Panggung UMKM Anak Muda Binus Bandung Hadir Meriahkan di Little Twinkle Market 2025.

Bandung – YUTELNEWS com|| Little Twinkle Market 2025 menghadirkan suasana meriah dengan rangkaian tenant kreatif yangdikurasi dari berbagai kategori, mulai dari fashion, kuliner, hingga handmade crafts.

Deretan tenantnya cukup lengkap dan representatif terhadap kreativitas anak muda Bandung, dimulai dari By Reina sebagai tenant fashion, diikuti oleh Eat Humb dengan menu burger khasnya, Maneflo yang membawa fresh bouquet flower, Bunny Tale dengan koleksi crochet lucu, The Men U yang menyajikan dessert manis, Pouchie yang menawarkan beragam pouch unik, ChunckleChow sebagai pilihan dessert tambahan,

Crearuff Studio dengan produk art & craft seperti keychain anime, Miuka Blooms yang membawa sentuhan florist modern, hingga Pineda Cavelinyang menghadirkan koleksi fashion dan women footwear. Kombinasi tenant-tenant ini membuat para pengunjung punya banyak pilihan untuk eksplor belanja, sekaligus menikmati karya kreator muda lokal.

Selain bazaar, Little Twinkle Market 2025 juga diperkaya dengan rangkaian workshop dan sharing session yang dirancang untuk membuka wawasan sekaligus memberi pengalaman langsung bagi para peserta. Workshop diisi oleh berbagai brand dan komunitas, termasuk dua Media yang berkolaborasi dengan Verrohaus yang membahas raw denim dan jeans, Limbous dengan materi kreatif khas mereka, serta Panenku yang membawa edukasi seputar brand-building dan sustainability.

Kehadiran workshop ini bikin acara nggak cuma jadi tempat belanja, tetapi juga ruang belajar yang relevan buat mahasiswa dan pelaku UMKM muda. Dukungan sponsor ini turut membantu menghidupkan acara, mulai dari bank BJB, Emina, Kisera,Aloysnack, hingga Maneflo. Berbagai aktivitas seperti mini games, promo, dan menjadi diskon spesial membuat suasana pasar kreatif ini makin engaging, terutama bagi mahasiswa Binus Bandung angkatan B26 yang menjadi mayoritas pengunjung.

Meski sempat diterpa hujan deras, acara tersebut tetap berjalan kondusif dengan antusiasme para pengunjung yang konsisten. Dengan kolaborasi tenant yang beragam, workshop yang insightful, dan partisipasi komunitas muda, Little Twinkle Market 2025 ini, berhasil menjadikan ruang berkumpul yang hangat bagi UMKM dan kreator lokal.

Event ini tidak hanya menampilkan produk, tapi juga menunjukkan semangat kolaborasi, kreativitas, dan energi positif dari generasi muda Bandung yang terus berkembang di dunia industri kreativ.” pungkasnya.

Yans.

Panitia Pentahelix Identifikasi Masalah dan Cari Solusi ,Pengerukan Sungai dan Drainase Jadi Langkah Mendesak Tangani Banjir Dayeuhkolot

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Panitia Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot melaksanakan kegiatan survei dan pemantauan ke sejumlah lokasi rawan banjir di Kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung , pada Senin (24/11/2025).

Monitoring dilakukan bersama tim UPTD Daerah Aliran Sungai (DAS) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Bandung dan PRIMA Citeureup ke dua titik rawan banjir yakni wilayah Palasari dan Jalan Mengger, Kelurahan Pasawahan.

Ketua Panitia Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot, Tri Rahmanto mengatakan monitoring kali ini difokuskan untuk melihat langsung kondisi Sungai Cipalasari dan saluran drainase atau selokan di sepanjang Jalan Mengger dan Palasari.

Selain itu, survei lapangan ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi masalah yang kemudian akan menjadi dasar untuk merumuskan langkah-langkah Panitia Pentahelix Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot.

“Dari hasil pemantauan yang kami lakukan, ternyata terjadi pendangkalan di Sungai Cipalasari maupun saluran drainase di kawasan industri Jalan akibat sedimentasi lumpur. Alhasil, jika turun hujan, air sering meluap ke jalan dan pemukiman warga,” jelas Tri Rahmanto di sela-sela pemantauan lapangan.

Luapan Sungai Cipalasari maupun saluran drainase akibat sedimentasi lumpur dan sampah seringkali menyebabkan sepanjang Jalan Dayeuhkolot-Moh Toha serta kawasan Jalan Industri Mengger tergenang hingga setinggi lutut orang dewasa.

Akibatnya, antrean kendaraan pun seringkali tak terhindarkan karena terjebak banjir di dua jalan tersebut, terutama ketika intensitas curah hujan tinggi.

“Dari hasil pemetaan dan diskusi dengan PUTR, solusinya harus segera ada normalisasi sungai maupun drainase dengan cara pengerukan. Kalau sudah dikeruk dan sedimentasinya berkurang, insya Allah air tidak akan meluap lagi ke jalan,” ungkap Tri.

Bahkan sehari sebelumnya, Tri Rahmanto dan PRIMA Citeureup sengaja turun ke beberapa titik rawan banjir ketika banjir sedang terjadi.
Tri juga melakukan pengukuran dan pemeriksaan volume sedimentasi untuk mengetahui dan menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB) upaya normalisasi.

“Kami sengaja turun hampir setiap hari karena kami banyak sekali mendapatkan laporan dari masyarakat terdampak. Alhamdulillah masyarakat menyambut baik adanya Panitia Pentahelix ini,” ujarnya.

Tak hanya itu, Tri dan timnya juga telah menyiapkan berbagai strategi untuk menangani banjir Dayeuhkolot diantaranya dengan pengadaan pompa 1.500 liter per detik maupun pembuatan folder untuk penampungan banjir.

Pada kesempatan tersebut, Tri Rahmanto berharap semua pihak dapat mendukung dan berkontribusi dalam upaya penanganan banjir Dayeuhkolot tersebut, tak terkecuali para pemilik pabrik.

“Kami berharap beberapa pemilik pabrik bisa bekerjasama dan legowo untuk membongkar beberapa bangunan atau jembatan yang justru menjadi penyumbat saluran air. Syukur-syukur mereka dapat membongkar sendiri infrastruktur yang menjadi penyebab banjir,” tuturnya.

“Kalau banjir kan bukan hanya masyarakat yang merasakan. Perusahaan-perusahaan juga kena dampaknya,” tambah Tri.

Dengan dukungan dari semua pihak, Tri yang juga tokoh masyarakat Dayeuhkolot itu mengaku optimistis permasalahan banjir Dayeuhkolot dapat segera diselesaikan dengan konsep kolaborasi pentahelix.

“Dengan kolaborasi pentahelix ini, kami siap membuat sejarah untuk menyelesaikan banjir di Dayeuhkolot, ya minimal kita bisa mengurangi banjir di Dayeuhkolot. Insya Allah kami optimistis bisa,” ujar Tri. (**)

 

Yans.

Atlit Binaraga Kabupaten Bandung Suguhkan Prestasi Terbaiknya, Raih 1 Medali Emas 2 Perunggu di BK Porprov XV 2026

Bandung – YUTELNEWS com|| Pengurus PBFI kabupaten Bandung boleh berlega hati. Pasalnya lima atlet binaraga yang bertanding di ajang BK Porprov XV lolos ke babak kualifikasi (BK). Bahkan tiga diantaranya mendapatkan satu medali emas dan dua perak.

Hal itu diungkapkan Ketua PBFI Kabupaten Bandung H.Berry kepada wartawan usai babak final BK Porprov XV di Art Centre, pada Minggu (23/11/2025) malam.

“Alhamdulillah berkat perjuangan maksimal akhirnya kami dapat membuktikan kepada KONI kabupaten Bandung bahwa kita masih meraih medali emas meskipun hanya satu medali emas” terang H.Berry.

Ia menjelaskan peraih medali emas dari atlet bernama Andri Serat yang turun di kelas 70 KG, dua medali perunggu dari Arie Blade (75 Kg) dan Ali Karna (85 KG). Dua atlet lainnya yang lolos BK adalah Rusyana (70 Kg) meraih juara ke empat dan Ivhan FG (85 KG plus), meraih juara ke 4.

Raihan prestasi tersebut ,mendapatkan apresiasi dari Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung H.Yana Suryana S.Pd.I, yang hadir di acara BK tersebut.

“Kami merasa bersyukur PBFI Kabupaten Bandung dapat juara satu, tiga, empat dan lima. Saya ucapkan selamat kepada seluruh atlet binaraga yang semuanya lolos BK artinya mereka semuanya dapat tiket Porprov XV 2026. Saya menilai ini jadi kebanggan dan tradisi juara untuk PBFI kabupaten Bandung pada kategori binaraga ini. Semoga saja untuk Porprov nanti, kita tetap mendulang medali dan membuktikan bahwa PBFI kabupaten Bandung adalah yang terbaik,” harap H.Bery

Ustad Persib, sapaan Ketua Umum KONI kabupaten Bandung itu sengaja hadir dan ingin mejadi saksi peraihan emas dari sang jawara Andri Serat. Pada UPP Ustad Persib pun di berikan kesempatan mengalungkan medali emas kepada Andri.

Dia mengatakan untuk mendukung program raihan 100 emas target KONI kabupaten Bandung, akan terwujud dengan sukses, salah satunya disokong atlet binaraga kabupaten Bandung.

Inilah Raihan Hasil BK Porprov XV di Art Centre Garut, pada Minggu (22/11/25).

Kelas 70 (ke bawah)
Juara 1 Andri Serat
Kabupaten Bandung
Juara 2 Rudi Bakti
Kota Cimahi
Juara 3 Jejen J.A.
Majalengka

Kelas 75 KG
Juara 1 Deni
Kota Bandung
Juara 2 Ronny
Kab.Tasikmalaya
Juara 3 Arie Blade
Kabupaten Bandung

Kelas 85 Kg
Juara 1 Basri
Kota Bogor
Juara 2 Badik A. Efendi
Kota Cimahi
Juara 3 Ari Blade
Kabupaten Bandung

Kelas (diatas) 85 Kg
Juara 1 Juna
Cianjur
Juara 2 Ade
Bogor
Juara 3 Rangga
Kota Bandung
Juara 4 Ivhan FG
Kabupaten Bandung. (**”)

 

Yans.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadang Hemayana S.I.P Ucapkan Selamat Hari Guru Nasional, Guru Adalah Orang Hebat.

Bandung – YUTELNEWS com|| Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Dadang Hemayana S.I.P mengharapkan melalui peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI, kesejahteraan para guru semakin meningkat, sehingga pelayanan pendidikan dapat berjalan maksimal.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Fraksi PKB Dadang Hemayana S.I.P mengucapkan selamat hari Hari Guru Nasional 2025. Bagi Dadang Hemayana, bakti dan dedikasi guru sangat luar biasa.

“Guru adalah pilar utama pendidikan yang tanpa lelah membimbing, menginspirasi dan memberikan ilmu kepada generasi muda,” ujar Dadang Hemayana, yang saat ini juga menjabat sebagai Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bandung, Senin 24/11/2025.

Sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung saat ini, pihaknya terus memperjuangkan kepentingan masyarakat khususnya hak para guru, menurutnya, apa yang dia raih sekarang tidak lepas dari peran penting guru dalam perjalanan hidupnya.

“Kami sangat bersyukur memiliki guru-guru yang tulus dan penuh dedikasi. Setiap nasihat, ilmu, dan perhatian yang diberikan begitu berarti bagi kami. Bagi kami, guru bukan hanya pengajar, tetapi juga sosok yang menjadi teladan dan inspirasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, kata Dadang Hemayana pun ,mengungkapkan guru jasanya tiada tara. “Baktimu abadi dalam ingatan kami. Selamat Hari Guru! Terima Kasih atas semua yang telah Bapak dan Ibu berikan,” ucapnya.

“Semoga para guru selalu diberikan kesehatan, kesabaran, dan semangat dalam menjalankan tugas mulia ini. Tetaplah menjadi cahaya penerang dalam kegelapan dan lentera ilmu yang tak pernah padam,” pungkasnya.

 

Yans.

Kang DS: Pemkab Bandung Fasilitasi Kepulangan Rizki Nurfadilah dari Kamboja, Jalani Pemeriksaan Kepolisian

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung,Dr HM Dadang Supriatna menegaskan bahwa pada Minggu (23/11/2025), Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Tenaga Kerja bersama instansi terkait telah memfasilitasi pemulangan Rizki, warga Kabupaten Bandung yang berada di Kamboja. Pemkab Bandung juga menanggung biaya tiket kepulangannya.

“Setibanya di tanah air, yang bersangkutan langsung menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan kepolisian terkait permasalahan yang dihadapi. Ada dugaan bahwa apa yang diviralkan di media sosial tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya. Rizki ternyata berangkat ke Kamboja atas keinginan sendiri,” jelas Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS.

Kang DS menyampaikan bahwa tindakan Rizki telah membuat keluarga, terutama orang tuanya, merasa kerepotan dan terbebani.

“Saya imbau masyarakat Kabupaten Bandung untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial, tidak mudah berkomentar, serta tidak menyampaikan sesuatu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Kang DS.

_Kronologi Pemulangan_

Pada Minggu, 23 November 2025, tim gabungan Satreskrim Polresta Bandung bersama BP3MI Provinsi Jawa Barat menjemput Rizki di Bandara Soekarno-Hatta dengan pendampingan dari Kemenlu dan KBRI Kamboja.

Setelah proses penjemputan, pada hari ini Rizki menjalani pemeriksaan kesehatan serta pendalaman oleh penyidik terkait peristiwa tersebut. Setelah rangkaian pemeriksaan selesai, Polresta Bandung akan menyerahkan Rizki kepada pihak keluarga. Selanjutnya ia akan dititipkan sementara di Dinas Sosial untuk mendapatkan perlindungan, pemulihan, dan pendampingan.

Ke depan, Satreskrim Polresta Bandung masih melakukan pendalaman untuk mencari fakta hukum yang diperkuat dengan bukti-bukti.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono mengucapkan apresiasi kepada seluruh pihak yang membantu proses pemulangan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kemenlu, KBRI Kamboja, BP3MI Provinsi Jawa Barat, serta Pemerintah Kabupaten Bandung atas dukungan dalam proses pemulangan Rizki,” ujarnya di Mapolresta Bandung, Senin (24/11/2025).

 

Yans.

9 Atlet Tangguh Kabupaten Bandung Siap Raih Medali Emas Terbanyak di Ajang BK Porprov Jabar

Bandung – YUTELNEWS com|| Sebanyak 9 atlet tangguh Kabupaten Bandung, binaraga dan fitness Anggota PBFI Jawa Barat mengikuti babak kualifikasi (BK) untuk Porprov Jabar tahun 2026 di Garut, Jumat – Minggu (21-23/11/25).

Jumlah tersebut terdiri dari 5 atlet Binaraga dan 4 atlet Body Fitness. Masing-masing adalah Andri Serat dan Rusyana turun di kelas 70 Kg ke bawah, Ari Blade (75 Kg), Ali Karna (85 Kg) dan Ivhan FG (85 Kg plus). Adapun yang turun di nomor Body Fitness adalah Fadly, Men’s Sport Phyaics Up to 170 Cm, Iman dan Hafid di nomor Men’s Sport Physics over 179 Cm dan atlet Dani Tata -100 + 6 Kg.

“Alhamdulillah hasil timbang badan, kita sudah sah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sehingga seluruh atlet kita dapat mengikuti BK ini. Mohon doanya saja agar atlet kita bisa menjadi yang terbaik dan mendapatkan tiket untuk Porprov nanti,” harapnya.

Ketua PBFI Jabar sekaligus Techical Delegate Benny Ciptawijaya mengaku, sebanyak 124 atlet bertanding di ajang BK Porprov 2026 di Garut.
Jumlah atlet yang bertanding tersebut berasal dari 15 kabupaten dan 6 kota, jadi total ya 21 kabupaten/kota. Berdasarkan data dari panitia, jumlah atlet terbanyak dikirimkan oleh kota Cirebon sebanyak 11 atlet dan jumlah paling sedikit dari kabupaten Bandung Barat hanya 1 atlet.

“Kalau sebelumnya data berjumlah 126 dari 21 kabupaten dan kota di Jabar. namun saat timbang badan ada beberapa atlet yang mengundurkan diri karena alasan sakit,” katanya.

Timbang badan atlet tersebut, diselenggarakan di Gedung Kesenian Art Centre, jalan Proklamasi, kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Jumat (21/11/25) sore.

Ketua PBFI Kabupaten Bandung H.Berry menegaskan sembilan atlet yang akan bertanding diminta untuk konsisten mempertahankan raihan tiket untuk Porprov nanti.

“Kita harus optimis membuktikan kepada KONI kabupaten Bandung, bahwa kita siap mendukung raihan 100 emas pada Porprov nanti yang diawali mengantongi tiket Porprov sebanyak- banyaknya,” tegasnya.

Ketua KONI kabupaten Bandung H Yana Suryana S.Pd.I mendoakan agar para atlet PBFI kabupaten Bandung menjadi yang terbaik.

“Semoga saja para atlet PBFI kembali menorehkan prestasinya di ajang BK ini dengan meraih medali terbanyak, sehingga jadi juara umum lagi, seperti BK Porprov sebelumnya,” pungkasnya.**

 

Yans.­

Kang DS Minta OPD Genjot PAD dan Stabilitas Fiskal Daerah,Menggali Potensi Pendapatan Daerah

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dr HM Dadang Supriatna menekankan pentingnya stabilitas fiskal dan penguatan kinerja pendapatan daerah pada Rapat Koordinasi Bulanan Pemerintah Kabupaten Bandung yang digelar di Rumah Dinas Bupati Bandung, Kamis (20/11). Seluruh pimpinan perangkat daerah, camat, dan direktur RSUD se-Kabupaten Bandung hadir dalam agenda tersebut.

Ia menyampaikan bahwa total pendapatan Kabupaten Bandung tahun 2025 diproyeksikan mencapai Rp7,3 triliun dan hingga hari ini, realisasinya telah menembus angka Rp6,08 triliun atau sekitar 83%.

“Ini menandakan bahwa pengurangan APBD 2026 berawal dari tahun 2025. Ada proyeksi pengurangan meski sudah menggabungkan PAD dan dana TKD (transfer ke daerah) dari pemerintah pusat yang juga berkurang,” jelasnya.

Namun, Bupati yang akrab disapa Kang DS ini menyoroti capaian pendapatan asli daerah (PAD) yang masih belum mencapai target. Dari rencana Rp2,2 triliun, capaian saat ini baru berada di angka Rp1,5 triliun atau kurang sekitar Rp700 miliar.

“Setelah kita bedah, kenapa PAD tidak begitu menggembirakan karena ada perubahan beberapa regulasi. Di antaranya MBR (masyarakat berpenghasilan rendah) atau rumah subsidi yang bebas PPB, padahal itu seharusnya berpotensi menghasilkan pendapatan Rp27 miliar. Akibatnya, ada penyesuaian tunjangan kinerja bagi ASN Kabupaten Bandung,” ungkapnya.

Kang DS juga meminta seluruh kepala perangkat daerah agar lebih cermat dalam mengusulkan kebutuhan anggaran serta tidak memaksakan permohonan anggaran ke DPRD.

“Saya titip jangan menjanjikan atau memaksakan permohonan anggaran, kecuali para kepala dinas bisa mencari potensi baru PAD,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia juga mendorong OPD untuk terus memetakan potensi fiskal, termasuk peluang pariwisata di wilayah Pacira setelah terbitnya RDTR. Menurutnya, perencanaan pembangunan harus didasarkan pada kebutuhan riil dan peluang pengembangan ekonomi.

Pada kesempatan itu, ia pun menyinggung insentif fiskal sebesar Rp6,5 miliar yang diterima Kabupaten Bandung. Dana tersebut diarahkan untuk program-program prioritas lintas sektor.

“Kita nilai, silakan Dinas Pertanian saya kasih uang ini, tapi saya ingin ada gerakan menanami halaman rumah. Buktikan hasilnya! Lalu saya ingin masyarakat bisa memelihara ayam petelur untuk cadangan pangan di tingkat rumah tangga,” tuturnya.

Kang DS yang juga ketua AKKOPSI (Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi) memberi perhatian khusus pada kondisi sanitasi sekolah yang menurutnya belum layak. Ia berharap insentif fiskal yang diberikan oleh pemerintah pusat dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Dinas Pendidikan, terutama kebutuhan air di sekolah tolong diperbaiki. Saya lihat masih banyak sekolah yang sanitasinya tidak layak,” ujarnya.

Pada rapat tersebut, Kang DS juga memaparkan sejumlah laporan dari media sosial terkait keluhan warga, termasuk banjir di wilayah Tegalluar serta kabel listrik yang semrawut di sejumlah titik. Ia meminta camat dan dinas terkait untuk segera melakukan penanganan.

“Jangan sampai masyarakat terus mengeluh di media sosial, tapi tidak ada solusi,” tegasnya.

Menutup arahannya, Kang DS meminta seluruh OPD untuk menyiapkan program kerja 2026 yang selaras dengan kebijakan pemerintah pusat sekaligus mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.

Yans.

Pemkab Bandung Raih Penghargaan “Be Award 2025-Instansi dengan Pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik Paling Masif

JAKARTA – YUTELNEWS com|| Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung kembali torehkan prestasi bergengsi pada tingkat nasional. Kali ini, Pemkab Bandung dibawah kepemimpinan Bupati Bandung Dadang Supriatna raih penghargaan “Be Award – Penghargaan Untuk Instansi Pengguna Layanan Sertifikasi Elektronik Tahun 2025” dengan kategori “Instansi dengan Pemanfaatan Tanda Tangan Elektronik Paling Masif”.

Ini diraih pada ajang Digital Trust 360 Summit yang diselenggarakan oleh Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara
(BSSN) di Gedung Sasono Langen Budoyo Jalan Raya Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Kamis (20/11/2025).

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo) Kabupaten Bandung, H.Teguh Purwayadi, S.Stp, M.Si., mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna yang berhalangan hadir karena ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan, menerima langsung penghargaan untuk Pemkab Bandung.

Pasca menerima penghargaan Be Award 2025, Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung, H.Teguh Purwayadi, S.Stp, M.Si., menyampaikan apresiasi atas penghargaan tersebut.

“Penghargaan pada Digital Trust 360 Summit ini merupakan bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung berada di jalur yang tepat dalam mengakselerasi transformasi digital pemerintahan,” kata Teguh.

“Pemanfaatan tanda tangan elektronik yang masif bukan hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga memastikan keamanan dan keabsahan dokumen pemerintahan,” imbuhnya.

Diskominfo Kabupaten Bandung terus memperkuat tata kelola teknologi informasi dengan standar keamanan yang tinggi.

“Transformasi digital harus berjalan seiring dengan peningkatan keamanan siber dan kepercayaan publik. Karena itu kami terus memperkuat keamanan informasi, meningkatkan
kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), dan memastikan setiap layanan digital berjalan aman serta terintegrasi,” jelasnya.

Kedepan, Pemerintah Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus memperluas dan memperdalam adopsi layanan digital, termasuk integrasi penuh TTE dengan seluruh proses administrasi lintas perangkat daerah, Unkapnya.

Peningkatan keamanan informasi sesuai standard BSSN, penguatan layanan publik berbasis digital. Selain itu edukasi dan literasi digital untuk ASN (Aparatur Sipil Negara) dan masyarakat. Inovasi layanan yang cepat, efisien, dan mudah diakses.

“Dengan berbagai inisiatif tersebut, Kabupaten Bandung menargetkan posisi sebagai daerah pionir
dalam pembangunan ekosistem digital yang terpercaya serta memberikan layanan publik yang
berkualitas tinggi,” ujarnya.

Dijelaskan, Digital Trust sebagai Fondasi Transformasi Digital Nasional. Seiring dengan prioritas nasional dalam percepatan transformasi digital, Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE) berkomitmen untuk memperkuat Digital Trust sebagai fondasi utama dalam
membangun ekosistem digital yang aman dan andal.

Digital Trust tidak dapat dibangun oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan sinergi seluruh elemen bangsa. Mulai dari pemerintah sebagai regulator, sektor swasta sebagai penyedia layanan dan inovasi, akademisi melalui riset dan edukasi, serta masyarakat melalui literasi dan kesadaran digital.

Sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor tersebut, BSrE menyelenggarakan “Digital
Trust 360 Summit”, sebuah forum yang menghadirkan pemangku kepentingan untuk membahas integrasi kebijakan, teknologi, dan riset dalam memperkuat ekosistem digital nasional yang
tangguh, aman, dan berkelanjutan.

Dalam momentum ini, Pemerintah Kabupaten Bandung ditetapkan sebagai penerima Be Award 2025 sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dalam memanfaatkan layanan sertifikasi elektronik guna mendukung tata kelola pemerintahan digital yang terpercaya, efisien, dan transparan.

Transformasi Digital Pemerintah Kabupaten Bandung, yakni Responsif, Aman, dan Terukur.

Penggunaan TTE (Tanda Tangan Elektronik) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung telah
dilakukan secara masif untuk seluruh perangkat daerah. Pemanfaatan ini terbukti, pertama mempercepat proses administrasi dan pelayanan publik. Kedua, mengurangi ketergantungan pada dokumen fisik. Ketiga, meningkatkan efisiensi birokrasi. Keempat, memastikan keabsahan dan keamanan dokumen yang sesuai standar nasional. Kelima, memperkuat tata kelola pemerintahan digital yang akuntabel.

Capaian ini sekaligus mendukung visi Kabupaten Bandung BEDAS (Bersih, Edukatif, Dinamis, Agamis, Sejahtera) dalam aspek modernisasi layanan publik dan penguatan digital trust.**

 

Yans

Anggota DPRD Propinsi Agung Yansusan ST, S.Ag, Turut Hadir Dukung Program Gizi, Pencegahan Stanting

Bandung – YUTELNEWS com|| Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat kembali melaksanakan program Pemberian Paket Protein Hewani sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan stunting di wilayah Jawa Barat. Kali ini kegitan tersebut berlangsung di Aula Desa Cangkuang Kulon Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. pada Kamis (20/11/2025).

Menariknya dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Agung Yansusan ST, S.Ag, MUD dari Fraksi Partai Golongan Karya yang hadir memberikan dukungan penuh terhadap langkah pemerintah dalam menekan angka stunting.

Dalam kesempatan itu, masyarakat menerima paket pangan berisi protein hewani seperti susu, telur, dan produk peternakan lainnya. Program ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan gizi anak-anak pada masa pertumbuhan dan mencegah risiko gagal tumbuh sejak dini.

Anggota DPRD Provinsi Agung Yansusan ST, S.Ag menegaskan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Kolaborasi antara pemerintah provinsi, kabupaten, hingga perangkat desa menjadi kunci keberhasilan program.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DKPP Jawa Barat atas konsistensinya menjalankan program gizi untuk masyarakat.

Jadi kegitan ini datang dari APBD provinsi yang berupa penambahan. Namun, sebelumnya tidak ada tapi kita komisi II karena merasa Kabupaten Bandung ini salah satu target prioritas untuk pementasan stunting diminta ada tambahan nya,” terangnya

“Nah, akhirnya alhamdulilah disetujui oleh dinas untuk bisa di titik ini, jadi harapannya ini tidak susten cuma ngasih sekarang untuk sekian minggu,” jelasnya

Kegitan tersebut, imbuh Agung, tadi ada edukasi juga kesadaran dari pemerintah setempat kecamatan, desa menduplikasi program yang sama bahkan yang lebih inovatif bagaimana caranya tidak ada yang stunting lagi

“Mohon juga temen temen wartawan kalau bikin konten atau berita tolong bikin berita atau konten betapa pentingnya protein hewani dalam asupan makanan sehari hari. Saya optimis dengan keseriusan seperti ini bisa terus menekan angka stunting,” Tukasnya

 

Yans.

Kepala Desa Cangkuang Wetan Asep.Kusmiadi S.P.d.I, Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Petani dan Masyarakat

Bandung – YUTELNEWS com|| Pemerintah Desa Cangkuang Wetan, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi petani dan masyarakat setempat. Acara yang berlangsung di Aula Desa cangkuang wetan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat dalam berbagai bidang, khususnya pertanian, sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi.pada kamis 20/11/2025.

Pelatihan ini di hadiri Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Dinas pertanian Koes Juniarto , kepala desa cangkuang wetan Asep Kusmiadi S.Pd.I, Kasipem Rukman, serta diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari petani, kelompok tani, ibu-ibu PKK, serta perwakilan karang taruna. Berbagai materi pelatihan disajikan oleh para ahli dan praktisi di bidangnya, antara lain:

– Teknik Budidaya Tanaman Modern: Peserta diajarkan cara bercocok tanam yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi terkini, seperti penggunaan bibit unggul, pupuk organik, dan sistem irigasi tetes.

– Pengolahan Hasil Pertanian: Pelatihan ini memberikan pengetahuan tentang cara mengolah hasil pertanian menjadi produk yang bernilai tambah, seperti keripik singkong, selai nanas, dan produk olahan lainnya.

– Manajemen Keuangan dan Pemasaran: Peserta dibekali dengan keterampilan mengelola keuangan usaha pertanian serta memasarkan produk secara efektif, baik secara online maupun offline.

– Pengembangan UMKM: Pelatihan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai bidang, seperti kerajinan tangan, kuliner, dan jasa.

Kepala Desa Cangkuang Wetan, Asep Kusmiadi S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu upaya pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di desanya. Ia berharap, dengan adanya pelatihan ini, masyarakat Cangkuang Wetan dapat lebih produktif, inovatif, dan berdaya saing.

“Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Cangkuang Wetan. Dengan peningkatan kapasitas ini, kami yakin masyarakat dapat meningkatkan kesejahteraannya dan membangun desa yang lebih maju,” ujarnya.

Salah seorang peserta pelatihan,bapak dede mengaku sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Ia mengatakan, pelatihan ini memberikan banyak pengetahuan baru yang dapat ia terapkan dalam usaha pertaniannya.

“Saya sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini. Saya jadi tahu bagaimana cara bercocok tanam yang lebih baik, mengolah hasil pertanian menjadi produk yang bernilai jual, serta memasarkannya secara efektif,” katanya.

Pelatihan peningkatan kapasitas ini merupakan bagian dari program pembangunan desa yang berkelanjutan. Pemerintah Desa Cangkuang Wetan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas SDM masyarakatnya melalui berbagai program pelatihan dan pemberdayaan.

 

Yans.

Ketua KONI H Yana Suryana S.Pd.I, Resmi Lepas Atlet PBFI Ikuti BK Porprov 2026 di Garut

Bandung- YUTELNEWS com || Ketua Umum KONI Kabupaten Bandung, H. Yana Suryana S.Pd.I secara resmi melepas para atlet binaraga dan fitness untuk babak kualifikasi Porprov XV tahun 2026.

Pelepasan dilaksanakan di Sekretariat PBFI Kabupaten Bandung, pada Rabu, (19/11/2025).

Pada kesempatan itu, Ketua Umum KONI kabupaten Bandung didampingi sejumlah pengurus KONI lainnya, dari bidang organisasi dan Humas/Publikasii meminta agar para atlet binaraga dan fitness meraih tiket Porprov 2026.

“Alhamdulillah hari ini, Rabu 19 Nopember dengan ini saya bisa melepas para atlet Binaraga dan Fitness, PBFI Kabupaten Bandung untuk mengikuti BK Porprov 2026 di Garut. Semoga para atlet dapat tiket BK sebanyak banyaknya, sehingga dapat berkesempatan meraih medali emas di ajang Porprov ke depannya,” kata Ustad Persib, sapaan Ketua KONI Kabupaten Bandung ini.
Pada kesempatan itu, ustad Persib meminta agar para atlet dapat mempertahankan Raihan medali emas pada Porprov nanti. “Yang penting kita harus tetap optimis meski dalam kondisi efisiensi anggaran untuk seluruh Cabor ini. Selamat bertanding jaga sportivitas dan raih prestasi setinggi mungkin,”harapnya.

Sementara itu, Ketua PBFI Kabupaten Bandung, H Berry mengucapkan terima kasihnya kepada Ketua Umum KONI atas pelepasan terhadap atlet PBFI untuk BK Porprov itu.

“Kami sangat bangga dengan kinerja KONI Kabupaten Bandung di Awah pimpinan Ustad Persib ini..Sebelumnya Ketum KONI monitoring evaluasi atlet binaraga, kini melepas secara resmi untuk ajang BK di Garut. Ini akan menjadi motivasi bagi pengurus PBFI dan para atlet binaraga/fitness,” kata H.Berry .

H.Berry mengaku siap untuk mendukung target KONI Kabupaten Bandung dalam Raihan 100 medali emas pada Porprov nanti. Dengan berkekuatan 5 atlet binaraga dan 5 atlet body fitness, pihaknya merasa yakin prestasi PBFI kabupaten Bandung akan terulang.

 

Yans.

Kantor Kadin Jabar Digembok 400 Anggota Kadin, Minta Ketua Kadin Anindya Bakrie Bersikap Tegas

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Sekitar 400 anggota Kadin Jabar yang terdiri dari Ketua Kadin Daerah, Anggota Luar Biasa dan anggota biasa, menyegel Kantor Kadin Jabar di Jalan Sukabumi, Bandung, Rabu 19 November 2025.

Dimotori Galih F Qurbany, Dony, Wawan dan Emay sebagai orator aksi, unjuk rasa diawali dengan berjalan kaki sekitar 300 meter dari lapangan Cafe Bajawa menuju gedung Kadin Jabar.

Sepanjang perjalanan mereka bergantian berorasi bahwa gedung Kadin Jabar dalam kondisi status quo. Oleh karena itu, gedung tersebut harus dikosongkan.

Di halaman gedung Kadin, para orator makin keras, selain menuntut agar gedung dikosongkan, mereka juga meminta Kadin Indonesia segera mengeluarkan SK untuk Nizar Sungkar.

Dalam kesempatan itu, Galih sebagai koordinator aksi menegaskan bahwa aksi ini utamanya meminta ketegasan dari Kadin Indonesia agar masyarakat Jawa Barat, terutama para pengusaha, jangan diabaikan.

Karena dampak dari ketidaktegasan Kadin Indonesia ini akan berbahaya, baik dari sisi keamanan maupun dari sisi politis.

Menurut Galih, ada pihak yang diuntungkan yakni ketua hasil Muprov Bogor Almer Faiq Rusidy yang menduduki kantor Kadin Jabar. Padahal baik ketua hasil Muprov Bogor maupun Muprov Bandung Nizar Sungkar sama sama belum mengantongi SK.

“Kita paham betul bahwa karena ada dualisme, maka sikap tegas dari Kadin Indonesia sangat diperlukan agar pengusaha tidak dikorbankan,” kata Galih.

Aksi unjuk rasa berlangsung sekitar 1 jaman. Diakhiri dengan penempelan stiker dan spanduk “Gedung ini disegel” , “Gedung ini harus dikosongkan.”

Peserta aksi akhirnya membubarkan diri, kembali ke tempat semula.***

 

Yans.

H.Cucun Ahmad Syamsurijal Bertemu Persagi dan BGN, Permohonan Minta Maaf dan Sepakati Penguatan Program MBG

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan permohonan maaf usai video dirinya viral terkait dengan pernyataannya mengenai ahli gizi dalam acara sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bandung beberapa waktu lalu.

Permohonan maaf dan klarifikasi tersebut disampaikan melalui video resmi yang beredar di sejumlah media maupun salah satu akun resminya, Cucun Centre.

Dalam video permintaan maaf resmi yang beredar, Cucun menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi akibat pernyataannya soal ahli gizi dalam program MBG beberapa waktu lalu di Bandung.

“Beberapa hari lalu pada saat acara dengan Badan Gizi Nasional di Bandung ada pernyataan saya yang menjadikan perdebatan. Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan permohonan maaf agar semua menjadi terang dan jelas,” ujar Cucun.

Cucun mengampaikan bahwa konteks pembahasan sebenarnya tidak seperti yang dipersepsikan publik. Ia mengaku tidak bermaksud menyinggung atau menyepelekan profesi sarjana ahli gizi.

Menurutnya, ahli gizi dalam pelaksanaan program MBG sangatlah penting. Ia menyebut ahli gizi adalah mereka yang mengawal program MBG untuk menciptakan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas dan berdaya saing.

Kemudian Cucun juga menjelaskan program MBG ini buian sekedar program sosial, melainkan fondasi untuk mewujudkan cita-cita bangsa dengan menumbuhkan sumber daya manusia yang unggul melalui program peningkatan gizi, pendidikan tentang gizi, dan kesehatan sejak dini.

“Hari ini saya bersama dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) dan BGN bertemu di ruang pimpinan DPR RI. Kami menyepakati penguatan program MBG, lewat kerjasama BGN dengan Persagi,” tambahny

Ia menjelaskan para sarjana lulusan program ahli gizi dan lulusan vokasi gizi akan dikonsolidasikan oleh Persagi bersama BGN.

“Kami sepakat untuk terus melakukan perbaikan agar program MBG ini menjadi program yang bermanfaat untuk masa depan anak-anak Indonesia,” jelasnya.

Cucun berharap setelah pertemuan Persagi dan BGN ini membuat kualitas gizi anak-anak Indonesia lebih hebat apalagi dengan pengetahuan gizi sejak dini. Ia optimistis para ahli gizi, penyuluh gizi, dan literasi tentang gizi akan membuat Indonesia yang lebih kuat.

“Sekali lagi dari lubuk hati yang terdalam saya mohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkapnya.

Sebelumnya, Cucun juga sempat menyampaikan permohonan maaf sekaligus memberikan klarifikasi atas video viral yang beredar. Hal itu disampaikan melalui salah satu akun resminya, Cucun Centre.

Dalam unggahan tersebut, Cucun menyampaikan permohonan maaf jika ucapannya dalam forum tersebut dianggap arogan dan menyinggung profesi ahli gizi.

Ucapan yang kemudian viral tersebut terjadi dalam sesi tanya jawab yang berlangsung pada Rapat Konsultasi SPPG Kabupaten Bandung pada Minggu, 16 November 2025.

“Saya menyampaikan permohonan maaf apabila dinamika pembahasan di dalam ruangan terkait tuntutan aspirasi sempat menjadi konsumsi publik dan dianggap menyinggung profesi ahli gizi,” tulis Cucun dalam unggahannya.

Lebih lanjut, H Cucun menjelaskan bahwa arah pembicaraan saat itu terkait kekhawatiran adanya perubahan diksi dari ‘ahli gizi’ dalam regulasi program terkait gizi, termasuk MBG (Makan Bergizi Gratis).

Menurutnya, perubahan nomenklatur berpotensi memengaruhi kualitas makanan bergizi serta aspek pengawasannya.

“Tujuan saya adalah meluruskan bahwa apabila terjadi perubahan diksi, terdapat kekhawatiran bahwa kualitas makanan bergizi, termasuk aspek pengawasannya, menjadi tidak dapat dipastikan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa wacana mengganti istilah “ahli gizi” dengan sebutan lain seperti Quality Control atau Pengawas Makanan Bergizi masih sebatas wacana dan belum tentu diberlakukan.

Bantah Akan Hilangkan Nomenklatur Ahli Gizi

Dalam klarifikasinya, Cucun menyebut bahwa pernyataan dalam video sebetulnya merupakan respons atas usulan dari peserta forum yang meminta agar embel-embel “ahli gizi” tidak digunakan.

Menurutnya, menghilangkan nomenklatur tersebut justru dapat membuka peluang bagi pihak yang tidak memiliki kompetensi keilmuan untuk masuk ke ruang profesi gizi.

Kondisi itu, kata Cucun, berpotensi menggeser peran para tenaga ahli gizi yang selama ini memiliki keahlian dan standar kompetensi yang terukur.

“Secara prinsip, apabila nomenklatur tersebut dihilangkan, hal ini justru membuka peluang bagi pihak yang bukan ahli gizi untuk masuk ke ruang profesi tersebut,” tulisnya.

Oleh karena itu, Cucun menilai penting untuk menegaskan nomenklatur profesi demi menjaga kepastian peran, kualitas layanan gizi, dan keamanan pangan bergizi.

Minta Maaf dan Terima Kritikan Masyarakat

Di bagian akhir klarifikasinya, Cucun Ahmad Syamsurijal menyampaikan permintaan maaf dan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberi perhatian dan masukan terkait polemik tersebut.

Menurutnya, setiap kritik dan aspirasi menjadi bagian penting untuk memperkuat program pemerintah, termasuk agenda Presiden Prabowo dalam mempersiapkan masa depan generasi penerus bangsa.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah memberikan masukan dan perhatian. Setiap aspirasi sangat berarti bagi penguatan program Presiden Prabowo,” ujarnya.(**)

 

Yans.

Ketua Pentahelix Tri Rahmanto Gercep Lakukan Percepatan Penanggulangan di Wilayah Rawan Banjir Dayeuhkolot

Bandung – Ketua pentahelix Tri Rahmanton gercep melakukan Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot melaksanakan untuk mengetahui penyebab kejadian banjir yang ada di wilayah Kecamatan Dayeuhkolot dan Sekitarnya.

Kegiatan ini dilaksanakan dan dipimpin langsung oleh ketua Tim Percepatan Penanganan Banjir Dayeuhkolot, bapak Tri Rahmanto bersama juru operasional dan pemeliharaan sumber daya air sungai UPTD DAS Ciwidey PUTR Kabupaten Bandung.pada senin 17/11/2025.

Ketua pentahelix melaksanakan dimulai dari titik wilayah rawan yang dianggap sering banjir, yang berlokasi di Desa Dayeuhkolot belakang Pom Bensin, Metro Palasari anak sungai Ci Palasari, setelah itu diteruskan di titik
rawan kedua yaitu di Kp.Bojong Asih RW 3 Desa Dayeuhkolot dan titik lainya.

Hasilnya dari penelusuran ketua pentahelix bersama tim, disimpulkan bahwa harus dilakukanya normalisasi saluran drainase dan anak sungai, Saluran-saluran karna terjadi pendangkalan dan juga perbaikan TPT yang ada diwilayah tersebut.

Selain itu, setelah ketua pentahelix dan anggota berkomunikasi dengan kepala desa Dayeuhkolot, mendapat solusi lainya terkait banjir yang terjadi.

Seperti disampaikan Tri Rahmanto kepada Awak media usai pengecekan kelapangan, bahwa harus dibuatkan Polder mesin penyedot air di RW O4 guna menanggulangi banjir yang ada di RW 4 dan RW 05 Desa Dayeuhkolot dan juga harus dibuatnya kolam retensi sebagai titik temu air banjir yang sangat bagus, karena semua titik air banjir bisa masuk sehingga nantinya bisa dibuang langsung ke sungai Citarum dan banjirnya bisa cepat surut,” ujarnya.

“Semoga pada hari ini ketua pentahelix Tri Rahmanto, hasil monitoring bisa menjadikan sebuah langkah awal dalam penanggulangan bencana banjir di Dayeuhkolot. Dengan turun langsung, melihat dan menggali informasi tentunya akan menjadi ukuran bagi kita, upaya apa yang harus dilakukan guna mendapatkan solusi terbaik dan tepat dalam menanggulangi banjir,” kata Tri.

Dalam kesempatannya Tri juga menyampaikan, diperlukan dukungan dari seluruh elemen masyarakat termasuk dari pengusaha yang ada diwilayah Kecamatan Dayeuhkolot ini supaya menanggulangan banjir di Dayeuhkolot ini bisa maksimal.

Ketua pentahelix terus melakukan percepatan penanggulangan banjir Dayeuhkolot terus bergerak menelusuri wilayah rawan banjir yang berada di wilayah kecamatan Dayeuhkolot untuk mengukur sedimentasi air dititik-titik rawan banjir dan mengetahui dengan pasti penyebab terjadinya banjir untuk dicari solusi dan penangananya.”tukasnya.

 

Yans.

Kang DS: Verifikasi IPPR Jadi Langkah Penting Menata Pemanfaatan Ruang di Kabupaten Bandung

JAKARTA – YUTELNEWS com|| Bupati Bandung, Dadang Supriatna menghadiri Penandatanganan Berita Acara Verifikasi Penanganan Indikasi Pelanggaran Pemanfaatan Ruang (IPPR) dalam rangka Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) di Gedung Kementerian ATR/BPN, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2025).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Jonahar yang menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah atas komitmennya dalam menjaga keteraturan ruang. Ia menegaskan bahwa IPPR merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

“Pengendalian pemanfaatan ruang merupakan fondasi agar tata ruang nasional dapat berjalan tertib dan konsisten,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung itu memaparkan hasil verifikasi IPPR di Wilayah Perencanaan Cimenyan dan Cilengkrang. Dari proses lapangan, teridentifikasi 12 objek pelanggaran, yang terdiri atas 11 pemanfaatan ruang tanpa Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), serta satu objek yang tidak memenuhi ketentuan dalam dokumen KKPR. Temuan itu mencakup permukiman, bangunan usaha, vila, dan fasilitas rekreasi yang tidak selaras dengan arahan rencana tata ruang.

Kang DS menegaskan bahwa proses verifikasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan ketertiban pemanfaatan ruang.

“Tata ruang bukan hanya soal peta dan aturan, tetapi tentang masa depan daerah yang kita bangun bersama,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, 12 objek yang melanggar akan segera ditertibkan untuk memastikan bahwa setiap aktivitas ruang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain pemetaan objek pelanggaran, verifikasi juga menghasilkan koreksi terhadap luasan dan intensitas pemanfaatan ruang di sejumlah titik. Langkah ini dilakukan agar nantinya selaras dengan ketentuan zonasi dalam rancangan RDTR.

“Tim kami melakukan koreksi agar semua kegiatan sesuai dengan rencana zonasi RDTR yang sedang disusun. Ini penting untuk menciptakan pembangunan yang tertib dan terarah,” jelas Kang DS.

Kang DS menegaskan komitmen Pemkab Bandung untuk menyelesaikan seluruh tahapan verifikasi. Ia berkomitmen untuk menuntaskan seluruh tahapan verifikasi IPPR sebagai bentuk keseriusan Pemkab Bandung dalam memperkuat pengendalian pemanfaatan ruang.

Ia juga menambahkan bahwa upaya ini sekaligus mendukung percepatan penyusunan RDTR sebagai instrumen penting pembangunan daerah.

“Semua langkah ini kami tempuh agar pembangunan di Kabupaten Bandung selalu berpihak pada kepentingan masyarakat dan keberlanjutan wilayah,” tutup Kang DS.

 

Yans.

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.