Polisi Geledah Rumah Pelaku Kejahatan Seksual Di Jepara, Dapatkan Temuan Mengejutkan

YUTELNEWS.com | Jepara – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah (Jateng), melakukan penggeledahan rumah terduga pelaku penyalahgunaan seksual berinisial S (21) di Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara. Hal ini dilakukan guna mengungkap bukti-bukti pendukung untuk menjerat tersangka sebagai pelaku kejahatan seksual terhadap puluhan anak di bawah umur.

Kegiatan penggeledahan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 10.43 WIB itu dihadiri oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jateng Komisaris Besar Polisi Dwi Subagio dan Kepala Bidang Humas (Kabid Humas) Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Polisi Artanto.

Dalam keterangannya, Kabid Humas mengungkapkan bahwa penggeledahan itu dilakukan untuk melengkapi bukti tahap penyidikan. Dari hasil penggeledahan di rumah tersangka, petugas berhasil menemukan dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk disita.

“Hari ini kita melaksanakan penggeledahan dan ditemukan (barang bukti) berkaitan tindak pidana pornografi serta Undang-Undang Perlindungan Anak,” ujar Kombes Pol Artanto dalam wawancara di lokasi usai kegiatan.

Adapun sejumlah barang bukti yang ditenukan dari rumah tersangka, diantaranya sejumlah kartu perdana, sejumlah alat kontrasepsi, baju, telepon selular, serta topi yang digunakan tersangka dalam melakukan aksinya. Barang-barang tersebut kemudian disita petugas untuk keperluan penyidikan.

“Sejumlah barang bukti tersebut akan digunakan untuk melengkapi berkas perkara dalam kasus kejahatan seksual yang dilakukan tersangka S,” tambahnya.

Sementara itu Dirreskrimum Kombes Pol Dwi Subagio menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap motif yang bersangkutan serta menampung informasi laporan dari masyarakat yang telah menjadi korban. Diungkapkan bahwa korban dari pelaku jumlahnya diduga mencapai puluhan orang anak di bawah umur serta mayoritas berstatus pelajar.

“Dari perkembangan terbaru ada penambahan. Jadi (jumlah korban) bukan 21 lagi, ada 31 anak di bawah umur yang telah menjadi korban kebejatan pelaku,” ucap Kombes Pol Dwi Subagio.

Ia menyampaikan, para korban diketahui berasal dari berbagai daerah, mulai dari Semarang, Lampung, hingga beberapa daerah di Jawa Timur. Namun, sebagian besar korban merupakan perempuan Jepara.

Jumlah korban disebutnya bisa saja bertambah karena diduga belum semuanya melapor. Pihaknya pun meminta kepada orang tua yang anaknya menjadi korban agar melaporkan kejadian ini kepada polisi.

“Tapi (jumlah korban) ini belum terakhir, karena hari ini (ditemukan) barang bukti lainnya. Pengakuan pelaku ada beberapa dokumen (di Handphone pelaku) yang telah dihapus. Ini akan kami buka kembali. Nanti akan kita pastikan jumlah berapa korbannya,” jelasnya.

Di akhir keterangan, pihaknya menghimbau masyarakat untuk kembali mengecek Handphone milik anak-anaknya. Bagi yang menjadi korban dipersilakan melaporkan kepada kepolisian terdekat bisa Polda Jateng, Polres Jepara.

“Kepada para orang tua kami himbau cek kembali HP putra putrinya. Jika menjadi korban silahkan melapor, kami akan mengamankan dan merahasiakan identitas para korban maupun yang memberikan informasi,” pungkasnya.

(Singgih)

Ayko Mikaila Arifin  Dan  Azfar Resky Mubarak  Juara Satu kategori cabang olahraga Karate di O2SN Tingkat Kecamatan

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Putri Dari Eko Samsul Arifin S.H Dan  Ayuni Tian Nuristiani yang Bernama Ayko Mikaila Arifin Dan Putra Dari  Ardi Ramdhan Mubarak yang Bernama Azfar Resky Mubarak Mendapatkan Juara 1 ( Satu) karate  Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kecamatan,Yang Di Selenggarakan pada Hari Senin tanggal 28 April 2025 Di Mulai jam 08:00 S/d Selesai, Di lapangan SDN 5 Cibadak.

Pada ajang  O2SN tingkat kecamatan, SDN 3 Karang Tengah Dan SDN 1 Karang Tengah mengirimkan Satu perwakilan siswa Siswi Dari SDN 3 Karang Tengah yang bernama Ayko Mikaila Arifin  Dan Dari SDN 1 Karang Tengah yang Bernama Azfar Resky Mubarak dalam cabang olah raga karate kategori Kata Karate berhasil diborong oleh Aiko Mikaila Arifin Dan Azfar Resky Mubarak sebagai Juara 1 ( Satu).

Acara tersebut di wakili olah beberapa peserta perwakilan dari tiap tiap Sekolah  SDN Negri yang ada di tingkat kecamatan Cibadak Khususnya, Pancak Silat yaitu SDN 1 Karang tengah, SDN 5 Karang Tengah, SDIT Al-ummah Cibadak,SDN Cibadak, SDN Baru sawah, SDN 4 Cibadak, SDN Bantar badak, dan SDIT Ad-Da,wah Cibadak,

Perwakilan Karate Antara Lain SDN Satu Karang TengahTengah, SDN malinggut,SDN 1 pamuruyan, SDN 5 Karang Tengah, SDN 4 Karang Tengah, SDN 10 Cibadak Dan SDN 3 Karang Tengah.

Di ketahui yang keluar sebagai juara 1 Karate putri di menangkan Saudari Ayko Mikaila Arifin perwakilan peserta dari SDN 03 Karang tengah,dan  untuk juara 1 putra di menangkan oleh Azfar Resky Mubarak perwakilan dari SDN 1 Karang Tengah.

Dan kedua peserta tersebut berasal dari dojo yg sama yaitu WBC ( Wandia brother centre)dengan pelatih atau senpai / pemilik Dojo atas nama Iwan Karana dan Sulistiawanti yang ada di jl. Siliwangi no 043 Rt 04 Rw 01 Parungkuda.

Heni Maridah S.pd.i,M.pd selaku kepala sekolah SDN 03 karang tengah tengah turut bangga dan berterimakasih atas prestasi yg dicapai oleh anak didiknya yg bernama ayko karna sudah mengharumkan nama sekolah SDN 03 karang tengah di acara O2SN.

Pestival lomba Siswa Siswi O2SN yg diselenggarakan tiap tahunnya
Dan ibu lia selaku kepala sekolah SDN 1 karang tengah juga turut bangga atas apa yg sudah dicapai oleh anak didiknya atas nama azfar

Iwan karana dan ibu fina sulistiawanti selaku senpai dari kedua pemenang juara 1 baik putra maupun putri dan sekaligus pemilik dojo WBC ( Wandia brother centre) berharap agar kedepannya semakin banyak putra dan putri yg antusias untuk mengikuti pelatihan olahraga jenis karate yg ada di kab. Sukabumi khususnya kec. Cibadak dan kecamatan2 lainnya,”Pungkasnya.

Reporter : Mirna

Note: Gerak cepat Musyawarah Desa Pembentukan Koperasi Merah Putih

YUTELNEWS.com | Nias utara Banuagea – Menindah lanjuti surat Camat  Tuhemberua no 518/151/PMD/IV/2025 tanggal 25 april 2025.perihal pembentukan koperasi Desa/kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nias Utara.

Rabu 30 april 2025 Pemerintahan desa banuagea melaksanakan musyawarah desa bertempat di balai pertemuan desa banuagea yg dihadiri beberapa unsur pemerintah Pj Abadi gea s.Pd dan aparat lainnya,  Bpk.sekcam karlius zega s.Ag serta rombongan dari kantor camat,BPD desa banuagea Fangato gea s.Th,TA PM kabupaten Hepy Gea  s.Pd serta pendamping desa.

Dalam kata sambutan oleh sekcam karlius zega  menyampaikan terimah kasih banyak kepada pemerintahan desa banuagea yg bergerak cepat melakukan musyawarah bentuk sosialisasi dan sekaligus pembentukan pengurus koperasi Desa Merah putih banuagea kecamatan Tuhemberua kab.Nias utara.

Sosialisasi  yg di utarakan sekcam karlius zega dalam bentuk pemahaman,modal dan pelaksanaan kegiatan yg di lakukan oleh pengurus terpilih yg profesional sesuai petunjuk yg ada.

Dalam pembentukan koperasi Desa diatur dalam instruksi presiden (inspres )nomor 9 tahun 2025 kedua surat kementerian koperasi nomor 1 tahun 2025 dan ketiga edaran Mentri desa nomor 6 tahun 2025 tentang juknis percepatan pembentukan koperasi merah putih di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Pembentukan koperasi Desa Merah putih ini menuai dukungan dari toko masyarakat yg diantaranya meminta kepada pemerintah desa mendukung dan menjalankan instruksi presiden ini dasar mengembangkan kegiatan ketahanan pangan yg telah terbentuk di desa beberapa bulan yg lalu.

Pelaksanaan kegiatan Musyawarah berjalan dengan baik  tanpa hal yg di perdebatkan dalam pemilihan kepengurusan koperasi Desa Merah putih di desa banuagea.

E y.gea

Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak Melaksanakan Puldater di kantor Desa Munjul kecamatan Ciambar

YUTELNEWS.com | Ciambar – Babinsa Koramil 0607-10 Nagrak Serda Edy Sukoyo Melaksanakan Puldater, Di Kantor Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Rabu, (30/4/2025).

Serda Edy Sukoyo , Babinsa Koramil 0607-10 Kodim Kota mengatakan Data teritorial sangatlah penting bagi satuan komando kewilayahan, karena terlaksananya kegiatan pembinaan teritorial berpedoman pada data teritorial.

“Sebagai Babinsa saya harus mampu menguasai wilayah, mulai dari geografi, demografi dan kondisi sosial masyarakat, guna menunjang pelaksanaan tugas-tugas Babinsa di wilayah,” ujarnya.

Kegiatan ini juga sebagai sarana silaturahmi dan koordinasi dengan aparat desa dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di desa.

Perangkat Desa Munjul mengucapkan terima kasih kepada Babinsa Serda Edy Sukoyo yang selama ini telah aktif dalam setiap kegiatan di Desa, dan selalu menjalin komunikasi dengan perangkat Desa dan masyarakat,” pungkasnya.

Reporter : Mirna

Luar Biasa, Kemendagri Beri Predikat Kinerja Tinggi untuk Pemkab Bandung

YUTELNEWS.com | Bandung – Satu lagi prestasi dan penghargaan tingkat nasional yang sangat membanggakan diraih Kabupaten Bandung yang dipimpin Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Berdasarkan hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) dari pemerintah pusat, secara komprehensif Kabupaten Bandung tahun 2024 berada di status kinerja atau peringkat “Tinggi”, dengan skor 3,438.

“Alhamdulillah, kinerja Kabupaten Bandung terus meningkat dari tahun ke tahun dalam tiga tahun belakangan ini di bawah kepemimpinan saya. Ini merupakan kado untuk Hari Jadi ke-384 dan saya persembahkan untuk seluruh masyarakat Kabupaten Bandung,” ucap Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam keterangannya, Rabu 30 April 2025.

Bupati Kang DS menjelaskan, hasil EPPD Tinggi Kabupaten Bandung ini ditetapkan melalui Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.7 – 2109 Tahun 2025 Tentang Hasil EPPD secara Nasional, bahwa Kabupaten Bandung berada berstatus kinerja “Tinggi’.

Berdasar data, status kinerja pemerintah daerah ini dari tahun ke tahun memang terus meningkat sejak kepemimpinan Bupati Kang DS di periode pertama.

Pada EPPD 2023 berdasar Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), 2022, hasil EPPD Kabupaten Bandung berstatus Kinerja ‘Sedang’ dengan skor 3,232. Sementara hasil EPPD 2022 yang berdasar LPPD 2021 masih berstatus kinerha ‘Rendah’ dengan skor 2,48.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 13 Tahun 2019 Tentang EPPD, evaluasi ini dilakukan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota, melalui Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD), yang disusun dalam rangka penilaian kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah.

Dalam PP No 13/2019 tentang EPPD itu, ditentukan bahwa sebagai parameter evaluasi terdiri dari 4 peringkat yaitu Tinggi, Sedang, Rendah dan Sangat Rendah.

Sementara Pengamat Pemerintahan Universitas Nurtanio Bandung, Djamu Kertabudi menyampaikan apresiasinya dan ucapan selamat kepada Bupati Bandung Kang DS atas prestasi yang diraih ti tingkat nasional ini.

Menurut Djamu, di wilayah Propinsi Jawa Barat sendiri hanya ada 8 daerah dari 27 Kabupaten/Kota yang termasuk peringkat Tinggi. Sedangkan daerah lainnya berada di peringkat Sedang, Rendah, dan Sangat Rendah.

“Daerah yang termasuk peringkat Tinggi, Pemerintah Pusat akan memberikan apresiasi baik berupa program pembangunan yang dibiayai Pemerintah Pusat, maupun dalam bentuk dana yang bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID) APBN yang ditransfer melalui Kas Daerah atau APBD,” kata Djamu.

Djamu menjelaskan, dengan raihan Status Berinerja Tinggi ini, artinya siklus pembangunan di Kabupaten Bandung yang terdiri dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan, sudah berjalan sebagaimana mestinya.

“Dengan demikian, seyogyanya dari berbagai kalangan mendukung dan mengawal kepemimpinan Bupati Kang DS periode kedua ini,. Dalam rangka menuju Kabupaten Bandung yang lebih “Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera (BEDAS),” ucap Djamu Kertabudi.

Yans.

Puslatpurmar 6 Antralina Ikuti Giat Apel Khusus Komandan Korps Marinir

YUTELNEWS.com | Dispen Kormar (Sukabumi)  Prajurit Puslatpurmar 6 Antralina mengikuti kegiatan pengarahan dan apel khusus Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayor Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., CHRMP., CRMP., bertempat di Lapangan Brigif 1 Mar Cilandak Jakarta Selatan. Rabu (30/04/2025).

Apel khusus Dankormar dilaksanakan untuk memberikan Arahan kepada Prajurit Korps Marinir tentang Pengamanan Hari Buruh Internasional tahun 2025, serta apel kelengkapan prajurit Korps Marinir kesiapan PAM menghadapi hari Buruh nasional pada tanggal 1 Mei 2025 ini.

Adapun penekanan Dankormar kepada seluruh prajurit Korps Marinir dalam kegiatan apel tersebut, yaitu Dankormar menekankan agar dalam setiap kegiatan apapun tetap selalu bersyukur, tetap selalu memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa (YME). Jangan tinggalkan berdoa apapun yang terjadi.

Selain itu, prajurit Korps Marinir diminta harus menunjukan rasa sikap yang profesional, dan sikap yang Humanis, serta Marinir di cintai di hati rakyat. Dankormar juga menegaskan kepada seluruh prajurit Korps Marinir untuk menjaga serta tetap mempertahankan marwah nama Korps Marinir dan lakukan yang terbaik sebagai seorang prajurit Korps Marinir.

Prajurit Puslatpurmar 6 Antralina saat mengikuti kegiatan Apel Khusus Komandan Korps Marinir (Dankormar) tersebut dipimpin langung Komandan Puslatpur Marinir (Danpuslatpurmar) 6 Antralina Letkol Marinir Ringga Widyatama, M.Tr., Opsla. Kegiatan tersebut dilaksanakan berjalan aman dan lancar.

Reporter : Mirna

Mediasi Mandek, Sengketa Ekonomi Syariah Ruslan vs BSI Lanjut ke Pokok Perkara

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Upaya mediasi dalam perkara ekonomi syariah antara Ruslan Abdul Gani melawan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan sejumlah pihak tergugat lainnya kembali menemui jalan buntu. Sidang ketiga yang digelar Pengadilan Agama (PA) Banyuwangi, Selasa (29/4/2025), pukul 10.40 WIB di Ruang Sidang Utama, menetapkan bahwa perkara akan terus berlanjut ke tahap pemeriksaan pokok perkara.

Persidangan dipimpin langsung oleh Ketua PA Banyuwangi, Ahmad Rifa’i, S.Ag., M.HI., sebagai Hakim Ketua, bersama dua hakim anggota, Drs. Akhmad Khoiron, M.Hum. dan Ambari, M.S.I., serta didampingi Panitera Pengganti, Yuliadi, S.H., M.H.

Dalam persidangan, pihak Penggugat hadir bersama kuasa hukumnya dari LKBH UNTAG Banyuwangi, Andy Najmus Saqib, S.H. Dari pihak BSI, hadir Rendik Eka Purnama (Legal Officer Region VIII Surabaya) dan R. Pambudi Sundwiraharjo (Retail Collection Officer Kantor Area Jember). Sementara itu, KPKNL Jember turut mengirimkan perwakilannya.

Namun, beberapa tergugat kunci seperti Notaris Rosyidah Dzeiban, Kantor BPN Banyuwangi, dan Turut Tergugat I, Karyono selaku pemenang lelang, kembali tidak hadir, meskipun telah dilakukan pemanggilan secara resmi oleh pengadilan.

Dalam persidangan, Majelis Hakim menyampaikan bahwa proses mediasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Mahkamah Agung (Perma) No. 1 Tahun 2016 telah dijalankan, namun belum membuahkan hasil akibat minimnya kehadiran dari pihak-pihak yang berkepentingan. Majelis menekankan, kegagalan mediasi bukan disebabkan kelalaian pengadilan, melainkan karena sejumlah pihak enggan hadir dan bermusyawarah.

“Proses mediasi akan tetap terbuka dan berjalan secara paralel. Kesempatan masih diberikan selama para pihak menunjukkan itikad baik untuk hadir dan berdialog,” tegas Ketua Majelis.

Melihat tidak adanya titik temu antarpara pihak, sidang pun diputuskan tetap berlanjut. Para tergugat diberi waktu hingga 6 Mei 2025 untuk menyampaikan jawaban secara tertulis. Majelis juga mengingatkan bahwa ketidakhadiran dalam dua kali pemanggilan berturut-turut akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum acara.

“Kami mengimbau semua pihak bersikap kooperatif dan tidak mengulur waktu, mengingat proses ini sudah beberapa kali tertunda,” ujar Majelis.

Kuasa hukum Penggugat, Andy Najmus Saqib, S.H., dalam pernyataannya usai sidang menegaskan bahwa pihaknya akan tetap fokus pada pokok gugatan.

“Karena mediasi tidak membuahkan hasil, kami lanjutkan perkara ini ke tahap berikutnya. Kami tetap berpegang pada substansi gugatan yang telah kami ajukan,” ungkapnya.

Sidang berikutnya akan diagendakan untuk mendengarkan jawaban para tergugat. Perkara ini menjadi salah satu sengketa ekonomi syariah yang kompleks, karena melibatkan banyak pihak serta aset yang berkaitan dengan proses lelang, dokumen pertanahan, dan pembiayaan syariah.

(Red)

Ruqyah Massal dan Terapi Alternatif, Warga Desa Banyuanyar Ramaikan Bakti Sosial STB

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Sedulur Terapis Blambangan (STB) Banyuwangi, bersinergi dengan Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) menggelar kegiatan sosial berupa terapi Thibbun Nabawi dan pengobatan alternatif modern. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, pada Minggu (27/4/2025).

Kegiatan dibuka oleh Kepala Desa Banyuanyar, Illa Silvi, yang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim STB. “Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Sedulur Terapis Blambangan. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi kesehatan masyarakat kami,” ujar Illa dalam sambutannya.

Sementara itu, Ketua STB, Budy Amboyna, menjelaskan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap bulan di berbagai wilayah Banyuwangi. “Kami berkomitmen memberikan layanan terapi profesional yang mengutamakan kebutuhan individu secara holistik, mencakup fisik, mental, emosional, sosial, dan spiritual,” kata Budy.

Dipaparkan Budy, terapi yang diberikan mencakup bekam, pijat refleksi, totok wajah, terapi pembetulan tulang belakang, hipnoterapi, Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT), hingga ruqyah syar’i. Selain itu, warga juga mendapatkan layanan cek kesehatan menggunakan Quantum Resonance Magnetic Analyzer dan terapi modern dengan alat Olylife THz.

Pembina STB yang juga Ketua RKBK Banyuwangi, Hakim Said, SH., menegaskan pentingnya kolaborasi antara kesehatan alternatif dan kegiatan sosial untuk membangun masyarakat yang lebih kuat.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang pengobatan, tapi juga tentang membangun kebersamaan dan kesadaran akan pentingnya kesehatan secara menyeluruh,” ujar pria alumni Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan ke-2 tahun 2006 di UNEJ.

Acara berlangsung lancar dan diikuti dengan antusias oleh masyarakat. Banyak warga yang tidak hanya mendapatkan satu layanan, melainkan hingga mendapatkan tiga jenis layanan terapi sekaligus.

Salah satu sesi yang paling dinanti adalah ruqyah syar’i massal yang diikuti oleh warga serta perangkat desa. Dalam sesi ini, beberapa peserta menunjukkan reaksi fisik seperti muntah dan ekspresi emosional, namun semua dapat ditangani dengan sigap oleh tim ruqyah profesional.

(Tim Red)

Pakar Hukum Tata Negara Harusnya Sudah Definitif Atau Diganti, Masa Jabatan PJ Sekda Guntur Priambodo Banyuwangi di Pertanyakan

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Sebuah pertanyaan besar kini menggantung di langit pemerintahan Banyuwangi: masih sah kah Penjabat Sekretaris Daerah (PJ Sekda) menjalankan tugasnya, jika masa jabatannya telah usai tanpa kejelasan perpanjangan?

Sorotan tajam publik tertuju kepada Ir. Guntur Priambodo, yang ditunjuk sebagai PJ Sekda sejak 18 September 2024, menggantikan Mujiono yang maju dalam Pilkada Serentak. Kini, enam bulan telah berlalu. Masa tugas maksimal PJ Sekda menurut Perpres Nomor 3 Tahun 2018 yakni dua kali tiga bulan telah habis. Namun, belum juga ada kabar soal perpanjangan resmi ataupun pengangkatan definitif.

Kekosongan ini bukan sekadar persoalan administratif. Ini soal legitimasi. Soal hukum. Soal kepercayaan publik. Dr. Demas Brian Wicaksono, pakar hukum tata negara dari Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi, mengingatkan bahwa tanpa surat perpanjangan resmi, jabatan PJ Sekda secara hukum telah berakhir. Semua kewenangan administrasi yang dijalankan setelah masa jabatan lewat dianggap tidak sah.

“Kalau masa tugasnya sudah habis dan tidak diperpanjang, jabatannya kosong. Ia tak lagi berwenang berkantor di Pemda dan memakai fasilitas yang ada, serta membuat keputusan tata usaha negara,” tegas Demas saat ditemui. Kamis (24/4/2025).

Menurutnya, situasi ini menandakan lemahnya sistem birokrasi. Ketika administrasi amburadul, pejabat bisa terjebak dalam posisi rawan masih bekerja, tapi tanpa dasar hukum yang kuat.

“Ini penyakit lama birokrasi kita. Lemah dalam tata kelola, lalu membiarkan pejabat bekerja dalam ketidakpastian. Keputusan berpotensi dibatalkan Jika keputusan itu digugat ke PTUN. Dan yang jadi korban, bukan hanya pejabatnya, tapi masyarakat luas,” lanjutnya.

Publik menunggu langkah konkret dari Bupati Banyuwangi. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemkab terkait pengajuan perpanjangan jabatan atau usulan Sekda definitif ke Kementerian Dalam Negeri.

Tim media berusaha mengonfirmasi status PJ Sekda kepada Guntur Priambodo lewat pesan singkat. Dua kali dua puluh empat jam tak ada respons, meski pesan telah dibaca.

Upaya mencari kejelasan ke Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) juga tak membuahkan hasil. Kepala BKPP disebut sedang mengikuti pertemuan daring, dan informasi diarahkan ke bidang keuangan, yang belum memberikan jawaban jelas.

Situasi makin rumit lantaran Guntur juga merangkap sebagai Kepala Dinas Pengairan. Dalam posisi ini, potensi conflict of interest tak bisa dihindari. Jika jabatan PJ Sekda sudah kosong secara hukum, namun keputusan tetap dibuat, maka setiap kebijakan yang keluar berpotensi cacat hukum.

“Bayangkan kalau yang diputuskan itu soal anggaran atau mutasi. Ini bukan main-main. Bisa digugat dan berdampak hukum luas,” tandas Demas.

Keresahan kian terasa di tengah masyarakat sipil dan pemerhati kebijakan publik. Desakan agar Bupati segera mengirim surat perpanjangan atau menunjuk Sekda definitif makin kuat terdengar. Langkah ini dianggap penting demi menjaga stabilitas birokrasi dan mencegah pemerintahan tergelincir ke ranah ilegal.

Kini, publik menanti sikap tegas dari pemimpin daerah. Apakah akan membiarkan kekosongan ini terus berlangsung, atau bertindak cepat untuk mengembalikan pemerintahan ke jalur legalitas? Satu keputusan bisa menentukan arah kepercayaan rakyat. Dan dalam pemerintahan, kepercayaan bukan sekadar kata itu adalah fondasi.

(Red)

Bupati Tegaskan NU Dapat Menjadi Pelopor Pembangunan Menuju Sukabumi Mubarakah

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Bupati Sukabumi H. Asep Japar mengajak warga Nahdlatul Ulama (NU) untuk bersama – sama membangun Kabupaten Sukabumi. Apalagi jika melihat sejarah NU yang turut berperan dalam perjuangan bangsa ini. Terutama dalam memperkuat persatuan dan kesatuan umat.

“Mari kita bersama -sama memajukan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah (maju, unggul, berbudaya, dan berkah),” ujarnya saat menghadiri Halal Bihalal Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sukabumi Gedung Aula PCNU Kabupaten Sukabumi, Kecamatan Cicantayan, Sabtu, 26 September 2025.

H. Asep Japar yang dalam acara tersebut didampingi Wakil Bupati H. Andreas, melihat peran NU yang dapat menjadi pelopor perubahan. Terutama ke arah kemajuan dan kebaikan.

“Kehadiran NU senantiasa memberikan manfaat dan kemaslahatan. Mari bersinergi dalam mendukung berjalannya pembangunan di Kabupaten Sukabumi,” ucapnya.

Bahkan menurutnya, PCNU dapat menjadi jembatan aspirasi masyarakat dengan pemerintah. Termasuk memberikan masukan untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi.

“Mari kita sama sama saling mendukung untuk kemajuan Kabupaten Sukabumi,” ungkapnya

Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi KH. E.S Mubarok menegaskan, organisasi di bawah kepemimpinannya berkomitmen untuk bersama pemerintah dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang mubarakah. Bahkan dirinya optimis, Sukabumi yang mubarakah dapat terwujud bersama NU.

“Bersama NU, mudah mudahan ikhtiar sukabumi yang mubarakah dapat betul betul terwujud. Kami berkomitmen, akan berkontribusi positif untuk Pemerintahan Kabupaten Sukabumi. ” pungkasnya.

Reporter : Mirna

Dari MTsN 10 ke MAN 1: Sugeng Maryono Siap Bawa Semangat Baru

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Suasana haru namun penuh semangat mewarnai prosesi serah terima jabatan (sertijab) Kepala MAN 1 Banyuwangi, Kamis siang (24/4/2025). H. Abdul Hadi Suwito resmi menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada H. Sugeng Maryono, yang sebelumnya memimpin MTsN 10 Banyuwangi.

Uniknya, ini seperti tukar menukar tempat saja. Hadi Suwito, kini justru bergeser memimpin MTsN 10 menggantikan Sugeng Maryono. Jadi, bukan pisah jauh-jauh, namun sejatinya hanya bertukar posisi saja.

Acara yang berlangsung di Aula lantai 2 MAN 1 ini digelar dengan penuh khidmat. Hadir dalam momen penting ini, Kakankemenag Banyuwangi Dr. H. Chaironi Hidayat, Kasi Pendma H. Achmad Dimyati, Ketua Pokjawas H. Askab, serta jajaran guru dan pengurus komite dari kedua madrasah.

Dalam sambutannya, Hadi Suwito mengenang perjalanannya selama tiga tahun memimpin MAN 1. Ia menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada seluruh guru dan pengurus komite. “Terima kasih atas kerja sama yang luar biasa. Mohon maaf bila ada kekurangan,” ujarnya sambil didampingi sang istri.

Sementara itu, Sugeng Maryono yang kini jadi “Kapten Baru” di MAN 1, mengajak semua pihak untuk kompak dan saling dukung. “Semoga saya bisa cepat menyesuaikan diri dan bersama-sama membawa MAN 1 jadi madrasah yang lebih hebat dan mendunia,” harapnya, juga didampingi sang istri.

Ketua Komite MAN 1, KH. Nur Busro, LC, juga memberi pesan hangat, berharap kerjasama yang telah terjalin tetap kuat dengan kepemimpinan baru. “Selamat datang Pak Sugeng. Mari bersama lanjutkan perjuangan memajukan madrasah. Dan kepada Pak Hadi semoga kerasan di tempat baru,” lontar Nur Busro.

Kakankemenag Dr. Chaironi Hidayat, menambahkan bahwa perpindahan ini bukanlah perpisahan. “Jarak Rogojampi dan kota ini dekat, bukan halangan untuk tetap silaturahmi dan terus berbagi ilmu serta saling mengunjungi,” tegasnya.

Setelah sambutan, suasana makin akrab saat semua yang hadir saling bersalam-salaman, dilanjutkan dengan makan bersama. Hangat, guyub, dan penuh rasa kekeluargaan. Semangat baru ini diharapkan membawa MAN 1 dan MTsN 10 Banyuwangi semakin gemilang mendulang prestasi dengan nahkoda baru masing-masing.

(Red)

Ketua Umum Formas Yohanes Handojo B. Tekankan Pentingnya Organisasi PNI, Menunjang Program Pemerintah 

YUTELNEWS.com | Jakarta – Ketua Umum Presidium Persatuan Nusantara Indonesia (PNI), Dr. Jan S. Maringka, SH, MH, menginginkan, masyarakat langsung bisa merasakan manfaat keberadaan organisasi yang dipimpinnya.

“Ketika membentuk pengurus di daerah, kita harus segera action, agar masyarakat langsung merasakan manfaat adanya organisasi kita di tengah kehidupan mereka,” tegas Jan Maringka saat memberikan pengarahan dalam Rapat Pleno I Tahun 2025 Presidium PNI di Rarampa Resto, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (23/4/2025) sore.

Tekad tersebut disampaikan Jaksa Agung Muda Intelijen 2017-2020 itu terkait rencana PNI untuk membentuk kepengurusan di daerah, mulai dari provinsi sampai kabupaten dan kota, dalam waktu dekat.

Rapat Pleno I Tahun 2025 PNI membahas sejumlah hal penting. Selain rencana pembentukan pengurus di daerah, ikut dibahas soal penguatan divisi Lembaga Bantuan Hukum, kegiatan-kegiatan ekonomi, dan aksi-aksi sosial organisasi.

Jan Maringka mempersilakan pengurus untuk memanfaatkan jaringan atau networking yang ada melalui figur-figur pengurus yang ada di dewan-dewan (kehormatan, pembina, penasihat, pakar, dan pengawas), juga para simpatisan, dalam berbagai bidang. “Mari kita isi kegiatan dari potensi kita sendiri,” ajak Jan Maringka.

Ikut memberikan sambutan dalam Rapat Pleno PNI itu adalah Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas), Yohanes Handojo Budhisedjati, SH.CCP. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya organisasi seperti PNI berperan besar menunjang program kerja Presiden RI Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih. PNI sendiri sudah menjadi anggota Formas sejak 30 Desember 2024.

Tokoh-Tokoh Besar Terlibat di PNI

Diketahui, kepengurusan Presidium PNI yang dideklarasikan pada 1 Maret 2025 di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat, itu melibatkan tokoh-tokoh besar Indonesia. Ketua Dewan Kehormatan adalah Hashim Djojohadikusumo, dan salah satu anggotanya adalah Letjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, yang saat ini menjabat Gubernur Sulawesi Utara.

Pada jajaran Dewan Pembina, Rosan Perkasa Roeslani, BA, MBA (Menteri Investasi) duduk sebagai Ketua, didukung wakil-wakil, satu di antaranya mantan Dirjen Imigrasi, Irjenpol (Purn) Dr. Ronny F. Sompie, SH, MH.
Dewan Penasihat diketuai mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat dan Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dr. Bambang Soesatyo, SE, SH, MBA, dan Dewan Pakar diketuai mantan Menteri Kesehatan, Letjen TNI (Purn) Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad (K) RI. Dewan Pengawas diisi Dr. Ir. S. Milton Pakpahan, MM. CERG, sebagai ketua.

Pada jajaran Dewan Pengurus Harian, Ketua Umum adalah Jan S. Maringka, Ketua Harian Dr. Drs. Ruddy Sumampouw, MBA, Sekretaris Jenderal Surya Kusumanegara, SE, MM, Bendahara Umum M.H.L. Vera Sanger, SE.
Kepengurusan Presidium PNI diperkuat 10 Wakil Ketua Umum, 10 Wakil Sekretaris Jenderal, dan lima Wakil Bendahara Umum, serta 21 pengurus tingkat Departemen.

Selain itu, dibentuk pula tiga Divisi yaitu Hubungan Masyarakat (Humas), Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Tanggap Darurat, serta Kesekretariatan dan Logistik.

Menurut Wakil Ketua Umum yang membidangi Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK), Tedy A. Matheos, SE, MM, kepengurusan masih akan dilengkapi dan disempurnakan agar lebih efisien dan efektif.

Acara Rapat Pleno I Tahun 2025 Presidium PNI dengan Ketua Panitia Yan Kaunang itu, dirangkai dengan Halal Bihalal Idul Fitri 1446 H. Setelah mendengarkan tauziah singkat Ustad Ali Nugraha, S.Ag, M.Pd, pengurus dan simpatisan Presidium PNI berjumlah lebih dari 100 orang bermaaf-maafan dan beramah-tamah. (red)

Keterangan Foto:
1. Ketua Umum Presidium PNI, Jan Maringka. (Foto: Humas Presidium PNI)

2. Pengurus Harian DPP Presidium PNI, antara lain Ketua Umum Jan Maringka (ke-4 dari kiri), Dewan Pembina Ronny F. Sompie (ke-4 dari kanan), Sekretaris Jenderal Surya Kusumanegara (ke-2 dari kiri) berfoto bersama Ketua Umum Formas, Yohanes Handojo Budhisedjati (ke-3 dari kiri) dalam Rapat Pleno I PNI di Jakarta. (Foto: Humas Presidium PNI)
3. Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas), Yohanes Handojo Budhisedjati, SH.CCP.

(Singgih)

Sapi Mati Setelah Minum Air Limbah Tong Pengolahan Emas, GMNI: Copo Kades Widit

YUTELNEWS.com | Kabupaten Buru – Seekor sapi besar ditemukan mati setelah meminum air limbah pembuangan dari tong pengolahan emas di desa Widit, Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru, beberapa waktu lalu.

Atas kejadian itu, Kabid Advokasi GMNI Buru, minta kepala desa Widit dicopot
dari jabatannya karena diduga terlibat dalam kegiatan ilegal tong yang beroperasi di sekitaran desa yang menyebabkan ternak sapi milik warga mati.

Kabid Advokasi GMNI, Moksen Umasugi juga meminta agar Polres Buru mengambil tindakan serius untuk membatasi dan menghentikan kegiatan ilegal tersebut serta memproses kepala desa Widit sesuai hukum yang berlaku.

GMNI menduga bahwa Kepala Desa Widit terlibat dalam kegiatan ilegal tong-tong yang beroperasi di sekitaran desa yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengancam keselamatan hewan ternak warga.

“Kegiatan ilegal tong-tong dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan membahayakan masyarakat desa dan hewan ternak yang ada”, ujar Moksen, Rabu, (23/4/2025).

Moksen meminta aparat penagak hukum untuk memanggil dan memproses kepada desa Widit sesuai hukum yang berlaku.

 

(Kabiro buru m.masuku)

Dr. Sari Gunawan Kupas Strategi Excellent Service dalam Seminar PKFI Banyuwangi

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Perhimpunan Klinik dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Indonesia (PKFI) Cabang Banyuwangi menggelar acara Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan Seminar Excellent Service: Pelayanan Profesional Ramah Berbasis Kebutuhan Pasien. Acara ini berlangsung di Aula RS Graha Medika, Jl. Yosomulyo, Gambiran, Selasa (22/4/25).

Seminar ini menghadirkan narasumber Dr. Sari Gunawan, M.Si., seorang Senior Trainer dari Trust Consulting Institute yang berasal dari Banyuwangi dan saat ini berdomisili di Bengkulu.

Acara ini dihadiri oleh seluruh perwakilan klinik anggota PKFI Banyuwangi baik klinik rawat inap maupun rawat jalan. Turut hadir pula Direktur RS Graha Medika dr. Yesi Kurnia D. dan pemilik RS Graha Medika, Yati Mulyanto.

Ketua PKFI Banyuwangi, dr. Taufik Hidayat, M.Kes., Sp.And (K), FISQua, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya klinik terus memperbarui performa pelayanan demi memberikan pelayanan yang maksimal bagi pasien dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa antar-klinik tidak perlu berebut pasien, melainkan bersaing secara sehat melalui peningkatan kualitas pelayanan.

“Kita ingin menciptakan ekosistem pelayanan kesehatan yang saling mendukung. Klinik-klinik anggota PKFI harus jadi yang terdepan dalam memberikan pelayanan yang humanis, cepat, dan sesuai kebutuhan pasien,” tegas dr. Taufik.

Dr. Sari Gunawan dalam materinya membawakan beberapa topik penting, di antaranya:
1. Dasar-Dasar Pelayanan Prima Klinik Kesehatan
2. Peningkatan Kepuasan Pasien di Klinik
3. Komunikasi dan Etika Profesional dalam Pelayanan Kesehatan
4. Manajemen Antrian dan Efisiensi Layanan Klinik
5. Pelayanan Berorientasi Pasien dan Kesehatan Holistik
6. Manajemen Stres dan Kinerja Tim dalam Pelayanan Kesehatan

Ia menekankan bahwa pelayanan kesehatan saat ini tidak cukup hanya cepat dan tepat, tetapi juga harus mengedepankan empati dan pendekatan yang berpusat pada pasien.

“Pelayanan prima adalah investasi jangka panjang. Pasien yang merasa dihargai dan dilayani dengan baik akan menjadi agen promosi terbaik bagi klinik itu sendiri,” ujar Dr. Sari.

Seminar yang berlangsung selama dua jam ini berjalan dengan antusias dan ditutup dengan sesi tanya jawab yang interaktif.

Ketua panitia acara sekaligus Sekretaris PKFI Banyuwangi, Ainur Rofiq, S.T., M.M., menyampaikan ucapan terima kasih kepada RS Graha Medika atas dukungannya, serta kepada seluruh pengurus PKFI dan perwakilan klinik yang turut hadir dan berpartisipasi.

Acara ditutup dengan momen Halal Bihalal dan jabat tangan sebagai simbol silaturahmi dan kebersamaan.

(Tim Red)

Pemdes Babakan jaya Musdes Khusus Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih Sukses Digelar

YUTELNEWS.com | Pemdes Babakan jaya –  Pemerintah Desa Babakan Jaya menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Khusus dalam rangka pembentukan Koperasi Desa Merah Putih pada Selasa 22 April 2025, pukul 08:00 Kegiatan ini berlangsung di Aula balai desa dan dihadiri oleh berbagai unsur penting masyarakat.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Parungkuda, Pendamping Desa,BPD Desa Babakan jaya, Babinsa,Bhabinkamtibmas, Perwakilan Dinas Koperasi serta sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan pengurus lembaga desa lainnya.

Acara dibuka dengan sambutan dari Kepala Desa Babakan Jaya Ence Beno yang menyampaikan pentingnya keberadaan koperasi sebagai wadah ekonomi kerakyatan dan memberikan dukungan dan arahan teknis mengenai pembentukan dan tata kelola koperasi di tingkat desa.

“Masih Ence Beno Seperti diketahui, Koperasi Desa Merah Putih merupakan program strategis desa yang bertujuan untuk memperkuat perekonomian masyarakat melalui pengelolaan usaha simpan pinjam, unit perdagangan, dan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat secara mandiri dan transparan. Harapannya, koperasi ini akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga Desa Babakan jaya secara berkelanjutan,”Tandasnya.

Reporter : Mirna

 

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.