LABUHANBATU, Yutelnews.com — Nama DA alias Dian kini menjadi sorotan tajam warga di seantero wilayah hukum Polsek Bilah Hilir. Sosok ini disinyalir kuat bukan sekadar pengedar, melainkan pengendali utama peredaran narkotika jenis sabu yang kian merajalela di kawasan tersebut. Aktivitasnya disebut berlangsung semakin terbuka, seolah tidak merasa diawasi, seolah hukum tak menjangkau wilayah itu. Selasa (22/09/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari warga setempat, peredaran yang dikomandoi Dian sudah berlangsung cukup lama. Pembeli datang silih berganti, transaksi terjadi di tempat-tempat yang diketahui banyak orang, namun hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas yang menghentikan aktivitas tersebut secara permanen.
“Semua orang tahu siapa Dian, tahu di mana beroperasi. Mengapa sampai hari ini belum ditindak? Apakah harus menunggu sampai anak-anak kita ikut terjerat dulu baru ada yang turun?” ungkap salah satu warga dengan nada cemas sekaligus geram, meminta namanya dirahasiakan.
Keresahan warga kini memuncak. Mereka tidak hanya khawatir akan dampak narkoba, tetapi juga bertanya-tanya: apakah laporan yang disampaikan selama ini sampai ke pihak berwenang? Mengapa pelaku yang identitasnya begitu jelas masih bebas bergerak?
Masyarakat secara tegas menuntut pihak kepolisian, khususnya jajaran Polsek Bilah Hilir, untuk segera bertindak! Identitas pengendali sudah disebut, wilayah operasinya sudah diketahui luas — tidak ada alasan lagi untuk menunda.
“Kami tidak meminta hal yang mustahil. Cukup turun, cari Dian, amankan, dan bersihkan wilayah kami. Jangan biarkan narkoba menguasai tempat kami tinggal,” tegas warga lainnya.
Hukum tidak boleh membiarkan satu orang mengancam masa depan banyak orang. Publik kini menatap ke arah Polsek Bilah Hilir: apakah akan membiarkan peredaran terus berlangsung, atau segera bergerak dan membuktikan bahwa keadilan berlaku untuk siapa saja.
Anshori Pohan








































