YUTELNEWS.com | Padalarang, Bandung Barat – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti pelataran eks Giant Kota Baru Parahyangan, Padalarang, saat ratusan warga bersiap memulai perjalanan mudik menuju kampung halaman. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat secara resmi melepas keberangkatan Program Mudik Gratis 2026/1447 Hijriah dengan rute tujuan Yogyakarta hingga Solo.
Program bertajuk “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menghadapi tradisi tahunan pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri. Pada tahun ini, Pemkab Bandung Barat meningkatkan kapasitas angkutan guna mengakomodasi tingginya antusiasme warga.
Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, hadir langsung melepas rombongan pemudik. Ia menyampaikan rasa syukur atas peningkatan fasilitas dibandingkan tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, tahun ini ada penambahan armada. Tahun kemarin dua unit bus, untuk tahun ini kita menyediakan tiga unit dengan total 150 pemudik,” ujar Jeje di sela prosesi pelepasan.
Selain armada, para pemudik juga dibekali logistik konsumsi guna menunjang kenyamanan selama perjalanan panjang menuju Jawa Tengah.
Menurut Jeje, program ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari upaya strategis untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan di jalan raya. Dengan beralihnya masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum yang disediakan pemerintah, diharapkan arus mudik menjadi lebih aman dan tertib.
“Tujuannya untuk mengurangi kemacetan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Harapannya, kita bisa membantu meringankan beban ekonomi warga serta memastikan mereka menggunakan armada yang aman, nyaman, dan laik bagi keluarga,” tambahnya.
Kegiatan pelepasan turut dihadiri Sekretaris Daerah Bandung Barat Ade Zakir, Anggota DPRD Pither Tjuandis, Kepala Dinas Perhubungan Moch. Ridwan Evi, serta unsur pimpinan kecamatan dan kepolisian setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap keselamatan transportasi publik.
Seluruh fasilitas keberangkatan dalam program ini ditanggung oleh pemerintah daerah melalui kerja sama dengan bank bjb. Meski demikian, Bupati mengingatkan bahwa koordinasi untuk perjalanan arus balik dilakukan secara mandiri oleh masing-masing peserta.
Ke depan, Pemkab Bandung Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kuota program mudik gratis sesuai kebutuhan masyarakat.
“Jika melihat kebutuhan warga yang masih tinggi, insyaallah akan kita perbanyak lagi armadanya,” pungkas Jeje.
Seiring lambaian tangan para pejabat dan keluarga yang mengantar, tiga unit bus yang membawa harapan dan rindu itu perlahan meninggalkan titik keberangkatan, mengawali perjalanan menuju kampung halaman untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga.
Dien Yoyo












