,

Pelanggaran UU Perkawinan No. 16 Tahun 2019, Begini Kata Dr. Siti Komariah.

Bandung -YUTELNEWS com|| Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) secara interaktif. FGD ini mengambil tema Implementasi Pendidikan Aqil-Baligh untuk mencegah terjadinya pernikahan dini yang diselenggarakan di Kantor Desa Paku Haji, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

PkM Program Studi Pendidikan Sosiologi UPI digelar sebagai upaya untuk membentuk Pola Asuh Orang Tua Sebagai Pencegahan Kenakalan Remaja. Hal ini juga untuk mengantisipasi pergaulan bebas di antara remaja yang menyebabkan pernikahan dini (pernikahan anak) di kalangan remaja. Dimana remaja tidak memahami fungsi naluri seksual, sehingga menyalurkan nafsu secara keliru (pergaulan bebas, yang berakibat kehamilan pranikah), ungkap Siti Komariah, Ph.D, Sekretaris Program Studi Pendidikan Sosiologi UPI.

Menurut Sosiolog alumni Universiti Malaya Kualalumpur ini, masih banyak orang tua yang menganggap tabu membicarakan seksualitas, sehingga anak belajar dari media yang tidak islami. Akibatnya, ketika terjadi kehamilan pranikah, keluarga memilih jalan pintas menikahkan anak, walaupun belum siap mental dan ekonomi.

Kegiatan FGD yang melibatkan masyarakat Desa Paku Haji, perwakilan Desa Paku Haji, ibu ibu PKK, serta remaja putri ini menekankan pentingnya menekan upaya Pernikahan dini (child early marriage) merupakan pernikahan yang melibatkan satu atau kedua mempelai yang berusia di bawah 18 tahun. Praktik ini dipandang bermasalah karena memengaruhi hak anak, kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan jangka panjang. Hal tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Perkawinan No. 16 Tahun 2019, yang mengatur batas umur minimal laki-laki dan perempuan menikah yaitu 19 tahun, ungkap Dr. Siti Komariah.

Meskipun angka perkawinan anak menurun, akan tetapi perkawinan anak tetap merupakan isu serius. Secara nasional angka perkawinan anak turun dari 10,35% (2020/2021) menjadi 6,92% pada 2023 (Kemen PPPA). Data Kemenag, pasangan menikah di bawah 19 tahun menurun: tahun 2022, 8.804 pasangan, tahun 2023, 5.489 pasangan, tahun 2024, 4150 pasangan.

Sementara data di Jawa Barat berkenaan dengan pernikahan dini, pada tahun 2019 tercatat 21.499, tahun 2020 tercatat 9.821 (11,58%), tahun 2021 tercatat (10,35%), tahun 2022 tercatat 5.523 (8,65%), bahkan menurut artikel di jurnal fakultas hukum UNPAD, tahun 2022 pengajuan dispensasi nikah berjumlah 8.607. Tahun 2023 tercatat (8,05%), tahun 2024 prevalensi perkawinan anak di Jawa Barat 5,78%. Data ini tentu perlu menjadi perhatian kita bersama, ungkap Dr. Siti.

FGD yang digelar oleh Program Studi Pendidikan Sosiologi UPI ini berupaya untuk melakukan pencegahan kenakalan remaja dalam hal ini pergaulan bebas yang seringkali menjadi pemicu terjadinya pernikahan dini. Upaya lain perlu dilakukan sedini mungkin di lingkungan keluarga melalui pendidikan aqil balig, tarbiyah jinsiyyah.

Bagaimanapun, keluarga merupakan lingkungan pertama yang mengajarkan adab aurat, pergaulan, dan tanggung jawab melalui parenting Islami, komunikasi terbuka, diskusi bertahap tentang pubertas.
Tarbiyah jinsiyyah, merupakan proses pendidikan yang membimbing manusia, khususnya anak dan remaja, agar memahami, menyikapi, dan mengelola naluri seksualnya sesuai dengan ajaran Islam, nilai moral, serta tanggung jawab sosial dan spiritual ungkap peneliti sosiologi gender ini.

Kita ingin mencegah praktik pernikahan dini yang pada umumnya terjadi karena kegagalan tarbiyah jinsiyyah, yaitu kurangnya pemahaman tentang seksualitas, tanggung jawab, dan tujuan pernikahan. Dengan adanya pendidikan tarbiyah jinsiyyah yang benar akan melatih remaja mengendalikan nafsu (tazkiyah an-nafs), sehingga menghindarkan mereka dari zina dan kehamilan pranikah, serta menuntun mereka menikah pada waktu yang tepat, setelah matang fisik, mental, dan ekonomi, selaras dengan syariah, yaitu menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta.

Sudah selayaknya bahwa cara yang lebih mulia dalam mengatur naluri seksual yaitu dengan ilmu dan iman. Pendidikan aqil balig, tarbiyah jinsiyyah yang benar bukan mengajarkan seks, tapi menanamkan kesadaran bahwa seks adalah amanah Allah yang harus dijaga hingga halal dan bertanggung jawab, tutup Siti Komariah.***

Yans.

,

Kepala Uptd Dalduk PK Dayeuhkolot,Wahidatun Nikmah Gelar Jambore IMP Bangga Kencana Se -Kecamatan 2025 Perkuat Kapasitas Peran Kader.

Garut – YUTELNEWS com || kepala Uptd Dalduk P2KB PK kecamatan Dayeuhkolot, Wahidatun Nikmah, menilai kegiatan Jambore IMP Bangga Kencana dan Sub IMP Bangga Kencana se-kecamatan Dayeuhkolot Tahun 2025 sebagai momentum yang sangat positif dan strategis dalam memperkuat peran kader sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan yang diikuti oleh kader dari kecamatan Dayeuhkolot,Kabupaten Bandung ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga sarana penting bagi peningkatan kapasitas dan kolaborasi antar paran kader.

Melalui jambore IMP bangga kecana ini, para kader tidak hanya mendapatkan wadah untuk saling bertukar pengalaman dan inovasi program, tetapi juga mempererat silaturahmi, solidaritas, dan semangat gotong royong di antara sesama penggerak Kader”, ujar Wahidatun Nikmah, saat menghadiri kegiatan Jambore, pada kamis (30/10/2025).

Lebih lanjut,kepala Uptd Wahidatun Nikmah, menyampaikan bahwa Jambore IMP dan Sub IMP bangga kencana, para kader juga menjadi bentuk apresiasi bagi para kader yang telah menunjukkan dedikasi tinggi di lapangan, terutama dalam bidang pemberdayaan keluarga, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pelestarian nilai-nilai sosial dan budaya lokal.

Ia berharap melalui kegiatan ini, semangat pengabdian dan kerja nyata para kader semakin kuat, sehingga mampu mendukung berbagai program pemerintah daerah dalam menciptakan keluarga yang berdaya, sejahtera, dan harmonis.

Kegiatan Jambore IMP bangga kencana dan sub IMP bangga kencana se-kecamatan Dayeuhkolot 2025 ini digelar berlangsung di Garut,dan dibuka langsung oleh Kepala UPTD Dalduk kecamatan Dayeuhkolot Wahidatun Nikmah, bersama jajaran UPTD PK Dayeuhkolot . Acara berlangsung selama satu hari, dengan berbagai agenda seperti lomba yel-yel, lomba stand terbaik, pelatihan, dan sesi motivasi bagi para kader.” tukasnya.

 

Yans

, ,

Camat Bojongsoang Kankan Taufik B.S.Ip, Apresiasi TNI Bersihkan Sungai Citarum,Penanganan Sampah dan Banjir.

Bandung – YUTELNEWS com|| Camat Bojongsoang, Kankan Taufik, mengapresiasi langkah jajaran TNI yang turun langsung membersihkan sampah di aliran Sungai Citarum serta membangun tanggul di wilayah Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Citarum Harum Sektor 2 yang dikunjungi langsung oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih S.E., didampingi Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Dinas Lingkungan Hidup, BBWS, Kesbangpol,DPUTR dan Tamu Undangan Lainnya pada Jumat (31/10/2025).

Menurut Kankan, kehadiran TNI menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan mencegah banjir, khususnya di kawasan rawan genangan.

“Pertama, saya ucapkan terima kasih atas inisiasi yang dilakukan jajaran TNI yang hari ini dikunjungi langsung oleh Pangdam III/Siliwangi. Kami dari pemerintah Kecamatan Bojongsoang sangat mengapresiasi, karena persoalan sampah tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja,” ujar Kankan di lokasi kegiatan, Taman Air Oxbow Bojongsoang.

Ia menekankan bahwa persoalan lingkungan, seperti sampah dan banjir, hanya bisa diatasi jika seluruh pihak ikut terlibat – mulai dari pemerintah, aparat, hingga masyarakat.

“Ketika pemerintah melaksanakan hal positif seperti kegiatan hari ini, sementara masyarakat masih membuang sampah sembarangan, maka upaya itu menjadi tidak berarti. Semua pihak harus ikut bergerak dan punya kesadaran bersama,” katanya.

Kankan juga mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke sungai.
“Hal positif itu sederhana, salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan. Pemerintah pun terbuka terhadap masukan dari masyarakat, karena solusi terbaik lahir dari kerja sama,” ujarnya.

Dari hasil pantauan lapangan bersama RW 9, dan 10 Desa Bojongsoang, Kankan mengungkapkan bahwa penyebab utama banjir di wilayahnya adalah pendangkalan Sungai Cikapundung Kecil yang berada di belakang permukiman warga.

“Sungai itu sudah cukup dangkal karena sedimentasi yang tinggi. Kalau hanya meninggikan tanggul tanpa memperbaiki aliran sungainya, air bisa meluap ke arah permukiman,” jelasnya.

Ia berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait, seperti BBWS, tidak hanya fokus pada pembangunan tanggul, tetapi juga melakukan normalisasi sungai dan pengerukan sedimentasi agar aliran air kembali lancar.

Kankan juga menyoroti kondisi sampah yang terus menumpuk di aliran sungai kecil.
Menurutnya, sejak ia menjabat tiga bulan lalu, volume sampah di wilayah tersebut terus meningkat setiap kali hujan deras.

“Tiga bulan lalu, saat pertama saya menjabat di Bojongsoang, tumpukan sampah belum sebanyak sekarang. Tapi setiap kali hujan deras, sampah langsung menumpuk di sini. Itu berarti masih banyak warga yang membuang sampah ke sungai,” ungkapnya.

Ia menegaskan, persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab warga Bojongsoang semata, melainkan juga masyarakat di wilayah lain yang terhubung melalui aliran sungai.

“Karena sampah di Bojongsoang ini terbawa dari hulu. Maka saya berharap semua warga di sepanjang aliran sungai turut menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah ke sungai,” pungkasnya.

 

Yans.

Bentuk Kepedulian Terhadap Warganya Anggota DPRD Dadang Hemayana S.I.P Takziah Ke Rumah Duka

Bandung – YUTELNEWS com|| Salah satu bentuk kepedulian anggota DPRD kabupaten bandung ,Dadang Hemayana S.I.P terhadap warga di wilayahnya yang mengalami musibah kematian yaitu di antaranya ikut melaksanakan takziah, datang ke rumah duka nya.

Takziah diharapkan seorang anggota DPRD kabupaten bandung bisa lebih dekat dengan warganya dan bisa merasakan kesedihan warga yang terkena musibah. Seperti yang dilakukan oleh Dadang Hemayana yang ikut melaksanakan takziah terhadap salah satu warga di wilayah desa banjaran yang meninggal dunia,” pada Selasa (29/10/2025).

Dalam takziah ini, anggota DPRD Dadang Hemayana melayat ke rumah duka warga yang meninggal dunia, yaitu Almarhum Bapak Abdul Rosid (Tepson) yang beralamat di RT../RW .. Perumahan Sanggarmas lestari Desa Banjaran kota Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung.

Anggota DPRD Kabupaten Bandung Dadang Hemayana mengatakan, Takziah ini merupakan bentuk kepedulian terhadap warga di wilayahnya, selain memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan juga sebagai sarana untuk berinteraksi dengan warga sekitar.

“Innalillahi wa innailaihi rojiun, saya atas nama pribadi dan keluarga besar turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Abdul Rosid ( Tepson), semoga almarhum diterima dan diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT .” ujar Dadang

“Kepada Keluarga yang ditinggalkan agar tabah, ikhlas, berlapang dada, karena semua yang kita miliki akan kembali kepada sang khalik, semoga almarhum Abdul Rosid pergi dalam keadaan khusnul khotimah dan diterima segala amal ibadahnya.” lanjut Dadang

Dadang Hemayana juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang mengenal almarhum Abdul Rosid agar dapat bersama-sama mendoakan almarhum, apabila terdapat salah kata maupun perbuatan selama almarhum bergaul mohon kiranya agar bersama-sama dapat dimaafkan.

Simpati yang ditunjukkan oleh anggota dprd beserta keluarga besar dan jajaran tersebut mendapatkan apresiasi yang cukup baik dari warga wilayahnya, karena kepeduliannya dapat membangun komunikasi sosial dan kedekatan dengan warga di wilayah nya.

Sementara keluarga Almarhum yang ngga mau disebutkan namanya, mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota dprd bapak Dadang Hemayana yang senantiasa peduli terhadap warga wilayahnya dan bertakziah langsung ke rumah warga yang meninggal dunia.

“Atas nama keluarga almarhum kami ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Dadang Hemayana yang sudah datang dan hadir di tengah tengah kami untuk Takziah ke Almarhum Abdul Rosid, saudara kami yang meninggal dunia,” ucap keluarga Almarhum.

 

Yans

,

“Prima Bersih Lingkungan, Persiapan Kehadiran Bupati Bandung Kang DS “.

Bandung – YUTELNEWS com|| Kegiatan “Prima Bersih Lingkungan” sebagai persiapan kehadiran Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna, ini merupakan inisiatif penting untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.
kegiatan ini,​ sehubungan untuk menyambut kedatangan Bupati Bandung dengan lingkungan yang representatif. Mendorong partisipasi aktif para anggota Prima dalam menjaga kebersihan. secara bersama -sama dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dan sekaligus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan kegiatan untuk memastikan sesuai dengan rencana.

Lebih lanjut,sebagai tambahan, berikut adalah beberapa tips untuk melaksanakan kegiatan “Prima Bersih Lingkungan” secara efektif.

Dengan persiapan dan pelaksanaan yang baik, kegiatan “Prima Bersih Lingkungan” ini diharapkan dapat berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi lingkungan serta masyarakat di wilayah lamajang pentas.

 

Yans

,

Khoiril Anwar Sah Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bandung, Komitmen Lanjutkan Perjuangan Almarhumah Tiktik Kartika

BANDUNG – YUTELNEWS com || Khoiril Anwar resmi dilantik sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Kabupaten Bandung sisa masa jabatan 2024-2029. Ia menggantikan almarhumah Tiktik Kartika, anggota Fraksi PKB yang meninggal dunia beberapa bulan lalu.

Pelantikan Khoiril Anwar sebagai PAW anggota DPRD Kabupaten Bandung dilaksanakan dalam Rapat Paripurna peresmian Pengganti Antar Waktu Anggota DPRD Kabupaten Bandung sisa masa jabatan 2024-2029 di Gedung DPRD Kabupaten Bandung, pada Senin (27/10/2025) siang.

Prosesi pelantikan dipimipin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzie dan dihadiri oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna, Wakil Bupati Ali Syakieb, jajaran Forkopimda, anggota DPRD, para kepala OPD, Camat, dan perwakilan oraganisasi masyarakat.

“Demi Allah saya bersumpah. Bahwa saya akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota DPRD Kabupaten Bandung dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan berpedoman kepada Pancasila dan UUD 1945,” ujar Khoiril Anwar ketika mengucapkan sumpah anggota DPRD.

Setelah dilantik, Khoiril yang juga kader Ansor Kabupaten Bandung itu juga berjanji akan menjalankan kewajiban dan bekerja dengan sungguh-sungguh dan akan memperjuangkan aspirasi rakyat yang diwakili terutama dari daerah pemilihan (dapil) 1 yaitu Soreang, Pasirjambu, Ciwidey, Rancabali, Kutawaringin dan Cangkuang.

Dalam sambutannya dalam video resmi, Khoiril Anwar menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan perjuangan almarhumah Tiktik Kartika dan bekerja yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Bandung.

“Saya merasa terhormat dan bertanggung jawab atas amanah ini. Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk mewakili aspirasi masyarakat dan melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh almarhumah Bu Tiktik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzi mewakili jajaran DPRD Kabupaten Bandung menyampaikan selamat datang dan selamat bertugas kepada Khairil Anwar yang baru saja dilantik sebagai anggota DPRD dari Fraksi PKB.

“Semoga yang terhormat saudara Khairil Anwar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Dan semoga dapat menjawab semua harapan masyarakat yang diwakili,” ujar Renie yang juga politisi PKB.

Dengan dilantiknya Khoiril Anwar, komposisi anggota DPRD Kabupaten Bandung kembali lengkap. Khoiril Anwar selanjutnya akan ditugaskan di Komisi A DPRD Kabupaten Bandung.

Sebelumnya, anggota Fraksi PKB Tiktik Kartika binti KH Uyekh Balukia Sakir, berpulang ke rahmatullah pada 12 Mei 2025 lalu.

Kepergian Tiktik mengagetkan seluruh kader PKB, tak terkecuali Wakil Ketua Umum DPP PKB yang juga Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal dan Bupati Bandung yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Dadang Supriatna.

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Cucun Ahmad Syamsurijal menyebut Tiktik sebagai sosok legislator perempuan PKB yang sangat peduli terhadap umat dan masyarakat Kabupaten Bandung.

“Kami kehilangan sosok pejuang PKB Kabupaten Bandung. Beliau adalah sosok pejuang PKB yang peduli terhadap umat dan masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar Cucun saat melayat ke kediaman keluarga Tiktik Kartika. (**)

 

Yans.

,

Camat ,H Rahmat Resmikan Prasasti Pada Peresmian Pasar Semi Modern Tradisoanal  ” The Great Ebod Jaya”.

Bandung – YUTELNEWS com|| Camat Cimaung H Rahmat meresmikan langsung Pasar Semi Modern,tradisional “The Geat Ebod Jaya”, Desa Jagabaya Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, pada Senin (27/10/2025).

Peresmian pasar tradisional yang dibangun bersama PT Ebod Jaya itu ditandai dengan peresmian pengguntingan pita langsung oleh Camat Cimaung H Rahmat.

Pasar The Great Ebod Jaya tersebut dibangun di atas lahan seluas 3000 m2. Di sana terdapat beberapa ruko, kios, dan lapak.

Camat H Rahmat mengaku bersyukur bisa meresmikan Pasar Semi Modern The Great Ebod Jaya. Apalagi pasar merupakan pusat perekonomian masyarakat yang diyakininya akan berdampak besar bagi daerah kecamatan cimaung

“Saya yakin di sini akan berkembang pesat. Apalagi perputaran uang di Kecamatan Cimaung ini sangatlah tinggi,” ujarnya.

Camat pun berterima kasih kepada PT Ebod Jaya yang telah membantu Pemerintah kecamatan dalam melengkapi sarana perekonomian.membuka pasar semi modernt ( Tradisional)

“Kami pun bergembira di pasar ini ada terobosan untuk UMKM berjualan, sehingga pasar ini akan tetap ramai,” ucap H Rahmat

Ia pun mengajak semua pihak untuk menjaga pasar tersebut, termasuk menjaga kebersihannya. “Tolong jaga tempat ini. Keberadaan pasar ini mudah-mudahan bisa mengungkit pertumbuhan ekonomi,” katanya.

Komisaris PT Ebod Jaya H.Mahmud Sualaeman mengatakan, peresmian ini merupakan momen yang ditunggu setelah sekian tahun ,ingin keberadaan pelaksanaan pembangunan pasar ini, karna Cimaung tidak ada namanya pasar.
Sekarang pembangunan pasar ini telah terselesaikan. Bapak/Ibu bisa menikmati hasilnya,” ujarnya.

Berkaitan dengan kehadiran produk UMKM, H Mahmud menjelaskan hal itu untuk memaksimalkan penggunaan pasar, mengingat aktivitas para pedagang dari pagi sampai sore hari dan pasar buka tiap hari.

“Kami memiliki kreasi menghidupkan suasana pasar setelah sebagian ruko tutup ketika siang. Salah satunya berkolaborasi dengan UMKM. Sekarang sudah ada sekitar 40 UMKM yang bekerja sama,” katanya.

Usai gunting Vita peresmian pasar tradisional ini, Camat cimaung langsung keliling menyurvai alokasi tempat ruko- ruko para warga penjual berbagai macam kebutuhan di sekitar pasar tersebut.

 

Yans.

,

Politisi Muda , Khoiril Anwar Dilantik Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bandung

BANDUNG – YUTELNEWS com|| Politisi muda PKB, Khoiril Anwar berencana menjalani prosesi pelantikan jadi Anggota DPRD Kabupaten Bandung periode 2024-2029 pada Senin (27/10/2025).

Kehadiran Khoiril Anwar ini adalah untuk menggantikan anggota legislatif sebelumnya Hj. Titik Kartika FD, yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Khoiril Anwar yang masuk pada agenda pergantian antar waktu atau PAW anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB ini akan melangsungkan pelantikan di Gedung Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bandung.

“Insya Allah, apa yang sudah diamanah kepada saya ini untuk meneruskan perjuangan almarhumah Hj. Titik Kartika FD. Semoga dalam menjalankan amanah ini tetap istiqomah, untuk kebaikan masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar Khoiril Anwar di Soreang, Minggu (26/10/2025).

Legislator asal daerah pemilihan 1 Kabupaten Bandung ini pun memohon doa dari masyarakat Kabupaten Bandung. Semoga apa yang ia lakukan mendapatkan rahmat dan keberkahan dari Allah SWT. Aamiin yra.

“Semata-mata apa yang kita lakukan karena Allah SWT,” ucapnya.**

Yans

Wakil Ketua DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal Berikan Hadiah Istimewa untuk Juara Cibodas Cup

BANDUNG –YUTELNEWS com || Cibodas Cup, turnamen sepak bola tahunan yang sangat dinantikan di Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, kembali sukses digelar tahun ini.

Even bergengsi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Cibodas ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus unjuk kemampuan bagi para pemain sepak bola muda lokal.

Turnamen yang berlangsung selama beberapa pekan ini mencapai puncaknya pada Minggu (26/10/2025) sore di Lapangan Cibodas, dengan dihadiri oleh ribuan penonton yang memadati setiap sudut lapangan.

Tua, muda, laki-laki, dan perempuan, semua berbaur menjadi satu memberikan dukungan kepada tim-tim kesayangan mereka. Sorak sorai penonton dan bendera tim yang berkibar menambah semangat para pemain di lapangan.

Tahun ini, tim Persipas A Pasirwaru berhasil meraih juara pertama kategori dewasa dan berhak membawa pulang piala bergilir Cibodas Cup. Di partai final yang sengit, Persipas A berhasil mengalahkan Bucis FC yang harus puas menjadi juara kedua.

Pertandingan final berlangsung dengan tensi tinggi, diwarnai jual beli serangan yang memukau dan aksi-aksi individu yang memukau dari kedua tim.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Hadiat, Camat Pasirjambu, tokoh masyarakat dan perwakilan Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Samsurijal.

Selain berhak membawa pulang piala bergilir, sebagai juara pertama Persipas A Ciwaru mendapatkan hadiah istimewa dari Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, berupa hadiah kejutan seekor domba sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka.

Selain itu, anggota DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, Hadiat, juga memberikan uang pembinaan masing-masing sebesar Rp500.000 kepada pemain yang dinobatkan sebagai top skor dan pemain terbaik dalam turnamen ini.

“Alhamdulillah saya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas suksesnya penyelenggaraan Cibodas Cup tahun ini. Saya ucapkan selamat untuk para juara,” ujar Hadiat.

Pada kesempatan tersebut, Hadiat secara simbolis menyerahkan hadiah satu ekor domba mewakili Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. Selain itu, ia turut memberikan hadiah uang pembinaan kepada para pemenang.

Menurut Hadiat, Cibodas Cup bukan hanya sekadar turnamen sepak bola, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali persaudaraan dan mempromosikan potensi pemain muda di Pasirjambu.

Politisi PKB itu berharap agar Cibodas Cup dapat terus menjadi agenda rutin yang semakin berkualitas dan memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola di Kecamatan Pasirjambu.

“Kami berharap, melalui turnamen ini, akan muncul bibit-bibit pemain sepak bola berbakat yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi,” tambahnya.

Cibodas Cup 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi pesta rakyat yang menghadirkan hiburan dan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kecamatan Pasirjambu.(**)

Yans.

Hj. Renie Rahayu Fauzi Apresiasi Dan Buka Langsung Kirab Santri Nasional Se-Kecamatan Majalaya

Bandung – YUTELNEWS com|| Hari Santri Nasional 2025 diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Penetapan Hari Santri dimaksudkan untuk mengingat dan meneladani semangat jihad para santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Indonesia yang digelorakan para ulama.

Tanggal 22 Oktober 1945 merujuk pada peristiwa bersejarah, yakni seruan Resolusi Jihad yang dibacakan oleh Pahlawan Nasional KH. Hasyim Asy’ari. Seruan tersebut berisikan perintah kepada umat Islam untuk berperang (jihad) melawan tentara Sekutu yang berupaya menjajah kembali wilayah Indonesia pasca-Proklamasi.

Kirab Santri Nasional resmi dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung dari Fraksi PKB, Hj. Renie Rahayu Fauzi, pada 26 Oktober 2025 bertempat di Alun-alun Majalaya.

Dalam acara tersebut di hadiri pula Forkopimcam Kecamatan Majalaya, Sekcam Majalaya, Kapolsek Majalaya Kompol Suyatno, S.Pd.I., M.M., Danramil 0624 Majalaya Kapten Inf. Purwanto, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, Dinas LLAJ, Ketua PCNU Majalaya, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta stakeholder terkait lainnya.

Dalam acara kirab ini diikuti sebanyak empat ribu (4.000) santri yang berasal dari jenjang PAUD, TK, DTA, SD, SMP, hingga SMA di wilayah kerja Kecamatan Majalaya. Jalur kirab dimulai dari Alun-alun Majalaya, Jalan Laswi, dilanjutkan ke Kondang Babakan, dan kembali finis di Alun-alun Majalaya.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzie menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia Hari Santri Kecamatan Majalaya.

“Ini menjadi kebanggaan bagi saya pribadi dapat hadir dan membuka kegiatan ini. Semoga momentum Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi seremonial biasa, tetapi menjadi kekuatan bagi para santri di seluruh Indonesia untuk memahami arti dan esensi Hari Santri. Mudah-mudahan kegiatan kirab ini berjalan lancar dari awal sampai akhir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua Pelaksana Kegiatan Kirab Santri Kecamatan Majalaya, H. Apip Syamsul Arif, menuturkan bahwa rangkaian kegiatan telah dilaksanakan sejak beberapa hari sebelumnya, di antaranya:

Lomba mangsiab/paduan suara santri
Lomba adzan tingkat SD, SMP, dan SMA
Lomba tahfidz Lomba mewarnai tingkat TK dan PAUD Lomba menggambar logo Nahdlatul Ulama untuk tingkat TK, SD, dan SMP.

“Puncaknya adalah kirab santri hari ini. Ini merupakan momentum yang baik untuk mengenang jasa para santri dalam perjuangan dan pembangunan bangsa. Semoga pesantren semakin kokoh, santri semakin jaya, dan Kabupaten Bandung semakin Bedas,” pungkasnya.

 

Yans.

,

Sosok Peduli Sosial ,H.Tri Rahmanto Gebyarkan di Hari Ulang Tahun ke-56 di Cafe Groei Dayeuhkolot Penuh Keakraban

Bandung -YUTELNEWS com||Suasana hangat menyelimuti perayaan ulang tahun ke-56 tokoh Kabupaten Bandung, **Haji Tri Rahmanto, di Cafe Groei, Jalan Telekomunikasi Nomor 57, Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuhkolot, pada Sabtu (25/10/2025).

Sejak sore, para tamu berdatangan membawa doa dan harapan. Mereka datang dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga, sahabat, tokoh masyarakat, hingga rekan media. Nuansa keakraban terasa sejak awal acara.

Dalam sambutannya, H. Tri Rahmanto mengungkapkan rasa syukur atas usianya yang kini genap 56 tahun. Ia mengaku bahagia karena masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk terus berkarya bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada rekan-rekan semua yang telah hadir di acara hari kelahiran saya hari ini,” ucapnya penuh syukur. “Semoga rekan-rekan semua mendapat berkah dari Yang Maha Kuasa. Untuk rekan-rekan PWI, semoga terus maju, kompak, dan selalu mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi atau golongan,” tambahnya mantap.

Acara berlangsung sederhana namun penuh makna. Musik akustik lembut mengiringi suasana malam. Sementara itu, hidangan khas Cafe Groei tersaji dengan aroma menggoda. Para tamu tampak menikmati momen kebersamaan yang jarang terjadi.

Dari pihak keluarga, dua kakak H. Tri Rahmanto, yaitu Abah Ayi dan Abah Dedih, menyampaikan doa khusus. “Alhamdulillah, Pak Tri di usia ke-56 mudah-mudahan panjang umur, banyak rezeki, dan barokah selamanya,” tutur Abah Ayi. Ia menambahkan, “Semoga selalu sehat dan tetap mendukung anak-anak timan.”

Tak hanya keluarga, sang putri bungsu, Sabrina Budiarti, juga memberikan ucapan penuh kasih. “Selamat ulang tahun ayah, semoga panjang umur, sehat selalu, sukses, dan rezeki lancar. Ayah harus selalu ada di samping dede,” katanya sambil tersenyum.

Ucapan selamat juga datang dari sahabat dekatnya, H. Asep Syarial. Ia menilai H. Tri Rahmanto sebagai sosok yang gigih dan inspiratif. “Selamat ulang tahun untuk Bapak Tri Rahmanto. Semoga dengan bertambah usia, beliau semakin maju dalam segala hal. Sukses, sehat, kaya, dan berkah selalu,” ujarnya.

Sementara itu, Moch Ali Muhafi, staf Cafe Groei, turut mengucapkan doa terbaik. “Atas nama Cafe Groei, kami mengucapkan selamat ulang tahun untuk Pak Tri. Semoga panjang umur, selalu sehat, rezekinya lancar, dan tetap menjadi orang baik,” katanya dengan tulus.

Tak ketinggalan, IPDA Asep Aan M., S.H., sahabat sekaligus Kanit Intel Polsek Dayeuhkolot, juga hadir. Ia menyalami H. Tri Rahmanto sambil mendoakan. “Barakallah fii umrik buat Pak Tri Rahmanto. Semoga selalu diberikan kesehatan, panjang umur, dan sukses selalu,” ucapnya hangat.

Selain sahabat dan rekan kerja, dukungan juga datang dari warga sekitar. Indrawan dan Panji, perwakilan warga RW 09 dan RW 11, menyampaikan rasa hormat. “Selamat ulang tahun untuk Pak Haji Tri. Semoga panjang umur dan sehat selalu,” ujar keduanya kompak.

Ucapan serupa datang dari Hani, warga RW 11. Ia berharap keluarga besar H. Tri Rahmanto selalu dalam kebahagiaan. “Untuk Pak Haji Tri Rahmanto, selamat ulang tahun. Semoga sehat selalu, panjang umur, semakin sukses, dan keluarga selalu bahagia,” katanya.

Sementara itu, Adi Setiadi, sahabat sekaligus tokoh Desa Citeureup, menilai sosok H. Tri Rahmanto sebagai teladan di masyarakat. “Hari ini doa kami bersama untuk Pak Haji Tri Rahmanto. Semoga panjang umur, sehat selalu, dan sekeluarga mendapat perlindungan Allah SWT,” tuturnya.

Seiring berjalannya acara, tawa dan cerita ringan mengisi ruangan. Para tamu menikmati momen kebersamaan dengan penuh rasa syukur. Setiap ucapan dan pelukan menjadi simbol persahabatan yang telah terjalin lama.

Menjelang malam, suasana semakin hangat. Doa bersama dipimpin oleh tokoh agama setempat. Semua yang hadir mengangkat tangan serentak, memohon agar H. Tri Rahmanto selalu dalam lindungan Allah SWT.

Bagi banyak orang, perayaan ini bukan sekadar ulang tahun. Acara ini menjadi wujud penghargaan atas perjalanan hidup seorang H. Tri Rahmanto yang selalu menebar manfaat. Ia dikenal sebagai figur dermawan, rendah hati, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.

Selain itu, kontribusinya di bidang sosial juga terus dirasakan masyarakat Kabupaten Bandung. Dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, H. Tri Rahmanto kerap turun langsung membantu warga. Ia percaya bahwa keberhasilan sejati bukan diukur dari harta, tetapi dari seberapa banyak kebaikan yang bisa diberikan.

Momentum ini juga mempererat silaturahmi antara tokoh masyarakat, aparat, dan warga sekitar. Mereka sepakat untuk terus menjaga solidaritas yang selama ini terbangun. Dengan demikian, acara ulang tahun ini tidak hanya menjadi perayaan pribadi, tetapi juga ruang kebersamaan yang penuh makna.

Menutup acara, H. Tri Rahmanto kembali menyampaikan pesan singkat. “Semoga saya bisa terus bermanfaat dan tetap menjadi bagian dari masyarakat yang saling mendukung satu sama lain,” ujarnya penuh harap.

Malam itu, kebahagiaan terpancar dari wajah semua yang hadir. Di balik kesederhanaan, tersimpan makna besar tentang syukur, persahabatan, dan semangat untuk terus berbagi.

Dengan semangat baru di usia ke-56, H. Tri Rahmanto bertekad melanjutkan langkahnya dalam pengabdian sosial dan pembangunan daerah. Bagi masyarakat Kabupaten Bandung, ia tetap menjadi sosok inspiratif yang mengajarkan arti kebersamaan tanpa batas.

Yans

,

Meski Anggaran Pusat Berkurang Rp 1 Triliun, Kang DS Jamin Pelayanan Publik Tetap Sama

BANDUNG —YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menggelar kegiatan Istigosah dan doa bersama yang dihadiri para camat, kepala dinas, kepala badan, serta tokoh agama di Rumah Jabatan Bupati Bandung, Soreang,pada Kamis (23/10/2025) malam.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh KH. Sofyan Yahya selaku penceramah dan pemimpin doa. Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan doa agar Kabupaten Bandung senantiasa aman, kondusif, dan pemerintahan tetap berjalan dengan baik, meski kondisi keuangan pemerintah pusat hingga daerah sedang mengalami tekanan.

“Pemerintahan harus tetap berjalan dan pelayanan publik kepada masyarakat harus terus diberikan dengan baik, walaupun kondisi keuangan pemerintah pusat hingga daerah sedang tidak baik-baik saja,” ujar Kang DS.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Kabupaten Bandung akan mengalami pengurangan anggaran dari Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang bersumber dari APBN, mencapai sekitar Rp 1 triliun. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih keras mencari potensi pendapatan baru.

“Para camat harus turun langsung berkoordinasi dengan kepala desa dan Bapenda, mencari peluang sumber pendapatan lain yang selama ini belum tersentuh,” tegasnya.

Dorong Optimalisasi KDMP

Dalam kesempatan yang sama, Kang DS juga mengapresiasi terbentuknya 271 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bandung. Ia menyampaikan terima kasih kepada para camat, kepala desa, lurah, dan dinas terkait yang telah mendukung program kerja Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam upaya menyejahterakan masyarakat desa.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Bandung akan menyiapkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk modal KDMP.

“Syaratnya, kepala desa segera berkoordinasi dengan pengurus inti KDMP, melengkapi laporan dan data pendirian. Jika tidak, maka akan kami tinggalkan,” tegasnya.

Kang DS juga mendorong agar KDMP dapat berkolaborasi dengan SPPG di masing-masing wilayah untuk penyediaan 29 jenis bahan pokok yang dibutuhkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah, seperti Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan UKM, serta Dinas Sosial agar tidak berjalan secara ego sektoral.

Himbauan Cerdas Bermedia Sosial

Kang DS juga mengingatkan ASN dan masyarakat agar bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Ia menyoroti kasus viral seorang warga di Selokan Jeruk yang disalahpahami publik akibat penyebaran informasi yang tidak benar.

“Kasus seperti itu harus menjadi pelajaran. Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi tanpa memastikan kebenarannya. Media sosial bisa jadi alat kebaikan, tapi juga bisa menyesatkan jika digunakan tanpa bijak,” pesan Kang DS.

Dengan semangat kebersamaan dan doa bersama, Kang DS berharap Kabupaten Bandung senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam kondisi keterbatasan anggaran di tahun mendatang.

Yans

,

Meski Anggaran Pusat Berkurang Rp 1 Triliun, Kang DS Jamin Pelayanan Publik Tetap Sama

BANDUNG —YUTELNEWS com|| Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna menggelar kegiatan Istigosah dan doa bersama yang dihadiri para camat, kepala dinas, kepala badan, serta tokoh agama di Rumah Jabatan Bupati Bandung, Soreang,pada Kamis (23/10/2025) malam.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh KH. Sofyan Yahya selaku penceramah dan pemimpin doa. Dalam kesempatan itu, Bupati yang akrab disapa Kang DS tersebut mengajak seluruh peserta untuk memanjatkan doa agar Kabupaten Bandung senantiasa aman, kondusif, dan pemerintahan tetap berjalan dengan baik, meski kondisi keuangan pemerintah pusat hingga daerah sedang mengalami tekanan.

“Pemerintahan harus tetap berjalan dan pelayanan publik kepada masyarakat harus terus diberikan dengan baik, walaupun kondisi keuangan pemerintah pusat hingga daerah sedang tidak baik-baik saja,” ujar Kang DS.

Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 mendatang, Kabupaten Bandung akan mengalami pengurangan anggaran dari Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang bersumber dari APBN, mencapai sekitar Rp 1 triliun. Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk bekerja lebih keras mencari potensi pendapatan baru.

“Para camat harus turun langsung berkoordinasi dengan kepala desa dan Bapenda, mencari peluang sumber pendapatan lain yang selama ini belum tersentuh,” tegasnya.

Dorong Optimalisasi KDMP

Dalam kesempatan yang sama, Kang DS juga mengapresiasi terbentuknya 271 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Bandung. Ia menyampaikan terima kasih kepada para camat, kepala desa, lurah, dan dinas terkait yang telah mendukung program kerja Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam upaya menyejahterakan masyarakat desa.

Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Kabupaten Bandung akan menyiapkan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk modal KDMP.

“Syaratnya, kepala desa segera berkoordinasi dengan pengurus inti KDMP, melengkapi laporan dan data pendirian. Jika tidak, maka akan kami tinggalkan,” tegasnya.

Kang DS juga mendorong agar KDMP dapat berkolaborasi dengan SPPG di masing-masing wilayah untuk penyediaan 29 jenis bahan pokok yang dibutuhkan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Untuk itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas perangkat daerah, seperti Dinas Pertanian, Dinas Koperasi dan UKM, serta Dinas Sosial agar tidak berjalan secara ego sektoral.

Himbauan Cerdas Bermedia Sosial

Kang DS juga mengingatkan ASN dan masyarakat agar bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Ia menyoroti kasus viral seorang warga di Selokan Jeruk yang disalahpahami publik akibat penyebaran informasi yang tidak benar.

“Kasus seperti itu harus menjadi pelajaran. Jangan mudah percaya dan menyebarkan informasi tanpa memastikan kebenarannya. Media sosial bisa jadi alat kebaikan, tapi juga bisa menyesatkan jika digunakan tanpa bijak,” pesan Kang DS.

Dengan semangat kebersamaan dan doa bersama, Kang DS berharap Kabupaten Bandung senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam kondisi keterbatasan anggaran di tahun mendatang.

Yans

,

Kasus Dugaan Rudapaksa Terhadap Anak Dibawah Umur, Sudah Diselesaikan Secara Musyawarah Oleh Kepala Desa

Bandung – YUTELNEWS com|| Kepala Desa Cikoneng Kecamatan Pasirjambu Kabupaten Bandung M. Ihsan Nurjaman Sulaeman angkat bicara terkait kasus Rudapaksa yang terjadi di wilayahnya.

Menurut Ihsan, Pengakuan anak terhadap orang tua dengan ramainya kasus dugaan kekerasan seksual terhadap siswi SD, yang mana beredar di media online.

Bahwasannya saya mengkonfirmasi kejadian tersebut terjadi 2 tahun ke belakang dan itu pun belum tentu gitu itu hanya baru terduga atau praduga gitu ” baru praduga “, Tegas Kades., Pada Jumat 24 Oktober 2025.

Siswi tersebut itu kelas 1 SD dan si siswanya itu kelas 2 SD, dan itu belum tentu apakah itu terjadi kekerasan seksual atau tidak ! kami sebagai pemerintah Desa setelah menerima laporan tersebut langsung menindaklanjuti, Aku Ihsan.

Kami Undang kedua belah pihak untuk musyawarahkan, kedua belah pihak keluarga ternyata hanya kesalahpahaman hanya kesalahpahaman, Papar Ihsan.

Dalam musyawarahkan kita selaku pemerintah Desa dan disaksikan oleh Babinkamtibmas dibuatlah kesepakatan hitam di atas putih bahwa kedua belah pihak keluarga membuat pernyataan bahwa itu hanya kesalahpahaman, Ujar Ihsan.

” Musyawarah dilaksanakan Pada Hari Kamis sore (23/10/25) dan dihadiri kedua belak pihak Keluarga menghasilkan kesepakatan Bersama, ” Jelas Kades.

Dalam pemberitaan sebelumnya Orang Tua Korban mengatakan Dirinya, merasa kaget ketika mendengar cerita teman teman sepermainan anaknya, bahwa anaknya sudah tidak suci atau sudah tidak perawan lagi di usia dini karena perbuatan bejat dua durjana tersebut harus mendapatkan pelajaran dan sanksi.

Menurut keterangan Orangtua Korban yang didapat dari rekan seusianya, Orangtua menjelaskan bahwa awalnya Tersangka mengajak berhubungan badan kepada Teman Anaknya, namun korban menolak malah menyuruh dan memarahi serta mengancam Korban untuk melayani Napsu bejatnya tersangka.

Akibat kejadian tersebut Diduga keperwanan Korban di renggut dan dirudapaksa oleh tersangka di balik tenda tendaan, terang Orangtua korban kepada Awak Media di rumah saudaranya.

Kenyataan yang menyakitkan bagi keluarga korban adalah ketika Orangtua mendengar informasi bahwa dua Orang yang diduga pelaku dan masih berusia dibawah umur tersebut, telah mengakui memang benar pernah melakukan perbuatan yang dilakukan oleh dirinya kepada Korban ketika di interogasi oleh guru ngajinya, Jelas Orangtua Korban.

Menurut Orangtua Korban setelah menanyakan kepada Korban, memang benar pernah di masukin kelaminnya Tersangka ke kelamin Korban dengan paksa sebanyak dua Kali dan tersangka lainnya melakukan 1 Kali kepada korban yang sama, terang Orangtua.

Dan Berdasarkan keterangan dari hasil pemeriksaan di puskesmas, perawat puskesmas menerangkan bahwa ada luka dalam di kelamin Korban, dan pihak Puskesmas menyarankan untuk di lakukan visum supaya benar benar diketahui kejelasannya, lanjut Orang Tua.

“Pokoknya Saya ingin menempuh jalur hukum dan tidak ingin ada musyawarah kekeluargaan” Pungkas Orang Tua ***

Yans

,

Yomi S Apresiasi ,Prima Miftahul Jannah Hadirkan Arsitektur Lokal “Pilsopot Tumpeng”

BANDUNG –YUTELNEWS com|| Perhimpunan Remaja Masjid ( PRIMA) Masjid Miftahul Jannah di Lamajang Pentas, Desa Citeureup, tampil semakin memikat dengan sentuhan arsitektur lokal yang menonjolkan identitas budaya Sunda. Keindahan bangunan ini terlihat jelas sejak diterapkannya elemen khas bernama pilsopot tumpeng, yang kini menjadi ikon baru kebanggaan warga sekitar.

Dalam acara tersebut di hadiri wakil Bupati Bandung Ali Syakieb , Camat Dayeuhkolot Drs Asep Suryadi M.K.P, Kapolsek Dayeuhkolot AKP Triyono Raharja ,Tokoh masyarakat Tri Rahmanto, Tokoh agama MUI, DMI , tokoh pemuda dan Pengurus, Anggota Prima serta masyarakat desa citeurep.

Momentum tersebut bersamaan dengan peringatan Hari Santri yang digelar oleh komunitas Prima pada Rabu, 22 Oktober 2025. Acara itu dihadiri ratusan jamaah dan tokoh masyarakat yang antusias menyambut perubahan wajah masjid.

Menurut keterangan Yomi S, selaku Ketua Rw 01,menyampaikan konsep Prima ini pilsopot tumpeng bukan hanya mempercantik tampilan, tetapi juga mengandung nilai spiritual yang kuat.

“Kami dari Ketua rw 01 lewibandung sangat apresiasi dan bangga Prima bisa menghadirkan elemen arsitektur lokal seperti pilsopot tumpeng di Masjid Miftahul Jannah,” ujar Yomi . Ia menegaskan bahwa langkah ini menjadi bentuk nyata pelestarian budaya daerah yang selaras dengan semangat keagamaan di masyarakat Kabupaten Bandung husus nya masyarakat desa citeurep.

Lebih jauh, Yomi pun menjelaskan makna filosofis di balik desain tersebut. Menurutnya, tumpeng ini melambangkan tahapan spiritualitas dalam Islam. “Setiap lapisan tumpeng menggambarkan perjalanan manusia menuju kesempurnaan iman. Kami berharap Prima dan para jamaah termotivasi untuk terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” tambahnya dengan penuh keyakinan.

Selain memperkuat identitas arsitektur, pengurus Prima juga menyiapkan sejumlah program pengembangan fasilitas masjid. Mereka berencana memperluas area belajar Al-Qur’an dan menambah kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar. “Kami ingin masjid ini hidup sepanjang waktu. Tidak hanya ramai saat salat berjamaah, tetapi juga menjadi tempat menimba ilmu dan mempererat persaudaraan,” tutur Yomi

Program itu meliputi pembinaan remaja masjid, pelatihan keterampilan, serta kajian rutin yang terbuka bagi umum. Dengan pendekatan tersebut, kami berharap masyarakat lebih dekat dengan masjid dan menjadikannya pusat kegiatan positif.

lebih lanjut, kami dan Warga Desa citeurep pun menyambut baik inisiatif Prima ini. Banyak di antara mereka merasa bangga karena Prima masjid miftahul janah menjadi kebanggaan mereka kini tampil elegan dan nyaman tanpa meninggalkan akar tradisi.

“Desain baru ini bikin adem. Nuansa lokalnya terasa, tapi tetap islami,” ungkap salah satu jamaah yang hadir dalam acara Hari Santri.

Dengan semangat kebersamaan dan pelestarian budaya, Masjid Miftahul Jannah kini bukan sekadar tempat ibadah, tetapi juga simbol harmoni antara keindahan arsitektur dan nilai-nilai spiritual. Inovasi pilsopot tumpeng menjadi bukti nyata bahwa tradisi bisa bersanding dengan kemajuan tanpa kehilangan makna.

Prima Masjid Miftahul Jannah diharapkan terus berkembang menjadi pusat pembinaan umat sekaligus kebanggaan warga Kabupaten Bandung, khususnya masyarakat Lamajang Pentas.

 

Yans

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.