YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Nyalindung yang dikelola Yayasan Naraya Jati Luhur kembali melaksanakan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah teritorial Kodim 0609/Cimahi, Kamis (15/1/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB tersebut dipusatkan di Kampung Cikubang, RT 01 RW 05, Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, dengan total sasaran 3.380 porsi makanan bergizi.
Kepala SPPG Nyalindung, Ahmad Rosandi, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen SPPG dalam mendukung program nasional pemenuhan gizi anak usia sekolah.
“Alhamdulillah, pada hari ini kami kembali melaksanakan distribusi Makan Bergizi Gratis dengan total 3.380 porsi yang disalurkan kepada anak-anak sekolah dan sasaran B3 di Desa Nyalindung,” ujar Ahmad Rosandi.
Menurutnya, distribusi MBG dilakukan secara terencana dan tertib agar seluruh penerima manfaat mendapatkan makanan dalam kondisi layak dan tepat waktu.
“Teknis pembagian kami lakukan langsung ke masing-masing sekolah. Ini bertujuan agar makanan bisa langsung diterima peserta didik tanpa mengurangi kualitas dan kebersihannya,” jelasnya.
Ahmad Rosandi menyebutkan, penerima manfaat program ini berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari KB, PAUD, SD, SMP hingga SMK, serta kelompok B3 di Desa Nyalindung.
“Kami ingin memastikan bahwa program ini benar-benar menyentuh semua sasaran, terutama anak-anak sekolah yang membutuhkan asupan gizi seimbang untuk menunjang proses belajar mereka,” katanya.
Terkait menu yang disajikan, ia menegaskan bahwa setiap menu telah disusun berdasarkan rekomendasi ahli gizi yang bertugas di Unit SPPG Nyalindung.
“Menu hari ini terdiri dari nasi, ayam teriyaki, tempe goreng, lalapan wortel dan buncis, serta buah lengkeng. Semua menu ini sudah melalui perhitungan gizi oleh ahli gizi kami agar sesuai dengan kebutuhan anak sekolah,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan MBG melibatkan berbagai unsur pendukung, baik tenaga profesional maupun relawan.
“Dalam kegiatan ini, kami didukung oleh satu orang ahli gizi, satu akuntan, dan 47 relawan yang bertugas mulai dari dapur hingga pendistribusian. Semua bekerja sesuai tugas masing-masing,” tutur Ahmad Rosandi.
Lebih lanjut, ia berharap Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan Dapur SPPG Nyalindung dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan dan perkembangan anak-anak di wilayah Cipatat.
“Harapan kami, dengan adanya Makan Bergizi Gratis ini, anak-anak bisa lebih sehat, lebih semangat belajar, dan ke depan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya.
Program Makan Bergizi Gratis melalui Dapur SPPG Nyalindung ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak usia sekolah di Kabupaten Bandung Barat.
(DY)





















