Nias utara — YUTELNEWS.com Sangat disayangkan jika pekerjaan yang dilakukan oleh Rekanan Nama perusahaan CV Tiga Putra Direktur, Agustinus Zega ini, gegara kurangnya pengawasan Dinas PUTR Kabupaten Nias Utara Dengan Anggaran,,,(Dua miliar seratus enam puluh enam juta dua ratus dua puluh ribu sembilan puluh) terhadap proyek kegiatan pembangunan Rehabilitasi jembatan dan pekerasan jalan juga struktur pekerasan beton,juga penyusunan batu di kawat Bronjong yang kurang sesuai spesifikasi dan pekerjaan lainnya.
Di duga pekerjaan tersebut di lakukan asal jadi atau tidak sempurna dengan apa yang di harapkan warga setempat,juga tokoh masyarakat, untuk mendapatkan kepastian aduan masyarakat, beberapa awak media pers Dan LSM turun langsung melihat kondisi pekerjaan tersebut, dan terlihat jelas pemasangan besi atau pelekatan las ada hanya satu dua titik las di tiap tiap siku siku besi atau tidak menyeluruh di penuhi cucuk api las, penahanan kekuatan besi H panjang dan bukan hanya itu ujung besi H sebelah kiri dan kanan pemasangan nya jauh berbeda,bukan hanya itu pembangunan tembok ujung dan tembok penahan tengah jembatan penahan besi H masih di pakai beton lama yang sebelumnya yang di dikuatirkan cepat rapuk dan hancur karena kualitas bangunan sebelumnya sudah di makan usia. Tidak selesai sampai itu beberapa awak media pers Dan LSM melihat kondisi pekerjaan pembangunan tembok penahan atau kawat Bronjong yang isian nya batunya di buat batu kecil pecah yang bisa di cungkil, pakai tangan pun bisa lepas dari kawat jaringan Bronjong tersebut. Begitu juga dengan drenase (parit betonnya) masih terpakai sebagaian beton lama dan campuran semen pasangan untuk pelekatan batu diduga tidak sesuai dengan yang diharapkan sangat terlihat jelas dengan warna beton drenase parit tersebut juga memakai semen bermerek murah seperti semen (merah putih, semen bermerek dinamik) yang seharusnya paling tidak semen bermerek semen Padang yang kualitasnya bagus dari semen bermerek murah.
Dengan demikian dari Hasil pemantauan di lapangan Awak media Pers dan LSM meminta tanggapan dari salah satu pihak masyarakat termasuk tokoh masyarakat untuk mendapatkan tanggapan mereka menyatakan bahwa mereka juga sangat kecewa dengan proses penanganan proyek yang memakan atau memakai Dana kurang lebih 2 miliar tersebut, dengan tidak adanya kualitas bangunan untuk jangka panjang dan di kuatirkan cepat rusak. Dan juga beberapa masyarakat mengatakan program proyek ini di miliki oleh kepala dinas PUTR kab Nisut sedang Rekanan hanyalah yang menjalankan perintah dari pada kepala dinas PUTR kab Nisut Tersebut, masyarakat juga menilai adanya praktik kong kali kong dengan rekan pemborong nya dengan mengurangi kualitas bangunan tersebut.
Dengan demikian tanggapan masyarakat untuk pemerintah kabupaten Nias Utara juga propinsi Sumatera juga pusat supaya pekerjaan proyek kegiatan pembangunan Rehabilitasi jembatan dan pekerasan jalan juga struktur pekerjaan pekerasan beton dan pekerjaan lainnya jangan menjadi ajang lahan keuntungan dari pihak terkait guna memperoleh keuntungan yang lebih besar. Karena itu hak rakyat dari pajak yang dipungut dari masyarakat.
(Tim red)
Di Duga Dinas PUTR Kabupaten Nias Utara Kurang Pengawasan Terhadap Pekerjaan Pemeliharaan Jalan Lombuza,ua – Sawo Nias Utara diKerjakan Asal jadi










