Pangdam IM Apresiasi Prestasi Prajurit Kodam Iskandar Muda di PON XXI Aceh-Sumut

YUTELNEWS.com | Banda Aceh – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), memberikan apresiasi kepada prajurit Kodam Iskandar Muda yang berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang PON XXI Aceh-Sumut. Pada perhelatan tersebut, mereka berhasil menyumbangkan dengan total 6 medali emas, 3 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Beberapa atlet dari Prajurit Kodam Iskandar Muda telah berhasil menyumbangkan medali bagi Provinsi Aceh. Di antaranya, pada cabang olahraga Rugby, Prada Panji Andean meraih satu medali emas. Satu medali emas lainnya diraih Pratu Indra Agus dari cabang olahraga Anggar, dua medali emas berhasil diraih Pratu Tomi dan Pratu Saif Ritonga dari cabang olahraga Kurash, serta satu medali emas terakhir diraih Sertu Endar Setiawan dari cabang olahraga Wood Ball.

Medali perak diraih Serda Eka Rusdianto dari cabang olahraga Selam Laut, Pratu Rahmad Dwi Kurniawan dari cabang olahraga Wushu, dan Pratu Saif Ritonga dari cabang olahraga Kurash kategori seni fighter. Sementara itu, medali perunggu diraih Serda Wanda Ardiansyah dari cabang olahraga Muay Thai, Serda Taufik Ismail dari cabang olahraga Tinju, dan tim Barongsai Yonif 112/DJ.

Pangdam Iskandar Muda mengungkapkan kebanggaannya atas dedikasi dan prestasi para prajurit yang telah mengharumkan nama Kodam Iskandar Muda di kancah Nasional. Ia berharap agar ke depan, para atlet dapat kembali menorehkan prestasi, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional, mewakili Indonesia.

(Said Yan Rizal)

Perpaduan Unik Musik Etnik Batak-Melayu di Penutupan PON XXI Aceh-Sumut

YUTELNEWS.com/

Deli Serdang – Musik etnik Batak dan Melayu akan mengguncang panggung penutupan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024 di Stadion Utama Sumut Sport Center, Deli Serdang, Sumut, Jum’at (20/9/2024) petang.

Musisi asli Sumut Viky Sianipar dan grup musik Melayu Lebah Begantong akan berkolaborasi di gelaran terakhir PON 2024 itu.

Vokalis Lebah Beggantong Nazibulloh Lubis mengungkapkan rencana grup musiknya akan tampil dalam dua sesi, yakni pada sore hari pukul 16.00 WIB dengan durasi satu jam dan malam hari pukul 21.00 WIB. Pada malam hari, barulah Lebah Begantong akan berkolaborasi dengan Viky Sianipar dan semua artis yang hadir.

“Garapan musik Viky Sianipar tidak diragukan lagi. Mudah-mudahan kami bisa menghibur para tamu undangan,” kata Nazibulloh di Medan, Sumut, Kamis (19/9) yang lalu.

Ia menyebutkan salah satu lagu yang nantinya akan mereka bawakan, yakni “Ikan Dalam Kolam”. Di tangan Viky Sianipar, menurut dia, irama Melayu yang dominan dalam lagu tersebut akan mendapatkan sentuhan lain yang membuatnya jadi lebih progresif. Lagu lainnya yang akan dibawakan, sambung dia, yaitu “Tanjung Katung”, yang bakal disajikan berselang-seling dengan pantun.

Nazib menuturkan pada acara penutupan nantinya, mereka akan mengenakan kostum panggung khusus berupa songket Melayu bernuansa hijau dan kuning keemasan, seirama dengan warna logo PON dan ciri khas Tanah Deli Kota Medan.

Dia pun mengaku bangga karena diberi kesempatan untuk terlibat dalam penutupan PON XXI 2024. Pasalnya, selain karena PON merupakan perhelatan nasional bergengsi, pada penutupan nanti grup musiknya akan tampil di hadapan puluhan ribu penonton dan sejumlah tokoh penting dan pejabat negara.

“Pendek kata, kami siap mengguncang panggung upacara penutupan PON XXI 2024,” ucap dia menambahkan.

Tak hanya akan dimeriahkan oleh Viky Sianipar dan Lebah Begantong, terdapat pula hiburan dari 1.200 penari yang akan membawakan tarian multietnis mewakili delapan suku di Sumut. Selain itu, ada pula penampilan dari sejumlah artis lokal maupun nasional lainnya.

PON Aceh-Sumut 2024 diselenggarakan pada 8-20 September, tapi sejumlah pertandingan sudah digelar sejak akhir Agustus. Sebanyak 65 cabang olahraga dipertandingkan dalam perhelatan di dua wilayah tersebut, yang diisi mulai dari cabang olahraga tradisional hingga modern.

Pembukaan PON XXI 2024 berlangsung pada Senin 9 September 2024 di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. PON Aceh-Sumut 2024 menjadi edisi terbesar dalam sejarah karena melibatkan hampir 13.000 atlet dan 6.000 lebih ofisial. Selain itu, PON kali ini juga menjadi yang pertama dilaksanakan di dua provinsi sebagai tuan rumah. (Agatha Olivia Victoria, Guido Merung/TR/Elvira Inda Sari).

(Team)

Kemeriahan Closing Ceremony PON XXI Aceh-Sumut 2024: Jawa Barat Juara Umum, NTB dan NTT Bersiap Jadi Tuan Rumah PON XXII

YUTELNEWS.com/

Deli Serdang – Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 secara resmi berakhir dalam suasana yang penuh kemegahan di Stadion Utama Sumatera Utara, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat malam, 20 September 2024.

Penutupan ini menandai berakhirnya pesta olahraga terbesar di Indonesia, dengan Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) bersiap menjadi tuan rumah PON XXII pada tahun 2028.

Prosesi penutupan berlangsung khidmat dengan acara penyerahan bendera PON sebagai simbol peralihan tuan rumah. Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Safrizal ZA, didampingi oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, menyerahkan bendera PON kepada Ketua KONI Pusat, Marciano Norman.

Selanjutnya, Marciano menyerahkan bendera tersebut kepada Pj Gubernur NTB, Hasan Hassanudin, yang didampingi oleh Ketua KONI NTB.

Di sisi lain, Penjabat Gubernur Sumatera Utara, Agus Fatoni, bersama Ketua KONI Sumut juga menyerahkan bendera kepada Ketua KONI Pusat, yang kemudian diserahkan kepada Pj Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, didampingi oleh Ketua KONI NTT. Pengibaran bendera oleh perwakilan NTB dan NTT menjadi simbol kesiapan kedua provinsi tersebut untuk menyelenggarakan PON berikutnya.

Kemegahan serta Kemeriahan penutupan (Closing) Ceremony semakin terasa dengan berbagai pertunjukan seni kolosal yang menampilkan keanekaragaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Tarian tradisional dari Provinsi Sumatera Utara, DKI Jakarta, NTB, dan NTT menjadi bagian dari penampilan spektakuler tersebut. Tak ketinggalan, penyanyi Tri Vanita turut memeriahkan acara dengan lagu Ikan Nae di Pante, yang menggabungkan unsur tradisi dengan sentuhan modern.

Acara PON ke-XXI ini mencatat sejarah sebagai edisi terbesar yang pernah diselenggarakan, dengan melibatkan hampir 13.000 atlet dari seluruh penjuru Indonesia dan lebih dari 6.000 ofisial. Dalam klasemen akhir, Jawa Barat keluar sebagai juara umum setelah berhasil mengumpulkan 195 medali emas, 163 perak, dan 182 perunggu.

Sebagai tuan rumah, Provinsi Sumatera Utara berhasil menempati posisi keempat dengan raihan 79 medali emas, 59 perak, dan 116 perunggu, sementara Aceh menutup PON di posisi keenam dengan koleksi 65 emas, 48 perak, dan 79 perunggu.

Closing Ceremony PON XXI Aceh-Sumut 2024 ini diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy. Ia mengapresiasi kesuksesan penyelenggaraan PON pertama yang digelar di dua provinsi, sekaligus membuka babak baru untuk PON berikutnya di NTB dan NTT empat tahun mendatang.

(Team)

Perenang Andalan Sumut Felix Viktor Iberle Gagal Peroleh Medali

YUTELNEWS.com/

MEDAN – Kejuaraan cabang olahraga (cabor) Aquatik (renang) gaya bebas 50 m putra PON XXI berakhir sudah. Satu – satunya perenang andalan Sumut yang diharapkan menambah pundi -pundi emas dari cabang renang gaya bebas 50 m putra Sumut, Felix Viktor Ibelle gagal memperoleh medali emas bahkan posisinya hanya berada pada urutan ke -4.

Pertandingan cabor renang ini dilaksanakan di Kolam renang Disporasu Selayang Medan, pada Kamis (19/9/2024) pukul 17. 00 WiB diikuti delapan peserta dengan
peringkat peserta urutan pertama ditempati oleh DKI : Joe Aditya Wijaya Kurniawan (22,91 detik), urutan ke dua DKI: Jason Donovan Yusuf (23,13 detik) urutan ketiga Jabar : Erick Ahmad Fathoni (23,27 detik).

Kemudian pada urutan ke empat ditempati oleh Sumut : Felix Viktor Iberle (23,35 detik), urutan kelima Sulawesi Tenggara : Jeremy Eliyon Master Ganesha Danu, (23,43 detik), urutan ke enam Jatim: Brandon Adrianto Goenawan (23,50 detik).

Selanjutnya pada urutan ke tujuh ditempati perenang asal BTN Yostiawan Tita Wijaya (23,90 detik), dan ke delapan Bali : Ikomang Gede Mas Dekotama Putra (23,91 detik).

Felix Viktor Iberle yang juga mantan juara dunia renang dikelasnya sebelumnya diharapkan dapat memperoleh emas, namun ternyata tanpa memperoleh satu medali apapun pada cabor renang gaya bebas putra 50 m ini.

Perenang keturunan Australia – Indo ini yang sebelumnya pemecah rekor gaya dada 50 m putra ini tak menduga dirinya bisa dikalahkan perenang asal daerah DKI Jaya dan Jabar pada PON XXI Sumut – Aceh.

“Ini sungguh diluar dugaan saya, saya akan
telusuri penyebab kekalahan saya,” ujarnya.

Namun demikian Felix Viktor Ibelle tetap semangat dan mengaku akan memperbaiki kesalahannya pada event nasional maupun internasional selanjutnya dan mengangkat nama Sumut.

(Team)

Medali Emas Sumut Bertambah dari Dinov di Equestrian

YUTELNEWS.com/

Serdang bedagai – Nusrtdinov Zayan Fatih atlet berkuda Sumatera Utara (Sumut) mampu menyumbang satu emas dari Berkuda Equestrian nomor Lompat Rintangan Individu Kelas 110 cm pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 yang digelar di Jericho Stable, Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), Kamis (19/9/2024) siang.

Dinov di ronde pertama melewati beberapa rintangan. Berhasil melewati rintangan terakhir, ia sempat terjatuh. Ia menyelesaikan laga dengan waktu 67,76 detik. Jatuhnya Nustrdinov membuat penonton tuan rumah sempat terdiam.

Di ronde kedua, Dinov dari titik start langsung tampil prima. Rintangan pertama berhasil dilewati dengan baik, juga pada rintangan kedua dan selanjutnya tak ada kesalahan. Dan rintangan terakhir berjalan mulus, para pengurus dan penonton bersorak gembira. Dinov menyelesaikan waktu 47,59 detik.

Walau sempat terjatuh, Dinov, sapaan Nustrdinov Zayan Fatih, yang menunggangi Leneke berhasil meraih emas. Sementara, medali perak dan perunggu diraih atlet Jawa Barat (Jabar), Jovanka Nadya Partokusumo yang menunggangi Fred dan Arsel Rizki Brayudha dengan menunggangi Eldorado.

Lomba nomor Lompat Rintangan Individu Kelas 110 cm ini disaksikan Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Pusat Triwatty Marciano, Ketua Pordasi Sumut, Corry Sriwaty Sebayang, mewakili Pangdam I/BB, mewakili Kapoldasu, Bupati Sergai, Darma Wijaya dan lainnya.

Ketua Pordasi Sumut, Corry Sriwaty Sebayang kepada wartawan mengatakan raihan 2 emas dan 3 perunggu hasil yang luar biasa.

“Hasil ini luar biasa. Ini berkat kerja keras pengurus, panitia dan atlet. Saya mengucapkan terimakasih kepada pengurus dan atlet yang bisa mengharumkan Sumatera Utara”, ujarnya.

Sumber: PB PON XXI 2024

(Team)

Pebowling Putri Sumut Aldila Indryati Lampaui Target Medali Emas PON

YUTELNEWS.com/

MEDAN – Pebowling putri tuan rumah Sumatera Utara, Aldila Indryati, memastikan tiket semifinal cabang olahraga bowling Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 di GOR Hj. Rayati Syafrin, Jalan Pancing Medan, pada Rabu.(18/9/2024)

Indry melaju ke babak empat besar setelah menduduki posisi ketiga babak penyisihan dengan mengumpulkan poin total 3418 dalam 16 games. Ia pun menjadi satu-satunya pebowling Sumut yang lolos ke semifinal dari tiga atlet yang mengikuti nomor master.

Tampilnya Indry di semifinal sekaligus membuka kans peraih medali emas SEA Games 2019 Filipina ini melampaui target pribadinya dalam meraih medali emas PON. Sebelumnya ia menargetkan meraih 2 emas pada gelaran PON 2024.

Target 2 emas itu pun sudah dipenuhi Indry dengan menjuarai nomor ganda putri bersama Nadia Pramanik dan juara nomor all event putri. Indry juga menyumbang 2 medali perunggu nomor tunggal putri dan nomor tim-4.

Dengan demikian, jika mampu merebut medali emas nomor master, maka Indry sah melampaui target pribadinya. Peluang Indry juara master pun terbuka lebar, mengingat kualitasnya tidak kalah dengan trio Jawa Timur yang melaju ke semifinal.

“Peluang Indry ke final dan meraih juara sangat terbuka. Indry tidak kalah kualitas dengan tiga atlet Jawa Timur yang turut melaju ke semifinal”, ujar Pelatih Tim Boling Sumut, Edy Ong, usia mendampingi Indry dan lainnya bertanding.

Sebelumnya, Indry sendiri mengaku ingin memburu gelar juara nomor master. Terlebih Indry merupakan juara bertahan master putri pada PON 2016 Jawa Barat. “Untuk master saya masih menargetkan diri saya meraih medali emas,” ucap Indry singkat.

Seperti diketahui, Indry melaju ke semifinal bersama tiga peboling Jatim, yakni Sharon Limansantoso, Shinta Cheysaria Yunita dan Tannya Roumimper. Di semifinal, Indry menghadapi Shinta yang menduduki peringkat kedua babak penyisihan. Sedangkan Sharon melawan rekannya Tanya Roumimper.

(Team)

Sumut Tambah Medali Emas Pada Pertandingan Golf Nomor Mixed Foursome

YUTELNEWS.com/

MEDAN – Nomor Campuran (Mixed Foursome) Cabang Olahraga (Cabor) Golf Sumatera Utara (Sumut) dengan atlet Rayhan Latif / Viera Rosada menambah satu Medali Emas untuk provinsi itu di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024.

“Rayhan Latif/Viera Rosada menyabet Medali Emas setelah mengalahkan atlet Provinsi Jawa Tengah dan DKI Jakarta di Lapangan Golf Royal Sumatera, Medan, Sumut, Rabu (18/9/24)”, ujar Edi Putra selaku Teknikal Delegate didampingi Sekretaris Panitia Pelaksana Inti Cabang Olahraga Golf, Fachry Hasballah di ruang Media Center Golf.

Pertandingan Nomor Campuran dilaksanakan pada Selasa-Rabu (17-18 September 2024). Di hari pertama, Rayhan Latif/Viera Rosada memperoleh nilai 71.

Golfer Nomor Campuran Sumut di round 2 memperoleh nilai 69 berhasil menggeser posisi Provinsi Jawa Tengah, Amadeus Christian/Thea Jessica yang di round 1 memperoleh nilai 70 dan di round 2 meraih nilai 72.

Rayhan Latif / Viera Rosada mendapat total nilai 140 dengan jumlah pukulan -4.

Amadeus Christian / Thea Jessica dari Provinsi Jawa Tengah meraih Medali Perak dengan total nilai 141.

Medali Perunggu diraih DKI Jakarta Gabriel Hansel/Kristina Yoko dengan total nilai 142.

Tim Provinsi Sumut memang bersaing ketat dengan Provinsi Jawa Tengah, DKI Jakarta dan Jawa Barat di hari pertama pertandingan Nomor Campuran yang dilaksanakan di Lapangan Golf Royal Sumatera, Rabu. (18/9/2024)

Tim Sumut memperoleh nilai -1 disusul Provinsi Jawa Tengah memperoleh nilai -2 dan DKI Jakarta memperoleh nilai -2 dan tim Provinsi Jawa Barat memperoleh nilai -1.

Berikut Hasil Lengkap Perolehan Medali Cabor Golf PON XXI Aceh-Sumut 2024:

– DKI Jakarta (3 Emas, 1 Perak)
– Sumatera Utara (2 Emas, 3 Perak, 2 Perunggu)
– Jawa Tengah (1 Emas, 1 Perak)
– Bali (1 Emas, 1 Perunggu)
– Jawa Barat (1 Perak, 2 Perunggu)
– Kalimantan Timur (1 Perak, 2 Perunggu).

Sumber: PB PON XXI 2024 SUMUT

(Team)

Luar Biasa!!, Pelari Nella Persembahkan 3 Emas Untuk Sumut di PON XXI Perdananya

YUTELNEWS.com/

Deli Serdang – Kiprah tim pelari tuan rumah Provinsi Sumatera Utara Nella Agustin, berjuang demi prestasi dan mengharumkan nama daerah tidak sia -sia. Nella Agustin sukses meraih tiga (3) medali emas di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut.

Tiga (3) medali emas yang ia genggam tersebut diraih melalui nomor lari 200 meter putri dan lari 400 meter gawang putri serta dari nomor 4×400 meter mixed.

Khusus di nomor 4×400 meter mixed tersebut, medali emas diraih tim Sumatera Utara yang atas nama Nella Agustin, Siska Simamora, M. Kahairuddin dan Ayyub Niti.

Luar biasanya, dari dua emas yang sukses diraih Nella yakni dari 200 meter putri dan lari 400 meter gawang putri tersebut, keduanya juga berhasil menciptakan rekor baru.

Di nomor 400 meter gawang putri, ia mencatatkan waktu 58,3 detik yang sekaligus memecahkan dua rekor yakni rekor senior atau nasional dan rekor PON.

Rekor nasional sebelumnya diciptakan oleh Viera Hetari dari Maluku dengan catatan waktu 59,64 detik pada tahun 2011. Sementara rekor PON sebelumnya atas nama Maryati (NTB) pada PON tahun 2012 di Riau dengan waktu 60,31 detik

Sementara di nomor 200 meter putri, Nella Agustin juga berhasil meraih medali emas dengan catatan waktu 23,61 detik sekaligus memecahkan rekornas atas namanya sendiri dengan waktu 23.63 detik.

Selain itu catatan waktu tersebut juga memecahkan rekor PON yang sebelumnya diciptakan Irene Truitje Joseph (Maluku) di PON tahun 2000 Jawa Timur dengan catatan waktu 23.98 detik.

Prestasi yang sangat luar biasa, mengingat dara manis asal Serdang Bedagai itu baru pertama kali ikut dan berlaga di PON yang merupakan ajang olahraga multi event terakbar di tanah air tersebut.

Apalagi usianya yang masih 21 tahun yang tentunya langkah dan perjuangan untuk lebih banyak mengukir prestasi, bukan hanya nasional, namun dunia masih terbuka lebar seperti asian games, olimpiade maupun kejuaraan atletik dunia.

Nella sendiri mengaku untuk mencapai target emas di PON saingan terberat adalah dirinya sendiri dan dia ingin menaklukkannya demi berhasil membanggakan keluarga seperti nasihat kedua orang tuanya.

Bagi Nella, PON 2024 merupakan debutnya pertama di PON. Dia melihat banyak atlet-atlet senior yang menjadi lawannya, namun hal itu tidak membuatnya takut, justru menjadi tantangan dan pembuktian apa yang telah dilatihnya selama ini.

“Kalau saingan terberat itu justru diri sendiri. Tinggal bagaimana bisa mempertahankan waktu yang didapat lalu, kalau bisa lebih bagus lagi, pasti yakin bisa dapat juara,” katanya.

Lantas persiapan saja yang dilakukan selama ini demi meraih kesuksesan di PON, ia mengaku sama seperti atlet lainnya, tetap rutin latihan secara keras demi mengejar catatan waktu demi waktu agar lebih cepat.

“Mengurangi waktu liburan dan mengisinya dengan tetap latihan. Keluarga, teman-teman sangat mendukung. Pengurus PASI juga terus kasih motivasi dengan datang langsung lihat latihan,” katanya.

Terkait keberhasilan Nella Agustin meraih tiga emas, Ketua Persatuan Atletik Sumatera Utara (PASI) Sumut David Luther menyebutkan Nella Agustin memang memiliki potensi yang sangat besar, apalagi usianya masih sangat muda.

“Kami sangat mengapresiasi atas pencapaian Nella di PON yang baru pertama kali ia ikuti ini. Semoga ke depan dia semakin banyak mengukir prestasi, namun tentunya harus terus diimbangi dengan latihan yang lebih keras,” katanya.

(Team)

Atlet Sambo Sumut Everaim Ginting Raih Emas Melalui Kemenangan TKO di PON XXI

YUTELNEWS.com/

Langkat – Atlet sambo kontingen Sumatera Utara kelas Men Combat 65 Kg, Everaim Ginting berhasil meraih medali emas usai mengalahkan lawannya Gugun Gusman dari Jawa Barat dengan TKO.

Dalam pertandingan yang dilangsungkan di GOR Serbaguna, Stabat, Langkat, Selasa (17/9), duel kedua pesambo berjalan cukup menarik dan cukup keras karena keduanya saling jual beli pukulan dan tendangan.

Pada waktu menyisakan 2 menit 48 detik, Everaim Ginting sudah memperoleh 4 poin yakni 4 – 0. Namun, Gugun atlet asal Jawa Barat yang dikenal juga merupakan atlet MMA ini tidak ingin menyerah begitu saja.

Berbagai upaya pukulan dan tendangan serta bantingan dikerahkan sekuat tenaga untuk mengimbangi lawannya.

Terbukti, saat waktu menyisakan 2:17 menit, Gugun berhasil menyamakan poin menjadi 4 – 4.

Kerasnya pertarungan yang berlangsung yang ditampilkan kedua atlet, memancing sorak sorai pentonton.

Beberapa kali pukulan dan tendangan dari kedua atlit, terus dilakukan untuk mengejar kemenangan di sisa waktu yang ada.

Namun, sebuah tandukan yang dilakukan Everaim Ginting, tepat mengenai rahang atlit MMA asal Jawa Barat tersebut membuat Gugun tak mampu untuk bangkit.

Melihat atlet asal Jawa Barat tersebut tak mampu lagi untuk bangkit, wasit pertandingan yang dipimpin oleh Maria Sela, langsung meniup peluit dan menyilangkan tangannya pertanda pertandingan telah usai dengan kemenangan Averaim Ginting dengan kenangan TKO.

Sehingga, Evereami Ginting menambah 1 medali emas dari 3 medali emas yang diraih kontingen atlet Sambo Sumut di hari Kedua, Selasa (17/9/2024). Sementara Gugun Gusman dari Jawa Barat meraih medali Perak.

Sebelumnya, Everaim Ginting di kelas Combat Men 64 Kg pada semifinal, berhasil mengalahkan Edo Hardi Kristanto dari Jawa Timur dan berhasil melaju ke Final melawan Gugun Gusman.

Sumber: PB PON XXI SUMUT

(Team)

Rahmat Shah: FORKI Sumut Target 2 Emas dari Karate PON XXI

YUTELNEWS.com/

Deli Serdang – Ketua Umum Pengprov Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Sumatera Utara Dr. H. Rahmat Shah menyatakan, pada PON XXI Aceh-Sumut 2024 ini, pihaknya mengincar jadi tuan rumah yang baik, dan memperoleh prestasi terbaik dari para atlet karate dengan target meraih 2 medali emas.

Hal itu disampaikannya kepada awak media PB PON XXI Aceh-Sumut 2024 wilayah Sumut, usai acara pembukaan cabor karate di Gedung Serbaguna UNIMED, pada Senin.(16/09/2024)

“Sejak ditetapkan Sumut sebagai tuan rumah PON 2024 bersama Provinsi Aceh, cabor karate kebetulan dipertandingkan di Sumut. Kami Pengprov FORKI Sumut sudah melakukan berbagai persiapan, baik itu membentuk kepanitiaan dan membuat tim karate Sumut yang dapat diandalkan, untuk mencapai target meraih 2 medali emas”, sebutnya.

Seperti sambutannya saat acara pembukaan, Sumut ditunjuk menjadi tuan rumah pada cabang olahraga karate, merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Ada 30 provinsi yang datang dan tampil di PON 2024 untuk cabor karate, maka seluruh kepanitian harus bekerja ekstra, agar peserta yang datang nyaman untuk bertanding.

Rahmat Shah juga mengingatkan, seluruh wasit dan juri di cabang olahraga karate ini bekerjalah dengan sejujur-jujurnya, jangan ada rasa isme kedaerahan pada saat memimpin satu pertandingan.

“Berikanlah penilaian yang sejujur-jujurnya. Berikanlah penilaian yang baik jika karateka itu tampil baik dengan realistis, jangan ada pilih kasih atau apapun namanya itu di pelaksanaan PON ini”, tegasnya.

Rahmat Shah menambahkan untuk target cabor karate di PON 2024 ini, Pengprov FORKI Sumut menargetkan dua medali emas. Namun, pihaknya berupaya membangkitkan semangat para karateka untuk dapat lebih dari dua medali emas.

“Kita hanya menargetkan dua medali emas di PON 2024 ini. Mudah-mudahan, dengan semangat tinggi yang dimiliki 18 karateka Sumut yang tampil bisa melebihi target. Kami sangat mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat dan insan karate yang ada di Sumut, agar anak anak Sumut ini memberikan prestasi terbaik dengan memperoleh medali emas lebih dari dua”, pungkasnya.

FORKI Sumut pada PON 2024 ini menurunkan 18 karateka, yaitu 9 putra dan 9 putri. Ke 9 atlet putra yakni Calvin Audira Harianja, Hanifsyah Siregar, Neo Zanjibar, Rizky Lawyer, Faisal Halomoan Siahaan, Kharen Ardianta Tarigan, Riza Mahendra, M Arif Fadillah dan Daniel Hutapea.

Sedang atlet putri yaitu Dwi Hanny Khairunissa, Jihan Nursafira, Aprillia Nur Rizki, Marcella Oktavia Simanjuntak, Arnella Putri, Tri Rantika, Nicky Dwi Oktari Putri Iselda, Leica Al Humaira Lubis serta Dessynta Rakawari Sabirin Banuarea.

Mereka dilatih oleh 4 pelatih yakni Delfinus Rumahorbo ST, Pulungan Sihombing, Sitiasma Tanjung dan Dwi Yuda Syaputra.

Sumber: PB PON XXI Sumut

(Team)

Venue Voli Pantai PON XXI Aceh-Sumut Sangat Unik di Kaldera Toba

YUTELNEWS.com/

Samosir – Perhelatan akbar PON XXI Aceh-Sumut cabang Voli Pantai dilaksanakan di Pantai Indah Situngkir, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara mendapat pujian, pada Selasa.(17/9/24)

Itu disampaikan Technical Delegate, Slamet Mulyanto. Dia memuji venue Voli Pantai di Kabupaten Samosir. Dari pengalamannya di 5 benua, menurutnya di lokasi ini sangat cantik dan unik.

“Venue Voli Pantai di Kabupaten Samosir, menurut saya Pantai Indah Situngkir ini sangat cantik dan unik. Ada pantai, gunung dan udaranya sejuk”, kata Slamet.

Pemilihan pantai ini sebagai venue dalam penyelenggaraan PON 2024 cabang olahraga voli pantai memang tidak hanya didasarkan pada kondisi geografis yang ideal, tetapi juga keindahan alamnya yang akan memberikan pengalaman kompetisi yang unik dan berbeda.

Lokasinya memang di area wisata, dan memang venue voli pantai ini bagian dari promosi wisata, kawasan itu nantinya.

Slamet Mulyanto didampingi Wiko Siregar Ketua Umum PBVSI SUMUT
Reggy C Nelwan, wakil ketua PB PBVSI bidang pertandingan dan kompetisi akan mempromosikannya ke seluruh dunia, bahkan Ia berencana tahun depan akan menggelar kejuaraan nasional maupun internasional di Kabupaten Samosir.

“Kami dari PBVSI Pusat akan bahu membahu dengan Bupati Samosir untuk menyelenggarakan event nasional maupun internasional, sebagai ajang promosi ke dunia internasional”, kata Slamet.

Slamet Mulyanto juga mengatakan pertandingan Volly Pantai di Pantai Indah Situngkir dilaksanakan selama sembilan hari mulai dari tanggal 10 sampai 19 September 2024.

“Pertandingan Volly pantai ini dilaksanakan selama sembilan hari mulai tanggal 10 sampai 19 September”, ujar Slamet.

Hal yang sama disampaikan Bendahara KONI Pusat Ilham. Beliau akan mendorong even event internasional untuk diselenggarakan di Samosir.

“Ini pertama kali Saya lihat. Saya belum melihat venue pertandingan sambil bisa menikmati keindahan alam . Ini sangat pantas dipromosikan dengan menggelar event internasional”, katanya

Pertandingan Voli Pantai PON XXI Aceh-Sumut diikuti 40 tim terdiri dari 20 Putra dan 20 Putri dari 16 Provinsi, dan dipimpin Wasit Nasional dan Internasional. Final Putri direncanakan tanggal 18 September 2024 dan Final Putra tanggal 19 September yang akan datang.

(Team)

H. Andreas SE Dan Ketua Apdesi H. Deden Deni W SE Hadiri Final Turnamen Sepakbola

YUTELNEWS.com | Sukabumi – H. Andreas SE Dan Ketua Apdesi H. Deden Deni W SE Hadiri Final Turnamen Sepak Bola 15 September 2024. – Laga final turnamen sepak bola RHADEN CENTER III yang berlangsung di lapangan Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, pada hari Minggu, 15 September 2024, dihadiri oleh tokoh masyarakat penting, H. Andreas, SE, dan Ketua Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Sukabumi, H. Deden Deni W, SE.

Turnamen sepak bola yang telah menarik perhatian ribuan penonton ini merupakan salah satu bentuk upaya untuk mempromosikan olahraga dan mempererat hubungan antar warga di wilayah tersebut. Dalam sambutannya, H. Andreas, SE menyampaikan rasa bangga atas antusiasme masyarakat yang hadir untuk mendukung tim-tim lokal. Ia menekankan pentingnya kegiatan olahraga dalam membangun karakter dan memupuk rasa solidaritas di antara generasi muda.

“Olahraga bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sarana untuk menciptakan ikatan yang lebih kuat di antara kita. Saya berharap turnamen seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun, sebagai wadah bagi generasi muda untuk berprestasi,” ungkap H. Andreas.

Sementara itu, H. Deden Deni W, SE juga memberikan apresiasi kepada penyelenggara dan semua tim yang berpartisipasi. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan contoh nyata dari komitmen bersama untuk mengembangkan potensi desa, baik dalam bidang olahraga maupun dalam aspek sosial lainnya.

“APDESI mendukung penuh kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Mari kita bersinergi untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi perkembangan desa-desa kita,” kata H. Deden.

Final turnamen RHADEN CENTER III menyajikan pertandingan seru antara dua tim unggulan yang sudah bersaing ketat sejak babak awal. Penonton yang memadati lapangan terlihat sangat antusias, memberikan dukungan untuk tim kesayangan mereka.

Dengan semangat olahraga dan kebersamaan yang kental, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi tetapi juga menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan antar warga desa. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, olahraga di Kabupaten Sukabumi semakin berkembang dan menciptakan lebih banyak prestasi di masa depan.

Sumber: Tim Organ Relawan AA

Reporter: Soerya Setiawan

Pebowling Sumut Aldila Sumbangkan 2 Medali Emas

YUTELNEWS.com

MEDAN – Aldila Indryati sukses memenuhi target pribadinya menyumbangkan 2 medali emas bagi Sumatera Utara dari cabang olahraga boling Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh – Sumut 2024 di GOR Bowling Hj. Rayati Syafrin, Jalan Pancing Medan, pada Minggu. (15/9/2024)

Peboling akrab disapa Indry ini meraih medali emas keduanya dari nomor all event setelah mengumpulkan poin tertinggi 3.827 (average 213) dalam 18 games. Medali emas pertama Indry sebelumnya diraih dari nomor ganda putri bersama Nadia Pramanik.

Medali perak all event disabet Shinta Cheysaria Yunita asal Jawa Timur dengan mengumpulkan 3.813 (average 212) atau hanya tertinggal 14 pin dari Aldila. Medali perunggu menjadi milik Tannya Roumimper juga asal Jawa Timur yang membukukan 3.727 (average 207).

Seperti diketahui, nomor all event merupakan penggabungan hasil pertandingan tiga nomor dengan total 18 games. Ketiga nomor dimaksud adalah tunggal, ganda atau ganda campuran dan tim-4 yang masing-masing memainkan enam games.

Indry mengaku tidak menyangka meraih medali emas all event, walau sejak awal terus berusaha tampil maksimal di setiap pertandingan. Peraih medali emas PON 2016 ini menilai perebutan medali all event sangat ketat.

“Memang selisih poinnya gak terlalu jauh antara peringkat 1, 2 dan 3. Tapi tadi di awal permainan aku gak tampil begitu bagus. Gak nyampe poin 200. Jadi gak menyangka juga di games terakhir itu aku bisa main sebagus itu untuk mengejar jadi peringkat satu. Alhamdulillah,” ucap Indry.

Indry mengaku sempat gemetaran ketika bermain di games terakhir atau penentu. “Jadi tadi di fame kedelapan dan sembilan itu tangan aku gemetaran. Mungkin karena uda lama juga gak merasakan momen seperti tadi. Kebetulan lawannya main bagus juga. Alhamdulillah aku bisa selesaikan games terakhir dengan hasil maksimal,” ujar Indry yang mendapat peluk hangat rekan setim usai permainan.

Sukses Indry meraih medali emas berkat perjuangannya yang luar biasa, khususnya di babak penyisihan tim-4 yang menjadi penentu perebutan medali all event.

Kans medali emas Indry terbilang tipis hingga pertandingan menyelesaikan games kelima nomor tim-4, di mana peraih medali emas SEA Gemas 2019 Filipina itu masih tertinggal 43 poin dari peboling Jatim, Shinta Cheysaria Yunita.

Namun Indry membuat kejutan. Mengawali lemparan games keenam atau terakhir dengan hanya menjatuhkan 6 pin, Indry sukses mencetak spare. Setelah itu, Indry ‘menggila’ dengan mencetak 8 strike beruntun.

Indry selanjutnya mencetak spare di frame kesembilan dan 10 serta menyudahi bonus satu lemparan dengan strike. Permainan ini membuat Indry mengumpulkan 268 poin di games keenam untuk memastikan medali emas all event

Sumber: PB PON XXI SUMUT

(Team)

Tim Perenang Sumut Felix Raih Medali Emas Sekaligus Pecahkan Rekor PON XXI 2024

YUTELNEWS.com/

MEDAN – Tim Perenang Sumatera Utara (Sumut), Felix Viktor Iberle berhasil menyabet medali emas final renang jarak 50 meter gaya dada putra pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 Sumut-Aceh di Kolam Renang Selayang Disporasu, pada Sabtu (14/9/2024) pukul 18.00 WIB.

Final Cabang Renang 50 m gaya dada putra ini di ikuti delapan (8) peserta Tim yakni dari :
1. Sumut: Felix Viktor Ibele.
2. Jabar: Muhammad Rizki.
3. DKI: Gagarin Tenderius.
4. Bali: Pande Made Digjaya.
5. Jatim: Andi Muhammad Nurizka Febrian.
6. Yogjakarta: Arya Andrean Putra Hartono.
7. Jabar: Emersyah Fadil.
8. Sulteng: Jeremi Alvon Master ganesha Danu.

Diketahui Felix mampu unggul dari lawan-lawannya dan berhasil mencapai peringkat pertama dengan waktu tercepat 27, 63 detik, disusul dari Jabar 28.42 detik, DKI 28.61detik, Bali 28.80 detik, Jatim 28.94 detik, DIY 29.33 detik, Jabar 29.50 detik dan Sulteng 29.84 detik.

Kemenangan Felix ini juga sekaligus memecahkan telah rekor PON XXI di Jaya Pura atas nama Gagarima Tenderius dengan catatan waktu 28.38.34 detik.

Pada kesempatan tersebut hadir ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) John Ismadi Lubis sekaligus memberikan hadiah kepada sang juara 1, 2 dan 3.

Usai penyerahan hadiah Felix melakukan konferensi PERS bersama Ketua KONI Sumut yang sangat bangga atas pencapaian tersebut.

“Terima kasih saya ucapkan kepada warga Sumut yang telah dengan penuh semangat telah mendukung saya”, ujarnya.

Ketua KONI Sumut dalam paparannya mengatakan Felix merupakan atlit renang yang sangat berprestasi baik nasional maupun internasional.

“Prestasi Felix Viktor Iberle adalah Juara Dunia Junior 2023 dalam cabang 50 meter gaya dada putra dan juga pemegang rekor Kejuaraan Dunia Junior Renang, pemegang rekor SEA Games, dan rekor nasional Indonesia dalam cabang 50 meter gaya dada putra”, pungkasnya.

(Team)

Menpora Ario Tekankan Permintaan Audit PON XXI untuk Preventif, Bukan Tekanan bagi Penyelenggara

YUTELNEWS.com/

MEDAN – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ario Bimo Nandito Ariotedjo menegaskan bahwa permintaan audit terhadap penggunaan dana PON XXI yang ia lontarkan baru-baru ini bukanlah untuk menciptakan tekanan atau kekhawatiran bagi penyelenggara dan atlet.

Hal tersebut disampaikannya menjawab wartawan di Media Centre PON XXI Wilayah Sumatera Utara di salah satu hotel di Medan, Jum’at (13/9) malam yang lalu.

Didampingi Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni, Kadispora Sumut Baharuddin Siregar selaku Ketua Harian PB PON dan Staf Ahli Gubernur Effendi Pohan selaku Sekretaris Umum PB PON Menpora menjelaskan bahwa permintaan audit ini dilatarbelakangi oleh tuduhan yang beredar di media sosial mengenai dugaan korupsi miliaran rupiah dalam penyelenggaraan PON.

“Pernyataan saya merupakan respon terhadap tuduhan yang muncul begitu cepat setelah PON baru saja dimulai, dimana beberapa pihak langsung menuduh adanya korupsi hanya berdasarkan contoh atau sampel terbatas”, ujar Menpora.

Ia juga menambahkan bahwa sejak awal PON diselenggarakan, Pemerintah telah membentuk Satgas Tata Kelola yang melibatkan Bareskrim dan Jamintel Kejaksaan Agung untuk mengawasi penggunaan anggaran.

“Saya hanya ingin menegaskan kepada masyarakat bahwa semua proses ini telah diawasi secara ketat oleh pihak yang berwenang. Jadi, tuduhan adanya penyelewengan atau korupsi itu tidak berdasar”, lanjutnya.

Menpora juga menilai bahwa pemberitaan terkait audit ini justru memberikan dampak positif bagi penyelenggara.“Saya rasa ada sisi baik dari pemberitaan ini. Semua unsur yang terlibat, baik pemerintah pusat hingga daerah, menjadi lebih sigap dan waspada. Karena kita tahu, ini adalah acara besar dengan anggaran yang besar, sehingga pertanggungjawabannya juga harus besar”, katanya.

Menpora berharap langkah audit ini dapat memberikan rasa tenang kepada semua pihak setelah PON selesai. “Saya ingin setelah PON, mereka yang telah bekerja keras dapat merasa tenang karena semua proses telah diaudit dengan transparan dan akuntabel, sehingga pengabdian mereka tidak tercoreng oleh opini yang tidak baik,” pungkasnya kepada awak media yang bertugas.

Menpora menyimpulkan bahwa permintaan audit dana PON XXI adalah langkah yang bertujuan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas sejak awal pelaksanaan, bukan untuk menciptakan tekanan atau kekhawatiran di kalangan penyelenggara maupun atlet. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap tuduhan korupsi yang muncul di media sosial, bukan sebagai upaya untuk mengguncang penyelenggara atau menimbulkan suasana mencekam. Menpora juga menyatakan bahwa audit ini merupakan bagian dari tanggung jawab dalam mengelola dana publik yang besar untuk acara nasional yang berskala besar seperti PON XXI.

Disaat awak media yang bertugas mengkonfirmasi Pj Gubsu Agus Fatoni yang diketahui merupakan Ketua PB PON XXI untuk Sumut pada Sabtu (14/9/24), Dirinya mengaku kejadian itu merupakan salah satu kekurangan penyelenggaraan PON di Sumut, namun pihaknya akan terus memperbaiki kekurangan yang ada agar tidak terulang kembali.

“Kami langsung lakukan perbaikan dan sekarang sudah dirapikan. Pertandingan voli juga sudah dimulai”, Kata Agus Fatoni.

“Penutupan tanggal 20 September ini, jadi masih ada waktu, dan mudah-mudahan semuanya sesuai dengan rencana kita dan pemantauan terus kita lakukan”, sambungnya lagi.

Fatoni juga menanggapi temuan-temuan wartawan terkait Sport Centre Sumut di Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang yang masih ditemukan pembangunan yang belum rampung. Dirinya mengatakan telah memantau langsung ke lokasi bersama Menpora terkait informasi tersebut.

Perlu diketahui bersama Bahwa PON Aceh-Sumut 2024 menjadi edisi terbesar dalam sejarah karena melibatkan hampir 13.000 atlet dan 6.000 lebih ofisial. Selain itu, PON kali ini juga menjadi yang pertama dilaksanakan di dua provinsi sebagai tuan rumah Aceh dan Sumut.

Sumber: PB PON XXI/2024

(Team)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.