Yayasan Senang Berbagi Kebaikan (SBK) Menerima Kunjungan Tim Survei Kesbangpol Kabupaten Pelalawan

YUTELNEWS.com | Pelalawan – Yayasan Senang Berbagi Kebaikan (SBK) resmi mengajukan permohonan untuk terdaftar di Kabupaten Pelalawan pada 18 Desember 2024. Ketua Yayasan SBK H. Muslimin, S.Pd.I menyampaikan apresiasi kepada Kesbangpol Pelalawan yang telah berkunjung dan melakukan survei ke kantor sekretariat SBK di Jalan Keluarga RT 03/RW 06, Kelurahan Pangkalan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau.

Turut hadir Akmamul Hadi, S.Sos, M.Si sebagai Kabid Ketahanan ekonomi, sosial, budaya, agama dan orkemas, T. SY. Haryantimas, SH, M.Si sebagai Kasubbid Ketahanan Ekonomi, sosial, budaya dan agama, Sarinah, SE Kasubbid sebagai Organisasi Kemasyarakatan, dan Wahyudi sebagai staf subbid ketahanan ekonomi, sosial, budaya dan agama, Penasehat yayasan SBK Sukeni, A.Ma, Wakil Ketua Ust. Muhammad Mashuri, dan Ketua bidang organisasi dan kemitraan Ust. Fakhri Ocu. Kunjungan ini menjadi langkah awal yang penting dalam mendukung legalitas dan pengembangan yayasan. Rabu (22/1/2025).

Ketua Yayasan SBK H. Muslimin, S.Pd.I, menjelaskan bahwa yayasan yang telah mendapatkan Surat Keputusan Kementerian Hukum dan HAM pada 28 Juni 2024 ini memiliki misi utama untuk berbagi kebaikan.

“Fokus utamanya adalah program sosial, khususnya layanan fardu kifayah. Program ini bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menangani kebutuhan terkait pemulasaraan jenazah, seperti kain kafan, ambulans, papan kubur, dan kebutuhan lainnya. Selain itu, kami memberikan pelatihan kepada para praktisi fardu kifayah dan di setiap pengurus masjid akan terus berkoordinasi dan berkolaborasi menyamakan persepsi,” jelasnya.

Pendiri SBK menyatakan bahwa ruang lingkup fardu kifayah sebenarnya mencakup empat hal, amar ma’ruf nahi mungkar, pendidikan, jihad, dan pelayanan pemulasaraan jenazah. Namun, SBK memprioritaskan layanan kepada jenazah sebagai bentuk tanggung jawab sosial yang mendesak. Visi yayasan adalah menyediakan layanan fardu kifayah satu pintu untuk memudahkan masyarakat, terutama dalam situasi darurat.

Lebih lanjut, H. Muslimin mengungkapkan bahwa layanan fardu kifayah sering kali kurang mendapat perhatian dari masyarakat maupun pemerintah. Hal ini berbeda dengan kegiatan dakwah atau pendidikan agama yang sudah banyak dilakukan oleh lembaga-lembaga lainnya. SBK ingin mengisi kekosongan tersebut dengan menghadirkan wadah yang menghimpun para praktisi layanan fardu kifayah agar lebih terorganisir.

Sebagai contoh, SBK pernah menangani jenazah yang ditemukan setelah dua hari meninggal dunia. Proses ini memerlukan waktu, tenaga, dan kesabaran yang luar biasa, termasuk menghadapi bau, darah, dan kondisi lainnya. Hal ini menunjukkan pentingnya kehadiran yayasan yang siap membantu dalam kondisi apapun.

Selain fokus pada layanan fardu kifayah, Yayasan SBK juga turut berkontribusi pada kegiatan kemanusiaan internasional. Yayasan ini pernah menggalang dana untuk Palestina dan berhasil mengirimkan bantuan senilai 17 juta rupiah. Dana tersebut digunakan untuk mendukung program dapur umum selama masa gencatan senjata, yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di sana. Dan masih berkelanjutan menabur segala kebaikan untuk masyarakat.

Kesbangpol Pelalawan, Akmamul Hadi, S.Sos, M.Si sebagai Kabid Ketahanan ekonomi, sosial, budaya, agama dan orkemas, memberikan apresiasi terhadap keberadaan Yayasan SBK. Mereka melihat yayasan ini sebagai lembaga yang sangat spesifik dan relevan dalam menangani masalah sosial, seperti penyelenggaraan jenazah dan penanganan jenazah terlantar atau membantu mualaf yang membutuhkan. Kesbangpol juga berkomitmen untuk melibatkan SBK dalam program-program pemerintah yang sesuai.

“Yayasan SBK telah banyak menyampaikan tentang latar belakang berdirinya Yayasan ini, kalau kita lihat berdasarkan catatan kami, ini yayasan lebih spesifik. Ketika ada kasus kasus temuan mayat, atau ada mualaf terlantar, bisa mengarahkan, sehingga mindset-mindset baik akan muncul dari masyarakat. Program-program yang sifatnya bisa dilibatkan insya Allah akan kita libatkan. Kami berterimakasih telah membantu kegiatan pemerintah,” ujarnya.

Dengan adanya Yayasan SBK, diharapkan kebutuhan layanan fardu kifayah di Kabupaten Pelalawan dapat lebih terakomodasi. Melalui pendekatan sosial dan sinergi dengan berbagai pihak, SBK ingin memastikan bahwa setiap lapisan masyarakat mendapatkan bantuan yang layak, terutama dalam situasi darurat dan kebutuhan mendesak.

( Ofelius Gulo )

Kapolresta Banyuwangi Pimpin Rakernis Fungsi Intelkam TA 2025 di Command Center

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., memimpin langsung kegiatan Rapat kerja Teknis ( Rakernis ) Fungsi Intelkam Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung pada Rabu (22/1/2025) di Commmand Center Polresta Banyuwangi.

Dalam Rakernis tersebut, Kapolresta menegaskan pentingnya sinergi dan penguatan fungsi intelijen keamanan untuk menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks di wilayah Banyuwangi.

Rakernis ini dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polresta Banyuwangi, perwira, dan personel terkait dari fungsi Intelkam.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyusun strategi dan program kerja intelijen yang efektif dalam mendukung pelaksanaan tugas-tugas kepolisian, baik dalam menjaga stabilitas keamanan maupun menghadapi potensi ancaman di masyarakat.

“Melalui Rakernis ini, kita harus mampu merumuskan langkah-langkah strategis yang inovatif dan relevan dengan tantangan keamanan di tahun 2025. Kolaborasi, pemanfaatan teknologi, dan kecepatan informasi adalah kunci utama keberhasilan kita,” tegas Kapolresta dalam sambutannya.

Rakernis berjalan lancar dengan sesi diskusi dan presentasi dari beberapa peserta untuk memberikan masukan strategis terkait penguatan fungsi intelijen.

Komitmen bersama dalam menjaga keamanan wilayah Banyuwangi menjadi penekanan utama dalam kegiatan ini.

Polresta Banyuwangi terus berupaya meningkatkan profesionalisme dan kinerja guna memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Rakernis ini diharapkan dapat menjadi pondasi kuat dalam mendukung tugas-tugas kepolisian sepanjang tahun 2025.

(Tim Red)

Polresta Banyuwangi dan Stakeholder Terkait Gelar Razia Tempat Hiburan Malam

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Dalam rangka menjaga kondusivitas wilayah, Polresta Banyuwangi bersama stage holder terkait menggelar razia di sejumlah tempat hiburan malam pada Selasa (21/1/2025) malam.

Razia ini dilaksanakan berdasarkan arahan Kapolda Jatim serta tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Banyuwangi mengenai penertiban dan pengawasan peredaran miras yang tanpa Ijin.

Dipimpin langsung oleh Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono,S.I.K ., beserta jajaran Pejabat Utama (PJU), kegiatan ini melibatkan anggota Polresta Banyuwangi dari berbagai satuan fungsi seperti Sat Narkoba, Sat Intelkam, Sat Samapta, Propam, TNI, Satpol PP, dan Dinas Pariwisata serta Dinas Perizinan Kab. Banyuwangi melaksanakan razia minuman keras (miras) di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM)

Operasi ini bertujuan untuk menertibkan peredaran miras golongan B dan C serta memastikan legalitas operasional tempat hiburan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sasaran razia kali ini mencakup sejumlah tempat hiburan, seperti karaoke dan bar, yang diduga menjual miras golongan B dan C. Aparat juga memeriksa kelengkapan dokumen, seperti SIUP MB dan SKPL untuk minuman beralkohol golongan tersebut.

Razia dibagi ke dalam tiga tim yang menyisir beberapa lokasi, yaitu:

Tim 1: sasaran Mascot, Mirah,
dan Mendut (Banyuwangi)
Razia dipimpin oleh Kasat
Samapta

Tim 2: Sasaran Fan Fan (Kabat)
dan Asika (Rogojampi)
Razia dipimpin oleh
Kasat Intel

Tim 3: Sasaran King Star (Jajag),
G Royal (Gambiran),
Heros(Jajag), dan Suka
Suka (Genteng)
Razia dipimpin oleh
Kabag ops,Kasat Narkoba

Dari sejumlah tempat hiburan yang menjadi sasaran operasi , Aparat gabungan menemukan 62 botol minuman gol B dan C di Tempat karaoke Grand Royal Gambiran yg tdk dilengkapi dg Siup MB SKPL B dan SKPL C.

Selain itu, petugas juga memberikan himbauan kepada pengelola tempat hiburan untuk tetap mematuhi peraturan demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Banyuwangi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Kami akan terus mengintensifkan razia seperti ini untuk memastikan masyarakat dapat merasa aman, terutama dari dampak negatif peredaran miras ilegal dan kegiatan yang melanggar hukum di tempat hiburan malam,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat karena dianggap mampu menekan angka kriminalitas yang berpotensi terjadi akibat penyalahgunaan minuman keras dan pelanggaran di tempat hiburan malam.

Operasi serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah Banyuwangi.

(Tim Red)

Wujudkan Asta Cita; Polresta Banyuwangi dukung Penanaman Jagung Serentak 1 juta Hektar

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Polresta Banyuwangi Polda Jatim kembali menunjukkan keseriusannya dalam mendukung Program Food Estate (Lumbung Pangan), yang merupakan progam Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Program ini bertujuan meningkatkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional untuk kesejahteraan masyarakat.

Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polri bersama Kementerian Pertanian menggelar acara penanaman jagung serentak di seluruh Indonesia dengan target lahan 1 juta hektar. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., bersama Menteri Pertanian melalui zoom meeting dari Subang, Jawa Barat.

Kapolresta Banyuwangi , Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K, M.Si, M.H., Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Festiandani,S.Pd., M.KP, Dandim 0825 Letko (Arh) Joko Sukoyo.S.Sos., M.Han., Dan lanal Banyuwangi yang diwakili oleh Mayor Mar Nyoman S., PJU Polresta Banyuwangi, TNI dan stage holder terkait serta warga sekitar perkebunan melaksanakan penanaman jagung di Glenmore, Selasa (21/1/2025)

Lahan yang ditanami jagung berada di bawah pengelolaan PTPN 1 Regional 5 perkebunan Kendeng lembu Kecamatan Glenmore dengan luas lahan 8 ha.

Kombes Pol Rama Samtama Putra menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari upaya mendukung program Asta Cita, yang salah satu misinya adalah mencapai swasembada pangan dan meningkatkan produksi pangan lokal.

“Penanaman jagung ini adalah wujud komitmen kami untuk mendukung program Presiden RI. Dengan memanfaatkan lahan, serta memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,”ujarnya.

Kapolresta Banyuwangi berharap program ini dapat meningkatkan produksi pangan di wilayah Kota Banyuwangi sehingga kebutuhan masyarakat terpenuhi.

“Kami juga berharap kegiatan ini, dari awal hingga akhir, membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat,”ungkap Kombes Pol Rama Samtama Putra

Program ini kata Kombes Pol Rama Samtama Putra tidak hanya bertujuan menciptakan stabilitas pangan nasional tetapi juga mendukung pengelolaan lahan secara optimal untuk mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

Selain itu, Kapolresta Banyuwangi ini mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur di sekitar mereka, menciptakan lapangan kerja, dan mendorong kemandirian pangan.

Kombes Pol Rama Samtama Putra akan menyiapkan lahan seluas 650 ha di Banyuwangi sebagai upaya untuk ketahanan pangan swasembada jagung.

Polresta Banyuwangi Polda Jatim membuktikan bahwa sinergi antara Pemerintah, Polri dan masyarakat dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

(Tim Red)

Kepala Lapas Banyuwangi Baru: Mochamad Mukaffi Siap Membawa Perubahan

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggelar serah terima jabatan Kepala Lapas yang baru, Rabu (22/01/2025). Agus Wahono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lapas Banyuwangi, menyerahkan tongkat estafet kepemimpinan kepada Mochamad Mukaffi, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Madiun.

Proses serah terima jabatan ini disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kadiyono, bertempat di Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Kadiyono menyampaikan harapan besar agar pergantian kepemimpinan ini membawa angin segar bagi pengelolaan di Lapas Banyuwangi. Ia menekankan bahwa peran Kepala Lapas sangat penting dalam menciptakan suasana yang kondusif, serta berorientasi pada program pembinaan yang dapat mengubah kehidupan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjadi lebih baik.

“Kami tentu sangat mengapresiasi langkah-langkah inovatif yang telah dilakukan sebelumnya, dan mendorong Kalapas baru untuk melanjutkan dan bahkan meningkatkan program-program tersebut,” ungkap Kadiyono.

Agus Wahono, yang kini akan mengemban tugas baru sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan pada Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah bekerja sama dengan baik selama masa jabatannya.

“Tanpa adanya sinergi dan kolaborasi dari berbagai pihak, pelaksanaan tugas di Lapas Banyuwangi tidak akan berjalan dengan maksimal,” ujar Agus. Ia juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, baik internal Lapas maupun eksternal seperti Forkopimda, aparat penegak hukum (APH), dan stakeholder terkait, untuk mewujudkan berbagai perubahan yang berdampak positif.

Sementara itu, Mochamad Mukaffi, Kepala Lapas Banyuwangi yang baru, menegaskan komitmennya untuk mempertahankan dan meningkatkan capaian yang telah diraih oleh Agus Wahono dan tim sebelumnya.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Oleh karena itu, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk bersama-sama mewujudkan Lapas Banyuwangi yang lebih maju,” ucap Mukaffi dengan penuh semangat.

Mochamad Mukaffi juga bertekad untuk melanjutkan berbagai program pembinaan yang sudah berjalan dengan baik, serta mengedepankan sinergi antara pegawai dan stakeholder lainnya.

“Dengan tekad dan niat yang kuat, serta kerjasama yang solid, kami yakin Lapas Banyuwangi akan semakin maju dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta Warga Binaan,” tambahnya.

Kegiatan serah terima jabatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Banyuwangi, jajaran Forkopimda, Kepala UPT Pemasyarakatan se-Korwil Jember, serta berbagai mitra kerja Lapas Banyuwangi.

(Tim Red)

RKBK Banyuwangi: Wadah Diskusi, Advokasi, dan Kolaborasi Sosial

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) yang terletak di ujung pojok tenang JL Kapten Piere Tendean Gang Rumah Kebangsaan No 1-3 Karangrejo, timur/belakang Hotel Selamet Banyuwangi, Jawa Timur, adalah sebuah organisasi sosial yang dirintis oleh Hakim Said, SH, seorang penggiat dan jurnalis senior di Banyuwangi bersama se-abrek kru-nya, sejak 12 Januari 2019 dan di launching bersama Bakesbangpol Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur pada tahun 2022 masa Plt. Kepala Badannya Muhammad Lutfi,S.Sos M.Si. Dengan visi besar untuk menjadi pusat pengembangan masyarakat yang maju, beradab, toleran, inklusif, dan saling menghormati. RKBK berkomitmen untuk membangun masyarakat yang harmonis, adil, dan bermartabat. Fokus utama dari RKBK adalah menciptakan wadah inklusif yang memungkinkan diskusi lintas agama dan budaya, serta memperjuangkan hak-hak masyarakat melalui pendidikan, seni, budaya, dan advokasi.

Misi dan Aktivitas RKBK

RKBK memiliki empat misi utama yang menjadikannya sebagai aktor penting dalam pemberdayaan masyarakat Banyuwangi. Pertama, menciptakan ruang yang inklusif bagi masyarakat dari berbagai latar belakang untuk berdiskusi, berkreasi, dan beradvokasi. Kedua, RKBK memfasilitasi berbagai kegiatan positif seperti diskusi publik, pelatihan, kajian, pendidikan, serta kegiatan seni dan budaya yang dapat memperkaya wawasan dan keterampilan masyarakat. Ketiga, sebagai rumah advokasi kebangsaan, RKBK tidak hanya berperan sebagai penyelenggara kegiatan, tetapi juga sebagai pendamping masyarakat dalam menyelesaikan berbagai masalah hukum dan sosial. Keempat, RKBK mendorong terciptanya masyarakat yang lebih baik melalui prinsip 3KO (Komunikasi, Koordinasi, dan Kolaborasi), yang menjadi dasar bagi semua aktivitas mereka.

*Kegiatan Utama RKBK*

Sebagai organisasi yang berfokus pada pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, RKBK menyelenggarakan berbagai kegiatan yang mencakup berbagai sektor kehidupan masyarakat. Di antaranya adalah:

1. Diskusi Publik: Forum terbuka yang membahas isu-isu sosial, budaya, hukum, dan agama yang relevan, memberikan ruang bagi masyarakat untuk berbagi pandangan dan mencari solusi bersama.

2. Pendidikan dan Pelatihan: RKBK menyelenggarakan berbagai pelatihan dan workshop yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas individu maupun komunitas dalam berbagai bidang.

3. Kajian: Melakukan kajian mendalam terhadap isu-isu strategis yang memengaruhi kehidupan masyarakat, serta merumuskan langkah-langkah solusi.

4. Advokasi Sosial: Menjadi garda depan dalam mendampingi masyarakat yang menghadapi masalah hukum dan sosial, memberikan pendampingan yang lebih terarah dan efektif.

5. Pendampingan Masyarakat: Memberikan bantuan dalam bentuk pendampingan hukum, sosial, serta ekonomi bagi mereka yang membutuhkan.

6. Bakti Sosial: Mengadakan kegiatan sosial, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian bantuan, dan kegiatan kemanusiaan lainnya yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat

7. Kegiatan Seni dan Budaya: Memperkaya kehidupan masyarakat dengan menyelenggarakan acara seni, pameran budaya, dan kolaborasi lintas komunitas untuk memperkenalkan kekayaan seni budaya lokal.

8. Kemitraan Edukasi Bisnis dan UMKM: Melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan pelatihan, bimbingan, dan dukungan kepada pelaku usaha mandiri dan UMKM agar dapat berkembang dan mandiri.

9.Kampanye Generasi Sehat: Melalui program kampanye anti HIV/AIDS dan anti narkoba, RKBK berupaya meningkatkan kesadaran di kalangan pelajar dan masyarakat mengenai bahaya penyebaran HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba, serta mendorong terciptanya generasi yang sehat dan bebas dari narkoba.
10. Berperan aktif melakukan pencegahan: Tiga dosa besar pendidikan, Kekerasan seksual, Perundungan/Bullying, dan Intoleransi, serta Kenakalan Remaja. Dengan cara melakukan sosialisasi dan edukasi kepada siswa-siswi di sekolah, dan masyarakat.

Nilai dan Prinsip RKBK

RKBK memegang teguh sejumlah prinsip dasar yang mendasari seluruh kegiatannya. Salah satunya adalah menjadi *ruang publik inklusif,* yaitu tempat yang aman dan nyaman bagi setiap individu, tanpa memandang latar belakang. Selain itu, RKBK juga menekankan *fokus pada solusi* dengan mencari jalan keluar yang efektif atas permasalahan yang dihadapi masyarakat. *Kolaborasi* menjadi kunci untuk mencapai tujuan bersama, dengan menjalin kemitraan dengan berbagai pihak, seperti pemerintah, swasta, dan komunitas lainnya. RKBK juga sangat *berbasis masyarakat,* artinya segala kegiatan yang dilakukan berlandaskan pada kebutuhan dan aspirasi masyarakat setempat.

*Mengajak Masyarakat untuk Berpartisipasi*

RKBK tidak hanya mengundang partisipasi dari mereka yang sudah menjadi anggota, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat luas untuk bergabung dan berkontribusi. Masyarakat dapat terlibat dengan cara menjadi anggota, relawan, atau bahkan memberikan donasi untuk mendukung keberlanjutan kegiatan yang dijalankan. Keikutsertaan aktif dari berbagai kalangan ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya visi RKBK dalam menciptakan masyarakat Banyuwangi yang lebih baik dan inklusif.

RKBK Banyuwangi merupakan contoh konkret bagaimana sebuah komunitas sosial dapat berperan penting dalam mengatasi berbagai persoalan sosial, hukum, dan budaya. Dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, RKBK berhasil menciptakan ruang bagi kolaborasi dan dialog, serta menjadi garda depan dalam pemberdayaan masyarakat. Keberadaan RKBK menjadi simbol bahwa perubahan yang lebih baik dimulai dari masyarakat itu sendiri, dengan semangat inklusivitas, kerjasama, dan gotong royong.

Mari bersama RKBK membangun Banyuwangi yang lebih baik, harmonis, dan inklusif !
Untuk informasi lebih lanjut:
Kontak:
– 085232648211
– 082338355251

(Tim Red)

Polresta Banyuwangi Terjunkan Ratusan Personil Pengamanan Sepak Bola Liga 4 PSSI Jawa Timur

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Polresta Banyuwangi melaksanakan pengamanan pertandingan hari pertama Babak 32 Besar Grup AA Liga 4 PSSI Jawa Timur, Senin (20/1/2025).

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Diponegoro, Banyuwangi, berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memimpin langsung pengamanan didukung oleh Kabagops Kompol Idham Kholid,S.H., M.H., Kasat Binmas Kompol Toni Irawan, S.H. M.H., dan jajaran pejabat utama lainnya.

Selain itu, ratusan personel Polresta Banyuwangi dikerahkan untuk memastikan keamanan di dalam dan sekitar stadion.

Dua pertandingan berlangsung dalam pengamanan ketat. Pertandingan pertama antara PERSEBO 1964 Bondowoso dan PERSID Jember berakhir dengan skor 1-1. Pertandingan kedua mempertemukan tuan rumah PERSEWANGI Banyuwangi melawan PERSESA Sampang dengan hasil akhir 0-0.

“Kami menempatkan personel di titik-titik strategis untuk menjaga keamanan dan kenyamanan semua pihak yang hadir.
Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti,” ujar Kombes Pol Rama Samtama Putra.

Polresta Banyuwangi terus berkomitmen mendukung kelancaran acara dengan memastikan situasi tetap kondusif selama pertandingan berlangsung.

Langkah pengamanan ini adalah bagian dari implementasi Polri Presisi dalam mendukung kegiatan olahraga dan menjaga ketertiban masyarakat.

(Tim Red)

Kapolresta Banyuwangi berikan Arahan kepada Personel dalam Apel Jam Pimpinan

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Dalam Apel jam pimpinan merupakan kegiatan rutin dengan dipimpin oleh Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., memberikan arahan, atensi, dan penekanan kepada personel Polresta Banyuwangi, Senin (20/1/2025).

Sebelum memberikan arahan, apel pagi diawali dengan pengucapan Tribrata, Catur Prasetya dan Panca Prasertya Korpri yang merupakan pedoman hidup dan pedoman kerja anggota Polri dan PNS yang dibacakan oleh personel yang telah ditunjuk.

Membuka arahannya Kombespol Rama Samtama Putra mengajak seluruh personel untuk mengucap syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberikan kesehatan untuk dapat melaksanakan tugas sebagai anggota Polri.

”Saya mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada seluruh personel atas kinerja selama satu minggu terakhir yang dinilai sangat baik dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Banyuwangi,”ujarnya.

Lebih lanjut Kapolresta Banyuwangi menekankan kepada seluruh personel untuk Layani masyarakat dengan hati, mari kita getarkan tiap jengkal langkah kita utk perbuatan baik dan bermanfaat buat masyarakat.”tegasnya

Kapolresta Banyuwangi juga menekankan agar personel melaksanakan tugas dengan profesionalisme dan humanis, kurangi pelangaran yang mencoreng instutusi kepolisian dan layani masyarakat dengan baik. ” tandasnya

Kombes Pol. Rama Samtama Putra menjelaskan bahwa agenda minggu ini cukup padat, Salah satunya adalah pelaksanaan Liga 4 Kapal Api putaran 32 besar yang diadakan di Banyuwangi.
dan lari running 5K dan 10K di Pantai Marina Boom.

Kapolresta Banyuwangi juga menekankan pentingnya pengawasan dan penindakan terhadap peredaran minuman keras ilegal yang ada di wilayah hukum Banyuwangi.

“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polresta Banyuwangi untuk menciptakan kondusifitas keamanan wilayah Banyuwangi,”pungkasnya .

Sebagai penutup, pimpinan apel mengingatkan kembali empat arahan penting yang harus dipegang oleh seluruh personel, yaitu:
1. Jaga diri dengan terus meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme.
2. Jaga keluarga dengan menjaga keharmonisan dan komunikasi yang baik.
3. Jaga hubungan baik dengan masyarakat dan instansi terkait demi sinergi yang optimal.
4. Jaga nama baik institusi Polri dengan memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

(Tim Red)

Jalan Tanjakan Tapau Desa Air Lengit Dinas PU Natuna Tanggap Siap Tangani Masalahnya

YUTELNEWS.com | Natuna, 20 Januari 2025 — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Natuna bergerak cepat menanggapi pemberitaan terkait kondisi jalan tanjakan Tapau di Desa Air Lengit, Kecamatan Bunguran Tengah, yang dipenuhi tumpukan rendemik akibat kelalaian pihak tertentu.

Kabid Bina Marga Dinas PU Natuna, Wan Ta Riri, saat ditemui oleh tim Go Indonesia di kantornya di Bukit Arai, Kecamatan Bunguran Timur, menyampaikan bahwa pihaknya langsung bertindak setelah menerima laporan. “Setelah berita mengenai jalan itu kami terima, kami segera mengonfirmasi pihak yang diduga secara tidak sengaja menumpahkan rendemik di jalan tersebut. Mereka telah menyatakan siap memperbaiki dan meminta maaf atas kelalaiannya,” ujarnya.

Wan Ta Riri juga memastikan akan memantau langsung proses perbaikan jalan. “Hari ini, sekitar pukul 09.30 WIB, saya turun ke lapangan untuk memastikan perbaikan berjalan lancar. Kami menegaskan bahwa setiap isu yang menyangkut kepentingan masyarakat akan segera kami tindaklanjuti,” tegasnya.

Tim media yang turut memantau kegiatan di lapangan membenarkan bahwa proses perbaikan jalan sudah dilakukan, meskipun belum sepenuhnya selesai. Salah satu pimpinan pihak yang bertanggung jawab menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan perbaikan dalam waktu satu hari demi keselamatan pengguna jalan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Bunguran Tengah dan Kepala Desa Air Lengit. Kepala Desa Air Lengit mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) yang telah aktif mempublikasikan kondisi jalan tersebut hingga mendapat perhatian dari Dinas PU dan perusahaan terkait.

Langkah cepat ini menjadi bukti nyata sinergi antara media, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga fasilitas umum demi kepentingan bersama.

(Darmansyah)

Minta Polda Maluku Tangkap Sarifudin Dan Istrinya Bawa Nama Jenderal, Untuk Melancarkan Bisnis B3 Nya

YUTELNEWS.com | Kabupaten Buru – Sering bawa-bawa nama Jenderal untuk menakut-nakuti masyarakat, Syarifudin asal Kalimantan dan istrinya Feby Pallu yang tinggal di desa Debowae (unit 18), Kecamatan Wailata, Kabupaten Buru bebas menjual barang berbahaya beracun (B3).

Syarifudin dan istrinya diduga menjadi gembong peredaran B3 sejak beberapa tahun terakhir.

Sumber terpercaya menyebutkan, beberapa anggota TNI dan Polri yang datang ke dia selalu diancam dan digertak untuk dilaporkan ke Jenderal yang dia maksud tanpa menyebut nama Jenderal dari TNI atau Polri.

“Syarifudin dan istrinya adalah pengedar B3 di wilayah gunung botak dan sekitarnya, mereka selalu bawa-bawa nama Jenderal untuk melindungi bisnis ilegal mereka. Olehnya itu kami minta Kapolda Maluku menangkap keduanya karena sudah sangat meresahkan warga”, ujar Ridwan, pemerhati lingkungan.

Ridwan mendesak Kapolda Maluku untuk menginterogasi Syarifudin dan istrinya karena sering bawa-bawa nama Jenderal karena hal tersebut akan merusak nama instusi TNI maupun Polri.

Ridwan berharap keduanya segera diproses karena kalau dibiarkan maka mereka akan semakin menjadi-jadi.

Ridwan menyesalkan Syarifudin dan istrinya yang bawa-bawa nama Jenderal sebagai tameng untuk melindungi kejahatan mereka.

“Syarifudin dan istrinya itu siapa sih kok bawa-bawa nama Jenderal, dia pikir kami takut, bilang dia buka mata dan gunakan akal sehat bahwa tidak sedikit jenderal yang dipecat dan dipenjarakan karena melidungi bisnis ilegal”, kecam Ridwan.

FEBY PALLU TO POLDA MALUT

Febby Pallu diketahui masuk daftar Target Operasi (TO) Polda Maluku Utara (Malut). Febby diketahui merupakan pemain di tambang emas Subibi kemudian melarikan diri ke Buru.

Febby diceritakan secara terang-terangan menjual B3 di depan jalan lintas Mako-Kaiely dan di Wamsaid jalur B.
B3 milik Feby dan suaminya disimpan dengan aman di gudang desa Debowae dan Wamsait.

Kabiro buru ( M Masuku)

MAN 1 Banyuwangi Torehkan Prestasi Literasi, Artikel Siswa Jadi Buku

YUTELNEWS.com  | BANYUWANGI, Prestasi luar biasa kembali diraih oleh siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banyuwangi. Artikel yang mereka tulis berhasil dimuat di media cetak terbesar di Kabupaten Banyuwangi dan kini telah dirangkum dalam beberapa buku yang diterbitkan sesuai dengan kelas masing-masing. Hal ini disampaikan oleh Guru Bahasa Indonesia, Nurul Ludfia Rochmah, Minggu 19 Januari 2025.

Nurul Ludfia Rochmah, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Yayasan Lentera Sastra Banyuwangi, mengungkapkan bahwa keberhasilan siswa dalam menulis artikel untuk media cetak ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi siswa lainnya. “Artikel yang dimuat di media cetak ini membangkitkan semangat siswa untuk terus berkarya. Mereka merasa bangga karena karya mereka diapresiasi oleh khalayak luas,” ujar Ludfia.

Sebagai seorang penulis produktif, Nurul Ludfia Rochmah telah menerbitkan puluhan buku, baik fiksi maupun non-fiksi. Keberhasilannya dalam dunia literasi menjadi inspirasi bagi para siswa di MAN 1 Banyuwangi. Nurul tidak hanya mengajarkan teori-teori penulisan di kelas, tetapi juga memberikan contoh nyata bagaimana menulis bisa menjadi sarana untuk menyampaikan ide dan gagasan.

“Saya selalu mendorong siswa untuk menulis, karena menulis adalah cara terbaik untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreatif. Ketika mereka melihat artikel mereka dimuat di media cetak, itu menjadi bukti bahwa apa yang mereka tulis memiliki nilai dan bisa diapresiasi oleh banyak orang,” tambah Nurul.

Artikel yang ditulis oleh para siswa tidak hanya berhenti di media cetak, tetapi juga dirangkum dalam bentuk buku yang diterbitkan sesuai dengan kelas masing-masing. Buku-buku ini menjadi dokumentasi penting yang mencerminkan pemikiran dan kreativitas siswa.

“Setiap kelas memiliki buku sendiri yang berisi kumpulan artikel mereka. Ini menjadi kenang-kenangan berharga bagi siswa dan bukti konkret bahwa mereka mampu menghasilkan karya yang bernilai,” jelas Ludfia.

Buku-buku ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi siswa dan guru, tetapi juga menjadi sumber inspirasi bagi siswa lainnya. Dengan melihat karya teman-teman mereka yang berhasil diterbitkan, siswa lain menjadi termotivasi untuk menghasilkan tulisan yang berkualitas.

Kesuksesan ini tidak terlepas dari dukungan dan motivasi yang diberikan oleh Yayasan Lentera Sastra Banyuwangi. Sebagai sekretaris yayasan, Nurul Ludfia Rochmah memiliki peran penting dalam mendorong kegiatan literasi di MAN 1 Banyuwangi. Yayasan ini aktif memberikan pelatihan dan workshop penulisan yang membantu siswa mengasah keterampilan menulis mereka.

“Kami sangat berterima kasih kepada Yayasan Lentera Sastra Banyuwangi yang selalu mendukung kami. Mereka memberikan banyak pelatihan yang sangat membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan menulis mereka,” kata Ludfia.

Melalui kegiatan menulis dan penerbitan buku ini, siswa MAN 1 Banyuwangi tidak hanya mendapatkan pengalaman berharga, tetapi juga belajar tentang pentingnya literasi. Mereka diajarkan untuk berpikir kritis, mengembangkan ide, dan menyampaikan gagasan mereka melalui tulisan.

“Siswa yang terlibat dalam kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menulis mereka. Mereka menjadi lebih percaya diri dan memiliki motivasi tinggi untuk terus berkarya,” ungkap Nurul.

Selain itu, dengan adanya buku-buku ini, siswa juga belajar tentang proses penerbitan, mulai dari penulisan, penyuntingan, hingga publikasi. Pengalaman ini memberikan wawasan baru yang sangat berharga bagi mereka.

Nurul Ludfia Rochmah berharap keberhasilan ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Banyuwangi. Ia percaya bahwa dengan dukungan yang tepat, siswa dapat menghasilkan karya-karya luar biasa dan memberikan kontribusi positif bagi dunia literasi.

“Kami berharap program ini bisa menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain. Literasi adalah kunci untuk membangun generasi muda yang kritis dan kreatif. Dengan menulis, siswa tidak hanya belajar tentang bahasa, tetapi juga tentang kehidupan dan nilai-nilai yang ada di dalamnya,” pungkas Nurul.

Prestasi yang diraih oleh siswa MAN 1 Banyuwangi ini menjadi bukti nyata bahwa dengan semangat dan dedikasi, literasi dapat berkembang pesat di kalangan pelajar. Dengan dukungan dari guru, yayasan, dan pihak sekolah, generasi muda Banyuwangi diharapkan dapat terus mengukir prestasi di bidang literasi dan membawa perubahan positif bagi masyarakat.

(Tim Red)

Meraih Keberkahan dalam Haul Kyai Syu’eb Rofi’i ke-49 dan Harlah Moloekatan ke-19

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Haul Kyai Syu’eb Rofi’i yang ke-49 serta Harlah Moloekatan yang ke-19, sebuah acara istimewa akan digelar pada Senin Pahing, 20 Januari 2025 atau bertepatan dengan 21 Rojab 1446 Hijriyah. Acara penuh berkah ini akan berlangsung mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB di Ndalem Kasepuhan Kyai Syu’eb Rofi’i, Jalan Indragiri, Kelurahan Penataban, Kecamatan Giri.

Dibuka dengan tradisi Sema’an Alquran sejak usai Subuh dan dilanjutkan dengan Dzikirul Ghofilin, acara ini mengusung tema “Moloekatan Gus Miek” yang diharapkan menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta ladang pahala bagi semua yang hadir. Gus Ahmad Basori atau yang akrab disapa Gus Mad selaku koordinator kegiatan mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta meramaikan acara yang dipastikan penuh hikmah ini.

“Mari bersama-sama kita niatkan kehadiran sebagai bentuk ibadah dan kecintaan kepada Kyai Syu’eb Rofi’i. Insya Allah, majelis ini membawa keberkahan bagi kita semua hingga anak cucu nanti,” ujar Gus Mad dalam undangan resminya.

Bagi jamaah yang baru pertama kali menghadiri acara ini, lokasi acara sangat mudah dijangkau. Dari lapangan Kecamatan Giri, cukup berjalan ke arah utara sejauh 50 meter. Panitia juga telah menyiapkan tanda arah dan posko penyambutan untuk memudahkan jamaah yang hadir secara rombongan.

Acara ini dipersembahkan untuk mengenang jasa dan perjuangan Kyai Syu’eb Rofi’i dalam syiar Islam, sekaligus merayakan 19 tahun berdirinya Moloekatan, tradisi dzikir khas yang dicetuskan oleh Gus Miek.

Panitia mengimbau jamaah untuk mengajak keluarga dan teman agar semangat berjamaah semakin terasa. “Jangan lupa membawa mushaf Alquran dan alat dzikir untuk mengikuti sema’an dan dzikir bersama,” pesan Gus Mad.

Kegiatan ini juga menjadi momentum memperkokoh tradisi keislaman dan menjalin silaturahmi antarsesama muslim. Dengan harapan, majelis ini terus terjaga kelestariannya hingga generasi mendatang.

“Semoga Allah SWT memudahkan langkah kita untuk hadir dan mencatat kehadiran ini sebagai amal ibadah. Mari kita bersama-sama memohon keberkahan dalam majelis yang mulia ini,” tutup Gus Mad.

(Tim Red)

Bupati Ipuk Take Down Berita Alihkan Saham PT BSI Jadi Dana Abadi, Aliansi NGO BB: Mereka Pecundang Negeri !

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Kordinator Aliansi NGO Banyuwangi Beradab, Muh Imam Ghozali menyayangkan Takedown pemberitaan disalah satu Media yang memuat Penjelasan Cawabup Inkamben Mujiono, Eks Sekda Banyuwangi.

Bahwa dalam pemberitaan, tersebut Mujiono yang saat itu menjabat sebagai Sekda Banyuwangi mengatakan bahwa Pemda Banyuwangi sepakat mengalihkan Golden Share Saham PT BSI untuk jadi Dana Abadi.

Padahal, persoalan “Dana Abadi” nantinya menjadi salah satu perkara dari materi 9 Laporan Gratifikasi, TPK -TPPU dan Kebohongan Publik Bupati Banyuwangi Periode 2010-2025.

“Mereka itu Para Pecundang, pejabat yang rakus dan tamak korupsi hasil pertambangan dan hobi jual aset saham pertambangan Kabupaten Banyuwangi” ujar Ghozali .(19/01/2025).

“Jadi meskipun Mereka sudah hapus gak masalah sudah kita screenshot, termasuk Ling Beritanya, menjadi bukti informasi,” tukasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, bahwa laporan yang nantinya akan ditujukan ke Presiden RI Prabowo Subianto, Kejaksaan Agung RI Sanitiar Burhanuddin, Ketua KPK RI Setyo Budiyanto, MenkoH2IP RI Yusril Ihza Mahendra, Kemenkeu RI Sri Mulyani Indrawati, Kementrian – LHK Raja Juli Antoni, Ketua BPK RI Isma Yatun, Kepala PPATK RI Ivan Yustiavandana dan Ketua Ombudsman RI, tinggal revisi dan melengkapi sumber informasi.

“Besok atau lusa sudah siap, kita susun Perbab dan per peristiwa, agar yang membaca laporan tidak bingung dengan banyaknya persoalan, sekali baca bisa langsung faham,” pungka Ghozali Ketua Umum Kasepuhan Luhur Kedaton.

(TimRed)

Babinsa 0607-10 Nagrak Menghadiri Kegiatan Musdessus Desa Darmareja Menentukan Menerima BLT DD 2025

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Babinsa koramil 0607-10 Nagrak Serka Khisbuloh menghadiri kegiatan musdessus menentukan penerima BLT DD tahun anggaran tahun 2025 di Desa Darmareja, kecamatan Nagrak, bertempat di Aula Desa Darmareja, jum, at, (17/1/2025).

Babinsa koramil 0607-10 Nagrak Serka Khisbuloh mengatakan Sebagai forum dalam menentukan/menetapkan calon KPM, Musdes sangatlah penting dilaksanakan sehingga kerawanan yang ditimbulkan akibat perbedaan pendapat dalam menentukan KPM dapat diminimalisir.

“Melalui Musdessus ini semua pihak yang turut serta dalam kegiatan ini agar menyampaikan aspirasinya masing-masing terkait calon yang diusulkan. Sehingga menjadi pertimbangan dan segera diputuskan ketetapan calon KPM dan calon yang diusulkan benar-benar adalah keluarga kurang mampu,” tegas Serka Khisbuloh.

Terkait kehadirannya dalam Musdes ini Serka Khisbuloh mengatakan bahwa ini adalah bentuk tanggung jawabnya selaku pembina Desa Darmareja serta menindaklanjuti perintah atasan, bahwasanya Babinsa wajib melaksanakan pengawasan pelaksanaan program pemerintah seperti halnya dalam menyalurkan bantuan, agar tepat sasaran dan benar-benar tersalurkan kepada warga yang kurang mampu.

“Hasil keputusan yang disepakati dalam Musdessus ini diharapkan terpilihnya calon keluarga penerima manfaat BLT merupakan warga kurang mampu dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan serta tidak ada lagi perubahan yang dapat menimbulkan spekulasi dikalangan masyarakat,” tandasnya.

Reporter : Mirna

Babinsa 0607-10 Nagrak Menghadiri kegiatan mMusdessus Desa Darmareja Menentukan Menerima BLT DD

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Babinsa koramil 0607-10 Nagrak Serka Khisbuloh menghadiri kegiatan musdessus menentukan penerima BLT DD tahun anggaran tahun 2025 di Desa Darmareja, kecamatan Nagrak, bertempat di Aula Desa Darmareja, jum, at, (17/1/2025).

Babinsa koramil 0607-10 Nagrak Serka Khisbuloh mengatakan Sebagai forum dalam menentukan/menetapkan calon KPM, Musdes sangatlah penting dilaksanakan sehingga kerawanan yang ditimbulkan akibat perbedaan pendapat dalam menentukan KPM dapat diminimalisir.

“Melalui Musdessus ini semua pihak yang turut serta dalam kegiatan ini agar menyampaikan aspirasinya masing-masing terkait calon yang diusulkan. Sehingga menjadi pertimbangan dan segera diputuskan ketetapan calon KPM dan calon yang diusulkan benar-benar adalah keluarga kurang mampu,” tegas Serka Khisbuloh.

Terkait kehadirannya dalam Musdes ini Serka Khisbuloh mengatakan bahwa ini adalah bentuk tanggung jawabnya selaku pembina Desa Darmareja serta menindaklanjuti perintah atasan, bahwasanya Babinsa wajib melaksanakan pengawasan pelaksanaan program pemerintah seperti halnya dalam menyalurkan bantuan, agar tepat sasaran dan benar-benar tersalurkan kepada warga yang kurang mampu.

“Hasil keputusan yang disepakati dalam Musdessus ini diharapkan terpilihnya calon keluarga penerima manfaat BLT merupakan warga kurang mampu dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan serta tidak ada lagi perubahan yang dapat menimbulkan spekulasi dikalangan masyarakat,” tandasnya.

Reporter : Mirna

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.