Teddy Alfonso : 8 Pilar Penting untuk Membangun Kualitas Pendidikan di Sumbar

YUTELNEWS.com | Kualitas pendidikan adalah fondasi bagi kemajuan suatu bangsa. Dalam konteks Indonesia khususnya Sumatera Barat, perhatian terhadap peningkatan kualitas pendidikan perlu diberikan perhatian yang serius.

Teddy Alfonso saat ini menjadi Calon Legislatif (Caleg) DPR RI Dapil I Sumatera Barat dari partai Golkar percaya bahwa ada beberapa langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Barat.

Menurut Teddy yang juga selaku Pengurus Yayasan Pendidikan Universitas Dharma Andalas dan Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Andalas ada 8 pilar penting untuk membangun kualitas pendidikan di Sumatera Barat.

Pertama, penyediaan pelatihan dan pengembangan untuk guru. Guru memiliki peran yang tak tergantikan dalam pendidikan. Oleh karena itu, meningkatkan kualitas guru adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

“Mendorong dan memberikan pelatihan dan pengembangan profesional secara rutin akan membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan terbaru dalam pengajaran. Hal ini meliputi pemahaman terhadap metode pembelajaran inovatif, penggunaan teknologi dalam kelas, serta pembelajaran berbasis proyek dan kolaboratif. Apalagi di era digital yang sangat distruptif, kemampuan berinovasi suatu hal yang harus dimiliki,” ucapnya pada Senin, 22 Januari 2024.

Kedua, kurikulum yang relevan dengan dunia kerja. Kurikulum harus direvisi agar lebih relevan dengan tuntutan dunia kerja yang terus berkembang. Pelajar perlu dibekali dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja masa depan, seperti pemikiran kritis, kreativitas, keterampilan berpikir tingkat tinggi, dan literasi digital.

“Kurikulum yang mengutamakan penguasaan materi penting juga perlu disusun dengan cermat. Namun juga, tidak dapat ditinggalkan pendidikan vokasi serta pengetahuan tentang nilai-nilai kebudayaan. Sumatera Barat dengan adat budaya minangkabau merupakan nilai luhur dari nenek moyang yang mewarisi pola-pola kehidupan yang masih relevan secara prinsipil kita gunakan hari ini,” tambahnya.

Ketiga, pemerataan akses dan kesempatan. Pendidikan yang berkualitas harus dapat diakses oleh semua anak, tanpa melihat latar belakang sosial, agama, maupun geografis mereka. Penting untuk memastikan bahwa tidak ada anak yang terpinggirkan dari sistem pendidikan. Program bantuan dana pendidikan perlu disediakan bagi keluarga yang kurang mampu, serta memperluas jaringan sekolah di daerah terpencil.

“Untuk kedepannya kita juga harus banyak menyediakan beasiswa bagi generasi muda di Sumatera Barat, agak mendapatkan kualitas pendidikan yang memadai,” ujarnya.

Keempat, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Tidak dapat dipungkiri bahwa teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dampak besar pada berbagai aspek kehidupan. Pendidikan tidak boleh tertinggal dalam pemanfaatan teknologi.

“Penerapan teknologi dalam pembelajaran dapat meningkatkan kualitas pendidikan dengan memberikan akses melalui platform online, aplikasi interaktif, dan pembelajaran jarak jauh. Menolak akses yang merata dan pelatihan bagi guru dalam menggunakan teknologi menjadi kunci keberhasilan langkah ini,” ujarnya.

Kelima, partisipasi orang tua dan masyarakat. Orang tua dan masyarakat memiliki peran penting dalam pendidikan. Melibatkan orang tua dalam pendidikan anak-anak mereka adalah kunci penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Program seperti pelatihan keterampilan parenting, kesadaran pelibatan orang tua dalam proses belajar, dan dukungan dalam menyediakan kebutuhan pendidikan anak perlu ditingkatkan. Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat juga harus diperkuat,” katanya.

Keenam, sistem pengawasan dan penilaian yang berkualitas. Peningkatan kualitas pendidikan juga memerlukan pengawasan dan penilaian yang efektif. Sistem pengawasan yang baik akan dapat mengidentifikasi masalah pada tingkat paling awal dan mencari solusi untuk perbaikan.

“Penilaian yang bertujuan, berdasarkan standar yang jelas, perlu dilakukan secara teratur untuk menyelaraskan pencapaian dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan. Upaya regulasi sistem pendidikan perlu dikawal secara bersama, terutama fungsi legislatif yang menjadi tempat aspirasi serta pengawasan,” katanya.

Ketujuh, kolaborasi antar lembaga pendidikan. Kolaborasi antara berbagai lembaga pendidikan seperti sekolah, universitas, dan lembaga pendidikan lainnya menjadi penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Berbagi pengetahuan, sumber daya, dan praktik terbaik antar lembaga akan menghasilkan sinergi yang positif. Misalnya, pelaksanaan program pertukaran guru dan siswa antar sekolah atau pengembangan program magang bagi guru.

Kedelapan, efektivitas alokasi pendanaan. Pendanaan yang sudah dikhususkan untuk program pendidikan harus dilaksanakan secara efektif dan efesien. Infrastruktur pendidikan yang memadai, seperti pembangunan fasilitas sekolah yang layak dan pengadaan sumber daya pembelajaran yang memadai, tidak dapat terwujud secara maksimal jika dalam pengalokasian tidak dilakukan secara efektift.

“Pada saat ini, pemerintah perlu meningkatkan pengawasan dan pelaksanaan dana pendidikan secara berkelanjutan. Apalagi beberapa tahun kedepan kita dihadapi dengan bonus demografi. Tentu berbicara bonus demografi, kita terfokus pada kualitas sumber daya manusia,” katanya.

Menurutnya, meningkatkan kualitas pendidikan di Sumatera Barat adalah tugas yang kompleks, namun sangat penting. Pendekatan holistik dengan fokus pada perbaikan kualitas guru, revisi kurikulum, pemerataan akses, pemanfaatan teknologi, partisipasi orang tua dan masyarakat, sistem pengawasan yang berkualitas, kolaborasi antar lembaga pendidikan, serta peningkatan pendanaan menjadi langkah-langkah kunci untuk mencapai tujuan tersebut.

“Hanya dengan upaya bersama dan komitmen yang kuat, kita dapat memberikan pendidikan yang berkualitas untuk masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Sumatera Barat,” pungkas Teddy Alfonso.

(Rev. Yans.)

Sungguh Tega 4 Orang Penjahat Cabuli Anak di Bawah Umur

YUTELNEWS.com |  Polrestabes Surabaya telah meringkus empat Penjahat seksual yakni ayah kandung, kakak, dan kedua pamannya di Surabaya yang mencabuli anak di bawah umur.

Kasat Reskrim AKBP Hendro Sukmono mengungkap empat Penjahat seksual itu berinisial ME (43), lalu kakak kandung korban berinisial MNA (17) yang bekerja sebagai pedagang martabak, dan kedua paman korban, I (43) dan MR (49).

“Sejak tahun 2020 korban mendapat perlakukan pencabulan dari anggota keluarganya,” kata Hendro saat ungkap kasus di Mapolrestabes Surabaya pada, Senin (22/1/2024).

Pencabulan itu dilakukan pertama kali oleh kakak kandungnya, MNA. Saat itu, MNA menyetubuhi korban saat kelas 3 SD. Lalu, berlanjut ke ayah dan kedua pamannya.

“Kemudian ayah kandung korban (Moch. Efendi), kedua paman korban (Iwandono dan Moch. Riduan) melakukan pencabulan terhadap korban,” ujarnya.

Aksi keempatnya berlangsung secara bergantian. Bahkan, berlangsung hingga awal tahun ini.

Kejadian terakhir pada bulan Januari 2024 pada saat kakak korban dalam keadaan mabuk dan ingin menyetubuhi korban, namun korban sedang menstruasi,” tuturnya.

Namun, akhirnya aksi keempatnya terbongkar usai sang ibu mengetahui ada yang aneh dari anaknya. Sang ibu juga memiliki firasat buruk dan meminta korban bercerita. Usai korban bercerita, barulah diketahui aksi bejat keempat pelaku, kemudian sang ibu korban melaporkan kejadian itu ke Sat Reskrim Polrestabes Surabaya pada 5 Januari 2024.

Setelah adanya laporan tersebut, polisi segerakan menindak lanjuti dengan meminta keterangan kepada korban lalu melakukan penangkapan 4 lelaki itu sebagai tersangka.

Kini Keempat tersangka itu akan dijerat dengan Pasal 82 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu UU RI nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan UU RI nomor 23 tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

(siaji)

Di Larangan Jual Beli Sapi di Pasar Kedungdung Membuat Pedagang Kecewa

YUTELNEWS.com | Pedagang sapi Pasar Kedungdung, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang merasa resah. Sebab, dengan tidak terduga pemerintah berencana akan merelokasi pedagang ke Pasar lain. Sehingga para pedagang mempertanyakan alasan adanya rencana pemindahan itu.

Pasalnya, pada hari ini pedagang mendapatkan larangan oleh petugas. Yaitu, tidak boleh melakukan jual beli di Pasar Kedungdung. Padahal, kegiatan tersebut sudah berjalan lama dan menjadi mata pencaharian tetap pedagang sapi.

Larangan tersebut dilakukan agar pedagang membawa sapi dagangannya ke pasar Sampang. Alasannya , karena Pasar Kedungdung tidak akan lagi digunakan untuk aktivitas jual beli sapi.

“Kami masih belum tahu apa-apa. Soalnya hari Minggu kemarin saya masih juah beli di sini. Cuma hari ini kami tidak diperbolehkan. Disuruh langsung jual ke Sampang,” ucap Bahruddin salah satu pedagang sapi Pasar Kedungdung, Senin 22/01/2024.

Dengan adanya larangan itu, dia merasa sangat kecewa. Sebab para pedagang yang sudah berdomisili di sini (pasar Kedungdung) disuruh jual beli ke Sampang, itu aksesnya jauh dan perlu biaya yang lebih besar.

“Saya tadi lebih memilih dibawa pulang saja sapi dagangan saya. Soalnya untuk ongkos ke sana lebih mahal. Iya kalau laku dengan membawa hasil. Kalau tidak, kan, kami sudah rugi ongkos nantinya,” kesalnya.

Sementara itu, Kepala Kecamatan Kedungdung Moh. Sulhan mengaku belum mengetahui kejadian di pasar sapi Kedungdung. “Kami tidak tahu mas. Soalnya tidak ada konfirmasi terlebih dahulu terhadap pihak Kecamatan,” terangnya.

Sedangkan Kepala Bidang Pasar Diskoperindag Sampang, juga masih belum bisa memberikan keterangan. Hanya menjawab untuk langsung konfirmasi kepada pimpinan.

“Kalau terkait permasalahan ini bisa langsung ke Kepala Dinas-nya, mas,” singkatnya.

(Ilham)

Prumdam TJM sukabumi perbaiki Pipa di nagrak untuk kesedian Air 

YUTELNEWS.com | Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri atau Perumdam TJM Sukabumi cabang Nagrak secara aktif melakukan perbaikan pada pipa 3 inci yang menjadi jalur utama distribusi air bersih ke pelanggan.

Pipa tersebut berada di Jalan Alternatif Nagrak, Kampung Bungur Sarang, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, dan diperbaiki pada hari Senin 22/01/2024 Januari 2024.

Kepala Urusan Teknik Perumdam TJM Nagrak, Febriana menyatakan bahwa perbaikan tersebut diperlukan akibat adanya kebocoran yang terindikasi.

“Tindakan ini diambil untuk memastikan kelancaran distribusi air di wilayah tersebut dan mencegah kerugian lebih lanjut akibat kerusakan pipa,” tuturnya

Pihak Perumdam TJM Nagrak juga mengimbau kepada masyarakat setempat untuk memahami dan bersabar selama proses perbaikan berlangsung.

“Perbaikan tidak memangkas waktu lama, diupayakan akan diselesaikan dengan secepatnya, karena tidak ada kendala yang signifikan,” ujarnya.

Diharapkan, dengan segera dilakukannya perbaikan ini, dengan cara mengganti pipa, untuk distribusi air kembali lebih lancar, layanan penyediaan air dapat kembali normal dan efisien.

Perumdam TJM Sukabumi terus berkomitmen untuk menjaga kualitas layanan air minum di wilayahnya.

“Kami terus berupaya melakukan tindakan cepat ketika terjadi masalah teknis, demi kepuasan dan keamanan masyarakat pengguna layanan air di Kabupaten Sukabumi, khususnya cabang Nagrak,” pungkasnya.

( mirna)

Salah Satu Warga Keluhkan Oknum Kades Merpak Pinoh Utara, Diduga Tidak Transparan Kelola Dana Desa

YUTELNEWS.com|Salah satu Warga Desa Merpak, Kecamatan Pinoh Utara, Kabupaten Melawi, keluhkan serta mempertanyakan bentuk realisasi Anggaran Dana Desa (DD) yang ada ditempat mereka.

Dimana oknum Kepala Desa (Kades) yang juga memperioritaskan kerabatnya dalam pegawai perangkat kantor Desa tersebut juga dalam pengelolaan Anggaran Desa dinilai tidak transparan tanpa melibatkan warga setempat.

Sehingga, Kades Desa Merpak diduga kuat melanggar atau tidak menjalankan tugas, pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagaimana telah diatur dalam UU RI Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.

“Salah satu warga Desa Merpak berinisial (BN) yang Engan disebutkan namanya, menyebutkan selama Kades Merpak menjabat dalam penggunaan Dana Desa tak pernah jelas, pasalnya, Kades dalam pembangunan tak pernah berkoordinasi dengan melibatkan masyarakat, bahkan tidak mempublikasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) secara terbuka bahkan tidak pernah mempublikasi di kantor tersebut”,ucap (BN)

“Dia juga sampaikan menyangkut anggaran hanya pak Kades dan perangkat saja yang tau, kami dari masyarakat tidak pernah tau. Dana Desanya tidak transparan”,ucap (BN) kepada Awak Media ini. Rabu,10/01/2024

Sementara itu, Kades Merpak Atot, saat Dikonfirmasi Awak Media ini melalui via whatshaff , Rabu (10/01/2024) terkait dugaan masalah tersebut belum menjawab sampai berita ini dilansirkan ke meja redaksi.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Melawi Hasan, saat dikomfirmasi via whatshaff tidak pernah mau menjawab sampai berita ini di lansirkan kemeja redaksi.

“Warga juga menambahkan harusnya transparan, karna APBDeS tidak pernah ada di tempel di halaman Kantor Desa, supaya masyarakat bisa akses. Misalnya tahun ini lewat dana desa, Desa bangun lain-lainnya . Jadi masyarakat mendapatkan informasi jenis kegiatan dan besaran anggarannya”,ucapnya.

Warga menambahkan Kades itu dipilih oleh warganya, jadi kepala Desa yang terpilih sudah rekom dari masyarakat.

“Intinya Kepala Desa seperti ini harus Diawasi dinas terkait, sehingga dia transparan kepada masyarakat,” tutupnya.

Camat Pinoh Utara,.saat di hubungi via whatshaff,tidak menggubris dan tidak menjawab serta terkesan mengabaikan.

(Musa)

Jualan di Bahu Jalan, Upika Bagan Sinembah Tertibkan PKL Pajak Lama

YUTELNEWS.com|Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Pajak Lama Bagan Batu, Kecamatan Bagan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, kerap dilakukan sejak 10 tahun belakangan ini, Kali ini aksi itu kembali terjadi.

Penertiban PKL yang berdagang di bahu dan badan jalan seputaran Pajak Lama, Jalan Jenderal Sudirman itu, dipimpin langsung oleh Camat Bagan Sinembah, Ahmad Atin, didampingi Kapolsek Kompol Imran Teheri, Danramil 03/Bagan Sinembah Kapten Inf M Manurung. Senin (22/1/2023)

Selain mengerahkan Satpol PP, Unsur Pimpinan Kecamatan (Upika) juga menurunkan personil TNI dari Koramil 03/Bagan Sinembah dan Polsek Bagan Sinembah.

Pantauan di lapangan, penertiban itu dilakukan dengan membongkar tenda dan lapak para PKL yang masih membandel, padahal sebelumnya Upika telah membuat surat edaran.

“Terhitung tanggal 15-22 Januari kemarin sudah kami beri tenggang waktu untuk membongkar masing-masing, namun tak diindahkan. Maka dari itu kami bersama Upika lainnya melakukan pembongkaran dan penertiban secara bersama,” kata Camat Bagan Sinembah Drs Ahmad Atin disela-sela penertiban.

Camat mengaku, sebelumnya banyak masyarakat mengadu dan resah terhadap banyaknya pedagang serta parkir menggunakan badan jalan di Pajak Lama Bagan Batu yang dinilai sangat menggangu ketertiban umum serta kelancaran arus lalu lintas.

“Oleh karena itu hari ini kita lakukan pembongkaran dan penertiban terhadap pedagang dan parkir,” sebutnya.

Kedepannya, lanjut Ahmad, Pajak Lama harus tertib dan tidak lagi ada pedagang maupun parkir menggunakan bahu dan badan jalan. Jika nantinya ada pedagang yang berjualan lagi maka akan diangkat langsung oleh satpol PP.

“Kita sudah perintahkan satpol PP, setelah penertiban ini untuk tegas mengawasi dan mengontrol pedagang yang jualan di badan jalan, jika bandel supaya dibongkar langsung,” tegas Camat.

Seperti diketahui, Pajak Lama merupakan pasar tradisional yang berdiri sejak tahun 80an. Pajak lama sendiri merupakan pasar tradisional milik masyarakat atau perseorangan, di mana di dalam los Pajak Lama tempat berdagang sepi dari pedagang yang lebih memilih melapak di bahu dan badan jalan.

(Panca Sitepu)

Pasca Banjir, Emma Dety Laksanakan Trauma Healing Kepada Anak-anak di Kabupaten Bandung

YUTELNEWS.com|Ketua TP PKK Kabupaten Bandung, Hj. Emma Dety, yang di dampingi langsung oleh Dadang Supriatna, memberikan edukasi dan trauma healing kepada anak-anak yang menjadi korban maupun terdampak bencana banjir di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Senin (22/1/2024).

Hal itu sebagai upaya perlindungan kepada anak-anak yang sebelumnya terdampak bencana banjir.

“Kita melakukan kunjungan kerja ke Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot ini, dalam upaya memberikan edukasi dan trauma healing kepada anak-anak yang sebelumnya menjadi korban maupun terdampak bencana banjir,” kata Emma Dety dalam keterangan resminya.

Emma Dety berharap dalam kegiataan trauma healing tersebut, anak-anak bisa melupakan kejadian bencana banjir yang sebelumnya melanda Desa Citeureup, pada 11 Januari 2024 lalu, hingga meredam ratusan rumah warga akibat meluapnya Sungai Cigede.

“Kita menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, tetap sehat dan selamat,”‘ kata Emma Dety

Bunda Bedas ini juga mengingatkan kepada masyarakat yang mengalami kehilangan surat-surat berharga, maupun identitas kependudukan, seperti KTP maupun Kartu Keluarga untuk segera mengurusnya ke Kecamatan Dayeuhkolot.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiataan edukasi trauma healing ini dapat meningkatkan kewaspadaan dan memulihkan psikologis anak-anak yang sebelumnya terdampak bencana banjir,” kata istri dari Bupati Bandung Dadang Supriatna.

Emma Dety juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bandung.

Selain itu, kepada jajaran Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Pramuka, para relawan dan lainnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Uka Suska Puji Utama mengatakan, bahwa jajaran personel BPBD Kabupaten Bandung terus meningkatkan kesiapsiagaan di lokasi rawan bencana, khususnya di Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, Bojongsoang dan kecamatan lainnya.

Terkait dengan penanggulangan pasca-bencana banjir itu, Uka Suska mengatakan, hingga Senin (22/1/2024) ini masih dalam status tanggal darurat bencana banjir, longsor dan angin kencang hingga 26 Januari 2024.

Ia mengatakan, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengeluarkan Surat Keputusan tentang Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir, Longsor, dan Angin Kencang di Wilayah Kabupaten Bandung. Yaitu, melalui
Surat Keputusan Bupati bernomor : 300.2.1/KEP.3-BPBD/2024, tersebut ditandatangani tanggal Jumat 13 Januari 2024.

“Status tanggap darurat bencana banjir, longsor, dan angin kencang di Kabupaten Bandung terhitung mulai tanggal 13 Januari 2024 sampai dengan tanggal 26 Januari 2024.” Pungkasnya

(Yans.)

Pelaku Peti di Kotanopan Madina Kebal Hukum

YUTELNEWS.com | Aktifitas praktik Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan sungai Kotanopan, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) saat ini melakukan Aktivitas dengan bebas agar segera diberhentikan dan para pelaku segera ditangkap dan diperiksa oleh Aparat Penegak Hukum (APH).

Andrez Nasution selaku Ketua Markas Besar LMP ( Laskar Merah putih) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terkait Peti ini mengatakan apakah aktivitas ini dibiarkan terus beroperasi. Hancur Mina” sebut Andrez.

“Dan apa yang terjadi di sungai ini semua pegawai yang paham hukum di Madina ini diam.

Padahal jelas ini sudah melanggar aturan dan perundang-undangan tentang pertambangan sesuai Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang perlindungan serta pengelolaan lingkungan hidup, UU No. 3 Tahun 2020 tentang pertambangan mineral dan batubara, perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara, peraturan Pemerintah (PP) Nomor 96 tahun 2021″ Sebut Andrez.

Andrez, juga mengatakan ini sangat meresahkan masyarakat dan mengeluhkan dampak yang akan terjadi diakibatkan aktivitas yang melakukan kegiatan Peti ini dengan menggunakan alat berat ekskavator.

Sehingga masyarakat sekitar sebagai warga yang pertama kali merasakan dampak rusaknya air sungai sebagai salah satu sumber penghidupan mereka merasa sangat terganggu dengan beroperasinya tambang ilegal tersebut.

Pantauan kami dari LMP di lokasi Peti, ekskavator yang telah meluluh lantakkan dengan mengeruk Daerah Aliran Sungai (DAS) tanpa izin, disinyalir di backing oleh oknum cukong kebal hukum.

Ia meminta, para APH untuk melakukan penertiban dan memberantas praktik-praktik Peti di sungai ini dan melakukan operasi penertiban dan menangkap pelaku yang diduga telah melakukan praktik ilegal yang sudah merusak lingkungan.

Upaya ini diharapkan dapat memberantas pemodal kejahatan lingkungan yang yang telah merusak diwilayah ini” tegasAndrex

Dia berharap, ada titik kejelasan tentang penegakan hukum terhadap pihak yang diduga telah melanggar ketentuan hukum sebagaimana telah diatur dalam Undang-Undang (UU). Harus ada kejelasan dari pihak aparat penegak hukum akan operasi penertiban pengerukan pinggiran sungai ini dan lingkarannya dapat terbongkar siapa pemilik modal, hingga siapa pemasok alat, BBM dan pekerja untuk operasional alat berat.

“Selain itu, yang juga menjadi sorotan, berdasarkan informasi yang kami dapat di sungai ini sudah ada himbahuan untuk aktifitas Peti di Sungai tersebut diberhentikan ada apa dengan pihak aparat penegak hukum?,” sesalnya

“Benar-benar aneh dan menurut dugaan kami, seperti adanya unsur tutup mata atau main mata (konspirasi besar-besaran) atas aktifitas yang jelas belum memiliki izin tersebut. Bukan tidak mungkin, kami menduga bahwa ada banyak pihak yang terlibat dalam Peti tersebut,” imbuhnya lagi.

Terhadap Aparat Penegakan Hukum (APH) dia meminta adanya transparansi sehingga semua yang terlibat dalam “bisnis Peti ini bisa terbongkar sampai kepada akar dan terutama pemilik modal harus bertanggung jawab” pungkas Andrez.

Sumber : Dutapublik.com

 Musa

Investasi Kabupaten Bandung Terus Meningkat, Hingga Akhir 2023 Catat Rp 30,3 Triliun

YUTELNEWS.com | Investasi yang masuk ke Kabupaten Bandung baik penanaman modal dalam negeri (PMD) maupun penanaman modal asing (PMA) dari tahun ke tahun terus meningkat.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung mencatat investasi di Kabupaten Bandung mencapai Rp30,3 triliun sampai akhir triwulan IV atau semester II tahun 2023, atau tercapai lebih dari 100 persen, dari target hingga akhir tahun 2023 sebesar Rp28,7 triliun.

Sementara investasi sepanjang tahun 2022 tercapai Rp29,4 triliun dari yang ditargetkan Rp27,8 triliun atau tercapai lebih dari 100 persen dari yang ditargetkan.

Menanggapi investasi yang masuk ke daerahnya terus meningkat ini, Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan dirinya selalu berupaya untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif, termasuk dari sisi regulasi untuk memberikan kepastian hukum kepada calon investor.

Dan yang tak kalah penting lagi, tandas bupati, adalah terjaminnya kenyamanan dan kondisi keamanan di Kabupaten Bandung yang selalu terjaga kondusif berkat keberhasilan kolaborasi antara Pemkab Bandung, TNI dan Polri.

“Kita berusaha terus mengamankan iklim investasi ini dalam satu regulasi. Salah satunya regulasi terkait Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kabupaten Bandung yang saat ini sudah selesai raperda-nya, sehingga investasi akan lebih berdatangan lagi ke depan,” ungkap Bupati Bandung kepada wartawan saat menghadiri Festival Zumba di Jalan Anyar Kecamatan Majalaya, Minggu (21/1/2024).

Menurut bupati, Perda RTRW merupakan hal penting dalam proses pembangunan di Kabupaten Bandung. Karena calon investor akan mendapat kepastian hukum kaitan pemanfaatan lahan yang ada.

“Persetujuan rancangan ini terbilang cepat di Indonesia. Jadi yang cepat itu Kabupaten Bandung dan Bali,” ujarnya.

Rancangan RTRW Kabupaten Bandung 2023-2043 telah terhubung dengan OSS dan ATR/BPN, sehingga investor yang hendak melakukan permohonan izin, sudah bisa menggunakan ketentuan ini.

Sementara Kepala DPMPTSP Kabupaten Bandung, Ben Indra Agusta, menyebutkan sampai dengan akhir tahun 2023, realisasi investasi di Kabupaten Bandung mencapai Rp30,3 triliun, baik dari PMD maupun PMA.

“Realisasi investasi tahun 2023 ini masih merupakan estimasi karena masih menunggu perhitungan melalui Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) sampai dengan Januari 2024,” kata Ben.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, investasi yang dominan untuk tahun 2023 ini ada tiga jenis. Antara lain infrastruktur khususnya fasilitas Kereta Cepat Jakarta Bandung di Tegalluar, kemudian eksplorasi energi panas bumi dan pariwisata.

“Eksplorasi panas bumi investasinya bisa sampai Rp7 triliun setahun, dan pariwisata yang perkembangannya cukup masif. Karena itu di tahun 2024 ini kami akan fokus investasi di bidang panas bumi, pariwisata dan pertanian atau agriculture,” sebutnya.

Atas kinerja penanaman modal ini, DPMPTSP Kabupaten Bandung pun meraih Juara III dalam Penilaian Kinerja Penanaman Modal Se-Jawa Barat atau West Java Investment Award (WJIA) 2023 yang digelar DPMPTSP Jawa Barat di Soreang, Kabupaten Bandung, pada 19 September 2023.

Rev. Yans.

Polresta Banda Aceh Amankan 14 Pelaku Pembancokan dan Tujuh Bilah Sajam

YUTELNEWS.com | Pasca kejadian pembacokan yang menimpa M Zulmi dan Fakhrus Walidan di Benk Kupi Gampong Lamgugob, Syiah Kuala, Banda Aceh, Minggu 21 Januari 2024, dini hari, Tim Rimueng Satrekrim Polresta Banda Aceh kembali mengamankan 14 belas pelaku lainnya beserta tujuh bilah senjata tajam.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kasatreskrim Kompol Fadillah Aditiya Pratama menjelaskan, penangkapan terhadap pelaku utama dalam tindak pidana penganiayaan ini telah diamankan.

“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap pelaku yang telah diamankan sebelumnya dalam tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Benk Kupi tadi malam, dan mereka (pelaku-red) menyebutkan adanya pelaku utama bernama YF alias Aseng,” ucap Fadillah, Senin 22 Januari 2024, dini hari.

Setelah mengetahui identitas pelaku utama, tim rimueng menuju ke lokasi keberadaan YF alias Aseng di gampong Durung, Mesjid Raya, Aceh Besar. Ia pun berhasil ditangkap.

Fadillah mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Aseng, pelaku lainnya pun disebutkan satu persatu sehingga tim rimueng melakukan penangkapan terhadap DAL 24 tahun, warga Gue Gajah, FIR 19 tahun warga Punge Jurong, dan MAD 19 tahun, warga Lambheu.

Kata Fadillah, keterlibatan mereka itu turut membantu YF alias Aseng dalam melakukan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam sehingga M Zulmi dan Fakhrus Walidan menderita luka-luka.

“Mereka dijerat dengan Pasal 170 KUHP dengan hukuman 5 tahun dua bulan penjara,” pungkasnya.

Sebelumnya, Personel Polsek Syiah Kuala, Polresta Banda Aceh telah mengamankan tiga pelaku yang akan melakukan tawuran pada Minggu 21 Januari 2024, dini hari. Mereka adalah NZR 20 tahun, warga Sabang, ZZM 18 tahun dan KK 19 tahun, warga Aceh Besar.

Rencana tawuran antar remaja itu terjadi di Jalan Teuku Nyak Arif, tepatnya di depan Perpustakaan Wilayah (Puswil) Aceh, Banda Aceh, ini merupakan hasil interogasi terhadap pelaku yang diamankan.

Barang bukti yang disita berupa sebilah gergaji yang telah dimodifikasi bentuk parang bergerigi.

Setelah melakukan pembacokan terhadap korban M Zulmi dan Fahkrus Walidan, para pelaku pun ditangkap oleh personel Polda Aceh diantaranya LH 19 tahun, warga Geundrieng, MRF 18 tahun, warga Pasheu Beutong, AND 16 tahun, warga Ajuen Jeumpet dan MAR 31 tahun, warga Mata Ie. Kesemuanya merupakan warga Aceh Besar.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Semakin Menarik, Debat Cawapres Lebih Dinikmati Lapisan Masyarakat

YUTELNEWS.com | Ketua Umum Ikatan Media Online (IMO) Indonesia Yakub F Ismail menilai debat ke empat Pilpres 2024 secara materi dan penyampaian lebih dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Kalau kita perhatikan konteks dan penyampaian debat cawapres semalam memang sedikit lebih mengena dibanding sebelum sebelumnya,” kata Yakub di Bilangan, Jakarta, Senin (22/1/24).

Yakub mengatakan, debat keempat dengan tema “Pembangunan Berkelanjutan dan Lingkungan Hidup, Sumber Daya Alam dan Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat, dan Desa” tersampaikan dengan lugas oleh masing-masing cawapres.

“Pertama, dari cawapres 01 Gus Muhaimin terlihat lebih rapi dan menguasai materi yang disampaikan. Beliau juga menyampaikannya dengan baik dan tertata setiap poin ide yang disampaikan,” ujar Yakub.

Selanjutnya, Yakub menilai cawapres 02 Gibran Rakabuming Raka juga mampu tampil apik di debat kali ini, setelah sebelumnya juga perform di luar dugaan banyak pihak.

“Mas Gibran lagi-lagi tampil cukup baik, terlihat lebih percaya diri dan menguasai tema debat. Apa yang ia sampaikan juga mudah dipahami terutama kalangan milenial,” ujarnya.

Lalu, yang terakhir, kata dia, penampilan cawapres 03 Mahfud Md juga sangat baik terutama dari sisi ketenangan dan modal pengalamannya.

“Pak Mahfud memang sosok yang dsangat berpengalaman di dunia birokrasi pemerintahan. Untuk itu, setiap penjelasan beliau selalu mendeliver pengalaman pengalaman beliau selama menjabat di pemerintahah,” tandasnya.

Ia berharap, hasil debat tadi malam mampu membuka wawasan dan memberikan pilihan yang semakin terbuka kepada para konstituen untuk melabuhkan pilihannya yang tepat. /IMO

(Red)

Rapat Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Desa Onowaembo Hiligara

YUTELNEWS.com|Ibu-ibu pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK ), Desa Onowaembo Hiligara melaksakan pertemuan atas keberhasilan yang di dapat dalam usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K), yang dilaksanakan di Gedung Sanggar Budaya, Desa Onowaembo Hiligara. Minggu, 21/2/2024

Rapat yang di selenggarakan oleh ibu pkk tersebut di hadiri oleh aparat desa , DPD serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Adapun yang di bahas dalam pertemuan tersebut salah satunya atas keberhasilan usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) desa onowaembo hiligara yang di selenggarakan PPK dari tingkat kecamatan hingga ke tingkat propinsi

Dimana perwakilan usaha peningkatan pendapatan keluarga (UP2K) desa onowaembo hiligara tersebut mendapatkan hasil yang memuaskan dari beberapa desa lain nya mulai dari tingkat kecamatan, tingkat kabupaten hingga ke tingkat propinsi .

Dalam sambutan beberapa tokoh pemerintah desa mulai dari DPD ,Kepala Desa, serta Tokoh Masyarakat, mengucapkan selamat atas keberhasilan team (UP2K) yang di peroleh Tahun 2023 lalu, di mana team (UP2K) desa ono waembo hiligara, kecamatan hiliduho, keluar sebagai juara pertama di tingkat kecamatan, kabupaten, serta di tingkat propinsi, mendapatkan peringkat juara harapan ke tiga di antara desa-desa lainnya se-propinsi sumatera utara.

Dalam sambutannya, kepala desa onowaembo hiligara bernama Baero Gea ” Saya mengucapkan selamat atas keberhasilan team (UP2K) di mana prestasi yang di dapat kan ini menjadi motifasi buat kita semua masyarakat desa onowaembo hiligara lebih semangat lagi dan menjadi contoh buat desa-desa lainnya juga,”ujarnya

“Serta mengajak seluruh masyarakat yang hadir di kesempatan ini, agar meningkatkan lagi kuantitas kreatif untuk kemajuan desa supaya kita semua bisa maju dan sejahtera bersama,” Lanjutnya

“Untuk itu di harapkan kerjasama dan kesolidan dari berbagai bidang yang ada di desa kita ini , lebih baik serta saling memberi gagasan yang positif demi kemajuan bersama.” Pungkasnya

S.Gea

Anton Cino Dipercaya Jadi Ketua DPW IMO-I Sumbar

YUTELNEWS.com | Organisasi media skala nasional untuk kepengurusan periode 2023 s/d 2028 untuk wilayah Sumatera Barat dipercayakan kepada Antoni Surya Roza selaku Ketua DPW IMO-I Sumatera Barat.

Dewan Pimpinan Pusat IMO-I, mempercayai Anton Surya Roza atau lebih akrab disapa Anton Cino untuk memimpin organisasi tersebut sebagai Ketua DPW IMO Sumatera Barat.

Anton Cino mengatakan, setelah keluarnya SK DPW IMO Sumatera Barat beberapa waktu lalu, kini dirinya tengah menyusun struktur organisasi tersebut sampai ke tingkat kota dan kabupaten di Sumbar.

“Untuk tingkat DPW, struktur organisasi ini sudah punya SK dari IMO-I pusat . Sekarang sedang penyusunan struktur untuk kota dan kabupaten,”kata Anton pada Minggu (21/1) siang.

Pemilik media online integritas media itu akan mendaftarkan kepengurusan DPW IMO-I Sumbar ke Kantor Kesbangpol Sumbar.

Anton Cino mengatakan ” lebih lanjut disampaikannya bahwa dengan petugas Kesbangpol Sumbar kita sudah berkoordinasi. Rencana besok organisasi ini kita daftarkan,” ujar Dt Djelelo (Anton Cino)

(MD)

Aktivis Hukum Aceh Mengutuk Aksi Begal di Bumi Serambi Mekah

YUTELNEWS.com | Sekelompok remaja diamankan Polsek Syiah Kuala, Polresta Banda Aceh, karena diduga telah melakukan pembacokan terhadap pengguna jalan serta pengunjung Warkop Benk Kopi, Minggu 21 Januari 2023, sekitar pukul 02.30 WIB.

Menyingkapi hal tersebut Ketua Himpunan Aktivis Hukum Aceh Boihaqqi Muchdijah prihatin dan mengutuk keras segala bentuk kejahatan yg terjadi di Aceh tidak terkecuali termasuk kenakalan para remaja yang menyebabkan korban terhadap orang lain.

Kejadian pembacokan yang terjadi di Banda Aceh baru-baru ini harus menjadi pelajaran penting bagi aparat penegak hukum untuk lebih meningkatkan patroli malam sebagai bentuk penceghan terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan.

Juga untuk para orang tua agar juga meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak,” lanjut Boi yang merupakan Aktivis PII.

Aktivis Hukum Aceh juga menyatakan, siap bahu membahu untuk bersama kita mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita ingin kan demi terciptanya aceh yg damai dan tentram.

(Kaperwil Aceh – Said Yan Rizal)

Miliki Legalitas Resmi, Akiong Bantah Tudingan Pemberitaan Media

YUTELNEWS.com | Disebut-sebut sebagai bos pemilik kayu di Kabupaten Melawi, Akiong bantah keras tudingan tentang adanya pemberitaan yang terkesan menyudutkan dan menjustice tanpa ada konfirmasi terhadap dirinya dibeberapa media.

Menurut Akiong saat dikonfirmasi Media ini pada Kamis, (11/01/2024) apa yang diberitakan disejumlah media online itu tidak benar, Toko kayu miliknya hanya menjual segala macam jenis dan ukuran kayu itu semata-mata untuk memenuhi keperluan lokal mengingat masyarakat Melawi dalam membangun tempat tinggal masih mengunakan bahan dari kayu dan sudah menjadi kearifan lokal.

“Toko kayu saya memiliki izin sesuai dengan kapasitas perizinan yang diberikan, peredaran kayu pun untuk keperluan masyarakat lokal,” ungkapnya kepada Media ini

Akiong, juga membantah keras bahwa kayu dari hutan lindung dari Kalimantan Tengah masuk atau dibeli dirinya, itu hanya untuk menyudutkan dirinya tanpa ada bukti yang otentik. Justru untuk mendapatkan bahan baku kayu yang dijual di tokonya, Akiong paparkan sering menang pelelangan kayu.

“Susahnya mendapatkan sumber bahan baku kayu untuk keperluan lokal, kami juga beberapa kali mengikuti dan menang lelang yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), yang sudah pasti legalitasnyanya jelas, tidak ada kerugian Negara, bahkan sebaliknya Pajak ke Negara sudah terbayarkan melalui PSD dan DR bagi setiap pemenang lelang.

Akiong juga mengatakan dirinya siap untuk dilakukan kroscek langsung ke toko kayu, terkait perizinan maupun dari mana asal usul sumber bahan bakunya.

Ditambahkannya, bahkan sekarang ini sedang proses melengkapi administrasi atas 3 item lelang yang dimenangkan pada bulan Desember 2023 lalu.

“Ada 3 item lelang kayu beserta truk yang kemarin pada bulan Desember 2023 kami menangkan lagi, saat ini sedang proses melengkapi administrasi sesuai penetapan sebagai pemenang,” kata Akiong.

“Dan dalam waktu dekat akan kita urus Risalah dan Surat Angkutan Lelang (SAL),” imbuhnya.

(Musa)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.