Koreksi Ekspor Batam Awal 2026, BP Batam Siapkan Respons Terarah

Yutelnews.com | Nilai ekspor Batam pada Januari–Februari 2026 tercatat sebesar US$3,107 miliar, atau turun 3,67 persen (year-on-year). Namun, koreksi tersebut tidak terjadi secara merata, melainkan terkonsentrasi pada dua sektor utama, yaitu industri kapal dan kokoa/coklat.

Penurunan terbesar berasal dari ekspor kapal yang turun sekitar US$433,65 juta, serta ekspor kokoa/coklat yang turun sekitar US$91,23 juta. Konsentrasi penurunan ini menunjukkan bahwa pelemahan ekspor Batam lebih dipicu oleh koreksi pada sektor tertentu, bukan penurunan menyeluruh pada basis industri.

Untuk memastikan akar tekanan, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, melakukan peninjauan langsung dan dialog dengan pelaku usaha di kedua sektor tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa tekanan saat ini didominasi oleh faktor eksternal.

Dari kunjuangan ini, Ia mendapati pada sektor kapal, penurunan dipengaruhi oleh melemahnya permintaan global serta berakhirnya siklus pesanan besar pada periode sebelumnya, ditambah sensitivitas terhadap harga energi dan dinamika geopolitik.

Sementara pada sektor kokoa/coklat, produksi tetap berjalan, namun realisasi ekspor melambat akibat kenaikan biaya bahan baku, logistik, serta kehati-hatian pasar global.

“Data menunjukkan bahwa koreksi ekspor Batam tidak bersifat menyeluruh, tetapi spesifik pada sektor tertentu. Karena itu, respons yang kami siapkan juga harus presisi, dengan memahami sumber tekanan secara langsung di lapangan,” ujar Fary.

BP Batam menegaskan akan mengambil langkah intervensi terarah, melalui penguatan komunikasi dengan dunia usaha, percepatan penanganan hambatan logistik dan biaya, serta koordinasi lintas instansi untuk merespons faktor eksternal yang memengaruhi kinerja ekspor.

Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga daya tahan sektor yang sedang tertekan, sekaligus memperkuat sektor lain yang tetap tumbuh sebagai penopang utama ekspor Batam.

Namun demikian, sejumlah komoditas utama lainnya justru menunjukkan kinerja yang positif. Sektor minyak, bahan kimia, serta mesin dan peralatan listrik mengalami peningkatan, dengan kontribusi terbesar berasal dari mesin dan listrik yang naik sekitar 309 juta USD. Hal ini menunjukkan bahwa struktur ekspor Batam masih kuat dan ditopang oleh sektor industri manufaktur berteknologi.

Secara keseluruhan, kinerja ekspor Batam tetap solid, adaptif, dan memiliki daya tahan yang baik di tengah tantangan global.

Koreksi Ekspor Awal 2026, BP Batam Siapkan Langkah Presisi Jaga Daya Tahan Industri

Yutelnews.com | Kinerja ekspor Batam pada awal tahun 2026 mengalami koreksi moderat. Sepanjang Januari–Februari 2026, nilai ekspor tercatat sebesar US$3,107 miliar atau turun 3,67 persen secara tahunan (year-on-year). Namun, penurunan ini tidak terjadi secara merata. Koreksi justru terkonsentrasi pada dua sektor utama, yakni industri kapal serta kokoa/coklat, sehingga tidak mencerminkan pelemahan menyeluruh pada struktur ekspor Batam.Berita

Penurunan terbesar disumbang sektor kapal yang merosot sekitar US$433,65 juta, disusul ekspor kokoa/coklat yang turun sekitar US$91,23 juta. Kondisi ini menunjukkan tekanan lebih bersifat sektoral dibandingkan struktural.

Untuk memastikan penyebab utama, Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, turun langsung melakukan peninjauan dan berdialog dengan pelaku usaha di lapangan. Hasilnya, tekanan ekspor saat ini didominasi faktor eksternal.

Pada industri kapal, penurunan dipicu melemahnya permintaan global serta berakhirnya siklus pesanan besar sebelumnya. Selain itu, sektor ini juga sensitif terhadap fluktuasi harga energi dan dinamika geopolitik.

Sementara itu, sektor kokoa/coklat masih berproduksi, namun realisasi ekspor melambat akibat kenaikan biaya bahan baku, logistik, serta sikap hati-hati pasar global.

“Data menunjukkan bahwa koreksi ekspor Batam tidak bersifat menyeluruh, tetapi spesifik pada sektor tertentu. Karena itu, respons yang kami siapkan harus presisi dengan memahami sumber tekanan langsung di lapangan,” ujar Fary.

Sebagai respons, BP Batam menyiapkan langkah intervensi terarah melalui penguatan komunikasi dengan dunia usaha, percepatan penyelesaian hambatan logistik dan biaya, serta koordinasi lintas instansi untuk meredam dampak faktor eksternal.

Di tengah tekanan tersebut, sejumlah sektor lain justru mencatatkan kinerja positif. Industri minyak, bahan kimia, serta mesin dan peralatan listrik mengalami peningkatan signifikan. Bahkan, sektor mesin dan listrik mencatat kenaikan terbesar sekitar US$309 juta.

Hal ini menegaskan bahwa struktur ekspor Batam masih solid dan ditopang oleh sektor manufaktur berteknologi.
Ringkasan Kinerja Ekspor Batam (Jan–Feb 2026)
Sektor Perubahan Nilai Ekspor Keterangan
Kapal -US$433,65 juta Permintaan global melemah
Kokoa/Coklat -US$91,23 juta Biaya naik, pasar global hati-hati
Mesin & Peralatan Listrik +US$309 juta Pertumbuhan signifikan
Minyak Meningkat Kinerja positif
Bahan Kimia Meningkat Kinerja positif

Secara keseluruhan, kinerja ekspor Batam tetap menunjukkan daya tahan yang baik, adaptif terhadap tekanan global, serta didukung diversifikasi sektor industri yang kuat. (*)

Hari Bumi 2026, BP Batam dan Kementerian Gaungkan Gema Batam ASRI di Rempang Eco City

Yutelnews.com | Melalui Gerakan Masyarakat Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah ( Gema Batam ASRI ), BP Batam bersama Kementerian Transmigrasi, Forkopimda, PT. MEG dan masyarakat Tanjung Banon, melakukan aksi gotong royong untuk menciptakan lingkungan yang sejuk dan nyaman, Rabu (22/4/2026).

Berlangsung di Kawasan Rempang Eco City, kegiatan Peringatan Hari Bumi tahun 2026 ini mengangkat tema “Dari Rempang untuk Bumi”.

Sebelum pelaksanaan gotong royong, kegiatan ini didahului dengan pengukuhan 6 Satgas, dan penyerahan 300 bibit pohon jati secara simbolis.

Satgas yang dikukuhkan itu diantaranya, Satgas Drainase, Tim Oranye BP Batam dan Pemko Batam, Pasukan Merah BP Batam, Gema Asri, dan Tim Bina Marga dan Sumber Daya Air.

Adapun 6 Satgas yang beranggotakan 600 orang tersebut, akan melakukan pengumpulan sampah di tiga lokasi berbeda. Sampah yang mereka kumpulkan, akan langsung ditimbang oleh petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam. Satgas yang memperoleh sampah terbanyak, akan diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad menegaskan bahwa Gema Batam ASRI yang telah dimulai sejak bulan Februari lalu ini, merupakan tindak lanjut kebijakan nasional Gerakan Indonesia ASRI yang diinstruksikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

BACA JUGA 504 Calon Transmigran Rempang Eco City Ikuti Kick Off Pelatihan dari Kementerian Transmigrasi

“Seluruh Kecamatan telah mulai kegiatan gotong royong secara berkala dan dengan cara-cara yang variatif. Sampai dengan hari ini, Gema Batam ASRI ini dilaksanakan sampai tingkat RT/RW,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amsakar juga berpesan kepada seluruh Satgas yang dikukuhkan untuk dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan. Tidak hanya sebagai bentuk seremonial belaka.

Sehingga, wilayah Tanjung Banon yang merupakan wilayah pengembangan baru oleh Kementerian Transmigrasi ini, bisa menjadi wilayah yang nyaman dan sejuk, serta menjadi tujuan wisata kedepannya.

“Saya bersama ibu Wakil Kepala BP Batam, mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi bentuk atensi kita bersama dalam menjadikan Batam ini sebagai rumah untuk kita semua,” tutupnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, Anggota/Deputi Bidang Kebijakan Strategis dan Perizinan, Sudirman Saad, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait dan Anggota/Deputi Bidang Infrastruktur, Mouris Limanto

BP Batam dan PLN Batam Lakukan Kujungan Harmonisasi Regulasi ke Kawasan Industri Panbil

Yutelnews.com | Pihak Badan Pengusahaan atau BP Batam bersama jajaran melakukan kujungan harmonisasi regulasi dan energi, dengan kunjungan lapangan BP Batam Bersama PLN Batam ke Kawasan Industri Panbil, seperti dikutip dari laman medsos PLN Batam pada Jumat 17 April 2025.Berita Lokal

Hadir langsung Deputi Bidang Investasi Fary Djemy Francis bersama dengan Sudirman Saad (Deputi Bidang Kebijakan Strategis) dan Syarlin Joyo (Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan) melakukan peninjauan langsung di Kawasan Panbil Industrial Estate. Hadir juga mendampingi Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PLN Batam, Raditya Surya Danu.

​Kunjungan ini berfokus pada koordinasi teknis perizinan lahan untuk proyek pembangunan PLN Batam di lokasi yang strategis.

” Tujuan kunjungan ini untuk percepatan pembangunan fasilitas PLN Batam di dalam kawasan Panbil Batam. Setelah dapat kesepakatan, kita akan kasih laluan ke PLN Batam,” terang Fary Djemy Francis.

Langkah vital ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan lahan strategis di kawasan industri, sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai destinasi investasi unggulan di Asia Tenggara melalui kepastian hukum dan kemudahan akses bagi para pelaku ekonomi.

” Tujuan bersama kita adalah Satu komitmen, satu tujuan. BP Batam terus melangkah bersama untuk membangun negeri, dan mendukung pertumbuhan industri nasional,” kata Fary Djemy Francis.(*)

Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data Raksasa DayOne-PLN Batam

Yutelnews.com |

Badan Pengusahaan Batam terus mempertegas posisi Batam sebagai destinasi utama investasi digital di Asia Tenggara. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama strategis bersama PT PLN Batam dan PT Digitalland Service One ( DayOne ), Jumat (17/4/2026) di Balairung Sari BP Batam.

Kesepakatan tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan kampus pusat data (data center) hyperscale kedua di Batam, yang akan dibangun di kawasan Kabil Industrial Tech Park (KITP).Berita Lokal

Salah satu poin utama kerja sama ini adalah penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) untuk pelanggan data center terbesar di Indonesia, dengan kapasitas mencapai 511 MVA atau setara 450 megawatt (MW). Pasokan listrik ini akan mendukung operasional pusat data DayOne secara bertahap pada periode 2026 hingga 2027.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur dan kemudahan regulasi menjadi kunci utama dalam menarik investasi global.

“BP Batam berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur terintegrasi. Masuknya proyek pusat data berskala besar ini membuktikan Batam siap menjadi hub digital dunia,” ujarnya.

Transformasi Menuju Hub Digital Regional

Ekspansi DayOne di Kabil merupakan kelanjutan dari keberhasilan proyek sebelumnya di Nongsa Digital Park. Proyek ini dirancang sebagai platform infrastruktur digital berperforma tinggi untuk mendukung komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan layanan komputasi awan ( cloud) di kawasan Asia-Pasifik.

Chief Executive Officer DayOne, Jamie Khoo, menyebut kemudahan administrasi dan dukungan BP Batam menjadi faktor krusial dalam keputusan ekspansi perusahaan.Penyimpanan Awan

“Ekspansi ini merupakan bagian dari strategi kami membangun platform infrastruktur digital terkemuka di Asia, termasuk model SIJORI yang menghubungkan Singapura, Johor, dan Batam sebagai ekosistem pusat data lintas batas yang terintegrasi,” jelasnya.

Dorong Energi Hijau dan Infrastruktur Terintegrasi

Selain penyediaan listrik, BP Batam bersama PLN Batam juga menandatangani nota kesepahaman pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas di atas 200 MWp di wilayah kerja BP Batam. Proyek ini menjadi salah satu inisiatif energi hijau terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Direktur Utama PLN Batam, Kwin Fo, menilai kolaborasi ini menunjukkan kuatnya sinergi antara regulator dan penyedia infrastruktur.

“Kami optimistis sinergi ini akan memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi unggulan dan pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara,” ujarnya.Panduan Kota & Daerah

Tak hanya itu, kerja sama juga mencakup pengembangan solusi infrastruktur terintegrasi untuk ekosistem data center, termasuk jaringan fiber optik serta layanan pemeliharaan infrastruktur kritis.

Dampak Ekonomi dan Kedaulatan Digital

Dengan dukungan penuh dari BP Batam, kawasan ini kini berkembang sebagai bagian penting dari ekosistem SIJORI. Kehadiran pusat data hyperscale tersebut diharapkan memberikan efek berganda bagi ekonomi lokal, mulai dari penciptaan lapangan kerja sektor teknologi hingga penguatan kedaulatan digital nasional.

“Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing investasi di Batam,” tutup Kwin Fo. (*)

Sumber : BP Batam
Editor : Dedy Suwadha

Kepala BP Batam Jadi Narasumber Seskoau, Bahas Strategi Ruang Udara dan Ekonomi

Yutelnews.com | Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, tampil sebagai narasumber dalam kegiatan Kuliah Kerja Pencarian Data Penelitian Perwira Siswa (Pasis) Sekolah Staf dan Komando Angkatan Udara Angkatan ke-64 Tahun 2026. Kegiatan tersebut digelar di Balairungsari, Batam Centre, Rabu (15/4/2026).

Mengangkat tema kerja sama pengelolaan ruang udara, kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman para perwira siswa terhadap posisi strategis Batam dari sisi geopolitik, geostrategis, hingga geoekonomi.

Dalam paparannya, Amsakar yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam menegaskan bahwa capaian pertumbuhan ekonomi dan investasi Batam sepanjang 2025 tidak terlepas dari perhatian Presiden RI, Prabowo Subianto.

Menurutnya, dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai kebijakan strategis, seperti percepatan perizinan usaha serta perluasan wilayah kerja BP Batam guna mendorong iklim investasi yang inklusif dan kompetitif.

“Pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,76 persen, angka kemiskinan turun menjadi 3,81 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia meningkat hingga 83,80,” ujar Amsakar di hadapan para perwira siswa.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut juga ditopang oleh kolaborasi lintas sektor serta kerja keras seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan ekosistem investasi yang aman, kondusif, dan berdaya saing.

Lebih lanjut, Amsakar berharap kemajuan ekonomi dan sosial Batam dapat berjalan selaras dengan penguatan pengelolaan ruang udara nasional. Ia menilai, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi strategis yang berdampak bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kedaulatan udara Indonesia.

“Kami menyambut baik kehadiran para Perwira Siswa Seskoau. Semoga kajian yang disusun dapat memberi kontribusi signifikan bagi perkembangan Batam ke depan,” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Komandan Seskoau, Irwan Pramuda, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. (*)

BP Batam-Kejati Kepri Pererat Kemitraan Penangangan Hukum

Yutelnews.com | Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau resmi memperkuat kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tentang penanganan masalah hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara.

BRI

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Kepala Kejati Kepri, J. Devy Sudarso, di Aula Kejati Kepri, Tanjungpinang, Selasa (28/4/2026).

Kegiatan tersebut turut disaksikan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra; Anggota/Deputi Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain; serta Asdatun Kejati Kepri, Riau Fauzal.

MoU ini mencakup pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, serta tindakan hukum lainnya, termasuk pendampingan, negosiasi, dan mediasi.

“Penandatanganan nota kesepahaman ini merupakan langkah penting dalam memperkuat sinergi kelembagaan, khususnya dalam penanganan permasalahan hukum di BP Batam,” ujar Amsakar dalam sambutannya.

Ia menegaskan, dalam pelaksanaan pengelolaan dan pembangunan di KPBPB Batam, aspek kepastian hukum menjadi sangat krusial. Karena itu, Amsakar berharap kerja sama ini segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret dan implementatif agar memberikan manfaat nyata bagi kelembagaan, masyarakat, serta dunia usaha di Batam.

“Kehadiran Kejati Kepri sebagai mitra strategis sangat penting, tidak hanya dalam memberikan bantuan dan pertimbangan hukum, tetapi juga dalam langkah preventif guna meminimalisir potensi permasalahan hukum di kemudian hari,” tambahnya.

Sementara itu, Kajati Kepri J. Devy Sudarso mengapresiasi langkah proaktif BP Batam dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Ia menjelaskan, sebagai Jaksa Pengacara Negara, pihaknya memiliki peran dalam memberikan bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum, tindakan hukum lain, serta upaya pencegahan terhadap potensi permasalahan hukum.

“Diperlukan pendampingan hukum yang profesional dan berintegritas guna mitigasi risiko hukum atas kebijakan dan tindakan yang diambil oleh BP Batam,” jelas Devy.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kejati Kepri dalam mendukung kepentingan hukum negara.

“Terima kasih atas kepercayaan ini, sehingga kami dapat mendukung sepenuhnya upaya kepentingan hukum negara dalam pengelolaan kawasan oleh BP Batam demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” tutupnya.

Melalui sinergi ini, BP Batam dan Kejati Kepri optimistis program pembangunan dan pengembangan kawasan Batam dapat berjalan lebih optimal dengan dukungan kepastian hukum yang memadai.

BP Batam Pastikan Jalan Gajah Mada ke Hotel Vista Rampung Diperbaiki, Sudah Bisa Dilalui

Yutelnews.com |

Badan Pengusahaan Batam memastikan perbaikan ruas Jalan Gajah Mada, tepatnya di tanjakan menuju Hotel Vista, telah rampung dan kini kembali dapat digunakan oleh masyarakat.

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menjelaskan bahwa proses rekonstruksi jalan dilakukan melalui beberapa tahapan untuk meningkatkan kualitas dan ketahanan infrastruktur.

BRI

“Perbaikan diawali dengan pengerasan menggunakan metode beton bertulang atau rigid pavement pada bagian jalan yang sebelumnya bergelombang, guna meningkatkan kekuatan struktur jalan,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, setelah sempat dilakukan pengalihan arus lalu lintas selama proses pengerjaan, ruas jalan tersebut kembali dibuka untuk umum pada Selasa (21/4/2026). “Setelah beberapa hari jalan dialihkan, sejak Selasa sore kemarin ruas tersebut sudah kembali dibuka. Saat ini pekerjaan dilanjutkan dengan pembangunan saluran drainase di bahu jalan pada area terdampak,” jelasnya.

Ariastuty menyebut, tahap akhir pekerjaan akan dilanjutkan dengan pengaspalan di atas permukaan jalan yang telah dibeton, setelah seluruh pekerjaan pendukung selesai. “Sesuai arahan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, kami akan melakukan pemantauan berkala untuk memastikan seluruh ruas jalan di Batam berfungsi maksimal,” katanya.

Dengan rampungnya perbaikan ini, BP Batam berharap aksesibilitas serta kenyamanan pengguna jalan di kawasan tersebut dapat kembali optimal.

Investasi Digital Menguat, BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam

Yutelnews.com |

Batam terus mempertegas posisinya sebagai destinasi utama investasi digital di Asia Tenggara.

BRI

Hal ini ditandai dengan penandatanganan serangkaian perjanjian kerja sama strategis bersama PT. PLN Batam dan PT Digitalland Service One (DayOne), pada Jumat (17/4/2026) di Balairung Sari BP Batam.

Kegiatan ini menandai ekspansi besar dari platform infrastruktur digital guna mendukung pembangunan kampus pusat data (data center) hyperscale kedua di Kota Batam.

Langkah strategis ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) Pelanggan Data Center Terbesar di Indonesia dengan kapasitas 511 MVA atau setara 450 megawatt (MW).

Kesepakatan ini diproyeksikan untuk memasok kebutuhan energi bagi pengembangan pusat data DayOne di Kabil Industrial Tech Park (KITP) secara bertahap pada 2026-2027.

Hadir dalam kegiatan, Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad; Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra; Chief Executive Officer DayOne, Jamie Khoo; Direktur Utama PT. PLN Batam, Kwin Fo; Anggota/Deputi Bidang BP Batam, jajaran Forkopimda Kota Batam, serta pimpinan asosiasi industri di Kota Batam beserta jajaran.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur dan kemudahan regulasi menjadi kunci utama dalam menarik minat investor global.

Menurutnya, integrasi antara ketersediaan lahan, kepastian hukum, dan keandalan energi di bawah naungan BP Batam menciptakan ekosistem yang kompetitif di tingkat regional.

“BP Batam berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang terintegrasi. Masuknya proyek pusat data berskala besar ini membuktikan bahwa Batam siap menjadi hub digital dunia,” ujar Amsakar.

Transformasi Hub Digital

Ekspansi DayOne di kawasan Kabil menyusul kesuksesan proyek sebelumnya di Nongsa Digital Park (NDP).

Melalui dukungan BP Batam dan PT. PLN Batam, pengembangan ini dirancang sebagai platform berperforma tinggi untuk mendukung komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan layanan awan (cloud) bagi kawasan Asia-Pasifik.

Chief Executive Officer DayOne, Jamie Khoo, mengungkapkan bahwa kemudahan administrasi yang difasilitasi oleh BP Batam menjadi faktor krusial dalam keputusan ekspansi perusahaan.

“Ekspansi ini merupakan tonggak penting dalam strategi kami untuk membangun salah satu platform infrastruktur digital terkemuka di Asia, termasuk model Singapura-Johor-Batam (SIJORI) milik kami yang menghubungkan Singapura, Johor, dan Batam menjadi platform pusat data lintas batas pertama yang benar-benar terintegrasi di Asia Tenggara,” jelas Jamie.

Selain aspek kelistrikan, BP Batam juga mendorong pemanfaatan energi bersih demi keberlanjutan industri.

Hal ini diwujudkan melalui Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT. PLN Batam terkait Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas di atas 200 MWp di Wilayah Kerja BP Batam.

Inisiatif energi hijau ini merupakan yang terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, dan diharapkan menjadi nilai tambah bagi para investor yang memprioritaskan standar keberlanjutan global.

Sinergi Berkelanjutan

Direktur Utama PT. PLN Batam, Kwin Fo, menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak lepas dari peran aktif BP Batam dalam menyinergikan regulator dengan penyedia infrastruktur.

“Kami meyakini bahwa sinergi antara PLN Batam dan DayOne dengan dukungan penuh dari BP Batam akan semakin memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi unggulan dan pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara,” ujar Kwin Fo.

Selain pasokan listrik, juga dilaksanakan penandatanganan MoU Layanan Solusi Infrastruktur Terintegrasi Ekosistem Data Center yang mencakup kajian penyediaan jaringan fiber optik dan layanan pemeliharaan infrastruktur kritis.

Dengan sinergi yang dipimpin oleh BP Batam, kawasan ini kini bertransformasi menjadi bagian penting dari model SIJORI.

Keberadaan pusat data hyperscale ini diharapkan memberikan dampak pengganda (multiplier effect) bagi ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja sektor teknologi, serta memperkuat kedaulatan digital nasional.

“Kami berharap kerja sama yang ditandatangani hari ini memberikan manfaat bagi semua pihak serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan iklim investasi di Kota Batam,” pungkas Kwin Fo.

Volume Peti Kemas Tumbuh dan Jumlah Penumpang Melonjak, BP Batam Buka 2026 dengan Kinerja Optimis

Yutelnews.com | Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan secara konsisten, terus mencatatkan kinerja operasional yang positif.

BRI

Berdasarkan data Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan, pada Triwulan I 2026, volume bongkar muat peti kemas meningkat sebesar 12% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025. Dari sebelumnya 166 TEUs, menjadi 187 ribu TEUs.

Dari throughput tersebut, sebesar 69% ditopang oleh aktivitas di Terminal Peti Kemas Batu Ampar yang mencapai 128.556 TEUs atau tumbuh 22% dibandingkan Triwulan I 2025. Sementara sisi perdagangan, aktivitas ekspor dan impor mendominasi dengan porsi 74% dari total arus peti kemas di pelabuhan Batam.

Kinerja logistik ini turut didukung oleh aktivitas bongkar muat general cargo yang mencapai 2,9 juta ton atau meningkat 8% dibandingkan periode yang sama sebesar 2,6 juta ton tahun lalu. Dimana, Terminal Curah Cair Kabil menjadi kontributor terbesar dengan volume 1,09 juta ton dan pertumbuhan sebesar 21%.

Di sisi kunjungan kapal, tercatat sebanyak 27.170 call atau meningkat 4% dibandingkan Triwulan I 2025 sebesar 26.138 call. Selain itu, ukuran kapal yang bersandar juga menunjukkan peningkatan, dengan total Gross Tonnage (GT) mencapai 19,6 juta GT atau naik 15% dari sebelumnya 16,9 GT. Angka ini, tentunya menjadi gambaran bahwa semakin banyaknya kapal berkapasitas besar yang beroperasi di perairan Batam.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa capaian ini sebagai bukti nyata, semakin kuatnya peran Batam sebagai simpul logistik strategis di kawasan.

“Pertumbuhan di sektor logistik ini menunjukkan bahwa Batam semakin dipercaya sebagai hub konektivitas regional. Kami akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung arus logistik, investasi, dan mobilitas secara berkelanjutan,” ujar Amsakar, Kamis (16/4/2026).

Selain kinerja logistik, sektor layanan penumpang juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Sepanjang Triwulan I 2026, jumlah penumpang di terminal ferry domestik dan internasional wilayah kerja BP Batam tercatat mencapai 2.507.630 orang atau meningkat 15% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Rute internasional masih mendominasi dengan 1.316.495 penumpang atau tumbuh 11%, khususnya menuju Singapura dan Malaysia. Sementara itu, penumpang domestik mencatat pertumbuhan lebih tinggi sebesar 20% menjadi 1.191.135 orang. Terminal Ferry Internasional Batam Centre dan Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur menjadi titik tersibuk dalam melayani mobilitas tersebut.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menambahkan, peningkatan kinerja harus diiringi dengan kualitas layanan yang semakin baik, sejalan dengan perluasan cakupan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2025.

“Kami mendorong layanan kepelabuhanan yang semakin adaptif dan responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa, terlebih dengan semakin luasnya wilayah kerja KPBPB Batam. Dengan dukungan regulasi tersebut, kami optimistis layanan akan semakin terintegrasi sehingga manfaat pertumbuhan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Li Claudia.

Anggota Deputi/Bidang Pengusahaan, Denny Tondano yang membawahi Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat koordinasi antar-stakeholder serta mengoptimalkan layanan di seluruh pelabuhan guna menjaga konsistensi peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan.

“Ke depan, kami akan terus mendorong digitalisasi layanan, termasuk pembenahan e-ticketing dan integrasi sistem antar terminal, sehingga layanan menjadi lebih mudah, cepat, dan terintegrasi bagi seluruh pengguna jasa,” ujar Denny.

Kepala BP Batam Harap Kajian Seskoau Beri Rekomendasi Strategis bagi Perkembangan Batam

Yutelnews.com | ahun 2025 tak lepas dari andil dan perhatian Presiden Indonesia Prabowo Subianto dalam mendorong perekonomian dan memacu iklim investasi yang inklusif. Perhatian itu, melalui regulasi percepatan perizinan kegiatan berusaha dan perluasan wilayah kerja BP Batam.

Disamping itu, kolaborasi lintas sektor dan kerja keras menjadi kunci penting dalam menciptakan ekosistem investasi yang kondusif, aman, dan kompetitif. Sehingga, tidak hanya tercermin dalam angka, tetapi juga semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

�Pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6.76 persen dan angka kemiskinan turun 3,81 persen dan Indeks Pembangunan Manusia Kota Batam meningkat mencapai 83,80,�� ungkapnya dihadapan para Perwira Siswa Seskoau.

Ia berharap kemajuan ekonomi dan sosial yang dicapai Batam dapat sejalan dengan pengelolaan ruang udara yang semakin kuat dan melalui kegiatan ini menghasilkan rekomendasi strategis bagi ekonomi dan kedaulatan udara NKRI. �Kami senang atas kehadiran para Perwira Siswa Seskoau, semoga kajian yang tengah disusun dapat memberi kontribusi signifikan bagi perkembangan Batam kedepan,� harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan yaitu Wakil Komandan Seskoau Marsekal Pratama TNI, Irwan Pramuda; Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait dan Forkopimda Kota Batam.

 

Kepala BP Batam Terima Kunjungan Peserta Sespimti Polri PKDN 2026

Yutelnews.com | Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan peserta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri dalam rangka Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Dikreg ke-35 Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Marketing Centre, Batam Centre, Senin (14/4/2026).

Amsakar menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dengan menjadikan Batam sebagai salah satu lokasi pelaksanaan PKDN Sespimti Polri.

“Terima kasih telah memilih Batam sebagai lokus pembelajaran dalam proses mencetak calon pimpinan Polri. Kami menyambut baik kesempatan ini untuk saling bertukar informasi dan wawasan,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Amsakar menjelaskan bahwa Batam saat ini menjadi salah satu fokus perhatian Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya melalui penguatan iklim investasi yang inklusif. Upaya tersebut diantaranya diwujudkan melalui percepatan regulasi perizinan usaha di kawasan strategis Batam.

Selain itu, BP Batam juga terus memperkuat kesiapan infrastruktur pendukung serta menjaga sinergi antar pemangku kepentingan guna menciptakan suasana investasi yang aman dan kondusif.

Amsakar berharap, kunjungan ini dapat memberikan gambaran nyata kepada peserta terkait pengelolaan kawasan, dinamika sosial, hingga potensi strategis yang dimiliki Batam.

“Semoga para peserta memperoleh pengalaman dan wawasan yang bermanfaat selama berada di Batam,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Widyaiswara Utama Sespim Polri, Irjen Pol Tomex Korniawan, mengapresiasi capaian pertumbuhan ekonomi Batam yang mencapai 6,76 persen pada tahun 2025.

Menurutnya, capaian tersebut tergolong positif dan sejalan dengan tema PKDN Sespimti Polri yang menitikberatkan pada dukungan terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi inklusif.

“Kami optimistis langkah yang dilakukan Batam ke depan akan semakin baik. Semoga Batam terus berkembang dan bersinar,” pungkasnya.

Dalam kegiatan itu, Amsakar turut didampingi sejumlah pejabat BP Batam, di antaranya Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan Alexander Zulkarnain, Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan Syarlin Joyo, Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait, serta Direktur Pengamanan Aset dan Kawasan Mujiyono.

BP Batam Dukung Proyek Pusat Data DayOne-PLN Batam

Yutelnews.com | Batam terus mempertegas posisinya sebagai destinasi utama investasi digital di Asia Tenggara.

Hal ini ditandai dengan penandatanganan serangkaian perjanjian kerja sama strategis bersama PT. PLN Batam dan PT Digitalland Service One (DayOne), pada Jumat (17/4/2026) di Balairung Sari BP Batam.

Kegiatan ini menandai ekspansi besar dari platform infrastruktur digital guna mendukung pembangunan kampus pusat data (data center) hyperscale kedua di Kota Batam.

Langkah strategis ini dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) Pelanggan Data Center Terbesar di Indonesia dengan kapasitas 511 MVA atau setara 450 megawatt (MW).

Kesepakatan ini diproyeksikan untuk memasok kebutuhan energi bagi pengembangan pusat data DayOne di Kabil Industrial Tech Park (KITP) secara bertahap pada 2026-2027.

Hadir dalam kegiatan, Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad; Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Walikota Batam, Li Claudia Chandra; Chief Executive Officer DayOne, Jamie Khoo; Direktur Utama PT. PLN Batam, Kwin Fo; Anggota/Deputi Bidang BP Batam, jajaran Forkopimda Kota Batam, serta pimpinan asosiasi industri di Kota Batam beserta jajaran.

Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur dan kemudahan regulasi menjadi kunci utama dalam menarik minat investor global.

Menurutnya, integrasi antara ketersediaan lahan, kepastian hukum, dan keandalan energi di bawah naungan BP Batam menciptakan ekosistem yang kompetitif di tingkat regional.

“BP Batam berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang kondusif melalui percepatan perizinan dan penyediaan infrastruktur pendukung yang terintegrasi. Masuknya proyek pusat data berskala besar ini membuktikan bahwa Batam siap menjadi hub digital dunia,” ujar Amsakar.

Transformasi Hub Digital

Ekspansi DayOne di kawasan Kabil menyusul kesuksesan proyek sebelumnya di Nongsa Digital Park (NDP).

Melalui dukungan BP Batam dan PT. PLN Batam, pengembangan ini dirancang sebagai platform berperforma tinggi untuk mendukung komputasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan layanan awan (cloud) bagi kawasan Asia-Pasifik.

Chief Executive Officer DayOne, Jamie Khoo, mengungkapkan bahwa kemudahan administrasi yang difasilitasi oleh BP Batam menjadi faktor krusial dalam keputusan ekspansi perusahaan.

“Ekspansi ini merupakan tonggak penting dalam strategi kami untuk membangun salah satu platform infrastruktur digital terkemuka di Asia, termasuk model Singapura-Johor-Batam (SIJORI) milik kami yang menghubungkan Singapura, Johor, dan Batam menjadi platform pusat data lintas batas pertama yang benar-benar terintegrasi di Asia Tenggara,” jelas Jamie.

Selain aspek kelistrikan, BP Batam juga mendorong pemanfaatan energi bersih demi keberlanjutan industri.

Hal ini diwujudkan melalui Nota Kesepahaman (MoU) antara Badan Pengusahaan (BP) Batam dan PT. PLN Batam terkait Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas di atas 200 MWp di Wilayah Kerja BP Batam.

Inisiatif energi hijau ini merupakan yang terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, dan diharapkan menjadi nilai tambah bagi para investor yang memprioritaskan standar keberlanjutan global.

Sinergi Berkelanjutan

Direktur Utama PT. PLN Batam, Kwin Fo, menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak lepas dari peran aktif BP Batam dalam menyinergikan regulator dengan penyedia infrastruktur.

“Kami meyakini bahwa sinergi antara PLN Batam dan DayOne dengan dukungan penuh dari BP Batam akan semakin memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi unggulan dan pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Tenggara,” ujar Kwin Fo.

Selain pasokan listrik, juga dilaksanakan penandatanganan MoU Layanan Solusi Infrastruktur Terintegrasi Ekosistem Data Center yang mencakup kajian penyediaan jaringan fiber optik dan layanan pemeliharaan infrastruktur kritis.

Dengan sinergi yang dipimpin oleh BP Batam, kawasan ini kini bertransformasi menjadi bagian penting dari model SIJORI.

Keberadaan pusat data hyperscale ini diharapkan memberikan dampak pengganda (multiplier effect) bagi ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja sektor teknologi, serta memperkuat kedaulatan digital nasional.

“Kami berharap kerja sama yang ditandatangani hari ini memberikan manfaat bagi semua pihak serta berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan iklim investasi di Kota Batam,” pungkas Kwin Fo. (*)

Kinerja BP Batam Triwulan 1 2026: Sektor Logistik Menguat, Volume Peti Kemas Tembus 187 Ribu TEUs

Yutelnews.com | Kinerja logistik ini turut didukung oleh aktivitas bongkar muat general cargo yang mencapai 2,9 juta ton atau meningkat 8% dibandingkan periode yang sama sebesar 2,6 juta ton tahun lalu. Dimana, Terminal Curah Cair Kabil menjadi kontributor terbesar dengan volume 1,09 juta ton dan pertumbuhan sebesar 21%.

Di sisi kunjungan kapal, tercatat sebanyak 27.170 call atau meningkat 4% dibandingkan Triwulan I 2025 sebesar 26.138 call. Selain itu, ukuran kapal yang bersandar juga menunjukkan peningkatan, dengan total Gross Tonnage (GT) mencapai 19,6 juta GT atau naik 15% dari sebelumnya 16,9 GT. Angka ini, tentunya menjadi gambaran bahwa semakin banyaknya kapal berkapasitas besar yang beroperasi di perairan Batam.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa capaian ini sebagai bukti nyata, semakin kuatnya peran Batam sebagai simpul logistik strategis di kawasan.

“Pertumbuhan di sektor logistik ini menunjukkan bahwa Batam semakin dipercaya sebagai hub konektivitas regional. Kami akan terus memperkuat ekosistem kepelabuhanan yang terintegrasi guna mendukung arus logistik, investasi, dan mobilitas secara berkelanjutan,” ujar Amsakar, Kamis (16/4/2026).

Selain kinerja logistik, sektor layanan penumpang juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Sepanjang Triwulan I 2026, jumlah penumpang di terminal ferry domestik dan internasional wilayah kerja BP Batam tercatat mencapai 2.507.630 orang atau meningkat 15% dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Rute internasional masih mendominasi dengan 1.316.495 penumpang atau tumbuh 11%, khususnya menuju Singapura dan Malaysia. Sementara itu, penumpang domestik mencatat pertumbuhan lebih tinggi sebesar 20% menjadi 1.191.135 orang. Terminal Ferry Internasional Batam Centre dan Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur menjadi titik tersibuk dalam melayani mobilitas tersebut.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra menambahkan, peningkatan kinerja harus diiringi dengan kualitas layanan yang semakin baik, sejalan dengan perluasan cakupan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2025.

“Kami mendorong layanan kepelabuhanan yang semakin adaptif dan responsif terhadap kebutuhan pengguna jasa, terlebih dengan semakin luasnya wilayah kerja KPBPB Batam. Dengan dukungan regulasi tersebut, kami optimistis layanan akan semakin terintegrasi sehingga manfaat pertumbuhan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Li Claudia.

Anggota Deputi/Bidang Pengusahaan, Denny Tondano yang membawahi Direktorat Pengelolaan Kepelabuhanan, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memperkuat koordinasi antar-stakeholder serta mengoptimalkan layanan di seluruh pelabuhan guna menjaga konsistensi peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan.

“Ke depan, kami akan terus mendorong digitalisasi layanan, termasuk pembenahan e-ticketing dan integrasi sistem antar terminal, sehingga layanan menjadi lebih mudah, cepat, dan terintegrasi bagi seluruh pengguna jasa,” ujar Denny.

RSBP Batam Segera Cetak Dokter Intervensi Jantung, Warga Tak Perlu Lagi Berobat ke Luar Negeri

Yutelnews.com | Berobat jantung ke luar negeri perlahan bisa jadi cerita lama bagi warga Batam. Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP) bersiap naik kelas menjadi pusat pendidikan dokter subspesialis intervensi jantung, membuka akses layanan sekaligus mencetak tenaga ahli dari daerah sendiri.

Direktur RSBP Batam, Tanto Budiharto, mengungkapkan bahwa proses penetapan sebagai rumah sakit pendidikan fellowship intervensi jantung saat ini tengah berjalan dan mendapat dukungan penuh dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Kita sudah bertemu dengan Wakil Menteri Kesehatan dan saat ini dalam tahap dokumentasi. Insyaallah ke depan, pendidikan subspesialis intervensi jantung bisa dilakukan di Batam,” ujarnya.

RSBP Batam dinilai layak mengemban peran strategis ini. Rumah sakit ini telah memiliki fasilitas modern dan tenaga medis berkompeten, mulai dari dokter jantung anak, spesialis aritmia, hingga neurointervensi.

Seluruh layanan tersebut terintegrasi dalam Cardiovascular Center yang menjadi unggulan RSBP. Dengan kekuatan ini, Batam diposisikan sebagai salah satu pusat layanan jantung terdepan di kawasan.

“Fasilitas dan SDM kami sudah siap. Ini yang menjadi pertimbangan Kemenkes menunjuk RSBP sebagai tempat pendidikan fellowship,” jelas dr. Tanto.

Tak berhenti di layanan medis, RSBP juga memperkuat perannya di bidang pendidikan. Kerja sama dengan Universitas Internasional Batam menjadi langkah awal dalam mencetak dokter spesialis dan subspesialis dari daerah sendiri.
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa kedokteran hingga dokter yang sedang menempuh pendidikan lanjutan akan menjalani praktik langsung di RSBP.

“Ke depan, kita tidak hanya fokus pada jantung. RSBP akan berkembang menjadi rumah sakit pendidikan dengan berbagai bidang spesialis,” tambahnya.

Sebagai rumah sakit pemerintah, RSBP Batam memastikan seluruh lapisan masyarakat bisa menikmati layanan yang tersedia. Baik pasien BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, asuransi swasta, hingga pasien umum, semuanya dilayani dengan standar rujukan nasional.

“Dengan fasilitas yang ada, masyarakat tidak perlu lagi ke luar negeri untuk berobat jantung. Semua bisa ditangani di Batam,” tegas dr. Tanto.

Didukung status Batam sebagai kawasan pengembangan kesehatan, RSBP juga terus berinovasi. Sistem layanan terpadu (One Service System) hingga pembayaran digital QRIS telah diterapkan untuk meningkatkan kenyamanan pasien.

Langkah ini menjadi bagian dari visi besar menjadikan Batam sebagai pusat layanan kesehatan kelas dunia sekaligus hub pendidikan kedokteran di Indonesia bagian barat.

“Ini bukan sekadar peningkatan layanan, tapi lompatan besar. RSBP siap menjadi kebanggaan Batam di sektor kesehatan,” tutupnya.(*)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.