Dua Jemaah Haji Solo Wafat di Mekkah, Dimakamkan di Tanah Suci

Dua Jemaah Haji Asal Tegal Berpulang di Tanah Suci

Dua warga Kabupaten Tegal yang sedang menunaikan ibadah haji di Mekkah dilaporkan meninggal dunia pada bulan Mei 2026. Peristiwa duka ini menjadi perhatian bagi keluarga dan kerabat yang ditinggalkan, serta jamaah lainnya yang tengah menjalankan rukun Islam kelima.

Jemaah pertama yang menghembuskan napas terakhirnya adalah Rais Kadar Tanglog, seorang pria berusia 79 tahun. Beliau dilaporkan wafat pada tanggal 23 Mei 2026. Jenazah almarhum Rais Kadar Tanglog telah dimakamkan di lokasi yang mulia, yaitu Makam Syaraya Syuhada Al Haram, sebuah tempat yang menjadi peristirahatan terakhir bagi para syuhada di tanah suci.

Selang beberapa hari, kabar duka kembali datang dari Mekkah. Jemaah haji kedua yang berpulang adalah Supriyono Kadarisman Cakra Merta, berusia 68 tahun. Almarhum Supriyono meninggal dunia pada tanggal 27 Mei 2026. Beliau juga dimakamkan di pemakaman Syara’i, lokasi yang juga memiliki nilai spiritual tinggi di Mekkah.

Kepergian kedua jemaah ini menjadi pengingat akan kefanaan hidup dan kekhusyukan ibadah haji yang membutuhkan kekuatan fisik dan mental. Meskipun berpulang di tanah yang penuh berkah, tentu ada kesedihan mendalam bagi keluarga yang menantikan kepulangan mereka.

Ratusan Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba di Tanah Air

Di sisi lain, setelah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji, ratusan jemaah haji dari Embarkasi Solo mulai kembali ke tanah air. Kloter pertama yang terdiri dari 358 jemaah haji dilaporkan tiba dengan selamat di Bandara Adi Soemarmo. Kedatangan mereka disambut dengan penuh kebahagiaan oleh keluarga dan kerabat yang telah lama menantikan.

Pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GIA 6401 menjadi saksi bisu kepulangan perdana ini. Pesawat tersebut mendarat di Bandara Adi Soemarmo pada Selasa, Juni 2026, pukul 20.37 WIB. Keberhasilan penerbangan ini menandai dimulainya fase kepulangan jemaah haji dari Embarkasi Solo.

Wakil Kepala Bidang Pembekalan PPIH Embarkasi Solo, David Fajar Saputra, menyatakan bahwa kedatangan rombongan jemaah haji ini berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal ini menunjukkan kelancaran koordinasi dan persiapan yang matang dari pihak penyelenggara ibadah haji.

Jemaah yang tergabung dalam kloter pertama Embarkasi Solo ini mayoritas berasal dari Kabupaten Tegal, dengan jumlah 350 orang. Selain itu, terdapat pula 2 jemaah yang berasal dari Kota Solo. Rombongan ini juga didampingi oleh petugas haji daerah dan petugas kloter untuk memastikan kelancaran proses kepulangan dan akomodasi mereka setibanya di Indonesia.

Secara rinci, formasi jemaah dalam kloter pertama ini adalah sebagai berikut:

  • Jemaah dari Kabupaten Tegal: 350 orang
  • Jemaah dari Kota Solo: 2 orang
  • Petugas Haji Daerah: 2 orang
  • Petugas Haji Kloter: 4 orang

David Fajar Saputra menambahkan bahwa jumlah jemaah dalam kloter pertama ini tidak mencapai angka 360 orang, yang merupakan kapasitas penuh sebuah kloter. Namun, hal tersebut tidak mengurangi makna dan keberhasilan kepulangan mereka ke tanah air setelah menunaikan ibadah haji. Kepulangan ini menjadi momen penuh syukur bagi seluruh jemaah dan keluarga yang menanti.

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWS FEED