BANDUNG —YUTELNEWS.com// Prestasi membanggakan kembali diukir oleh pelajar asal Kp.Cadas Ngampar, Desa Jagabaya, Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung. Zerin Sinar Agustin, pesilat muda yang merupakan siswi SMPN 1 Cimaung dari perguruan Pencak Silat Pagar Nusa Kab.Bandung. berhasil meraih predikat Juara 1 pada kategori Tanding Kelas H Putri Pra Remaja dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional Yosilat National Championship 2026.
Kejuaraan nasional yang berlangsung selama dua hari, pada 8–9 Agustus 2026 di indor Si Jalak Harupat Soreang Kab. Bandung Jawa Barat ini, diikuti oleh berbagai kontingen pesilat terbaik dari berbagai daerah.
Atas raihan prestisius tersebut, Zerin Sinar Agustin secara resmi menerima Medali Emas dan Sertifikat Penghargaan (No: 21 / YOSILAT/VIII/2026) yang diterbitkan pada 9 Agustus 2026.
Penyerahan penghargaan ini disahkan dan ditandatangani oleh perwakilan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), serta Ketua Pelaksana kegiatan.
Momen kemenangan ini terasa kian spesial bagi sang atlit muda satu ini, karena bertepatan dengan bulan kelahirannya di bulan Agustus. Keberhasilan ini disambut dengan rasa syukur mendalam, sekaligus menjadi pemacu semangat untuk terus mengukir prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.
”Saya sangat bersyukur atas kemenangan ini. Mudah-mudahan ini menjadi motivasi bagi diri saya pribadi. Kemenangan ini merupakan hadiah terindah dari Allah SWT yang bertepatan dengan hari kelahiran saya di bulan Agustus ini,” ungkap Zerin usai laga.
Dibalik raihan sukses ini, keberhasilan tersebut tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak yang senantiasa mendampingi proses latihan dan perjuangan. Ucapan terima kasih secara khusus saya sampaikan kepada kedua orang tua yang tak pernah berhenti memberikan doa dan dorongan moral.
Dalam kesempatanya, Zerin juga sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pelatih silat, Kang Yopi (mang Pih) yang dengan sabar membina dan mengasah kemampuan teknik serta mental bertanding, serta peran teman-teman seperguruan dari Pagar Nusa juga jajaran guru dan pihak sekolah di SMP Negeri 1 Cimaung yang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ekstrakurikuler Pencak Silat selama ini, ujar Zerin.
Bagi Zerin sang atlet yang saat ini mengenyam pendidikan di SMPN Negri 1 Cimaung kelas 8, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri untuk meraih prestasi, melainkan juga bagian tak terpisahkan dari identitas seni budaya warisan leluhur Sunda.
Kesadaran inilah yang mendorong komitmennya untuk terus mendalami seni budaya Sunda sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam melestarikan budaya bangsa. Dengan prestasi ini, diharapkan lahir lebih banyak lagi generasi muda di Kabupaten Bandung yang berprestasi sekaligus tangguh dalam merawat warisan budaya.
Yans.



