Wakil Bupati Sahrul Gunawan Bersama Istri Hadiri Ground Breaking RSU Bina Sehat Sekaligus Menandatangi Prasasti

Kab Bandung — Yutelnews.com —Wakil Bupati Bandung H. Sahrul Gunawan SE, didampingi Istri Dine menghadiri Ground Breaking Rumah Sakit Umum Bina Sehat sekaligus Penandatangan Prasasti di Jalan Raya Dayeuhkolot No. 325 Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, pada sabtu 20/07/2024.

 

Wakil Bupati H Sahrul menyampaikan terimakasih nya kepada Direktur Bina Sakti Dokter Irfan Yusman beserta jajarannya dan tamu undangan lainya.

 

Semoga nanti RSU Bina Sehat ini semakin baik. Saya merasa gembira dan bangga menyaksikan momen penting ini, ini menandai langkah maju dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya,” ungkap Sahrul dalam sambutanya.

 

RS Umum Bina Sehat telah melayani masyarakat dengan dedikasi selama lebih kurang 22 tahun dari tahun 1985 an.

 

Dan semoga nantinya semakin banyak masyarakat yang terlayani bisa terus memberikan standar dan kualitas yang baik dengan tentu saja nanti bisa dirasakan manfaatnya serta terjangkau dan terlayani pasien nya,” ujarnya.

 

Lanjutnya H Sahrul Gunawan mengatakan di Kabupaten Bandung ini, bahwa populasi yang sekitar ada 3,7 juta jiwa dan dalam hal pembangunan kesehatan masyarakat, ini adalah merupakan potensi demografi yang membutuhkan prasarana sarana yang mumpuni. Salah satunya ketersediaan sektor kesehatan yakni Rumah Sakit .

 

Yang lebih jelasnya, kami merasa ikut berbahagia dengan adanya untuk pembangunan RS Umum Bina Sehat ini, karena pembangunan di Kabupaten Bandung bukan hanya tugas pemerintah daerah saja tapi untuk semua pihak ABCGM bisa berjalan. Pentahelix salah satunya adalah dari sisi swasta dan tentu ini menjadi hal yang positif didalam menyediakan tempat kesehatan yang berkualitas dan merata di Kabupaten Bandung,” tukas Wabub Sahrul Gunawan.

 

Sementara itu, “Direksi RSU Bina Sehat Dr. Irvan Yusman menyampaikan Rencana untuk hari ini hanya Ground Breaking pelaksanan pembagunan hari ini, kemudian pembangunan akan dilakukan selama 8 bulan.

 

Rencana kita akan membangun di gedung yang baru itu akan berlantai empat, dua lantai pertama untuk poliklinik dan dua lantai berikutnya untuk rawat inap dan penambahan dari kelas D ke kelas C itu penambahan sebanyak 68 tempat tidur dan poli pun dari hanya 16 menjadi 25 poli, Sementara itu untuk rencana penambahan dokter kita akan berkomitmen kepada masyarakat Dayeuhkolot dan sekitaran akan melengkapi fasilitas.

Selanjutnya juga menambah pelayanan agar dapat terlayani dengan baik yang sesuai dengan harapan di masyarakat,” terang Direktur RSUBS Dr. Irvan

 

Insya Allah untuk lebih efektif nya sekitar bulan Mei 2025 kerena pembangunan selesai 8 bulan dan untuk pengurusan ijin. Mudah-mudahan di Bulan Mei atau Juni 2025 kita sudah beroperasi,” tambah Dr Irfan.

 

Ia menjelaskan bahwa RSU Bina Sehat ini berdiri sekitar tahun 1985 dari mulai klinik dan berkembang menjadi klinik utama dan bedah kemudian menjadi RS Umum sampai berubah menjadi Bina Sehat atau PT.

 

“Dengan pembangunan ini berharap bisa berjalan lancar dan masyarakat terlayani semua untuk wilayah Dayeuhkolot dan sekitaran. Tidak hanya itu kita juga membantu program pemerintah daerah kita juga mendukung kesehatan untuk masyarakat dayeuhkolot, rencana tanah yang akan dibangun sekira 4.000 meter per segi,” ujarnya.

 

Sementara itu RSU Bina Sehat untuk pelayanan BPJS pihaknya tetap selalu berkoordinasi setiap minggu dengan petugas BPJS yang datang untuk visitasi.

 

“Namun, kalau ada kendala kita langsung konsultasi dengan petugasnya yang ada di sini, tapi alhamdulilah sampai saat ini belum ada masalah. Untuk yang tidak bisa terkafer oleh BPJS di Dokter-dokter perlengkapan spesialis, kami menunggu gedung baru sehingga dokter spesialis akan kami lengkapi,” tutup Direktur RSUBS Dr Irvan Yusman.

 

 

(Ed YS)

Desiminasi Audit Kasus Stunting Semester I Kota Langsa Tahun 2024

Kota Langsa — Yutelnews.com — Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas P3AP2KB menggelar acara Desiminasi Audit Kasus Stunting Semester I (Satu) Kota Langsa Tahun 2024 yang diselenggarakan di Aula Setia Budi, RSUD Kota Langsa, Kamis (18/07/2024).

 

Membuka acara Pj. Walikota Langsa Syaridin dalam sambutanya menyampaikan senang sekali bisa berada di sini bersama dengan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) baik tingkat Kota maupun Gampong, semoga kebersamaan ini semakin mengukuhkan komitmen kita untuk bekerja lebih keras lagi menurunkan angka stunting di Kota Langsa.

 

Momen ini sekaligus menunjukkan kolaborasi pentahelix yang menggabungkan unsur akademisi, pemerintah, komunitas, media, dan dunia usaha, merupakan wujud sinergitas dari kepedulian kita agar capaian kinerja penurunan stunting bisa terlaksana.

 

Besar harapan, nantinya hasil diseminasi audit kasus stunting semester I (satu) ini dapat memberikan gambaran jelas bagi Identifikasi jumlah kasus, penyebab, tata kelola yang sedang diterapkan sehingga kita bisa tahu tingkat efektivitas program yang telah kita rencanakan sekaligus serta kendala yang terjadi di lapangan, sambung Syaridin.

 

Saya melihat disini turut hadir beberapa pakar kesehatan serta seluruh tim yang terlibat dalam program ini, hendaknya nanti bisa melakukan evaluasi sehingga menghasilkan rekomendasi bagi tindakan/penanganan yang tepat pada kasus stunting.

 

Syaridin juga menegaskan “Pemerintah Kota Langsa berkomitmen untuk menurunkan angka stunting dengan berbagai program dan kebijakan yang telah dirancang dan dilaksanakan, namun upaya ini membutuhkan kerjasama dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat luas”, ungkap Pj. Walikota Langsa.

 

Mari satukan tekad dan langkah untuk memastikan anak-anak kita tumbuh dengan sehat, cerdas, dan produktif, melalui momentum acara diseminasi ini, kita semua dapat memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai strategi dan langkah-langkah yang efektif untuk mengatasi masalah stunting.

 

“Terimakasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan acara ini, semoga segala upaya kita bersama dalam mengatasi masalah stunting ini dapat membawa hasil yang signifikan bagi kesejahteraan masyarakat, khususnya anak-anak di Kota langsa”, tutup Syaridin.

 

Turut hadir dan mengikuti acara tersebut Asisten Pemko Langsa, Kepala Perangkat Daerah, Ketua TP PKK, Camat, Kepala Puskesmas, Kepala KUA, LP2M IAIN, UNSAM, Satgas Stunting Kota Langsa, Tenaga Gizi, Pengelola Program Ibu Puskesmas, Koordinator Bidan, Ketua IBI Ranting Kota Langsa, Penyuluh KB Tingkat Kecamatan dalam wilayah Pemerintah Kota Langsa dan para tamu undangan lainnya.

 

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Di Duga Puskesmas Kecamatan Sempu Setail Kab, Banyuwangi  Tidak  Profesional Dalam Melayani  Pasien Bersalin

YUTELNEWS.com | Banyuwangi – Pasien dengan inisial HW (27) tahun mendapatkan pelayanan yang tidak profesional oleh petugas kesehatan, Puskesmas Sempu detail pada tanggal 29/06/2024 .

Hal tersebut terjadi saat pasien datang ke Puskesmas Sempu sekitar pukul 22.30 WIB dengan harapan, bisa mendapatkan pertolongan gawat darurat, namun Harapan tersebut harus kandas akibat perlakuan petugas kesehatan puskesmas Sempu setail terhadap pasien yang enggan menolong.

Terlebih pasien sedang dalam keadaan sudah pecah ketuban saat proses persalinan, bahkan hanya memakai motor berboncengan dengan sang suami, namun hal itu menjadi kandas saat pihak puskesmas tidak mau membantu pasien untuk mengantarkan ke Rumah Sakit, sedangkan saat itu terjadi ada mobil ambulans yang sedang kosong.

Petugas kesehatan berdalih dan memberikan alasan pada saat itu driver ambulans sedang tidak ada serta tanpa adanya upaya untuk menghubungi driver, petugas kesehatan kecamatan Sempu membuat kecewa pasien dan sang suami saat itu.

Padahal hal tersebut sudah termasuk mendesak dan menjadi tugas seorang petugas kesehatan untuk membantu pasien dalam keadaan gawat Darurat, namun puskesmas tidak ada upaya sama sekali untuk mengantarkan pasien ke Rumah Sakit agar segera mendapatkan pertolongan.

Dikarenakan pasien sudah hampir tidak kuat saat itu, sang suami membawa istrinya untuk dirujuk ke RS ABDHI FAMILY. Setelah sampai di Rumah Sakit, pasien mendapatkan pertolongan dan besoknya bisa melahirkan dengan selamat. Namun karena hal itu, Kondisi bayi sempat mendapatkan inkubator serta perawatan selama 3 hari di karenakan meminum air ketuban sehingga tidak boleh langsung pulang oleh pihak Rumah Sakit.

Hal ini menjadi trauma mendalam bagi pasien , lantaran saat proses persalinan dari rumah menuju Puskesmas Sempu lalu rujuk ke Rumah Sakit, harus mendapatkan pengalaman menyedihkan saat melahirkan anak pertamanya. Bahkan di duga sang bayi mengalami gangguan pernafasan akibat hal tersebut yang menyebabkan sang bayi meminum air ketuban.

Saat awak media mengkonfirmasi dan menanyakan hal tersebut kemarin Kamis, 11-07-2024 di Puskesmas Sempu, awak media bertemu dengan Bu Diah Sholekhah selaku petugas rawat inap Puskesmas Sempu, kemudian di hubungi bu Yati selaku Kepala Puskesmas Sempu setail lewat panggilan telepon oleh petugas rawat inap.”Pungkasnya.

Kepala Puskesmas Sempu setail berdalih kepada awak media, tidak mengetahui akan terjadinya kejadian tersebut, sehingga membuat awak media sangat menyayangkan atas sikap tersebut.

Sedangkan pihak Puskesmas Sempu sendiri memiliki UGD (Unit Gawat Darurat) 24 Jam yang seharusnya bisa melayani pasien kapanpun saat di butuhkan terlebih saat mendadak dan memiliki resiko kematian jika pasien tidak segera mendapatkan pertolongan.
Atas peristiwa ini akan di laporkan hal tersebut kepada kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi.

Dikarenakan hal tersebut tidak terjadi kali ini saja tahun kemarin juga sempat terjadi dan alasannya petugas kesehatan juga sama, jika driver ambulans tidak ada, tanpa adanya upaya untuk menghubungi driver ambulans.

 

Sumber : media atensi news

 

(Slamet/imam)

Alat Terapi Olylife THZ Telah Hadir di Kota Batam dengan Menyembuhkan Segala Penyakit Dalam

YUTELNEWS.com | Batam –  Alat Terapi Olylife THZ (Teknologi Gelombang Terahertz) kini hadir di Batam untuk Kesehatan Tubuh lebih baik dan Terjangkau. Menyembuhkan berbagai penyakit dalam seperti struk dan penyakit lainnya.

Damar sebagai Distributor telah melakukan uji tes terapi di Ruko pertokoan Seruni, Sei Panas, Kota Batam, Kepulauan Riau.

Disampaikan bahwa Alat Terapi Olylife ini sudah masuk ke Indonesia 1 (satu) tahun lebih, dan sudah banyak yang merasakan dan yang mengalami manfaatnya. Olylife ini sudah hadir di 40 Negara.

Alat Terapi Olylife THZ Telah Hadir di Kota Batam dengan Menyembuhkan Segala Penyakit Dalam
Penjelasan Alat Terapi Olylife

Jony, sebagai warga Batam telah mencobaenggunakan Olylife dengan rekannya Pak Deni, (Jumat, 10/05/2024). Terbukti bahwa memakai alat kesehatan ini benar-benar besar manfaatnya dan juga bisa menjadi peluang untuk masyarakat luas.

“Di menit ke 10, saya sudah keringatan yang tiada hentinya, peredaran darah saya terasa lancar, dan badan saya segar,” ujarnya.

Hal senada juga dirasakan oleh Pak Deni bahwa dia mengalami keringatan terus. Menurut pak Damar sebagai Distributor Olylife bahwa memakai alat tersebut akan mengeluarkan banyak kotoran /Kalori dalam tubuh kita sehingga badan semakin sehat.

“Ini sudah banyak yang merasakan menggunakam alat ini, ini saya perlihatkan testimoni /pembuktian di berbagai negara dan juga di wilayah Indonesia. Berbagai penyakit dalam telah disembuhkan hanya dengan menggunakan alat ini, Kesehatan itu Mahal pak,” terang Damar sambil perlihatkan video testimoninya,”

Sebagai informasi bahwa pada hari Minggu, (12/05/2024) pukul 16.00 wib, akan ada seminar di Planet Holiday Hotel, Sei Jodoh, sungai Jodoh, Batu Ampar, Kota Batam Kepri. Sekaligus Open Plan Presentation (OPP).

“Bagi keluarga yang mengalami penyakit berat misalkan struk, kejepit syaraf dan penyakit dalam lainnya bisa datang,” Damar mengakhiri.

Untuk info lebih lanjut bisa hubungi CS di Nomor Wa 0822 8305 1202.

Testimoni Video

https://youtu.be/pzmVqxwbU6Y?si=rg7nLu1eybavINSQ

(Tim Red)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.