Sumedang, Jabar – YUTELNEWS.com// Para buruh PT Kahatex di Jalan Raya Bandung-Garut, Kecamatan Cimanggung dan Jatinangor, Kabupaten Sumedang saat menerima gaji kerap jadi sasaran sejumlah preman yang berusaha memalak.
Apalagi, Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri bagi 25.700 buruh pabrik ini kemarin sudah cair membuat para buruh waswas atas aksi sejumpah premanisme tersebut.
Terkait hal tersebut,
Polres Sumedang, Polsek Jatinangor dan Polsek Cimanggung melakukan langkah-langkah antisipasi untuk pengamanan ribuah buruh yang telah menerima THR.
Dalam upaya pengamanan ini, jajaran Polres Sumedang menurunkan sebanyak 100 personel untuk mengamankan aktivitas pekerja yang menerima THR di kawasan industri PT Kahatex.
Personel ditempatkan di sejumlah titik strategis, seperti area parkir, akses menuju mesin ATM, hingga lokasi yang sering digunakan karyawan untuk melakukan penarikan uang.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, terutama aksi pemalakan yang kerap muncul saat momen pencairan THR.
Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika mengatakan, 100 personel yang diturunkan ditempatkan di titik-titik strategis di sekitar kawasan industri, khususnya area PT Kahatex.
“Personel disiagakan di area parkir, pintu masuk ATM, hingga lokasi yang kerap digunakan pekerja untuk melakukan transaksi keuangan,” ungkap Sandityo saat memantau pencairan THR buruh PT Kahatex, pada Kamis (12/03/2026).
“Kita plotting sekitar 100 anggota di sekitar kawasan Kahatex, termasuk di area parkir dan titik-titik rawan seperti pintu ATM dan tempat pencairan uang lainnya,” ujarnya.
Sandityo mengimbau para pekerja maupun masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan aksi pemalakan atau gangguan keamanan lainnya.
Selain pengamanan di kawasan industri, Polres Sumedang juga meningkatkan patroli kewilayahan jelang Idulfitri.
“Kalau ada yang mengalami atau melihat pemalakan, silakan lapor melalui Call Center 110. Nanti akan langsung diarahkan ke polsek terdekat, atau bisa juga melapor ke anggota yang berjaga di pos-pos pengamanan,”tegasnya Kapolres.
Sementara itu,
Kabag Umum PT Kahatex, Cecep Gunawan mengapresiasi kepada jajaran Polres Sumedang atas dukungan pengamanan selama proses pembagian THR kepada 25.700 pekerja.
“Kami sebagai Kabag Umum atas nama Manajemen PT Kahatex mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Sumedang beserta jajaran yang telah membantu mengamankan pembagian THR hari ini,” katanya.
Dikatakan Cecep, pengamanan dari kepolisian sangat penting karena momen pencairan THR berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan.
Kerawanan tersebut antara lain potensi munculnya aksi premanisme, seperti praktik pemalakan terhadap pekerja yang baru saja mengambil uang.
“Kami sangat mengapresiasi pengamanan ini, karena pembagian THR memang rawan terhadap pemalakan atau gangguan keamanan lainnya,” ujar Cecep.
“Dengan adanya pengamanan dari kepolisian, para karyawan bisa merasa lebih aman,”pungkas Cecep.**
Yans.








