YUTELNEWS.com | Natuna – Kondisi Jalan PLN Subi yang berada di Desa Subi, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna, hingga kini masih memprihatinkan. Meski telah dilakukan rehat jalan menggunakan alat seadanya, kerusakan di sejumlah titik tetap terlihat dan belum memberikan solusi jangka panjang bagi masyarakat.
Pantauan di lapangan pada Jumat, (26/12/2025), sekitar pukul 09.00 WIB, menunjukkan permukaan jalan yang berlubang, bergelombang, serta tidak rata. Rehat jalan yang dilakukan hanya bersifat sementara karena keterbatasan peralatan dan material, sehingga jalan kembali rusak dalam waktu singkat, terutama saat hujan turun.
Warga Desa Subi menyampaikan bahwa pengajuan perbaikan jalan telah diajukan kepada pihak terkait, namun hingga kini belum ada pembangunan permanen yang direalisasikan. Upaya perbaikan dengan alat seadanya dinilai belum mampu menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Kerusakan Jalan PLN Subi berdampak langsung terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, mulai dari akses transportasi harian, distribusi kebutuhan pokok, hingga keselamatan pengguna jalan.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Natuna melalui dinas terkait dapat memberikan perhatian serius dengan melakukan pembangunan jalan secara menyeluruh dan menggunakan peralatan serta metode yang memadai.
Masyarakat Desa Subi menegaskan bahwa Jalan PLN Subi merupakan akses vital yang membutuhkan penanganan nyata dan berkelanjutan. Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar infrastruktur jalan di Kecamatan Subi dapat berfungsi dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang.
YUTELNEWS.com | Kab. Natuna – Pemerintah Desa Subi, Kecamatan Subi, Kabupaten Natuna kembali menunjukkan semangat kebersamaan melalui kegiatan gotong royong yang dilaksanakan pada Jumat, (26/12/2025), mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mempererat hubungan sosial antar warga.
Kegiatan gotong royong tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Subi, Bapak Asuadi, didampingi Ibu Kepala Desa, Dewi. Turut berpartisipasi perangkat desa, kepala dusun, unsur Suderi, RW, RT, serta ibu-ibu kader desa yang dengan penuh antusias ikut serta dalam membersihkan lingkungan sekitar desa.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Subi, Bapak Asuadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu dan tenaga. Ia menegaskan bahwa gotong royong merupakan budaya luhur yang harus terus dijaga, karena selain menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, kegiatan ini juga memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan antara pemerintah desa dan masyarakat.
Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan tercipta lingkungan Desa Subi yang bersih, nyaman, dan asri, serta meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kerja sama dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, jajaran Polsek Cikalongwetan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) berupa patroli malam preventif dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2025. Kegiatan ini difokuskan untuk mencegah kejahatan jalanan serta tindak pidana Curat, Curas, dan Curanmor di wilayah hukum Polsek Cikalongwetan.
Patroli dilaksanakan pada Rabu malam, 24 Desember 2025, mulai pukul 23.00 WIB hingga selesai. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., bersama sejumlah personel Polsek Cikalongwetan.
Rute patroli meliputi Mapolsek Cikawet, Desa Ciptagumati, Desa Cikolong, hingga Pertigaan Cikalongwetan. Sasaran patroli difokuskan pada lokasi-lokasi yang berpotensi rawan terjadinya gangguan kamtibmas, seperti tempat keramaian, kawasan pemukiman, pasar, ruko, toko, minimarket, serta perkantoran dan objek vital lainnya.
Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya menyampaikan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus mencegah terjadinya aksi kriminalitas, khususnya pada malam hari.
Dari hasil pelaksanaan patroli, situasi wilayah hukum Polsek Cikalongwetan terpantau dalam keadaan aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol, aktivitas masyarakat berjalan normal, serta kondisi cuaca terpantau cerah.
Polsek Cikalongwetan akan terus meningkatkan kegiatan patroli dan pengamanan selama berlangsungnya Operasi Lilin Lodaya 2025 sebagai wujud komitmen Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – Jajaran Polsek Cikalongwetan melaksanakan apel gabungan pratugas dalam rangka pengamanan Perayaan Natal Jemaat Gereja GGP Solideo Pentakosta Tahun 2025, Kamis (25/12/2025) pagi.
Apel pratugas tersebut berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di Kampung Jambe Tilu RT 03 RW 03, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M.
Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur, yakni 12 personel Polsek Cikalongwetan, 7 personel KIC Cikalongwetan, 4 personel Satpol PP Kabupaten Bandung Barat, serta 15 anggota Pramuka Kwaran Cikalongwetan.
Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya menjelaskan bahwa apel pratugas dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan personel dalam mengamankan jalannya perayaan Natal agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
“Apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel pengamanan, sekaligus menegaskan kehadiran Polri di tengah masyarakat sebagai perwakilan negara dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman,” ujarnya.
Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan sterilisasi rumah ibadah GGP Solideo Pentakosta, baik di bagian dalam maupun luar gedung gereja. Sterilisasi dilakukan sebagai bagian dari prosedur tetap (protap) pengamanan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi jemaat yang melaksanakan ibadah Natal.
Adapun area sterilisasi meliputi ruang utama ibadah, mimbar, pohon Natal, mikrofon, sistem suara, meja, kursi, taman hias, tempat sampah, lemari, patung, hingga halaman dan lingkungan sekitar rumah ibadah.
Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif, tanpa ditemukan hal-hal yang berpotensi mengganggu jalannya perayaan Natal.
Polsek Cikalongwetan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada momen perayaan hari besar keagamaan, demi terciptanya suasana yang damai dan harmonis.
YUTELNEWS.com / Kurang pengawasan dari pemerintah kota Batam, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), dan Pertamina. Salah satu oknum pengusaha scarap diduga ilegal di Tanjung uncang gunakan LPG subsidi Untuk penunjang usaha tepatnya berada di samping PT. NIPON stell Tanjung uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.(23/12/2025).
Dari pantauan tim media, Lokasi gudang penampungan Limbah tersebut diduga tidak memiliki izin pasal lokasi berdiri usaha tersebut tidak memiliki plang usaha dan di didirikan pada row jalan. Herannya usaha tersebut tidak satu pun instansi pemerintah kota Batam yang bertindak baik Dinas Lingkungan Hidup , Disperindag dan Sat Pol PP. Parahnya lagi usaha milik Sirait / Anista Baban tersebut dulu pada tahun 2024 pernah tersandung kasus hukum penadah tembaga curian akan tetapi seperti tidak ada jeranya tentu hal ini perlu di pertanyakan.
Bukan hanya izin bangun usaha izin pengelolaan Limbah B3 yang tak dikantongi akan tetapi untuk usaha pemotongan besi oknum pengusaha mengunakan LPG subsidi subsidi yang di peruntukan untuk masyarakat tak mampu ada apa dengan pemerintah kota Batam dalam melakukan pengawasan.
Sulben Sirait oknum pemilik usaha penampungan Limbah B3 di saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp tidak memberikan tanggapan sampai berita ini di naikan ada pun konfirmasi awak media.
Selamat siang pak sulben Sirait
Izin konfirmasi pak sya dari media portal buana
Dari pantauan kita di lapangan usaha bapak
1. Mengunakan LPG subsidi untuk melakukan pemotongan besi?
2. Apakah usaha bapak memiliki izin usaha dalam pengelolaan Limbah seperti penampungan besi secrap, tembaga?
3. Apakah besi yang di beli memiliki dokumen resmi dalam melakukan transaksi.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam saat ini adalah Dr. Herman Rozie, S.STP., M.Si. saat dikonfirmasi awak media ( 23/12/2025), Via WhatsApp namun hanya membaca konfirmasi sampai berita ini dinaikin Kadis DLH kota Batam tidak memberikan tanggapan.
Disperindag kota Batam Bapak Januar saat di konfirmasi awak media terkait penggunaan LPG subsidi untuk usaha pemotongan besi secrap ilegal tidak memberikan tanggapan sampai berita ini di naikan./Tim
YUTELNEWS.com | Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Nagrak melaksanakan kegiatan serah terima jabatan Ketua PGRI dari pejabat lama kepada pejabat baru. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri jajaran pengurus PGRI, kepala sekolah, serta perwakilan guru se-Kecamatan Nagrak.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua PGRI Kecamatan Nagrak periode sebelumnya, Solihin secara resmi menyerahkan jabatan kepada Ketua PGRI Kecamatan Nagrak yang baru, H. Surya Miharja.
Solihin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan seluruh pengurus dan anggota selama masa kepemimpinannya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota PGRI Kecamatan Nagrak atas kerja sama dan kebersamaan selama saya mengemban amanah ini. Saya berharap kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan serta meningkatkan peran PGRI dalam memperjuangkan profesionalisme dan kesejahteraan guru,” ujar Solihin kepada Awak Media
Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Nagrak yang baru, H. Surya Miharja menyatakan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah berjalan serta memperkuat soliditas organisasi.
“Amanah ini merupakan tanggung jawab besar. Saya berkomitmen untuk melanjutkan program-program positif yang telah dirintis sebelumnya, serta memperkuat kebersamaan dan peran PGRI sebagai wadah perjuangan dan pengabdian para guru,” tegasnya.
Dengan dilaksanakannya serah terima jabatan ini, diharapkan PGRI Kecamatan Nagrak semakin solid, profesional, dan berkontribusi aktif dalam peningkatan mutu pendidikan.
YUTELNEWS.com | Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri yang melibatkan oknum polisi di Batam bernama Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen (YAAS) di Polda Kepri berlangsung tertutup. Sidang etik digelar di gedung sidang Polda Kepri.
Perwakilan keluarga berinisial Fm (28) beserta kuasa hukum yang datang ke Polda Kepri membawa harapan besar bisa melihat langsung jalannya sidang itu.
Namun, pelaksanaan sidang berlangsung tertutup sehingga menuai sorotan, khususnya dari kuasa hukum keluarga yang sejak awal mengawal kasus ini.
Pantauan di lokasi, sejumlah keluarga hanya bisa menunggu di gedung. Sejumlah awak media juga tak diizinkan masuk ke ruang sidang.
Polisi yang berjaga di depan pintu dan melarang mengambil gambar maupun peliputan langsung ke dalam ruang sidang.
Pertemuan Kuasa Hukum dengan Korban
“Tidak boleh masuk, Pak. Aturannya memang begitu. Sidang tertutup. Tidak boleh memotret karena yang masuk sidang juga handphone-nya dikumpulkan,” ujar seorang polisi yang menjaga di lokasi itu.
Kebijakan sidang tertutup tersebut mendapat perhatian serius dari penasihat hukum korban, Leo Halawa.
Ia menyayangkan proses persidangan yang dinilai tidak transparan.
“Yang pertama, kami sangat menyayangkan kenapa sidang ini tertutup sepenuhnya. Kami sebagai penasihat hukum ada lima orang, tetapi yang diperbolehkan masuk hanya dua orang. Ini tentu menimbulkan tanda tanya,” ujar Leo.
Meski begitu, pihaknya masih berupaya berpikir positif dan berharap majelis sidang dapat bertindak profesional dan objektif.
“Kami tetap berpikir positif bahwa mereka akan profesional. Tapi kalau semuanya ditutup, tentu kami tidak bisa menerima. Apalagi dalam beberapa kasus besar lainnya, sidang etik bisa dibuka untuk umum. Kita bisa lihat contohnya pada kasus Ferdy Sambo yang disiarkan oleh berbagai media nasional,” tegasnya.
Menurut Leo, yang terpenting bukan soal siapa yang boleh masuk ke ruang sidang, melainkan jaminan keadilan bagi korban yang menurutnya telah mengalami dampak luar biasa akibat kasus tersebut.
“Poinnya adalah bagaimana klien kami mendapatkan keadilan. Semua sudah hilang. Pekerjaannya, misalnya, satu bulan setelah perkara ini berjalan, klien kami diberhentikan dari tempat kerja karena dampak kasus ini. Bahkan atasannya juga menyinggung masalah ini, hingga akhirnya dia dipecat,” jelas Leo. menambahkan, dampak psikologis dan sosial yang dialami korban sangat berat.
Bahkan, kata Leo, keluarga korban juga mengalami kehilangan besar.
“Masa depan klien kami sudah hancur. Anaknya sudah meninggal dunia. Ini yang harus digarisbawahi. Oleh karena itu, satu kata: harus diberikan sanksi tegas berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Pelaku tidak layak lagi bergabung di Korps Bhayangkara,” tegasnya.
Leo menegaskan, tuntutan pemecatan tersebut merupakan keinginan keluarga dan korban demi rasa keadilan dan pemulihan martabat korban.
Pelaku Iming-iming dan Janji-Janji Nikah
Seperti Apa Kasus Oknum Polisi di Batam Ini?
Kasus ini berawal dari hubungan asmara antara FM dan oknum polisi di Batam itu sejak awal 2024. Keduanya bahkan telah sepakat melangsungkan pesta adat pernikahan di Batam pada Juli 2025 dengan sinamot senilai Rp40 juta.
Persiapan baju pernikahan hingga administrasi kedinasan juga telah dilakukan. Namun, janji tinggal janji.
Setelah korban hamil, bukannya mendapat pertanggungjawaban, ia justru mengalami penganiayaan. Kasus ini mencuat setelah FM memberanikan diri melapor ke Propam Polda Kepri, Senin (22/9/2025), sekira pukul 11.30 WIB, dengan Nomor SPSP2/41/IX/2025/Subbagyanduan.
Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran kode etik oleh Brigpol Yesaya Arga Aprianto Silaen.
Di hari yang sama, FM juga membuat laporan kedua ke SPKT Polda Kepri terkait dugaan penganiayaan.
Laporan resmi tercatat dengan Nomor STTLP/B/184/IX/2025/SPKT/Polda Kepri.
Dikutip dari Tribunnews, Wanita itu mengaku awalnya enggan melapor karena berharap persoalan bisa diselesaikan secara kekeluargaan.
Namun, karena tidak ada itikad baik dari pihak terlapor maupun keluarganya, akhirnya ia memilih menempuh jalur hukum.
Hingga Fm alami keguguran di RS Bhayangkara Polda Kepri, Selasa (7/10/2025).
Oleh keluarga, janin berusia 4 bulan itu mereka beri nama ‘Bhayangkara’, serta dikebumikan di TPU Sei Temiang Rabu (8/10/2025) malam.
Korban yang masih mengalami trauma makin sedih setelah tahu oknum polisi di Batam itu kembali berdinas di Polsek Sagulung.
Lisman Hulu Kuasa Hukum Korban menyampaikan bahwa pelaku sudah seharusnya di PTDH -kan.
” Masa depan klien kami sudah hancur, anaknya meninggal, kehilangan pekerjaan, oleh karena itu harus diberi sanksi PTDH karena sudah mengulangi perbuatan asusila 2x korban yg pertama tahun 2021 dan dikonfirmasi oleh propam polda,” ucap kuasa Hukum Korban Lisman Hulu, S.H.
Lisman menyampaikan bahwa persiapan baju pengantin wanita tidak disiapakan seperti janji pelaku, hingga administrasi kedinasan untuk pernikahan sudah disiapkan FM dari awal namun tidak di ajukan oleh Arga.
Ia menambahkan bahwa telah dikonfirmasi oleh propam polda kepri bahwa arga pernah dilaporkan kasus asusila tahun 2021 dan di demosi 2 tahun, namun setelah demosi Arga kembali mencari korban lain nya
1. Pada awal perkenalan dgn Korban beribu janji-janji manis kepada korban akan dinikahi, ternyata hingga keguguran dua kali sampai dilaporkan ke Propam tidak ada etikad baik dari Pelaku
2. Perbuatan Terlapor tersebut Korban tidak memaafkannya.
3. Terlapor pernah melakukan perbuatan yg sama dengan wanita lain hingga demosi 2 tahun.
4. Dalam sidang Kode etik Penuntut menuntut Terlapor utk PTDH (Pemberhentian Tidak Dengan Hormat)
5. Putusan akhir akan dibacakan pada hari Selasa tanggal 23 Desember 2025.
“Jangan ada intervensi dari Manapun terlebih lebih dari internal Polri. Kami meminta agar Hakim jangan ragu
ragu mengambil Keputusan,” Harap Lisman Hulu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polda Kepri terkait hasil maupun agenda lanjutan persidangan.
YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Pemerintah Desa Wangunjaya bersama masyarakat melaksanakan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bagi warga terdampak musibah hujan lebat yang mengakibatkan bagian belakang rumah roboh. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan gotong royong masyarakat dalam membantu warga yang membutuhkan. Kamis, (18/12/2025).
Adapun penerima manfaat pembangunan Rutilahu tersebut adalah Ibu Wati, seorang janda lansia, yang beralamat di Kampung Tenggek RT 02 RW 08, Desa Wangunjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Status tanah tempat tinggal penerima manfaat merupakan milik Pemerintah Desa Wangunjaya.
Pembangunan Rutilahu ini dilaksanakan dengan biaya swadaya masyarakat, sebagai bentuk solidaritas dan kebersamaan warga Desa Wangunjaya dalam merespons musibah yang menimpa salah satu warganya.
Melalui partisipasi aktif masyarakat, diharapkan rumah yang dibangun dapat kembali menjadi tempat tinggal yang aman, layak, dan nyaman bagi penerima manfaat.
Kepala Desa Wangunjaya, Samsudin, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Desa Wangunjaya yang telah bergotong royong dan berpartisipasi dalam pembangunan Rutilahu ini. Semoga kepedulian dan kebersamaan ini menjadi ladang kebaikan bagi kita semua, serta dapat meringankan beban Ibu Wati yang terdampak musibah,” ujar Samsudin.
Pemerintah Desa Wangunjaya berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam membantu warga yang terdampak bencana, serta memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
YUTELNEWS.com| Kab. Bandung Barat – Dalam upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) yang aman dan kondusif, Polsek Cikalongwetan melaksanakan kegiatan Operasi Minuman Keras (Ops Miras) di wilayah hukum Polsek Cikalongwetan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, (18/12/2025), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Operasi dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M, dan melibatkan Kanit Reskrim selaku Perwira Pengawas (Pawas/Bawas) serta personel piket fungsi Polsek Cikalongwetan. Sasaran operasi adalah toko atau kios yang tidak memiliki izin resmi penjualan minuman beralkohol.
Dalam pelaksanaan operasi, petugas menemukan adanya aktivitas penjualan minuman keras tanpa izin yang dilakukan oleh seorang warga berinisial A.S., kelahiran Subang, 4 September 1978, yang sehari-hari bekerja sebagai buruh dan berdomisili di Perum Mandalasari Permai RT 03/18, Desa Mandalasari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat.
Dari lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga botol anggur merah, empat botol arak, dan tiga botol minuman keras jenis intisari. Seluruh barang bukti kemudian diamankan untuk dilakukan proses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M, mengatakan bahwa operasi miras ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Cikalongwetan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Operasi ini kami lakukan sebagai langkah preventif untuk menekan peredaran minuman keras ilegal yang dapat memicu terjadinya gangguan kamtibmas. Kami akan terus melakukan kegiatan serupa secara rutin demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” ujar Kapolsek.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Polsek Cikalongwetan mengimbau kepada masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga kamtibmas serta tidak melakukan penjualan minuman keras tanpa izin resmi.
YUTELNEWS.com | Kabupaten Bandung Barat – PT Indra Jaya Prakarsa, perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan dan jasa kontraktor utama, terus menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan yang mengedepankan nilai sosial, keagamaan, serta pemberdayaan masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan program sosial dan keagamaan di Desa Cipta Gumati, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Rabu, (17/12/2025).
Dalam program tersebut, PT Indra Jaya Prakarsa menyalurkan bantuan keagamaan kepada 13 masjid yang berada di wilayah Desa Cipta Gumati. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar seluruh aktivitas perusahaan ke depan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Owner PT Indra Jaya Prakarsa, Indra S. Brahmana, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud niat baik perusahaan untuk berbagi serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sejak awal dimulainya kegiatan operasional.
“Alhamdulillah, program bantuan dan perbaikan untuk 13 masjid di Desa Cipta Gumati telah terlaksana dengan baik. Ke depan, seiring dimulainya aktivitas pekerjaan, kami juga berkomitmen membantu perbaikan musholla serta jalan-jalan warga yang terdampak, agar akses masyarakat tetap nyaman dan aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain program keagamaan, PT Indra Jaya Prakarsa juga menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan tenaga kerja lokal dengan menyerap minimal 50 persen tenaga kerja dari wilayah Kecamatan Cikalongwetan. Langkah ini menjadi bentuk dukungan nyata perusahaan dalam menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
“Kami meyakini bahwa pembangunan berkelanjutan harus melibatkan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pemberdayaan tenaga kerja lokal menjadi prioritas agar manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh warga,” tambahnya.
Seluruh kegiatan perusahaan juga dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta sejalan dengan program pembangunan Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Program Pembangunan 3 Juta Rumah sebagai upaya pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk di Provinsi Jawa Barat.
Komitmen tersebut selaras dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui penguatan ekosistem perumahan bertema “Imah Merenah, Hirup Tumaninah”, yang mendorong sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan asosiasi perumahan dalam memperkuat perekonomian daerah. Program ini sebelumnya telah diluncurkan oleh Gubernur Jawa Barat bersamaan dengan sosialisasi KUR Perumahan di Sasana Budaya Ganesa (Sabuga), Bandung.
Sebagai bentuk kepedulian sosial di tingkat lokal, PT Indra Jaya Prakarsa juga merencanakan kegiatan doa bersama sebagai ungkapan belasungkawa atas bencana banjir dan longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Kegiatan tersebut rencananya akan digelar di Lapangan Sepak Bola Mandalamukti dengan tema “Bersama dalam Doa, Bersatu dalam Kepedulian”, melibatkan masyarakat serta unsur pemerintahan setempat.
Dalam agenda tersebut, perusahaan berencana mengundang para ulama, kiai, MUI, serta sejumlah pejabat daerah dan aparat negara, mulai dari Bupati, Gubernur, Pangdam, Kapolda, Danrem, Dandim, hingga Kapolres.
“Kami berharap doa bersama ini menjadi momentum kebersamaan antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan. Semoga seluruh rencana dan pekerjaan yang kami laksanakan mendapat keberkahan serta berjalan sesuai harapan,” tutupnya.
Di balik kepemimpinan PT Indra Jaya Prakarsa, sosok Indra S. Brahmana dikenal sebagai mantan atlet sekaligus pelatih Tarung Derajat yang memiliki jiwa sportivitas tinggi. Berangkat dari latar belakang tersebut, ia berkomitmen mengembangkan olahraga Tarung Derajat di Kecamatan Cikalongwetan sebagai wadah pembinaan generasi muda agar tumbuh menjadi atlet berprestasi sekaligus berkarakter.
Selain aktif di dunia olahraga dan sosial, Indra S. Brahmana juga merupakan anggota Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bandung Barat, yang terus mendorong sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui berbagai program keagamaan, sosial, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta pembinaan generasi muda, PT Indra Jaya Prakarsa berharap dapat memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan, tidak hanya dalam pembangunan fisik, tetapi juga dalam memperkuat nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung Barat.
YUTELNEWS.com | Cikalongwetan Bandung Barat – Perangkat desa merupakan aparatur pemerintah yang berada pada level teknis dan bersentuhan langsung dengan masyarakat yang memiliki beragam kepentingan. Karena itu, setiap perangkat desa dituntut untuk memberikan pelayanan yang optimal dan berorientasi pada kepuasan warga.
Hal tersebut disampaikan Camat Cikalongwetan, H. Dadang A. Sapardan, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perangkat Desa yang digelar di Aula Desa Ganjarsari, Selasa (16/12/2025).
Menurut H. Dadang, perangkat desa mulai dari kepala desa hingga kepala dusun pada hakikatnya adalah pelayan masyarakat, bukan sebaliknya. Oleh karena itu, dalam menjalankan tugas pelayanan, perangkat desa harus mengesampingkan sikap superioritas dan pola otoritas yang dapat menghambat kualitas pelayanan publik.
“Perangkat desa harus melayani warga dengan baik agar mereka merasa puas. Kita ini pelayan masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta Bimtek yang terdiri atas kepala desa, sekretaris desa, kaur, kasi, serta staf Desa Ganjarsari.
Ia juga menegaskan bahwa kualitas pelayanan perangkat desa tidak boleh kalah dibandingkan dengan pelayanan di gerai-gerai swasta. Untuk itu, H. Dadang mendorong penerapan pola hospitality dalam setiap layanan kepada warga.
Pola hospitality tersebut, lanjutnya, menitikberatkan pada keramahan, interaksi yang baik, serta pemenuhan kebutuhan warga secara efisien dan profesional sehingga mampu menciptakan pengalaman pelayanan yang positif.
“Terapkan pola hospitality agar warga yang dilayani merasakan pengalaman positif,” tegasnya.
Selain pelayanan, Camat Cikalongwetan juga berpesan agar perangkat desa memanfaatkan posisinya sebagai ujung tombak pemerintah untuk terus mengedukasi masyarakat. Ia menilai masih banyak warga desa yang belum memahami prosedur pelayanan, khususnya terkait bantuan sosial dan berbagai kebijakan pemerintah lainnya.
“Kita jangan bosan-bosan mengedukasi warga terkait berbagai program pemerintah agar mereka memahami secara komprehensif,” pungkasnya.
YUTELNEWS.com | Musyawarah Wilayah (Muswil) Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi menetapkan Dr. C. Hendri, S.Si., M.E sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PWMOI Kepri. Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam forum Muswil yang digelar di Kantor batam center. Sabtu 13 Desember.
Pemilihan secara aklamasi terjadi setelah seluruh peserta Muswil sepakat memberikan mandat kepemimpinan kepada Dr. C. Hendri, yang dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, serta visi kuat dalam membangun organisasi pers yang profesional dan berintegritas.
Ketua Panitia Muswil PWMOI Kepri, Mitra Julias Tama, menyampaikan bahwa proses Muswil berjalan lancar, demokratis, dan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
“Forum Muswil secara bulat menetapkan Dr. C. Hendri sebagai Ketua DPW PWMOI Kepri secara aklamasi. Ini merupakan hasil kesepakatan bersama peserta yang memiliki hak suara,” ujar Mitra.
Dr. C. Hendri dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa PWMOI Kepri menjadi organisasi pers yang solid, independen, dan mampu menjawab tantangan perkembangan media digital.
“Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Ke depan, PWMOI Kepri harus semakin profesional, bersatu, dan berperan aktif dalam menjaga marwah jurnalistik,” kata Hendri.
Muswil PWMOI Kepri juga menjadi momentum konsolidasi internal organisasi setelah dinamika yang cukup intens menjelang pelaksanaan Muswil. Dengan terpilihnya ketua baru, PWMOI Kepri diharapkan dapat segera menyusun kepengurusan lengkap dan program kerja strategis untuk periode mendatang.
Kegiatan Muswil dihadiri oleh pengurus PWMOI tingkat provinsi dan kabupaten/kota, panitia Muswil, calon ketua, peserta pemilik suara./ Rls
YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan personel, Polsek Cikalongwetan melaksanakan Apel Pagi Siaga Peringatan Hari ACAB (All Cop Bastard) Sedunia secara serentak pada Sabtu, (13/12/2025), pukul 07.00 WIB, bertempat di wilayah hukum Polsek Cikalongwetan.
Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Cikalongwetan AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., didampingi Iptu Agus Suhahendi selaku Kanit Samapta dan Aiptu Harianto, serta diikuti oleh seluruh personel Polsek Cikalongwetan.
Dalam arahannya, Kapolsek Cikalongwetan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang telah hadir dan melaksanakan apel pagi dengan penuh tanggung jawab.
Menurutnya, apel pagi merupakan bagian penting dalam pembinaan personel sekaligus sarana pengecekan kesiapan anggota sebelum melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Apel pagi ini bukan sekadar rutinitas, tetapi sebagai bentuk kesiapan dan kedisiplinan kita sebagai anggota Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar AKP Deden Indrajaya.
Kapolsek juga menyampaikan arahan dari Kapolres Cimahi agar seluruh personel senantiasa mengedepankan sikap humanis dalam setiap pelaksanaan tugas, terlebih saat ini memasuki musim penghujan.
Personel Bhabinkamtibmas diminta untuk aktif melakukan koordinasi dan komunikasi dengan masyarakat di wilayah binaan masing-masing guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun dampak cuaca ekstrem.
“Saya tekankan kepada seluruh anggota untuk selalu hadir di tengah masyarakat dengan sikap humanis, responsif, dan peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Selain itu, Kapolsek menegaskan pentingnya kedisiplinan kehadiran personel dalam setiap apel, kecuali bagi anggota yang sakit atau melaksanakan dinas luar yang tetap harus dilaporkan secara administratif.
Ia juga mengingatkan personel yang melaksanakan pengaturan lalu lintas pagi agar menjalankan tugas sesuai dengan surat perintah yang telah ditetapkan demi kelancaran aktivitas masyarakat.
Kegiatan apel pagi siaga berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polsek Cikalongwetan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dengan mengusung semangat “Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas”, Polsek Cikalongwetan terus berupaya meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
YUTELNEWS.com | Kab. Bandung Barat – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk bulan Oktober, November, dan Desember tahun 2025 di Desa Ganjarsari, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat, berlangsung lancar dan kondusif pada Jumat, (12/12/2025).
Kegiatan yang dipusatkan di GOR Desa Ganjarsari ini mendapat perhatian dan pengamanan langsung dari Bhabinkamtibmas Desa Ganjarsari, Bripka Azwan Anas, S.H., yang memegang peran penting dalam memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan transparan.
Sebanyak 43 keluarga penerima manfaat (KPM) hadir menerima bantuan sebesar Rp900.000 untuk tiga bulan sekaligus. Penyaluran ini turut dihadiri Kepala Desa Ganjarsari Basori, Kasi Kesejahteraan Nazar, serta Kasi Pemerintahan Daroji.
Dalam kesempatan tersebut, Bripka Azwan Anas juga memimpin sesi silaturahmi kamtibmas serta menyampaikan sejumlah imbauan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ia menegaskan bahwa BLT-DD adalah hak warga dan disalurkan tanpa potongan apa pun. “Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi, tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, serta aktif menjaga keamanan lingkungan melalui siskamling,” ujar Bripka Azwan dalam arahannya.
Selain pengamanan penyaluran BLT, Bripka Azwan juga menyampaikan informasi mengenai program beras pangan murah yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk meringankan kebutuhan pokok.
Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, S.H., M.M., memberikan apresiasi atas peran aktif Bripka Azwan Anas di tengah masyarakat. Menurutnya, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam setiap kegiatan desa merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.
Kegiatan penyaluran BLT-DD di Desa Ganjarsari berlangsung aman, tertib, dan mendapat respons positif dari seluruh penerima manfaat.
YUTELNEWS.com | Sukabumi- Anggota DPRD yang juga tokoh muda Sukabumi, Teddy Setiadi, menyampaikan ucapan selamat Hari Juang Siliwangi 2025 sekaligus mengajak masyarakat untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pendahulu. Kamis, (11/12/2025).
Dalam keterangannya, Teddy Setiadi menegaskan bahwa Hari Juang Siliwangi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingat kembali sejarah panjang perjuangan prajurit Siliwangi dalam mempertahankan kedaulatan bangsa.
Hari Juang Siliwangi adalah napas perjuangan yang harus terus hidup di setiap diri masyarakat Jawa Barat. Semangat pantang menyerah, keberanian, dan kebersamaan prajurit Siliwangi harus kita warisi dalam kehidupan bermasyarakat maupun berbangsa,” ujar Teddy Setiadi.
Ia juga menegaskan bahwa semangat Siliwangi selaras dengan nilai-nilai yang terus dibangun di Jawa Barat, terutama dalam mempererat kedekatan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
Soliditas TNI–rakyat adalah kekuatan besar yang harus terus dijaga. Tanpa kebersamaan, sulit mencapai pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan,” lanjutnya.
Teddy berharap peringatan Hari Juang Siliwangi 2025 ini menjadi pengingat bahwa perjuangan tidak berhenti pada catatan sejarah, tetapi terus berlanjut dalam bentuk kerja nyata membangun daerah.
Semoga semangat juang ini menginspirasi kita untuk bekerja lebih baik, lebih ikhlas, dan lebih kompak demi Sukabumi dan Jawa Barat yang lebih maju,” tutupnya.