Lapas Banyuwangi Salurkan Hasil Panen Sayur untuk Keluarga Warga Binaan

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menyalurkan hasil panen sayuran kepada keluarga warga binaan, Kamis (30/1).

Jenis sayur yang dibagikan yaitu sawi dan kangkung. Pembagian sayur dilakukan usai pelaksanaan layanan kunjungan tatap muka.

Kepala Lapas Banyuwangi, Mochamad Mukaffi menyebut kegiatan itu merupakan wujud nyata kepedulian Lapas Banyuwangi terhadap masyarakat, sekaligus mendukung program ketahanan pangan.

“Penyaluran hasil panen sayur kepada keluarga warga binaan juga kami lakukan untuk memotivasi warga binaan agar fokus memperbaiki diri dan mengikuti kegiatan pembinaan dengan baik,” ujarnya.

Hasil panen sayuran berupa sawi dan kangkung itu berasal dari kegiatan pembinaan pertanian yang dilakukan pada lahan terbatas di area Lapas.

“Meskipun lahan yang digunakan terbatas, namun kami optimalkan agar mampu menghasilkan sayur yang maksimal,” terangnya.

Mukaffi menjelaskan, kegiatan itu juga merupakan bagian dari program pemberdayaan warga binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan ketika telah selesai menjalani pidana.

“Selain menghasilkan sayuran segar, kegiatan ini juga melatih warga binaan agar memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat setelah mereka kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Selain disalurkan kepada keluarga warga binaan, lanjut Mukaffi, sebagian sayuran juga disetorkan kepada penyedia bahan makanan sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan makanan warga binaan.

“Sayuran juga akan diolah untuk memenuhi tingkat kebutuhan gizi bagi warga binaan,” pungkasnya.

(Tim Red)

Universitas Brawijaya Perkuat Koneksi Alumni di Banyuwangi lewat Acara ‘Rektor UB Menyapa

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Universitas Brawijaya (UB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan jejaring alumni dan penguatan bisnis rintisan melalui acara bertajuk “Rektor UB Menyapa: IKA UB Cabang Banyuwangi”. Acara yang berlangsung pada Senin, 27 Januari 2025, di Ballroom Hotel Kokon, Banyuwangi ini berjalan sukses dan penuh antusiasme.

Rektor UB, Prof. Widodo, S.Si., M.Si., Ph.D.Med.Sc., hadir bersama jajaran rektorat, Direktur dan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Brawijaya (IKA UB), serta Pengurus IKA UB Jawa Timur. Acara ini menjadi langkah awal untuk membangun koneksi dan kolaborasi antara alumni Universitas Brawijaya di Banyuwangi.

Dr. Novi Prayekti, S.Si., M.Pd., Wakil Ketua IKA UB Cabang Banyuwangi, menegaskan komitmennya untuk memperkuat kapasitas alumni melalui kegiatan kolaboratif. “IKA UB Banyuwangi akan terus menjalin sinergi dengan Universitas Brawijaya, IKA UB Pusat, dan Brawijaya Multi Usaha. Kami berharap alumni UB di Banyuwangi dapat terhubung secara aktif dengan almamater dan berkontribusi lebih besar di bidang masing-masing,” ujarnya.

Acara tersebut juga menyuguhkan sarasehan yang diakhiri dengan penyerahan simbolis Kartu Alumni dan 1.000 bibit durian kepada masyarakat sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap lingkungan. Tak hanya itu, suasana semakin meriah dengan penampilan tiga maestro Gandrung Banyuwangi: Gandrung Temu, Gandrung Dartik, dan Gandrung Sunasih.

Dalam sambutannya, Rektor UB, Prof. Widodo, menekankan pentingnya peran alumni sebagai agen perubahan. “Alumni dikatakan berhasil jika mampu memberikan dampak positif di lingkungannya. Dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, saya harap alumni UB terus berdedikasi, berkarya, dan memberi manfaat kepada masyarakat. Tidak perlu menunggu jabatan tinggi, jadilah agen perubahan di bidang masing-masing,” pesan Prof. Widodo.

Dia juga menegaskan pentingnya sinergi antara UB dan alumni dalam pengembangan jejaring bisnis. “Almamater akan terus mendukung sinergi dan kolaborasi produktif dengan IKA UB Cabang Banyuwangi. Mari bersama-sama kita bangun jiwa korsa Brawijaya dan memperkuat jejaring bisnis yang ada di UB dan para alumni,” pungkasnya.

Acara ini menjadi momen penting dalam mempererat hubungan antara Universitas Brawijaya, alumni, dan masyarakat Banyuwangi dengan semangat kebersamaan untuk menciptakan perubahan positif.

(Tim Red)

Jaga Kondusiftas Wilayah; Polresta Banyuwangi gelar KRYD di Pelabuhan ASDP Ketapang Selama Liburan Panjang Isra Mi’raj dan Imlek

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi melaksanakan Kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di Pelabuhan ASDP Ketapang dalam rangkaian Libur panjang Isra Mi’raj dan Imlek. Selasa(28/1/205)

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan telah menerjunkan personel untuk laksanakan patroli dan pengamanan di kawasan ASDP Ketapang.

“Dengan melibatkan sejumlah personel dalam melaksanakan kegiatan pengaturan kendaraan roda empat (R4) dan roda dua (R2)” Ujarnya.

Kapolresta Banyuwangi lebih lanjut menjelaskan KRYD sebagai upaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat selama libur panjang ini,”tambahnya

Kapolresta berpesan, agar seluruh anggota yang terlibat dalam pengamanan jaga profesional dan humanis dalam menjalankan tugas.

Kapolsek KP3 AKP Bambang Darmono,S.Pd menghimbau kepada Masyarakat yang akan menyebrang Ke Bali agar tetap waspada dan mentaati peraturan yang sudah ada. kondisi Pelabuhan Ketapang untuk arus lalu lintas berjalan lancar.

Salah satu masyarakat yang akan menyeberang ke Bali mengatakan bersyukur ketika menyebrang ke Bali tidak ada hambatan dan lancar di pelabuhan ketapang. ” Ujarnya

Harapannya ketertiban yang sudah terjaga di sekitar area pelabuhan dapat terpelihara dengan baik. Sehingga membuat nyaman masyarakat yang akan menyebrang. ” Tandasnya

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polresta Banyuwangi dalam memastikan kelancaran dan keamanan selama libur panjang Isro Mi’roj dan Imlek.

(Tim Red)

Pekan Ini Mulai Bergerak, Satgas PPR-PBG-PB Kab Bandung Utamakan Sosialisasi dan Peringatan

YUTELNEWS.com | Bandung – Sebagai tahap awal, Satuan Tugas Pengendalian Penataan Ruang, Penyelenggaraan Bangunan Gedung dan Perizinan Berusaha (Satgas PPR-PBG-PB) Kabupaten Bandung akan bergerak di lapangan melalui pendekatan persuasif kepada para pelanggar tata ruang, bangunan gedung dan izin usaha, termasuk pajak dan pendapatan laiinya yang sah.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana saat rapat konsolidasi akhir Satgas PPR-PBG-PB,di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Rauang (DPUTR) Kabupaten Bandung, Selasa (28/1/2025).

“Tahap awal ini, Satgas PPR-PBG-PB akan bergerak ke lapangan untuk melakukan sosialisasi dan peringatan, melalui tindakan preventif dan persuasif,” kata Sekda Kabupaten Bandung.

Menurut sekda, kegiatan akan dimulai pada Kamis (30/1/25) ini bersama Bupati Bandung HM Dadang Supriatna dan Ketua DPRD Kabupaten Bandung Reni Rahayu Fauzi selaku pembina Satgas PPR-PBG-PB.

“Jadi, intinya pada Kamis (28/1) itu akan dilakuakn inspeksi mendadak (sidak) dalam rangka menindaklanjuti kepatuhan dari obyek pajak,” kata Cakra Amiyana.

Amiyana mengungkapkan, Satgas PPR-PBG-PB dibentuk sebagai tidak lanjut temuan BPK RI tahun 2024, di mana ada potential lost pajak mencapai Rp200 miliar. Hal itu kibat ketidakpatuhan para pengusaha dan masyarakat pada umumnya seperti dalam membayar pajak dan retribusi.

“Besok lusa kita membentuk 7 tim, untuk melakukan uji petik di Kecamatan Sorenang, Pasirjambu, Ciwidey Rancabali (Pacira) dan di wilayah Kabupaten Bandung Utara (KBU) yakni Kecamatan Cileunyi, Cilengkrang dan Cimenyan,” papar Sekda Ami.

Kepala DPUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa menambahkan Satgas PPR-PBG-PB  ini akan bergerak berdasarkan 4 jenis ruang lingkup pokok. Pertama, Laporan Hasil Pemeriksaan BPK, para pelanggar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ketiga, penataan ruang, dan keempat penyelenggaraan bangunan gedung dan perizinan berusaha.

Yans

Tingkatkan Kewaspadaan pada Libur Panjang, Lapas Banyuwangi Sidak Kamar Warga Binan

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Momen libur panjang dalam rangka peringatan Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek menjadi perhatian khusus bagi jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi untuk semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

Sejumlah petugas melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada beberapa kamar hunian, Sabtu (25/1) malam. Kegiatan itu juga dihadiri dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi, Mochamad Mukaffi.

Sidak itu dilakukan sebagai bagian dari deteksi dini terhadap segala potensi yang dapat menyebabkan terjadinya gangguan kamtib, sekaligus memastikan bahwa tidak ada barang terlarang pada kamar hunian.

Mukaffi menyebut, dalam sidak yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu tidak ditemukan adanya handphone maupun narkoba.

“Tidak ada handphone maupun narkoba, barang yang diamankan petugas hanya barang- barang yang disinyalir dapat disalahgunakan maupun dimodifikasi menjadi alat yang membahayakan,” ungkapnya.

Menurutnya, sidak sengaja dilakukan pada malam hari karena merupakan waktu rawan, sehingga selain memastikan tidak ada barang terlarang di kamar hunian, petugas juga melakukan kontrol terhadap seluruh area Lapas.

“Momen libur panjang ini tentu sangat kami waspadai, seluruh area Lapas kami pastikan aman dan tidak ditemukan hal-hal yang mencurigakan,” ujarnya.

Selain menggeledah kamar hunian, sidak juga dirangkai dengan melakukan tes urine kepada 20 orang warga binaan yang dipilih secara acak untuk memastikan tidak ada warga binaan yang mengkonsumsi narkoba dan obat-obatan terlarang.

“Hasilnya negatif semua, baik dari narkoba maupun obat-obatan terlarang,” terangnya.

Mukaffi menambahkan bahwa penggeledahan kamar hunian dan tes urine yang digelar secara rutin merupakan bentuk komitmen untuk mencegah adanya peredaran handphone, pungli dan narkoba (halinar) di Lapas Banyuwangi.

“Komitmen itu juga dalam rangka mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan,” imbuhnya.

“Tentu harapan kami Lapas Banyuwangi selalu berada dalam keadaan yang aman dan kondusif,” tutupnya.

(Tim Red)

Lapas Banyuwangi Salurkan Bantuan Sosial kepada Masyarakat Kurang Mampu di Kecamatan Licin

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat yang membutuhkan dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos), Sabtu (25/1). Kali ini bansos diberikan kepada warga kurang mampu yang terdapat di Kecamatan Licin Banyuwangi.

Selain sebagai bentuk kepedualian terhadap masyarakat yang membutuhkan, kegiatan tersebut juga dalam rangka menjalankan amanah Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, serta mendukung 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Distribusi bansos dipusatkan di halaman Polsek Licin yang merupakan buah sinergi yang baik antara Lapas Banyuwangi dan Polsek Licin. Beberapa warga yang mendatangi Polsek Licin juga turut dibantu oleh Pemerintah Desa (Pemdes) setempat.

“Alhamdulillah berkat sinergi dan dukungan dari Polsek Licin maupun pemerintah desa, bansos dapat tersampaikan dengan lancar kepada mereka yang membutuhkan,” ujar Kepala Lapas Banyuwangi, Mochamad Mukaffi setelah proses pembagian bansos.

Mukaffi menyebut, bansos yang dibagikan berupa paket sembako yang berisi diantaranya beras, minyak goreng, gula, kecap dan mie instan.

“Bansos kami kumpulkan dari sumbangsih pegawai Lapas Banyuwangi dan CSR dari CV. Familia Graha,” terangnya.

Menurutnya, pemberian bansos tersebut bukanlah kegiatan sekali jalan, namun akan digelar secara berkelanjutan pada daerah lain, baik itu terhadap keluarga warga binaan maupun terhadap masyarakat sekitar Lapas Banyuwangi.

“Ini akan digelar berkelanjutan, sesuai dengan komitmen kami untuk terus memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.

Untuk itu, Mukaffi berharap bantuan yang disalurkan dapat sedikit meringankan beban hidup masyarakat yang kurang mampu dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang menerimanya.

“Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan mereka, terutama di tengah kondisi ekonomi yang sulit seperti sekarang,” pungkasnya.

(Tim Red)

Kontrol Dapur Pengolahan Bahan Makanan, Kalapas Banyuwangi Pastikan Makanan Telah Sesuai dengan Menu Harian

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi melanjutkan kontrol terhadap seluruh lingkungan kantor. Kali ini kontrol dilakukan pada dapur tempat pengolahan bahan makanan untuk warga binaan, Jumat (24/1).

Kontrol pada dapur itu dilakukan untuk mengetahui proses pengolahan bahan makanan dan memastikan bahwa makanan yang didistribusikan telah sesuai dengan menu harian yang ditetapkan.

“Terdapat 10 hari siklus menu makanan yang didistribusikan kepada warga binaan, jadi pengulangan menu dilakukan setiap 10 hari,” ujar Mukaffi.

Menurutnya, dapur pengolahan bahan dan makanan di Lapas Banyuwangi telah sesuai dengan standar yang ditetapkan, salah satunya adanya pemisahan area basah dan area kering.

“Pemisahan itu dilakukan untuk menjamin kebersihan dan kesehatan makanan yang dihasilkan,” terangnya.

Untuk itu, Ia menghimbau kepada petugas pengolah bahan dan makanan dan warga binaan yang dipekerjakan pada dapur untuk terus menjaga kualitas makanan yang setiap harinya dibagikan kepada warga binaan.

Selain itu, Mukaffi juga berharap agar menu makanan disesuaikan dengan pemenuhan gizi bagi warga binaan, sehingga hak kesehatan warga binaan dapat terpenuhi dengan baik.

“Salah satu hak warga binaan yaitu mendapatkan kesehatan yang layak, dan salah satunya dari pemenuhan makanan yang bergizi,” pungkasnya.

(Tim Red)

Revitalisasi Minta di Segerakan Pasar Tradisional Sedanau di Tutup Akibat Kerusakan

YUTELNEWS.com | Sedanau – Pasar tradisional di Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, terpaksa ditutup akibat kerusakan yang semakin parah. Keputusan ini diambil oleh Lurah Sedanau, Subhan, untuk menjaga keselamatan masyarakat dari potensi bahaya.

Dalam wawancara dengan media pada Kamis, 23 Januari 2025, Subhan mengungkapkan bahwa pasar tersebut sudah tidak layak digunakan. “Pasar sudah kami palang dan kami kosongkan karena kerusakannya cukup parah. Kami khawatir jika ada yang tertimpa atau papan lantainya patah, ini bisa sangat berbahaya,” ujar Subhan.

Pihak kelurahan telah mengajukan usulan revitalisasi pasar ke Pemerintah Daerah (Pemda) dengan harapan perbaikan dapat segera dilakukan. “Kami sudah mengusulkan revitalisasi atau perbaikan pasar ini ke Pemda, dan mudah-mudahan tahun ini rencana itu bisa terealisasi,” tambahnya.

Sementara menunggu perbaikan, Subhan meminta para pedagang untuk bersabar dan berjualan di lokasi sementara. “Kami berharap para pedagang bisa bersabar. Untuk sementara, mereka dapat berjualan dari rumah atau di kaki lima sampai pasar selesai direhabilitasi,” tuturnya.

Penutupan pasar ini merupakan langkah preventif untuk memastikan keselamatan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi perbaikan yang diharapkan dapat mengembalikan fungsi pasar sebagai pusat aktivitas ekonomi di Sedanau.

(Darmansyah)

MA Proses Surat Konfirmasi dan Klarifikasi dari PWO Dwipa ke Tuaka Pengawasan

YUTELNEWS.com | Jakarta – Mahkamah Agung meneruskan Surat Konfirmasi dan Klarifikasi dari Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (PWO Dwipa) tentang gugatan ulang Hak Kekayaan Intelektual Merek Persaudaraan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) per tanggal 16 Januari 2025. Hal ini disampaikan Ketua Umum PWO Dwipa Feri Rusdiono di Kantor PWO Dwipa Jakarta, Rabu (22/1/2025).

Sebelumnya, merek PITI digugat kembali oleh penggugat (Sdr. Serian) dan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengeluarkan putusan sepihak dengan No. 82/Pdt.Sus-Merel/2024/PN.Jkt.Pst. Hal tersebut sangat disayangkan oleh Ketua Umum PITI Dr. Ipong Wijaya Kusuma atau Dr. Ipong Hembing Putra. Sebab, adanya ketidakadilan di Pengadilan Niaga pada PN Jakarta Pusat.

“Kasus ini perlu kita awasi hingga tuntas. Jika MA mengawasi, juga harus tuntas kasih penjelasan ke publik. PN Jakarta Pusat juga gitu. Sebaiknya dijelaskan juga,” kata Feri.

Lebih lanjut, Feri juga menjelaskan bahwa tugas PWO Dwipa di sini membantu para wartawan anggota PWO Dwipa dalam mengkonfirmasi beritanya terkait HKI Merek PITI ini.

“Kita, kan, kumpulan wartawan, ya, jadi ikut andil dalam kontrol pemerintah, bukan penyerang. Tujuan kita meminta konfirmasi dan klarifikasi ini agar terhindar dari kesalahpahaman dalam pemberitaan wartawan anggota organisasi kami,” ujar Feri.

Feri sendiri juga sangat menyayangkan terbitkan putusan No. 82/Pdt.Sus-Merek/2024/PN.Jkt.Pst. tersebut. Sebab, putusan tersebut muncul tanpa kehadiran tergugat, yaitu Ketua Umum PITI Dr. Ipong Wijaya Kusuma atau Dr. Ipong Hembing Putra. Ia pun kaget dengan putusan tersebut.

“Ya, saya kaget. Ini sudah selesai masih digugat. Kita melakukan konfirmasi ini demi keadilan hukum di Indonesia. Kalau MA dan PN Jakpus menjelaskan dan mengusutnya, saya kira kepercayaan publik akan meningkat terhadap hukum Indonesia,” kata Dr. Ipong.

Reporter: singgih

Penjabat Gubernur Dan Gubernur Jabar Terpilih Selaraskan Pembangunan Tim Transisi Bentukan Pemdaprov Terus Berjalan

YUTELNEWS.com | Bandung, Jabar – Penjabat Gubernur Bey Machmudin dan Gubernur Jabar terpilih Dedi Mulyadi sepakat untuk mengakselerasi dan menyelaraskan pembangunan menjelang pelantikan Gubernur/Wakil Gubernur Jabar terpilih, Usai Rapat Pimpinan bersama Dedi Mulyadi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (22/01/2025), Bey mengatakan penyesuaian program Pemda Provinsi dengan visi misi Gubernur terpilih saat ini sedang berjalan.

“Postur APBD nanti akan lebih cepat lagi mengakselerasi pembangunan,” ujar Bey Machmudin.

Kata Bey, salah satu fokus yang disorot Gubernur terpilih adalah perbaikan jalan. “Beliau (Dedi Mulyadi) menekankan pentingnya memperbaiki infrastruktur jalan, agar perjalanan antarwilayah lebih nyaman. Ini tentu sangat positif,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jabar terpilih Dedi Mulyadi menekankan penting bagi birokrasi yang nanti akan dipimpinnya, untuk memenuhi janji kampanye yang telah disampaikan kepada masyarakat.

Seluruh janji kampanye saya harus direalisasikan. Prioritas kami adalah layanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, listrik, air bersih, dan perumahan,” sebut Dedi.

Dedi juga menyoroti perlunya perbaikan layanan kesehatan dengan meningkatkan kapasitas rumah sakit di seluruh wilayah Jawa Barat agar setara.

“Tidak boleh ada lagi antrean panjang di rumah sakit. Semua rumah sakit harus punya kemampuan yang sama,” katanya.

Dalam bidang infrastruktur, Dedi menegaskan tidak boleh ada lagi jalan rusak atau berlubang. “Kualifikasi jalan akan diperbaiki, disesuaikan dengan fungsinya, apakah untuk daerah pertanian atau industri,” ujarnya.

Selain itu, Dedi juga menargetkan penyediaan listrik bagi 140.000 warga yang saat ini belum terlayani. Maka dari itu, Dedi menekankan efisiensi anggaran.

“Pasti ada nomenklatur (di APBD) yang digeser, besarannya yang diubah. Angka-angka yang dianggap tidak efisien dan tidak produktif akan dicoret. Inilah yang akan didorong,” kata Dedi.

Dari efisiensi anggaran itu, Dedi menjanjikan akan ada tambahan anggaran signifikan pada APBD Perubahan 2025 untuk dipergunakan sebesar – besarnya bagi kepentingan masyarakat.

“Setelah saya menganalisis (APBD Murni), maka ditemukan angka yang mudah-mudahan bisa di atas Rp2 triliun untuk belanja publik di (APBD) Perubahan,” ungkapnya.

Dedi juga mengapresiasi inisiatif Penjabat Gubernur Bey Machmudin membentuk tim transisi yang terdiri dari ASN Pemda Provinsi. “Ini memastikan kesinambungan dalam pelaksanaan kebijakan,” pungkasnya.**
Sumber: HUMAS JABAR;

Yans

H.Asep Ikhsan S.E.,S.Pd.,M.M : Yayasan STIKINDO Wirautama Siap Menjadi Kontributor Tenaga Medis Untuk di Kabupaten Bandung

YUTELNEWS.com | Bandung – Yayasan Pembangunan Generasi Muda Indonesia ( YPPGMI ),yang menaungi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indonesia ( STIKINDO ) Wirautama, gelar acara Wisuda untuk 77 orang lulusan tenaga kerja kesehatan dan Angkat Sumpah janji Pra Klinik bagi 400 orang Mahasiswa/i tahun Akademik 2024–2025, bertempat di Ball Room Hotel Grand Sunshine Soreang kabupaten Bandung .Rabu 22/01/2025.

Ketua Yayasan YPPGMI dan juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD kabupaten Bandung H.Asep Ikhsan S.E.,S.Pd.,M.M mengatakan.” Ucapkan banyak terima kasih kepada semua yang hadir dalam acara Wisuda kepada tamu undangan yang sudah mendukung acara ini.

Kepada Pimpinan Komisi D DPRD kabupaten Bandung, Perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah 4 Jabar Banten, Para kepala Rumah Sakit dan Puskesmas se– kabupaten Bandung, juga Perwakilan dari Organisasi Profesi PPNI Wilayah Jawa Barat, PB IBI kabupaten Bandung dan juga kepada para Panitia yang selama ini bekerja keras demi terlaksananya acara ini. Wisuda dan Sumpah janji Pra Klinik STIKINDO Wirautama kabupaten Bandung,pada tahun 2025 merupakan Wisuda angkatan yang ke–23 di Sekolah Tinggi Kesehatan Indonesia Wirautama.” Tuturnya Asep Ikhsan

Sebanyak 77 lulusan tenaga kerja kesehatan sudah siap mengaplikasikan ilmu pengetahuan juga keahliannya di tengah–tengah masyarakat dan sudah siap mengabdi sebagai tenaga ahli medis yang propesional,dengan bekal ilmu selama menimba pendidikan di STIKINDO Wirautama.Mereka akan mampu bersaing di kancah persaingan global.” ujarnya,Asep Ikhsan

H Asep Ikhsan selaku Pendiri STIKINDO Wirautama, ia juga sebagai Legislator dari Partai Demokrat berikan amanat kepada para Wisudawan/i, agar bisa menjaga nama baik dirinya juga nama baik Almamater di lingkungan masyarakat dalam mengabdi atau bekerja sebagai tenaga medis yang profesional dimanapun tempat kalian bekerja.” Kata Asep Ikhsan

STIKINDO Wirautama yang beralamat di Jalan Laswi Desa Manggungharja kecamatan Ciparay kabupaten Bandung,sudah membuat MOU dengan beberapa Perusahaan Medis di Luar Negri,seperti dengan Pusat Layanan Kesehatan atau Rumah Sakit di Korea Selatan,Jepang,Jerman dan Arab Saudi.Maka dari itu kami membuka kesempatan kepada seluruh lulusan STIKINDO untuk bekerja sebagai tenaga kerja Migran ke Luar Negri.” ujarnya, Asep Ikhsan

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD kabupaten Bandung,juga sebagai Pendiri STIKINDO Wirautama dan Ketua Yayasan YPPGMI ini berharap.” Semoga Wisudawan/i STIKINDO Wirautama bisa menjadi kontributor tenaga Medis di tengah–tengah kekurangan tenaga Medis di kabupaten Bandung dan semoga menjadi insan–insan Medis yang berdaya saing dan tetap berpegang teguh pada sumpah dan janji sebagai tenaga Medis.” tukasnya, Asep Ikhsan.

Yans

Berdayakan Fatayat NU, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Reni Rahayu Fauzi, Dukung Penambahan Kader Program Perempuan Kawal JKN

YUTELNEWS.com | Bandung – Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi mendukung dan mengapresiasi Program Perempuan Kawal JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) yang berperan sangat penting dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat di bidang kesehatan, khususnya bagi warga miskin.

Untuk itu Renie mendukung adanya penambahan kader JKN ini yang semula hanya 7 orang untuk menangani warga miskin se-Kabupaten Bandung menjadi 31 kader. Ketujuh orang kader yang ada itu pun, kata Renie, atas hasil kolaborasi AKATIGA Pusat Analisis Sosial dan Fatayat Nahdatul Ulama, didukung oleh Program The Global Partnership for Social Accountability (GPSA) dari Bank Dunia.

“Kami sangat berharap para kader JKN ini ada di tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung. Artinya, ada 31 kader untuk 31 kecamatan, dengan memberdayakan kader Fatayat NU Kabupaten Bandung, karena dari pusatnya pun demikian,” ungkap Renie saat monitoring Program Perempuan Kawal JKN, di Gedung SLRT Soreang, Kamis (23/1/2025).

Dengan demikian, imbuh Renie, permasalahan terkait dengan kesehatan yang ada di Kabupaten Bandung khususnya masyarakat miskin, bisa benar-benar tertangani dengan baik, seperti urusan pendataan masyarakat miskin maupun pelayanan kesehatannya.

“Kami juga akan terus mengupayakan supaya para kader JKN ini mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Bandung, mengingat peranannya yang sangat strategis dalam membantu pemerintah di bidang pelayanan kesehatan. Selama ini kan hanya di-support oleh Program GPSA dari Bank Dunia.,” ucap pimpinan DPRD Fraksi PKB ini.

Program Perempuan Kawal JKN merupakan program kolaborasi multipihak yang menjalankan pendampingan kepada masyarakat miskin, agar bisa mendapatkan layanan kesehatan sesuai yang dijanjikan oleh JKN.

Program Perempuan Kawal JKN ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat miskin. Program dilaksanakan atas kolaborasi AKATIGA Pusat Analisis Sosial dan Fatayat NU, didukung oleh Program The Global Partnership for Social Accountability (GPSA) dari Bank Dunia.

Pembelajaran dari proses pendampingan rutin didiskusikan dengan stakeholder terkait di pusat dan daerah, yaitu pelaksana JKN, penyedia layanan kesehatan, dan pemerintah, dalam rangka meningkatkan kualitas layanan baik di tingkat tapak maupun di ranah kebijakan.

BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan menyambut baik kegiatan ini, begitu juga dengan mayoritas stakeholder di daerah karena bisa meningkatkan pelayanan fasilitas kesehatan, membantu daerah mencapai UHC (Universal Health Coverage), dan membantu masyarakat miskin mendapat layanan kesehatan.

Yans

Bangun Pendekatan Persuasif, Kalapas Banyuwangi Sapa Warga Binaan

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi yang baru menjabat mulai menyapa warga binaan dengan mengunjungi blok hunian, Kamis (23/1).

Mukaffi mengunjungi blok hunian dengan didampingi beberapa pejabat struktural. Langkah itu diambil untuk membangun pendekatan persuasif dengan warga binaan, khususnya dalam hal keamanan dan ketertiban di Lapas.

Selain menyapa warga binaan sebagai perkenalan awal sebagai Kalapas baru, Mukaffi juga menyempatkan diri duduk bersama dan berdialog bersama warga binaan.

Dalam kesempatan itu, Mukaffi ingin memastikan bahwa hak-hak warga binaan telah tersampaikan dengan baik, mulai dari layanan makanan, kesehatan, hingga hak yang berkaitan dengan integrasi.

“Kami sampaikan kepada warga binaan bahwa seluruh hak mereka bisa didapatkan dengan gratis, bahkan dalam pengurusan berbagai hak integrasi,” ujarnya.

Mukaffi menghimbau agar warga binaan mematuhi segala aturan yang ada dan mengikuti kegiatan pembinaan dengan sebaik-baiknya.

“Patuhi aturan yang ada serta ikuti berbagai pembinaan sebagai bekal yang dapat dimanfaatkan ketika bebas nanti,” pesannya.

Pria asli Madura itu pun berharap warga binaan saling menjaga keamanan dan ketertiban Lapas. Sekecil apapun informasi yang berkaitan dengan potensi gangguan keamanan agar dapat disampaikan kepada petugas.

“Sampaikan kepada kami apabila ada hal-hal yang berpotensi menjadikan Lapas ini tidak aman agar dapat segera ditindaklanjuti dengan tepat,” pungkasnya.

(Tim Red)

Sepakati Komitmen Bersama, Kalapas Banyuwangi Tegaskan Kerja Cepat dan Tepat

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Seluruh pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi melaksanakan deklarasi janji kinerja, pakta integritas dan penandatanganan komitmen bersama pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kamis (23/1).

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Lapas Banyuwangi itu dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Banyuwangi Mochamad Mukaffi dan diikuti oleh seluruh pegawai.

Deklarasi janji kinerja, pakta integritas dan komitmen bersama itu disepakati sebagai penegas komitmen seluruh jajaran Lapas Banyuwangi untuk terus memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat maupin warga binaan dan menciptakan birokrasi yang bersih, serta menghindari segala bentuk penyimpangan.

Dalam kesempatan itu, Mukaffi menegaskan agar seluruh pegawai untuk bekerja dengan cepat dan tepat, sehingga setiap target kinerja yang telah ditetapkan dapat diselesaikan dalam waktu yang ditentukan.

“Deklarasi yang telah dilaksanakan bukan hanya seremonial belaka, namun harus dijadikan sebagai pedoman dalam melaksanakan tugas sehari-hari,” tegasnya.

Menurutnya, komitmen bersama yang diucapkan merupakan salah satu bentuk integritas yang harus dilaksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh, serta berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP).

“Harus ada hasil nyata terhadap apa yang telah disepakati bersama, dan tentunya dalam prosesnya harus dilaksanakan sesuai dengan SOP yang berlaku,” ungkapnya.

“Jika SOP sudah dilaksanakan dengan baik, maka tidak akan ada resiko dalam pekerjaan,” imbuhnya.

Mukaffi menambahkan, dalam melaksanakan tugas dan memberikan layanan kepada masyarakat maupun warga binaan harus terus ditingkatkan dan dilakukan perbaikan dari sebelumnya.

“Saya berharap dengan kerjasama dan sinergi yang baik, Lapas Banyuwangi bisa mempertahankan bahkan meningkatkan berbagai prestasi yang telah dicapai,” pungkasnya.

(Tim Red)

Polresta Banyuwangi Perketat Pengamanan Kompetisi Sepak Bola Liga 4 PSSI Jatim 2025

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Polresta Banyuwangi bersama stage holder lainnya menggelar pengamanan ketat pada kompetisi sepak bola Liga 4 PSSI Jatim 2025. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Diponegoro Banyuwangi, Rabu (22/1/2025)

Perandingan hari ini menghadirkan laga dari dua grup, yaitu PS Sampang melawan Persebo Bondowoso serta Persewangi Banyuwangi menghadapi Persij Jember.

Dalam upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif, pengamanan dibagi ke dalam tiga zona utama: VIP, pintu masuk, dan area luar stadion.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menjelaskan bahwa telah Menerjunkan ratusan personel gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP, serta stewards dikerahkan untuk memastikan jalannya pertandingan berjalan lancar.

“Pengamanan ini dilakukan sesuai prosedur dan arahan, termasuk pemeriksaan ketat di pintu masuk stadion. Barang berbahaya seperti senjata tajam, korek api, dan benda lain yang berpotensi menimbulkan ancaman dilarang masuk ke area pertandingan,” tegasnya

Kabag Ops Kompol Idham khalid,S.H., M.H. mengatakan bahwa aturan ketat diterapkan bagi penonton. Pendukung dari luar daerah tidak diperkenankan mengenakan atribut atau menunjukkan status sebagai suporter tim mereka. Hal ini untuk mengantisipasi potensi konflik antarpendukung.

Kompol Idham Kholid, lebih lanjut menyampaikan bahwa pengamanan ini bertujuan memberikan rasa aman kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk pemain, ofisial, dan masyarakat yang hadir sebagai penonton.

“Kami imbau kepada masyarakat untuk mematuhi aturan dan membantu menjaga situasi tetap kondusif selama acara berlangsung,” ujar Kompol Idham.

Pertandingan ini juga mendapat perhatian dari Forkopimda Banyuwangi, yang dijadwalkan hadir untuk menyaksikan langsung jalannya laga.

Dengan pengamanan yang maksimal, diharapkan kompetisi sepak bola Liga 4 PSSI Jatim 2025 ini bisa berlangsung dengan sukses tanpa gangguan yang berarti.

(Tim Red)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.