YUTELNEWS.COM – ANAMBAS || Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kepulauan Anambas pada tahun 2025 mencatat capaian tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, pertumbuhan ekonomi daerah perbatasan tersebut mencapai 15,54 persen secara year on year (YoY).
Angka ini menempatkan Anambas di posisi teratas dibandingkan kabupaten dan kota lain di Kepri. Di bawahnya menyusul Kabupaten Natuna dengan pertumbuhan 10,49 persen, kemudian Kota Batam sebesar 6,76 persen.
Sementara itu beberapa daerah lain di Kepri mencatat pertumbuhan lebih rendah, seperti Kabupaten Bintan 6,43 persen, Kabupaten Karimun 5,44 persen, Kabupaten Lingga 3,53 persen, serta Kota Tanjungpinang 3,31 persen.
Tingginya pertumbuhan ekonomi Anambas tidak terlepas dari peran sektor minyak dan gas (migas) yang beroperasi di wilayah perairan Natuna dan sekitar Kepulauan Anambas. Sejumlah proyek migas lepas pantai menjadi salah satu penopang utama aktivitas ekonomi daerah.
Beberapa proyek tersebut antara lain Blok Anambas yang dioperasikan oleh KUFPEC, serta proyek South Natuna Sea Block B yang dikelola Medco Energi.
Selain sektor migas, ekonomi Anambas juga ditopang oleh sektor perikanan dan kelautan yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat. Aktivitas penangkapan ikan, budidaya perikanan, perdagangan antar pulau hingga jasa transportasi laut turut memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah.
Potensi lain yang mulai berkembang adalah pariwisata bahari. Gugusan pulau, pantai, terumbu karang serta destinasi wisata selam di wilayah Anambas menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Meski demikian, sejumlah pihak menilai Anambas masih menghadapi tantangan dalam melakukan diversifikasi ekonomi agar tidak terlalu bergantung pada sektor migas. Penguatan sektor riil seperti perikanan, pariwisata dan perdagangan dinilai penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah dalam jangka panjang.
(Redaksi)
Editor: Darmansyah Kabiro Natuna YUTELNEWS.COM












