Dechapol/Supissara Lolos ke 16 Besar Indonesia Open 2026 Usai Laga Dramatis Tiga Gim
Jakarta – Babak 32 besar Polytron Indonesia Open 2026 pada Rabu (3/6/2026) menyajikan drama menegangkan di sektor ganda campuran. Pasangan Thailand yang diunggulkan kedua, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran, nyaris tersandung oleh pasangan non-unggulan dari Jepang, Yuichi Shimogami/Sayaka Hobara. Pertarungan sengit selama 66 menit ini akhirnya dimenangkan oleh wakil Thailand dengan skor tipis 21-23, 21-19, 19-21, memastikan mereka melaju ke babak 16 besar.
Kekalahan ini tentu menjadi pukulan telak bagi Shimogami/Hobara. Status mereka sebagai runner-up Singapore Open 2026 pekan lalu sempat membangkitkan harapan untuk kembali mengulang prestasi gemilang. Namun, ambisi tersebut harus terhenti lebih awal di turnamen level Super 1000 ini. Perjuangan gigih mereka sepanjang pertandingan patut diacungi jempol, meskipun pada akhirnya harus mengakui keunggulan pengalaman dan ketenangan mental lawannya.
Drama Gim Pertama: Adu Setting yang Mendebarkan
Ketegangan langsung terasa sejak awal gim pertama. Mengabaikan reputasi Dechapol/Supissara sebagai salah satu ganda campuran elit dunia, Shimogami/Hobara tampil tanpa beban dan langsung memberikan perlawanan sengit. Pasangan muda Jepang ini berhasil mencuri start dan memimpin perolehan angka di awal laga.
Namun, Dechapol/Supissara yang memiliki pengalaman lebih banyak tidak tinggal diam. Menjelang interval, pasangan Thailand ini mulai menemukan ritme permainan mereka. Mereka berhasil membalikkan keadaan dan memegang kendali permainan selepas jeda. Adu strategi dan ketahanan fisik yang alot terus bergulir hingga memasuki momen-momen krusial.
Saat Dechapol/Supissara mencapai game point pada kedudukan 20-19, Shimogami/Hobara menunjukkan determinasi luar biasa dengan menyamakan kedudukan. Di sinilah kematangan mental Dechapol/Supissara menjadi pembeda. Mereka berhasil meredam agresivitas lawan dan dengan tenang menyelesaikan gim pertama dengan kemenangan 23-21 melalui adu setting.
Gim Kedua: Tikungan Tajam Shimogami/Hobara
Memasuki gim kedua, kendali permainan sempat berada di bawah dominasi Dechapol/Supissara. Pasangan Thailand ini tampak nyaman dalam menyerang dan mendominasi sebagian besar jalannya pertandingan. Mereka berhasil menciptakan jarak poin yang cukup aman.
Namun, kelengahan di fase akhir gim justru menjadi petaka bagi Dechapol/Supissara. Shimogami/Hobara memperlihatkan daya juang yang luar biasa. Sempat tertinggal beberapa angka, mereka perlahan bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 15-15. Dechapol/Supissara sempat kembali menjauh untuk memimpin 18-16, tetapi momentum tersebut langsung diputus oleh serangan balik cepat dari pasangan Jepang.
Memanfaatkan penurunan konsentrasi dari pasangan Thailand, Shimogami/Hobara secara impresif mendulang poin demi poin. Melalui serangan-serangan cepat dan tak terduga di poin-poin akhir, wakil Jepang ini berhasil merebut gim kedua dengan kemenangan 21-19. Hasil ini sukses memaksakan terjadinya gim penentu, menambah intensitas pertandingan.
Gim Penentuan: Comeback yang Kandas di Momen Krusial
Gim ketiga berjalan bak rollercoaster, penuh dengan perubahan momentum yang dramatis. Dechapol/Supissara langsung tancap gas sejak awal untuk menegaskan status unggulan mereka. Dengan serangan-serangan agresif, mereka berhasil menciptakan selisih poin yang cukup jauh dan memimpin nyaman dengan skor 12-5.
Di ambang kekalahan, Shimogami/Hobara justru menampilkan magisnya. Melalui variasi serangan yang ciamik dan pertahanan yang rapat, mereka melakukan comeback sensasional. Rentetan poin berhasil mereka raih hingga akhirnya berbalik unggul 16-15. Sorakan penonton membahana menyambut kebangkitan pasangan Jepang ini.
Sayangnya, ketika kemenangan sudah berada di depan mata, kestabilan emosi kembali berbicara. Dechapol/Supissara yang kembali menghadapi tekanan berhasil menemukan performa terbaik mereka tepat pada waktunya. Dengan ketenangan eksekusi di lapangan dan fokus yang kembali terjaga, pasangan Thailand ini berhasil menjauh dari kejaran lawan.
Sukses meredam momentum kebangkitan Shimogami/Hobara, Dechapol/Supissara akhirnya mengakhiri perlawanan sengit tersebut dengan skor akhir 21-19 di gim penentuan. Kemenangan ini tidak hanya membawa mereka lolos ke babak 16 besar, tetapi juga menunjukkan kedalaman mentalitas mereka sebagai salah satu pasangan ganda campuran terbaik dunia.





















f8bet thương hiệu giải trí cùng worl cup 2026