YUTELNEWS.com — Lotu//Nisut
Rabu 25 Februari 2026
Pemerintah Kabupaten Nias Utara melalui Badan Pusat Statistik Kabupaten Nias Utara laksanakan Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Publikasi Nias Utara Dalam Angka 2026, Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 (SE 2026) dan Penetapan Standar Pelayanan BPS Kabupaten Nias Utara di Aula Tafaeri Kabupaten Nias Utara, Hari Rabu 25/02/2026.
Kepala Badan Pusat Statistik Nias Utara Darma Beriman Telaumbanua, SE., MM Menyampaikan penyusunan Nias Utara dalam Angka sangat penting dan sangat strategis dalam menyajikan data-data sektoral dimana data ini sangat penting bagi pemerintah dalam pengambilan suatu kebijakan baik dalam merumuskan, merencanakan program-program pemerintah terkhusus Pemerintahan Kabupaten Nias Utara. Penyusunan Nias Utara dalam angka sudah dilaksanakan sejak awal tahun dan dimana perilisan Nias Utara dalam angka ini akan dilaksanakan pada tanggal 27 Februari 2026. BPS Nias Utara mengapresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Utara terutama Diskominfo Kabupaten Nias Utara sebagai wali data dan juga PIC atau Operator setiap OPD se-Kab. Nias Utara yang telah bekerja sama dengan BPS untuk mengoptimalkan dan mewujudkan Nias Utara dalam angka.
“Lanjut Pada kesempatan ini, BPS menyampaikan bahwa pada tahun 2026 akan ada kegiatan besar yang diadakan oleh BPS RI terutama BPS Nias Utara yaitu Sensus Ekonomi 2026 yang dimana ini merupakan salah satu dari 3 sensus besar yang diadakan BPS RI.
Meskipun Sensus Ekonomi ini sangat sulit, BPS Nias Utara mengharapkan dukungan dari Pemerintah, Kepala OPD, masyarakat, Media dan seluruh pihak dalam mendukung untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026.
Selanjutnya, Kepala BPS Nisut menyampaikan salah satu kegiatan hari ini terkait dalam Penetapan Standar Pelayanan BPS Kabupaten Nias Utara. Sejak dari awal terbentuk, BPS Nias Utara telah berkomitmen bahwa yang paling penting dan paling utama adalah bagaimana BPS Nisut dapat memberikan pelayanan terhadap pengguna data. Tentu saja masih banyak keterbatasan baik di sarana prasarana bahkan SDM, Oleh karena itu pada kesempatan ini BPS ingin mendapat masukan dan buah pikiran dari seluruh jajaran agar kedepannya dalam standar pelayanan data BPS Kabupaten Nias Utara dapat memberikan pelayanan lebih optimal, cepat dan komprehensif.
Wakil Bupati Nias Utara Yusman Zega, A.Pi., M.Si, menyampaikan arahan dan bimbingan bahwa sensus ekonomi merupakan kegiatan strategis Nasional yang dilaksanakan secara berkala untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi dan struktur ekonomi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Nias Utara.
“Ujar Wakil Bupati Nias Utara berharap semoga Sensus Ekonomi 2026 dapat menggambarkan keadaan ekonomi Kabupaten Nias Utara 2026 dan juga berharap Mitra BPS yang melakukan pendataan sensus ekonomi 2026 ini memiliki integritas yang tinggi sehingga dapat menyajikan data yang asli, sesuai dan akurat.
“Tegas Wakil Bupati Nias Utara menyampaikan kegiatan Focus Group Discussion hari ini memiliki peran penting dalam penyusunan Publikasi Kabupaten Nias Utara Dalam Angka 2026. Publikasi ini merupakan salah satu sumber data utama yang menjadi rujukan dalam melihat kondisi sosial, ekonomi, dan pembangunan daerah secara menyeluruh. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi antar perangkat daerah dan instansi vertikal menjadi kunci utama dalam menghasilkan data yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
PEMKAB Nias Utara sangat mendukung penuh upaya BPS dalam meningkatkan kualitas data statistik. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga menghasilkan kesepahaman, komitmen bersama, serta langkah konkret dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data.
Turut hadir pada acara ini Wakil Bupati Nias Utara, Sekda Nias Utara, Kepala Kemenag Nias Utara, Kapolsek Lahewa mewakili Kapolres Nias, Staf ahli, asisten, BPS Nias Utara, Kepala OPD se-Kab. Nias Utara, RRI Gunungsitoli, akademisi, Ketua Organisasi Team Libas Nias Utara , Media dan undangan lainya.
(Kharisman Gea)
Penulis: Edison Mendrofa
Festival Togak Tonggol dan Mandi Balimau Kasai di Langgam Dihadiri Bupati Dan Wakil Bupati Pelalawan
Pelalawan – yutelnews.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri bersama Wakli Bupati Husni Tamrin menghadiri Festival Adat Togak Tonggol dan tradisi Mandi Balimau Kasai yang dipusatkan di Balai Anjungan Ranah Tanjung Bunga, Kecamatan Langgam, Senin (16/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian tradisi masyarakat setempat dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan.
Dalam sambutannya, Bupati Zukri menyampaikan bahwa budaya Togak Tonggol yang dilaksanakan dalam rangkaian festival tersebut merupakan warisan budaya yang patut dibanggakan. Tradisi ini bahkan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dan terus dijaga kelestariannya oleh masyarakat adat.
Bupati menambahkan bahwa tradisi Togak Tonggol juga telah menorehkan prestasi di tingkat nasional. Tradisi khas Kabupaten Pelalawan tersebut sukses meraih Juara I Kategori Atraksi Budaya Terbaik pada ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2025, sebagai bentuk pengakuan atas kekayaan dan keunikan budaya lokal yang terus dilestarikan.
Menurut Bupati, pelaksanaan Togak Tonggol menjelang Ramadan memiliki makna mendalam bagi masyarakat, yakni sebagai simbol penyelesaian persoalan dan sengketa sebelum memasuki bulan suci, sehingga ibadah dapat dijalani dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan.
“Jika ada tonggol yang tidak naik, itu pertanda ada persoalan yang harus diselesaikan. Inilah makna sesungguhnya dari tradisi kita, yakni menyatukan, mendamaikan, dan mempererat persaudaraan.” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi peran para datuk dan tokoh adat yang terus menjaga serta melestarikan budaya tersebut. Ia menilai, semakin dilestarikan, maka budaya daerah akan semakin dikenal luas dan berpotensi menarik kunjungan masyarakat luar ke Langgam.
Pemerintah Kabupaten Pelalawan, lanjutnya, berkomitmen mendukung penuh pelestarian adat dan budaya, sekaligus mendorong pembangunan di Kecamatan Langgam dan Kelurahan Langgam secara berkelanjutan.
Festival Adat Togak Tonggol dan Mandi Balimau Kasai berlangsung meriah, diwarnai dengan penampilan budaya dan tradisi Melayu di Kabupaten Pelalawan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPD RI Sewitri, Ketua TP PKK Pelalawan Sella Pitaloka, S.IP, M.Si, sekaligus Anggota DPRD Propinsi Riau, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, SIK, Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, para Asisten, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemkab Pelalawan, perwakilan PT EMP Bentu dan PT RAPP, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Kecamatan Langgam.|| AS
Bupati H.Zukri Hadiri Buka Puasa Bersama Muslimat NU dan Ustadz Abdul Somad
Pelalawan – yutelnews.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM menghadiri kegiatan buka puasa bersama Muslimat NU yang dirangkaikan dengan tausiyah agama oleh Ustadz Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D., Jumat (20/2/2026), di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja.
Dalam sambutannya, Bupati Zukri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Bupati menegaskan bahwa Muslimat NU memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Jika ibu-ibu kuat dalam iman dan akhlak, maka akan lahir generasi yang kuat pula. Saya berharap Muslimat NU terus menjadi mitra pemerintah dalam membina umat dan menjaga moral generasi muda.” ujarnya.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum mempererat kepedulian sosial dan memperkuat kebersamaan dalam membangun Kabupaten Pelalawan.
Sementara itu, dalam tausiyahnya Ustadz Prof. H. Abdul Somad (UAS) menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam Islam dan dalam mewujudkan Indonesia yang maju. UAS menyampaikan bahwa perempuan bukan hanya berperan di ranah domestik, tetapi juga memiliki kontribusi besar dalam pendidikan, dakwah, sosial, dan pembangunan bangsa.
“Perempuan adalah tiang peradaban. Dari tangan seorang ibu lahir para pemimpin, ulama, dan generasi penerus bangsa. Jika perempuannya baik, maka baiklah masyarakatnya.” ungkapnya dalam ceramah.
Ustadz Somad juga mengingatkan bahwa peran perempuan dalam keluarga sangat menentukan arah masa depan anak-anak, sehingga ibu-ibu diharapkan terus meningkatkan ilmu, keimanan, dan kepedulian sosial.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, menjadi momentum mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Pelalawan dan jajaran Muslimat Nahdlatul Ulama, serta masyarakat. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan buka puasa dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Turut hadir unsur Forkopimda Pelalawan, Sekretaris Daerah Kabupaten Pelalawan Tengku Zulfan, para asisten, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan.|| AS
Kang DS: IPM Kabupaten Bandung 2025 Naik Jadi 75,58 Poin
Bandung – YUTELNEWS.com // Prestasi membanggakan kembali ditunjukkan pemerintahan Bupati Bandung Dadang Supriatna. Pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung 2025 mengalami percepatan dari tahun sebelumnya.
“IPM Kabupaten Bandung tahun 2025 naik mencapai 75,58, meningkat 0,99 poin atau 1,33 persen dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 74,59 poin,” kata Bupati Bandung saat kunjungan kerja ke Kecamatan Rancaekek, Senin 23 Februari 2025.
Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bandung 20 Februari 2026, seluruh dimensi pembentuk IPM mengalami peningkatan. Peningkatan IPM ini terjadi saban tahun di mana selama 2020 hingga 2025 IPM Kabupaten Bandung rata-rata meningkat sebesar 0,78 persen pertahun.
Pembentuk IPM 2025 yang mengalami peningkatan antara lain Umur Harapan Hidup (UHH) bayi yang lahir pada tahun 2025 sebesar 75,70 tahun, meningkat 0,47 tahun dibandingkan dengan mereka yang lahir pada tahun sebelumnya.
Pada dimensi pengetahuan atau pendidikan, Harapan Lama Sekolah (HLS) penduduk umur 7 tahun ke atas pada 2025 meningkat 0,25 tahun dibandingkan tahun sebelumnya, dari 12,74 tahun menjadi 12,99 tahun.
Sementara itu, Rata-rata Lama Sekolah (RLS) penduduk umur 25 tahun ke atas meningkat 0,25tahun, dari 9,15 tahun menjadi 9,40 tahun pada tahun 2025.
Dimensi standar hidup layak yang diukur berdasarkan rata-rata pengeluaran riil Per kapita per tahun (yang disesuaikan) pada 2025 meningkat Rp227 ribu atau 1,99 persen dibandingkan tahun sebelumnya dari Rp11,39 juta pada tahun 2024 menjadi Rp11,62 juta pada tahun 2025.(*)
Yans
Ketua DPW Media Center LSM Pakar Sumut Minta Tuduhan terhadap Pengusaha Aseng Kayu Dibuktikan, Tegaskan Jangan Menggiring Opini
Medan — YUTELNEWS.com
Pernyataan sejumlah pihak terkait dugaan praktik perjudian di wilayah Sumatera Utara, khususnya yang menyeret nama seorang pengusaha bernama Aseng Kayu, menuai tanggapan dari berbagai kalangan. Ketua DPW Media Center LSM Pakar Sumatera Utara, Robin Silalahi, menegaskan bahwa setiap tuduhan harus disertai bukti yang jelas dan tidak boleh hanya berdasarkan dugaan semata.
Menurut Robin, pihaknya mendukung penuh upaya Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dalam memberantas praktik perjudian tanpa pandang bulu. Namun, ia mengingatkan agar proses penegakan hukum tetap menjunjung asas profesionalitas, objektivitas, dan kepastian hukum.
“Kami mendukung kepolisian memberantas segala bentuk perjudian. Namun jangan sampai muncul kesan tebang pilih atau justru menimbulkan ketidakpastian hukum. Nama Aseng Kayu terus disebut-sebut, sementara hingga saat ini belum ada bukti valid yang menunjukkan keterlibatannya dalam aktivitas perjudian di Sumatera Utara,” ujar Robin Silalahi, Rabu (25/2/2026).
Ia menegaskan bahwa dalam negara hukum, setiap dugaan harus dapat dibuktikan secara sah, bukan sekadar opini atau asumsi yang berpotensi merugikan pihak tertentu.
“Kalau hanya dugaan, semua orang bisa menduga. Tetapi dugaan harus dibuktikan. Jika tidak, maka hal tersebut berpotensi mencemarkan nama baik seseorang,” tegasnya.
Robin juga menyampaikan bahwa Aseng Kayu merupakan seorang pengusaha dan saat ini menjabat sebagai Dewan Pembina DPP LSM Pakar Indonesia. Oleh karena itu, pihaknya menyatakan keberatan atas tudingan yang dinilai belum memiliki dasar hukum yang jelas.
“Aseng Kayu adalah pengusaha dan Dewan Pembina kami. Kami merasa keberatan jika beliau dituduh sebagai bandar judi tanpa bukti. Kami meminta pihak-pihak yang menuding untuk dapat membuktikan tuduhan tersebut,” katanya.
Ia menambahkan bahwa proses pembuktian sepenuhnya merupakan kewenangan aparat penegak hukum, dan tidak seharusnya ada upaya menggiring opini publik atau mengintervensi proses hukum.
“Kepolisian bekerja secara profesional. Jika memang ada bukti kuat, tentu kepolisian akan bertindak sesuai hukum yang berlaku, termasuk melakukan pencekalan atau tindakan lainnya. Namun jika tidak ada bukti, maka jangan sampai ada opini yang justru merugikan seseorang,” pungkasnya.
DPW Media Center LSM Pakar Sumatera Utara berharap seluruh pihak dapat menghormati proses hukum yang berjalan dan tidak menyampaikan tuduhan tanpa dasar yang jelas, demi menjaga objektivitas, keadilan, serta kondusivitas di tengah masyarakat.
(TIM/ED)
Bupati Bandung Kang DS, Dinilai Berhasil Majukan Kabupaten Bandung dengan Inovasi Dapat Penghargaan BRIN
Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna kembali menerima penghargaan bergengsi tingkat nasional dengan menerima Sertifikat Apresiasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Aria kepada Bupati Bandung di ajang Rilis Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2025, di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo Ged. B.J Habibie Jakarta, Selasa 24 Februari 2026.
Bupati Dadang Supriatna yang akrab disapa Kang DS ini berkomitmen penuh terhadap inovasi daerah sebagai upaya peningkatan daya saing daerah sebagaimana tercantum dalam visi misi Bandung Lebih Bedas dan dituangkan ke dalam 57 Rencana Aksi.
Hasilnya, IDSD Kabupaten Bandung 2025 mendapatkan skor 3,93 poin atau melampaui skor nasional yang sebesar 3,50 poin, dinilai dari 12 pilar Konsep IDSD. Bupati Kang DS dinilai BRIN telah berkomitmen dan berhasil dalam memperkuat daya saing dan inovasi daerah sehingga diganjar dengan penghargaan ini.
Bahkan skor ini naik dari skor tahun sebelumnya tahun 2024 yang sebesar 3,86 poin. Bupati Kang DS menyatakan, keberhasilan Kabupaten Bandung meraih skor IDSD 3,93 menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Bandung dalam meningkatkan daya saing daerah sehingga menjadi daerah yang maju.
Kang DS menyatakan peringkat IDSD Kabupaten Bandung ini menjadi landasan data yang kuat untuk perumusan kebijakan pembangunan yang lebih terarah dan berbasis data.
“Khususnya dalam mengoptimalkan 12 pilar IDSD yang masih memerlukan perhatian, demi terwujudnya misi Kabupaten Bandung yang Lebih Bedas, maju berdaya saing dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas,” kata bupati seusai meerima penghargaan, Selasa (24/2/2026).
Sementara Wamendagri Bima Arya dalam arahannya mengatakan, pemerintah daerah diharapkan dapat membangun ekosistem inovasi melalui risen, regulasi, kelembagaan, aktor inovasi dan sektor pendanaan.
“Dengan demikian inovasi yang dihasilkan fokus pada solusi. Inovasi yang menyelesaikan masalah atau memenuhi kebutuhan nyata,” papar Wamendagri.
Wamen menambahkan, inovasi yang dihasilkan juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah di mana ada manfaat jelas bagi para pengguna, seperti pemanfaatan yang lebih mudah, aman, efisien, atau nyaman.
“Inovasi juga harus terintegrasi secara mendasar. Bukan tempelan, tapi menyatu dalam sistem/layanan dan jadi cara kerja baru,” imbuh Bima Arya.
Lebih dari itu inovasi yang dihasilkan juga ada bukti manfaat di mana dampaknya bisa dibuktikan dengan data/contoh konkret, dan bukan klaim semata.(*)
Yans.
Bupati Bandung Tegaskan Komitmen Penguatan Kesejahteraan Guru P3KPW Secara Bertahap dan Berkelanjutan
Bandung – YUTELNEWS.com// Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menegaskan kesejahteraan guru tetap menjadi perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Bandung, termasuk bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (P3KPW).
Menanggapi aspirasi guru yang berkembang, Bupati Kang DS menjelaskan kebijakan penghasilan P3KPW saat ini merupakan bagian dari penyesuaian yang dilakukan secara terukur dan bertahap.
“Pemda memiliki komitmen kuat terhadap kesejahteraan guru. Skema yang berjalan saat ini merupakan tahap penyesuaian berdasarkan kondisi dan kemampuan keuangan daerah, dengan prinsip kehati-hatian dan keberlanjutan,” ujar Kang DS saat Tarawih Keliling di Masjid Besar Rancaekek, Senin (24/2/2026).
Untuk P3KPW yang telah memiliki sertifikasi dan menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG) sebesar kurang lebih Rp2 juta per bulan, Pemkab Bandung memberikan tambahan Rp500 ribu per bulan dari APBD selama 14 bulan, termasuk THR dan gaji ke-13. Sementara bagi P3KPW yang belum memiliki TPG, diberikan penghasilan Rp1 juta per bulan.
Kang DS menegaskan kebijakan tersebut bukanlah keputusan akhir, melainkan bagian dari tahapan yang akan terus dievaluasi.
“Evaluasi akan terus dilakukan. Kami ingin kebijakan ini tidak hanya cepat, tetapi juga stabil dan berkelanjutan sesuai perkembangan kemampuan fiskal daerah,” tegasnya.
Ia menjelaskan pembiayaan P3KPW saat ini bersumber dari APBD, mengingat regulasi penggajian P3KPW belum diatur secara eksplisit dalam UU ASN dan dana Biaya Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) tidak dapat digunakan untuk menggaji P3KPW.
Selain itu, Kabupaten Bandung juga mengalami pengurangan Transfer ke Daerah (TKD) hampir Rp1 triliun, yang turut mempengaruhi ruang fiskal daerah.
Meski demikian, Kang DS memastikan bahwa komitmen terhadap peningkatan kesejahteraan guru tetap menjadi prioritas.
*Rekam Jejak Perjuangan untuk Guru*
Kang DS menuturkan keberpihakan terhadap guru bagi dirinya bukanlah hal yang baru. Sejak menjabat Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung, ia telah mengusulkan pengangkatan guru honorer menjadi P3K.
“Saya sudah memperjuangkan pengangkatan guru honorer sejak 2017. Saat itu belum berhasil, tetapi perjuangan tidak berhenti,” kenangnya.
Saat menjabat Bupati periode pertama, Pemkab Bandung langsung memberikan insentif sebesar Rp350 ribu per bulan kepada guru honorer, selain insentif bagi guru ngaji.
Guru honorer juga memperoleh fasilitas BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan sejak 2021.
Pada 2022, sekitar 9.000 pekerja dan guru honorer berhasil diangkat menjadi P3K, termasuk sekitar 7.500 guru honorer menjadi P3KPW.
Perjuangan tersebut berlanjut pada Desember 2025 dengan pelantikan 7.550 guru honorer menjadi P3K, termasuk di dalamnya 4.200 guru P3KPW.
“Insya Allah, saya akan terus berjuang agar status P3K semakin diperkuat dan P3K Paruh Waktu dapat meningkat statusnya secara bertahap sesuai regulasi,” ujarnya.
*DPRD Kawal Bersama*
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Bandung Cecep Suhendar menegaskan pihaknya bersama Pemkab Bandung memiliki komitmen yang sama dalam memperjuangkan kesejahteraan guru.
“Kami memahami aspirasi para guru. Saat menerima audiensi perwakilan guru P3KPW, kami sudah menyampaikan bahwa DPRD akan terus mengawal peningkatan kesejahteraan guru sesuai kemampuan keuangan daerah,” ujar Cecep.
Ia menambahkan DPRD terbuka terhadap dialog dan akan mendorong peningkatan kesejahteraan guru apabila ruang fiskal daerah semakin membaik.
“Kami dari Komisi D selalu terbuka dan siap menerima audiensi dari teman-teman guru P3KPW. Prinsipnya, kita kawal bersama secara bertahap dan berkelanjutan,” tandasnya.(*)
Yans.
Ditresnarkoba Polda Sumut Monitor Peredaran Sabu di Asam Jawa, Tim Lapangan Segera Sikat Target Operasi
Yutelnews.com LABUHANBATU SELATAN – Upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukum Labuhanbatu Selatan terus menjadi perbincangan publik. Harapan warga untuk melihat para bandar besar diringkus justru berujung pada kekecewaan setelah serangkaian operasi kepolisian setempat dinilai tidak membuahkan hasil signifikan.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa personel Polsek Kota Pinang telah melakukan upaya penggerebekan di kediaman (rumah) Y alias Yahya. Namun, sangat disayangkan, operasi tersebut dilaporkan berakhir tanpa temuan barang bukti (BB) sedikit pun.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan informasi yang berkembang di tengah masyarakat. Warga melaporkan bahwa aktivitas peredaran sabu yang di kendalikan Y alias yahya masih tetap eksis dan seolah tidak terpengaruh oleh upaya penindakan yang dilakukan sebelumnya.
“Makin meraja lela pun mereka bang, padahal Identitasnya jelas, lokasinya jelas, bahkan sudah viral. Mengapa saat digerebek hasilnya bisa nihil? Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya mengenai efektivitas strategi penindakan nya bang,” ujar salah seorang warga yang terus memantau situasi di Asam Jawa.
Gagalnya penggerebekan di rumah y alias Yahya serta temuan yang hanya berupa alat isap (bong) di Kampung Baru II memperkuat dugaan adanya kebocoran informasi sebelum petugas tiba di lokasi. Para bandar besar seperti y alias Yahya dan m alias mamat dinilai sangat lincah dalam menghindari sergapan, sehingga memicu mosi tidak percaya terhadap kinerja Satres Narkoba Polres Labusel dan polsek kota pinang.
Melihat kebuntuan di tingkat Polres dan Polsek, perhatian kini tertuju sepenuhnya pada Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara. Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengenai keresahan warga terkait masih bebasnya y alias Yahya dkk beroperasi, pihak Polda Sumut memberikan respons tegas.
“Ok, monitor Bang. Saya teruskan ke tim yang turun ke lapangan,” tulis pernyataan resmi dari pihak Ditresnarkoba Polda Sumut sebagai bentuk tindak lanjut atas laporan masyarakat.
Kehadiran tim dari Polda Sumut sangat dinantikan untuk memutus rantai peredaran narkoba yang sudah sangat meresahkan di Labusel. Masyarakat berharap tim lapangan yang diterjunkan memiliki strategi yang lebih matang untuk menangkap para target operasi yang selama ini dikenal sulit disentuh hukum.
“Kami butuh pembuktian nyata. Jika aparat di sini tidak sanggup, kami harap tim dari Polda Sumut bisa menyikat bersih para bandar ini tanpa sisa,” tegas warga lainnya.
Anshori Pohan
Polda Sumut di Minta Tangkap Pelaku Pengeroyokan Kepling dan Acil di duga Di Keroyok Security
YUTELNEWS.com — Kota Medan Kasus penggeroyokan diduga main hakim sendiri terjadi di Komplek Graha Jermal Residence yang dilakukan terlapor oknum security, warga Komplek bernama Acil dan kepala lingkungan pada hari Minggu tanggal 15 Februari 2026.
Atas kasus tersebut pelapor sekaligus korban bernama Ramadi bikin Laporan Polisi nomor: LP/B/267/II/2026/SPKT/POLDA SUMATERA UTARA tanggal 15 Februari 2026 pukul 22:34 WIB, melaporkan dugaan tindak pidana pengeroyokan undang-undang (UU) nomor 1 tahun 2023 tentang KUHP sebagaimana dimaksud dalam pasal 262 UU 1/2023 terjadi di Jermal VII No.115 Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara.
Dengan terlapor atas nama security Komplek Graha Jermal Residence, Kepala Lingkungan dan Warga Komplek bernama Acil.
Kronologi kejadian pada hari Minggu, tanggal 15 Februari 2026 sekitar pukul 15:30 WIB pelapor melintas dengan menggunakan sepeda motor bertemu dengan laki-laki orang tidak dikenal (OTK).
Pelapor dan OTK menumpang dan meminta diantarkan ke dalam Komplek Graha Jermal Residence, atas permintaan tersebut pelapor mengantarkan ke alamat yang diminta dan sesampai di Komplek Graha Jermal Residence, pelapor dihentikan oleh terlapor yang merupakan security dan warga Komplek.
Diduga terlapor security dan warga langsung emosi dengan nada keras mengatakan “kenapa pelapor tidak melapor dan tidak mengindahkan panggilan terlapor saat masuk kedalam komplek”.
Selanjutnya datang Kepala Lingkungan dan warga Komplek bernama Acil dan security Komplek secara bersama-sama melakukan pengeroyokan terhadap pelapor yang menyebabkan pelapor mengalami luka pada bagian tangan sebelah kiri, kepala dan bibir pelapor mengalami luka memar.
Tidak hanya itu, penganiayaan dan Pengeroyokan terhadap pelapor berlanjut disekap, digari, dipukuli dan dompet korban pun diambil.
Atas perbuatan terlapor tersebut korban merasa keberatan dan tidak senang lalu melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polda Sumut agar diproses sesuai hukum yang berlaku di NKRI.
” Saya minta Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto segera tangkap pelaku pengeroyokan main hakim sendiri tanpa alasan yang jelas,” ungkap Pelapor bernama Ramadi kepada wartawan pada 19 Februari 2026.
Kinerja Polda Sumut dipertaruhkan, apakah mampu menangkap terlapor pelaku pengeroyokan atau laporan hanya diterima tapi tidak ditindaklanjuti, korban berharap laporannya menjadi atensi dari sekarang.
Tim
Bupati H.Zukri Bersama Sultan Pelalawan X Ziarah ke Makam Sultan Pelalawan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H
Pelalawan – Yutelnews.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM bersama Sultan Pelalawan X, Assayyidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan melaksanakan Ziarah Makam Sultan Pelalawan. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Majelis Belimau Sultan dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, yang dilaksanakan di Kecamatan Pelalawan, Minggu (15/2/2026). Adapun Makam Sultan Pelalawan ini berada di lingkungan Masjid Hibbah.
Dalam prosesi tersebut, Bupati Pelalawan mengikuti rangkaian doa bersama serta tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu Kesultanan Pelalawan, bersama Sultan Pelalawan X Assayyidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Tengku Zulfan, serta sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Pelalawan, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.
Pada kesempatan itu, Bupati Zukri menyampaikan bahwa ziarah makam Sultan memiliki makna penting sebagai pengingat sejarah dan perjuangan para pendiri negeri, sekaligus menjadi momentum refleksi diri menjelang datangnya Bulan Suci Ramadan.
“Melalui ziarah ini kita mendoakan para pendahulu sekaligus mengambil nilai keteladanan dari perjuangan mereka dalam membangun negeri.” ujarnya.
Bupati juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya serta religi yang telah diwariskan secara turun-temurun di Kabupaten Pelalawan.
Ziarah Makam Sultan Pelalawan berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan hingga seluruh rangkaian doa selesai dilaksanakan.|| AS
Menyambut Bulan Suci Ramadhan Bupati Zukri Hadiri Rangkaian Tradisi Belimau Sultan di Pelalawan
Pelalawan – Yutelnews.com ||
Bupati Pelalawan H. Zukri, SM., MM menghadiri rangkaian prosesi adat Belimau Sultan dalam rangka menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Minggu (15/2/2026).
Prosesi ini dilaksanakan bersama Sultan Pelalawan X Assayyidis Syarif Kamaruddin Haroen Tengku Besar Pelalawan dan dihadiri Anggota DPD RI Abdul Hamid, unsur Forkopimda Kabupaten Pelalawan, sejumlah Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, Lembaga Adat Melayu Riau, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.
Kegiatan adat yang menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Pelalawan tersebut dipusatkan di Istana Sayap Pelalawan, kemudian dilanjutkan dengan arak-arakan menuju Tepian Sungai Kampar, tepatnya di anjungan yang telah disiapkan di wilayah Kelurahan Pelalawan, Kecamatan Pelalawa, yakni kawasan yang memiliki nilai historis sebagai pusat Kerajaan Pelalawan.
Kehadiran Bupati Zukri dalam prosesi ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Pelalawan terhadap pelestarian adat dan budaya Melayu yang sarat nilai religius, khususnya dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke Makam Sultan Kerajaan Pelalawan yang dilaksanakan pada pagi hari, dilanjutkan dengan makan beradat di Ruang Tamu Istana Sayap Pelalawan, sebelum kemudian mengikuti puncak prosesi adat Mandi Belimau Sultan di tepian Sungai Kampar.
Bupati Zukri menyampaikan bahwa tradisi Belimau Sultan bukan sekadar seremoni budaya, melainkan memiliki makna spiritual sebagai sarana penyucian diri lahir dan batin menjelang Ramadan.
“Melalui prosesi ini kita diingatkan untuk membersihkan diri, mempererat silaturahmi, serta mempersiapkan diri agar dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih khusyuk.” ujarnya.
Bupati juga berharap tradisi adat seperti Belimau Sultan terus dilestarikan sebagai warisan budaya yang memperkuat identitas daerah sekaligus memperkokoh nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Prosesi berlangsung khidmat dan penuh antusiasme masyarakat yang turut menyaksikan jalannya rangkaian adat hingga selesai dilaksanakan.|| AS
Peringati HPN 2026, Insan Pers Kabupaten Bandung Gelar Aksi Sosial Bagi Masyarakat Desa Gandasari,Katapang dan Pangalengan
Bandung – YUTELNEWS.com // Memperingati Hari Pers Nasional (HPN) sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, insan pers Kabupaten Bandung menggelar kegiatan bakti sosial di dua titik lokasi berbeda pada hari ini. Dalam kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian wartawan terhadap kondisi masyarakat di lapangan.
Bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung, aksi sosial ini diawali di Desa Gandasari, Kecamatan Katapang. Di lokasi tersebut, sebanyak 250 paket sembako dibagikan kepada orang tua jompo dan warga yang membutuhkan.
Aksi serupa berlanjut di Desa Tribakti Mulya ,Kecamatan Pangalengan di mana jumlah bantuan bertambah berkat dukungan donatur lain dari Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA) Citeureup yang memberikan paket tambahan berupa mi instan.
”Kami ingin rekan-rekan wartawan lebih menjiwai tugas mereka di lapangan dengan melihat langsung kondisi masyarakat. Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi berkah menjelang Ramadan,” ujar H. Asep Sahrial .
H.Asep Sahrial yang akrab di sapa kang Awing juga menjelaskankan, Selain warga lanjut usia, bantuan juga disalurkan kepada para pengemudi ojek pangkalan yang ditemui di lokasi.
Pemberian ini didasari atas apresiasi terhadap peran pengemudi ojek dalam membantu mobilisasi masyarakat, meskipun tidak semuanya memiliki kondisi ekonomi yang berkecukupan.
Menindaklanjuti aksi hari ini, Kang Awing juga menegaskan, insan pers Kabupaten Bandung berencana untuk mengadakan kegiatan pembagian takjil selama bulan Ramadhan mendatang. Target bantuan tersebut direncanakan menyasar sekitar 300 orang di wilayah Kabupaten Bandung,” ujar Awing.
Dalam kesempatan yang sama kepala Dusun 3 Desa Tribaktimulya bapak Andi menyampaikan banyak terima kasih kepada rekan media semuanya pada Hari Pers Nasional tahun 2026 yang sudah memberikan bakti sosial kepada warga masyarakat Desa Tribaktimulya yang membutuhkan.
“Bahwa bantuan ini sangat berarti dan dirasakan manfaatnya oleh warga yang sedang mengalami kesulitan ekonomi,” katanya.
Ia juga berharap sinergitas antara media, pemerintah daerah, dan pemerintah desa dapat terus terjalin dengan baik demi kesejahteraan masyarakat luas.
”Insyaallah mereka merasa terbantu oleh program bakti sosial yang dilaksanakan oleh rekan-rekan media Kabupaten Bandung.
Saya juga berterima kasih mewakili pemerintah desa kepada segenap rekan media yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bandung dan Dinas terkait,” pungkasnya.***
Yans.
Sinergi Membangun Daerah : PRIMA Citeurep Dukung Aksi Sosial Insan Pers Kabupaten Bandung di Desa Tribakti Mulya
BANDUNG – YUTELNEWS.com // Organisasi Pemuda keagamaan Perhimpunan Remaja Mesjid (Prima) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan insan pers dalam mengawal pembangunan di Kabupaten Bandung.
Hal ini disampaikan oleh Pembina Prima Citeureup Dayeuhkolot Ustad Setiadi, di sela-sela acara peringatan Hari Pers Nasional (HPN) yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bandung yang berlangsung di Desa Tribakti Pangalengan, pada Senin (16/02/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Desa Tribakti Mulya, Kecamatan Pangalengan tersebut diisi dengan aksi sosial pembagian sembako kepada masyarakat setempat. Acara ini juga sekaligus menjadi momentum menyambut bulan suci Ramadhan melalui kolaborasi nyata antara jurnalis dan organisasi kepemudaan.
Dalam kehadirannya, Ustad Setiadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas undangan kolaborasi dari Insan Pers PWI. Ia menilai peran pers sangat krusial dalam kemajuan daerah.
”Kami sangat mendukung acara tersebut guna untuk lebih meningkatkan hubungan antara pers dan masyarakat, serta bersinergi dalam pembangunan di Kabupaten Bandung,” ujar Setiadi.
Ia juga menambahkan bahwa sejauh ini hubungan antara Prima dan insan pers di Kabupaten Bandung berjalan sangat harmonis dan saling mendukung.
Dirinya menekankan Komitmen Sosial dan Lingkungan, Selain berpartisipasi dalam bakti sosial HPN, Prima juga tengah bersiap melaksanakan serangkaian aksi nyata lainnya.
Setiadi mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, Prima akan fokus pada kegiatan bantuan kemanusiaan dan lingkungan.
Dirinya menjelaskan ada beberapa agenda prioritas Prima meliputi dalam penanganan banjir dimana ini melakukan aksi bantuan dalam rangka penanganan banjir di wilayah Dayeuhkolot.
Selain itu ada Kegiatan prioritas Lingkungan melaksanakan berbagai aktivitas bertema lingkungan hidup secara berkesinambungan dalam Sinergi Pentahelix untuk memperkuat kerja sama lintas sektor untuk membantu program-program pemerintah dan kebutuhan masyarakat.
Menutup pembicaraannya, Setiadi berharap agar kegiatan sosial seperti yang dilakukan Insan Pers PWI ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membantu meringankan beban masyarakat.
Yans.
Di Duga Dinas PUTR Kabupaten Nias Utara Kurang Pengawasan Terhadap Pekerjaan Pemeliharaan Jalan Lombuza,ua – Sawo Nias Utara diKerjakan Asal jadi
Nias utara — YUTELNEWS.com Sangat disayangkan jika pekerjaan yang dilakukan oleh Rekanan Nama perusahaan CV Tiga Putra Direktur, Agustinus Zega ini, gegara kurangnya pengawasan Dinas PUTR Kabupaten Nias Utara Dengan Anggaran,,,(Dua miliar seratus enam puluh enam juta dua ratus dua puluh ribu sembilan puluh) terhadap proyek kegiatan pembangunan Rehabilitasi jembatan dan pekerasan jalan juga struktur pekerasan beton,juga penyusunan batu di kawat Bronjong yang kurang sesuai spesifikasi dan pekerjaan lainnya.
Di duga pekerjaan tersebut di lakukan asal jadi atau tidak sempurna dengan apa yang di harapkan warga setempat,juga tokoh masyarakat, untuk mendapatkan kepastian aduan masyarakat, beberapa awak media pers Dan LSM turun langsung melihat kondisi pekerjaan tersebut, dan terlihat jelas pemasangan besi atau pelekatan las ada hanya satu dua titik las di tiap tiap siku siku besi atau tidak menyeluruh di penuhi cucuk api las, penahanan kekuatan besi H panjang dan bukan hanya itu ujung besi H sebelah kiri dan kanan pemasangan nya jauh berbeda,bukan hanya itu pembangunan tembok ujung dan tembok penahan tengah jembatan penahan besi H masih di pakai beton lama yang sebelumnya yang di dikuatirkan cepat rapuk dan hancur karena kualitas bangunan sebelumnya sudah di makan usia. Tidak selesai sampai itu beberapa awak media pers Dan LSM melihat kondisi pekerjaan pembangunan tembok penahan atau kawat Bronjong yang isian nya batunya di buat batu kecil pecah yang bisa di cungkil, pakai tangan pun bisa lepas dari kawat jaringan Bronjong tersebut. Begitu juga dengan drenase (parit betonnya) masih terpakai sebagaian beton lama dan campuran semen pasangan untuk pelekatan batu diduga tidak sesuai dengan yang diharapkan sangat terlihat jelas dengan warna beton drenase parit tersebut juga memakai semen bermerek murah seperti semen (merah putih, semen bermerek dinamik) yang seharusnya paling tidak semen bermerek semen Padang yang kualitasnya bagus dari semen bermerek murah.
Dengan demikian dari Hasil pemantauan di lapangan Awak media Pers dan LSM meminta tanggapan dari salah satu pihak masyarakat termasuk tokoh masyarakat untuk mendapatkan tanggapan mereka menyatakan bahwa mereka juga sangat kecewa dengan proses penanganan proyek yang memakan atau memakai Dana kurang lebih 2 miliar tersebut, dengan tidak adanya kualitas bangunan untuk jangka panjang dan di kuatirkan cepat rusak. Dan juga beberapa masyarakat mengatakan program proyek ini di miliki oleh kepala dinas PUTR kab Nisut sedang Rekanan hanyalah yang menjalankan perintah dari pada kepala dinas PUTR kab Nisut Tersebut, masyarakat juga menilai adanya praktik kong kali kong dengan rekan pemborong nya dengan mengurangi kualitas bangunan tersebut.
Dengan demikian tanggapan masyarakat untuk pemerintah kabupaten Nias Utara juga propinsi Sumatera juga pusat supaya pekerjaan proyek kegiatan pembangunan Rehabilitasi jembatan dan pekerasan jalan juga struktur pekerjaan pekerasan beton dan pekerjaan lainnya jangan menjadi ajang lahan keuntungan dari pihak terkait guna memperoleh keuntungan yang lebih besar. Karena itu hak rakyat dari pajak yang dipungut dari masyarakat.
(Tim red)
Kajati Sulsel Siap Tindak Lanjuti Arahan Jaksa Agung
Yutelnews.com Sulsel – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, bersama Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi, Prihatin, serta jajaran Asisten mengikuti upacara Peringatan Hari Lahir Ke-2 Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI secara virtual dari Kantor Kejati Sulsel, Kamis (12/02/2026).
Acara yang dipimpin langsung oleh Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin, berlangsung secara khidmat dengan prosesi pemotongan tumpeng yang sederhana namun penuh makna. Dalam pengarahannya, Jaksa Agung menekankan bahwa di usia yang kedua ini, BPA harus semakin kokoh, adaptif, dan profesional dalam menjalankan fungsinya sebagai pilar pendukung penanganan perkara.
Optimalisasi Perawatan Barang Bukti Jaksa Agung memberikan instruksi khusus terkait pengelolaan barang bukti sitaan, terutama aset yang memiliki nilai tinggi dan rentan mengalami kerusakan.
“Saya meminta perawatan barang bukti sitaan, khususnya kendaraan dan peralatan elektronik, dilakukan secara intensif. Khusus untuk kendaraan, wajib dilakukan perawatan berkala agar nilai ekonomisnya tetap terjaga saat akan dilelang nantinya,” tegas ST Burhanuddin.
Sebagai badan yang melengkapi siklus penanganan perkara, BPA diminta untuk segera melakukan pembenahan total terhadap aset milik Kejaksaan. Jaksa Agung mengingatkan agar jangan sampai ada aset negara yang dikuasai oleh pihak lain tanpa prosedur yang sah. Seluruh penggunaan aset harus melalui izin dan koordinasi dengan BPA.
Lebih lanjut, Jaksa Agung menekankan bahwa orientasi utama BPA bukanlah sekadar pengalihan aset ke instansi lain, melainkan memaksimalkan pengembalian kerugian keuangan negara.
Tujuan utama kita adalah pemulihan kerugian negara. Saya berharap ke depannya ada inovasi seperti penyediaan showroom khusus untuk memamerkan kendaraan barang rampasan yang akan dilelang, sehingga masyarakat dapat melihat langsung dan proses lelang menjadi lebih transparan serta optimal,” tambah Jaksa Agung.
Di akhir sambutannya, Jaksa Agung menyatakan optimismenya bahwa di bawah kepemimpinan Kuntadhi, BPA akan bertransformasi menjadi lembaga yang lebih hebat dalam mendukung penegakan hukum yang tuntas, tidak hanya menghukum pelaku tetapi juga merampas kembali hasil kejahatan untuk negara.
Kajati Sulsel, Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, menyatakan siap menindaklanjuti arahan tersebut di wilayah Sulawesi Selatan, khususnya dalam memperkuat koordinasi pemulihan aset di tingkat daerah guna memastikan seluruh barang rampasan dikelola dengan akuntabel.(Abu Algifari)
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- 4
- …
- 61
- Berikutnya
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.
















