Rapat Koordinasi Darurat Bahas Kenakalan dan Kekerasan Remaja di Banyuwangi

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Menyikapi maraknya kenakalan dan kekerasan remaja, Pemerintah di Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar rapat koordinasi darurat pada Minggu malam, 5 Januari 2025, di Ruang Rapat Rempeg Jogopati. Rapat ini dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra, MY. Bramudya, dengan fokus utama pada pengawasan minuman beralkohol (miras) dan kasus sosial lainnya.

Sebanyak 45 lokasi di 20 kecamatan, termasuk Muncar (9 lokasi), Banyuwangi (6 lokasi), dan Tegaldlimo (5 lokasi), menjadi target pengawasan peredaran miras. Langkah ini diambil berdasarkan Perda No. 1 Tahun 2020 dan keputusan bupati.

“Minuman beralkohol menjadi salah satu penyebab kenakalan remaja, sehingga pengawasan harus diperkuat,” ujar Bramudya, yang juga familier dengan sebutan Pak ASU, Asisten Segala Urusan.

Tingginya Kasus HIV dan Perilaku Berisiko

Dalam rapat yang juga dimoderatori oleh Bramudya itu juga menyoroti tingginya kasus HIV di Banyuwangi, dengan 61% penderita laki-laki dan 39% perempuan. Perilaku berisiko akibat miras dan lingkungan sosial disebut sebagai salah satu penyebabnya.

Rekomendasi Solusi

Berbagai strategi jangka panjang diusulkan, di antaranya:
1. Penukaran Sampah Organik untuk pemberdayaan masyarakat.
2. Pelatihan Kepemimpinan di Sekolah untuk pembentukan karakter siswa.
3. Penguatan Program Ramah Anak di desa, sekolah, dan pondok pesantren.
4. Sosialisasi Kekerasan Anak melalui surat edaran ke desa-desa.
5. Penambahan Penyidik PPNS Miras untuk penegakan hukum.
6. Pembentukan Satgas Narkoba untuk mencegah peredaran gelap.
7. Pembuatan SOP Kehidupan di Pesantren bekerja sama dengan Kemenag dan PCNU.
8. Pengawasan Guru Bermasalah untuk mencegah penyimpangan di sekolah.

Kritik dan Evaluasi

Bupati Ipuk Fiestiandani menegaskan pentingnya evaluasi kebijakan dan koordinasi antarinstansi. “Kita harus menyadari bahwa tantangan ini membutuhkan sinergi lebih kuat antara pemerintah, masyarakat, dan organisasi sosial,” ungkapnya.

Sedangkan Kapolresta Kombespol Rama Samsata Putra, menambahkan pentingnya pengawasan miras hingga ke penjual tanpa izin serta pencegahan perilaku menyimpang.

Sementara dari Kejari Banyuwangi menekankan penanganan hukum yang tegas, terutama pada pengedar narkoba.

Dengan langkah ini, Pemkab Banyuwangi berharap dapat menekan kasus kenakalan remaja, miras, dan narkoba untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat.

(Tim Red)

Hari Amal Bakti Kementerian Agama: Refleksi 79 Tahun Pengabdian untuk Kerukunan 

YUTELNEWS.com |BANYUWANGI – Upacara Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama Republik Indonesia berlangsung khidmat pada Jumat, 3 Januari 2025 pagi, di Taman Blambangan, Banyuwangi. Acara ini dihadiri oleh pelajar madrasah, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama se-Kabupaten Banyuwangi, dan tokoh agama serta tokoh masyarakat setempat.

Pesan Kebangsaan dan Religiusitas.

Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah, bertindak sebagai pembina apel dan menyampaikan amanat tertulis Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar. Dalam pesannya, Menteri Agama menegaskan bahwa Indonesia bukan negara agama maupun sekuler, melainkan negara yang menghormati agama dan menjamin kebebasan beribadah.

“Indonesia memberikan ruang terhormat bagi agama dan dikenal sebagai masyarakat religius yang hidup dalam keragaman,” ujar Sugirah.

Amanat tersebut juga menyoroti peran strategis Kementerian Agama dalam menjaga kerukunan antar umat, meningkatkan kualitas keberagamaan, dan memastikan kebebasan beribadah bagi semua warga negara.

Deklarasi Anti-Narkoba

Momentum HAB ke-79 dimanfaatkan untuk menguatkan komitmen ASN dalam pemberantasan narkoba. Perwakilan ASN membacakan deklarasi anti-narkoba yang menegaskan sikap menjauhi narkoba, memberantas peredarannya, dan menciptakan lingkungan bersih.

“Kami berkomitmen menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan yang bebas narkoba,” isi deklarasi tersebut, yang mendapat dukungan penuh dari peserta upacara.

Kebersamaan ASN di Taman Blambangan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyuwangi, Dr. Chaironi Hidayat, mengungkapkan bahwa upacara tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Pemilihan Taman Blambangan sebagai lokasi bertujuan mempererat kebersamaan ASN dan menunjukkan kehadiran Kementerian Agama yang dekat dengan masyarakat.

“Lokasi ini simbolis, memperlihatkan bahwa Kementerian Agama adalah bagian dari masyarakat dan budaya Banyuwangi,” ujar Chaironi.

Selain refleksi atas capaian tahun lalu, HAB ke-79 menjadi momen strategis untuk memperkuat komitmen melayani masyarakat, menjaga harmoni, dan memajukan keberagamaan.

Tema tahun ini, “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas”, menekankan pentingnya kerukunan sebagai pilar mewujudkan Indonesia yang kuat dan maju. Kerukunan internal maupun antaragama menjadi kunci menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan semangat kebersamaan, Kementerian Agama terus berkomitmen menjaga religiusitas, toleransi, dan kebangsaan demi masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

“Selamat Hari Amal Bakti ke-79. Semoga Kementerian Agama terus maju dan menjadi garda terdepan dalam memelihara harmoni keberagamaan,” tutup Chaironi.

(Tim Red)

Polresta Banyuwangi Gelorakan Program “Mayur Kamtibmas” di Jumat Berkah

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Sat Binmas Polresta Banyuwangi bersama Polsek KP3 Tanjung Wangi melaksanakan program “Mayur Kamtibmas” pada Jumat (3/1/2025) di Perum Kalipuro, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Acara ini dipimpin oleh Iptu Nurmansyah, S.H., M.H. (Wakasat Binmas) dengan didampingi oleh AKP Karnoto, S.H. (Kanit Bhabinkamtibmas) dan beberapa anggota lainnya, serta dihadiri oleh 50 warga setempat.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H mengatakan bahwa program “Mayur Kamtibmas” merupakan kegiatan rutin setiap minggunya dihari jumat.

Disamping memberikan sayur gratis kepada warga di kesempatan ini, petugas memberikan edukasi dan himbauan kepada masyarakat terkait pentingnya mengawasi pergaulan anak-anak untuk mencegah kenakalan remaja, serta mengingatkan bahaya judi online yang marak terjadi.”Ujarnya

“Program ini tidak hanya memberikan manfaat berupa pembagian sayur mayur, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga Kamtibmas,” tegas Kombes Pol Rama Samtama Putra

Salah satu warga yang menerima Sayur gratis yang ditemui media mengucapkan sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Polresta Banyuwangi yang telah datang dan hadir di desa kami.

Kami sangat senang dengan sayur yang telah kami terima dan kami telah diberikan penyuluhan oleh polresta Banyuwangi. Kedepannya semoga kegiatan ini dapat di contoh yang lainnya. ” Ujarnya

Polresta Banyuwangi terus berkomitmen untuk menjaga keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan tanggap, Unggul dan Humanis,

(Tim Red)

Budaya dan Tradisi Hidup di Harjaba Banyuwangi: Gebyar Pencak Sumping Memukau

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-253, Pemerintah Desa (Pemdes) Tamansuruh, Kecamatan Glagah, menunjukkan komitmen besar mereka untuk melestarikan seni tradisional daerah. Komitmen tersebut diwujudkan dalam acara bertajuk “Gebyar Pencak Sumping dan Aneka Tari Tradisional” yang berlangsung meriah pada Rabu, 1 Januari 2025, di Omprok Gandrung, Warung Kemarang, Tamansuruh.

Acara ini menghadirkan para tokoh seni dan budaya, mulai dari seniman kawakan Aekanu Hariyono, budayawan ternama Ki Pramoe Sakti, hingga Ketua Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi, Hakim Said, SH. Tak ketinggalan, Camat Glagah, Joko Kuncoro, turut hadir sebagai wujud dukungan terhadap pelestarian budaya daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tamansuruh, Teguh Eko Rahadi, SAB, menegaskan pentingnya menjaga warisan seni dan budaya Banyuwangi.

“Seni tradisi seperti Pencak Sumping ini adalah identitas kita. Pelestarian ini bukan hanya untuk generasi sekarang, tetapi juga untuk anak cucu kita. Kami ingin Desa Tamansuruh menjadi contoh dalam merawat budaya,” ungkap Teguh.

Hakim Said, selaku Ketua RKBK Banyuwangi, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Pemdes Tamansuruh. “Ini adalah langkah nyata untuk menunjukkan bahwa seni dan budaya adalah fondasi penting dalam pembangunan daerah. Dengan acara seperti ini, kita tidak hanya melestarikan, tetapi juga memperkenalkan budaya kita ke dunia luar,” ujarnya.

Sementara itu, seniman sekaligus guide internasional, Aekanu Hariyono, menyoroti pentingnya regenerasi dalam seni tradisi. “Pelestarian budaya tidak cukup hanya pada acara besar. Harus ada kesinambungan, pengajaran, dan ruang ekspresi bagi generasi muda agar seni ini terus hidup,” kata Aekanu.

Acara ini dimeriahkan oleh pertunjukan Pencak Sumping yang memukau penonton dengan gerakan penuh makna dan filosofis, dipadukan dengan aneka tarian tradisional khas Banyuwangi. Suasana semakin semarak dengan kehadiran masyarakat yang antusias menyaksikan pertunjukan seni yang jarang ditemui.

Menurut Camat Glagah, Joko Kuncoro, sekaligus pemerhati seni budaya Banyuwangi, acara ini bukan hanya soal seni, tetapi juga langkah strategis dalam mendukung pariwisata budaya.

“Banyuwangi kaya akan tradisi. Melalui acara seperti ini, kita bisa mengemas budaya menjadi daya tarik wisata yang unik dan berkelas dunia,” ujarnya.

Gebyar Pencak Sumping menjadi bukti nyata bahwa Banyuwangi, khususnya Desa Tamansuruh, memiliki tekad kuat untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya leluhur. Dengan dukungan dari berbagai pihak, acara ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi desa-desa lain untuk menggelar acara serupa demi memperkuat identitas budaya Banyuwangi.

(Red)

Semarak Pergantian Tahun di RKBK Banyuwangi: Doa Bersama, Tausiyah, dan Terapi Bekam

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Rumah Kebangsaan Basecamp Karangrejo (RKBK) Banyuwangi menggelar acara spesial menyambut pergantian tahun dari 2024 ke 2025. Acara yang digelar pada Selasa, 31 Desember 2024, berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga dini hari, bertempat di markas RKBK di Jl. Kapten Piere Tendean Gang Rumah Kebangsaan No. 1-3 Karangrejo, Banyuwangi.

Kesehatan dan Kebersamaan

Kegiatan diawali dengan pemeriksaan kesehatan dan terapi bekam Thibun Nabawi sejak pagi hingga malam. Layanan ini diberikan oleh tenaga profesional seperti Joko Setiono, S.Kep., Ners, Sekretaris RKBK; Rudi Purwantoro, S.Kep., Ners, Bendahara Yayasan Anti Narkotika LPSS Banyuwangi; serta Ustadz Abdul Salam, yang mendapat apresiasi dari para undangan.

Hakim Said, SH, Ketua RKBK yang juga Ketua Yayasan Anti Narkotika LPSS Banyuwangi, membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, Hakim yang merupakan alumni Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Universitas Jember, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada para undangan.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran keluarga besar RKBK, mulai dari para ulama, aktivis, akedemisi hingga para praktisi. Ini adalah momen untuk mempererat silaturahmi dan mengawali tahun baru dengan semangat baru,” ujarnya.

Tausiyah Penuh Makna

Acara malam hari itu dimulai dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH. Ikrom Hasan, mantan Ketua PPP Banyuwangi dan anggota DPRD Banyuwangi selama tiga periode.

“Mari kita jadikan tahun 2025 sebagai momentum untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan. Kehidupan ini bukan hanya tentang hari ini, tapi juga bagaimana kita mempersiapkan masa depan dengan iman dan amal yang lebih baik,” ajak Kiai Ikrom, yang akrab disapa Syeh Ikrom Ketua Paguyuban Joko Thole, warga Suku Madura di Banyuwangi.

Doa Bersama dan Ramah Tamah

Doa bersama dipimpin oleh KH. Nur Busro, LC, ulama jebolan Madinah yang mendoakan keberkahan dan keselamatan bagi seluruh hadirin dan hadirat. Setelah doa, peserta menikmati hidangan khas Banyuwangi berupa gorengan ikan laut, sayur sambal, tahu, tempe, dan kerupuk serta bush-buahan penutup.

Sesi ramah tamah berlangsung hangat dengan diskusi ringan. Beberapa tokoh yang hadir termasuk Iptu Purn. Sumarto, mantan Wakapolsek Banyuwangi; Ustadz Abror; Ustadz Hadi Yitno; Dr. Setyo Utomo, pembina RKBK dan dosen Universitas Bhakti Indonesia; seniman budayawan seperti Aekanu Hariyono dan Ki Pramoe Sakti, serta alumni Mahasiswa Pecinta Alam Uniba (Mapaba), Krisna Gusenda. Selain itu tampak hadir pula pengurus Hipmikimdo DPC Banyuwangi, Egy dan Sonhaji, bahkan ada RM. Supriyanto, Ketua PW-MOI Banyuwangi.

Refleksi dan Harapan

Menurut Rudi Purwantoro, acara ini lebih dari sekadar seremonial. “Ini adalah langkah kecil menuju perubahan besar, terutama dalam mempererat nilai kebangsaan dan spiritualitas,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sonhaji, salah satu pengurus Hipmikimdo, menyampaikan, “Acara seperti ini menyadarkan kita akan pentingnya kebersamaan dan kesehatan, baik fisik maupun spiritual.”

Acara ditutup dengan cek kesehatan tambahan yang tetap dilanjutkan hingga larut malam. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen RKBK untuk terus hadir memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat Banyuwangi.

Pesan Utama

Melalui kegiatan ini, RKBK Banyuwangi tidak hanya menguatkan nilai spiritual, tetapi juga mempererat solidaritas lintas elemen masyarakat. Semangat kebangsaan dan kebersamaan inilah yang diharapkan menjadi landasan untuk menyongsong tahun 2025 dengan optimisme yang lebih besar.

(Tim Red)

Gercep Polresta Banyuwangi Gerebek Toko Penjual Miras Penyebab meninggalnya Seorang Pelajar Di Tegaldlimo

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Satresnarkoba Polresta Banyuwangi Polda Jatim melaksanakan penggerebekan tempat penjual minuman keras. Selasa (31/12/2024)

Penindakan terhadap penjual minuman keras (miras) ilegal di wilayah Pasar Sumber Ayu, Dusun Sumber Ayu, RT 01 RW 01, Desa Sumberberas, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.

Penjual miras, ES (53), seorang warga setempat, diketahui menjual minuman keras jenis arak yang menjadi barang bukti dalam kasus penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H mengatakan bahwa Satresnarkoba telah mengamankan Sebanyak puluhan botol miras berhasil dari tempat penjual miras yang menyebabkan meninggalnya seorang pelajar akibat penganiayaan berat yang dialami korban NH.

“Kasus ini bermula ketika tersangka, DAPH membeli miras dari tersangka penjua ES. Setelah itu, tersangka bersama beberapa rekannya mengonsumsi miras tersebut, karena pengaruh miras terjadi cekcok antara korban NH dengan teman-temanya dilokasi kejadian. yang kemudian memicu tindakan penganiayaan terhadap korban NH (15). Korban mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.” Ujar Kombes Pol Rama Samtama Putra

Kapolresta Banyuwangi lebih lanjut mengatakan bahwa Polresta Banyuwangi terus melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap kasus ini, termasuk mengungkap peran pihak-pihak yang terlibat.” Terangnya

Kasat Narkoba Kompol M. Khoirul, S.H., M.H., membenarkan bahwa telah mengamankan puluhan botol miras yang dijual oleh Sdr. ES ditokonya. ” ujarnya

Kompol M.Khoirul lebih lanjut mengatakan bahwa Tindakan tegas terhadap pelaku penjualan miras ini diharapkan memberikan efek jera dan mencegah kejadian serupa di masa depan.” bebernya

Peredaran miras ilegal yang sering menjadi pemicu tindak kejahatan. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk melaporkan aktivitas serupa demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.” pungkasnya.

(Tim Red)

Meriahkan Tahun Baru 2024-2025, Masyarakat Sedanau Gelar Acara Penuh Semangat

YUTELNEWS.com | Natuna – Bunguran Barat, 31 Desember 2024 Keceriaan menyambut pergantian tahun baru 2024-2025 terasa begitu kuat di Kecamatan Bunguran Barat, Kelurahan Sedanau. Ratusan warga dari berbagai kalangan, bersama para tokoh masyarakat, merayakan malam tahun baru dengan penuh semangat di Astaka Kecamatan Bunguran Barat pada Rabu, 31 Desember 2024, pukul 20:30 WIB.

Acara yang terselenggara berkat kerjasama antara Porum Komunikasi RT-RW ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarwarga serta meriahkan momen pergantian tahun. Kegiatan ini juga menjadi wujud kebersamaan yang sangat dinantikan oleh masyarakat, dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk pemerintah setempat, kepolisian, TNI, dan para alim ulama.

Dalam sambutannya, Bapak Hadi, yang mewakili Camat Haidir yang tidak dapat hadir karena kegiatan di Ranai, mengungkapkan harapannya untuk masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Sedanau. “Semoga tahun 2025 membawa semangat baru bagi kita semua. Mari kita terus bekerja sama untuk memajukan Sedanau, yang dikenal sebagai Kota Bermarwah,” ujar Hadi yang mendapat sambutan meriah dari warga.

Pak Lurah Subhan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Porum RT-RW dan seluruh masyarakat yang antusias hadir. “Terima kasih kepada semua yang telah berpartisipasi,juga kepada Pemuda Pancasila yang turut serta dalam acara ini. Dengan semangat kebersamaan, mari kita wujudkan harapan untuk menjadikan Sedanau lebih maju dan lebih baik di tahun 2025,” kata Pak Lurah, yang turut mengundang para hadirin untuk menjaga semangat gotong royong sepanjang tahun yang baru.

Acara ini berlangsung penuh kegembiraan, dengan berbagai hiburan yang memukau dan diikuti oleh ratusan pasang mata. Tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol semangat kebersamaan warga Sedanau yang optimis menghadapi masa depan. Dengan harapan besar, masyarakat berharap tahun 2025 menjadi titik awal untuk lebih banyak kemajuan dan keberhasilan bagi Kelurahan Sedanau.

(Darmansyah)

Polresta Banyuwangi Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Malam Tahun Baru 2025

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Polresta Banyuwangi Polda Jatim melaksanakan gelar apel pasukan dalam rangka pengamanan malam Tahun Baru 2025 di halaman Mapolresta Banyuwangi (31/12/2024).

Apel dihadiri oleh Kapolresta Banyuwangi Kombespol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.H., M.Si., Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Dandim 0825 Banyuwangi Letkol Arh Joko Sukoyo, S.Sos., M.Han, serta Kepala OPD, perwakilan Lanal Banyuwangi serta stakeholder, dan diikuti oleh peserta apel Personel Polresta Banyuwangi, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Senkom serta unsur terkait lainnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Azwar Anas menyampaikan, “Tugas kita memastikan pergantian tahun baru berjalan aman lancar, pastikan seluruh personel berada dalam kondisi siap siaga antisipasi segala kemungkinan, tunjukan sikap tegas humanis, pastikan kelancaran arus lalu lintas pusat perbelanjaan untuk mengurangi kepadatan.”

Bupati Banyuwangi juga menekankan tentang pengamanan tempat ibadah, dan jangan lengah kemungkinan tindak kejahatannya yang mengancam keselamatan masyarakat. “Lakukan langkah langkah preventif, komunikasikan dan sinergi antara aparat daerah, aparat keamanan dan masyarakat.”

“Terima kasih atas komitmen dan pengabdian seluruh personel selamat bertugas dan semoga kita diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas. Selamat tahun Baru 2025”.

Kapolresta Banyuwangi dalam amanatnya, menyampaikan bahwa pengamanan malam tahun baru bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan merayakan pergantian tahun.

“Malam tahun baru adalah momen yang ditunggu-tunggu, tetapi kita harus memastikan kegiatan masyarakat berjalan dengan tertib dan aman,” ujar Kapolresta Banyuwangi.

Sebanyak ratusan personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan sejumlah titik strategis, seperti pusat keramaian, tempat wisata, dan jalur lalu lintas utama. Operasi pengamanan dalam rangkaian Operasi Lilin Semeru ini juga akan difokuskan pada upaya mencegah tindakan kriminalitas, penyalahgunaan Narkoba, serta potensi kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, Kapolresta juga mengimbau masyarakat untuk merayakan malam tahun baru dengan bijak dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Kami mengajak masyarakat untuk merayakan malam pergantian tahun dengan cara yang positif, menghindari pesta Miras, dilarang meletuskan petasan, dan ugal-ugalan di jalan,” tegasnya.

Pengamanan akan berlangsung hingga dini hari, dengan patroli dan penjagaan ketat di lokasi-lokasi yang rawan. Polresta Banyuwangi juga menyediakan pos pengamanan terpadu dan pos pengamanan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perayaan malam tahun baru.

Dengan apel gelar pasukan ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan kehadiran aparat keamanan sebagai bentuk komitmen untuk menjaga kondusifitas wilayah Kabupaten Banyuwangi menjelang Tahun Baru 2025.


(Red)

Longsor di Sungai Badeng, Kades Bubuk Himbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Longsor terjadi di tepian Sungai Badeng, Dusun Warengan, Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, pada Senin dini hari (30/12/2024) pukul 01.00 WIB.

Peristiwa ini mengakibatkan tanah sepanjang sekitar 30 meter ambrol ke dalam sungai. Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Kepala Desa Bubuk, H. Panhari, mengonfirmasi kejadian tersebut saat ditemui oleh wartawan pada Selasa (31/12/2024). “Benar, longsor terjadi di tepian Sungai Badeng. Tanah sepanjang kurang lebih 30 meter ambrol sekitar pukul 1 dini hari. Saat kejadian, ada seseorang yang berada di sungai. Alhamdulillah, orang tersebut hanya terpental terkena arus air, dan tidak ada cedera serius,” ujarnya.

Warga Desa Bubuk langsung berinisiatif melakukan gotong royong untuk membersihkan aliran sungai yang terganggu akibat longsor. Kerja bakti ini diadakan untuk mencegah banjir yang bisa terjadi apabila aliran air terus tersumbat oleh material tanah dan pohon.

H. Panhari juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Banyuwangi dan sekitarnya.

“Saat ini, curah hujan cukup tinggi dan cuaca sulit diprediksi. Kami mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di sekitar sungai atau daerah rawan longsor,” tambahnya.

Selain itu, pihak pemerintah desa juga sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang guna mencegah kejadian serupa di masa depan. Langkah-langkah seperti penguatan tebing sungai dan penanaman pohon penahan erosi menjadi salah satu opsi yang sedang dipertimbangkan.

Pantauan di lokasi, sebagian warga tetap berjaga-jaga apabila terjadi longsor susulan. Masyarakat berharap agar pihak pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan penanganan lebih lanjut demi mengantisipasi bahaya yang lebih besar.

Kondisi cuaca ekstrem saat ini memang menjadi tantangan besar bagi masyarakat, terutama mereka yang tinggal di wilayah rawan bencana. Kepedulian dan kerja sama antara warga dan pemerintah menjadi kunci untuk menghadapi tantangan ini bersama-sama.

(Tim Red )

Kunjungan Klinik KDS di Panti Jompo: Pemeriksaan Kesehatan dan Multivitamin untuk Lansia

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Di penghujung akhir tahun, Klinik Dr. Didik Sulasmono (KDS) yang dipimpin oleh Direktur sekaligus Owner, BD. Diah Fitrianingsih, S.Keb, mengadakan kunjungan dan silaturahmi ke Panti Jompo Sahabat Lansia yang berlokasi di JL. Raya Srono, Dusun Mangunrejo, Desa Blambangan, Kecamatan Muncar, Minggu 29 Desember 2024. Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian sosial terhadap lansia yang membutuhkan perhatian khusus.

Dalam kunjungan tersebut, Diah bersama tim kesehatan Klinik Dr. Didik Sulasmono memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan dan pembagian multivitamin kepada para penghuni panti. Kedatangan tim ini didampingi oleh Sekretaris Rumah Kebangsaan yang juga menjabat sebagai Seksi Kesehatan Panti Jompo Sahabat Lansia, Joko Setiono, S.Kep, Ners.

Tim disambut hangat oleh Ketua Panti Jompo, Sumiati, dan Wakil Ketua, Suratin. Tak berselang lama, Pimpinan Yayasan Sahabat Dhuafa, Sistim Indra Setiawan, bersama Bendahara Yayasan, Indah Purwaningrum, turut hadir dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Sistim menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim Klinik KDS yang peduli terhadap para lansia di panti.

Diah Fitrianingsih mengungkapkan rasa senangnya dapat berinteraksi langsung dengan para penghuni panti dan memberikan pelayanan kesehatan. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan lansia, mengingat mereka rentan terhadap berbagai penyakit.

Selain memberikan layanan kesehatan secara langsung, Diah juga berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan pelayanan kesehatan di panti secara rutin setiap bulan, bekerja sama dengan Seksi Kesehatan Panti.

Di sisi lain, Ketua Yayasan Sahabat Dhuafa, Sistim Indra Setiawan, menginformasikan bahwa sebagian besar penghuni panti telah memiliki jaminan kesehatan BPJS. Namun, ia juga menegaskan komitmen yayasan untuk memastikan semua penghuni panti terdaftar dalam program BPJS Kesehatan di masa depan.

Ketua Panti Jompo, Sumiati, menyampaikan bahwa masih terdapat kendala administrasi terkait status identitas para penghuni panti. Sebagian besar penghuni berasal dari luar daerah dan identitasnya masih terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK) keluarga masing-masing. Namun, kebanyakan dari mereka sudah tidak mendapatkan perhatian dari keluarganya. Pihak panti berencana mengurus perpindahan identitas para penghuni agar bisa menjadi penduduk resmi di wilayah tersebut dan dibuatkan KK khusus untuk Panti Jompo Sahabat Lansia.

Terapi Bekam dan Perawatan Berkala

Selain pemeriksaan kesehatan dan pemberian multivitamin, beberapa penghuni panti juga mendapatkan layanan terapi bekam yang dilaksanakan oleh Joko Setiono, S.Kep, Ners. Terapi ini merupakan salah satu bentuk perawatan rutin yang diberikan setiap bulan.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan lansia, khususnya mereka yang tinggal di panti jompo. Klinik Dr. Didik Sulasmono berharap dapat terus memberikan dukungan berkelanjutan kepada para penghuni Panti Jompo Sahabat Lansia.

(Tim Red)

Harimau Blambangan Bongkar Dugaan Korupsi Dana COVID – 19 di Banyuwangi

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Aktivis dan penggiat anti-korupsi di Banyuwangi, Yunus Wahyudi, yang dikenal dengan julukan “Harimau Blambangan,” kembali menggemparkan publik dengan pernyataannya terkait dugaan korupsi dana COVID – 19 di wilayah paling ujung Pulau Jawa tersebut, Minggu, 29 Desember 2024.

Yunus mengungkapkan adanya kejanggalan dalam penanganan kasus korupsi makanan dan minuman yang diduga melibatkan dana penanggulangan pandemi COVID – 19.

Menurut Yunus, enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Banyuwangi di era kepemimpinan mantan Kajari Rawi. “Kasus ini sudah jelas, ada enam tersangka terkait penyalahgunaan dana makanan dan minuman COVID – 19. Tapi anehnya, mereka tidak ditahan dan malah diterbitkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) oleh kejaksaan,” ungkap Yunus.

Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut bertentangan dengan Pasal 2 ayat 2 Undang-Undang Tipikor yang mengatur bahwa pelaku korupsi dana bencana, termasuk COVID – 19, dapat dijatuhi hukuman berat, mulai dari minimal empat tahun penjara hingga maksimal hukuman seumur hidup.

“Sudah jelas ini dana rakyat. Dana COVID-19 tidak boleh diselewengkan karena ancamannya sangat berat,” katanya dengan nada tegas.

Yunus juga mengungkapkan adanya intervensi dari pihak tertentu yang ia sebut sebagai “Bapak” yang dianggap memiliki pengaruh besar dalam menghentikan proses hukum kasus ini.

“Bapak ini menguasai intelektual kasus makanan dan minuman. Gara-gara telepon dari dia, kasus ini berhenti. Ini sangat menyakitkan bagi kami rakyat kecil,” ujarnya.

Sebagai aktivis, Yunus Wahyudi menyerukan agar Presiden Prabowo Subianto turun langsung menangani dugaan korupsi yang masih mengakar di Banyuwangi. Ia juga meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Komisi Kejaksaan, dan DPR RI untuk menyelidiki kasus ini secara transparan.

“Jangan hanya berkata Banyuwangi bebas dari korupsi. Itu salah besar! Korupsi di sini dilakukan secara berjamaah dan masif,” tegas Yunus.

Yunus berharap agar kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat, mengingat Banyuwangi kerap menjadi sorotan sebagai salah satu daerah yang berkembang pesat. Namun, menurutnya, perkembangan ini tercoreng oleh perilaku pejabat yang tidak bertanggung jawab.

“Mereka memakan uang rakyat untuk kepentingan pribadi. Kami rakyat kecil terus dirugikan. Saya akan terus melawan para koruptor di Banyuwangi. Semoga Allah melindungi dan meridhoi perjuangan ini,” pungkas Yunus Wahyudi.

(Tim Red)

Bangun Kolaborasi Sinergitas Lsm Dampal Jurig dan Baznas kabupaten Salurkan Bantuan Sembako Dll Tahap 8 Untuk Korban Banjir Pergerakan Tanah Di Wil Kabupaten Sukabumi

YUTELNEWS.com | Sukabumi – Bertempat Di Kantor Baznas kabupaten Irvan Azis Sebagai Ketua Lsm Dampal Jurig Lembaga Swadaya Masyarakat Dampit Peduli Lingkungan Jurang Rimba Gunung Menerima Bantuan Paket SembakoYang Berisi Berupa Mie Instan Telor Minyak goreng beras gula pasir serta biskuit Regal makanan balita pempers sabun obat obatan dll bertempat di Cisaat, (28/12/2024).

 

Bantuan tersebut diatas diserahkan langsung oleh ketua baznas kabupaten Sukabumi Bapak KH. DR. Ang Unang Sudarma SH.MH Yang Juga Dewan Penasehat Lsm Dampal Jurig Di Aula Gedung Baznas kabupaten Sukabumi
Dan Diterima Langsung Oleh Irvan Azis KetuA Umum Lsm Dampal Jurig Jabar

Irvan Azis menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan disalurkan ke beberapa lokasi yang terdampak parah akibat banjir bandang dan pergerakan tanah longsor diantaranya wilayah kecamatan Tegal Buleud, kalibunder Cimanggu Cibitung Pabuaran geger Bitung Nyalindung Cidolog Ciemas Bantar gadung secara bertahap tergantung situasional
Masih kata irvan Azis bantuan ini adalah tahap yang ke 8 kalinya menyalurkan bantuan ke wilayah itu sesuai kemampuan hasil kerja sama dengan semua pihak dan iuran anggota
Alhamdulillah kali ini bekerja sama dengan baznas kabupaten Sukabumi

Masih di tempat yang saat dihubungi oleh awak media KH ang Unang Sudarma yang sekarang oleh para aktivis pergerakan Sukabumi diberi julukan Guru Aing ini mengatakan disaat Sukabumi dilanda musibah seperti ini diperlukan kolaborasi dan sinergi semua pihak untuk meringankan beban warga masyarakat yang terdampak melalui kemampuan masing-masing baik moril maupun materil karena sebaik baiknya manusia adalah manusia yang berguna untuk sesama
Diakhir statementnya beliau mendoakan agar kabupaten Sukabumi cepat pulih kembali demi untuk melanjutkan Sukabumi yang lebih baik..

Reporter : Mirna

Kisah Aktivis Anti-Korupsi Yunus Wahyudi: Terus Berjuang Meski Dikriminalisasi

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Dalam sebuah pertemuan santai di Kampung Kopi Lerek Gombengsari atau yang familiar disebut Kampong Kopi Lego, masuk wilayah Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Yunus Wahyudi, sosok yang dikenal luas sebagai aktivis anti-korupsi di Banyuwangi, menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berhenti dalam perjuangannya melawan praktik korupsi. Pria yang dijuluki “Harimau Blambangan” ini menampik isu bahwa ia telah mereda dalam mengungkap berbagai kasus korupsi di daerahnya.

“Setiap hari saya terus bergerak. Status saya di media sosial selalu berisi kritik dan serangan terhadap para koruptor. Bahkan baru-baru ini saya menyoroti kasus ‘6 Tuyul Jadi Tersangka’ dan menyerukan agar ‘Bapak Tuyul’ juga segera ditangkap,” ujarnya dengan semangat, Sabtu (28/12/2024) sore.

Yunus mengungkap bahwa dirinya kerap menggunakan berbagai platform, termasuk TikTok, untuk menyuarakan kritik terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat korupsi. Ia mengaku sering mengunggah video kritik di lokasi-lokasi yang dianggapnya sarang korupsi, seperti kantor pemerintahan dan dinas terkait.

Pengalaman Dipenjara Tidak Mengendurkan Semangat

Yunus mengenang pengalaman pahitnya saat ia pertama dipenjara pada tahun 2017, yang ia sebut sebagai bentuk kriminalisasi atas perjuangannya. Namun, pengalaman tersebut justru semakin menguatkan tekadnya.

“Saya tidak takut penjara. Penjara itu seperti surga bagi saya. Begitu keluar, saya langsung melanjutkan perjuangan, mendatangi kantor kejaksaan untuk mempertanyakan kasus Nafiul Huda. Saat itu, kepala kejaksaan bahkan mengakui bahwa saya memang ‘diincar’ oleh pihak tertentu,” ungkapnya.

Menurut Yunus, perjuangannya bukan soal menang atau kalah, melainkan tentang menyelamatkan masyarakat dari dampak buruk korupsi.

“Guru saya selalu mengajarkan, tolonglah orang yang zalim agar mereka berhenti dari kezalimannya. Ketika saya menyerang koruptor, itu bukan untuk diri saya, melainkan untuk menyelamatkan ribuan rakyat Banyuwangi,” tambahnya.

Mengungkap Aset Mantan Bupati Anas

Dalam wawancara tersebut, Yunus juga mengungkap bahwa ia memiliki data lengkap terkait aset-aset mantan Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, yang tersebar di berbagai daerah, termasuk Banyuwangi, Surabaya, dan Jakarta.

“Saya punya semua datanya, dari lahan basah hingga lahan kering, lengkap dengan bukti digital. Data ini saya simpan baik-baik sebagai bukti bila diperlukan oleh aparat penegak hukum,” tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pernah melakukan investigasi di Banyuwangi, termasuk di lokasi yang dikenal sebagai Kopi Lego, yang menjadi ikon daerah tersebut.

“KPK pernah hadir di Banyuwangi sekitar 2019. Saat itu saya mendengar mereka menyelidiki berbagai aset, dan saya turut memberikan informasi yang saya miliki. Sayangnya, hasilnya belum terlihat secara nyata hingga saat ini,” ujar Yunus.

Tetap Berjuang untuk Amar Makruf Nahi Munkar

Yunus menegaskan bahwa perjuangannya selama lebih dari satu dekade ini selalu berlandaskan prinsip amar makruf nahi munkar. Ia tidak pernah merasa lelah atau menyerah meskipun sering menghadapi berbagai rintangan dan ancaman.

“Saya hanya menjalankan hidup sesuai prinsip. Kalau ada yang memanfaatkan nama saya untuk kepentingan tertentu, silakan saja. Yang penting saya tetap ikhlas berjuang untuk Banyuwangi,” katanya.

Di akhir wawancara, Yunus menyatakan bahwa dirinya akan terus melanjutkan perjuangannya melawan korupsi tanpa pandang bulu. Ia berharap masyarakat Banyuwangi tetap mendukung dan ikut berpartisipasi dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas di daerahnya.

(Red)

Peringatan Haul Gus Dur di Kebonrejo, Momentum Silaturahmi dan Spirit Keberagaman

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Masyarakat Dusun Terongan, Desa Kebonrejo, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, bersiap menyambut acara istimewa, yakni peringatan haul K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang akan digelar di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Sawunggaling Desa Kebun Rejo, Kecamatan Kalibaru, Minggu malam, 29 Desember 2024. Acara yang berlangsung selepas maghrib ini diharapkan menjadi momentum refleksi dan kebersamaan bagi masyarakat lintas generasi.

Peringatan haul ini akan diisi tausiyah oleh muballigh kondang, Kiai Iskandar Dzulkarnain Mahmud Thoyyib, juga merupakan Dai Kamtibmas Polresta Banyuwangi, dan dikenal memiliki gaya ceramah yang penuh makna serta menggugah semangat. Kehadiran mubaligh yang akrab disapa Gus Kurnain ini diharapkan dapat memberikan pencerahan spiritual sekaligus inspirasi tentang perjuangan Gus Dur dalam merawat nilai-nilai keberagaman, demokrasi, dan kemanusiaan.

Acara ini juga akan dimeriahkan oleh penampilan grup musik gambus Maharadja Music Management dan grup seni zafin Maharadja Zafein Nusantara. Perpaduan alunan musik religi dan tradisional akan menciptakan suasana yang khidmat namun tetap meriah, menggambarkan harmoni dalam keberagaman budaya.

Acara ini diselenggarakan oleh Sound Miniatur Community (SMC), sebuah komunitas kreatif yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan. Dengan kolaborasi bersama berbagai pihak, SMC berharap acara ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus pengingat akan pentingnya meneruskan perjuangan Gus Dur dalam menciptakan masyarakat yang damai dan saling menghormati.

Undangan untuk Masyarakat Luas

Panitia acara mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dalam acara ini. Selain untuk mengenang Gus Dur, acara ini juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan membangun semangat persatuan. Tidak hanya warga setempat, masyarakat dari luar daerah pun diharapkan dapat turut berpartisipasi.

Dengan mengusung semangat yang diwariskan oleh Gus Dur, acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

(red)

Tinjau Sejumlah Gereja, Kapolresta Banyuwangi Pastikan keamanan Dan Kondusifitas Natal 2024

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H., meninjau langsung pelaksanaan pengamanan ibadah Natal di sejumlah gereja wilayah Kabupaten Banyuwangi, Rabu (25/12/2024).

Peninjauan dilakukan bersama dengan Kabag Ops Polresta Banyuwangi Kompol Idham Kholid, S.H., M.H., dengan sasaran Sejumlah gereja yaitu Gereja Kristen Indonesia (GKI), Gereja Bethel Tabernakel (GBT), dan Gereja Pantekosta Indonesia.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra, mengatakan pada hari Natal ini, kami melakukan Peninjauan Personel  pengamanan kegiatan ibadah di gereja-gereja yang ada di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

“Peninjauan ini dilakukan untuk memantau pengamanan kegiatan ibadah di gereja-gereja, serta tujuannya memastikan situasi aman dan kegiatan ibadah dapat berjalan lancar,” jelas Kapolresta.

Disampaikan bahwa gereja-gereja yang melaksanakan ibadah terpantau aman dan kondusif.

“Alhamdulillah kegiatan ibadah Natal di Banyuwangi berjalan aman kondusif dan personel pengamanan yang didukung dengan stage holder terkait,” jelasnya.

Kapolresta Banyuwangi menambahkan untuk pengamanan kegiatan ibadah Natal, Polri bersinergi dengan TNI dan dibantu unsur pengamanan lainnya, Termasuk melibatkan ormas keagamaan

“Kami berharap situasi kamtibmas di wilayah Kabupaten Banyuwangi tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 pengamanan Natal dan tahun baru,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu jemaat gereja menyampaikan terimakasih atas kepada Bapak Kapolresta yang telah hadir langsung mengunjungi ke gereja.

“Serta dengan kehadiran personel kepolisian yang dibantu oleh petugas keamanan lainnya yang telah memberikan rasa keamanan , kenyamanan dan ketenangan kepada kami dalam menjalankan.” Tutupnya.

(Red)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.