Kasus Dugaan Penganiayaan Yang Dilakukan Oknum PPK, Polisi Terus Selidiki

YUTELNEWS.com | Begitu ada laporan, Polres Sampang melakukan penyelidikan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh anggota PPK terhadap anggota PPS di Desa Panyerangan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang.

Kasi Humas Polres Sampang Iptu Sujianto menyatakan, bahwa saat ini laporan tersebut sudah ada di penyidik dan dalam tahap pengumpulan alat bukti, termasuk juga hasil visum yang dikeluarkan oleh RSUD Mohammad Zyn Sampang.

“Jadi per hari ini penyidik sedang melakukan penyelidikan, pengumpulan alat bukti, serta memastikan bahwa ada unsur pidana dalam kejadian itu melalui hasil visum yang dikeluarkan oleh RSUD,” jelasnya, Jum’at 26/01/2024.

Sujianto menjelaskan, jika laporan tersebut masuk pada hari Rabu (24/1/2024). Korban melaporkan bahwa telah terjadi tindakan penganiayaan terhadap dirinya, dan setelah itu penyidik melakukan pendalaman termasuk juga modusnya bagaimana, dan kemarin sudah turun ke penyidik siapa yang menangani.

Untuk diketahui sebelumnya, peristiwa penganiayaan itu terjadi di Kantor Kecamatan Pangarengan, tepatnya saat digelar rapat internal antara PPK bersama PPS Desa Panyerangan, diduga lantaran PPK dan PPS tak sejalan dalam hal penentuan lokasi sekretariat PPS, pada Rabu (24/1/2024) malam.

Berdasarkan keterangan dari korban, dalam rapat internal yang berlangsung di kantor kecamatan itu dihadiri lima anggota PPK yang terdiri dari ketua dan anggota dan tiga 3 anggota PPS. “Kejadiannya itu semalam pas waktu acara rapat di kantor kecamatan,” ungkapnya.

Rencananya menginginkan agar lokasi sekretariat PPS tidak dirubah dan tetap ditaruh di dusun Anyer. Sementara, ketua PPK tak setuju dan minta dipindah ke lokasi lain, bahkan saat itu anggota PPK Pangarengan sampai mengeluarkan kata-kata kasar dan tidak etis.

“Karena terjadi kesalafahaman akhirnya terjadilah cekcok dan anggota PPK inisial (R) memegang kerah baju saya sambil mendorong sehingga saya jatuh tersungkur setelah itu anggota PPS (HM) tiba-tiba langsung ikut memukul kepala saya di bagian depan dan belakang, dan mulai tadi malam sampai sekarang kepala saya masih terasa sakit,” pungkasnya.

(ILHAM)

Lewat Jumat Curhat, Kapolres Aceh Timur Polda Aceh Sampaikan Imbauan Jelang Pemilu

YUTELNEWS.com | Aceh Timur – Kepala Kepolisian Resor Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru, S.I.K, didampingi pejabat utama gelar program Jumat Curhat di Pangsagoe Coffee, Desa Suka Makmur, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (26/26/2024) pagi.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Muspika Kecamatan Indra Makmur, Humas PT. Medco E & P Malaka, Manager PTPN-I Julok Rayeuk Utara, Tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan perangkat gampong Desa Suka Makmur.

Mengawali sambutannya, AKBP Nova Suryandaru, S.I.K. memperkenalkan diri sebagai pejabat baru Kapolres Aceh Timur dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Nova menjelaskan, Jum’at Curhat merupakan program Kapolri yang bertujuan mendapatkan masukan maupun saran terkait situasi kamtibmas dan menerima aspirasi, masukan atau keluhan masyarakat.

“Harapannya permasalahan yang ada di desa bisa tersampaikan kepada kami sehingga kinerja Kepolisian terus meningkat,” ujar Kapolres.

Lebih lanjut, Kapolres mempersilakan masyarakat untuk menyampaikan permasalahan, baik yang di tengah masyarakat maupun terkait dengan kinerja yang perlu masukan sehingga dapat memperbaiki citra polri, khususnya Polres Aceh Timur dan jajaran Polsek supaya semakin baik dalam melaksanakan tugas memberikan perlindungan dan pengayom kepada masyarakat.

Menyoal terkait perbedaan pilihan dalam Pemilu, Alumni AKPOL 2003 ini mengatakan, hal yang wajar meskipun ada perbedaan pilihan. Ia mengimbau dan mengajak kepada seluruh elemen masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk tetap menjaga persatuan dan kerukunan agar situasi kamtibmas di wilayahnya masing-masing tetap aman dan nyaman.

“Beda pilihan boleh saja tapi jangan sampai karena perbedaan antar-saudara, teman, tetangga saling memutuskan silaturrahmi. Mari bersama sama kita kawal Pemilu 2024 ini agar berlangsung aman, damai, kondusif dan bermartabat,” imbau Kapolres.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

DPD RI ,LaNyalla, Mendukung Pengembangan Wisata Budaya dan Kuliner di Kabupaten Bangkalan Madura

YUTELNEWS.com | DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan dukungan kuat untuk pengembangan wisata berbasis budaya dan kuliner di Kabupaten Bangkalan, pintu gerbang Pulau Madura.

Dalam acara Sarasehan dan Serap Aspirasi Masyarakat bersama Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Bangkalan, bertema ‘Otonomi Desa Untuk Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat’, LaNyalla menyampaikan komitmennya pada Jumat (25/1/2024).

Kunjungan LaNyalla tidak hanya untuk menyerap aspirasi kepala desa, tetapi juga memberikan dukungan konkret bagi pengembangan wisata di Bangkalan. “Saya hadir untuk mendukung ‘Bangkalan Estoh’ tahun 2024, sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Bangkalan meningkatkan kunjungan wisatawan,” ujarnya.

LaNyalla berharap kunjungannya dapat memperkenalkan keindahan alam, budaya, dan sejarah Bangkalan, selain terkenalnya Karapan Sapi. Ia juga mencatat berbagai festival budaya seperti “Malam Terak Bulan”, Festival Seribu Satu Menu Bebek, Festival Tellasan Petto’, dan Bangkalan Carnival sebagai daya tarik yang perlu dipromosikan.

“Selain even pariwisata tahunan, pengembangan wisata berbasis budaya dan kuliner harus tetap mempertahankan destinasi wisata yang sudah ada, seperti bukit-bukit kapur. Wisatawan ke Pulau Madura tidak hanya tertarik dengan Gili Iyang dan pantai-pantai di Sumenep,” tambahnya.

LaNyalla juga memberikan apresiasi terhadap sinergi baik antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa dalam memajukan Bangkalan. Ia berharap agar sinergi ini terus berlanjut untuk menjadikan desa sebagai kekuatan ekonomi, menghindari urbanisasi, dan mengoptimalkan Sumber Daya Alam serta Sumber Ketahanan Pangan Nasional yang berada di desa.

Pj Bupati Bangkalan, Arief M Edie, serta jajaran Forkopimda turut hadir dalam acara ini, bersama ratusan kepala desa se-Kabupaten Bangkalan.

(SPD)

Pelantikan Pengurus ORARI Lokal Pertama Kota Langsa

YUTELNEWS.com | Kota Langsa – Pj. Walikota Langsa Syaridin, S.pd, M.Pd diwakili oleh Kadis Kominfo Kota Langsa Saifuddin Zuhri, SE kukuhkan Pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kota Langsa setelah dilantik oleh Ketua Pengurus ORARI Daerah Aceh Amri Pradana, yang turut dihadiri Unsur Forkopimda, Pimpinan OPD, RAPI Kota Langsa, Tokoh Masyarakat dan Media disalah satu Cafee Kota Langsa, Sabtu (27/01/2024).

Pj. Walikota Langsa Syaridin dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kadis Kominfo Kota Langsa Saifuddin Zuhri mengatakan Pemerintahan Kota Langsa beserta Segenap Jajaran dan mewakili masyarakat Kota Langsa mengucapkan “Selamat dan Sukses” kepada seluruh Jajaran dalam “Pengukuhan sekaligus Pelantikan Pengurus Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kota Langsa yang baru saja sama-sama kita saksikan.

Lalu, Melalui proses Pelantikan ini, teman-teman ORARI Lokal Kota Langsa telah menyatakan komitmennya untuk mengemban amanah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya Sebagai pengurus salah satu Organisasi Penyiaran Radio Terbesar di Indonesia Yaitu Organisasi Amatir Radio Indonesia Lokal Kota Langsa.

“Semoga selalu amanah, istiqamah, tulus, dan ikhlas, dalam bekerja serta mengedepankan kepentingan Umat diatas kepentingan segala-galanya” ungkapnya.

Pemerintah Kota Langsa sangat mengapresiasi keberadaan Organisasi Penyiaran, khususnya ORARI Lokal Kota Langsa. Karena dalam perjalanannya, ORARI di Kota Langsa telah terlibat langsung dalam berbagai event yang ada di Kota Langsa.

Kedepannya, Pemerintah Kota Langsa juga menunggu program-program hebat dari teman-teman ORARI Kota Langsa yang baru saja dilantik untuk bersama membangunan Kota Langsa. Yang selama ini telah berjalan dengan baik dari segi penyiaran dan pemberitaan-pemberitaan yang positif serta konstruktif.

“Mudah-mudahan program-program yang akan dijalankan nantinya oleh ORARI Lokal Kota Langsa dapat mendukung Pemerintah dalam upaya percepatan pembangunan Kota Langsa di segala sektor, sehingga impian untuk mewujudkan Kota Langsa menjadi Kota Jasa yang Maju, Mandiri dan Demokratis serta Menjunjung Tinggi Pelaksanaan Syariat Islam dapat terwujud sesuai dengan harapan dan cita-cita kita bersama” jelasnya.

Sebelumnya, Ketua Pengurus ORARI Daerah Aceh Amri Pradana mengatakan selamat dan sukses kepada pengurus yang telah dilantik, harapannya kedepan agar dapat bersinergi serta bekerjasama dengan Pemerintah dan juga Forkopimda Kota Langsa.

“Pengurus ORARI Kota Langsa ini sebenarnya adalah para senior dan sudah pernah menjalin komunikasi 5 Benua, jadi sudah tidak diragukan lagi dari segi kinerja mereka, jelas Amri Pradana.

Kemudian pada kesempatan yang sama Wahid Pasha sebagai Ketua Pengurus ORARI Lokal Kota Langsa yang terpilih mengucapkan terimakasih telah diberi mandat dan dipercaya sebagai Ketua Pengurus ORARI lokal Kota Langsa.

“Kami ORARI Lokal Kota Langsa, siap bersinergi dan bekerjasama dengan Pemerintah dan Forkopimda Kota Langsa untuk menbangun Kota Langsa yang kita cintai”, ungkap Wahid Pasha.

Selanjutnya, Wahid Pasha memaparkan susunan pengurus ORARI Lokal Kota Langsa yang baru dilantik yakni, sebagai Wakil Isfan Hidayat, Sekretaris Feri Kelana, Wakil Sekretaris Ferdiannur, Bendahara Khairul Ichsan, Ketua Keanggotaan Idris, Ketua Pendidikan Said Muhammad, Ketua Operasional Yuhardi, Ketua Bagian Core Chairil Iman, Wakil Ketua Bagian Core Dedy Syafial, Nst, Ketua Monitoring Frequency Amir WHS, Wakil Ketua I Frequency Kasiartono, Wakil Ketua II Frequency Al Fadhil, dan Ketua Bagian Perlengkapan Mirza Putra.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Kinerja Kejari Dibawah Kepemimpinan Jaksa Agung ST. Burhanuddin Masih Banyak Yang Harus Dievaluasi

YUTELNEWS.com – Jakarta – BPI KPNPA RI Kinerja Kejaksaan Republik Indonesia dibawah kepemimpinan Jaksa Agung, ST. Burhanuddin Masih Banyak Yang Harus Dievaluasi, (27/01/24).

Tubagus Rahmad Sukendar Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara & Pengawas Anggaran RI ( BPI KPNPA-RI ) menyampaikan kepada awak media bahwa Kejaksaan Agung RI dibawah kepemimpinan ST Burhanuddin dinilai berhasil dan mendapat Apresiasi dari Masyarakat namun juga harus ada evaluasi.

BPI KPNPA RI selaku Lembaga Kajian Strategis Independen dalam melakukan sosial kontrol pengawasan, pemantauan dan penilaian selama 5 tahun terakhir menunjukkan adanya transformasi positif di lembaga Kejaksaan

Kita semua harus bangga dan melihat, bahwa Kejaksaan berhasil menjadi lembaga penegak hukum modern, yang paling dipercaya oleh masyarakat.ujar Ketua Umum BPI KPNPA RI

Tb Rahmad Sukendar yang akrab disapa Kang Tebe Sukendar.

Selama saya sebagai Ketua Umum BPI KPNPA RI dalam melakukan fungsi Sosial Kontrol banyak melakukan kegiatan penelitian dan pengawasan diberbagai daerah, kerap masih ada dijumpai oknum jaksa yang kinerja nya tidak sesuai dengan apa yang sudah diperintahkan Jaksa Agung ST.Burhanuddin.

Kang Tebe Sukendar menyampaikan, adanya kejadian yang kurang mengenakkan Seperti yang disampaikan Feriyandi Kadiv Investel BPI KPNPA RI yang terjadi pada hari jumad tanggal 26 januari 2024 menyampaikan adanya ketidak profesional dari jaksa bernama Henri selaku penyidik Pidsus Kejaksaan Tinggi Riau dalam menerima kehadiran Kadiv Investel BPI KPNPA RI Feriyandi tidak memakai seragam dinas Jaksa hanya berkaos dan memakai sendal jepit serta tidak memberikan air minum dan bersikap kurang ramah.

Feriyandi datang memenuhi undangan Aspidus Kejati Riau pada hari jumad 26 Januari 2024 dalam rangka klarifikasi terkait Aduan adanya dugaan tindak pidana korupsi yang dilaporkan BPI KPNPA RI

Kadiv Investel BPI KPNPA RI Feriyandi juga melaporkan kepada Ketua Umum BPI KPNPA RI kang Tebe Sukendar bahwa dirinya didampingi Biro Hukum BPI KPNPA RI diterima Jaksa Henri Penyidik Pidsus Kejati Riau sangat tidak menyenangkan dimana oknum jaksa tersebut tidak bersikap ramah dan seperti menyepelekan kehadiran BPI KPNPA RI.

Ini yang harus dibenahi di Kejaksaan Tinggi Riau dimana Jaksa Agung ST Burhanuddin sudah bekerja maksimal dalam melakukan perubahan untuk Kejaksaan RI menjadi Lembaga Penegak Hukum Terbaik Yang dekat dan dicintai Masyarakat namun dengan adanya ulah dari Oknum Jaksa yang tidak memiliki etika yang baik dipastikan akan dapat Mencoreng Kinerja Kejaksaan Republik Indonesia yang sudah baik dan mendapat tempat dihati masyarakat.

Kami dari BPI KPNPA RI meminta kepada Ketua Wilayah BPI KPNPA RI Propinsi Riau Haji Ahmad Nawawi SH untuk bertemu dengan Aspidsus Kejati Riau dalam rangka meminta klarifkasi terhadap Jaksa Pidsus yang menerima kehadiran Feriyandi di Kejaksaan Tinggi Riau pada hari Jum’at 26 Januari 2024.

Kang Tebe Sukendar juga menambahkan Jangan karena ulah dari satu oknum jaksa yang tidak beretika baik akan dapat mencoreng kinerja intitusi Kejaksaan Republik Indonesia,dan kita melihat Fungsi Pengawasan tidak berjalan harus di evaluasi Jamwas,” tandas Kang Tebe Sukendar.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Ustadz Das’at Latief Sampaikan Pesan Damai Jelang Pemilu 2024 di Bagansiapiapi

YUTELNEWS.c

om | ROHIL -Ustadz Dr. H. Das’at Latief, S.Sos., S.Ag., M.Si., Ph.D., menjadi penceramah dalam pelaksanaan tabligh akbar di Ibukota Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Provinsi Riau. Jumat (26/01/2024) malam di Bagansiapiapi.

Ustadz kondang kelahiran Makassar 21 Desember 1973, dalam da’wahnya pada tabligh akbar di Ibukota Bagansiapiapi menyampaikan pesan pesan damai kepada masyarakat Rohil dalam menghadapi dan memaknai pesta demokrasi menjelang pemilihan umum (Pemilu) yang akan di gelar pada 14 Februari 2024 mendatang.

Mengangkat tema “Memperkuat Persaudaraan Antar Umat Islam” Ustadz Das’at Latief ikut berpesan kepada setiap calon legislatif pemilu 2024, serta kepada para pejabat pemerintah untuk tidak bersikap sombong, kerna kesombongan adalah merupakan perbuatan syaitan yang tidak disukai oleh Allah SWT.

“Janganlah engkau bersikap sombong, kerna kesombongan adalah teman syaitan yang tidak disukai oleh Allah SWT, dan syaitan adalah musuh yang nyata,” Ujar Ustadz Das’at.

Pelaksanaan Tabligh Akbar bersama Ust. Das’at Latief di Pusatkan di Jalan Merdeka Depan Kantor BPKAD Rohil ditengah kota Bagansiapiapi dimulai sekira pukul 21:19 Wib di hadiri dan disaksikan oleh masyarakat dan sejumlah pejabat tinggi pemerintah daerah Rohil.

Ustadz Das’at juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak menerima uang atau duit dari salah satu tim sukses atau caleg dalam memperoleh suara masyarakat pada pelaksanaan Pemilu 2024, kerna perbuatan itu disampaikan Ust. Das’at selain dilarang oleh peraturan perundang-undangan hal itu juga dilarang oleh agama.

“Kepada bapak dan ibuk ibuk jangan terima uang sogok, cintai negaramu dengan cara tidak menerima uang sogokan, insya Allah, Allah akan mengangkat orang orang yang baik dan mengangkat martabatnya pada Pemilu 2024 mendatang,” Lanjut Ust Kondang ini.

Disepanjang pemaparan dalam Da’wahnya, Ustadz Das’at ikut mengajak masyarakat yang hadir untuk bersama sama membaca sholawatan kepada nabi besar Muhammad SAW membuat suasana begitu hangat dan penuh dengan kekhusyukan yang mendalam.

“Sesungguhnya Allah SWT bersama para malaikatnya bersholawat kepada nabi Muhammad SAW, maka wahai orang orang yang beriman bersholawatlah kalian kepada Rasullullah dengan sebaik baik bersholawat, ” Ajak Ustadz Das’at.

Ustadz Das’at ikut juga menyampaikan bahwa setiap kehidupan akan mengalami kematian, tidak peduli dia kaya atau miskin, pejabat atau penguasa, cerdik pandai semua akan merasakan yang namanya kematian.

Kepada para kaum ibu, Ustadz Das’at juga berpesan untuk selalu berprasangka baik dan bersikap baik kepada sang suami, bilamana suami sibuk tidak mengangkat telpon jangan berfikir yang bukan bukan, jauhilah berprasangka buruk kerna sesungguhnya berprasangka buruk adalah sifat yang tercela dan penyakit hati yang berbahaya yang dapat membunuh iman sehingga dapat menjauhkan dari ketaqwaan.

Kegiatan tabligh akbar bersama ustadz Das’at Latief di Bagansiapiapi berjalan dengan lancar.

Kabiro Panca Sitepu.

Pj Bupati Takalar Membuka Sosialisasi Sistem Kerja di Kabupaten Takalar

YUTELNEWS.com | Pj Bupati Kabupaten Takalar, Dr. Setiawan Aswad, M.Dev. Plg, membuka acara sosialisasi sistem Acara tersebut berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar

Penyesuaian sistem kerja ini memiliki tujuan yang jelas, yaitu mewujudkan proses kerja yang efektif dan efisien, memastikan pencapaian tujuan, strategi, dan kinerja organisasi, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya manusia. Selain itu, penyesuaian ini juga bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sebagai bagian integral dari proses kerja moderen.

Dalam sambutannya, Dr. Setiawan Aswad, M.Dev. Plg, menyampaikan Dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan sistem kerja yang lebih baik lagi.

“Dengan adanya penyesuaian system kerja ini, diharapkan pelaksanaan tugas pejabat fungsional dapat dilakukan dalam suatu sistem kerja yang lebih baik, dengan mengedepankan kompetensi, keahlian, dan keterampilan. Perbaikan dan pengembangan mekanisme kerja dalam sistem ini juga memberikan keleluasan pada pimpinan untuk menyusun strategi pencapaian target kinerja. Dengan demikian, penyesuaian sistem kerja diharapkan dapat memberikan dorongan positif terhadap efektivitas dan efisiensi kinerja pemerintah Kabupaten Takalar. ,” ujarnya.

Acara sosialisasi ini mencerminkan komitmen pemerintah Kabupaten Takalar untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk dalam hal pemanfaatan teknologi dan peningkatan kualitas sumber daya manusianya.

Hadiri dalam kegiatan ini, oleh pejabat Administrator , asisten administrasi umum Sekretaris Daerah Kab. Takalar, Opd Yang terkait, kepala bagian organisasi, camat, dan lurah se-Kabupaten Takalar.

(abu algifari)

Konsolidasi dan Pengukuhan dan Koor TPS kecamatan  parakan salak dan Kecamatan Bojong Genteng

YUTELNEWS.com | Teddy Setiadi calon legislatif (caleg) Partai Gerindra No urut 1 Daerah Pemilihan (Dapil) II DPRD Kabupaten Sukabumi, kembali menggelar konsolidasi dan pengukuhan koordinator Tempat Pemungutan Suara (TPS), pada hari  Sabtu 27 januari 2024 berlokasi di Aula  Poskesdes Desa Sukatani  Kecamatan Parakan Salak Kabupaten Sukabumi.

Giat tersebut juga sekaligus pengukuhan koordinator TPS wilayah Kecamatan Parakan salak dan Kec, Bojong Genteung

Acara dihadiri Calon Legislatif DPR RI Heri Gunawan dapil Ko/kab Sukabumi dan Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil Ko/kab Sukabumi Ikrar Saiydudiyn

Teddy mengungkapkan pembentukan koordinator TPS ini bukan untuk kepentingan pribadi semata, namun untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Sukabumi, khususnya Dapil II ,Tugas para koordinator, harus bisa menghimpun segala aspirasi masyarakat terutama di Dapil dua ini,” kata politisi Gerindra itu.

“InsyaAllah di bulan januari ini kita akan mendeklarasikan dan juga mengukuhkan para Koordinator TPS di empat kecamatan lagi yaitu Kecamatan Parakansalak, Bojonggenteng, Kalapanunggal dan Diketahui, Dapil II meliputi 8 kecamatan, diantaranya Kecamatan Parungkuda, Ciambar, Cidahu, Cidahu, Cicurug, Parakansalak, Bojonggenteng, Kalapanunggal dan Kabandungan ungkap nya.

Insya Allah di sini saya g sendiri saya di si ni sama Anggota DPR RI Heri Gunawan  yang Siap Memenangkan prabowo Subianto jadi presiden dan Gibran Rakabuming Raka jadi calon presiden ungkap Teddi Setiadi, ”

Mirna

(wakabiro sukabumi)

Pemko Langsa Berhasil Turunkan Angka Stunting Sebagai Kota Terendah Stunting di Provinsi Aceh

YUTELNEWS.com | Langsa – Pemerintah Kota Langsa berhasil menurunkan Angka Stunting dan menjadikan Kota Langsa sebagai Kota Terendah Stunting di Provinsi Aceh.

Pj. Walikota Langsa, Syaridin, S. Pd, M. Pd menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Langsa terus berupaya menurukan angka stunting hingga saat ini.

“Berdasarkan penilaian terakhir sesuai data yang dipublikasikan oleh Bapak Pj. Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, pada saat evaluasi kinerja Triwulan ke II Pemerinah Aceh, tercatat bahwa Kota Langsa merupakan Kabupaten/Kota yang paling rendah kasus stuntingnya, ujar Syaridin di Kantor Walikota Langsa, Jum’at, 26 Januari 2024.

Pj. Walikota Langsa fokus dan komitmen untuk menurukan angka stunting. “Hasilnya dari bulan ke bulan angka stunting terus menurun, dari bulan September 2023 jumlah angka stunting di Kota Langsa sebanyak 136 kasus dan pada bulan Desember 2023 data Nasional menyebutkan Kota Langsa turun menjadi 104 kasus stunting, tegas Syaridin.”

Berbagai Upaya telah dilakukan Pemerintah Kota Langsa termasuk meneruskan kegiatan dari Pemerintah Pusat.

“Pemerintah Kota Langsa telah meneruskan program pemberian makanan tambahan bergizi yang berturut-turut dilaksanakan di seluruh Indonesia selama 90 hari.

Syaridin menambahkan hasil dari program tersebut sudah kita evaluasi dan Alhamdulillah per tanggal 12 Januari 2024 dari data pada bulan Oktober 2023 angka stunting yang masih tersisa 139 kasus, kemudian terus menurun pada bulan November menjadi 118 kasus dan pada bulan Desember 2023 menjadi 104 kasus.

Data per tanggal 12 Januari 2024, Dinas Kesehatan sudah melakukan pendataan terbaru bahwa dari kasus stunting 104 pada bulan Desember 2023 kembali mengalami penurunan hingga tersisa 96 kasus dan mencatat adanya 80 kelahiran hingga Januari 2024 dan alhamdulillah dari 80 kelahiran hasilnya zero stunting. Ini menunjukkan bahwa program pembinaan yang kita lakukan terhadap calon pengantin baru yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan, Dinas DP3ADALDUK dan KB serta Puskesmas telah menunjukkan hasil yang baik.

“Program pemberian tablet tambahan penambaj darah bagi remaja putri dan pembinaan bagi ibu hamil dengan pemberian makanan bergizi dan juga Pemerintah Kota Langsa di samping porgram-program yang dilaksanakan serentak di Indonesia, Kota Langsa telah melaksanakan program orang tua asuh tahap balita yang masuk kasus stunting, ujarnya.”

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kota Langsa, dr. M. Yusuf Akbar menyampaikan upaya intervensi sensitif yang telag dilakukan Pemerintah Kota Langsa dalam penanganan dan penurunan angka stunting, diantaranya melakukan pemantauan tumbuh kembang balita secara rutin setiap bulan di Posyandu, pemberian ASI Eksklusif pada bayi s.d usia 6 bulan, pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal pada balita bermasalah gizi, pemberian Imunisasi (Kota Langsa meraih cakupan pemberian imunisasi tertinggi di Provinsi Aceh tahun 2023), mengatasi kasus balita bermasalah gizi bersama dengan dokter spesialis Anak, melakukan pemeriksaan Ibu hamil minimal 6x selama masa kehamilan termasuk pemeriksaan USG 2x, pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada semua ibu hamil, pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbahan pangan lokal kepada ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK), pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada Remaja Putri, screening Anemia pada Remaja Putri, edukasi Kesehatan Lingkungan Stop Buang Air Besar Sembarangan dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Gampong.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala DP3ADALDUK dan KB Kota Langsa, Amrawati, SKM bahwasanya berbagai upaya intervensi sensitif terus dilakukan dalam penanganan dan penurunan angka stunting, diantaranya pendampingan keluarga beresiko stunting ( catin, ibu hamil, ibu nifas, anak baduta dan balita ), gerakan Bapak/ Bunda Asuh Stunting melibatkan sektor pemerintah dan swasta, dunia usaha, pelayanan Terpadu Pranikah setiap hari selasa setiap minggunya, Membuat sistem informasi pencegahan dan penanganan stunting (SIPENTING), penelitian tingkat pengetahuan keluarga terkait stunting dan tumbuh kembang anak, evaluasi dan pemantauan balita stunting setelah dapat intervensi, pemenuhan sarana KIE pada kelompok BKB di posyandu,” tutupnya.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Ormas FOPAD Menyerukan Kepada Masyarakat Kabupaten Melawi Wujudkan Pemilu 2024 Dengan Damai dan Kondusif

YUTELNEW.com | Melawi,Kalbar – Menjelang Pemilihan Umum tahun 2024 tinggal menghitung hari. pesta demokrasi serentak seluruh masyarakat Indonesia di mana kita semua memilih Calon Presien dan Wakil Presiden, bahkan juga memilih Anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi dan DPRD Kabupaten. Sudah tentu seluruh masyarakat berharap suasana Pesta Pemilu 2024 ini dapat berjalan aman dan lancar, serta suasana damai kondusif.

Langkah tersebut diserukan Ormas FOPAD bersama anggotanya menyerukan Orasi Pemilu Damai kepada masyarakat yang ada di Kabupaten Melawi,di Cafe Tuogu Nanga Pinoh
Jumat,27/01/2024

“Ketua Forum Pemuda Dayak (FOPAD) Kabupaten Melawi, Saleh Tapa,S.Pd. Dia mengajak masyarakat Kabupaten Melawi agar dapat bersama menyukseskan Pemilu serentak 2024 berlangsung damai serta kondusif. Ia juga menegaskan, pesta demokrasi dalam memilih para pemimpin jangan sampai kita terpecah belah walaupun berbeda pilihan serta hindari berita hoax jangan menimbulkan konflik di kalangan masyarakat”,ucap
Saleh.

“Saleh,.juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat Melawi untuk berperan aktif serta menjaga situasi menjelang Pemilu 14 Pebruari 2024 yang tinggal saja menghitung hari lagi.sehingga tercipta kondisi damai dan kondisi”,tegas

(Penulis : Musa)
Publiest : Alimin

Bupati Rokan Hilir, Mengambil Sumpah Jabatan dan Pelantikan Penjabat Kepenghuluan

YUTELNEWS.com | Bupati Rokan Hilir, Afrizal Sintong, SIP, M.Si mengambil sumpah jabatan dan pelantikan penjabat Kepenghuluan pada hari Jumat (26/01/2024) di Bagan Batu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Dalam kesempatan itu juga, ketua TP PKK Kabupaten Rokan Hilir, Sanimar Afrizal yang melantik tiga ketua TP Kecamatan yakni Kecamatan Bagan Sinembah Zulfa Laili, Kecamatan Bagan Sinembah Raya, Aderlina Hutagaol dan Kecamatan Balai Jaya, Suryatik.

Dalam sambutannya, Bupati Rokan Hilir, Afrizal Sintong mengatakan, tugas dan tanggung jawab datuk dan datin penghulu tahun ini sangat berat mengingat saat ini masyarakat Rokan Hilir menghadapi bencana Banjir dan even Pemilu ditahun 2024. ia menekankan pentingnya Pj Penghulu untuk senantiasa berfokus pada kepentingan masyarakat karena mereka memiliki peran khusus bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.

Dia juga meminta Pj Penghulu untuk senantiasa menjaga integritas dan tata kelola keuangan yang baik. Karena minggu depan gaji ketua RT dan BPKEP akan naik mengingat sebelumnya sempat terkendala karena persoalan tunda bayar.

“Perangkat desa tidak boleh bersikap sombong. Baik dari tingkat RT hingga RW Harus senantiasa tegak lurus mematuhi perintah dari atasan,” katanya sembari menyoroti krisis yang dihadapi oleh lebih dari 42 ribu masyarakat terdampak banjir.

Adapun nama nama Pj Penghulu yang dilantik dan diambil sumpah yakni Muhammad Hasbi Pj Penghulu Pelita, Mukhtar Pj Penghulu Gelora, Murti Wahyuni Pj Penghulu Bagan Manunggal, Sutejo,S.Pd Pj Penghulu Bagan Sapta Permai, Daeng Fuad Afandy,S.Pd.SD Pj Penghulu Jaya Agung, Asnawi,S.IP Pj Penghulu Bahtera Makmur, Erna Susanti,S.Pd.SD Pj Penghulu Bagan Sinembah Barat, Yusni Wilya Pj Penghulu Salak, Erlina Wati Pj Penghulu Panca Mukti, Imran Nasution,A.Map Pd.Or Pj Penghulu Bagan Sinembah Utara.

Kemudian, Eka Iskandar Pj Penghulu Pasir Putih, Reza Fahlevi Lubis Pj Penghulu Pasir Putih Utara, Adnursyaf.A.Md Pj Penghulu Bagan Batu, Dameliah Ritonga,A.Md Pj Penghulu Bhayangkara Jaya, Ronald Marpaung, Pj Penghulu Meranti Makmur, Sudarto Pj Penghulu Kencana, Adi Mustafa Pj Penghulu Sungai Tapah, Cendrawasih,S.Pd,M.Pd Pj Penghulu Perkebunan Tanjung Medan, Rahmadi Pj Penghulu Tanjung Sari, Suraida Pj Penghulu Sri Kayangan, Sangkot Siregar Pj Penghulu Pondok Kresek.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak, acara ini dilanjutkan penyerahan bantuan sembako.

Hadir dalam pelantikan tersebut Anggota DPRD Rohil, Maria Tambunan, Ormas, Ninik Mamak, LAM, BPKep, kepala dusun, dan RT RW serta tokoh masyarakat dan alim ulama.

(Rls/Kom/Kabiro Panca Sitepu).

Rusak APK Pemilu Seorang Remaja di Simeulue Didenda Rp.5 Jt

YUTELNEWS.com | SIMEULUE – Remaja berusia 13 tahun di Simeulue didenda Rp.5 juta oleh seorang oknum caleg setempat. Hal itu terjadi setelah MHW diduga merusak salah satu Alat Peraga Kampanye (APK) partai yang terpasang di Desa Salur Lasengalu pada beberapa hari lalu.

Setelah dilakukan negosiasi, orang tua MHW yang seorang nelayan hanya mampu membayar Rp.500 ribu. Namun calon lgislatif (caleg) tersebut meminta denda Rp.1 juta, sedangkan istrinya Rp.1,5 juta.

Jumat 26 Januari 2024, ayah MHW mengaku ia diberi tempo satu minggu untuk membayar denda. Namun hingga kini ia masih kesulitan membayar karena keterbatasan ekonomi.

“Entah dari mana saya ambil uang,”ungkap ayah MHW.

Orang tua MHW mengaku sempat meminta maaf dan bersedia memperbaiki APK yang diduga dirusak oleh anaknya, Namun si caleg dan istrinya menolak dan memilih bayaran.

Ia mengatakan hingga kini mereka masih mencari solusi untuk membayar denda dan kebenaran atas tuduhan terhadap anaknya, karena tuduhan itu tidak idukung bukti maupun saksi yang kuat.

Sementara itu, caleg bersangkutan yang dikonfirmasi awak media, mengaku kesal dan kurang senang dengan persoalan ini karena telah diketahui orang banyak.

Namun ia mengacam akan membuat laporan ke partainya. Selain itu, ia jugaa tidak mau menerima lagi uang yang telah diminta itu.

“Maidang uwadeen laporan, uwiyedeng mawi. Terserah kepeng soede, aifak eng dafayar (Sudah mau Saya buat laporan, gitu aja. Terserah uang itu, gak usah dibayar),” kata caleg bersangkutan dalam bahasa Simeulue.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Sosialisasi Hak dan Kewajiban Serta Wirausaha Bagi ASN Kota Langsa 

YUTELNEWS.com | Kota Langsa – Pemerintah Kota (Pemko) Langsa melalui BKPSDM Kota Langsa bersama PT. Bank Aceh Syari’ah Cabang Langsa dan PT. Taspen Cabang Lhoksemawe menggelar Sosialisasi Hak dan Kewajiban Serta Wirausaha Bagi ASN Kota Langsa Dalam Menghadapi Masa Purna Bakti di Aula Vitra Tirta Raya, Kota Langsa, Jum’at (26/01/2024).

Pj. Walikota Langsa Syaridin dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Kota Langsa mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada PT. Bank Aceh Syari’ah Cabang Langsa, PT. Taspen Cabang Lhoksemawe dan Kepala BKPSDM Kota Langsa yang telah bekerja sama sehingga acara Sosialisasi Hak dan Kewajiban Serta Wirausaha Bagi Calon Penerima Pensiun Tahun 2024 Dan Tahun 2025 di Lingkungan Pemerintahan Kota Langsa dalam menghadapi Masa Purna Bakti dapat terlaksana dengan baik.

Terimakasih juga kepada bapak/ibu para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Langsa yang memasuki batas usia pensiun Tahun 2024 dan tahun 2025 sebanyak 99 orang yang akan memasuki masa Purna Bakti.

“Penghargaan yang setinggi-tingginya juga tidak lupa saya sampaikan atas pengabdian diri bapak/ibu selama ini bagi kepentingan masyarakat Indonesia pada umumnya dan masyarakat di Kota Langsa pada khususnya”, jelas Syaridin.

Ia juga memaparkan, melalui acara sosialisasi dan pembekalan ini, Pemerintah Kota Langsa berupaya untuk memberikan kesiapan baik secara psikologis maupun kapasitas kewirausahaan pada semua PNS dalam menghadapi masa Purna Bakti. Walaupun demikian saya yakin sebagian dari bapak dan ibu telah mempersiapkan diri dan memiliki perencanaan dalam memanfaatkan masa Purna Bakti nanti.

“Manfaat¬kanlah masa Purna Bakti dengan berbagai kegiatan dan optimalkanlah waktu yang bapak/ibu miliki dengan melakukan berbagai kegiatan, baik kegiatan sosial maupun keagamaan,” ungkap Pj Walikota.

Selanjutnya Syaridin juga mengingatkan, meskipun akan memasuki masa Purna Bakti, tetap harus mampu menjaga kinerja. Jangan sampai ada alasan “karena sudah mau pensiun”, bapak/ibu tidak bersemangat dan malas dalam bekerja.

Hendaknya bapak/ibu dapat menjadi contoh bagi PNS yang muda-muda dan yang kami harapkan juga dari bapak/ibu agar dapat meninggalkan instansi Pemerintah Kota Langsa dan unit kerja dengan kesan yang baik dan dapat memberikan pengabdian yang terbaik bagi keluarga dan masyarakat nantinya, pungkas Pj. Walikota Langsa Syaridin.

Kemudian, acara tersebut turut dihadiri Kepala BKPSDM Kota Langsa, Kepala PT Taspen Cabang Lhokseumawe atau yang mewakili, Kepala Bank Aceh Syariah Cabang Langsa, Pimpinan OPD dan Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintah Kota Langsa Yang Memasuki Batas Usia Pensiun Tahun 2024 Dan Tahun 2025.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Tunda Bayar Diduga Tak Berkepastian, Dikhawatirkan Berdampak Terhadap Ratusan Hak Kontraktor Terancam

YUTELNEWS.com|Persoalan tunda bayar di kalangan Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau masih menjadi perhatian utama saat ini. Sampai saat ini, belum ada kepastian yang jelas mengenai penyelesaian tunda bayar ini, sehingga ratusan hak kontraktor terancam menjadi korban.

Berdasarkan beberapa keterangan yang ada, pemerintah daerah mengungkapkan bahwa tunda bayar ini akan diselesaikan pada bulan Januari 2024. Namun, hingga saat ini, pada tanggal 26 Januari 2024, keluhan terkait tunda bayar masih terus berlanjut tanpa ada kepastian yang konkrit.

Dugaan sementara mengenai penyelesaian tunda bayar ini adalah adanya kendala dalam proses yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir. Hal ini dapat menimbulkan kerugian bagi semua pihak yang terlibat dalam permasalahan tunda bayar.

Kepala BPKAD Rohil, melalui salah satu media, menyebutkan bahwa penyelesaian masalah tunda bayar melibatkan berbagai proses, seperti Reviu, SPP, SPM, hingga mencetak SP2D. Kendala utama yang dihadapi saat ini adalah adanya masalah di Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) Republik Indonesia. Kepala BPKAD Rohil menyampaikan hal ini melalui media pada hari Kamis lalu.

Belum hanya itu, kepala BPKAD Rohil juga menyebutkan bahwa fitur yang diperlukan untuk menyelesaikan pembayaran belum dapat digunakan saat ini. Oleh karena itu, pihak terkait telah mengirim surat kepada pihak-pihak terkait guna menyelesaikan masalah ini.

Hal ini dapat disimpulkan dari penjelasan yang diberikan oleh BPKAD Rohil melalui media tersebut. Namun, belum ada kepastian tertulis mengenai tanggal penyelesaian yang diberikan. Bahkan, kepala BPKAD Rohil enggan memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada hari Jumat, 26 Januari 2024.

Keluhan dari rekanan kontraktor juga terdengar di mana-mana. Mereka berharap agar Pemerintah Daerah memiliki kepastian yang jelas mengenai masalah tunda bayar yang hingga saat ini belum kunjung selesai.

Dalam kondisi ini, para kontraktor merasa dirugikan karena pembayaran yang seharusnya mereka terima tertunda. Hal ini dapat berdampak negatif pada keuangan dan kelangsungan bisnis mereka.

Sebagai pihak yang terdampak, para kontraktor berharap agar Pemerintah Daerah segera menyelesaikan masalah ini dengan memberikan kepastian yang konkrit. Dengan demikian, ratusan hak kontraktor dapat terlindungi dan tidak menjadi korban dari permasalahan tunda bayar ini.

Semoga Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir segera menemukan solusi yang tepat dan memberikan kepastian kepada para kontraktor terkait penyelesaian tunda bayar ini. Dengan demikian, kepercayaan dan kestabilan dalam pelaksanaan proyek-proyek di daerah ini dapat terjaga dengan baik.

 

(Kabiro Panca Sitepu)

Ada Kejanggalan Dibalik Meninggalnya Almarhum Restu Fahreza, Jadi Tanda Tanya Keluarga

YUTELNEWS.com|Seorang pemuda bernama Restu Fahreza (RF), warga Kelurahan Banjar, Kecamatan Benua Kayong, kabupaten Ketapang, meninggal dunia tidak wajar.

Keluarga Almarhum menganggap, kematiannya tidak wajar akibat ada dugaan disiksa ataupun dianiaya dengan kekerasan oleh para oknum petugas polisi dari Polres Ketapang.

“Marjuki, salah seorang kerabat dekat korban menceritakan bahwa berdasarkan keterangan orang tua almarhum, RF diantar oleh petugas kepolisian ke rumah orang tuanya di Desa Banjar dalam keadaan sudah meninggal dunia pada Kamis 25 Januari 2024 sekitar pukul tujuh pagi.

Menurut polisi, Restu meninggal karena sakit asma atau sesak napas.

“Menurut keterangan polisi yang mengantar jenazah, almarhum meninggal karena sakit sesak napas (asma).

“Kami sebagi keluarga tidak percaya, karena tidak ada riwayat penyakit itu yang diderita almarhum serta sehari-hari almarhum masih segar bugar, sehat walafiat,” ucap salah satu keluarga.

Adapun kronologis kejadian menurut Marjuki pada malam Rabu pun Restu masih sehat tidak ada penyakit apapun,” kata Marjuki, Kamis (25/01/24) Petang menerangkan pada awak media pia telpon.

Terang Marjuki bercerita kronologi Restu hingga merenggang nyawa tersebut bermula pada hari Rabu malam (24/01/24) sekitar pukul 23.00 WIBA atau tengah malam, pihak keluarga mendapat kabar kalau Restu dibawa oleh petugas dari Polres Ketapang dengan tuduhan melakukan suatu tindak kejahatan.

“Sontak Orang tua maupun saudara almarhum tidak tahu atas kasus atau masalah apa Restu dibawa Polisi.

Yang di ketahui orangtua dan keluarga almarhum pagi, Restu diantar kerumah sudah meninggal dunia.

Namun keluarga yakin tuduhan kepada almarhum tidak benar,” kata dia. Sebab kematian Restu menjadi kecurigaan besar dari keluarga, karena disekujur tubuhnya banyak bekas luka-luka baru, bukan luka lama seperti tanda luka bekas jahitan, luka mirip tembakan peluru pistol, kening kanan atas luka menganga disertai lebam dan juga lengan kirinya terdapat luka lebam membiru jelas tanda penganiayaan.

“Kondisi sekujur tubuh almarhum di lihat keluarga orang tua dengan mata kepala sendiri kondisi jenazah almarhum saat mau dimandikan utuk di solat kan dan terus proses pemakaman.

Piah keluarga orang tua mem videokan seluruh kondisi tubuh almarhum,”disaat prose memandikan serat pemasangan kain kapan imbu Marjuki lagi.

Dengan kondisi itu, keluarga mencurigai Restu dianiaya dengan sengaja disiksa bersama sama oleh oknum petugas kepolisian,untuk mengaku atau dipaksa mengaku atas sesuatu kejahatan atau perbuatan.

“Masih jelas Marjuki keponakan kami tidak pernah melakukan kejahatan seperti yang dituduhkan oleh petugas polisi itu,” ucapnya lagi.

Pihak jajaran kepolisian Polres Ketapang saat di Konfirmasi awak media belum memberikan kornologi peristiwa meninggalnya tidak wajar almarhum tersebut.

Pihak Humas Polres Ketapang, bapak Hariansyah saat di Konfirmasi pada Kamis malam 25 Januari 2024, menjawab kepada awak media kasus ini sudah jadi atensi jajaran Polda Kalbar.

“Jajaran tim Intel Polda Kalbar saat ini sudah menyelidiki kasus ini bang ucap humas polres ketapang.

Mungkin nanti akan ada keterangan resminya kami buatkan dalam bentuk siaran pers saja ya, biar terarah,” ungkap dia.

 

Sumber IMO

(Red)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.