Bandung – YUTELNEWS.com// Kabupaten Bandung Dalam upaya menjaga kualitas demokrasi dan memastikan akurasi data kepemiluan, KPU Kabupaten Bandung menggelar Sosialisasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester I Tahun 2026. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Komisioner dan Sekretariat KPU Kabupaten Bandung serta perwakilan 10 partai politik non-parlemen yang aktif di Kabupaten Bandung. pada Rabu (24/06/2026)
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Syam Zamiat Nursyamsi, didampingi Sekretaris KPU Kabupaten Bandung Enda Kurniawan, bersama jajaran Divisi Teknis Penyelenggaraan, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi, serta unsur sekretariat lainnya.
Adapun partai politik non-parlemen yang mengikuti kegiatan tersebut di antaranya Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Garuda, Partai Perindo, Partai Ummat, Partai Prima, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Hanura, dan Partai Buruh.
Dalam sambutannya, Syam Zamiat Nursyamsi menegaskan bahwa pemutakhiran data pemilih berkelanjutan merupakan salah satu langkah strategis untuk menjaga validitas dan kualitas data kepemiluan. Menurutnya, data pemilih yang akurat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas.
“Pemutakhiran data pemilih tidak hanya dilakukan menjelang pemilu, tetapi menjadi pekerjaan berkelanjutan yang harus terus diperbarui. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh elemen, termasuk partai politik, untuk bersama-sama memastikan data yang dimiliki benar-benar valid dan sesuai kondisi riil di lapangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini juga menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara KPU dan partai politik dalam menghadapi berbagai tahapan kepemiluan yang akan datang. Selain itu, verifikasi data partai politik menjadi bagian penting yang harus segera diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Syam juga menambahkan, seluruh partai politik non-parlemen yang hadir diharapkan dapat segera melengkapi dan memverifikasi data kepartaian mereka. “Kami mengingatkan bahwa proses verifikasi data harus segera dituntaskan dan ditargetkan selesai paling lambat pada 27 Juni 2026. Ketepatan dan kelengkapan data sangat penting untuk mendukung administrasi kepemiluan yang tertib dan akuntabel,” imbuhnya.
Sementara itu, Sekretaris KPU Kabupaten Bandung, Enda Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh peserta pemilu dan pemangku kepentingan. Menurutnya, sinergi antara penyelenggara pemilu dan partai politik menjadi kunci dalam membangun sistem demokrasi yang semakin berkualitas.
“Kami berharap seluruh partai politik dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memastikan seluruh data administrasi yang diperlukan telah sesuai dan terverifikasi. Dengan demikian, seluruh proses kepemiluan dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan sesuai regulasi yang berlaku,” ucapnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab terkait mekanisme pemutakhiran data pemilih berkelanjutan serta proses verifikasi data partai politik. Para peserta juga mendapatkan penjelasan teknis mengenai tahapan, prosedur, dan batas waktu yang harus dipenuhi dalam proses administrasi kepemiluan.
Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Bandung kembali menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas data pemilih dan memperkuat tata kelola kepemiluan yang profesional, transparan, serta berintegritas. Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pemilu yang demokratis, partisipatif, dan dipercaya masyarakat.
“Data yang akurat adalah kunci sukses penyelenggaraan pemilu. Karena itu, kolaborasi seluruh pihak menjadi sangat penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan dengan baik,” pungkasnya, Syam.
Yans











