Dio Dan PT. Intim Kongkalikong Jual Sianida Secara Bebas, Disperindagkop Provinsi Sasaran

YUTELNEWS.com | Dio dan PT. Intim Kongkalikong Jual Sianida Secara Bebas, Disperindagkop Provinsi Sasaran”
Buru Sianida atau obat kimia beracun yang sangat berbahaya (B2) di jual secara bebas di sekitar lokasi Gunung botak penambangan ilegal.

Bahan kimia berbahaya ini terjual secara bebas di lokasi penambangan ilegal Gunung botak dan tersimpan dengan rapih di gudang milik pak Dio, yang juga salah satu bos pengusaha kolam. Rendaman penambangan ilegal Gunung botak di Pulau Buru, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.

Informasi terjual-nya bahan kimia berbahaya secara bebas itu, dibenarkan oleh Bos Dio, yang saat dikonfirmasi mengatakan barang tersebut di jual secara bebas oleh pihak PT. Intinya salah satu perusahaan dari luar Maluku, diduga berkedudukan di Jakarta.

Dari informasi yang berhasil dihimpun sore tadi itu, Dio mengatakan bahwa itu barang milik PT. Intim dan gudangnya hanya di sewakan oleh PT. Intim.

Kata Dio, bahan kimia berbahaya ini dijual secara bebas oleh PT. Intim karena menurutnya PT. Intim memiliki surat ijin resmi dari Dinas Perindagkop Provinsi Maluku, bahkan Dinas Perindagkop Kabupaten Pulau Buru.

Hal tersebut di benarkan juga oleh perwakilan PT. Intim di Pulau Buru, Zasa saat dikonfirmasi via whatsaap menyampaikan bahwa benar barang tersebut adalah milik PT. Intim. Ungkapnya

Saat ditanyakan terkait apa benar bahan kimia milik PT. Intim miliki surat ijin dari Dinas Perindagkop Provinsi, Zasa tidak menjawab namun mengarahkan awak Media tanyakan lansung ke Dinas terkait.

Diduga kuat perwakilan PT. Intim di Pulau Buru Zasa sengaja berdalih atau mengelak dan tidak mau memberikan keterangan, ada apa dengan Zasa ? heran-nya kenapa bisa bahan kimia berbahaya sianida itu bisaendapat surat izin untuk di jual di penambangan ilegal Gunung botak berarti hal ini ada keterlibatan pemerintah dalam mengambil keuntungan dari hasil penjualan bahan kimia berbahaya sianida itu.

Kalau pemerintah sudah memberikan izin pada perusahan untuk menjual kan bahan kimia berbahaya sianida itu ke penambangan ilegal Gunung botak berarti pemerintah ikut melakukan kejahatan berjamaah, dan sengaja merusak biodata laut, serta merusak cagar alam yang ada di pulau Buru akibat melakukan kejahatan bersam – sama dalam bisnis penjualan bahan kimia berbahaya yang di jual ke penambangan ilegal Gunung botak.

Sampai berita ini diturunkan pihak Dinas Perindagkop Provinsi Maluku belum dapat dihubungi. (Tim)

Navigasi Artikel
ARTIKEL SEBELUMNYA
Bos Diok Warga Parbulu, Miliki Gudang B3 ( CN, Kostik Carbon)
Dio dan PT. Intim Kongkalikong Jual Sianida Secara Bebas, Disperindagkop Provins…
Bos Diok Warga Parbulu, Miliki Gudang B3 ( CN, Kostik Carbon)
Gudang dan Cianida Bukan Milik Sumber Melainkan Milik Dio Pengusaha Gunung Botak.

(Kabiro buru M.Masuku)

Diduga Akun Facebook: Prianus Hura Lido Diminta Kepada Polres Nias Supaya Secepatnya Diproses Sesuai UU Yang Berlaku

YUTELNEWS.com | Gunungsitoli, 4/04/2025
Akun FB yang atas nama Prianus Hura Lido – xix dilaporkan di Polres Nias atas komentar dalam akun FB tersebut menyampaikan ( ini pencuri ayamnya nama Karlos hura anak faoita hura (Ama Leli) cucu Alm Ama sidi rumahnya Desa idanotae belakang Sekolah Minggu (SM), adek ini hanya yang disuruh untuk mencuri ayam saudara Prianus Hura Lido – xix. Mereka kerja sama dengan familynya. Sebelum dia mencuri mereka kumpul dirumah Candra Zendrato depan rumah kades idanotae, termasuk Candra Zendrato perumusnya).

Dari pernyataan tersebut maka Boby Hura keberatan dan tidak menerima atas pernyataan akun FB tersebut karena telah melanggar kejahatan informasi dan Transaksi Elektronik UU Nomor 1/2024 tentang perubahan kedua UU nomor 11/2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik sebagai mana dimaksud dalam pasal 29 sehingga meminta agar masalah ini dapat segera ditindaklanjuti secara hukum yang berlaku dan seadil-adilnya.

Dari laporan akun FB tersebut maka awak media mengkonfirmasi kepada Aprianus Hura yang diduga terlapor, menyampaikan bahwa akun FB tersebut telah di hacker orang yang tidak bertanggung jawab maka dari itu tidak bisa mengklarifikasi, dikarenakan akun FB tersebut bukan aku yang menggunakannya lagi.

Sementara saat dikonfirmasi oleh Humas Polres Nias menyampaikan (Baik mohon menunggu ya, kami akan kroscek) sementara salah Seorang warga masyarakat Nias,Tema zebua. menyesalkan kinerja oknum polisi AH yang tidak profesional dan melanggar tentang kodek etik yang menurunkan Marwah kepolisian RI oleh oknum di maksud, yang membuat pencemaran nama baik di medsos, maka kita berharap kepada bapak Kapolres Nias agar yang bersangkutan dapat memberi pembinaan dan teguran secara tegas Tutur Tema mengakhiri.


(Deni Zega)

Bupati Ipuk Gagal Bangun Masjid Kompleks Pemda Banyuwangi

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Berbagai “kertas” penghargaan diperoleh Bupati Banyuwangi dari Era Eks Bupati Abd Azwar Anas dan istrinya Bupati Ipuk Fiestiandani, dimana manifestasi penghargaan – penghargaan tersebut tercermin dalam wujud paling sederhana yakni Proyek rehab Masjid Babussalam Pemda Banyuwangi.

Bagi umat muslim, keberadaan Masjid bukan hanya sebagai tempat ibadah, tapi lebih dari itu, Keberadaan Masjid juga menjadi simbol mentalitas, moralitas dan spiritualitas dari masyarakat disekitarnya, apalagi jika keberadaan masjid tersebut ada dilingkungan perkantoran para pejabat.

Proyek Gagal rehab Masjid Babussalam yang terletak di area Komplek Perkantoran Pemda Banyuwangi tampak bak Prasasti simbol moralitas dan Spiritualitas para Pejabat Banyuwangi dari 20 Th Era Kepemimpinan Keluarga Eks Menpan RB sekaligus Eks Bupati Abd Azwar Anas Periode 2010-2020 berlanjut ke Istrinya Bupati Ipuk Fiestiandani Periode 2010-2030.

Proyek dengan anggaran fantastic untuk sekedar melakukan rehab Masjid Babussalam, pengerjaan “dikomandoi” langsung Wakil Bupati Mujiono, ketika ia masih menjabat Sekda Banyuwangi.

Proyek rehab Masjid Babussalam dimulai saat Pilkada Banyuwangi 2024 dengan anggaran hampir 4 Milyar, tepatnya Rp3.865.736.000 (tiga milyar delapan ratus enam puluh lima juta tujuh ratus tiga puluh enam ribu rupiah) dari APBD Kabupaten Banyuwangi TA. 2024.

Meskipun disebutkan Pelaksana Proyek diperoleh dari proses lelang E-katalog, tapi dari berbagai sumber didapati informasi bahwa Pemenang Proyek merupakan orang terdekatnya Mujiono Eks Sekda Banyuwangi yang kini menjabat Wakil Bupati Banyuwangi Periode 2025-2030.

Bahwa, pihak – pihak yang terhubung dengan pemenang lelang, menggunakan tangan lain alias pinjam CV luar kota, yang ditengarai sengaja untuk bisa lebih memudah menghilangkan jejak yakni Kontraktor (rekanan) CV Ayu Tenan asal Kediri.

Terbukti, setelah perpanjang kontrak kerja dengan addendum, CV Ayu Tenan tetap gagal menyelesaikan rehab Masjid Babussalam yang selanjutnya gayung bersambut Pejabat Pemda Banyuwangi melakukan pemutusan kontrak kerja.

Kisah sama yang kemudian menjadi kumpulan cerita dalam modus merugikan keuangan negara tapi “dikemas prosedural” adalah Pembangunan Puskesmas Pesanggaran yang saat ini juga menjadi satu dari beberapa cerita Proyek Gagal dengan anggaran Rp .3,3 Milyar APBD 2024.

Anomali Kebijaksanaan: Banyuwangi Era Politik Kuda Tuli, Bupati Periode 2010-2030;

Rakyat Banyuwangi melu seneng, “Seng penting pejabate wareg, iso podo bojo luru, plus 1 wanita idaman lain, isoo tambah maneh, merono – merene iso majangi wadonan, penting ojo lali nek mati gowonen Kabeh”.

Sumber: Kordinator Aliansi NGO Banyuwangi Beradab

(Tim Red)

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) OKU Timur Kembali Menggelar Aksi Sosial di Bulan Suci Ramadhan

YUTELNEWS.com | OKU Timur mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial dan semangat kader PMII untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Fatma indria yang dalam hal ini sebagai ketua pelaksana baksos kali ini mengatakan dalam bulan Ramadan yang penuh berkah ini, kami ingin mengajak semua orang untuk bersatu dalam semangat kebaikan. Pembagian sembako bukan hanya sebagai bantuan materi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat hubungan persaudaraan di antara kita sesama umat muslim di bulan suci Ramadhan ,” ujarnya

“Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur dan berbagi dengan sesama, serta mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan kepedulian sosial,” katanya.

“Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja PC PMII OKU Timur dalam bidang sosial. PC PMII OKU Timur berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan,” lanjutnya.

pentingnya kegiatan sosial seperti ini sebagai bagian dari ajaran Ramadan yang mengajarkan untuk berbagi dengan sesama. “Dengan berbagi, kita dapat merasakan kehangatan kebersamaan dan mempererat rasa persaudaraan dalam kebaikan” tambahnya.

“Mari kita jadikan bulan Ramadan ini sebagai momentum untuk meningkatkan rasa syukur dan berbagi dengan sesama muslim” ajaknya.

Selain itu, Agus Jatmiko juga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari setiap elemen dan masyarakat yang telah manbatu dalam menyukseskan kegiatan “PMII berbagi di bulan suci Ramadhan”.

“Semoga kebaikan ini menjadi amal ibadah kita bersama di bulan yang penuh keberkahan ini” harapnya.

“Semoga dengan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang kurang mampu di akhir bulan Ramadhan yang bakal menyambut hari raya Idul fitri” demikian Agus jatmiko.

 

(Esb)

Jelang Perayaan Idul Fitri, Pemda Banyuwangi 4 Bulan Gagal Bayar Gaji Aparat 189 Desa

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Enam belas Partai Politik Pendukung Paslon Ipuk – Mujiono dalam pilkada 2024, sepertinya harus mulai berfikir sehat dan melakukan koreksi dukungan politik, bahwa memilih Produk lama dalam kemasan Kepemimpinan baru sebagai Kepala Daerah Kabupaten Banyuwangi, sepertinya bukan solusi tepat untuk membangun Kabupaten diujung Timur Pulau Jawa yang kerap kali dijuluki Kota Sunrise of Java.

Koreksi tersebut diperlukan karena banyaknya masalah yang timbul dari mata rantai kebijakan lama yang justru memperburuk keuangan dan Pelayanan Publik Pejabat Banyuwangi.

Seperti persoalan yang saat ini dialami Aparatur Negara di 189 desa, 28 Kelurahan se- Kabupaten Banyuwangi mengeluhkan sudah 4 bulan belum menerima Gaji, bahkan hingga 5 har menjelang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriyah.

PRY salah satu RT di Desa Wilayah Kecamatan Tegaldlimo yang kesehariannya merangkap sebagai Jurnalis mengungkapkan bahwa Kepemimpinan baru hasil Pilkada 2024, Bupati Ipuk dan Wakil Bupati Mujiono dikhawatirkan akan semakin memperburuk PAD Kabupaten Banyuwangi, dimana saat ini diketahui sudah 4 bulan Pemda Banyuwangi Belum bisa membayar Gaji Aparatur Desa yang notabene juga sebagai aparatur negara ditingkat bawah.

“Kita yang cuman RT gajinya perbulan 100 ribu saja sudah 4 bulan tidak menerima gaji apalagi boro boro Nerima Parsel atau THR, bahkan sampai sekarang kita belum ada informasi kapan Pemda Banyuwangi akan membayar hak kami,”. cetus PRY.(25/03/’25).

Pernyataan sama juga disampaikan YT, yang menjabat sebagai Kasun Desa Sraten Kecamatan Cluring mengatakan, bahwa menurut informasi yang ia dengar, Pemda Banyuwangi berdalih bahwa Pihak Desa belum melengkapi pemberkasan pengajuan anggaran atau ada Desa yang belum melengkapi sehingga tidak dicairkan.

“Katanya banyak berkas dari Desa yang Perlu diperbaiki, sehingga anggaran dan gaji Aparatur Desa, belum bisa dicairkan, tapi bagi kami itu alasan yang dibuat buat oleh Pemda, kalau pejabat – pejabat Pemda kan dapat THR enak mereka, sementara kita gaji segitu saja belum dibayar apalagi THR,” . Ujar YT.

Sementara itu Kordinator Aliansi NGO Banyuwangi Beradab justru mempertanyakan tugas dan fungsi pokok Anggota DPRD Banyuwangi yang bungkam melihat persoalan gaji Aparatur Desa yang macet selama 4 bulan tersebut.

” Apalagi mayoritas Anggota DPRD Banyuwangi, merupakan Pendukung, sekaligus Pengusung Paslon Ipuk -Mujiono dalam Pilkada 2024 kemarin, masak mereka mau hanya jadi keset legitimasi Jabatan Bupati Ipuk dan Wakil Bupati Mujiono, yang penting asal kebagian sudah diam,” tandas Ghozali.

Lebih lanjut ia menjabarkan, jika Banyuwangi sesungguhnya Kabupaten dengan segudang masalah, termasuk Korupsi Pejabatnya dan hampir tidak ada masalah yang bisa mereka tuntaskan.

“Budaya Politik Bupati Banyuwangi Periode 2010-2030, Mereka tidak bisa menyelesaikan masalah dalam arti memperbaiki, apa lagi menjawab masalah yang mereka buat, tapi yang ada menutup masalah dengan Suap ke siapapun itu, seperti menimbun bara api dalam sekam,”. pungkasnya.

Sumber : Tim Media/786

(Tim Red)

Pembangunan Proyek Swakelola Program Sumber Daya Air Balai Sungai Provinsi Jawa Timur Diduga Ada Penyimpangan

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Proyek program ketahanan Sumber daya air pembangunan yang diduga tidak sesuai spesifikasi yang bertepatan di kecamatan Tegaldlimo kabupaten Banyuwangi yang dianggarkan dari sumber dana APBN di tahun anggaran 2025 dengan nilai Rp 200 JT
yang dikerjakan oleh balai sungai provinsi Jawa timur secara swakelola.
banyak mendapat sorotan publik. Rabo 26 Maret 2025.

Pasalnya pembangunan proyek sumber daya air sudah berjalan kurang lebihnya satu bulan aktivitas pekerjaan, terdapat dilokasi proyek tidak menggunakan alat pengadukan material ( MOLEN)
serta pekerja buruh tidak diberikan alat pelindung diri (APD), SAFETY untuk pencegahan mengurangi resiko kecelakaan,dan kesehatan pekerja.

Saat awak media Yutelnews.com konfirmasi salah satu korsda untung menanyakan proyek swakelola siapa pelaksananya dilapangan tidak tahu dan pekerjanya dari luar daerah kecamatan
pembangunan proyek Program Sumber daya air yang diswakelola oleh balai sungai provinsi Jawa timur di desa Tegaldlimo kecamatan Tegaldlimo kabupaten Banyuwangi, Banyak terdapat keganjalan pembangunan proyek Program ketahanan air bersih.

Pembangunan proyek yang diswakelola oleh balai sungai Jawa timur ini terdapat ada indikasi perlu dipertanyakan kinerja balai sungai tersebut.

Apalagi pekerjaan sudah berjalan kurang lebihnya empat Minggu dan terdapat tidak sesuai spesifikasi.

Hal tersebut langsung dikonfirmasi melalui telepon Whatsap korsda untung cuma bertepatan aja dan mengatur air aja selainnya itu saya tidak tahu. “Pungkasnya.

Sehingga hal tersebut terkesan pelaksanaan proyek pembangunan program ketahanan sumber daya air dari balai sungai provinsi Jawa timur, ada indikasi penyimpangan pos penggunaan anggaran, diminta kepada pihak instansi terkait untuk dapat menjadi perhatian proyek swakelola dari balai sungai provinsi Jawa timur tersebut.

(Tim Red)

Sedulur Terapis Blambangan (STB) Jalin Silaturahmi di Cafe Wong Osing

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Sedulur Terapis Blambangan (STB) Banyuwangi, menggelar acara buka puasa bersama di Cafe Wong Osing, Jalan Wahid Hasyim Asyari, Rogojampi. Kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan setiap bulan Ramadhan ini berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan, Minggu (23/3/25 sore.

Ketua STB Banyuwangi, Budi Amboyna, menyampaikan apresiasi kepada para jajaran pengurus dan anggota yang hadir. “Acara Bukber ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga mengungkapkan rencana program STB pasca Lebaran. Salah satunya termasuk kegiatan bakti sosial (baksos) yang menjadi agenda rutin STB.

Budi Amboyna, yang juga dikenal sebagai peternak lebah dan pengusaha madu dengan merek Osing Honey, membagikan madu produknya kepada seluruh pengurus dan anggota STB yang hadir sebagai bentuk apresiasi dan simbol kebersamaan.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Pembina STB, Hakim Said, S.H., yang juga Ketua Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi. Dalam sambutannya, ia turut memberikan apresiasi mendalam kepada STB Banyuwangi.

“Sebagai komunitas yang memberikan kontribusi besar dalam membantu masyarakat Banyuwangi menjaga kesehatan fisik, mental, dan spiritual STB ssngat luar biasa. Semoga STB semakin maju dan berkontribusi lebih luas dalam bidang kesehatan tradisional ditengah masyarakat,” harap pria yang juga Ketua Yayasan Anti Narkoba Lapor Pulih Sehat Sejahtera (YAN-LPSS) Banyuwangi.

Joko Setiono, S.Kep., Ns., salah satu pengurus STB, menyampaikan rencana pembentukan Klinik Hatra STB sebagai wadah bagi anggota terapis yang tergabung dalam komunitas ini. Klinik tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan menjadi pusat kesehatan tradisional yang bermanfaat bagi masyarakat.

Meski berlangsung secara sederhana, acara buka bersama tersebut memberikan kesan mendalam bagi para pengurus dan anggota STB. Kegiatan diakhiri menjelang waktu salat Isya dengan harapan STB dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Banyuwangi.

(Tim Red)

Lapas Permisan Nusa Kambangan Gelar Kegiatan Pembinaan Rohani ‘Birontal’ untuk Warga Binaan

YUTELNEWS.com | CILACAP – Kesadaran akan pentingnya kebutuhan rohani dalam ibadah kepada Sang Pencipta sangat esensial dalam membentuk pribadi yang taat dalam menjalankan perintah agama dan menjauhi segala larangan-Nya.

Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Pdt. Herman Sjahthi, mewakili Yayasan Tabgha Love Ministry (TLM) yang dipimpin oleh Kusuma Pertiwi, Yayasan Gabriel Sejahtera yang diketuai oleh Risky Halim, serta didukung oleh Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi yang dikomandani oleh Hakim Said, menggelar kegiatan pembinaan rohani bagi Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Permisan Nusa Kambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Kegiatan pembinaan rohani ini dilaksanakan pada Kamis, 20 Maret 2025, dengan tema Bimbingan Spiritual dan Mental “Birontal”. Tujuannya adalah untuk membantu Warga Binaan mendalami nilai-nilai spiritual dan memperbaiki kehidupan mereka, agar menjadi pribadi yang lebih baik dan semakin dekat dengan Sang Pencipta.

Pdt. Herman Sjahthi, yang juga sebagai Ketua 2 Komisi Pemuda Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Banyuwangi mengatakan, dengan semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, kesadaran untuk berbuat dosa semakin kecil.

“Melalui kegiatan ini, saya berharap para Warga Binaan dapat merasakan kasih Tuhan yang mengubah hidup mereka. Transformasi rohani yang dimulai dari dalam diri mereka diharapkan dapat membangun karakter yang lebih baik, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai individu yang lebih bertanggung jawab dan penuh kasih. Saya percaya bahwa melalui kedekatan dengan Tuhan, setiap orang memiliki potensi untuk berubah, tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk memberikan kontribusi positif kepada lingkungan sekitar,” urai Pdt. Herman Sjahthi.

Melalui pembinaan ini, diharapkan para Warga Binaan dapat mengalami perubahan dalam hidup mereka, dan menjadi individu yang bermanfaat bagi keluarga, agama, masyarakat, serta bangsa.

Kepala Lapas Permisan, Dedy Cahyadi, mengapresiasi program ini dan menyampaikan rasa terima kasih kepada Pdt. Herman Sjahthi atas penyampaian materi “Birontal” kepada Warga Binaan. “Semoga melalui ‘Birontal’ ini, mereka dapat menemukan jalan untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik dengan memberikan kesempatan kepada para narapidana merasakan perubahan positif dalam hidup mereka. Selain itu, kegiatan ini mengingatkan mereka akan pentingnya hidup damai dan harmonis dengan sesama.

(Tim Red)

Ketua LSM PERINTIS : Kejagung RI Pasti Tuntaskan Perkara TPK – TPPU Bupati Banyuwangi

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Ketua LSM PERINTIS DPD Banyuwangi Halili Abdul Ghani SAg SH., mengungkapkan pihaknya meyakini Kejaksaan Agung RI nantinya bakal menuntaskan Kasus Gratifikasi, TPK dan TPPU, Serta Kebohongan Publik Bupati Banyuwangi Priode 2010-2025, Eks
Sekda Mujiono Dkk, Terhadap 9 Aset Pemda Kab Banyuwangi dari Sektor Minerba Gunung Tumpang Pitu dan Perusahaan PT BSI, PT MSJ dan PT MDKA.

Keyakinan tersebut disampaikan Halili setelah membaca Surat Kejagung RI Prihal Tindak Lanjut Laporan Pembuatan Gratifikasi, TPK dam TPPU, Serta Kebohongan Publik Bupati Banyuwangi Periode 2010-2025 yang ditujukan kepada Pelapor Muh. Imam Ghozali Ketua Umum Kasepuhan Luhur Kedaton d.a. Dusun Sumberejeki, RT. 01, RW. 01,
Desa Sumberasri, Kec. Purwoharjo,
Kab. Banyuwangi, 68483.

“Kita yakin setelah 13 Th Pertambangan PT BSI di Gunung Tumpang Pitu, saat ini Kejagung Akan serius menuntaskan Persoalan Masyarakat Banyuwangi yang selama ini seperti api dalam sekam,”.ujar Halili.(20/03/’25)

Lebih lanjut Halili menjelaskan, bahwa persoalan tersebut menjadi prioritas bagi masyarakat Banyuwangi setelah 26 Th Kepemimpinan Keluarga Bupati Anas – hingga istrinya Ipuk.

“Kondisi defisit keuangan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan gagal bayar terhadap beberapa kontraktor menjadi contoh bagaimana parahnya pengelolaan keuangan Daerah Kabupaten Banyuwangi, jadi bukan karena pemerintah pusat melakukan efisiensi anggaran, tapi selama ini kondisi keuangan Daerah memang selalu devisit meskipun punya investasi disektor Pertambangan Gunung Tumpang Pitu,”. pungkasnya.

Sumber : Tim Media/786

(Tim Red)

Bantah Tuduhan JPU, Terdakwa Penggelapan Dana Nasabah Bank Syariah Di Banjarmasin Ajukan Esepsi

YUTELNEWS.com | Banjarmasin, – Kasus terdakwa TPPU atau penggelapan dana nasabah salah satu Bank Syariah di Banjarmasin memang menjadi sorotan publik belakangan ini. Kasus yang melibatkan oknum YM mantan Kepala Cabang Pembantu ini telah menimbulkan ketegangan baik di kalangan masyarakat maupun pihak terkait.

Dalam sidang lanjutan perkara perdata yang dilaksanakan di Pengadilan Negeri Banjarmasin, terdakwa YM dengan tegas membantah dakwaan yang menyebutkan bahwa ia telah merugikan bank hingga mencapai Rp45 miliar saat sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Rabu,(19/03/2025).

Tim hukum yang mendampingi terdakwa pun mengungkapkan bahwa klien mereka tidak pernah memerintahkan karyawannya untuk tidak menghubungi nasabah yang dana mereka diduga disalahgunakan.

Hal tersebut di bantah Sultan Saladin melalui Tim hukumnya Wahyu Utami ketika di temui wartawan usai sidang perkara.

Menurut Samsul Saladin, klien mereka tidak terima dengan tuduhan bahwa ia telah memerintahkan karyawannya untuk tidak menghubungi para nasabah yang dananya diduga disalahgunakan.

“Dia tidak pernah menyuruh seperti itu. Namun, menurut jaksa, klien kami meminta bagian keuangan untuk tidak melakukan konfirmasi ke nasabah,” terang Sultan Salahudin melalui timnya Wahyu Utami.

Meskipun demikian, JPU yang menangani kasus ini berpendapat sebaliknya.

Mereka menyebutkan bahwa terdakwa meminta bagian keuangan bank untuk tidak melakukan konfirmasi ke nasabah terkait dugaan penggelapan dana tersebut.

Dengan perbedaan pendapat yang cukup besar ini, tim kuasa hukum terdakwa kemudian menyatakan akan mengajukan eksepsi pada persidangan selanjutnya.

Perkembangan kasus ini masih terus berlangsung dan pihak terdakwa berharap bahwa eksepsi yang mereka ajukan dapat membantu memperjelas posisi hukum kliennya dalam perkara ini.

Keberatan terhadap dakwaan yang menimpa terdakwa juga menjadi alasan kuat untuk terus mengupayakan kebenaran dan keadilan dalam proses hukum yang sedang berlangsung.

Dengan demikian, kasus TPPU penggelapan dana nasabah salah satu Bank Syariah di Banjarmasin menjadi perhatian serius bagi semua pihak terkait.

Diperlukan proses hukum yang transparan dan adil untuk memastikan bahwa kebenaran akan selalu terungkap dan keadilan dapat ditegakkan dengan sebaik-baiknya.

Semoga kasus ini dapat segera terselesaikan dengan baik dan memberikan pembelajaran bagi semua pihak untuk lebih menjaga kepercayaan dan integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka.

Lala – Banjarmasin

Hadirkan Kebersamaan di Bulan Ramadan, Polres Jepara Kembali Berbagi Takjil dan Sosialisasi Hotline Mudik 110

YUTELNEWS.com | jepara – Kepolisian Resor (Polres) Jepara, Polda Jawa Tengah, kembali menggelar aksi sosial dengan berbagi takjil bagi masyarakat di berbagai titik di wilayah hukum Polres Jepara, salah satunya di kawasan jalan Karel Sasuit Tubun 2 Jepara, pada Rabu (19/3/2025).

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk lebih dekat dengan masyarakat serta berbagi kebahagiaan di bulan penuh berkah ini.

“Kami ingin hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli. Dengan berbagi takjil ini, kami berharap dapat membantu warga yang masih di perjalanan agar bisa berbuka puasa tepat waktu,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, anggota kepolisian membagikan paket takjil kepada para pengendara, pejalan kaki, hingga warga sekitar yang melintas.

Senyum dan ucapan terima kasih dari masyarakat menciptakan suasana penuh kehangatan dan kebersamaan.

Kasihumas AKP Dwi Prayitna berharap, aksi berbagi takjil ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian antara Polri dan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat serta tercipta lingkungan yang lebih aman dan harmonis selama Ramadan,” ucapnya.

Selain membagikan takjil, petugas juga aktif mensosialisasikan layanan hotline 110 kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan dan keselamatan selama musim mudik Lebaran.

Hotline 110 dapat dihubungi kapan saja untuk melaporkan berbagai macam kejadian, mulai dari kecelakaan lalu lintas hingga tindak kejahatan.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa layanan hotline 110 ini selalu siap melayani selama 24 jam. Jangan ragu untuk menghubungi kami jika membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan sesuatu,” pungkasnya.

Sementara salah satu warga, Andri (30) merasa senang atas perhatian yang diberikan oleh kepolisian.

“Alhamdulillah, senang sekali dapat takjil gratis. Ini sangat membantu kami yang sedang di perjalanan,” ujarnya.

(Singgih)

Wali Kota Cimahi Letkol Purn Ngatiyana Secara Simbolis Meyerahkan Sembako Bersubsidi Kepada yang Mewakili Warga Kota Cimahi

YUTELNEWS.com | Cimahi,Jabar – Sebagai upaya menekan lonjakan harga bahan pokok dan membantu masyarakat kurang mampu, Pemerintah Kota Cimahi menyalurkan 3.264 paket sembako bersubsidi dalam program Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI) yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Penyaluran bantuan ini berlangsung di Gedung Cimahi Techno Park, Kecamatan Cimahi Selatan, pada Selasa (19/03/2025). Wali Kota Cimahi, Letkol Purn. Ngatiyana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, atas dukungan yang diberikan untuk kesejahteraan warga Cimahi.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Jawa Barat kepada masyarakat. Hari ini, perwakilan dari BPSMP Argo Provinsi Jawa Barat juga hadir untuk menyerahkan bantuan berupa beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, gula pasir, dan tepung terigu,” ujar Ngatiyana.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa paket sembako ini diprioritaskan untuk masyarakat kurang mampu di 15 kelurahan, dengan alokasi sekitar 210 paket per kelurahan.

Harga Sembako Terjangkau Berkat Subsidi

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Perindustrian, dan UMKM (Disdagkoperind UMKM) Kota Cimahi, Hella Haerani, menjelaskan bahwa program OPADI ini merupakan hasil kerja sama dengan Bulog Kota Bandung dan PT Pos Indonesia.

“PT Pos akan mendata penerima manfaat, dan syarat utama untuk mendapatkan bantuan ini adalah menunjukkan KTP asli,” jelasnya.

Sebanyak 114 paket sembako disediakan di Cimahi Techno Park untuk dijual langsung kepada masyarakat, sementara sisanya disalurkan melalui kelurahan masing-masing.

Menariknya, harga paket sembako ini jauh lebih murah berkat subsidi dari pemerintah. Berikut rinciannya:

Beras premium 5 kg: Harga pasar Rp 74.000, disubsidi Rp 40.000, sehingga dijual Rp 34.500. Gula pasir 1 kg: Harga pasar Rp 18.000, disubsidi Rp 9.000, sehingga dijual Rp 9.000.Minyak goreng 2 liter: Harga pasar Rp 41.000, disubsidi Rp 19.000, sehingga dijual Rp 22.100.Tepung terigu 1 kg: Harga pasar Rp 12.200, disubsidi Rp 5.800, sehingga dijual Rp 6.400.

Total harga satu paket yang seharusnya Rp 145.800 menjadi hanya Rp 72.000 berkat subsidi sebesar Rp 73.800.

Sinergi Pemerintah dan Masyarakat

Acara OPADI ini dihadiri oleh sejumlah pejabat Kota Cimahi, termasuk Kepala Bappeda Kota Cimahi, Adet Chandra, dan Kepala Diskominfo Kota Cimahi, Hendra Gunawan. Unsur Forkopimda serta masyarakat penerima manfaat juga turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dengan adanya OPADI ini, diharapkan masyarakat Kota Cimahi dapat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama menjelang bulan suci Ramadan. Pemerintah Kota Cimahi terus berkomitmen untuk menjaga stabilitas harga pangan serta meningkatkan kesejahteraan warganya melalui berbagai program sosial dan ekonomi.

Yans

Jamin LPJ, Kadis Ilham Pangkas 30 Juta Dana Hibah Pupuk

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – PLT. Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Ilham ditengarai menyelewengkan jabatannya untuk menekan penerima hibah dengan melakukan pemotongan 30 Juta dari total 50 Juta dengan menjamin LPJ penerima hibah dalam kegiatan pengadaan budidaya Pertanian (PUPUK ORGANIK), Koordinasi dan Sinkronisasi Prasana Pendukung Pertanian lainnya.

Salah satu temuan, seperti yang dialami Pokmas GAS (Gab Arek Srono) Dusun Kebaman Kecamatan Srono,

Saat awak media mengkonfirmasi Ketua Pokmas dan Bendahara Pokmas GAS mengatakan, sebelumnya ada informasi kalau dana hibah tersebut sampai bulan ini belum terealisasi, namun Selang beberapa hari lewat aplikasi Washapp salah satu dari tim Pokmas GAS menerima kabar kalau anggaran sudah terealisasi.

“Kadis Pertanian Ilham bilang, saya yang tanggung jawab LPJ nya, hibah dipotong 30 juta, jadi menerimanya 20 Juta,”.

Hal yang sama ketika awak Media mengkonfirmasi PLT Kadis Ilham yang baru menduduki jabatan sebagai Plt Kadis Pertanian sudah berani melakukan penyunatan yang dia anggap sudah sesuai prosedur.

“Tidak ada kegiatan dalam pengadaan budidaya pupuk organik, selang besoknya awak media konfirmasi lagi bilangnya kegiatan pengadaan budidaya pupuk itu berada dalam kegiatan ketahanan pangan sudah sesuai prosedur, tetapi dalam hal aneh,” ujar Ilham.(19/03/’25)

Sementara itu Kordinator Aliansi NGO BB, MH imam Gojali yang menilai bahwa dana hibah ini kental akan kepentingan pribadi, apalagi kalau sampai ada pemotongan 30 Juta dari 50 Juta yang semestinya diterima penerima hibah.

“Kalau benar seperti itu, Plt Kadis Pertanian Ilham merampok dana hibah bukan lagi memotong, masak hibah 50 juta di potong 30 juta, kan konyol itu Plt Kadis Pertanian,”.pungkasnya.

(Tim Red)

Kegiatan Seleksi dan Pelatihan PASKIBRAKA Kota Gunungsitoli Tahun 2025.

YUTELNEWS.com | Gunungsitoli – Wakil Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase SH, membuka secara resmi kegiatan seleksi dan pelatihan PASKIBRAKA Kota Gunungsitoli Tahun 2025 yang bertempat di Ruang Aula III Kantor Wali Kota Gunungsitoli. (18/03/2025).

‘Ucap Wakil Wali Kota Gunungsitoli pada kata sambutannya bahwa pelaksanaan seleksi dan pelatihan Paskibraka Kota Gunungsitoli Tahun 2025 adalah amanah Peraturan Presiden No 51 Tahun 2025 tentang Program Pasukan Pengibar Bendera Pusaka sebagai perwujudan karakter kebangsaan Indonesia yang menghargai perjuangan para pendahulunya dalam mewujudkan kemerdekaan.

Wakil Wali Kota mengingatkan bahwa di tahun ini kita kembali bangkit dan menata kembali pelaksanaan peringatan HUT Proklamasi kemerdekaan sehingga menjadi upacara menjadi momen dan penuh semangat, memperkokoh persatuan kita yang merdeka dengan mengadakan seleksi Paskibraka secara terbuka dan transparan.

“Ujar Wakil Wali Kota Gunungsitoli bahwa seleksi Paskibaraka ini bertujuan menjaring putra-putri terbaik Kota Gunungsitoli yang akan bertugas sebagai Paskibraka pada hari kemerdekaan RI pada Bulan Agustus mendatang. Saya sangat mengapresiasi seluruh peserta yang hadir, kalian adalah pemuda-pemudi pilihan yang akan menjalani berbagai tahapan seleksi meliputi seleksi CAT (wawasan kebangsaan, tes intelijensi umum) dengan menggunakan aplikasi yang telah disiapkan oleh Badan Pengembangan Ideologi Pancasila dan dilanjutkan dengan tes kesehatan, tes fisik dan tes kepribadian. Proses seleksi ini dilakukan bukan hanya sekedar tugas mengibar bendera pusaka, tetapi juga merupakan kesempatan untuk mengasah kedisplinan, jiwa kepemimpinan serta semangat nasionalisme, “Ungkap Wakil Wali Kota Gunungsitoli”.

Mengakhiri sambutannya Wakil Wali Kota Gunungsitoli menyampaikan ucapan selamat bertugas kepada Tim, semoga dapat bekerja dengan sebaik-baiknya dan dapat melaksanakan seleksi putra-putri terbaik Kota Gunungsitoli yang akan bertugas menjasi pasukan pengibar bendera pusaka pada HUT ke-80 KEMRI di Gunungsitoli Tahun 2025 dan seleksi dilaksanakan secara selektif, transpran dan profesional.

Turut Hadir Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Kaban Kesbangpol, Mewakili Dandim 0132 Nias, Mewakili Polres Nias dan Panitia Seleksi Paskibraka.

(K.Gea)

Berbagi Takjil, GMDM Banyuwangi Wujudkan Kepedulian untuk Sesama

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Penggiat anti-narkoba yang tergabung dalam Badan Koordinasi Nasional Garda Mencegah dan Mengobati (Bakornas-GMDM) DPW Banyuwangi menggelar aksi sosial dengan membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas di dua lokasi berbeda pada Selasa, 18 Maret 2025, sore.

Yang pertama, kegiatan ini berlangsung di Jalan MH. Thamrin, Pengantigan, tepatnya di dekat Kantor Sekretariat GMDM Banyuwangi yang beralamat di Perum Griya Permata Husada F6. Lokasi kedua berada di depan Taman Makam Pahlawan (TMP), Jalan A. Yani, yang berdekatan dengan kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi.

Ketua GMDM Banyuwangi, Risky Halim, bersama Sekretaris Herman Sjahthi dan Bendahara Edy Susanto, mengerahkan para anggotanya untuk membagikan takjil kepada umat Muslim yang masih dalam perjalanan menuju rumah atau bagi musafir yang melintas.

Menurut Risky Halim, aksi sosial ini bukan sekadar berbagi takjil saja, tetapi juga bagian dari bentuk kepedulian dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan.

“Momentum ini menjadi harapan agar anggota kami memiliki empati terhadap sesama dan lingkungan sekitar. Kami ingin membangun kebersamaan serta saling menghormati antarumat beragama,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris GMDM Herman Sjahthi menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dengan masyarakat, tanpa memandang perbedaan agama.

“Pembagian takjil ini bukan sekadar berbagi makanan, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi dan silaturahmi. Dalam agama kita masing-masing, kepedulian terhadap sesama adalah kewajiban. Dengan inilah kita bisa hidup berdampingan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika,” jelasnya.

Aksi berbagi takjil oleh GMDM Banyuwangi ini mendapat sambutan positif dari masyarakat yang melintas. Selain sebagai wujud kepedulian, kegiatan ini juga menjadi pengingat akan pentingnya toleransi dan kebersamaan dalam kehidupan sosial.

(Tim Red)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.