Penuh Haru, Danramil 0907/Cikalongwetan Hadiri Purnatugas Camat Dadang A. Sapardan

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai kegiatan purna tugas Camat Cikalongwetan, H. Dadang A. Sapardan, yang digelar di Pendopo Kantor Kecamatan Cikalongwetan, Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalong Wetan, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai tersebut turut dihadiri Danramil 0907/Cikalongwetan Kapten Inf Yudi Komara bersama unsur Forkopimcam, anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat, para kepala desa, pimpinan instansi, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Acara digelar sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta loyalitas H. Dadang A. Sapardan selama menjalankan tugas dan pengabdiannya sebagai Camat Cikalongwetan.

Dalam sambutannya, Dadang menyampaikan rasa syukur atas perjalanan pengabdiannya selama kurang lebih 3 tahun 5 bulan memimpin Kecamatan Cikalongwetan.

“Perjalanan ini tentu bukan perjalanan yang singkat. Banyak suka, duka, tantangan, dan pengalaman yang saya lalui bersama seluruh jajaran dan masyarakat,” ujarnya.

Sebelum menjabat sebagai camat, Dadang diketahui mengabdikan diri di dunia pendidikan selama kurang lebih 27 tahun. Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bekal penting dalam membangun pelayanan publik yang humanis dan penuh tanggung jawab.

“Dari dunia pendidikan saya belajar tentang kesabaran, pengabdian, dan bagaimana melayani masyarakat dengan hati,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Dadang juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama masa kepemimpinannya terdapat ucapan, kebijakan, maupun tindakan yang kurang berkenan.

“Oleh karena itu saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak,” tuturnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan jajaran pemerintahan untuk terus menjaga kekompakan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Kecamatan ini harus terus maju. Kebersamaan harus terus dijaga demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, kehadiran Danramil 0907/Cikalongwetan Kapten Inf Yudi Komara dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergitas dan dukungan TNI terhadap pemerintahan kecamatan serta penghormatan atas pengabdian pejabat yang memasuki masa purna tugas.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Cikalongwetan, anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat Ahmad Soleh, S.IP, Ahmad Fauzi, S.Ag, Fikri Zamzam Noor, S.E, dan Ali Rapli Rapsanjani.

Selain itu, hadir pula para kepala desa se-Kecamatan Cikalongwetan beserta Ketua TP PKK Desa, jajaran UPT DP2KBP3A, Kepala KUA Kecamatan Cikalongwetan, Kepala PPL Pertanian, Direktur RSUD Cikalongwetan, Kepala Puskesmas DTP Cikalongwetan, Kepala Puskesmas Rende, Kepala Balai Benih Ikan (BBI), serta Kepala Damkar Poswil Kecamatan Cikalongwetan.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas selama masa pengabdian, mempererat tali silaturahmi, sekaligus menjadi momentum pelepasan dan peralihan tugas kedinasan secara formal kepada pejabat pengganti.

Acara berlangsung hangat dan emosional. Sejumlah tamu undangan tampak larut dalam suasana haru saat mendengarkan pesan dan refleksi pengabdian H. Dadang A. Sapardan.

Di akhir sambutannya, Dadang menutup dengan pantun perpisahan yang disambut tepuk tangan para hadirin.

“Pergi berlayar menuju lautan,

Singgah sebentar di tanah seberang.

Terima kasih warga Cikalong tercinta,

Banyak kenangan yang tak akan hilang.”

Pantun tersebut menjadi penutup manis perjalanan panjang pengabdian seorang aparatur yang telah mendedikasikan hidupnya bagi dunia pendidikan, pelayanan publik, dan masyarakat.

Hangatnya Kebersamaan Idul Adha, Dadan Supardan Pimpin Qurban DPD Golkar Bandung Barat

YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Suasana kebersamaan dan kepedulian terasa hangat di UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Peternakan Kabupaten Bandung Barat, Kamis (28/5/2026). Di Hari Kedua Idul Adha 1447 Hijriah, DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat melaksanakan kegiatan pemotongan hewan qurban sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat, Dadan Supardan bersama jajaran pengurus, kader, dan anggota Fraksi Partai Golkar.

Bagi Dadan Supardan, Idul Adha bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum untuk memperkuat rasa kemanusiaan, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada sesama.

“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan dan kepedulian. Kami ingin Partai Golkar hadir tidak hanya dalam kegiatan politik, tetapi juga hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan,” ujar Dadan Supardan.

Dengan penuh kebersamaan, proses penyembelihan hingga pengemasan daging qurban dilakukan secara gotong royong. Daging qurban kemudian disalurkan kepada masyarakat kurang mampu, anak yatim, dan warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Bandung Barat.

Menurut Dadan, kebahagiaan Idul Adha akan terasa lebih bermakna ketika dapat dirasakan bersama oleh masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bandung Barat, anggota Fraksi Partai Golkar Dapil Jabar 3, serta seluruh kader dan pengurus yang telah ikut berpartisipasi dalam kegiatan qurban tahun ini.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata komitmen DPD Partai Golkar Kabupaten Bandung Barat dalam menjaga kedekatan dengan masyarakat melalui aksi sosial yang penuh nilai kemanusiaan dan kebersamaan.

Didin

Istiqamah Berkurban di Masjid Muslimin Teladan, Wujud Ketakwaan dan Kepedulian Umat Setiap Idul Adha

YUTELNEWS.com | Medan – Dalam semangat meneladani keikhlasan nabi ibrahim as, masjid muslimin yang terletak di jalan sederhana, kelurahan teladan barat, kecamatan medan kota, terus menunjukkan istiqamah dalam melaksanakan ibadah kurban setiap hari raya idul adha.

Tradisi kurban di masjid ini telah berlangsung secara konsisten dari tahun ke tahun sebagai bentuk penghambaan diri kepada allah swt sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap sesama.

Setiap tahunnya, sebanyak 5 ekor lembu dikurbankan oleh jamaah dan masyarakat sekitar yang dengan penuh keikhlasan menyisihkan rezekinya demi meraih ridha allah swt.

Ibadah kurban yang dilaksanakan bukan sekadar ritual penyembelihan hewan, melainkan juga mengandung makna mendalam tentang pengorbanan, ketakwaan, dan keikhlasan dalam menjalankan perintah allah swt.

Sebagaimana firman allah swt dalam al-qur’an, “daging dan darah hewan kurban itu tidak akan sampai kepada allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kamu” (QS. Al-Hajj: 37).

Pelaksanaan kurban di masjid muslimin juga menjadi sarana mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat teladan barat, di mana seluruh proses dilakukan secara gotong royong dan penuh kebersamaan.

Mulai dari persiapan, penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban, seluruh jamaah turut ambil bagian dengan semangat kebersamaan yang tinggi.

Daging kurban kemudian dibagikan kepada masyarakat sekitar, khususnya kaum dhuafa, sehingga nilai keadilan sosial dan kepedulian terhadap sesama benar-benar terwujud.

Momentum idul adha di masjid ini juga menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk senantiasa berbagi dan memperkuat rasa empati terhadap saudara-saudara yang membutuhkan.

Pengurus masjid muslimin menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya agenda tahunan, tetapi telah menjadi bagian dari tradisi keagamaan yang terus dijaga dan dilestarikan.

Mereka berharap semangat berkurban ini dapat terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mencintai nilai-nilai keislaman.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan spiritual bagi anak-anak dan remaja di lingkungan sekitar untuk memahami makna ibadah kurban secara lebih mendalam.

Dengan istiqamah yang terus dijaga, masjid muslimin teladan barat diharapkan tetap menjadi pusat kegiatan keagamaan yang membawa keberkahan bagi masyarakat sekitar.

Semoga amal ibadah kurban yang dilaksanakan setiap tahunnya diterima oleh allah swt dan menjadi jalan untuk meningkatkan ketakwaan serta mempererat persaudaraan umat Islam.

Rizal HSB

Ribuan Warga Pelalawan Khusyuk Sholat Idul Adha 1447 H di Lapangan Mini Soccer Pangkalan Kerinci

YUTELNEWS.com | Pelalawan – Ribuan umat Muslim di Kabupaten Pelalawan melaksanakan Sholat Hari Raya Idul Adha 1447 H di Lapangan Mini Soccer Kec. Pkl. Kerinci pada Rabu 27 Mei 2026 pukul 07.00 WIB. Kegiatan berjalan khidmat dan penuh kekeluargaan.

Bertindak sebagai Khatib Ust. Dr. Suwandi, S.Pdi., M.Pd., Imam Ust. Fakhrorrazi, S.IP, dan Bilal Ust. Jeri Lesmana, S.H. Sebelum sholat dimulai, Ust. Fakhrorrazi menyampaikan kaifiyat pelaksanaan Sholat Idul Adha kepada jamaah.

Hadir dalam kegiatan Bupati Pelalawan H. Zukri, S.H., Wakil Bupati H. Husni Tamrin, S.H., Ketua DPRD Syafrizal, S.E., Sekda H. T. Zulfan, S.E., para Kepala OPD, Toga dan Tomas, serta Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K. bersama Wakapolres Kompol Asep Rahmat, S.H., S.I.K., M.M.

Pengamanan dilakukan oleh gabungan personil Polres Pelalawan, Polsek Pkl. Kerinci, Satpol PP, dan perwakilan antar umat beragama sebanyak ±35 orang yang dipimpin langsung Kapolres Pelalawan. Sekitar 2.000 jamaah memadati lapangan untuk mengikuti rangkaian ibadah.

Dalam sambutannya, Bupati H. Zukri menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha dan mengajak masyarakat memaknai semangat berkurban sebagai wujud kepedulian sosial. “Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat kebersamaan dan gotong royong membangun Pelalawan,” ujarnya.

Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.I.K. menegaskan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan kekhusyukan jamaah. “Alhamdulillah kegiatan berjalan aman dan kondusif. Ini bukti toleransi dan sinergi yang baik di Pelalawan,” katanya.

Ust. Dr. Suwandi dalam khutbahnya mengajak jamaah meneladani ketaatan Nabi Ibrahim Ia mengingatkan pentingnya berbagi dengan sesama melalui ibadah kurban.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan salam-salaman antara Forkopimda dan masyarakat. Sholat Idul Adha berakhir pukul 08.05 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

AS

Hadir di Radio Rewako, Kejari Gowa Bahas Peran Kejaksaan dalam Mendukung Pembangunan

YUTELNEWS.com | Gowa – Program Jaksa Menyapa merupakan inisiatif Kejaksaan Republik Indonesia yang bertujuan mendekatkan lembaga penegak hukum dengan masyarakat melalui edukasi dan penyuluhan hukum secara langsung dan interaktif. Program ini umumnya disiarkan melalui radio maupun media penyiaran publik, guna meningkatkan kesadaran hukum, menyosialisasikan regulasi terbaru, serta memperkuat hubungan antara kejaksaan dan masyarakat.

Pada Kamis (23/04/2026), Kejaksaan Negeri Gowa hadir sebagai narasumber dalam dialog interaktif yang diselenggarakan oleh Radio Rewako. Dalam kesempatan tersebut, hadir Vidza Dwi Astariyani, S.H., M.H., selaku Kepala Sub Seksi 2 Intelijen, serta Juandarita Rachman, S.H., M.H., Jaksa Fungsional Intelijen Kejaksaan Negeri Gowa.

Keduanya membahas secara mendalam mengenai peran kejaksaan dalam mendukung pemerintah, khususnya dalam menyukseskan percepatan pembangunan proyek strategis di Kabupaten Gowa.

Di sela dialog, Vidza menegaskan bahwa peran kejaksaan tidak hanya sebatas penegakan hukum, tetapi juga mencakup fungsi pendampingan dan pengawalan pembangunan secara preventif.

“Kejaksaan hadir memberikan pendampingan hukum dan pengawalan terhadap proyek strategis nasional maupun daerah, agar pelaksanaannya berjalan sesuai aturan dan terhindar dari potensi penyimpangan. Keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada kepatuhan semua pihak terhadap ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Juandarita menjelaskan bahwa peran intelijen kejaksaan mencakup pemetaan potensi hambatan dalam proses pembangunan.

“Melalui kegiatan intelijen yustisial, kami dapat mengidentifikasi risiko hukum maupun sosial yang berpotensi mengganggu kelancaran proyek. Dengan informasi tersebut, pemerintah daerah dapat segera melakukan langkah antisipasi. Ini merupakan bentuk nyata dukungan kejaksaan dalam mewujudkan percepatan pembangunan yang berkualitas,” ungkapnya.

Dalam konteks Kabupaten Gowa, terdapat sejumlah proyek strategis nasional dan daerah yang tengah dalam tahap perencanaan, khususnya di bidang pengadaan dan infrastruktur, seperti peningkatan akses jalan nasional yang menghubungkan wilayah produksi pertanian dan pertambangan. Proyek-proyek ini dinilai vital karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.

Kedua narasumber juga menekankan pentingnya sinergi antara kejaksaan, pemerintah daerah, dan masyarakat.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dan partisipasi masyarakat menjadi kunci agar pengawasan lebih optimal, terutama dalam mendeteksi potensi penyimpangan. Kami berharap masyarakat turut berperan aktif melaporkan jika menemukan indikasi permasalahan dalam pelaksanaan proyek,” tutur Vidza.

Selain itu, kejaksaan mendorong agar seluruh pelaksanaan proyek strategis menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Penerapan good governance menjadi langkah penting untuk meningkatkan kepercayaan publik dan memperkuat legitimasi pemerintah dalam pembangunan. Komitmen kejaksaan adalah memastikan setiap proyek benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tujuan akhir dari percepatan pembangunan adalah kesejahteraan rakyat, khususnya di Kabupaten Gowa,” tutup Juandarita.

(Abu Al Gifar)

 

DPD IWO Indonesia Bandung Barat Ucapkan Selamat HUT ke-45 Ketua Umum, Tegaskan Komitmen Soliditas Organisasi

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Peringatan hari ulang tahun ke-45 Ketua Umum Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia), Dr. NR. Icang Rahardiansyah, pada Senin (20/4/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas organisasi di tengah dinamika dan tantangan dunia jurnalistik yang kian kompleks.

Perayaan ini tidak hanya dimaknai sebagai momen personal, tetapi juga sebagai refleksi atas perjalanan panjang IWO Indonesia dalam membangun eksistensi dan kontribusi nyata bagi dunia pers nasional. Ucapan selamat dan doa pun mengalir dari berbagai daerah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi serta kepemimpinan yang telah ditunjukkan.

Di Jawa Barat, Ketua DPD IWO Indonesia Kabupaten Bandung Barat, Rusendi, turut menyampaikan penghormatan dan harapannya. Ia menegaskan bahwa peran Ketua Umum sangat strategis dalam menjaga arah organisasi agar tetap konsisten dengan visi besar yang telah ditetapkan.

“Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-45 kepada Bapak Dr. NR. Icang Rahardiansyah. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberkahan dalam memimpin IWO Indonesia menuju arah yang lebih maju dan profesional,” ujar Rusendi.

Menurutnya, sosok Ketua Umum bukan hanya berperan sebagai pemimpin organisasi, tetapi juga sebagai figur inspiratif yang mampu menanamkan nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, dan integritas kepada seluruh anggota. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi utama dalam menjaga kekompakan organisasi, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Rusendi juga menilai, di bawah kepemimpinan Dr. Icang Rahardiansyah, IWO Indonesia terus berkembang menjadi organisasi yang solid, progresif, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Berbagai program strategis yang dijalankan dinilai mampu meningkatkan kualitas sumber daya wartawan, memperluas jaringan, serta mendorong terciptanya ekosistem pers yang sehat dan bertanggung jawab.

“Kami di daerah merasakan langsung dampak dari kepemimpinan beliau. Organisasi semakin kuat, solid, dan mampu menghadapi berbagai tantangan di era digital,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rusendi menambahkan bahwa dukungan dan arahan dari pimpinan pusat menjadi energi penting bagi pengurus daerah untuk terus berinovasi dan meningkatkan kapasitas organisasi.

Momentum ulang tahun ini, lanjutnya, juga menjadi ajang refleksi bagi seluruh kader IWO Indonesia untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas, profesional, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Di tengah persaingan media yang semakin ketat, visi besar menjadikan IWO Indonesia sebagai organisasi pers yang modern, kredibel, dan berintegritas menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus diperjuangkan secara bersama-sama.

Dien Yoyo

HJB ke-385 Kabupaten Bandung Jadi Momentum Penguatan Aksi Lingkungan

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung – Peringatan Hari Jadi (HJB) ke-385 Kabupaten Bandung pada 2026 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat aksi nyata di bidang lingkungan hidup, terutama di tengah kondisi banjir yang masih melanda sejumlah wilayah.

Mantan Bupati Bandung periode 2010–2020, Dadang M Naser, menginisiasi penyaluran ratusan bibit pohon produktif sebagai bagian dari upaya mendorong gerakan penghijauan yang lebih berdampak.

Menurut Dadang, langkah tersebut merupakan respons atas kondisi lingkungan yang semakin rentan akibat alih fungsi lahan serta menurunnya daya dukung kawasan resapan air.

“Peringatan hari jadi ini harus kita maknai lebih dalam. Tidak cukup hanya seremoni, tapi harus menjadi momentum untuk bergerak bersama menjaga lingkungan,” kata Dadang.

Ia menekankan bahwa penanaman pohon bukanlah tujuan akhir, melainkan langkah awal dari proses panjang pemulihan ekosistem yang membutuhkan komitmen bersama.

“Yang terpenting bukan hanya menanam, tapi memastikan pohon itu tumbuh dan memberi manfaat. Tanpa perawatan, penanaman hanya akan menjadi kegiatan sesaat,” ujarnya.

Sebagai anggota Komisi IV DPR RI, Dadang menilai upaya pelestarian lingkungan harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan, dengan melibatkan berbagai elemen, termasuk masyarakat sebagai aktor utama di lapangan.

Ia juga mengingatkan bahwa bencana banjir yang terjadi berulang setiap tahun merupakan indikator terganggunya keseimbangan alam yang perlu segera ditangani secara serius.

“Banjir ini menjadi pengingat bahwa kita harus segera memperbaiki kondisi lingkungan, terutama di kawasan hulu dan daerah resapan air,” tuturnya.

Dadang menambahkan, keberhasilan program penghijauan sangat ditentukan oleh tingkat keberlangsungan hidup tanaman, bukan sekadar jumlah bibit yang ditanam.

“Kita harus mulai mengukur keberhasilan dari berapa banyak pohon yang hidup dan tumbuh, bukan hanya dari angka penanaman,” tegasnya.

Selain itu, ia mendorong penguatan peran masyarakat melalui pembentukan kader lingkungan yang mampu menjadi penggerak sekaligus penjaga keberlanjutan program penghijauan.

“Kader lingkungan penting untuk memastikan gerakan ini terus berjalan dan tidak berhenti di tengah jalan,” katanya.

Dadang optimistis, jika gerakan penanaman dan pemeliharaan pohon dilakukan secara konsisten, maka dampaknya akan signifikan dalam menekan risiko banjir serta memperbaiki kualitas lingkungan di Kabupaten Bandung.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk menjadikan HJB ke-385 sebagai titik awal penguatan komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Didin

Pagelaran Harmoni Bambu Pasundan Meriah, Angkat Budaya Lokal di Cikalongwetan

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Pagelaran Harmoni Bambu Pasundan resmi dibuka oleh Camat Cikalongwetan, H. Dadang Ansapardan, M.Pd., KP, dalam sebuah acara yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme masyarakat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam upaya pelestarian seni dan budaya Sunda, khususnya yang berbasis alat musik bambu. Sabtu, (18/4/2026).

Dalam sambutannya, Dadang Ansapardan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wadah strategis untuk menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya lokal. Ia menekankan pentingnya menjaga eksistensi seni bambu agar tetap hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap seni musik bambu tidak hanya tetap lestari, tetapi juga mampu berkembang dan dikenal lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Photo: Camat Cikalongwetan, H. Dadang A. Sapardan, M. Pd, KP.

Rangkaian kegiatan dalam pagelaran ini terbilang beragam dan edukatif, di antaranya Pentas Seni Awi Gabeung, diskusi dan bedah buku budaya, lomba menulis cerita budaya lokal, pentas kacapi suling, bazar UMKM, live music, hingga workshop menulis budaya. Seluruh kegiatan tersebut dirancang untuk menggabungkan unsur hiburan, edukasi, serta pemberdayaan masyarakat.

Selain itu, acara ini juga diisi dengan pembagian sertifikat kepada para peserta dan pihak yang terlibat sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menyukseskan kegiatan serta dalam upaya pelestarian budaya lokal.

Suasana pembukaan semakin semarak dengan penampilan seni musik bambu dari berbagai kelompok seni yang menampilkan kekayaan budaya khas Pasundan, sarat akan nilai kearifan lokal. Kehadiran tokoh budaya, pelaku seni, serta masyarakat umum turut menambah semangat kebersamaan dalam acara tersebut.

Kegiatan Harmoni Bambu Pasundan diharapkan dapat menjadi agenda rutin di Kecamatan Cikalongwetan. Selain sebagai sarana pelestarian budaya, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat nilai gotong royong, mempererat kebersamaan masyarakat, serta mendorong generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya daerahnya.

Dien Yoyo

Edukasi Program MBG Harus Berkelanjutan, Camat Cikalongwetan Tekankan Waktu Konsumsi Makanan

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Para pemangku kebijakan di wilayah diminta untuk terus menggencarkan edukasi kepada seluruh unsur sekolah terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Edukasi ini dinilai penting untuk memberikan pemahaman komprehensif, khususnya terkait tata kelola distribusi dan waktu konsumsi makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Hal tersebut disampaikan oleh Camat Cikalongwetan, Dadang A. Sapardan, dalam arahannya pada Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pendopo Kecamatan, Selasa (14/04/2026).

“Kita jangan berhenti melakukan edukasi terhadap unsur sekolah, terutama siswa terkait waktu mengkonsumsi makanan,” ujarnya di hadapan peserta rapat.

Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa makanan yang diproduksi oleh setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi memiliki batas waktu layak konsumsi, yakni maksimal empat jam setelah proses memasak. Oleh karena itu, distribusi makanan harus diikuti dengan konsumsi segera oleh siswa dan penerima manfaat dari klaster B3.

“Saat makanan datang agar segera dibagikan untuk dikonsumsi, sehingga makanan masih dalam keadaan layak konsumsi,” jelasnya.

Peserta kegiatan terdiri dari unsur Forkopimcam, termasuk Danramil dan Kapolsek, yayasan, mitra, Kepala SPPG, kepala sekolah, kepala desa, serta instansi vertikal di wilayah Cikalongwetan.

Dadang menegaskan, penyampaian informasi yang komprehensif diharapkan mampu mencegah terjadinya kesalahan dalam tata kelola program. Ia menyinggung fenomena yang kerap muncul di berbagai platform media sosial terkait pelaksanaan MBG di sejumlah daerah.

“Dengan informasi yang komprehensif dimungkinkan tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar makanan yang tersisa tidak dibawa pulang oleh siswa. Peran guru dinilai penting dalam mengedukasi dan mengingatkan siswa untuk menghabiskan makanan yang telah disajikan.

“Para guru perlu terus mengingatkan siswa agar tidak membawa sisa makanan ke rumah,” tegasnya.

Pada akhir arahannya, Camat mengimbau Kepala SPPG untuk aktif menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak sekolah dan pemerintah desa. Ia juga mendorong agar Kepala SPPG dapat terlibat langsung dalam kegiatan edukatif di sekolah, seperti upacara bendera, rapat guru, maupun pertemuan orang tua siswa.

“Tidak ada salahnya para Kepala SPPG menjadi salah satu narasumber pada beberapa kegiatan yang diselenggarakan di sekolah atau desa,” pungkasnya.

Didin

Dugaan Provokator Sidang Lapangan di Pelalawan Berujung Laporan Polisi

YUTELNEWS.com | Pelalawan – Dugaan adanya provokator dalam sidang pemeriksaan setempat (PS) di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau, berujung pada laporan resmi ke Polres Pelalawan. Peristiwa tersebut terjadi saat sidang lapangan berlangsung pada Jumat, 21 November 2025.

Sidang lapangan dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Pelalawan, dengan dihadiri para pihak berperkara, Kepala Desa beserta perangkatnya, serta Bhabinkamtibmas. Agenda sidang bertujuan meninjau langsung objek sengketa guna memastikan kondisi dan batas wilayah yang dipersoalkan.

Ketua Umum Aliansi Jurnalis Penyelamat Lingkungan Hidup (AJPLH), Soni, S.H., M.H., M.Ling, menjelaskan bahwa perkara yang diperiksa bukan sengketa kepemilikan lahan, melainkan gugatan terkait dugaan penguasaan kawasan hutan tanpa izin.

Objek yang disengketakan diduga merupakan kawasan hutan yang saat ini dikuasai oleh Yimmi Fujanto. Persoalan utama dalam gugatan tersebut berkaitan dengan legal standing atas penguasaan kawasan hutan, bukan kepemilikan pribadi.

Awalnya, situasi sidang berlangsung kondusif. Namun, suasana berubah tegang setelah muncul dugaan tindakan provokatif dari seorang warga. Seorang ibu rumah tangga berinisial EW diduga melontarkan pernyataan yang memicu emosi massa di lokasi hingga nyaris terjadi kericuhan.

Berdasarkan keterangan saksi, pernyataan tersebut memancing reaksi warga yang hadir. Padahal, objek yang diperiksa dalam sidang lapangan disebut bukan milik warga setempat maupun milik pihak terlapor, melainkan kawasan yang status hukumnya masih dalam proses sengketa.

Melihat situasi yang mulai tidak kondusif, aparat kepolisian dari Polsek Bunut yang berjaga segera melakukan pengamanan. Langkah cepat tersebut berhasil meredam potensi bentrokan, sehingga sidang dapat dilanjutkan meski berlangsung singkat.

Atas kejadian itu, AJPLH melaporkan EW ke Polres Pelalawan pada 27 November 2025 atas dugaan tindakan provokatif yang dinilai mengganggu jalannya proses hukum.

Pihak kepolisian kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan menerbitkan Surat Perintah Penyelidikan pada 10 Desember 2025. Melalui Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 31 Desember 2025, diketahui bahwa perkara masih berada pada tahap penyelidikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan fakta untuk menentukan ada tidaknya unsur pidana.

Di sisi lain, AJPLH menegaskan bahwa perkara utama dalam sidang tersebut adalah dugaan penguasaan kawasan hutan tanpa izin oleh Yimmi Fujanto. Berdasarkan putusan pengadilan sebelumnya serta telaah teknis dari BPKH Pekanbaru, disebutkan tidak terdapat fakta yang menunjukkan objek tersebut keluar dari status kawasan hutan.

Soni menambahkan, pihaknya juga telah melaporkan Yimmi Fujanto secara pidana atas dugaan menduduki dan menguasai kawasan hutan produksi tanpa izin. Ia meminta penyidik Polres Pelalawan cermat dalam melihat perkara ini sebagai kasus lingkungan, bukan sekadar sengketa perdata.

Lebih lanjut, Soni mengutip ketentuan dalam KUHP baru, yakni Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Pasal 246, yang mengatur tentang penghasutan atau provokasi.

“Setiap orang yang di muka umum, baik melalui lisan maupun tulisan, menghasut orang lain untuk melakukan tindak pidana atau tidak menuruti ketentuan undang-undang, dapat dipidana dengan ancaman penjara maksimal empat tahun atau denda maksimal Rp500 juta,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Menurutnya, ketentuan tersebut relevan dengan dugaan tindakan yang terjadi di lokasi sidang lapangan.

AJPLH pun mendesak kepolisian segera menetapkan tersangka guna memberikan kepastian hukum serta perlindungan terhadap lingkungan.

Sementara itu, hasil konfirmasi kepada pihak Polres Pelalawan melalui Aipda Rollys Patar menyebutkan bahwa penanganan laporan telah diarahkan ke Unit I Reskrim Polres Pelalawan. Ia mengaku tidak lagi menangani perkara tersebut karena telah bertugas di Polsek Ukui.

“Tanya di Unit I, saya sudah pindah ke Ukui,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan kepada Polres Pelalawan terkait perkembangan penanganan laporan, baik mengenai dugaan provokator maupun dugaan penguasaan kawasan hutan tanpa izin.

(Red)

Purna Tugas Sekcam Cikalongwetan, Camat dan Sekcam Berbagi Kisah Pengabdian Penuh Makna

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Suasana hangat bercampur haru menyelimuti Aula Kecamatan Cikalongwetan, Selasa (31/3/2026), saat Halal Bihalal dirangkaikan dengan purna tugas Sekretaris Camat (Sekcam) Cikalongwetan, Dadang Romansyah. Momen ini tak sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang pengabdian dan kebersamaan antara camat dan sekcam yang telah terjalin bertahun-tahun.

Camat Cikalongwetan, H. Dadang A. Sapardan, tampak tak kuasa menyembunyikan rasa hormatnya kepada sosok yang selama ini menjadi mitra kerja terdekatnya. Di hadapan para tamu undangan, ia menuturkan bahwa peran Sekcam bukan hanya administratif, tetapi juga menjadi penopang utama jalannya roda pemerintahan di kecamatan.

“Kurang lebih 30 tahun beliau mengabdi di sini. Bagi saya pribadi, beliau bukan hanya rekan kerja, tetapi bagian dari perjalanan panjang pelayanan di Cikalongwetan,” ujarnya.

Ia pun menegaskan, momen ini bukanlah perpisahan dalam arti sebenarnya.

“Ini bukan pelepasan, tapi purna tugas. Kalau pelepasan seolah tidak akan bertemu lagi. Sementara purna tugas adalah tanda bahwa pengabdian formal selesai, tapi silaturahmi harus tetap berjalan,” kata Camat dengan nada penuh makna.

Sementara itu, Dadang Romansyah yang telah mengabdikan sebagian besar hidupnya di lingkungan Kecamatan Cikalongwetan, menyampaikan rasa syukur sekaligus haru. Ia mengenang perjalanan panjang yang tidak lepas dari kebersamaan dengan para pimpinan, rekan kerja, hingga masyarakat.

“Banyak sekali kenangan yang kami lalui bersama. Saya merasa beruntung bisa menjadi bagian dari keluarga besar Kecamatan Cikalongwetan. Terima kasih atas kepercayaan dan kebersamaan selama ini,” ucapnya.

Ia juga mengaku, hubungan yang terbangun selama bertugas bukan sekadar hubungan kerja, melainkan sudah seperti keluarga.

“Saya berharap, meskipun sudah purna tugas, kita tetap bisa bersilaturahmi. Karena yang terbangun selama ini bukan hanya pekerjaan, tetapi rasa kebersamaan,” tambahnya.

Momen kebersamaan antara camat dan sekcam tersebut menjadi sorotan dalam acara yang turut dihadiri unsur Forkopimcam, kepala desa, serta berbagai elemen masyarakat. Kehangatan hubungan keduanya tergambar jelas dalam setiap ungkapan yang disampaikan.

Suasana semakin emosional saat ditayangkan video selayang pandang perjalanan pengabdian Dadang Romansyah. Beberapa hadirin tampak terdiam, bahkan menitikkan air mata, mengenang berbagai momen kebersamaan yang terekam dalam perjalanan waktu.

Sebagai bentuk penghargaan, jajaran kecamatan menyerahkan cendera mata kepada Dadang Romansyah. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah yang memperlihatkan eratnya hubungan yang telah terbangun.

Lebih dari sekadar seremonial, purna tugas ini menjadi potret hubungan kerja yang hangat antara camat dan sekcam tentang dedikasi, loyalitas, dan kebersamaan yang akan terus dikenang, bahkan setelah masa tugas berakhir.

Cunarya

Di Bulan Ramadan, Pemdes Ciptagumati Salurkan Insentif dan Sampaikan Apresiasi untuk Para Penggerak Desa

YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Desa Ciptagumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, Rabu (18/3/2026). Pemerintah desa setempat menyalurkan insentif bagi para penggerak kelembagaan desa yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan dan kegiatan sosial di tengah masyarakat.

Kepala Desa Ciptagumati, Tedi Irawan, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa penyaluran insentif ini bukan sekadar bantuan, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi para relawan desa.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa menyalurkan insentif untuk para RT, RW, kader Posyandu, PKK, guru ngaji, guru PAUD, DKM, hingga KPM. Ini adalah bentuk terima kasih kami atas pengabdian mereka yang luar biasa untuk masyarakat,” ujar Tedi.

Menurutnya, keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kecamatan Cikalongwetan hingga Pemerintah Kabupaten Bandung Barat.

“Terima kasih atas dukungan dan kerja sama semua pihak. Semoga ini menjadi keberkahan bagi kita semua,” tambahnya.

Di tengah momen Ramadan, Pemerintah Desa Ciptagumati juga menggencarkan kegiatan tarawih keliling ke 13 masjid jami yang tersebar di wilayah desa. Program tersebut tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Kami ingin lebih dekat dengan warga, mendengar langsung aspirasi mereka, sekaligus menyampaikan program-program desa ke depan,” kata Tedi.

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran kelembagaan desa, termasuk tokoh agama, BPD, serta para pengurus DKM dan MUI desa yang terus bersinergi menjaga kekompakan dan keharmonisan di Ciptagumati.

Menjelang Hari Raya Idul pitri 1447 H, Tedi Irawan juga menyampaikan pesan yang menyentuh kepada masyarakat. Ia memohon maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya.

“Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam pelayanan dan kebijakan. Dari hati yang paling dalam, kami mohon maaf. Minal aidzin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.

Dien Yoyo.

Pemkab Bandung Barat Lepas Program Mudik Gratis 2026, Tiga Bus Berangkat ke Yogyakarta dan Solo

YUTELNEWS.com | Padalarang, Bandung Barat – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti pelataran eks Giant Kota Baru Parahyangan, Padalarang, saat ratusan warga bersiap memulai perjalanan mudik menuju kampung halaman. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas keberangkatan Program Mudik Gratis 2026/1447 Hijriah dengan rute tujuan Yogyakarta hingga Solo.

Program bertajuk “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi tradisi tahunan pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri. Pada tahun ini, Pemkab Bandung Barat meningkatkan kapasitas angkutan guna mengakomodasi tingginya antusiasme warga.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, hadir langsung melepas rombongan pemudik. Ia menyampaikan rasa syukur atas peningkatan fasilitas dibandingkan tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah, tahun ini ada penambahan armada. Tahun kemarin dua unit bus, untuk tahun ini kita menyediakan tiga unit dengan total 150 pemudik,” ujar Jeje di sela prosesi pelepasan.

Selain armada, para pemudik juga dibekali logistik konsumsi guna menunjang kenyamanan selama perjalanan panjang menuju Jawa Tengah.

Menurut Jeje, program ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari upaya strategis untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan di jalan raya. Dengan beralihnya masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang disediakan pemerintah, diharapkan arus mudik menjadi lebih aman dan tertib.

“Tujuannya untuk mengurangi kemacetan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, kita bisa membantu meringankan beban ekonomi warga serta memastikan mereka menggunakan armada yang aman, nyaman, dan laik bagi keluarga,” tambahnya.

Kegiatan pelepasan turut dihadiri Sekretaris Daerah Bandung Barat Ade Zakir, Anggota DPRD Pither Tjuandis, Kepala Dinas Perhubungan Moch. Ridwan Evi, serta unsur pimpinan kecamatan dan kepolisian setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap keselamatan transportasi publik.

Seluruh fasilitas keberangkatan dalam program ini ditanggung oleh pemerintah daerah melalui kerja sama dengan bank bjb. Meski demikian, Bupati mengingatkan bahwa koordinasi untuk perjalanan arus balik dilakukan secara mandiri oleh masing-masing peserta.

Ke depan, Pemkab Bandung Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kuota program mudik gratis sesuai kebutuhan masyarakat.

“Jika melihat kebutuhan warga yang masih tinggi, insyaallah akan kita perbanyak lagi armadanya,” pungkas Jeje.

Seiring lambaian tangan para pejabat dan keluarga yang mengantar, tiga unit bus yang membawa harapan dan rindu itu perlahan meninggalkan titik keberangkatan, mengawali perjalanan menuju kampung halaman untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga.

Dien Yoyo

Audiensi Tak Digubris, LAKI KBB Demo DPRD dan Soroti Dugaan Intervensi Proyek

YUTELNEWS.co | Kabupaten Bandung Barat – Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) Kabupaten Bandung Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD KBB, Rabu (11/3/2026). Aksi tersebut dipicu oleh tidak adanya tanggapan dari pimpinan DPRD terhadap surat audiensi dan somasi yang sebelumnya dilayangkan organisasi tersebut.

Ketua LAKI KBB, Gunawan Rasyid yang akrab disapa Guras, mengatakan surat audiensi yang diajukan pihaknya sudah lebih dari satu bulan tidak mendapat respons. Padahal surat tersebut dimaksudkan untuk melakukan tabayun dan meminta klarifikasi terkait dugaan penyalahgunaan wewenang oleh oknum anggota DPRD KBB.

“Kami sudah melakukan berbagai langkah persuasif, mulai dari komunikasi hingga somasi untuk meminta klarifikasi terkait dugaan adanya oknum anggota DPRD yang menjadi broker proyek pada tahun 2025 dan 2026 dengan nilai yang signifikan,” ujar Guras kepada wartawan di sela aksi.

Menurutnya, LAKI KBB juga memperoleh informasi mengenai dugaan praktik pemerasan dan intimidasi yang dilakukan oknum anggota DPRD saat menjalankan fungsi pengawasan maupun dalam proses pembahasan anggaran. Dugaan tersebut, kata dia, termasuk terjadi dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 yang berlangsung beberapa hari lalu di Hotel Novena.

Guras menyebut aksi demonstrasi tersebut merupakan puncak kekecewaan pengurus dan anggota LAKI KBB setelah muncul pula isu yang menyebut dirinya telah dilaporkan ke aparat penegak hukum, serta adanya pernyataan yang diduga merendahkan keberadaan organisasi tersebut.

Namun saat aksi berlangsung, tidak satu pun pimpinan DPRD KBB menemui massa untuk memberikan klarifikasi. Perwakilan massa hanya diterima oleh Ketua Komisi III Piter Tyuandis dan Ketua Komisi IV Nur Julaeha.

“Karena tidak ada klarifikasi dari pimpinan DPRD, maka kami menganggap klaim proyek oleh oknum anggota DPRD di beberapa dinas yang kami temukan dalam data tidak pernah ada,” kata Guras.

Meski demikian, LAKI KBB mengaku telah memiliki sejumlah data terkait dugaan keterlibatan oknum pengusaha yang disebut berkolaborasi dengan oknum anggota DPRD dalam mengintervensi proyek di beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

LAKI KBB juga mengingatkan para kepala OPD agar berhati-hati dalam melaksanakan kegiatan pengadaan barang dan jasa. Menurut Guras, apabila kegiatan tetap dijalankan berdasarkan klaim pihak tertentu tanpa dilaporkan kepada Bupati atau Wakil Bupati, maka hal tersebut berpotensi mengarah pada dugaan pemufakatan jahat yang dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi.

Ke depan, LAKI KBB menyatakan akan memfokuskan pengawasan terhadap proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) tahun anggaran 2026 di setiap dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat serta berkoordinasi dengan aparat penegak hukum apabila ditemukan indikasi pelanggaran.

Dien Yoyo

Bahaya Narkoba dan Cyber Bullying, Dua Pejabat Kejari Gowa Jadi Narasumber di SMPIT Al-Fityan School

YUTELNEWS.com | Gowa – Kejaksaan Negeri Gowa menggelar penyuluhan hukum melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) dengan tema “Bahaya Narkoba dan Cyber Bullying” di SMPIT Al-Fityan School Gowa, Kamis (05/03/2026). Kegiatan yang dilaksanakan di masjid SMPIT Al-Fityan School Gowa ini diikuti sekitar 70 siswa dan siswi yang tampak antusias mengikuti penyuluhan hukum tersebut.

Melalui Humas Kejaksaan Negeri Gowa, Andi Ardiaman, S.H., M.H., kepada wartawan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Kejaksaan dalam memberikan edukasi dan pemahaman hukum kepada pelajar sejak dini, sekaligus membangun silaturahmi di bulan suci Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kasi Intelijen Kejari Gowa Andi Ardiaman, S.H., M.H., Jaksa Fungsional Juandarita, S.H., Kepala Sekolah SMPIT Al-Fityan School Gowa Hamriah, S.Si., S.Pd., Gr., serta para guru.

Adapun yang menjadi narasumber adalah dua pejabat Kejaksaan Negeri Gowa, yakni Kepala Seksi Intelijen Andi Ardiaman, S.H., M.H. dan Jaksa Fungsional Bidang Intelijen Juandarita, S.H., yang menyampaikan materi terkait bahaya narkoba dan perundungan (bullying), termasuk cyber bullying di era digital.

Kepala Sekolah SMPIT Al-Fityan School Gowa, Hamriah, S.Si., S.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kejaksaan Negeri Gowa atas terselenggaranya program Jaksa Masuk Sekolah di sekolah tersebut.

“Kehadiran Bapak dari Kejaksaan Negeri Gowa merupakan kehormatan sekaligus anugerah ilmu bagi anak-anak kami. Program Jaksa Masuk Sekolah ini baru pertama kali dilaksanakan di SMPIT Al-Fityan School Gowa dan menjadi kesempatan berharga bagi para siswa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihak sekolah tidak hanya fokus pada kecerdasan akademik dan spiritual, tetapi juga sangat menekankan pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kesadaran hukum bagi para siswa.

“Kami percaya bahwa generasi yang unggul adalah generasi yang cerdas sekaligus sadar hukum. Melalui program ini, siswa diharapkan memahami pentingnya hukum sesuai dengan tagline Kejaksaan, ‘Kenali Hukum, Jauhi Hukuman’,” katanya.

Hamriah juga menekankan pentingnya pemahaman mengenai bahaya perundungan, baik bullying verbal, fisik, sosial maupun cyber bullying, serta penyalahgunaan narkoba dan etika dalam bermedia sosial.

“Dengan memahami hukum, para siswa akan lebih bijak dalam bertindak dan terlindungi dari hal-hal yang dapat merugikan masa depan mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Gowa, Andi Ardiaman, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberikan ruang bagi Kejaksaan untuk melaksanakan penyuluhan hukum kepada para pelajar.

Menurutnya, program Jaksa Masuk Sekolah merupakan langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi pelanggaran hukum di kalangan pelajar, termasuk penyalahgunaan narkotika dan perundungan yang saat ini menjadi ancaman serius bagi generasi muda.

“Jaksa tidak hanya bertugas sebagai penuntut umum, tetapi juga memiliki peran dalam memberikan edukasi hukum kepada masyarakat, termasuk kepada para pelajar melalui program Jaksa Masuk Sekolah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa edukasi hukum sejak dini sangat penting agar para pelajar memahami konsekuensi hukum dari setiap tindakan serta mampu menjauhi perilaku menyimpang.

Di era digital saat ini, lanjutnya, tantangan yang dihadapi generasi muda semakin kompleks, mulai dari penyalahgunaan media sosial, perundungan, hingga bahaya narkotika.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para siswa dapat memahami risiko dan konsekuensi hukum dari setiap tindakan, serta mampu membangun karakter yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga mengajak para guru dan orang tua untuk bersama-sama membimbing dan mengawasi anak-anak agar terhindar dari pengaruh negatif serta mampu meraih cita-cita dengan cara yang baik dan benar.

Kegiatan penyuluhan hukum ini diharapkan dapat menekan angka kenakalan remaja, kasus kekerasan terhadap anak, serta tindak pidana yang melibatkan anak di bawah umur di Kabupaten Gowa.

Melalui program Jaksa Masuk Sekolah, Kejaksaan Negeri Gowa berkomitmen untuk terus memberikan penerangan dan penyuluhan hukum kepada para pelajar agar mereka dapat mengenali hukum sejak dini dan menjauhi hukuman.

Kegiatan berlangsung aman, lancar, dan mendapat respon positif dari para peserta.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif dalam membentuk karakter dan kesadaran hukum yang kuat di kalangan pelajar, serta menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lainnya,” pungkasnya.

(Abu Algifari)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.