Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad

YUTELNEWS.com | Satuan Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad melaksanakan upacara serah terima jabatan Komandan Batalyon dari Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurahman, M.Han kepada Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos, bertempat di Mako Yonarmed 13, pada Sabtu (30/8/2025).

Upacara berlangsung khidmat dengan tetap menjunjung tinggi nilai tradisi dan kehormatan satuan. Serah terima jabatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan personel dan organisasi dalam rangka regenerasi kepemimpinan, serta upaya meningkatkan kinerja satuan agar semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap dinamika tugas ke depan.

Dalam sambutannya, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurahman, M.Han menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama dan dukungan seluruh prajurit Yonarmed 13/Nanggala selama masa kepemimpinannya. Sementara itu, pejabat baru, Letkol Arm Rokib Hanafi, S.Sos menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang sudah berjalan, sekaligus menghadirkan inovasi demi meningkatkan prestasi dan soliditas satuan.

Serah terima jabatan ini diharapkan mampu memperkokoh semangat pengabdian prajurit Yonarmed 13/Nanggala/1/1 Kostrad dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat, serta terus memberikan dharma bakti terbaik kepada bangsa dan negara.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
• Letkol Arm Lukas Meinardo Sormin (Danmenarmed 1/SY/1 Kostrad)
• Letkol Cpm A. Sapik, S.H (Dandenpom 1/Kostrad)
• Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han (Danyonif 310/KK)
• Bpk. H. Andreas, S.H (Wakil Bupati Sukabumi)
• H. Usep (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi)
• Mayor Arm Bayu Wira Pratama (Danyon Armed 9/Pasopati)
• Mayor Inf Indra Bagus Ariyoko (Kasdim 0607/Kota Sukabumi)
• Mayor Inf Sutanto (Kasdim 0622/Kabupaten Sukabumi)
• Mayor Mar Jemi Warongangan (Pasiops 6 Marinir Antralina)
• Kompol Zulkarnaen, S.H., S.I.K., M.I.K (Wakapolres Sukabumi)
• Kompol Bambang Kristiono, S.H., M.H (Kabagsumda Polres Sukabumi Kota)
• Kapten Cpl Dase Sobarnas (Kabenglap III/1-1 Sukabumi)
• Bpk. Drs. Tri Romadhono S, M.AP (Kaban Kesbangpol Kabupaten Sukabumi)
• Bpk. Drs. H. Budianto, M.Si (Kadishub Kabupaten Sukabumi)
• Ibu Lenni Nurliah, S.Pd., S.IP (Plt Camat Cikembar)
• Bpk. Dudun Ibrahim, S.Ag (Kepala Desa Sukamulya)
• Para rekanan Yonarmed 13/Nanggala.

Kehadiran para pejabat TNI, Polri, pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat tersebut menjadi bentuk dukungan moral dan sinergi lintas sektor dalam menjaga soliditas dan kebersamaan untuk kemajuan bangsa.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi)

Dinas Perumahan Dan kawasan Pemukiman ( Perkim) Sukabumi Memperbaki jalan Lingkungan Parungkuda

YUTELNEWS.com | Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman sedang melaksanakan pembangunan jalan lingkungan di Kampung Sundawenang RT 25/11, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda.Sabtu, (30/8/2025).

‎Proyek yang dilaksanakan oleh CV. Dewa Rizki Yudistira ini menelan anggaran sebesar Rp144.849.000 yang bersumber dari APBD Kabupaten Sukabumi Tahun Anggaran 2025. Adapun waktu pengerjaan ditargetkan selama 45 hari kalender sejak 12 Agustus 2025.

‎Hendrik Mewakili Masyarakat menyambut baik adanya pembangunan jalan ini. Pasalnya, kondisi jalan yang lebih baik akan mempermudah akses warga dalam beraktivitas sehari-hari, mulai dari kelancaran transportasi, distribusi hasil pertanian, hingga mobilitas anak-anak menuju sekolah. Selain itu, jalan lingkungan yang tertata juga mendukung peningkatan kualitas permukiman.

‎Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat meningkat dan roda perekonomian warga Desa Sundawenang dapat semakin berkembang.

Reporter : Mirna ( Kabiro Sukabumi )

Ketua Koperasi Sekunder Dukung Langkah PT Global Emas Bupolo Pulihkan Kali Anhoni

YUTELNEWS.Com | Ketua Koperasi Sekunder, Ruslan Arief Soamole, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah PT Global Emas Bupolo dalam pemulihan lingkungan, khususnya upaya pengangkatan sedimen berbahaya di Kali Anhoni.
Menurut Ruslan, program ini merupakan bentuk tanggung jawab nyata dari perusahaan tambang yang patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat, terutama mereka yang selama ini terdampak oleh kerusakan lingkungan
akibat aktivitas tambang ilegal.
“Kami menyambut baik komitmen PT Global Emas Bupolo. Sudah saatnya ada tindakan nyata untuk memulihkan kerusakan yang terjadi, terutama di Kali Anhoni yang sangat penting bagi masyarakat,” ujar Ruslan, didampingi Sekretaris Koperasi Sekunder Nico Nurlatu, Imam Adat Kaiely Onyong Wael, dan Kepala Adat Wapasalit Gebat Wael. Jumat, (29/8/2025)
Ruslan menegaskan bahwa Koperasi Sekunder siap mendukung penuh langkah-langkah pemulihan yang berbasis pada prinsip pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Komitmen Rp 50 Miliar untuk Lingkungan
PT Global Emas Bupolo telah mengalokasikan dana sebesar Rp 40 hingga Rp 50 miliar untuk memulai proses pemulihan, dengan fokus utama pada pengangkatan sedimen tercemar merkuri di Kali Anhoni. Sungai ini merupakan sumber air penting bagi masyarakat dan ekosistem sekitar, namun saat ini terancam akibat aktivitas penambangan tanpa kendali selama bertahun-tahun.
Direktur Utama PT Global Emas Bupolo, Mansur Latakka, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan wujud dari komitmen sosial dan lingkungan perusahaan.
“Kami ingin memulai dengan perbaikan. Ini bukan tentang eksploitasi, tapi rehabilitasi. Dan dukungan masyarakat, termasuk koperasi lokal, sangat kami apresiasi,” ujar Mansur.
Peran Masyarakat dan Pengawasan Ilmiah
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan, perusahaan juga menggandeng Universitas Pattimura (Unpatti) sebagai mitra ilmiah untuk mengawasi seluruh proses dengan pendekatan riset dan berbasis data. Langkah ini dinilai Ruslan sebagai bentuk keterbukaan dan niat baik yang perlu dikawal bersama.
Harapan untuk Masa Depan
Ruslan Arief Soamole berharap proyek ini bisa menjadi model pemulihan tambang yang dapat direplikasi di daerah lain, dan menjadi titik balik bagi masyarakat Buru untuk bangkit dari kerusakan lingkungan yang selama ini mereka hadapi.
“Kalau perusahaan sudah siap dengan pendanaan, kajian, dan pengawasan ilmiah, maka masyarakat juga harus ikut menjaga dan mendukung. Ini bukan lagi soal bisnis semata, tapi soal masa depan bersama,” tutup Ruslan.
Kabiro buru..
(M.Masuku)

Kematian Driver Ojol di Jakarta Merembet ke Sumut, Pos Polisi Di Bakar Massa

Medan//yutelnews.com – Gelombang kemarahan publik atas tewasnya affan kurniawan, seorang driver ojek online yang dilaporkan meninggal setelah dilindas mobil taktis brimob saat aksi di pejompongan, jakarta, kini merembet ke sumatera utara.

Aksi demonstrasi di depan kantor dprd sumut, jumat (29/8), yang awalnya berjalan damai berubah ricuh menjelang sore hari,bentrokan pecah sekitar pukul 16.30 wIb setelah aparat menembakkan water cannon untuk membubarkan massa.

Situasi semakin memanas ketika massa bergerak menuju kawasan jalan pemuda, medan. sebuah pos polisi yang berada di titik nol kota medan dibakar hingga hangus dilalap api,pantauan media yutelnews di lokasi, video kejadian itu cepat beredar di media sosial dan memicu kepanikan warga sekitar.

Pantauan yutelnews, ratusan warga terlihat berkumpul menyaksikan peristiwa tersebut. sementara, arus lalu lintas di kawasan inti kota lumpuh total. sejumlah pengendara memilih memutar balik untuk menghindari kericuhan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait jumlah korban luka maupun penangkapan massa aksi. namun, terlihat beberapa kendaraan taktis masih disiagakan di sekitar dprd sumut dan jalan pemuda untuk mengantisipasi gelombang kerusuhan susulan.

Kematian affan di jakarta kini menjadi pemicu solidaritas dan kemarahan publik di berbagai daerah, termasuk medan,situasi di lapangan masih sangat dinamis dan aparat keamanan terus berjaga ketat.

(Redaksi Rizal hsb)

Gagas Bakti Sosial Cek Kesehatan Gratis, Tri Rahmanto Gaungkan Semangat Bedas Bersama AMAN Indonesia

YUTELNEWS.com | Program bakti sosial berupa cek kesehatan gratis digelar di RW 05 Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Kamis (28/08/2025).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi berbagai pihak, di antaranya AMAN Indonesia (Asian Muslim Action Network), Jaringan Inisiatif Strategis untuk Perdamaian (JISRA), Rumah Sakit Imanuel, Gerakan Kristen Pasundan (GKP) Dayeuhkolot, Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA), serta Yayasan RS Imanuel Herman Genten KAPAPANCEN.

Tokoh masyarakat Citeureup, Tri Rahmanto, yang juga Penasehat PRIMA, menggagas kegiatan ini dengan semangat bedas tujuan meningkatkan kesehatan warga sekaligus mempererat kebersamaan lintas iman.

Dalam pelaksanaan kegiatan, pihak RS Imanuel menurunkan 5 dokter, 6 perawat, dan 6 apoteker. Kuota layanan kesehatan gratis mencapai 200 orang lebih warga dari berbagai RW, di antaranya RW 16, RW 5, RW 17, RW 1, dan RW 11.

Tri Rahmanto juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan semua pihak.

“Kami sangat mendukung program yang dicanangkan Aman Indonesia. Hari ini kita bisa melaksanakan pengobatan gratis bagi masyarakat.

Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi berlanjut Kedepannya.

Kami ingin masyarakat sehat, sejalan dengan program Bupati Bandung ‘BEDAS’ (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera),” ujarnya.

Sinergi untuk Perdamaian dan Kesehatan

Co-manager Women Lead Community Resilience Aman Indonesia, Ihah Solihah, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas layanan kesehatan, melainkan juga ruang perjumpaan antarwarga lintas iman.

“Kerja sama ini tidak hanya berhenti di kegiatan pengobatan gratis, tetapi berkelanjutan. Aman Indonesia sejak awal konsen pada pemberdayaan perempuan dan pembangunan perdamaian. Ini juga bagian dari mandat Resolusi 1325 Dewan Keamanan PBB tentang perempuan, perdamaian, dan keamanan,” jelasnya.

Ihah menambahkan, Aman Indonesia berkomitmen membangun ruang kolaborasi yang sehat, adil, dan setara, terutama dalam isu kebebasan beragama serta harmonisasi sosial di tingkat lokal.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian ulang tahun Rumah Sakit Imanuel, yang turut menggandeng GKP Dayeuhkolot dan PRIMA. “Kami sudah merencanakan program ini sejak 2023 melalui kegiatan dialog, lalu berlanjut pada aksi nyata berupa pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” Ungkapnya.***

Yans.

Kang Awing Apresiasi : Program Sosial Seperti Ini Harus Diperluas ke Seluruh kabupaten bandung

Yutelnews.com//

Bandung -Plt Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung, H. Asep Syahrial yang akrab disapa Kang Awing, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan bakti sosial kesehatan di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung, pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Kegiatan ini diinisiasi oleh PRIMA (Perhimpunan Remaja Masjid) bersama tokoh masyarakat Lamajang, Peuntas Tri Rahmanto, serta didukung oleh Aman Indonesia, RS Immanuel, dan Gereja Kristen Pasundan (GKP) Dayeuhkolot. Kolaborasi ini berhasil menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi ratusan warga dari lima RW di sekitar lokasi.

Menurut Kang Awing, kegiatan ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian sosial lintas komunitas yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya angkat topi untuk semua pihak yang terlibat. Ini contoh kolaborasi yang luar biasa—PRIMA, tokoh masyarakat seperti Kang Peuntas, mitra kesehatan, dan komunitas lintas iman—semuanya bergerak demi masyarakat. Salut!” ujar Kang Awing usai 𝙠𝙚𝙜𝙞𝙖𝙩𝙖𝙣.

Ia menekankan bahwa kegiatan seperti ini layak mendapatkan perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah. Program ini menunjukkan bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial dapat menyatukan berbagai unsur masyarakat demi satu tujuan: meningkatkan kualitas hidup warga.

“Para relawan, dokter, remaja masjid, semua terlibat tanpa pamrih. Itu bukti bahwa kekuatan sosial kita masih sangat besar jika dikelola dengan hati,” katanya.

Kang Awing juga menyoroti pentingnya peran media dalam mengangkat kegiatan positif semacam ini. Ia mengajak insan pers untuk tidak hanya meliput, tapi juga menjadi bagian dari perubahan sosial.

“Media harus jadi jembatan yang memperluas dampak. Kalau kegiatan seperti ini diberitakan dan disebarluaskan, bisa jadi inspirasi bagi daerah lain,” tambahnya.

Menutup pernyataannya, Kang Awing mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan kegiatan bakti sosial 𝘾𝙚𝙠 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙝𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙜𝙧𝙖𝙩𝙞𝙨 𝙞𝙣𝙞 sebagai gerakan jangka panjang dan berkelanjutan.

“Mari kita jadikan bakti sosial bukan hanya agenda tahunan, tapi gerakan kolektif yang rutin dan menyeluruh. Pemerintah, tokoh masyarakat, organisasi keagamaan, dan media harus bersatu untuk menjangkau lebih banyak warga,” pungkasnya.***

 

Yans.

Warga Antusias, Ikuti Cek Kesehatan Gratis Yang Digelar PRIMA dan AMAN di Citeureup Lamajang Peuntas.

Yutelnews.com//

Bandung -Program bakti sosial berupa cek kesehatan gratis digelar di RW 05 Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Kamis (28/08/2025).

Kegiatan ini merupakan kolaborasi berbagai pihak, di antaranya AMAN Indonesia (Asian Muslim Action Network), Jaringan Inisiatif Strategis untuk Perdamaian (JISRA), Rumah Sakit Imanuel, Gerakan Kristen Pasundan (GKP) Dayeuhkolot, Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA), serta Yayasan RS Imanuel Herman Genten KAPAPANCEN.

Tokoh masyarakat Citeureup, Tri Rahmanto, yang juga Penasehat PRIMA, menggagas kegiatan ini dengan semangat bedas tujuan meningkatkan kesehatan warga sekaligus mempererat kebersamaan lintas iman.

Dalam pelaksanaan kegiatan, pihak RS Imanuel menurunkan 5 dokter, 6 perawat, dan 6 apoteker. Kuota layanan kesehatan gratis mencapai 200 orang lebih warga dari berbagai RW, di antaranya RW 16, RW 5, RW 17, RW 1, dan RW 11.

Tri Rahmanto menyampaikan apresiasinya atas dukungan semua pihak.

“Kami sangat mendukung program yang dicanangkan Aman Indonesia. Hari ini kita bisa melaksanakan pengobatan gratis bagi masyarakat.

Harapan kami, kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi berlanjut Kedepannya.

Kami ingin masyarakat sehat, sejalan dengan program Bupati Bandung ‘BEDAS’ (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera),” ujarnya.

Sinergi untuk Perdamaian dan Kesehatan

Co-manager Women Lead Community Resilience Aman Indonesia, Ihah Solihah, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebatas layanan kesehatan, melainkan juga ruang perjumpaan antarwarga lintas iman.

“Kerja sama ini tidak hanya berhenti di kegiatan pengobatan gratis, tetapi berkelanjutan. Aman Indonesia sejak awal konsen pada pemberdayaan perempuan dan pembangunan perdamaian. Ini juga bagian dari mandat Resolusi 1325 Dewan Keamanan PBB tentang perempuan, perdamaian, dan keamanan,” jelasnya.

Ihah menambahkan, Aman Indonesia berkomitmen membangun ruang kolaborasi yang sehat, adil, dan setara, terutama dalam isu kebebasan beragama serta harmonisasi sosial di tingkat lokal.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian ulang tahun Rumah Sakit Imanuel, yang turut menggandeng GKP Dayeuhkolot dan PRIMA. “Kami sudah merencanakan program ini sejak 2023 melalui kegiatan dialog, lalu berlanjut pada aksi nyata berupa pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” Ungkapnya.***

 

Yans.

Dibuka Presiden Prabowo, Bupati Bandung Ajak Masyarakat Saksikan Apkasi Otonomi 𝙀𝙭𝙥𝙤

Yutelnews.com//

Bandung -Ketua Harian Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi), Bupati Bandung Dadang Supriatna, pada hari ini menghadiri dan sekaligus mengajak masyarakat untuk menyaksikan pameran tahunan bertajuk Apkasi Otonomi Expo Tahun 2025 (AOE 2025).

Opening Ceremony AOE 2025 dijadwalkan akan dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang akan berlangsung di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Kabupaten Tangerang, pada Kamis, 28 Agustus 2025 mulai pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, Apkasi Otonomi Expo 2025 sendiri digelar di Hall 5-6 ICE BSD Tangerang dan akan berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu, 28–30 Agustus 2025. Pameran ini terbuka untuk umum dan setiap harinya dibuka mulai pukul 10.00 sampai dengan 17.00 WIB.

Bupati Bandung menjelaskan bahwa agenda tahunan ini merupakan bagian dari amanah organisasi serta menjadi bentuk implementasi salah satu tugas dan peran Apkasi, yaitu dalam memfasilitasi kegiatan promosi komoditas, investasi, dan pariwisata bagi para anggota Apkasi yang mencakup 416 pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia.

Bupati Dadang Supriatna, yang akrab disapa Kang DS, secara khusus mengajak masyarakat Kabupaten Bandung, terutama yang berdomisili maupun bekerja di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, untuk datang menyaksikan langsung perkembangan pembangunan daerah di ajang Apkasi Otonomi Expo.

Kang DS menyampaikan bahwa selain menghadirkan pameran dan kegiatan business matching di bidang komoditas dan pengadaan barang/jasa (procurement), AOE 2025 juga dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan menarik, seperti pentas seni budaya, fashion show, dan Wastra Nusantara.

“Ayo, dukung dan ramaikan! Di Apkasi Otonomi Expo ini, Kabupaten Bandung hadir membawa potensi terbaik untuk Indonesia! Mari datang dan saksikan, karena tidak dipungut biaya alias gratis,” seru Kang DS penuh semangat.***

 

Yans.

Bedas Pisan! Anugerah Penyiaran 2025, Kang DS : Kabupaten Bandung Siap Jadi Tuan Rumah

YUTELNEWS com | Kabupaten Bandung siap menjadi tuan rumah Anugerah Penyiaran Jawa Barat ke-18 tahun 2025 yang rencananya akan dilaksanakan pada 10 November 2025 mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna atau akrab disapa Kang DS, saat kegiatan launching Anugerah Penyiaran Jawa Barat ke-18 di Command Center Kabupaten Bandung, Kompleks Pemkab Bandung, pada Rabu (27/08/2025).

Launching Anugerah Penyiaran Jawa Barat 2025 itu dihadiri para komisioner KPID Jawa Barat, Kepala TVRI Stasiun Jawa Barat Akbar Sahidi serta diikuti secara daring oleh Kadiskominfo Jabar Adi Komar serta perwakilan dari 457 lembaga penyiaran se-Jawa Barat.

“Dengan penuh kebanggaan, saya ingin menyampaikan bahwa Kabupaten Bandung siap menjadi tuan rumah puncak acara Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 november 2025 mendatang,” ungkap Bupati Bandung dalam sambutannya.

Kesempatan menjadi tuan rumah ini, kata Kang DS, menjadi kehormatan besar sekaligus tantangan untuk menghadirkan perhelatan yang inspiratif dan memberikan ruang apresiasi kepada para insan penyiaran yang telah mendedikasikan karya terbaiknya bagi masyarakat.

Terlebih, kata Kang DS, tuan rumah Anugerah Penyiaran ini merupakan momentum napak tilas di mana pemancar RRI Malabar Kabupaten Bandung pernah menjadi saksi penyebarluasan Proklamasi Kemerdekaan RI oleh Soekarno-Hatta pada 17 Agustus 1945.

“Kabupaten Bandung pernah menjadi saksi sejarah yang ikut menyebarluaskan proklamasi kemerdekaan sehingga diketahui seluruh Indonesia dan dunia melalui pemancar di Malabar,” ungkap Kang DS sambil tersenyum.

“Saya juga memohon kepada KPID agar bekas stasiun radio tersebut bisa dimodifikasi dan dijadikan monumen sejarah, sehingga masyarakat bisa mengetahui perannya dalam perjalanan bangsa,” jelasnya.

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu menambahkan bahwa lembaga penyiaran memiliki peran penting di tengah derasnya arus informasi, terutama dari media sosial yang kerap menimbulkan kebingungan di masyarakat.

“Mudah-mudahan hadirnya KPID dapat memberikan edukasi yang sehat bagi masyarakat. Di tengah kondisi saat ini, penyiaran sangat dibutuhkan sebagai penyeimbang informasi, sekaligus sarana edukasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara, khususnya di Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Dengan adanya Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat ke-18, Bupati Bandung berharap dunia penyiaran semakin maju, berkualitas, dan mampu menjaga marwah penyampaian informasi yang benar, sehat, dan mendidik.

Situasi ini menuntut lembaga penyiaran untuk terus beradaptasi, bertransformasi dan melakukan inovasi, agar tetap relevan di tengah derasnya arus disrupsi digitalisasi.

“Penyiaran harus menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi yang terpercaya, bukan sekadar hiburan, tetapi juga mendidik masyarakat agar lebih cerdas dalam menyikapi perkembangan zaman,” ujar Kang DS.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Jawa Barat Adi Komar mengatakan KPID Jawa Barat tidak salah memilih Kabupaten Bandung untuk menjadi tuan rumah Anugerah Penyiaran Jawa Barat ke-18 tersebut.

“Tidak salah memilih Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah. Kami sangat mengapresiasi Pak Bupati Bandung yang sangat mendukung Anugerah Penyiaran ini. Semoga ini menjadi wasilah kebaikan menuju Jawa Barat Istimewa,” kata Adi.

Terpisah, Ketua KPID Jawa Barat Adiyana Slamet menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Pemkab Bandung yang telah berkenan menjadi tuan rumah Anugerah Penyiaran ke-18 pada 10 November mendatang.

“Terima kasih Pak Bupati berkenan menjadi tuan rumah dan mendukung penuh Anugerah Penyiaran 2025 ini. Ini benar-benar dukungan dan atensi luar biasa terhadap dunia penyiaran di Jawa Barat,” ungkap Adiyana.

Dukungan luar biasa yang ditunjukkan Bupati Dadang Supriatna ini, kata dia, ibarat oase harapan di tengah “efisiensi anggaran” yang menerjang hampir seluruh pemerintah daerah.

Adiyana berharap Anugerah Penyiaran ini dapat terus menstimulus 457 lembaga penyiaran di Jawa Barat untuk terus menghadirkan konten-konten siaran berkualitas, adaptif, edukatif dan menghibur. ()

Yans.

Wakil Wali Kota Gunungsitoli Resmi Buka Sosialisasi Pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)

Yutelnews.com | Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase, S.H., didampingi Pj. Sekretaris Daerah Meiman Kristian Harefa, S.Sos., MSP., membuka Sosialisasi Pengelolaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Gunungsitoli. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan KDKMP, Rabu (27/08/2025).

“Ujar dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui stabilisasi harga petani, pemangkasan rantai pasok, penciptaan lapangan kerja, serta pengentasan kemiskinan ekstrem. Koperasi ini juga berperan sebagai akselerator, konsolidator, dan agregator UMKM yang sejalan dengan visi Gunungsitoli Hebat 2025–2029, khususnya misi membangun ekonomi berbasis potensi lokal yang produktif dan berdaya saing.

Seluruh peserta agar mengikuti kegiatan dengan serius serta aktif bertanya mengenai hal-hal teknis untuk memudahkan pelaksanaan tugas nantinya di koperasi masing-masing”, Ujar Wakil Wali Kota.

Sosialisasi pada hari pertama diikuti oleh para kepala desa, ketua pengawas, serta pengurus KDKMP dari Kecamatan Gunungsitoli. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, yaitu tanggal 27, 28, 29 Agustus dan 1 September 2025 dengan pembagian jadwal peserta dari enam kecamatan se-Kota Gunungsitoli.

Turut hadir Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Gunungsitoli, Kepala Dinas Perindustrian dan Koperasi UKM Kota Gunungsitoli, Camat Gunungsitoli, serta sejumlah pimpinan dan perwakilan instansi vertikal yang juga bertindak sebagai narasumber, antara lain dari KPPN, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank Sumut, dan Perum Bulog serta hadirin lainnya.

(Kharisman Gea)

Diminta DLH, Dinas Kelautan dan Polda Kepri PT TTI Diperiksa, Diduga Buang Limbah B3,

YUTELNEWS.com| Angin pagi di Pulau Bulan kini tak lagi membawa harapan. Ia membawa bau getir dari laut yang tercemar. Air asin yang dulu jernih kini keruh dan berlendir. Warga setempat percaya: laut mereka diracuni. Dan semua tudingan mengarah pada satu nama — PT Tiger Trans Internasional.

Perusahaan produksi kapal asal Batam itu diduga membuang limbah beracun (B3) secara sembunyi-sembunyi ke laut terbuka. Limbah itu berasal dari proses pembakaran kapal berbahan fiber: campuran resin, fiberglass, dan bahan kimia beracun. Nelayan Tersingkir, Aparat Menghilang.

Bukan hanya ekosistem yang sekarat. Kehidupan warga pesisir pun ikut hancur.

“Kami tak lagi bisa melaut. Ikan tak datang. Hasil tangkapan kosong. Tapi pejabat hanya diam,” tutur seorang nelayan dengan suara lirih, menggenggam jala yang kering sejak berminggu-minggu.

Yang membuat luka ini menjadi kemarahan: Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kelautan Provinsi Kepri seolah lenyap dari tanggung jawabnya.
Undang-Undang Dilanggar Terang-Terangan

Perbuatan membuang limbah B3 bukan sekadar keteledoran teknis. Ini jelas kejahatan lingkungan yang masuk dalam ranah hukum:

📌 Pasal 104 UU No. 32 Tahun 2009: Dumping tanpa izin = penjara maksimal 3 tahun & denda Rp3 miliar.
📌 Pasal 98 Ayat (1): Pencemaran lingkungan = penjara hingga 10 tahun & denda Rp10 miliar.

Namun hukum tak berarti apa-apa jika institusi yang menegakkannya justru bersembunyi.
Rp60 Juta untuk Membeli Kebisuan?

Sebuah sumber internal mengungkap bahwa ada dugaan uang Rp60 juta yang mengalir ke oknum demi melancarkan pembuangan limbah secara ilegal.
Kalau benar, maka ini bukan sekadar skandal lingkungan—ini adalah kolusi, korupsi, dan pengkhianatan terhadap rakyat.
Di Mana Hati Nurani Para Penjaga Negeri Ini?

Mengapa pengawasan tidak dilakukan?

Mengapa laporan masyarakat diabaikan?

Siapa yang diuntungkan, siapa yang dikorbankan?

Diamnya DLH dan Dinas Kelautan tak bisa dibenarkan. Jika mereka tahu dan membiarkan, maka mereka terlibat.
Rakyat Menuntut! Jangan Diamkan Kejahatan Ini!

Kami, masyarakat peduli lingkungan, menyuarakan 4 tuntutan:

DLH dan Dinas Kelautan Kepri segera buka hasil investigasi dan turun ke lokasi.

Polda Kepri dan Kejaksaan Tinggi periksa PT Tiger Trans Internasional beserta pejabat terkait.

Jika terbukti bersalah, seret ke pengadilan dan jatuhkan hukuman maksimal.

Jika suap benar terjadi, KPK wajib turun tangan dan bersihkan lembaga dari para pengkhianat.

Ini Tentang Hak Kami – Tentang Masa Depan Anak Cucu Kami

Laut bukan halaman belakang korporasi.
Laut adalah napas kehidupan, meja makan nelayan, dan warisan yang tak ternilai bagi generasi penerus bangsa.

Jika negara terus bungkam, maka rakyat harus bersuara lebih lantang.
Ini bukan hanya tentang limbah—ini tentang keberanian melawan kejahatan yang dibungkus rapi oleh kekuasaan dan uang.

Kita tak boleh kalah. Alam ini butuh kita. Dan laut tak akan bicara, kecuali kita yang menjadi suaranya.

Sumber : Eranusanews.com,

Kapolda Riau Bersama Bupati Pelalawan Ground Breaking Lapangan Tembak Polres Pelalawan

Yutelnews.com//

Pelalawan – Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum didampingi Bupati Pelalawan Zukri, SM, MM, dan Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, S.IK, melakukan peletakan batu pertama pembangunan lapangan tembak sebagai pertanda akan segera dibangun lapangan tersebut.

Ground Breaking Lapangan Tembak tersebut dilaksanakan di Jalan Sultan Syarif Hasyim dan juga disaksikan oleh Wakapolres Pelalawan Kompol Asep Rahmat, SH, S.IK, Wakil Bupati Pelalawan Husni Tamrin, SH, Ketua LAM Pelalawan Datuk Herman Maskar, Pabung, Ketua PN dan Ketua PA.

Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.IK, MH, M.Hum mengucapkan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan seluruh pihak yang telah bersinergi bersama jajaran Polres Pelalawan.

“Groundbreaking bukan hanya simbol pembangunan, tetapi juga mengandung kebersamaan untuk menata kembali ruang terbuka hijau. Kita lakukan berbagai upaya untuk menanamkan masa depan bumi yang lebih baik dengan pendekatan berkelanjutan melalui kebijakan-kebijakan.” ujarnya.

Kapolda juga berpesan agar semua pihak menjaga alam dan lingkungan serta membangun kesadaran kolektif untuk mencintai bumi. “Mari kita bangun kesadaran kolektif agar pembangunan ini juga bisa menghasilkan atlet-atlet yang hebat. Menjadi seorang atlet perlu kebiasaan, fokus, serta disiplin yang presisi,” sebut Kapolda Riau.

Sementara itu, Bupati Pelalawan H. Zukri menyampaikan capaian penting terkait pengentasan kemiskinan ekstrem di Pelalawan.
“Alhamdulillah Pak Jenderal, kami laporkan data kemiskinan ekstrem di Pelalawan dari 6.600 orang, setelah divalidasi kini tinggal 108 orang. Kami juga sampaikan bahwa seluruh anak yatim yang terdaftar diberikan santunan setiap bulan oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan.” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati Zukri juga menyampaikan bahwa lahan seluas 2,5 hektare yang digunakan untuk pembangunan lapangan tembak telah dihibahkan oleh Pemerintah Kabupaten Pelalawan kepada Polres Pelalawan. Ia berharap ke depan lokasi tersebut tidak hanya menjadi sarana latihan menembak, tetapi juga menjadi bagian dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kabupaten Pelalawan.

“RTH ini nantinya akan menjadi bagian dari program Pelalawan Sejuk dan Green Policing yang selaras dengan program Green For Riau.” tambahnya.

Kegiatan hari ini merupakan bentuk sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan Kepolisian Daerah Riau dalam menyukseskan Program Pelalawan Sejuk dan Green Policing.

Selain acara peletakan batu pertama pertanda akan dimulai pembangunan lapangan tembak, acara tersebut juga diisi dengan penanaman pohon buah di lokasi lapangan tembak sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan serta pembagian santunan kepada anak yatim. Acara berakhir sekitar pukul 12.15 wib, selama kegiatan berlangsung aman dan lancar.||

(AS)

Diskominfo Kepri Diduga Salahgunakan Anggaran

YUTELNEWS.com | Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) diduga menggelontorkan belanja jasa iklan/reklame, film, dan pemotretan atau publikasi pada tahun 2025.

Dalam data sumber media ini, belanja jasa iklan/reklame, film, dan pemotretan dipecah menjadi dua mata anggaran. Berikut anggaran anggaran dan uraian pekerjaan :

1. Belanja jasa iklan/reklame, film, dan pemotretan uraian pekerjaan Biaya Sewa Videotron; Sewa Lainnya; Biaya Sewa Baliho; Biaya Sewa Baliho; Sewa LED; TUNDA BAYAR; TUNDA BAYAR Rp.483.330.000
2. Belanja jasa iklan/reklame, film, dan pemotretan uraian pekerjaan Advetorial; Advetorial; Advetorial; Advetorial; Advetorial; Adlips; Advetorial; Advetorial; Advertoria/Galeri Foto; Dialog/Talkshow; Siaran Tunda; Greeting; Greeting; tunda bayar; tunda bayar; tunda bayar; Rp4.862.197.793.

Jika ditotal anggaran tersebut mencapai Rp5,3 miliar untuk belanja jasa iklan/reklame, film, dan pemotretan.

Selain itu juga beredar kabar, diduga Diskominfo Kepri dikaitkan dengan aliran dana pokok-pokok pikiran (pokir) sejumlah anggota legislatif, yang konon dititipkan ke dalam pos anggaran publikasi.

Padahal, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sering mengingatkan bahwa pokir Anggota DPRD hanya boleh untuk pembangunan di masing-masing dapil. Lantas apa dasar hukum sehingga pokir Anggota DPRD bisa dialokasikan di publikasi.

Bahkan Kejati Kepri pada tahun 2024 lalu telah mengultimatum bahwa Pokir anggota DPRD tidak boleh ditujukan ke Publikasi media untuk dicairkan berkedok kerjasama media karena peruntukan anggaran Pokir DPRD adalah untuk membantu mewujudkan aspirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) anggota DPRD sesuai UU MD3.

Kurangnya transparansi di Diskominfo Kepri menjadi tanda tanya besar terkait penggunaan anggaran tahun 2025 setelah efesiensi, dimana dalam laman SIRUP LKPP anggaran tersebut terakhir diumumkan pada 20 Juni 2025.

Lantas kemana anggaran Rp5,3 miliar untuk belanja jasa iklan/reklame, film, dan pemotretan, mengingat sudah bulan Agustus anggaran tersebut sudah berjalan atau belum?.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Diskominfo Kepri Hendri Kurniadi dan PPTK Diskominfo Kepri, Basoruddin bungkam dan tak merespon saat konfirmasi media ini.

Aparat Penegak Hukum (APH) didesak untuk turun tangan mengusut aliran anggaran 2025 ini juga Anggaran Publikasi 2023 – 2024 dalam tiga tahun terakhir,

Karna Anggaran itu bukan uang pribadi yg sesuka hati dalam penggunaan nya.

Anggaran itu bersumber APBN atau pajak rakyat. (Red)

Sumber Acikepri.com

Breaking News, Ketua Kamtibmas Kota Batam Desak Pihak Imigrasi dan APH segera Usut Dugaan Pungli di Haurbourbay Batu Ampar

YUTELNEWS.com | Dugaan Praktik Pungli dan Gratifikasi di Harbourbay Terkesan Adanya Pembiaraan, Dimana Imigrasi?

Diduga Adanya Praktik Pungli di Unit Pelayanan Paspor Harboubay, Kasi Humas : Jika Ditemukan akan Kami Tindak Tegas

Batam – Diduga beberapa Oknum Biro jasa (Calo) di Unit Pelayanan Pembuatan paspor di Kantor Imigrasi kelas I khusus TPI Batam Harbourbay, Batu Ampar bebas melakukan praktik pungutan liar (Pungli) dan Gratifikasi kepada Pemohon. Diduga kegiatan tersebut sengaja dibiarkan atau di pelihara oleh oknum tertentu. Kamis (14/8/2025).

Hal ini diketahui oleh salah satu laporan masyarakat saat melakukan pemantauan di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB siang hari. beberapa bulan juga tim media mengetahui beberapa oknum yang melakukan praktik Pungli tersebut di salah satu Kantin Harbourbay.

Sacroddin, Ketua Kamtibmas DPC Kota Batam dalam keterangannya bahwa benar nampak jelas ada kegiatan tersebut. Sesama Calo saling bekerjasama dengan oknum imigrasi dalam melakukan praktik pungli, menurutnya itu sangat meresahkan. Pelayanan Pembuatan Paspor secara online malah dimanfaatkan dan dijadikan ajang bisnis oleh oknum tertentu.

“Ya, benar adanya Dugaan praktik pungli dan gratifikasi yg dilakukan oleh calo dan oknum imigrasi di kantor imigrasi pelayanan permohonan pembuat paspor harbourbay. kita akan laporkan ke Kanwil Kepri?,” Ucapnya.

“Dengan adanya calo-calo pembuat paspor tentunya sangat ada perbedaan kepada pemohon yang menggunakan aplikasi online yang kadang susah untuk mendapatkan nomor antrian. Banyak masyarakat Kota Batam yang melapor kepada ormas Kamtibmas Kota Batam tentang permohonan paspor secara pribadi, tapi pembuat paspor malalui calo sangat gampang dan cepat hari sudah siap,” Tambahnya.

“Paspornya dah selesai belum, bang” ucap salah satu oknum Calo di lokasi yang diketahuinya.

Diduga inisial AS sebagai Kordinator Lapangan satu pintu dalam melakukan praktik pungli tersebut.

Awak media ini pun telah melakukan konfirmasi kepada Imigrasi Kelas I Batam melalui Kasi Humas I Kharisma Rukmana
terkait pengawasannya mengatakan akan menindaklanjuti.

“Kalau memang ada terbukti adanya oknum calo-calo yang melakukan Praktik Pungli maka kita akan telusuri dan tindak tegas, berikan datanya biar kami teruskan ke bagian bidangnya. Kami berkomitmen untuk menindak tegas bagi pelaku yang melakukan kegiatan tersebut,” Jawabnya melalui WhatsApp selulernya.

Hingga berita ini diterbitkan, tim media masih melakukan konfirmasi kepada Unit Pelayanan Paspor Harbourbay, Imigrasi dan Para Oknum yang terlibat. /Red

 

part 2, Bersambung …

Meski Dilaksankan Secara Bertahap, Warga Londok Desa Sugih Mukti Ucapkan Terimakasih ke Kang DS.

Yutelnews.com//

Bandung – Ungkapan Kang DS Bupati Bandung Jalan sepanjang 500 km yang Rusak dalam kurun waktu 3 Tahun kedepan akan tuntas diperbaiki (09/02/2025) ini sebagai upaya memberikan pelayanan maxsimal kepada masyarakat Kabupaten Bandung.

Terutama yang berada di perbatasan antara Kabupaten Bandung- Kabupaten Garut, ” 500 km Jalan Rusak Dalam Kurun Waktu 3 Tahun Tuntas, ” Ungkap Kang DS Saat melakukan Perjalanannya Ke Kp. Londok Desa Sugih Mukti Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung.

Apa yang disampaikan Kang DS, bukan hanya koar koar saja, dan itu dapat dibuktikan dilapangan, meski pelaksanaan dilakukan secara bertahap.

” Pengerjaan Jalan Keneng – Londok saat ini sudah tampak dilapangan, “.

Kunjungan Lapangan, yang dilakukan Kang DS, beberapa bulan kebelakang saat bersilaturahmi dan Ngobrol bersama masyarakat Kp.Cilondok Desa.Sugih Mukti Kec.PasirJambu, Kang DS menyerap berbagai Aspirasi yang disampaikan Warga, diantaranya disampaikan juga Ketua RW Agus, diantaranya peningkatan Infrastruktur Jalan Kendeng-Londok.

Akhirnya terjawab sudah, ungkapan masyarakat diwakili oleh Ketua RW Agus, karena Bupati Bandung telah mengabulkan keinginan warga masyarakat terkait peningkatan Infra struktur jalan Kendeng-Londok sepanjang 4 Kilometer di tahun 2025 saat ini.

” Untuk sementara di tahun 2025 sekarang ini akan dilaksanakan peningkatan ( Cor Beton) sepanjang kurang lebih 4 kilometer, ” Kata Kang DS.

Selain itu dihadapan warga Kang DS menginstruksikan Sekda Kab. Bandung untuk segera dibuatkan surat usulan agar dikampung Londok berdiri Tower Celuler.

“Sekarang tinggal 500 kilometer lagi yang mengalami kerusakan, dan 500 kilometer itu akan kita bereskan dalam tiga tahun. Di awal tahun 2025 ini sekitar 90 kilometer akan kita perbaiki,” Jelas Kang DS.

Salah seorang Pengendara R4, saat berhenti di persipangan Keneng Endang ( 40 Tahun) menuturkan bahwa pengerjaan infra struktur jalan Keneng – Londok saat ini sudah dilakukan.

” Meski belum selurunya, kami selalu warga yang kerap menggunakan infra struktur jalan ini sangat mengapresiasi langkah nyata Kang DS, ” Ujarnya.

Kita Berharap, tahun yang akan datang pelaksanaan pengerjaan jalan Keneng – Londok ini bisa dilanjutkan, Harapnya.

Sementara Ketua RW 02 Desa Sugih Mukti Kec. Pasirjambu Kab. Bandung Agus, mengatakan kami sangat berharap Bapak Bupati Bandung dapat kembali berkunjung di Kampung kami.

” Hal ini agar kami selaku Warga masyarakat dapat mengucapkan terimakasih secara langsung kepada Kang DS, “.

Selaku Warga, kami sudah sangat didengar dan dihargai oleh Bapak Bupati, ini terbukti dengan adanya pengerjaan jalan Keneng – Londok Bupati sangat memperhatikan Aspirasi dan unek unek warganya, Tutur Agus.

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.