YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat- Suasana hangat tampak memenuhi Aula Kantor Kecamatan Cikalongwetan ketika Puskesmas Rende menggelar Lokakarya Mini Lintas Sektoral Triwulan IV Tahun 2025, Rabu (10/12/2025). Tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan di mana pemerintah, aparat kewilayahan, dan para pemangku kepentingan duduk bersama untuk meninjau perjalanan program kesehatan selama 2025 sekaligus merumuskan arah pembangunan kesehatan di tahun 2026.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Puskesmas Rende Dr. Fariza Dono Prasetiyo, Sekretaris Kecamatan Cikalongwetan Dadang Romansyah, Danramil Cikalongwetan Kapten Inf. Yudi Komara, perwakilan Kapolsek, serta unsur lintas sektor lainnya. Kebersamaan lintas lembaga ini menegaskan bahwa pembangunan kesehatan adalah kerja kolektif.
Capaian Positif Berkat Kerja Bersama
Dalam pemaparannya, Puskesmas Rende mencatat berbagai kemajuan program kesehatan sepanjang tahun 2025. Layanan kesehatan ibu dan anak semakin baik, upaya pencegahan stunting menunjukkan peningkatan, surveilans penyakit menular lebih kuat, dan cakupan imunisasi terus berkembang.
Meski begitu, sejumlah tantangan masih membutuhkan perhatian bersama, seperti pemerataan akses layanan kesehatan hingga peningkatan edukasi kepada masyarakat.
Kepala Puskesmas Rende, Dr. Fariza, menyampaikan bahwa setiap capaian tersebut merupakan hasil nyata dari gotong royong lintas sektor. “Kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kecamatan, perangkat desa, kader kesehatan, mitra organisasi, dan seluruh elemen masyarakat. Semua pencapaian ini lahir dari kolaborasi yang kuat,” ujar Dr. Fariza.
Menatap 2026 dengan Semangat Baru
Memasuki tahun 2026, Puskesmas Rende menargetkan peningkatan mutu layanan dan penguatan jejaring kemitraan. Dr. Fariza menegaskan bahwa inovasi program akan disesuaikan dengan kebutuhan warga.
“Kami berkomitmen memperluas jangkauan pelayanan dan meningkatkan respons cepat terhadap masalah kesehatan. Dengan optimalisasi sumber daya, kami ingin memastikan layanan semakin mudah diakses dan berkualitas,” ungkapnya.
Ia pun berharap kerja sama lintas sektor terus terjalin erat. “Keberhasilan program kesehatan tidak bisa dicapai oleh Puskesmas saja. Sinergi yang berkelanjutan akan membawa dampak yang benar-benar dirasakan masyarakat,” tambahnya.
Menutup Tahun dengan Komitmen Bersama
Lokakarya diakhiri dengan penetapan langkah strategis yang akan menjadi dasar program kesehatan di tahun 2026. Semua peserta menyepakati pentingnya memperkuat koordinasi dan menjaga semangat gotong royong demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Cikalongwetan.
Dien Yoyo.











