Haul Guru Besar Sapu jagat Pentingnya Kebersamaan Untuk Wujud Kan Sukabumi Mubarokah

YUTELNEWS.com | Kabupaten Sukabumi – Bupati Sukabumi H.Asep Japar menghadiri Haul Guru Besar Sapujagat KH.M.Anwarulloh dan Hj.Dedeh Suryani , Sabtu, (19/04/25) yang berlangsung di Yayasan Pendidikan Pusat Persatuan Olah Raga Silat Kebatinan (Poskab) Sapu Jagat di Kampung Cisero, RT 2/8, Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja Kab Sukabumi.

Dalam Sambutanya Bupati Sukabumi H.Asep Japar menyampaikan ungkapan bahagia sekaligus rasa syukur atas terselenggaranya acara Haul dan Tawassul Akbar yang ke 17 diselenggarakan perguruan Persatuan Olah Silat Kebhatinan (Poskab) Sapu Jagat.

Bupati Sukabumi mengatakan, pentingnya silaturahmi sebagai landasan membangun kebersamaan dalam mempererat tali persaudaraan demi mewujudkan Sukabumi yang Mubarakah ( Maju, Unggul, Berbudaya dan Berkah ).

“Melalui silaturahmi kebesaran Sapu Jagat harus dijaga bersama-sama dan harus bermanfaat untuk Masyrakat,”Ucap Bupati

Bupati Sukabumi berpesan kepada seluruh keluarga Poskab Sapu Jagat untuk terus mengingat peran Almarhum KH. Muhammad Anwarulloh dalam membangun Sapu Jagat.

“Kuatkan silaturahmi komunikasi, jaga marwah Sapu Jagat . Sehingga cita-cita Almarhum tentang Sapu Jagat ini bisa terwujud terutama dalam menjalankan syariat agama serta mengingat akhirat.

Hadir dalam acara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Kaban Kesbangpol , Camat Sukaraja,Unsur TNI/Polri dan tamu Undangan lainnya,”Pungkasnya

Adang Suryana

Hut Ke-51 PPNI Yang Memiliki Program Pro Masyarakat,Bupati Ajak Nakes Berikan Pelayanan Yang Terbaik Untuk Masyarakat

YUTELNEWS.com | Kabupaten Sukabumi – Bupati Sukabumi H. Asep Japar, mengajak para tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat Sukabumi mendapatkan pelayanan kesehatan yang sangat baik.

“Mari kita layani masyarakat sebaik mungkin, Termasuk dari sisi layanan kesehatannya saat menghadiri acara puncak HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-51 tingkat Kabupaten Sukabumi di Pondok Modern Assalam Putri Warungkiara, pada hari Sabtu, (19/4/2025).

“Dalam memberikan pelayan terbaik itu, H. Asep akan berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatan SDM hingga fasilitas kesehatan. Apalagi, Kabupaten Sukabumi memiliki sejumlah pusat kesehatan yang tersebar di beberapa wilayah.

“Kita ada Rumah Sakit Sagaranten, Sekarwangi, dan Palabuhanratu. Mari kita bersama sama mengembangkan semuanya untuk meningkatkan dan memberikan pelayan kesehatan terbaik kepada masyarakat. Bahkan menjadi rumah sakit terbaik,”Ucapnya.

Selain itu,Bupati Sukabumi H. Asep pun berusaha mempermudah pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Salah satu hal yang sedang diusahakan, ialah pelayanan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Sukabumi.

“Kita sedang mengusahakan agar masyarakat dimudahkan ketika berobat ke Puskesmas,Salah satunya cukup dengan menunjukan KTP, masyarakat sudah bisa dilayani di Puskesmas dan gratis,”Ungkapnya.

Bupati pun memuji, PPNI Kabupaten Sukabumi Terkait program Pepetek (Perawat Peduli Masyarakat Kecil) yang diinisiasi PPNI Kabupaten Sukabumi.

“Program itu selaras dengan prioritas Kabupaten Sukabumi yaitu lewat program Sukabumi Sakti (Sukabumi, sehat, kuat, dan inspiratif),”Tegasnya

Maka dari itu, Bupati Agar acara hari ini dijadikan momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antara PPNI dan pemerintah dalam menciptakan pelayanan kesehatan berkualitas.

“Kita tahu, pembangunan bidang kesehatan merupakan sektor esensial, Oleh karena itu, PPNI berperan penting juga dalam mendukung peningkatan kualitas layanan yang berpengaruh terhadap derajat kesehatan dan kualitas hidup masyarakat,”Terangnya.

Sementara itu, Ketua PPNI Kabupaten Sukabumi Menambahkan H. Masykur Alawi mengatakan, organisasi yang dipimpinnya akan terus bersinergi dan berdampingan dengan pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan kesehatan.

“Makanya kami memiliki sejumlah program yang pro masyarakat,Hal itu relevan dengan program pemerintah,”Tambahnya

Dalam kegiatan pun diadakan deklarasi mubarakah, Deklarasi tersebut merupakan bentuk komitmen PPNI dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,”Tandasnya

Adang Suryana

Gebrak Program Pemberdayaan Nelayan dan Budidaya, Suryono Bintang Samudra Definitif Pimpin Dinas Perikanan Banyuwangi

YUTELNEWS.com | Jawa Timur, Banyuwangi  – Pelantikan Suryono Bintang Samudra sebagai Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Banyuwangi secara definitif menandai babak baru bagi sektor perikanan di daerah tersebut. Bukan sekadar pergantian kepemimpinan, pelantikan ini menjadi momentum untuk menggenjot program-program pemberdayaan nelayan dan pengembangan budidaya ikan yang telah dicanangkan sebelumnya.

Suryono, yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt), menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan mempercepat implementasi berbagai program unggulan. Beberapa program prioritas yang akan menjadi fokus utamanya antara lain:

– Peningkatan kesejahteraan nelayan: Dengan potensi perikanan tangkap di laut selatan Banyuwangi yang mencapai 212.000 ton per tahun, Suryono bertekad untuk mendorong nelayan agar berani melaut lebih jauh, hingga 12 mil dari pantai, untuk mengoptimalkan hasil tangkapan dan memenuhi kebutuhan industri pengolahan ikan di Banyuwangi. Kerjasama dengan industri pengolahan ikan menjadi kunci keberhasilan strategi ini.

– Pengembangan kampung-kampung tematik perikanan: Program pengembangan kampung-kampung tematik seperti Kampung Lele, Kampung Gurami, Kampung Lobster, dan lainnya akan terus digencarkan. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pengolahan hasil perikanan dan penciptaan penyuluh swadaya.

– Program “100.000 Kolam Ikan di Pekarangan”: Program ini, yang diinisiasi oleh Bupati Banyuwangi, akan menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan produksi ikan di tingkat rumah tangga.

– Pemanfaatan potensi sungai: Program Kampung Barkanli, yang memanfaatkan sungai untuk budidaya ikan, akan terus dikembangkan dengan melibatkan masyarakat sebagai penjaga sungai dan berkolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

– Kerjasama dengan industri dan program CSR: Suryono mendorong perusahaan pengolahan ikan untuk berkontribusi melalui program CSR, dengan menyumbangkan ikan untuk program-program pemerintah seperti bantuan untuk anak stunting dan masyarakat marginal. Sistem ini akan dikoordinasikan melalui pemerintah daerah untuk memastikan transparansi dan pemantauan yang efektif.

Dengan semangat baru dan komitmen yang kuat, Suryono Bintang Samudra siap memimpin Dinas Perikanan Banyuwangi untuk mencapai target peningkatan kesejahteraan nelayan dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor perikanan. Ia mengajak seluruh jajaran Dinas Perikanan dan masyarakat Banyuwangi untuk bergerak bersama-sama mewujudkan visi tersebut. Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi merupakan tonggak awal dari kerja keras dan kolaborasi untuk memajukan sektor perikanan di Banyuwangi.

(Tim Red)

Eyang Kakung Bongkar Praktik Ilegal Pengangkatan Pengurus Cabang PGRI

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Banyuwangi, Sudarman yang akrab disapa Eyang Kakung, memberikan himbauan penting kepada seluruh pengurus dan anggota PGRI di wilayahnya untuk tetap solid, tenang, dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang mengatasnamakan diri sebagai pengurus PGRI ilegal.

Dalam pernyataan resminya yang dikirimkan ke media ini, Sudarman, yang terpilih kembali sebagai Ketua PGRI Banyuwangi, pada 1 juni 2024 untuk masa jabatan kedua kalinya ini mengungkapkan adanya laporan dari beberapa pengurus cabang yang menyebutkan bahwa ada seseorang yang mengaku sebagai Ketua PGRI dan bergerilya ke berbagai wilayah, terutama di lingkungan SMP, untuk membentuk kepengurusan baru. Ia menegaskan bahwa tindakan semacam itu menyalahi aturan organisasi yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGRI.

“PGRI itu yunistaristik, artinya tidak membedakan jenjang. Tidak ada PGRI khusus SD, SMP, atau SMA. PGRI adalah satu untuk semua guru dan dosen,” tegas Eyang Kakung, Jumat 18 April 2025.

Ia menjelaskan bahwa dalam AD/ART Pasal 18 disebutkan secara jelas, pengurus tidak bisa dibentuk secara sepihak apabila masih ada kepengurusan yang aktif. Pembentukan pengurus hanya bisa dilakukan melalui mekanisme konferensi, bukan lewat penunjukan sepihak.

“Tidak boleh membentuk pengurus seenaknya, apalagi tanpa konferensi. Di tingkat ranting dilakukan lewat rapat anggota, di cabang lewat konferensi, kabupaten juga konferensi, provinsi konferensi, dan pusat itu kongres. Kalau ada yang main tunjuk, jelas melanggar aturan,” tambahnya.

Sudarman juga menyentil soal beredarnya SK-SK pengangkatan pengurus yang disebutnya “SK mati”, yakni surat keputusan yang muncul tanpa konferensi resmi. Ia meminta seluruh pengurus dan anggota PGRI Banyuwangi untuk mengabaikan segala bentuk intimidasi atau propaganda dari pihak luar, termasuk jika ada oknum yang membawa-bawa nama dinas atau pemerintah.

“Tidak usah takut. Tidak ada intimidasi dari Dinas Pendidikan, Pemda, atau siapa pun. PGRI itu mitra pemerintah, bukan musuh. Jadi anggota PGRI pasti dilindungi negara,” ujarnya.

Dalam akhir himbauannya, Eyang Kakung mengajak seluruh jajaran PGRI di Banyuwangi untuk tetap fokus pada perjuangan yang lebih substansial: memperjuangkan nasib guru honorer, menyelesaikan masalah TPP triwulan III dan IV, serta terus melayani kebutuhan anggota dan masyarakat pendidikan.

“Masih banyak adik-adik kita yang butuh perhatian. Kita perjuangkan TPP yang belum cair. Kita fokus pada kerja nyata, bukan rebutan jabatan atau menggalang dukungan dengan cara-cara yang tidak etis,” tutupnya.

Himbauan Eyang Kakung ini menjadi penegasan bahwa PGRI Banyuwangi menolak segala bentuk manipulasi organisasi dan tetap menjunjung tinggi profesionalisme, aturan, serta perjuangan nyata untuk kesejahteraan guru.

(Tim Red)

Berikan Rasa Aman Saat Peringatan Wafat Isa Almasih, Polres Jepara Gelar Sterilisasi Gereja

YUTELNEWS.com | Jepara – Polres Jepara | Jelang peringatan Jumat Agung Wafat Isa Almasih, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, melalui Satuan Samapta melaksanakan pemeriksanaan di sejumlah Gereja, pada Kamis (17/4/2025).

Pemeriksaan menyasar Gereja yang ada di Kabupaten Jepara. Sejumlah personel Sat Samapta melakukan penyisiran di area Gereja.

Setiap sudut Gereja dicek menggunakan alat metal detector dan anjing pelacak (K9). Hal tersebut guna menjaga keamanan dan kondusifitas saat peringatan Wafat Isa Almasih.

“Hari ini, kami melakukan pemeriksaan ke sejumlah gereja, diantaranya Gereja Katolik Stella Maris Jepara dan Gereja Bethel Tabernakel Allah Itu Kasih,” ujar Kasat Samapta Polres Jepara AKP Agus Nurhadi melalui Kanitpamobvit Ipda Pudji Santoso.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, “Kegiatan ini tentunya untuk menjaga kondusifitas kamtibmas saat umat Kristiani di Kabupaten Jepara menjalankan peringatan Jumat Agung Wafat Isa Almasih,” katanya.

Disela kegiatan pemeriksaan di Gereja Katolik Stella Maris Jepara, pengurus Gereja, Roni Ardianto (41), menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Jepara.

Baginya, kegiatan ini merupakan bentuk perhatian Kepolisian kepada Jemaah Gereja Katolik Stella Maris Jepara.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Jajaran Polres Jepara yang telah melaksanakan pemeriksaan Gereja jelang peringatan Jumat Agung Wafat Isa Almasih. Semoga kegiatan nanti dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ucapnya.

Terpisah, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa pihaknya siap memberikan pelayanan pengamanan rangkaian kegiatan Jumat Agung Wafat Isa Almasih bagi umat Nasrani di Kabupaten Jepara. Pihaknya akan menempatkan personel di tiap Gereja.

“Proses pengamanan di setiap Gereja akan dilakukan secara terbuka maupun tertutup. Kami juga akan bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Jepara,” ujarnya.

Kasihumas menegaskan akan melaksanakan pengamanan rangkaian peringatan Wafat Isa Almasih secara maksimal dan proporsional.

Sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Jepara tetap dalam keadaan kondusif.

(Singgih)

Halal Bihalal Penuh Makna, ADM Perhutani Banyuwangi Selatan dan RKBK Kukuhkan Komitmen Kebangsaan

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Dalam suasana penuh kehangatan dan semangat persaudaraan, Administratur/Kepala Kesatuan Pemangkuan Hutan (ADM/KKPH) Banyuwangi Selatan, Wahyu Dwi Hadmojo, melakukan kunjungan Halal Bihalal ke Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi, Rabu (16/4/2025). Didampingi Humas KPH Banyuwangi Selatan, Didik Cahyo, kunjungan tersebut disambut hangat oleh jajaran pengurus RKBK.

Pertemuan berlangsung di markas RKBK yang berlokasi di Jalan Piere Tendean, Gang Rumah Kebangsaan No. 1–3, Karangrejo, timur/belakang Hotel Selamet Banyuwangi. Ketua RKBK, Hakim Said, bersama sejumlah pengurus seperti Bendahara, Mochamad Rafindra, Koordinator Umat Kristen, Pdt Herman Sjahthi, dan pengurus lainnya, menyambut hangat kedatangan ADM Wahyu bersama Humas Didik Cahyo.

Kunjungan ini tak sekadar seremoni Halal Bihalal, melainkan menjadi ajang penguatan hubungan antara Perhutani dan komunitas lintas iman serta budaya yang aktif mempromosikan semangat nasionalisme.

“Kami sangat mengapresiasi semangat kebangsaan yang tumbuh di RKBK. Ini bagian dari ikhtiar kami dalam merajut silaturahmi, memperkuat komunikasi lintas sektor, serta meneguhkan semangat gotong royong antar anak bangsa,” ujar Wahyu Dwi Hadmojo.

Ia juga menegaskan bahwa Perhutani mendukung gerakan yang menjunjung tinggi nilai toleransi, persatuan, dan cinta tanah air.

Ketua RKBK, Hakim Said, menyampaikan rasa hormat atas kunjungan tersebut. “Ini membuktikan bahwa sinergi antara lembaga negara dan masyarakat sipil dapat terjalin erat dalam bingkai kebangsaan yang harmonis. RKBK akan terus menjadi ruang inklusif bagi semua golongan untuk berdialog dan merawat kebhinekaan,” ujar pria jebolan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan ke-2 tahun 2006 di Universitas Jember (Unej) ini.

Pertemuan juga diwarnai diskusi ringan mengenai peran hutan dalam menjaga harmoni sosial dan keberlanjutan lingkungan. Suasana akrab yang terbangun mencerminkan potensi besar kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan komunitas kebangsaan dalam merawat Indonesia yang damai dan inklusif.

(Tim Red)

MDR: Kekuatan Pikiran Positif Datang Dari Kebiasaan Berpikir Baik Dan Bersyukur kepada Allah

YUTELNEWS.com | Muhamad Daniel Rigan (MDR), mengungkapkan, kekuatan sejati pada pikiran manusia terletak pada pola pikir yang positif, konsisten dan berfokus pada hal-hal yang baik serta bersyukur kepada Allah SWT. Kebiasaan berfikir baik tidak hanya membentuk cara kita memandang dunia, tetapi juga mengarahkan tindakan kita menuju tujuan yang bermakna.

Kata MDR, jika kita berfikir positif—-seperti keyakinan, harapan dan rasa syukur—-maka yang tumbuh adalah kebenaran, kebahagiaan dan kesuksesan. Namun, jika dalam hati terdapat hal yang negatif, seperti ketakutan dan keraguan, iri, benci, dendam, maka ia akan menghambat pertumbuhan dan membuat pikiran kita rapuh serta tidak ada rasa syukur atas apa yang Allah berikan kepada kita. “Pikiran yang kotor muncul dari hati yang tidak bersih, olehnya itu ada istilah JAGA HATI bukan JAGA PIKIRAN”, jelas MDR

MDR mengajak kita untuk menggunakan hati dan pikiran dalam perjalanan politik, bukan saja cerdas tapi juga ada keseimbangan antara kecerdasan intelektual, moral dan spiritual, sehingga kalau diantara komponen tersebut macet, maka dipastikan seseorang akan keluar dari visi dan misi utamanya sendiri.

MDR menekankan berpikir baik dan bersyukur adalah kebiasaan yang harus dilatih. Sama dengan seorang atlet yang melatih tubuhnya untuk menjadi kuat, kita harus melatih pikiran kita agar lebih tangguh. Dengan membiasakan berfikir positif konstruktif dan bersyukur, kita dapat menghadapi kesulitan dengan lebih bijaksana dan melihat peluang dibalik tantangan.

Pikiran yang kuat tidak dibangun dalam semalam, melainkan proses panjang. Semakin kita sering memilih untuk berpikir baik dan bersyukur, semakin kuat pikiran kita dalam menghadapi tantangan hidup. Kekuatan pikiran sejati bukan hanya tentang seberapa cerdas kita, tetapi bagaimana kita memilih untuk memandang dunia dengan optimisme dan kebijaksanaan dengan rasa syukur kepada Allah SWT.

Jadi, kata MDR, jika ingin memiliki pikiran yang kuat, mulailah dari kebiasaan kecil, bersyukur melihat sisi baik dari setiap kejadian, percaya pada potensi diri serta terus memperdalam kebijaksanaan serta rasa syukur. Sebab, pikiran yang terbiasa berfikir baik adalah dasar dari kehidupan yang penuh makna dan pencapaian yang hakiki.

MDR mengajarkan kita bahwa keserakahan adalah penghalang utama bagi kedamaian hati. Hati yang serakah selalu haus akan lebih banyak, tak pernah puas dengan apa yang dimiliki. “Hati yang penuh keserakahan tidak akan pernah merasakan kedamaian”, kata MDR….
Kabiro buru.

(M.Masuku)

TNI-Polri dan Karantina Gagalkan Upaya Selundupkan Babi Tanpa Dokumen

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Petugas gabungan dari TNI AL, Polri, dan Satuan Pelayanan Karantina Ketapang menggagalkan pengiriman 66 ekor babi potong tanpa dokumen resmi di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi, Minggu (13/4/25).

Puluhan babi tersebut diangkut menggunakan truk colt diesel bernopol AD 9890 A dari Kabupaten Jembrana, Bali, yang menyeberang melalui Pelabuhan Gilimanuk – Ketapang dengan tujuan akhir Jakarta.

“Jumlah totalnya 66 ekor babi potong. Rencananya akan dikirim ke Jakarta,” kata Fitri Hidayati, penanggung jawab Satuan Pelayanan Karantina Ketapang, kepada wartawan.

Informasi awal mengenai pengiriman babi tanpa dokumen diperoleh petugas dari laporan masyarakat. Berdasarkan informasi tersebut, tim gabungan TNI AL Lanal Banyuwangi, KPPP Polresta Banyuwangi, dan Karantina Ketapang meningkatkan pengawasan di pelabuhan.

Ketika kapal sandar di Dermaga Ketapang, truk yang dimaksud langsung diamankan oleh petugas. Setelah dilakukan pemeriksaan, sopir truk tidak dapat menunjukkan dokumen karantina dari daerah asal.

“Atas pelanggaran itu, sopir, kernet, dan truk beserta muatannya kami arahkan ke kantor Balai Besar Karantina Ketapang untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Fitri.

Setelah proses pemeriksaan, pengiriman ditolak dan kendaraan berikut muatannya tidak diizinkan melanjutkan perjalanan. Pemilik ternak juga diminta hadir ke kantor karantina untuk dimintai keterangan.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, semua hewan yang dilalulintaskan wajib dilengkapi dokumen karantina dari daerah asal. Karena tidak memenuhi syarat, pengiriman kami tolak,” tegas Fitri.

Penolakan ini merupakan upaya mitigasi risiko penyebaran penyakit, terutama penyakit mulut dan kuku (PMK), serta memastikan semua media pembawa bebas dari Hama Penyakit Hewan Karantina Indonesia (HPHKI).

(Tim Red)

Tim Patroli Siraju Rutin Amankan Kota Jepara Tanpa Kenal Lelah

YUTELNEWS.com | Jepara — Polres Jepara Akhir-akhir ini, masyarakat Jawa Tengah dikagetkan dengan munculnya beberapa kejadian, seperti pencurian disertai kekerasan (Curas) hingga aksi balap liar.

Untuk menanggulangi hal tersebut, Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, terus berkomitmen untuk memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Jepara secara maksimal.

Terbukti dengan adanya langkah-langkah antisipasi terjadinya kejahatan jalanan dan aksi premanisme pada malam hari, salah satunya yang dilakukan oleh tim Patroli Presisi Siraju dengan mengintensifkan pelaksanaan patroli malam hari untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa pihaknya terus melakukan langkah-langkah preventif dan preemtif. Dengan meningkatkan kegiatan patroli bermotor terutama pada malam weekend mulai hari Jumat, Sabtu dan Minggu.

Hal tersebut untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Terlebih pada malam Minggu, banyak masyarakat yang sengaja melepas penat setelah sepekan mereka bekerja.

Untuk itu, pihaknya terus berupaya mengantisipasi terjadinya aksi kriminalitas seperti kejahatan jalanan, premanisme, aksi tawuran, begal, balap liar, geng motor dan tindak pidana 3C (Curat, Curas dan Curanmor) serta gangguan Kamtibmas lainnya

“Kita tidak mau underestimate, patroli dan penjagaan terus kita tingkatkan. Harapannya tercipta keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kabupaten Jepara,” ujar AKP Dwi Prayitna saat ditemui di Jepara, Minggu (13/4/2025).

Tidak hanya sekedar patroli, petugas juga melakukan dialog dengan masyarakat. Untuk memberikan pesan-pesan kamtibmas agar selalu hati-hati dan waspada karena kejahatan bisa saja mengintai setiap saat.

“Kepada warga masyarakat kami mengimbau agar selalu hati-hati dan waspada. Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, silahkan laporkan kepada petugas kepolisian terdekat atau lewat WhatsApp Siraju di nomor 08112894040 maupun Call Center Polri 110,” imbaunya.

Kasihumas juga berpesan kepada masyarakat dan para orang tua. Untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Terlebih saat malam Minggu, agar tidak ikut terpengaruh melakukan aksi yang mengganggu ketertiban umum ataupun melanggar hukum.

“Kepada para orang tua, kami berharap bisa meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Agar tidak terjerumus pada kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Seperti aksi tawuran dan kenakalan remaja lainnya. Serta stop menggunakan kendaraan yang berknalpot tidak sesuai spesifikasi atau lebih kita kenal knalpot brong,” pungkasnya.

(Singgih)

Halal Bihalal dan Temu Kangen Alumni AUP STP Jakarta Se Eks-Karesidenan Pati

YUTELNEWS.com | Grobogan – Dalam suasana yang hangat dan penuh semangat kekeluargaan, Halal Bihalal dan Temu Kangen Alumni Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP-STP) – Jakarta dari wilayah eks-Karesidenan Pati tidak hanya menjadi ajang temu kangen, namun telah menjelma menjadi forum produktif yang menghasilkan langkah-langkah strategis untuk peran alumni ke depan.

Dihadiri oleh 40 alumni beserta keluarga, kegiatan ini berlangsung di Gombang Park, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Sabtu (12/4/2025) dan menjadi momentum penting untuk merumuskan arah baru paguyuban alumni: bukan hanya sebagai wadah nostalgia, tapi sebagai katalisator perubahan di bidang sosial, ekonomi, dan profesi.

Transformasi Silaturahmi Menjadi Rencana Aksi

Kegiatan ini menghasilkan beberapa keputusan yang mencerminkan transformasi dari sekadar silaturahmi menjadi action plan yang konkret dan terstruktur. Alumni sepakat bahwa kolaborasi yang kuat berbasis nilai spiritualitas, profesionalisme, dan kearifan lokal adalah fondasi untuk membangun kontribusi nyata di masyarakat.

1. Program Kerja Berdasarkan Kekuatan Daerah

Tiap paguyuban alumni kabupaten diberi ruang untuk menyusun program kerja yang disesuaikan dengan potensi lokal, baik di bidang perikanan, pertanian, maupun kelautan.

2. Penerapan Nilai-Nilai Kolaboratif Alumni

Trust, soliditas, komitmen, information sharing, dan networking menjadi nilai inti dalam menjalin relasi antaralumni, memperkuat jejaring di tingkat regional dan nasional.

3. Etika Hubungan Antargenerasi

Alumni sepakat menegaskan pentingnya etika dalam membina hubungan antargenerasi. Sikap saling menghormati, bukan dominasi senioritas, dijadikan dasar membangun solidaritas yang sehat.

4. Penyusunan Aturan Internal dan Tata Kelola Paguyuban

Untuk menjaga keberlanjutan dan akuntabilitas, disepakati perlunya regulasi internal yang mengikat secara moral dan fungsional, tanpa mengabaikan nilai spiritualitas yang menjadi ciri khas alumni AUP STP.

Frozen Food sebagai Medium Kolaborasi Ekonomi Alumni

Salah satu ide paling progresif yang mengemuka adalah pengembangan bisnis kolaborasi antar alumni di bidang frozen food berbasis olahan hasil perikanan. Dengan menggandeng keahlian masing-masing alumni mulai dari pengolahan, pemasaran, hingga teknologi produksi gagasan ini diyakini dapat menjadi kendaraan ekonomi baru alumni yang inklusif dan berdaya saing.

Melalui merek bersama, sistem distribusi berbasis jejaring kepercayaan (trust based network), dan dukungan pelatihan berkelanjutan, sektor ini berpotensi besar menjadi ikon usaha alumni yang dapat berkembang lintas daerah dan lintas generasi.

Kekuatan Data dan Profil Alumni: Fondasi Perencanaan Masa Depan

Kesepakatan lain yang tidak kalah penting adalah pembuatan database alumni dan keluarga secara menyeluruh. Pendataan ini diharapkan menjadi fondasi untuk merancang program sosial, ekonomi, bahkan pendidikan yang berkelanjutan.

Lebih dari Sekadar Reuni

Apa yang terjadi di Gombang Park adalah contoh konkret bagaimana silaturahmi dapat menjadi alat pemberdayaan kolektif, ketika diarahkan oleh visi bersama dan dijalankan dengan semangat gotong royong. Kegiatan ini menegaskan bahwa alumni bukan hanya pewaris nilai-nilai kampus, tapi juga aktor perubahan di daerahnya masing-masing.

Dengan sinergi yang terus dibangun, para alumni AUP STP eks-Karesidenan Pati diyakini akan menjadi kekuatan sosial dan profesional yang tidak hanya saling menopang, tetapi juga ikut serta membangun kemandirian dan kesejahteraan masyarakat pesisir dan pedalaman.

“Dari laut kita belajar, di darat kita mengabdi, dan dalam kebersamaan kita membangun”. Demikian semangat yang disuarakan para alumni dalam penutupan acara.

Eko Mulyantoro

Lebaran di Jepara Berjalan Aman dan Tertib, Kapolres AKBP Erick Ucapkan Terima Kasih

YUTELNEWS.com | Jepara – Polres Jepara | Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Jepara AKBP Erick Budi Santoso menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada masyarakat, atas tertib dan teraturnya perayaan Idulfitri 1446 H/2025 M.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Jepara AKBP Erick saat ditemui di Mapolres setempat, pada Rabu (9/4/2025).

“Terimakasih kepada seluruh personil yang telah berdedikasi tinggi dan memberikan pelayanan serta pengabdian kepada masyarakat,” ucapnya.

AKBP Erick turut menyampaikan, selama Operasi Ketupat Candi 2025 sejak tanggal 23 Maret 2025 hingga tanggal 8 April 2025 masyarakat di Kabupaten Jepara tetap mematuhi peraturan baik strategi rekayasa lalin maupun lainnya.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang taat pada aturan lalu lintas selama arus mudik dan balik maupun libur lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M,” ujarnya.

Selain itu, Orang nomor satu di jajaran Polres Jepara juga mengapresiasi masyarakat Kabupaten Jepara yang turut berpartisipasi dengan tertib, mendukung kelancaran pelaksanaan libur Idulfitri.

“Berkat kerjasama yang solid ini, situasi di wilayah Kabupaten Jepara selama Ops Ketupat Candi 2025, dapat berlangsung dengan aman dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat yang merayakan Idulfitri 1446 H/2025 M,” jelasnya.

“Selamat beraktifitas kembali setelah melaksanakan silaturahmi bersama keluarga dan libur lebaran Idulfitri 1446 H/2025 M tetap menjaga Kamtibmas di lingkungan. Terimakasih kepada masyarakat sehingga mudik berjalan aman, lancar, dan sehat,” tutur AKBP Erick.

Ia juga menyampaikan, mohon maaf apabila dalam pelaksanaan pengamanan masih belum sempurna. Kapolres memastikan jajarannya akan terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik serta memberikan pengamanan dari tindak kriminalitas agar mudik berjalan aman dan selamat.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder baik TNI-Polri serta Pemerintah Kabupaten Jepara yang turut berperan serta dalam mendukung suksesnya Operasi Ketupat Candi 2025 selama pelaksanaannya,” pungkasnya.

(Singgih)

Miriis!! Wartawan Media Hadejabar Menjadi Korban Pengeroyokan Oleh Delapan Orang Preman, Saat Bertugas

YUTELNEWS.com | Subang ,Jabar – kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. “Kali ini menimpa Hadi Hadrian (46) wartawan media Hadejabar, yang mengalami luka serius di bagian kepala dan wajah saat hendak melakukan peliputan di Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang, Rabu (09/04/2025).

Peristiwa tragis ini terjadi saat Hadi Hadrian tengah menuju lokasi untuk menindak lanjuti laporan masyarakat terkait dugaan pencemaran lingkungan dari salah satu kandang ayam di wilayah tersebut, namun sesampainya dilokasi Hadi Hadrian di keroyok oleh delapan orang yang di duga preman.

Dari kejadian tersebut, Hadi Hadrian mengalami luka serius. Hidungnya patah dan dadanya dipenuhi memar akibat pukulan bertubi-tubi, yang di lakukan oleh para pelaku. Hal ini tentunya, menambah daftar panjang kekerasan terhadap insan pers, khususnya di wilayah Kabupaten Subang,Jawa Barat.

Menurut Hadi, berawal dari kronologi kejadian, dirinya bersama rekannya datang ke lokasi kadang ayam tersebut untuk meminta keterangan dari pihak manajemen terkait perijinan kandang ayam.

Sedangkan menurut Hadi Hadrian kehadirannya dilokasi ini merupakan kunjungan yang kedua kalinya.

“Saya kembali ke lokasi untuk meminta konfirmasi dari manajemen, karena mendapat informasi bahwa kandang ayam ini beroperasi secara ilegal selama tiga tahun. Sebelumnya saya hanya sempat bertemu penjaga,” ujar Hadi Hadrian.

Namun, baru saja tiba dan memarkirkan mobil, dirinya dihadang oleh sebuah mobil mewah berwarna hijau yang diduga milik pemilik kandang.

Kemudian Hadi Hadrianpun, digiring ke bawah plang kandang ayam, dan saat sedang berbincang dengan pemilik Mobil mewah warna hijau tersebut, tiba-tiba sekelompok pria langsung mengeroyoknya.

“Padahal saya hanya ingin menanyakan soal izin kandang ayam petelur yang jumlahnya sekitar 30 ribu ekor. Tapi saya malah dikeroyok,” ungkap Hadi Hadrian.

Sementara itu, dari kejadian pengeroyokan tersebut, kini Hadi Hadrian tengah menjalani perawatan intensif di IGD RSUD CIERENG Kabupaten Subang.
Dirinyapun menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian agar pelaku segera diproses sesuai hukum yang berlaku.
Lain daripada itu Ketua IWOI (Ikatan Wartawan Online Indonesia) H.Dadang mengecam keras tindakan pengeroyokan terhadap wartawan yang di lakukan oleh delapan orang yang di duga preman di Desa Sukahurip, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang.

H.Dadang berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera mungkin melakukan penangkapan terhadap delapan orang yang di duga preman pelaku pengeroyokan.

YN

WBK Sudah Digenggam, Kini Saatnya Lapas Banyuwangi Raih WBBM

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Langkah tegas dan lugas yang diambil oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi, patut mendapat apresiasi setinggi-tingginya. Komitmennya untuk meniadakan praktik pungutan liar (pungli) dalam setiap layanan kepada warga binaan pemasyarakatan (WBP) dan keluarganya adalah bentuk nyata dari semangat reformasi birokrasi dan pengabdian tulus kepada masyarakat. (Radar Banyuwangi, Senin, 7 April 2025).

“Sebagai Ketua Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi, saya melihat ini menjadi momentum penting dalam membangun kembali kepercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan,” ungkap Hakim Said.

Pernyataan Kalapas yang menegaskan bahwa seluruh layanan diberikan secara gratis dan harus bebas dari imbalan dalam bentuk apapun, adalah bukti keberanian dalam menegakkan nilai integritas, transparansi, dan akuntabilitas.

Lebih dari sekadar komitmen formal, semangat pengabdian yang disampaikan oleh Kalapas Mukaffi memperlihatkan bahwa jabatan yang diembannya bukan semata-mata kekuasaan administratif, melainkan bentuk dedikasi moral kepada bangsa. Ini menjadi teladan baik bagi seluruh aparatur negara, bahwa jabatan adalah amanah, bukan sarana memperkaya diri atau mencari keuntungan pribadi.

Langkah konkret ini juga membuka peluang besar bagi Lapas Kelas IIA Banyuwangi setelah sebelumnya nenyandang predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)dari Menkumham Yasonna H Laoly pada tahun 2023 semasa Kalapas-nya Agus Wahono, pada gilirannya harus bisa meraih Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBBM). Program bebas pungli yang dijalankan secara konsisten merupakan salah satu indikator utama dalam penilaian zona integritas menuju WBBM yang ditetapkan oleh Kementerian PAN-RB.

“Jika komitmen ini dijaga dan dilaksanakan secara berkelanjutan, saya meyakini Lapas Banyuwangi sangat layak menjadi role model nasional, sekaligus meraih pengakuan resmi sebagai Lapas berpredikat WBK maupun WBBM dari Kementerian Hukum dan HAM maupun Kementerian PAN-RB,” tegas Hakim Said.

Keluarga besar Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi mendukung penuh langkah Kalapas dan siap bersinergi untuk ikut mengawasi serta menjaga lingkungan Lapas yang sehat dan manusiawi.

“Kami percaya, jika seluruh elemen masyarakat dan petugas lapas bekerja sama dalam semangat yang sama, maka Lapas Banyuwangi akan menjadi contoh nasional dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang benar-benar Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat,” lanjutnya.

“Bersama masyarakat sipil, semangat ini diharapkan tidak hanya menjadi wacana, tetapi terus dijaga dengan aksi nyata sebagai bentuk pengabdian, monitoring berkelanjutan, serta keterbukaan terhadap kritik dan masukan. Karena hanya dengan cara itu, reformasi pelayanan publik yang bersih dan bermartabat bisa benar-benar terwujud,” pungkas pria jebolan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan ke-2 tahun 2006 Universitas Jember (Unej).

(Tim Red)

Tinjau Rest Area KM 456, Kapolri Instruksikan Jajaran Maksimal Beri Pelayanan dan Atur Lalin Arus Balik

YUTELNEWS.com | JATENG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau rest area KM 456 Tol Semarang-Solo, Jawa Tengah dalam rangka persiapan arus balik libur lebaran 2025, Sabtu (5/4/2025). Dalam tinjauan ini, Sigit mengaku cukup puas dengan fasilitas yang ada di rest area.

Menurutnya, rest area ini nenjadi salah satu rest area favorit masyarakat yang mudik maupun balik, serta ke tujuan kota-kota yang ada di Jawa Tengah.

“Tentunya kita melihat pelayanan yang ada di rest area cukup lengkap fasilitasnya mulai dari parkir, tempat istirahat dimana di dalamnya ada fasilitas-fasilitas yang melengkapi antara lain ada kursi pijat, tempat tidur, pemeriksaan kesehatan juga ada, kemudian tenant-tenant melayani masyarakat yang memerlukan makan, minum dan toilet juga ada,” kata Sigit.

Selain mengecek kesiapan rest area, mantan Kabareskrim Polri ini juga mengecek pengelolaan rekayasa lalu lintas khususnya di perjalanan arus mudik dan persiapan arus balik.

Ia pun mendapatkan laporkan pada periode arus mudik sudah 2 kali dilaksanakan one way lokal. Sedangkan pada arus balik saat ini dilaksanakan satu kali one way lokal. Untuk data sementara, saat ini tercatat kurang lebih 40 persen masyarakat sudah melaksanakan kegiatan arus balik dengan proyeksi 2,1 atau 2,2 juta masyarakat yang melaksanakan mudik.

“Ada peningkatan di arus mudik kemarin yang tentunya harus diantisipasi karena arus balik ini waktunya lebih pendek dibanding arus mudik,” ujarnya.

Ia pun menginstruksikan jajarannya untuk selalu siaga di lapangan mengatur lalu lintas dengan baik, serta memberikan pelayanan baik di jalur tol maupun arteri.

“Saya minta jajaran untuk betul-betul stand by ada di lapangan mengatur dengan baik dan memberikan pelayanan baik di jalur tol maupun di arteri karena memang ini membutuhkan rekayasa yang tentunya terus dinamis,” ujarnya.

Sigit pun menyampaikan pihaknya berencana akan melaksanakan rekayasa lalu lintas one way nasional pada Minggu besok, 6 April 2025 yang diprediksi menjadi puncak arus balik.

“Besok kita rencananya akan melaksanakan one way nasional sambil mengikuti traffic counting sebagai acuan kita melaksanakan kebijakan one way lokal maupun nasional,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, Sigit pun menyampaikan pesan ke masyarakat yang akan melakukan perjalanan arus balik untuk tetap berhati-hati. Hal ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Polri, kata Sigit, akan berusaha memberikan pelayanan maksimal agar masyarakat nyaman saat arus balik dan kepadatan bisa terurai dengan rekayasa lalu lintas yang dilakukan.

“Apalagi masyarakat yang balik sudah melaksanakan aktivitas mudik, ketemu keluarga besar dan rencana kembali kita pesan pada saat mengalami kecapean kita sarankan istirahat di rest area terdekat dan jangan dipaksakan. Kita tetap akan menyiapkan berbagai pelayanan dan rekayasa baik di arteri dan tol sehingga harapan kita puncak arus balik bisa terurai,” katanya.

(Singgih)

PTPN III Holding Bantu Pemudik Lewat Posko Mudik Humanis di Pelabuhan Ketapang

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Mendukung kelancaran arus balik Mudik Bersama BUMN 2025, PTPN III Holding melalui PTPN I Regional 5 kembali menghadirkan Posko Mudik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, sejak Sabtu, 5 April 2025. Posko ini beroperasi hingga 8 April 2025 dan ditujukan bagi pemudik yang melintas menuju atau dari Bali.

Didirikan dengan dukungan dari PT ASDP Ferry Indonesia, posko ini menyediakan berbagai fasilitas gratis, termasuk layanan kesehatan, ruang istirahat, serta minuman kopi dan teh. Tak hanya itu, tersedia juga popok bayi bagi pemudik yang membawa anak kecil, memastikan kenyamanan seluruh anggota keluarga.

“Posko ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi para pemudik. Kami berharap kehadiran posko ini dapat meringankan beban perjalanan dan mendekatkan BUMN dengan masyarakat,” ujar Ir. Winarto, Region Head PTPN I Regional 5.

Selain memberikan layanan langsung, posko ini juga menjadi wadah memperkuat silaturahmi antara BUMN dan masyarakat, serta menjadi pusat informasi mudik yang dapat dimanfaatkan pemudik.

Sejumlah pemudik mengungkapkan apresiasinya atas layanan yang diberikan. “Setelah perjalanan panjang dari Sidoarjo ke Bali, posko ini sangat membantu. Saya bisa beristirahat, memeriksa kesehatan, dan anak saya pun lebih nyaman berkat adanya popok bayi,” kata Joko, salah satu pemudik.

Ibu Siti, pemudik lainnya, menambahkan, “Minuman segar dan suasana nyaman membuat perjalanan saya lebih menyenangkan. Saya merasa diperhatikan.”

Kehadiran posko ini merupakan bagian dari semangat #MudikAsyikBersamaBUMN2025, #Mudik Dihati Mudik Dinanti, dan #Mudik Tenang Menyenangkan, yang mengusung pengalaman mudik yang lebih humanis, sehat, dan berkesan.

Sebelumnya, PTPN I Regional 5 juga telah memberangkatkan 1.000 pemudik ke kampung halaman pada 27 Maret 2025 sebagai bentuk dukungan terhadap program Mudik Bersama BUMN 2025.

(Tim Red)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.