YUTELNEWS.com | Bandung Barat – Purwakarta– Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cikalongwetan dan Darangdan menggelar patroli gabungan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat pergantian tahun. Patroli dilaksanakan di Jembatan Cisomang, wilayah perbatasan Kecamatan Cikalongwetan dan Darangdan yang juga menjadi batas administratif Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Purwakarta, Rabu (1/1/2026).
Patroli yang berlangsung hingga pergantian tahun tersebut diikuti unsur Camat, Danramil, Kapolsek, serta unsur terkait dari kedua kecamatan. Selain sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan kamtibmas, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat sinergi lintas wilayah, khususnya di kawasan perbatasan yang memiliki dinamika sosial relatif tinggi.
Camat Cikalongwetan, H. Dadang A. Sapardan, menilai patroli gabungan lintas kabupaten menjadi langkah strategis dalam memantau situasi keamanan pada momentum pergantian tahun. Menurutnya, wilayah perbatasan membutuhkan koordinasi yang solid karena memiliki kepentingan dan tantangan yang saling berkaitan.
“Patroli bersama Forkopimcam dari dua kecamatan yang berbeda kabupaten ini sangat penting untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif saat pergantian tahun,” ujar Dadang di sela kegiatan.
Ia menambahkan, intensitas komunikasi dan koordinasi antar wilayah yang berbatasan harus terus dijaga meskipun berada dalam administrasi pemerintahan yang berbeda. Kesamaan kepentingan dan tugas pelayanan masyarakat menuntut adanya sinergi berkelanjutan.
Sementara itu, Camat Darangdan, Mimid Munajat, menyampaikan bahwa patroli gabungan tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama antar Forkopimcam, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan pada momen-momen strategis.
“Kesamaan tugas dalam menjaga kondusifitas wilayah menjadi dasar pelaksanaan patroli bersama ini,” kata Mimid.
Ia juga membuka peluang agar kerja sama dan pertemuan lintas Forkopimcam dapat terus dilaksanakan pada kesempatan lain.
Hal tersebut dinilai penting sebagai sarana bertukar informasi dan memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai dinamika wilayah perbatasan.
“Kegiatan bersama seperti ini memungkinkan untuk dilanjutkan pada momen-momen penting lainnya ke depan,” pungkasnya.
Dien Yoyo












