Pelantikan IBI dan Launching Srikandi, Bupati” Bidan Garda Terdepan Keselamatan dan Kesehatan Generasi Bangsa

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Bupati Sukabumi H. Asep Japar menghadiri pelantikan pengurus harian cabang dan ranting Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sukabumi di Gedong Mahoni, Kecamatan Sukaraja, Sabtu, 10 Mei 2025. Kehadiran H. Asep Japar yang didamping Sekda Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman ini, sekaligus meluncurkan Sistem Rekam Informasi Kesehatan dan Administrasi Digital IBI (Srikandi).

H. Asep Japar dalam kesempatan tersebut, mengapresiasi IBI Kabupaten Sukabumi. Terutama atas dedikasinya untuk masyarakat Kabupaten Sukabumi.

“Bidan merupakan garda terdepan mendampingi keselamatan, kesehatan, dan kelahiran generasi bangsa,” ujarnya.

Bahkan, bidan menjadi ujung tombak dalam memajukan bidang kesehatan dan kelahiran generasi bangsa. Selain itu, secara profesi bidan sangat dekat dengan masyarakat. Bahkan hidup di tengah-tengah masyarakat.

“Bidan pun berperan dalam memberdayakan perempuan dan masyarakat,” ucapnya.

Maka dari itu, kolaborasi dan sinergitas yang lebih baik harus semakin terjalin. Terutama dalam membangun Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarokah).

“Kami telah meluncurkan program kesehatan gratis di Puskesmas. Di mana, dalam program ini ada peran serta para bidan. Mari kita memberikan kemudahan dalam pelayanan. Fasilitasi sebaik mungkin setiap orang yang ingin berobat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, H. Asep Japar pun mengucapkan selamat kepada para pengurus yang baru saja dilantik. Dirinya berharap, kepengurusan yang terbaru ini bisa lebih baik lagi.

“Paling penting, mari kita berkolaborasi dan bersinergi untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” bebernya.

Ketua IBI Kabupaten Sukabumi Ani Andriyani mengatakan, organisasi yang dipimpinnya berkomitmen untuk mendukung visi Kabupaten Sukabumi yang mubarokah.

“Melalui semangat kebersamaan, kami akan berkontribusi terhadap pembangunan kesehatan di Kabupaten Sukabumi,” tegasnya.

Dirinya berharap, kepengurusan ini dapat membuat organisasinya semakin handal dan profesional. Bahkan mampu beradaptasi dengan perubahan.

“Mari kita jaga solidaritas dan semangat profesionalitas untuk terus berkontribusi bagi Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

Reporter : Mirna

Ketika Ibadah Tak Menyentuh Jiwa Sosial

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Di tengah masyarakat yang religius secara ritual, sering kali muncul pertanyaan mendasar: mengapa masih banyak orang yang rajin shalat, tetapi lisannya kasar ? Mengapa ada yang tekun puasa, tapi ringan menyakiti hati sesama ? Inilah ironi yang kerap terjadi ketika hablumminallah tidak berbuah menjadi hablumminannas.

Padahal, kedekatan seseorang kepada Allah SWT sejatinya akan menciptakan pribadi yang lembut, bijak, jujur, dan penuh kasih. Ibadah yang benar seharusnya menjadi cermin akhlak yang mulia. Allah SWT sendiri menegaskan dalam firman-Nya:

“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar.”
(QS. Al-Ankabut: 45)

Shalat, sebagai rukun Islam yang paling utama, bukan sekadar gerakan tubuh, melainkan penyucian jiwa. Jika seseorang benar-benar menghayati shalatnya, maka ia akan menjaga lisan, menghindari ghibah, tidak zalim, dan gemar menolong.

Rasulullah SAW, yang paling tekun dalam ibadah kepada Allah, juga adalah manusia paling santun, paling adil, dan paling peduli terhadap sesama. Beliau bersabda:

“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.”
(HR. Ahmad)

Artinya, semakin dekat seseorang dengan Allah, seharusnya semakin tinggi pula manfaatnya bagi orang lain.

Namun dalam realitas sosial, kita kadang menemukan orang yang gemar menghakimi, menyebar kebencian, atau merasa paling benar, padahal dari sisi ibadah mereka sangat tekun. Ini menunjukkan adanya ketimpangan antara hubungan vertikal dan horizontal.

Kesalehan yang sejati adalah yang menyatukan keduanya. Seorang mukmin ideal adalah dia yang hatinya khusyuk dalam dzikir, namun tangannya ringan membantu tetangga. Lisannya basah menyebut nama Allah, namun juga lembut dalam menasihati saudaranya.

Islam tidak hanya mengajarkan bagaimana cara kita bersujud kepada Allah, tetapi juga bagaimana cara kita bersikap terhadap manusia. Jika hablumminallah telah tertunaikan dengan baik, maka hablumminannas adalah buah manis yang seharusnya tumbuh. Inilah esensi Islam yang rahmatan lil ‘alamin: mendekat kepada Tuhan, dan bermanfaat bagi semesta.

Opini publik Oleh: KH. Moh. Ikrom Hasan

Penulis adalah mantan Ketua PPP dan anggota DPRD 3 periode di Kabupaten Banyuwangi.

( Tim Red )

Bupati H.Zukri Tekankan Fokus Pengentasan Kemiskinan Dan Pembangunan Infrastruktur Kepada Tiga Kades PAW Yang Baru Dilantik

YUTELNEWS.com | Pelalawan – Bupati Pelalawan H. Zukri secara resmi melantik tiga kepala desa Pergantian Antar Waktu (PAW) yang berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Pelalawan, Jumat (9/5/2025).

Tiga kepala desa yang dilantik antara lain Sartoyo sebagai Kepala Desa Dusun Tua Kecamatan Pangkalan Lesung, Muhammad Amin sebagai Kepala Desa Sokoi Kecamatan Kuala Kampar, dan Zakaria SH sebagai Kepala Desa Tanjung Air Hitam Kecamatan Kerumutan.

Dalam sambutannya, Bupati H. Zukri mengucapkan selamat kepada para kepala desa yang baru dilantik dan mengingatkan pentingnya integritas dan niat dalam memimpin.

“Dalam bekerja, kita harus meluruskan niat kita. Kalau niat kita mulia, insya Allah, hasil kerja kita akan membawa manfaat untuk banyak orang,” ujar mantan pimpinan DPRD Riau ini.

Bupati menegaskan bahwa kepala desa adalah pemimpin dilingkungan desa, sehingga kebijakan yang diambil harus benar-benar berpihak kepada rakyat.

“Fokuslah pada upaya mensejahterakan masyarakat. Mulailah dengan mendata secara akurat jumlah dan kondisi warga miskin di desa masing-masing. Saya minta kepada seluruh kepala desa untuk melakukan verifikasi langsung ke rumah-rumah warga miskin demi mengetahui akar masalah yang dihadapi sehingga dapat menentukan solusi yang tepat dan terarah,” tambah Bupati H. Zukri.

Bupati juga menegaskan pentingnya menjalankan semua program pemerintah, mulai dari tingkat Kabupaten, Provinsi, hingga Nasional, serta memanfaatkan Dana Desa dan Dana CSR dengan tepat sasaran.

“Saya mengingatkan agar penggunaan APBDes difokuskan pada prioritas tertentu agar hasilnya maksimal. Jangan semua program mau dibuat sekaligus. Fokuslah, misalnya pada pengentasan kemiskinan atau pembangunan infrastruktur,” tegasnya.

Akhir sambutannya, Bupati H Zukri berpesan kepada para kepala desa agar terbuka terhadap kritik.

“Jangan jadi kepala desa yang baper. Kalau tak mau dikritik, jangan jadi pemimpin. Kritik itu penting, sebagai cermin untuk kita terus berbenah dan memperbaiki diri demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tutupnya.

AS

Mapag Juara ke-4 Kalinya Persib, Polsek Dayeuhkolot Gelar Nobar Bersama Warga di Halaman Mako

YUTELNEWS.com | Bandung – Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Persib Bandung yang kembali mencatatkan sejarah dengan meraih juara untuk keempat kalinya di kompetisi Liga 1 Indonesia, Polsek Dayeuhkolot menggelar acara nonton bareng (nobar) pertandingan Persib melawan Barito Putera di halaman Mako Polsek Dayeuhkolot,kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, pada Jum’at malam (09/5/2025).

Pertandingan yang berakhir imbang dengan skor 1-1 ini tetap menjadi momen penuh sukacita bagi para pendukung Persib, yang dikenal dengan sebutan Bobotoh. Kegiatan nobar ini turut dihadiri oleh Camat Dayeuhkolot, Danramil Dayeuhkolot, para personel Polsek Dayeuhkolot, Tokoh masyarakat,para kepala desa, Ormas, LSM, Pemuda Pancasila, serta masyarakat umum yang datang dari berbagai pelosok wilayah Dayeuhkolot.

Selain nonton bersama, Polsek Dayeuhkolot juga menyediakan berbagai door prize yang dibagikan kepada masyarakat yang berhasil mendapat kan undian dengan benar.

Kemeriahan terasa sejak sebelum pertandingan dimulai. Warga bobotoh tampak antusias memenuhi area halaman Polsek untuk mendukung langsung tim kebanggaan mereka, menciptakan suasana penuh kebersamaan dan semangat kekeluargaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Bandung, Kombes Pol Aldi Subartono S.H., S.I.K., M.H., CPHR, melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja S.I.K. M.H menyampaikan pernyataannya kepada awak media .

” Alhamdulillah, malam ini kita bisa berkumpul bersama untuk merayakan momen bersejarah ini, Persib Bandung kembali menjadi juara untuk keempat kalinya. Ini bukan hanya kemenangan untuk Persib, tapi juga kebanggaan bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya warga kecamatan dayeuhkolot yang sangat loyal mendukung timnya,” ucap Kapolsek.

Melalui kegiatan nonton bareng ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polsek Dayeuhkolot selalu hadir bersama masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam momen-momen kebersamaan seperti ini.

Kami harap kegiatan ini dapat mempererat hubungan emosional antara aparat dengan warga dan terus memperkuat semangat gotong royong serta persatuan di tengah masyarakat.

Warga pun menyambut baik kegiatan ini. Selain menjadi ajang hiburan, nobar ini juga menjadi sarana interaksi sosial yang memperkuat keharmonisan antara masyarakat dengan unsur pemerintahan dan TNI-Polri.

Meskipun pertandingan berakhir dengan skor imbang, namun Persib tetap keluar sebagai juara berkat agregat poin dan hasil yang diraih di pertandingan sebelumnya. Para Bobotoh yang hadir tampak tetap puas dan bangga atas pencapaian tim Maung Bandung.

Polsek Dayeuhkolot berencana menjadikan kegiatan semacam ini sebagai agenda rutin dalam momen-momen penting lainnya guna terus menjaga sinergi yang positif dengan masyarakat.

 

Yans

Dankorbrimob Polri Hadiri Upacara Penutupan Dikbangspes Dasar Brimob Mahasiswa STIK Angkatan 83

  YUTELNEWS.com. | Watu Kosek Malang – Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Chrishnanda Dwilaksana Memimpin Upacara Penutupan Pendidikan Pengembangan Spesialisasi (Dikbangspes) Dasar Brimob Mahasiswa STIK Angkatan 83 Di Lapangan Gajah Mada Pusdik Brimob Lemdiklat Polri, Watukosek, Pasuruan, Jawa Timur. Jum’at (9/5/2025).

Turut Hadir Dalam Upacara Yakni Dankorbrimob Polri Komjen Pol. Imam Widodo, Ketua STIK Lemdiklat Polri Irjen Pol. Dadang Hartanto, Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto, Kepala BNN Provinsi Kalteng Brigjen Pol. Joko Setiono, Para Pejabat Utama Lemdiklat Polri Serta Para Pejabat Utama Korbrimob Polri.

Sebanyak 256 Mahasiswa STIK Angkatan 83 Telah Selesai Melaksanakan Dikbangspes Dasar Brimob Selama 2 Bulan Terhitung Mulai Tanggal 7 Maret s.d. 9 Mei 2025 Di Pusdik Brimob Lemdiklat Polri.

Dalam Kesempatan Ini, Kelemdiklat Polri Memberikan Sambutan Bahwa Pusdik Brimob Merupakan Bagian Dari Lemdiklat Polri yang didukung Korbrimob Polri Sebagai Pembina Fungsi Menyelenggarakan Pendidikan Dan Latihan Untuk Menghasilkan Perwira Lulusan STIK Yang Memiliki Kedisiplinan, Loyalitas, Kemampuan Dasar Brimob Dan Manajerial Operasional.

“Saya Berharap Ilmu Dan Pengalaman Yang Telah Kalian Dapatkan Ini Hendaknya Dijadikan Sebagai Tambahan Pengetahuan Dan Wawasan Guna Meningkatkan Profesionalisme, Kecerdasan, Moral Dan Modern Dalam Memberikan Pelayanan Publik,” Pernyataan Kalemdiklat Polri.

“Saya Mengucapkan Terima Kasih Kepada Kapusdik Brimob Lemdiklat Polri Beserta Seluruh Staf, Pengasuh, Instruktur Dan Tenaga Pendidik Yang Dengan Penuh Semangat Memberikan Dukungan, Kerjasama Dan Kontribusi Terbaik Atas Terselenggaranya Dikbangspes Dasar Brimob ini,” Lanjutan Pernyataan Kalemdiklat Polri

(Singgih)

Berbeda Bukan Berarti Benci: Belajar Berargumen Lewat Diksi yang Membangun

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Mulai hari ini kita diskusi. Sepakat untuk tidak sepakat, serta boleh memilih untuk tidak memilih.” Kalimat pembuka itu bukan sekadar retorika, melainkan sebuah ajakan terbuka dari Hakim Said, SH, untuk membangun iklim intelektual yang sehat melalui narasi, literasi, dan diksi yang tajam namun santun. Sabtu 10/05/2025.

Dalam iklim sosial dan politik yang seringkali terbelah oleh fanatisme atau polarisasi sempit, ajakan ini menjadi nafas segar bagi ruang diskusi publik yang semakin sempit. Menurut Hakim, perbedaan tidak harus menjadi pemicu perpecahan, melainkan peluang untuk mengasah nalar kritis dan memperkaya sudut pandang. Ia menegaskan:

“Dilakukan bukan karena benci, tetapi untuk belajar membangun argumentasi dengan narasi literasi. Gesekan dan konflik bukan untuk merusak, tapi untuk meningkatkan produktivitas, seperti putihnya beras yang bukan karena tumbukan, tetapi karena gesekan.”

Pernyataan ini mengandung filosofi mendalam: bahwa dialog, bahkan perdebatan sekalipun, jika dilakukan dengan niat baik dan cara yang sehat, justru menjadi katalisator kemajuan. Kita diajak untuk menjadikan lawan bicara bukan sebagai musuh, tetapi sebagai teman berpikir yang menyenangkan dan kawan dialog yang mengasyikkan.

Di tengah budaya instan, hoaks, dan cancel culture, Hakim Said menyerukan agar masyarakat, terutama generasi muda, berani berpikir kritis, terbuka pada perbedaan, dan menempatkan diskusi sebagai proses pembelajaran, bukan ajang pembenaran diri.

Ajakan untuk diskusi ini bukan hanya bentuk ekspresi individual, tapi juga strategi membangun peradaban yang lebih sehat. Sebab, seperti yang ia ungkapkan secara filosofis, konflik bukan musuh; konflik adalah peluang bertumbuh !.

Ketua Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi.

 ( Red )

Penuh Kepedulian, KDS dan PMI Kumpulkan Puluhan Kantong Darah

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Klinik Pratama dr. Didik Sulasmono (KDS) bersama Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Banyuwangi kembali melaksanakan kegiatan donor darah rutin triwulan pada Rabu, 07 Mei 2025. Kegiatan ini bertempat di Klinik KDS yang beralamat di Jl. Ali Sakti No. 06, Dusun Sidorejo RT 01/RW 01, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi.

Dengan mengusung semangat kemanusiaan melalui slogan “Setetes Darah Anda Sangat Berharga Bagi yang Membutuhkan,” kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar. Dari 40 kantong yang disiapkan oleh tim PMI, berhasil terkumpul sebanyak 21 kantong darah.

Amir, salah satu petugas dari PMI, menyampaikan bahwa kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan berjalan lancar hingga selesai pada pukul 12.00 WIB. “Alhamdulillah kegiatan berjalan dengan baik. Meski belum mencapai target maksimal, 21 kantong darah yang terkumpul ini sangat berarti bagi pasien-pasien yang membutuhkan transfusi,” ujarnya.

Owner KDS, Bd. Diah Fitrianingsih, S.Keb., Ch, menyampaikan komitmennya bahwa kerja sama antara KDS dan PMI Banyuwangi akan terus berlanjut sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.

“Donor darah ini adalah salah satu bentuk kegiatan kemanusiaan yang sangat penting. Tidak ada pengganti untuk darah, hanya bisa didapat dari manusia untuk manusia. Kami berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan ini tanpa batas waktu,” ujar Diah, sembari mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pendonor. “Semoga Allah SWT membalas dengan sebaik-baik balasan,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi, Hakim Said, S.H., yang memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan sosial tersebut. “Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang donor darah, tapi juga menanamkan nilai solidaritas dan kepedulian sosial di masyarakat. Semoga menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” tutur Hakim Said, yang juga Ketua Yayasan Anti Narkoba Lapor Pulih Sehat Sejahtera (YAN-LPSS) Banyuwangi.

(Tim Red)

 

2025 dengan Tema “Program Kerja”Kabupaten Sukabumi

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Siti Eni Nuraeni Menghadiri  kegiatan Rapat Pleno untuk membahas program kerja di awal tahun 2025 di Pendopo Kabupaten Sukabumi,Selasa,(6/05/2025).

Siti Eni Nuraeni menyampaikan terkait kegiatan prioritas yang akan dilaksanakan PKK Kabupaten Sukabumi di tahun 2025 yang melibatkan PKK Kabupaten Sukabumi tak jauh berbeda pula pun menyampaikan program-program Kerja kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2025.

Tujuan dari rapat kerja ini adalah untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan selama tahun 2025, serta menyusun rencana kerja untuk tahun 2026 Berbagai isu penting terkait dengan pemberdayaan perempuan, kesejahteraan keluarga, kesehatan, pendidikan, dan lingkungan hidup menjadi fokus pembahasan dalam rapat kerja ini dan mendukung program bupati Kabupaten Sukabumi.

Rapat kerja ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme dari seluruh peserta. Berbagai ide dan gagasan muncul dalam diskusi, yang diharapkan dapat menjadi masukan berharga dalam penyusunan rencana kerja PKK Kabupaten Sukabumi tahun 2026.

Di akhir acara, seluruh peserta sepakat untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian dalam upaya mewujudkan visi dan misi PKK, yaitu memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju keluarga yang berkualitas dan mendukung program Bupati Sukabumi, “Pungkasnya.

 

Reporter : Mirna

Audiensi RKBK: Dari Penambangan Ilegal hingga Laporan & Dumas Mandek, Ini Respons Kapolresta

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Belasan tokoh lintas agama yang tergabung dalam pengurus Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi melakukan audiensi ke Polresta Banyuwangi, Selasa (6/5/2025). Rombongan diterima langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., bersama jajaran pejabat utama seperti Kasat Intelkam Kompol Catur dan Kasat Binmas Kompol Toni, di aula lantai 2 Mapolresta.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua RKBK Banyuwangi, Hakim Said, SH, menyampaikan sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari lemahnya penanganan kasus hukum, hingga carut-marutnya regulasi galian C yang dinilai semakin meresahkan.

“Kami menghormati kinerja aparat, tetapi kami juga menerima banyak keluhan dari warga tentang lambannya proses hukum. Ada laporan yang sudah bertahun-tahun mandek, bahkan Kasatreskrim sudah berganti lima kali, namun belum juga selesai. Ini menimbulkan ketidakpercayaan publik,” ujar Hakim Said.

Selain itu, ia menyoroti penambangan galian C yang tidak terkendali dan berdampak serius terhadap lingkungan. Menurutnya, lemahnya pengawasan membuka celah praktik ilegal dan eksploitatif. “Galian C ini tidak hanya merusak lingkungan, tapi juga memancing konflik sosial dan pelanggaran hukum. Rakyat melihat ada ketimpangan perlakuan antara pelaku besar dan warga biasa. Maka kami mendorong adanya regulasi yang tegas dan penindakan yang merata,” tambah Hakim Said.

Menanggapi hal tersebut, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol. Rama Samtama Putra menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh laporan dan pengaduan masyarakat, termasuk yang telah lama mengendap. “Saya tidak ingin dipuji-puji, itu bisa menyesatkan. Kritik seperti yang disampaikan Pak Hakim Said ini sangat penting. Tolong dikirimkan dokumen LP dan LPM-nya, akan kami pelajari dan tindak lanjuti,” tegas Kapolresta.

Kapolresta juga mengakui bahwa pengaduan masyarakat terbanyak saat ini memang berada di bawah tanggung jawab Satreskrim, mencapai lebih dari 70 persen. “Itu pekerjaan rumah kami. Kami akan prioritaskan penanganan perkara yang paling berdampak. Di sisi lain, Satlantas juga menghadapi tantangan serius karena tingginya angka kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Sebagai upaya membangun transparansi dan partisipasi publik, Polresta Banyuwangi yang sudah berpredikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK), telah meluncurkan program komunikasi berbasis WhatsApp bertajuk “Wadul Kapolresta” sebagai bagian dari target menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Audiensi ditutup dengan doa oleh KH. Ikrom Hasan, sesepuh yang selalu membersamai di RKBK, sekaligus menandai harapan akan lahirnya sinergi nyata antara masyarakat dan kepolisian demi terciptanya Banyuwangi yang lebih adil, aman, dan berkeadaban.

(Tim Red)

Mewujudkan Pendidikan Bermutu dan Inklusif Melalui Partisipasi Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua, Hari Pendidikan Nasional 2025

YUTELNEWS.com | Banyuwangi — Dalam semangat memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 yang mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno, S.Pd., M.M., menyampaikan pesan inspiratif bagi seluruh insan pendidikan di Banyuwangi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dan inovasi berkelanjutan dalam membangun sistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Jum’at, 3 Mei 2025.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, guru, orang tua, masyarakat, dunia usaha, dan peserta didik harus saling bersinergi. Hanya dengan partisipasi semua pihak, kita bisa mewujudkan pendidikan yang benar-benar merata dan bermutu,”

Menurutnya, Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi dan pergerakan kolektif menuju perbaikan nyata. Ia juga mengapresiasi dedikasi para pendidik, tenaga kependidikan, dan seluruh stakeholder yang selama ini telah berkontribusi dalam memajukan dunia pendidikan di Banyuwangi.

“Di era digital saat ini, inovasi menjadi kunci. Kita harus terbuka terhadap pendekatan baru dalam pembelajaran, memperkuat literasi teknologi, dan memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal karena keterbatasan akses,” tambahnya.

Suratno juga menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi terus mendorong penguatan kapasitas guru melalui pelatihan berkelanjutan, pengembangan kurikulum kontekstual berbasis kearifan lokal, serta program-program yang mendukung kesejahteraan peserta didik secara holistik.

Mengakhiri pesannya, Suratno mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hardiknas 2025 sebagai titik tolak gerakan bersama membangun masa depan pendidikan yang lebih cerah. “Mari kita wujudkan Banyuwangi sebagai kabupaten pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan, inklusi, dan kemajuan. Bersama, kita bisa.

( Red )

Bidang Intelijen Dan Kasi Intel Se-Sulsel Ikuti Sosialisasi Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan di Daerah

YUTELNEWS.com | Siusel – Bidang Intelijen Kejati Sulsel beserta Kasi Intel Se-Sulsel mengikuti Sosialsiasi Pengawasan Penyelenggaraan Perizinan di Daerah secara virtual, Selasa (6/5/2025).

Hadir dalam sosialisasi ini, Kasi II Irwan Somba, Kasi IV Anton Sulaiman, Kasi V Erfah Basmar dan Kasi Penkum, Soetarmi.

Sementara itu, hadir sebagai narasumber Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri, S.M Mahendra Jaya, Jaksa Agung Muda Intelijen, Reda Manthovani, Direktur Pencegahan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri, Brigjen Pol. Boro Windu Danandito, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko dan Deputi Pengawasan dan Pengendalian Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus, Brigjen TNI Fahrid.

Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Reda Manthovani membahas terkait nota kesepahaman pengawasan dan penyelenggaran perizinan di daerah yang telah diteken Kemendagri, Kejaksaan, Polri, KPK dan Bapissus.

“Saat ini sudah dibentuk tim koordinasi pengawasan penyelenggaran perizinan dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten/kota. Tim ini akan menginventarisir permasalahan perizinan di daerah,” kata Reda Manthovani.

Reda Mantovani meminta tim koordinasi, khususnya jajaran bidang Intelijen Kejaksaan untuk mengambil langkah-langkah deteksi dini terhadap AGHT yang timbul dari rendahnya investasi dan pertumbuhan ekonomi. Dan lakukan deteksi aksi untuk kemudahan berinvestasi.

Tim koordinasi ini juga diminta meminimalisir potensi korupsi, Kolusi dan Nepotisme yang sering menjadi faktor penghambat dalam investasi dan pelayanan publik. Sehingga bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat dan Investor terhadap sistem perizinan dan menjamin kepastian hukum bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Lakukan kerjasama yang erat dan koordinasi yang solid antar sesama Tim Koordinasi Pengawasan Perizinan Daerah. agar dapat menciptakan iklim ivestasi yang kondusif dan pelayanan publik yang optimal,” kata Jamintel.

Terakhir, Jamintel menyampaikan harapan Jaksa Agung untuk melaksanakan tugas ini dengan baik dan profesional, jaga marwah Institusi Kejaksaan dan jangan ada penyalahgunaan kewenangan.

“Menciptakan iklim investasi yang kondusif dan meningkatkan daya saing daerah serta memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tutup Reda Manthovani.

(Abu Alghifari)

RESES KE-2 TAHUN SIDANG 2025 Komisi III DPRD Kabupaten Sukabumi HERA ISKANDAR, SE. Serap Aspirasi Warga di Desa Batununggal

YUTELNEWS.com | Sukabumi — Kabupaten Sukabumi || Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi melalui anggota Komisi III, Hera Iskandar, SE., melaksanakan kegiatan Reses Ke-2 Tahun Sidang 2025.Di Aula Villa Anwir Desa Batununggal,pada Selasa (06/05/2025).

Kegiatan ini berlangsung di Jalan Kampung Genteng, Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Acara tersebut dihadiri oleh puluhan warga sekitar, yang sebagian besar merupakan petani. Masyarakat antusias menyampaikan aspirasi dan kebutuhan yang berkaitan dengan sektor pertanian, infrastruktur, serta layanan publik lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi,  Sri Hastuty Harahap, SP, MSE, MA. Serta Kepala Bidang ( Kabid) Pertanian, Gilar. Bhabinkamtibmas,Kapolsek Cibadak di Wakili Kanit Lantas Cibadak Ipda Yoga Permana Setiawan SAP,CPHR, Kepala Desa Batununggal Mulyadi,Kepala Desa lembur Sawah Endin Ruswandi S.ip,Kehadiran pejabat tersebut memberikan kesempatan bagi warga untuk langsung berdialog dan menyampaikan persoalan di lapangan dan Demi Kelancaran Jalannya Kegiatan.

Melalui reses ini, Hera Iskandar, SE. menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat di tingkat legislatif, khususnya dalam bidang pertanian yang menjadi sektor andalan masyarakat setempat,”Pungkasnya.

Reporter : Mirna

Yunus  Panggilan Akrabnya Harimau Blambangan Lapor ke Polsek Purwoharjo Unsur Pengeroyokan

YUTELNEWS.NEWS.com | BANYUWANGI – Tepat pukul 09.10 wib telah terjadi bentrok keributan antara pihak Manager PT. Bina Arta dengan aktifis kondang ketua Harimau Blambangan Yunus di lingkungan Perum. Kendedes Desa Purwoharjo Kecamatan Purwoharjo Kabupaten Banyuwangi, hingga berlanjut Yunus melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Karetan. Senen 05/05/2025.

Berawal Aktifis Harimau Blambangan bersama timnya hendak kunjungan ke kantor PT. Bina Arta untuk silahturahmi, namun saat Yunus mau masuk pintu dari pihak salah satu petugas Bina Arta menyarankan sama Yunus suruh copot sepatunya.

Akhirnya Yunus menjawab ini kantor bukan tempat ibadah atau masjid, dari sinilah di picu terjadi keributan membrutal perkelahian antara tim Yunus 3 orang melawan 15 dari PT. Bina Arta yang tak seimbang.

Menurut Ketua Harimau Blambangan Yunus mengatakan, ” Saya awalnya orasi beberapa menit selesai kemudian saya di panggil dari pihak Bina Arta saya di suruh masuk, sambil lalu pihak PT. Bina Arta tidak Terima dengan adanya saya orasi, ” Ungkapnya Yunus penuh kecewa.

“Akhirnya di sinilah saya di mulai keributan saya di pancal pakai kaki oleh pihak salah satu petugas PT. Bina Arta, hingga terjadi keributan membrutal, saya hanya membela diri ketika terjadi perkelahian yang gak seimbang saya bersama Yani anak buah sya melawan 15 orang bahkan saya di keroyok sampai anak buah saya mengalami luka memar keluar darah di hidungnya gara – gara di lempar pakai gelas kopi kaca ”

Saya tidak Terima atas perlakuan dari PT. Bina Arta yang sangat arogansi mengintimidasi kami bahwa niat kami semula baik, adapun saya di panggil suruh masuk saya ikuti saran sesuai permintaannya dia.

“Kemudian saya melaporkan ke pihak Polsek Karetan atas terjadi keributan yang tak pantas terpuji, ” Tambahnya.

“Sampai anak buah saya di visum di Puskesmas Purwoharjo membenarkan berdasarkan adu fisik hingga memar keluar darah dari hidungnya, dan kami sebagai menyuarakan bela emak – emak supaya saya beri edukasi lewat orasi sepertinya dari PT. Bina Arta sangat tidak setuju.”

Ini berlanjut sampai ke ranah hukum dan Yunus bersi kukuh mempertahankan demi menjaga harga diri dan martabatnya, hingga di usut tuntas.

(Tim Red)

Wujudkan Sekolah Bersih Narkoba, GMDM Gelar Sosialisasi di SMP Q-Safinda

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – SMP Q-Safinda yang berada di bawah naungan Yayasan Pesantren Safinda, Desa Pondok Nongko, Secawan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) pada Senin, 5 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen sekolah dalam mendukung gerakan nasional melawan bahaya narkoba sejak dini.

Dalam kegiatan ini, Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) hadir sebagai mitra utama yang menyuarakan pentingnya edukasi bahaya narkoba di kalangan pelajar. Sosialisasi ini menjadi bentuk nyata upaya pencegahan dini terhadap ancaman narkoba di lingkungan sekolah.

Herman, M.Pd., M.Th., CBC selaku Sekretaris GMDM, hadir sebagai narasumber utama dan menyampaikan materi dengan pendekatan komunikatif serta edukatif. Ia menegaskan bahwa edukasi seperti ini sangat penting dilakukan secara berkelanjutan.

“Pelajar adalah aset bangsa yang harus dilindungi dari ancaman narkoba. Melalui pendekatan yang tepat, mereka bisa menjadi pelopor perubahan di lingkungannya masing-masing,” ungkap Herman dalam sesi penyuluhan.

Kegiatan ini juga mencakup sesi tanya jawab yang interaktif, mendorong para siswa untuk aktif bertanya dan berdiskusi mengenai isu-isu seputar penyalahgunaan narkoba.

Pemilihan SMP Q-Safinda sebagai lokasi kegiatan tidak lepas dari komitmen sekolah yang dikenal memiliki semangat tinggi dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan karakter. Kepala SMP Q-Safinda, Fajar Tri Nawangsih, M.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim GMDM. Edukasi semacam ini sangat relevan dan bermanfaat dalam membentengi anak-anak kami dari pengaruh negatif. Kolaborasi antara sekolah dan lembaga masyarakat seperti ini perlu terus ditingkatkan,” ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh tentang bahaya narkoba serta membangun kesadaran kolektif di kalangan siswa dan tenaga pendidik. Dengan pendekatan persuasif dan edukatif, GMDM berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan, tidak hanya menjauhi narkoba, tetapi juga mengajak orang di sekitarnya untuk hidup sehat dan produktif.

Melalui kegiatan ini, GMDM menegaskan kembali komitmennya sebagai garda terdepan dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan. Dengan semangat kolaboratif dan preventif, sosialisasi di SMP Q-Safinda menjadi langkah awal menciptakan sekolah yang bersih dari narkoba serta melahirkan generasi muda yang tangguh dan berintegritas.

( Red )

Anggota DPRD Teddi Setiadi Dari Fraksi Gerindra Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Buruh Nasional 1 Mei 2025

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Peringatan Hari Buruh Nasional 1 Mei 2025 menurut Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Teddi Setiadi Adalah momen penting untuk mengingat bahwa kita semua yang berkarya adalah buruh, kamis, (1/5/2025).

“Buruh pemegang peran penting dalam pembangunan daerah maupun nasional. Tentunya semua kita yang berkarya ini juga adalah buruh atau pekerja,” katanya.

Teddi Setiadi Mengatakan Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Kabupaten Sukabumi Dari Fraksi Grinda bersama keluarga besar mengucapkan selamat memperingati hari buruh nasional 1 Mei 2025.

Peringatan Hari Buruh bertujuan untuk menghormati sekaligus mengingat perjuangan buruh untuk melawan pelanggaran hak-hak pekerja agar di lingkungan kerja tetap aman dan kondusif dengan dengan mengutamakan keamanan, kenyamanan, keselamatan dan kesehatan para pekerja,” Pungkasnya.

Reporter : Mirna

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.