dalam laporan resmi. Selain itu, di Jawa Timur juga disebut ada dugaan keterlibatan 5 oknum aparat, termasuk oknum anggota kepolisian dan oknum BNN, yang diduga melakukan praktik penangkapan lalu pelepasan terhadap pelaku narkoba dengan meminta sejumlah uang atau “mahar”.

“Hari ini resmi dibuat LI ke Kapolri. Ada 13 nama bandar narkoba di Bali yang sudah dilaporkan. Untuk Jawa Timur ada 5 oknum aparat termasuk oknum BNN beserta nama-namanya yang ikut dilaporkan,” tegas Agus Flores.

Ia menyoroti dugaan adanya jaringan terorganisir hingga disebut sebagai “paguyuban narkoba” yang dinilai semakin berani bermain di balik lemahnya pengawasan dan dugaan perlindungan dari oknum tertentu.

Menurut Agus Flores, pihaknya memilih mengambil langkah terbuka dengan melaporkan, mempublikasikan, dan memviralkan persoalan tersebut sebagai bentuk tekanan moral agar penanganan dilakukan secara serius oleh institusi terkait.

“Kami tidak main-main soal perang melawan narkoba. Tugas kami sampai pada membuat laporan resmi, memuat berita, membagikan ke media sosial, dan memviralkan agar masyarakat ikut mengawasi,” ujarnya.

Agus Flores juga menyampaikan pesan kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi, bahwa dirinya hanya menjalankan fungsi kontrol sosial dan pengawasan publik.

“Selebihnya urusan institusi bersangkutan. Mau dilanjutkan atau tidak, itu kewenangan mereka. Tapi rakyat berhak tahu dan hukum tidak boleh kalah oleh jaringan narkoba maupun oknum aparat,” tambahnya.

Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum pusat, mengingat narkoba dinilai telah menjadi ancaman besar bagi generasi muda dan integritas institusi negara. Publik kini menunggu langkah tegas dari aparat terkait terhadap seluruh nama yang telah dilaporkan, baik bandar narkoba maupun oknum aparat yang diduga terlibat.|| TIM

PDI Perjuangan Jawa Barat Gebyar Skuad ‘Banteng Jabar’ Seleksi Pemain U – 17 di Sukarno Cup 2026.

Bandung – YUTELNEWS.com// PDI Perjuangan Jawa Barat tidak main -main dalam urusan menggojlok talenta muda di lapangan hijau. Mengusung nama skuad ‘Banteng Jabar’, partai berlambang moncong putih ini resmi menabuh genderang seleksi pemain U-17 untuk bertarung di ajang bergengsi Soekarno Cup 2026.

​Tak tanggung-tanggung, perburuan talenta lapangan hijau ini digeber serentak di dua palagan utama: Stadion Si Jalak Harupat untuk menyisir bakat Bandung Raya, dan Stadion Patriot Bekasi guna menjaring jawara dari Bekasi Raya.

​Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar, Ono Surono, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar panggung politik musiman. Ini adalah komitmen konkret partainya dalam mengawal pembinaan atlet muda secara berkelanjutan.

​”Soekarno Cup ini sejatinya adalah liga kampung U-17. Alhamdulillah, ini sudah memasuki tahun ketiga yang dilaksanakan PDI Perjuangan secara nasional,” ungkap Ono, usai membuka langsung seleksi Banteng Jabar di Stadion Si Jalak Harupat, pada Sabtu (16/05/2026).

​Menilik sejarah, Ono menyebut Bung Karno dulu berhasil menyatukan bangsa-bangsa lewat ajang Asian Games 1962 dan GANEFO. Spirit nation and character building itulah yang kini ditiupkan kembali lewat Soekarno Cup. Lewat si kulit bundar, anak-anak muda Jabar diajarkan arti sportivitas, kepemimpinan, dan yang paling utama: gotong royong.

​Kenapa harus sepak bola, Karena ini olahraganya rakyat. Akar sejarahnya kuat dan dicintai semua lapisan masyarakat. Kompetisi ini kita gulirkan dengan mengadopsi nilai-nilai luhur Bung Karno,” tegas politisi asal Indramayu tersebut.

​Bicara peta persaingan, Soekarno Cup punya cerita menarik. Edisi perdana tahun 2024 di Jakarta disabet oleh Bali. Setahun berikutnya, gantian Jawa Timur yang naik takhta di rumah sendiri.

​Nah, untuk edisi Agustus 2026 nanti, Jawa Timur kembali ditunjuk jadi tuan rumah yang bakal digoyang oleh kepungan 16 provinsi, termasuk Jawa Barat.

​Untuk menjinakkan turnamen nanti, Ono membeberkan formasi Banteng Jabar bakal diisi oleh 20 pemain U-17 dan disuntik 5 pemain senior. Syaratnya mutlak: wajib amatir dan murni belum terkontaminasi regulasi liga profesional.

​”Intinya semua pemain amatir. Kita ingin membangun kesadaran bahwa generasi muda itu butuh wadah pembinaan karakter, persatuan, dan sportivitas,” tambahnya.

​Antusiasme pun terbilang meledak. Hari pertama di Jalak Harupat, dari 100 pendaftar, 90 anak muda langsung unjuk gigi di lapangan. Besoknya, giliran wilayah Bekasi dan Bogor Raya yang dibidik dengan target 100 peserta. Total, ada 214 talenta yang siap berebut tempat.

​Bahkan, Ono sudah menyiapkan cetak biru (blueprint) jangka panjang. Tahun depan, PDI Perjuangan Jabar siap menghentak dengan kompetisi internal tingkat provinsi yang melibatkan 21 kabupaten/kota di bawah komando DPC masing-masing.

​”Targetnya jelas, kita ingin melahirkan atlet nasional. Bahkan, saya bermimpi panggung PDI Perjuangan Jabar ke depan punya klub bola sendiri yang manggung di liga nasional,” cetus Ono optimis.

​Senada dengan Ono, Manajer Tim Banteng Jabar, Hengky Kurniawan, menyebut fokus di usia 17 tahun adalah pilihan strategis. Sebab, di usia inilah masa depan sepak bola tanah air dipertaruhkan. Mantan Bupati Bandung Barat ini berharap anak asuhnya bisa mengharumkan nama Jawa Barat di kancah nasional.

​Bagi Hengky, partai politik punya tanggung jawab moral yang besar untuk ikut andil membangun masyarakat, termasuk lewat jalur olahraga.

​Kita ingin kasih ruang kreatif untuk anak-anak muda. Biar energinya tersalurkan ke hal positif dan jauh dari hal-hal negatif. Lewat sepak bola, kita bangun mentalitas yang sehat dan tangguh,” pungkas Hengky.

​Aksi seleksi pemain ini juga dihadiri oleh sederet tokoh penting PDI Perjuangan Jawa barat. Tampak hadir juga Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jabar Chaerul Rizky Mantini, serta barisan anggota legislatif muda seperti Bayu Satya Prawira, Angie Natesha Goenadi Go S.Ked.M.HI dan Agung Yudaswara.

Yans.

Puluhan Ribu Warga Jawa Barat Banjiri Kota Bandung Saksikan Puncak Milangkala Tatar Sunda

Kota Bandung – YUTELNEWS.com// Puluhan ribu warga dari berbagai daerah, tumpah ruah di Kota Bandung untuk menyaksikan puncak Milangkala Tatar Sunda yang dirangkaikan dengan Kirab Mahkota Binokasih, pada Sabtu (16/05/2026).Tujuan Wisata

Mereka rela berdesakan demi bisa menyaksikan lebih dekat kemegahan acara yang merupakan rangkaian terakhir dari Milangkala Tatar Sunda. Tak hanya dari Bandung, mereka juga datang dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Bahkan tak sedikit di antaranya datang dari luar Jabar.

Kiara Artha Park yang menjadi titik awal kirab budaya mulai dipenuhi penonton sejak siang. Bahkan menjelang pukul 17.30 WIB, area parkir di kawasan tersebut sudah penuh. Petugas terpaksa mengatur kendaraan untuk parkir di luar area.

Kehebohan mulai terjadi ketika Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mulai tampak didepan panggung utama yang disaksikan puluhan ribu pasang mata. Petugas keamanan pun mulai terlihat kewalahan menahan desakan penonton untuk dapat lebih dekat dengan idola mereka.

Tak berselang lama, suasana mulai terasa khidmat ketika Dedi Mulyadi duduk di tengah lintasan kirab diiringi alunan gamelan khas Sunda, menyambut kedatangan Mahkota Binokasih yang siap di kirab menuju Gedung Sate.

Namun tak lama suasana berubah kembali meriah ketika gubernur yang akrab disapa KDM itu mulai menaiki kuda putih yang berada di barisan paling depan dari sejumlah kereta kencana serta iring-iringan kesenian daerah.

Mahkota Binokasih yang menjadi simbol kejayaan Kerajaan Pajajaran mulai diarak menggunakan kereta kencana dengan pengawalan ketat mengikuti langkah KDM dengan kudanya.

Penonton semakin antusias saat iring-iringan mulai bergerak. Ribuan ponsel dengan kemera mode aktif menunjukkan tingginya semangat mereka mengabadikan momen yang jarang mereka temukan.

Diakui Indri, salah seorang penonton asal Cirebon, kedatangannya ke Bandung sengaja ia jadwalkan demi menyaksikan kirab Mahkota Binokasih dan KDM secara langsung.

“Makanya sengaja kita datang bareng -bareng kesini. Inginnya kita kebudayaan ini lebih rame lagi. Saya senang karena budaya kita yang hampir punah sekarang digali lagi, jadi bangga dengan acara seperti ini,” ujarnya.

Sementara penonton lainnya asal Kabupaten Garut bernama Ridwan mengaku tak menyangka acara di Kiara Artha Park itu akan semeriah malam itu. Baginya, itu menjadi pengalaman pertama menyaksikan acara yang menampilkan seni tradisional dengan penonton sangat banyak.

“Ini keren banget kalau menurut aku, sangat jarang kalau aku lihat acara tradisional tapi penontonnya membeludak begini. Berarti sebenarnya masyarakat sangat merindukan yang begini sebenarnya,” ucap nya ridwan.

Milangkala Tatar Sunda dengan mata acara utama Kirab Mahkota Binokasih, sebelumnya dimulai dari Kabupaten Sumedang, tempat mahkota tersebut disimpan, yakni di kerajaan Sumedang Larang.

Acara kemudian dilanjutkan secara beruntun di Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, Garut, Cianjur, Bogor, Depok, Karawang, Cirebon, dan berakhir di Kota Bandung.

Yans.

Pangdam III/Slw Hadiri Launching KDKMP Bersama Presiden RI.

Kab.Bandung Barat – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., menghadiri kegiatan Launching Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di 1.061 titik wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah secara virtual bersama Presiden RI Prabowo Subianto, bertempat di KDKMP Desa Cilame Perumahan Cilame Permai, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu (16/05/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasdam III/Siliwangi, Wakil Gubernur Jawa Barat, Ketua DPRD Jawa Barat, Kajati Jawa Barat, para Asisten Kasdam III/Siliwangi, Danpomdam III/Siliwangi, Kapendam III/Siliwangi, Walikota Cimahi, Wakil Bupati Bandung Barat, Dandim 0609/Cimahi, serta Kapolres Cimahi.

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa koperasi harus menjadi pilar utama dalam memperkuat kedaulatan pangan dan ekonomi nasional. Menurut Presiden, koperasi merupakan “soko guru” ekonomi desa yang mampu mempercepat terwujudnya swasembada pangan di Indonesia.

Pentingnya memutus rantai distribusi yang panjang dan ketergantungan terhadap tengkulak. Melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, para petani diharapkan memperoleh harga jual yang lebih adil, sementara masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau melalui gerai dan gudang desa.

Selain itu, Presiden mengingatkan semangat “berdikari” sebagaimana dicita-citakan Proklamator Soekarno, yakni kemampuan bangsa Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri dalam membangun kemandirian ekonomi rakyat.

Program KDKMP juga diarahkan agar dikelola secara modern, transparan, dan berbasis digital. Presiden menilai koperasi tidak lagi dapat dijalankan secara tradisional, melainkan harus profesional sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa.

Program tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam mewujudkan keadilan sosial serta pemerataan ekonomi, sehingga perputaran uang tidak hanya terpusat di kota-kota besar tetapi juga dapat dirasakan hingga pelosok desa.

Melalui program nasional tersebut, pemerintah menargetkan terciptanya lebih dari satu juta lapangan kerja di seluruh Indonesia, dengan estimasi setiap koperasi mampu menyerap sekitar 18 tenaga kerja.

Sumber : (Pendam III/Siliwangi).

Yans.

Pesona Malam Minggu di Tugu Golong Gilig Yogyakarta

Yutelnews.com
Yogyakarta selalu memiliki cara istimewa untuk menghadirkan suasana hangat bagi siapa saja yang datang berkunjung. Pada Sabtu malam, 16 Mei 2026, sekitar pukul 19.00 WIB, kawasan Tugu Golong Gilig di Jalan Jenderal Sudirman tampak dipenuhi masyarakat dan wisatawan yang menikmati indahnya malam akhir pekan di Kota Gudeg.

Keramaian mulai terlihat sejak sore hari. Cahaya lampu kota yang menghiasi kawasan tugu menciptakan pemandangan yang cantik dan menenangkan. Banyak pengunjung berjalan santai, duduk bersama keluarga maupun sahabat, serta mengabadikan momen di sekitar ikon terkenal Yogyakarta tersebut.

Di sepanjang area tugu, para pedagang kuliner juga ramai melayani pembeli. Aroma lezat dari sate ayam yang dibakar berpadu dengan hidangan nasi cumi-cumi dan berbagai makanan lainnya membuat suasana semakin hidup. Sebagian pengunjung memilih menikmati makanan langsung di tempat sambil menikmati lalu lalang kendaraan dan suasana malam kota yang khas.

Tidak hanya warga Yogyakarta, wisatawan dari berbagai daerah turut memeriahkan suasana malam itu. Salah satunya adalah Ibu Sinda yang datang dari Natuna. Ia mengaku senang dapat menikmati keramahan masyarakat dan keindahan suasana malam di kawasan Tugu Golong Gilig.

Malam Minggu di Tugu Golong Gilig bukan sekadar tentang keramaian, tetapi juga tentang kebersamaan, kehangatan, dan pesona budaya Yogyakarta yang selalu dirindukan banyak orang. Kawasan ini terus menjadi tempat favorit untuk cerita.(Bani)

Mendagri Tito Karnavian Dampingi Presiden Prabowo, Resmikan Operasionalisasi 1.061 KDKMP

Nganjuk –YUTELNEWS.com// Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan operasionalisasi sebanyak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Peresmian tersebut ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Presiden Prabowo bersama Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Mendagri Tito, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, serta pihak terkait lainnya.

Operasionalisasi 1.061 KDKMP tersebut mencakup 530 unit di Jawa Timur yang tersebar di tujuh kabupaten dan 531 unit di Jawa Tengah yang tersebar di delapan kabupaten/kota.

Sebelum secara resmi meluncurkan operasionalisasi KDKMP, Presiden Prabowo yang didampingi Mendagri Tito terlebih dahulu meninjau KDMP Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk. Di koperasi tersebut, Mendagri mendampingi Presiden Prabowo meninjau sejumlah layanan yang tersedia. Kehadiran Mendagri dalam acara tersebut merupakan bentuk komitmen dukungan terhadap program prioritas nasional itu.

Sebelumnya, Mendagri juga telah menerbitkan sejumlah regulasi dan kebijakan bagi daerah yang memuat dukungan terhadap program KDKMP. Aturan tersebut antara lain Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Dukungan Bupati/Wali Kota dalam Pendanaan Koperasi Kelurahan Merah Putih, Surat Edaran (SE) Nomor 500.3/2438/SJ tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta SE Nomor 100.3.1.3/8944/SJ tentang Percepatan Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan, dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Sabtu, 16 Mei 2026, saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih,” ujar Presiden Prabowo sebelum menekan sirine yang disambut tepuk tangan hadirin.

Dalam sambutannya, Presiden menyampaikan bahwa pembentukan KDKMP merupakan inisiatif pemerintah untuk mendorong akselerasi perekonomian di tingkat desa dan kelurahan. Melalui operasionalisasi KDKMP, masyarakat diharapkan memperoleh berbagai manfaat, antara lain akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau serta layanan kredit modal dengan bunga murah.

“Melalui Koperasi Merah Putih juga kita salurkan nanti kredit-kredit murah untuk rakyat,” ujar Presiden Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden optimistis kehadiran KDKMP akan mampu memacu geliat ekonomi di desa. Menurut Presiden Prabowo, masyarakat desa maupun kelurahan akan semakin mandiri dengan mengoptimalkan potensi ekonomi di daerah masing-masing. Hal ini juga didukung oleh kelengkapan layanan KDKMP dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, seperti penyediaan gerai sembako, penyaluran gas LPG, pupuk bersubsidi, layanan logistik, penyaluran bantuan pemerintah, hingga gerai apotek.

“Akan ada apotek obat murah. Obat yang kita tekan sehingga semurah-murahnya dapat dicapai oleh rakyat di seluruh Indonesia,” tandas Presiden Prabowo.

Turut hadir dalam acara tersebut seluruh anggota Kabinet Merah Putih, pimpinan DPR, MPR, dan DPD RI, para kepala daerah se-Jawa Timur, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Timur.

Puspen Kemendagri

Yans.

Pentahelix Dayeuhkolot Lanjutan: Pengerukan Manual Fokus Tangani Penumpukan Sedimen

Bandung –YUTELNEWS.com// Sinergi lintas sektor atau pentahelix kembali lakukan dalam upaya penanganan lingkungan dan pengendalian banjir di wilayah ini.Kelurahan Pasawahan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Pada tahap lanjutan yang berlangsung hari ini, pada sabtu (16/05/2026). kegiatan difokuskan pada pengerukan sedimen secara manual di sepanjang aliran air yang menjadi titik kritis penumpukan material lumpur dan endapan.

Kegiatan ini melibatkan unsur pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, serta media massa yang bekerja bahu-membahu. “Berbeda dengan wilayah lain yang lebih banyak memanfaatkan alat berat, tahap ini memprioritaskan metode pengerukan manual, terutama di area-area sempit, berdekatan dengan pemukiman, atau lokasi yang tidak dapat dijangkau oleh mesin alat berat. Fokus utamanya adalah mengangkat sedimen yang terbukti menjadi penyebab utama pendangkalan saluran air dan penyempitan aliran sungai.

Ketua Pentahelix Dayeuhkolot Tri Rahmanto, menyampaikan bahwa penumpukan sedimen yang dibiarkan akan mengurangi kapasitas tampung air, sehingga meningkatkan risiko luapan saat curah hujan tinggi. “Melalui kerja sama ini, kami tidak hanya membersihkan saluran, tetapi juga membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sekitar aliran air agar tetap berfungsi maksimal,” ujarnya.

Warga setempat menyambut baik langkah lanjutan ini dan turut berpartisipasi aktif. Mereka berharap kegiatan ini dapat berjalan berkelanjutan agar masalah pendangkalan sungai dan risiko banjir di lingkungan mereka dapat teratasi secara tuntas. Kegiatan pentahelix ini direncanakan akan terus berlanjut ke titik-titik penanganan lainnya guna memastikan saluran air kembali dalam kondisi prima.

Yans.

Ribka Tjiptaning Gandeng Bambang Pacul, Gelar Sosialisasi MPR RI 2026 Bersama Tenaga Kesehatan di Sukabumi

YUTELNEWS.com  | SUKABUMI ,Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, dr. Ribka Tjiptaning, menggandeng Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Bambang Wuryanto atau yang akrab disapa Bambang Pacul, menggelar kegiatan sosialisasi MPR RI Tahun Anggaran 2026 sekaligus silaturahmi bersama ratusan tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Sukabumi, Sabtu (16/5/2026). Acara ini berlangsung di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Jalan Slakopi, Desa Lembur Sawah, Kecamatan Cicantayan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh para bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya yang bertugas di berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi. Turut mendampingi dalam acara tersebut jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, struktur PAC Kecamatan Cicantayan, serta pengurus Ranting Desa Lembur Sawah.

Dalam sambutannya, dr. Ribka Tjiptaning menekankan pentingnya pertemuan ini. Sebagai dokter dan politisi yang membidangi kesehatan, ia menilai tenaga kesehatan adalah garda terdepan dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, ia juga menegaskan bahwa para nakes tidak hanya perlu menguasai keahlian medis, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat.

“Kita bersilaturahmi dengan teman-teman bidan dan perawat ini, karena selain mereka memiliki keahlian tinggi di bidang kesehatan, mereka juga sangat penting untuk menguasai wawasan kebangsaan. Setiap warga negara wajib memahami UUD 1945, dan di dalamnya tertuang aturan-aturan hukum kesehatan yang harus diketahui dan dipahami sepenuhnya. Semoga pertemuan ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan mereka, bukan hanya soal kesehatan, tapi juga soal negara dan aturan yang melindungi profesi serta masyarakat,” ujar dr. Ribka di sela-sela kegiatan.

Sementara dalam kesempatan tersebut di lakukan pula sambutan secara Daring dari Bambang pacul yang di wakil Stap Khusus nya Muhammad Al Amien yang di sampaikan kepada para peserta , beliau memberi salam dan semangat kepada ratusan tenaga kesehatan yang ikut hadir di acara tersebut

Reporter : Mirna

( Kabiro Sukabumi )

Tokoh Masyarakat Apresiasi Percepatan Langkah Pentahelix Dayeuhkolot dalam Penanganan Banjir

Bandung, 16 Mei 2026 – YUTELNEWS.com// Upaya penanganan lingkungan dan pengendalian banjir yang digerakkan melalui sinergi pentahelix terus menuai apresiasi dari berbagai kalangan, termasuk para tokoh masyarakat. Keterlibatan aktif dan langkah cepat yang diambil dalam serangkaian kegiatan ini dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata yang sangat dibutuhkan warga, terutama dalam mengatasi permasalahan pendangkalan aliran air yang kerap memicu luapan.

Salah satu tokoh masyarakat Asep Sumirat menyampaikan rasa syukur dan penghargaannya atas percepatan pelaksanaan kegiatan yang berfokus pada pengerukan sedimen dan pembersihan saluran air tersebut. “Menurutnya, kehadiran kolaborasi lintas unsur, mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, hingga media, membuktikan bahwa penanganan masalah banjir tidak lagi menjadi tanggung jawab satu pihak saja, melainkan tanggung jawab bersama.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian yang ditunjukkan dalam kegiatan ini. Masalah pendangkalan sungai, sudah lama kami rasakan dampaknya, dan dengan adanya gerakan ini yang berjalan makin dipercepat, kami berharap risiko banjir di lingkungan kami bisa berkurang secara signifikan,” ujarnya.

Ia juga berharap sinergi dan kecepatan kerja yang telah terjalin ini dapat terus dipertahankan dan berkelanjutan. Dukungan penuh dari masyarakat pun siap diberikan demi menjaga hasil kerja yang telah dicapai, agar saluran air tetap berfungsi maksimal dan lingkungan menjadi lebih aman dari ancaman bencana.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.