YUTELNEWS.COM- KOTA BEKASI ||Ramadhan 1447 Hijriah kembali menjadi ruang terbaik untuk menanam kebaikan dan memetik keberkahan.
Dalam semangat itulah, JAJAKA DPC Pondok Melati menggelar kegiatan santunan bagi anak yatim dan dhuafa sebagai wujud nyata kepedulian sosial yang terus dijaga dari tahun ke tahun, 18 Maret 2026.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan cerminan nilai kebersamaan yang tumbuh kuat di tengah organisasi.
Di balik setiap bantuan yang disalurkan, tersimpan niat tulus dari para anggota untuk berbagi kebahagiaan, menghadirkan harapan, serta mempererat tali kemanusiaan—terutama di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini.
Sejak awal persiapan, suasana gotong royong sudah begitu terasa.
Para rekan JAJAKA saling bahu-membahu, mulai dari penggalangan donasi, penyusunan acara, hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Setiap proses dilalui dengan keikhlasan, menjadikan kegiatan ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga penuh makna.
Dalam balutan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, santunan diserahkan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa.
Senyum yang terukir di wajah mereka menjadi bukti bahwa kepedulian sekecil apa pun mampu menghadirkan kebahagiaan yang besar. Bukan hanya bantuan materi yang diberikan, tetapi juga doa, perhatian, dan rasa bahwa mereka tidak sendiri.
Ketua JAJAKA DPC Pondok Melati, Subur Hermawan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini dengan baik.
“Alhamdulillah, kegiatan hari ini dapat berjalan dengan lancar.
Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh rekan-rekan JAJAKA yang telah membantu, baik secara materi maupun tenaga. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan yang telah diberikan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa meskipun kehadiran belum sepenuhnya lengkap, hal tersebut tidak mengurangi semangat dan komitmen untuk terus menjalankan agenda tahunan ini.
“Meskipun yang hadir belum semuanya lengkap, namun tidak mengurangi semangat kita untuk tetap melaksanakan kegiatan ini.
Justru ini menjadi motivasi agar ke depan kita bisa lebih solid dan menghadirkan kegiatan yang lebih meriah lagi,” tambahnya penuh harap. Aamiin YRA.
Di akhir kegiatan, segenap panitia turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan yang mungkin terjadi selama pelaksanaan.
“Kami memohon dibukakan pintu maaf yang seluas-luasnya apabila dalam kegiatan ini terdapat kekurangan, baik dalam hal apa pun. Kami menyadari bahwa kekurangan datang dari kami, dan kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT. Mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya.
Kegiatan santunan ini menjadi bukti bahwa kekuatan kebersamaan mampu menghadirkan manfaat nyata bagi sesama.
Tidak hanya meringankan beban mereka yang menerima, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya berbagi, peduli, dan saling menguatkan.
Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
Dan semoga di Ramadhan yang akan datang, semangat berbagi ini semakin besar, semakin luas, serta mampu menjangkau lebih banyak lagi saudara-saudara yang membutuhkan.
Karena sejatinya, kepedulian adalah jembatan yang menghubungkan hati manusia dalam satu tujuan: kebaikan dan keberkahan.
Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin
(Wowo)






















