Mahasiswi Perantau Tewas dalam Kecelakaan di Bundaran Ocarina Batam, Pengemudi Mobil Diamankan

BATAM, YUTELNEWS.com – Perjalanan Sepriani Wirda Nengsih, seorang mahasiswi Politeknik Negeri Padang yang datang ke Kota Batam untuk menjalani program magang, berakhir tragis setelah menjadi korban kecelakaan lalu lintas di kawasan Bundaran Ocarina, Kecamatan Batam Kota, Jumat (23/10/2026).

Kepergiannya menyisakan duka bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Di tengah kesibukannya menimba pengalaman di tanah rantau, Sepriani sebelumnya sempat membagikan kisah perjuangannya meninggalkan kampung halaman demi mengejar masa depan yang lebih baik.

Pada 20 September 2026, Sepriani menulis ungkapan kerinduan kepada keluarga melalui akun Facebook miliknya. Unggahan tersebut menggambarkan pengalamannya merantau untuk pertama kali dan usahanya beradaptasi dengan kehidupan baru di Batam.

“Baru 3 minggu berlalu, tapi rasanya rindu ini sudah mulai membuncah. Membuka kembali foto di galeri saat momen keberangkatan kemarin menuju Batam untuk urusan magang,” tulisnya dalam unggahan tersebut.

Ia juga menceritakan keberaniannya keluar dari zona nyaman demi menimba pengalaman dan mempersiapkan masa depan.

“Ini adalah kali pertama dalam hidup aku benar-benar nekat melangkah keluar dari zona nyaman dan memilih merantau ke luar kota demi masa depan,” lanjutnya.

Sempat Meminta Doa Orang Tua

Selama menjalani program magang, Sepriani juga membagikan sejumlah aktivitas kesehariannya melalui media sosial. Salah satunya ketika ia memperlihatkan kegiatan pemantauan pekerjaan pembangunan proyek di kawasan Pasir Putih, Bengkong, Batam.

Di tengah kesibukan tersebut, ia mengungkapkan bahwa menjalani magang bukanlah hal yang mudah. Namun, ia tetap berusaha menjalaninya sembari meminta doa dan dukungan dari kedua orang tuanya.

“Jujur magang ini capek sekali, doakan anak mu ini ya ayah dan ibu agar sukses selalu,” ucapnya dalam video yang diunggah ke media sosial.

Ungkapan itu menjadi bagian dari kisah perjuangannya sebagai anak rantau yang berusaha meraih cita-cita jauh dari keluarga.

Namun, harapan untuk menyelesaikan perjalanan magang dan meraih masa depan yang diimpikannya kini terhenti setelah kecelakaan maut tersebut.

Saksi Sebut Mobil Sempat Melaju Setelah Menabrak

Berdasarkan keterangan saksi mata bernama Setiawan, kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor yang dikendarai korban dan sebuah mobil Hyundai Santa Fe berwarna hitam.

Setiawan mengaku melihat mobil tersebut berusaha meninggalkan lokasi setelah kejadian. Ia kemudian mengejar kendaraan itu dan berupaya menghadangnya dari arah depan agar pengemudi berhenti.

Menurut kesaksian Setiawan, kendaraan tersebut tidak langsung berhenti. Ia menyebut mobil kembali melaju ketika korban berada di bawah kolong kendaraan, sehingga korban kembali terlindas. Sepeda motor yang dikendarai korban juga terseret hingga sekitar 30 meter.

Upaya kendaraan tersebut untuk melanjutkan perjalanan akhirnya terhenti setelah sepeda motor korban tersangkut melintang pada bagian ban depan mobil.

Keterangan saksi tersebut menjadi bagian dari informasi mengenai kronologi kecelakaan yang perlu didalami lebih lanjut oleh penyidik.

Pengemudi Diamankan Polisi

Kasus kecelakaan tersebut kini ditangani Satuan Lalu Lintas Polresta Barelang. Pengemudi Hyundai Santa Fe berwarna hitam dilaporkan telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Barelang, Iptu Jefri, membenarkan bahwa pengemudi mobil telah diamankan.

“Pengemudi mobil telah diamankan di Satlantas Polresta Barelang,” ujar Jefri saat dikonfirmasi Batamnews.co.id.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai hasil pemeriksaan pengemudi, penetapan status hukum, serta perkembangan penyelidikan lebih lanjut belum tercantum dalam keterangan yang menjadi dasar penulisan berita ini.

Penyebab pasti kecelakaan dan rangkaian peristiwa yang terjadi sebelum hingga sesudah tabrakan masih perlu dipastikan berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian.

Kepergian Sepriani menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas dan tanggung jawab setiap pengguna jalan ketika terjadi kecelakaan.

Di balik peristiwa tersebut, tersimpan kisah seorang mahasiswi yang datang ke Batam membawa harapan, menjalani magang dengan penuh perjuangan, dan tetap menyimpan kerinduan kepada keluarga di kampung halaman.

Sumber: Batamnews.co.id dan keterangan saksi yang dikutip dalam rilis.

Posting Terkait

JANGAN LEWATKAN

NEWS FEED