Bandung – YUTELNEWS.com//// Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Dapil II Kabupaten Bandung, Hj. Nia Purwakania, SH., M.Kn., menggelar kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Anggaran 2026 di GOR Desa Rancaekek Kulon, Kecamatan Rancaekek, pada Minggu (19/04/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi forum menampung aspirasi masyarakat yang menyoroti persoalan infrastruktur, banjir, hingga penguatan ekonomi warga.
Dalam pertemuan tersebut, hj Nia Purwakania menegaskan bahwa berbagai aspirasi warga langsung ia catat untuk ditindaklanjuti. Ia menjelaskan, masyarakat banyak menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan desa yang membutuhkan perbaikan. Selain itu, warga juga menyoroti bencana banjir yang kembali terjadi di wilayah Rancaekek Kulon.
“Pertama, aspirasi yang berkembang mencakup infrastruktur jalan desa. Kemudian, persoalan banjir yang saat ini juga terjadi di Rancaekek Kulon. Selain itu, ada juga kebutuhan terkait jaminan sosial,” ujar hj Nia.
Lebih lanjut, ia pun menekankan pentingnya koordinasi lintas pemerintah agar solusi dapat segera diwujudkan. Ia menyebutkan, pihaknya akan menjalin komunikasi aktif dengan pemerintah kabupaten, provinsi, hingga pusat.
“Oleh karena itu, saya akan menindaklanjuti semua masukan ini melalui koordinasi dengan mitra kerja di tingkat Provinsi Jawa Barat, kabupaten, hingga pemerintah pusat,” tambahnya.
Di sisi lain, hj Nia juga mendorong peningkatan kemandirian ekonomi masyarakat. Ia menilai, pelatihan berbasis UMKM menjadi salah satu langkah strategis untuk membuka peluang kerja baru, terutama bagi ibu-ibu dan pemuda desa.
Langkah ke depan, saya akan memperjuangkan program pelatihan UMKM. Tujuannya jelas, yaitu menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga berharap pelatihan tersebut tidak berhenti pada tahap kegiatan semata. Ia ingin program berjalan berkelanjutan agar memberikan dampak nyata bagi perekonomian desa. ” Pelatihan ini harus berkesinambungan. Jadi, tidak berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi terus berkembang untuk mendukung kemajuan ekonomi warga,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua BPD Rancaekek Kulon, Toni Suwarsa, SH., menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPRD hj Nia tersebut. Ia menilai kunjungan ini membawa harapan baru bagi masyarakat, khususnya dalam penanganan banjir yang hingga kini belum terselesaikan.
Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Nia yang sudah hadir dan menyerap aspirasi warga. Kami berharap kehadiran beliau membawa solusi nyata, bukan sekadar kunjungan,” ujar Toni.
Namun demikian, Toni juga menyoroti persoalan banjir yang berdampak langsung pada fasilitas pendidikan. Ia mengungkapkan, banjir yang terjadi baru-baru ini merendam SD Rancaekek 7 hingga mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Banjir kemarin berdampak ke SD Rancaekek 7. Bahkan, ada tiga ruang kelas yang tidak bisa digunakan. Akibatnya, proses belajar tidak optimal karena siswa harus bergantian dan waktu belajar hanya sekitar dua setengah jam,” jelasnya.
Selain itu, ia meminta agar aspirasi terkait penanganan banjir dapat diteruskan ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Ia menegaskan, pihak desa sudah berulang kali mengajukan permohonan, namun hingga kini belum ada realisasi.
“Oleh sebab itu, kami berharap Ibu Dewan bisa menyampaikan langsung ke BBWS. Kami sudah beberapa kali mengajukan surat dan datang langsung, tetapi belum ada tindak lanjut,” tambahnya.
Pemerintah daerah dan legislatif diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam menjawab kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, berbagai persoalan seperti banjir, infrastruktur, dan ekonomi warga dapat ditangani secara terpadu dan berkelanjutan.
Yans.











