Agar Masyarakat Aman Dan Nyaman, Dishub Rohil Pasang Lampu Penerangan di Jembatan Sintong

YUTELNEWS.com | Rokan Hilir – Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan pemasangan lampu penerangan di area jembatan Sintong, Kecamatan Tanah Putih.

Pemasangan lampu tersebut merupakan upaya Dishub mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas pada malam hari dan di area jembatan Sintong menjadi terang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Rohil, Budi Fitriadi di hubungi media ini, Jum’at (23/02/2024) membenarkan bahwa pihaknya melakukan pemasangan lampu penerangan di sekitar jembatan Sintong.

” Benar, petugas kita melakukan pemasangan lampu di jembatan Sintong. Pemasangan lampu bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas pada malam hari kemudian menciptakan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat saat melintasi jembatan Sintong, ” ujar Kadishub Rohil.

Kabiro Panca Sitepu

Kominfo Medan Gelar Monitoring dan Sosialisasi di Kabupaten Nias 

YUTELNEWS.com | Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan gelar Monitoring Alumni Digital Leadership Academy Tahun 2023 dan Sosialisasi Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI), bertempat di Aula Gido Lantai III Kantor Bupati Nias.Rabu, 21 Februari 2024.

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah upaya peningkatan pengembangan SDM Komunikasi dan Informatika (Kominfo) serta mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang digital yang komprehensif dan berkelanjutan mulai dari level literasi digital, talenta digital sampai dengan level kepemimpinan era digital tahun 2024.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Samson P. Zai menyampaikan bahwa saat ini kita sedang berada dalam era Digitalisasi. Untuk itu, perlu dilakukan penyesuaian pada setiap perubahan-perubahan yang ada.

Berbeda dengan masa sebelumnya, Ilmu Komunikasi dan Informatika tidak begitu difavoritkan, namun seiring kemajuan teknologi kita dituntut untuk menguasai ilmu tersebut” terangnya.

Ia mengatakan, di era digitalisasi ini harus banyak menggali informasi agar menambah pengetahuan dan menerapkannya dalam segala aktivitas dalam pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap agar di tahun 2024 ini semua laporan dan dokumen menggunakan sistem digital. Utamanya seluruh Dinas Kominfo se-Kepulauan Nias diwajibkan untuk mengembangkan sistem digitalisasi ini serta mengembangkannya melalui sosialisasi, motivasi dan langkah-langkah yang akan dilakukan selanjutnya” harapnya.

Mengakhiri sambutannya, Sekda Nias berpesan kepada Balai Besar Pengembangan SDM Kominfo Medan agar melalui sosialisasi dan monitoring tersebut dapat membagikan ilmu yang bermanfaat.

“Pulau Nias merupakan daerah 3T, kiranya melalui sosialisasi ini Pulau Nias dapat beranjak dan terlepas dari ketertinggalan dan secepatnya dapat menyesuaikan pada setiap perubahan-perubahan yang ada” tutup Sekda Nias.

Sementara itu, Dr. Christiany Juditha, S.Sos., MA menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih atas sambutan yang telah diberikan atas terlaksananya kegiatan ini.

“Tujuan kehadiran kami adalah untuk mensosialisasikan Inti dari Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) khususnya di Kepulauan Nias. Selain itu, kami akan memaparkan beberapa Program Pengembangan Peralihan digital untuk mempercepat dan mempermudah pekerjaan” ujarnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias, Kepala BPSDM KOMINFO Kementerian KOMINFO Bapak Dr. Eng. Hary Budiarto, Kepala Balai Besar Pengembangan SDM dan Penelitian Kominfo Medan Dr. Christiany Juditha, S.Sos., MA, Kepala Diskominfo Kabupaten Nias, Kepala Diskominfo Kabupaten Nias Selatan, Kadis Kebudayaan Pariwisata dan Kepemudaan Olahraga Kabupaten Nias Selatan, Kepala Dinas PMPTSP Kabupaten Nias, Asisten Pereknomian Setda Nias Utara, Kepala Diskominfo Kabupaten Nias Utara, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan serta Ketenagakerjaan Kabupaten Nias, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias dan Mewakili Kepala BKPSDM Kabupaten Nias.

(Kom/Y,Z)

Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah

YUTELNEWS.com | Bupati Nias, Yaatulo Gulo, S.E., S.H., M.Si monitoring langsung Penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah di Wilayah Kecamatan Idanogawo. Adapun beberapa titik lokasi penyaluran bantuan tersebut, yakni: Kantor Pos Tetehosi, Balai Desa Maliwa’a, Balai Desa Bobozioli Loloana’a.Kamis, 22 Februari 2024.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Nias turut didampingi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Nias, Camat Idanogawo, Executive Manager PT. Pos Indonesia Cabang Idanogawo, Kepala Desa dan Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah.

Seperti diketahui, Kabupaten Nias mendapatkan alokasi Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP-CBP) Tahap I (Januari-Maret 2024) sebanyak 502.020 kilogram kepada 16.734 kepala keluarga penerima manfaat yang terbagi di 10 Kecamatan.

Keluarga penerima manfaat akan mendapatkan Bantuan Pangan berupa Beras sejumlah 10 Kilogram setiap bulan, dan direncanakan selama 6 bulan mulai bulan Januari s.d. bulan Juni 2024. Penyaluran akan dilaksanakan sebanyak 2 Tahap. Tahap I (pertama) diberikan pada Januari-Maret 2024 dan Tahap II (kedua) diberikan pada bulan April-Juni 2024.

Dalam sambutannya, Bupati Nias menyampaikan bahwa salah satu komitmen Pemerintah untuk mendukung ketersediaan pangan yang cukup di masyarakat ialah melalui Kebijakan Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah.

“Hal ini dilakukan untuk menanggulangi Kekurangan Pangan, Gejolak Harga Pangan, Bencana Alam, Bencana Sosial dan Keadaan Darurat. Penyaluran Cadangan Pangan Pemerintah diberikan kepada masyarakat miskin atau keluarga yang mengalami Rawan Pangan dan Gizi” terangnya.

Ia menambahkan, dengan adanya pembagian beras cadangan pangan pemerintah, diharapkan agar dapat dimanfaatkan dengan baik, guna memenuhi kebutuhan pangan keluarga. Bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat untuk membantu pemenuhan pangan.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Nias mengucapkan terimakasih kepada Perum Bulog Kantor Cabang Nias dalam menyediakan Bahan Pangan Cadangan Beras Pemerintah. Juga kepada PT. Pos Indonesia Cabang Gunungsitoli yang telah memfasilitasi penyaluran, serta Perangkat Daerah terkait, Camat dan Kepala Desa yang telah mendukung penyaluran Bantuan Pangan Cadangan Beras Pemerintah (BP-CBP) Tahap I (Januari s.d. Maret 2024) sehingga dapat berjalan dengan baik.

“Untuk memastikan kualitas dan jumlah beras yang diterima bilamana terdapat ketidaksesuaian dapat dikembalikan, dan Perum Bulog akan mengganti pengembalian beras dengan kualitas dan kuantitas sesuai dengan ketentuan” tutup Bupati Nias mengakhiri sambutannya.

(Kom/Y,Z)

Datuk Penghulu Sinaboi Jelaskan Isu Polemik yang Dimunculkan oleh Masyarakatnya

YUTELNEWS.com| Pada Hari Kamis Tanggal 22/2/2024 pukul 2 siang Isu Publik Yang Dimunculkan Oleh Masyarakat Sinaboi”Yang Dianggap Sebagai Janji Politik,”Dengan Melalui Program Bantuan Tunai Langsung ( BLT) Yang Di Perjuangkan Oleh Bapak Bupati Afrizal Sintong SIP, Msi.”Sebagai Tanda Keperdulian Khusus Terhadap Masyarakat”Itu Semua Tidak Mudah Seperti Membalikkan Telapak Tangan Dengan Terealisasi Nya Dana ( BLT) tersebut “Beberapa bulan yang lalu .

“Pada saat Tim investigasi dari awak media Eternitynews melakukan investasi di lapangan”saat mengkonfirmasi Datok penghulu desa sinaboi saudara Rafika diruang kerjanya mengatakan”masyarakat sebagian menimbulkan dugaan dan tudingan yang tidak mendasar alias (HOAK) terhadap bapak bupati Afrizal Sintong SIP, Msi.

“Dengan demikian hal ini perlu saya jelaskan ke publik melalui media online yang saat ini mengkonfirmasi kami”memberikan penjelasan terhadap masyarakat agar jelas terang benderang apa yang sudah dilakukan oleh bapak bupati Afrizal Sintong SIP, Msi.demi memperjuangkan kepentingan masyarakat banyak,ujar Datok penghulu rafika kepada tim investigasi awak media Yutelnews Com.

Karena apa,”apa yang dilakukan oleh bapak bupati Afrizal Sintong SIP, Msi. selama ini .”itu semua menjadi perhatian khusus pemerintah kabupaten rokan hilir (Pemkab Rohil )saat ini dilakukan sudah yang terbaik untuk kepentingan masyarakat banyak yang wajib menerimanya,”yang ada di wilayah negeri seribu kubah kabupaten rokan hilir ini” masyarakat sinaboi.

“Banyak nya dan jumlah yang mendapatkan bantuan langsung tunai tersebut masyarakat sinaboi”masyarakat penerima bantuan tersebut,”yaitu :
PKH.128 Kepala Keluarga
BLT Kabupaten Rokan Hilir,
128 KK
Bantuan Pangan Non Tunai 80 KK,
Bantuan BLT Desa 64 KK,
jumlah keseluruhan ada 400 kepala keluarga Masyarakat Sinaboi yang Menerima Bantuan dari Pemerintah/ kabupaten rokan hilir ini,”itulah bentuk kepedulian dan perhatian khusus yang dilakukan oleh bapak bupati Afrizal Sintong SIP, Msi.” kepada masyarakat di wilayah negeri seribu kubah kabupaten rokan hilir ini,ungkap Datok penghulu rafika kepada tim awak media Yutelnews com.

Dalam hal ini selaku penghulu desa sinaboi”semoga apa yang menjadi keluh kesah masyarakat dan bertanda tanya, agar lebih terang benderang tidak menimbulkan unsur isu” ( HOAK )dengan menyudutkan bapak bupati Afrizal Sintong SIP, Msi. “yang selama ini sudah melakukan yang terbaik demi kepentingan masyarakat banyak.

“Semoga Allah selalu memberikan kemudahan nya untuk,” apa yang sudah dilakukan bapak Afrizal Sintong SIP, Msi selaku kepala daerah pemerintahan wilayah negeri seribu kubah kabupaten rokan hilir ini,”kedepannya agar lebih baik lagi dan”memimpin kembali di kabupaten rokan hilir ini agar lebih makmur dan sejahtera masyarakat nya kedepannya , imbuhnya.

Kabiro Panca Sitepu

Kepala BPBD Rohil, Ary Dharna Putra Dijelaskan Bupati Itu Yang Akan Kami Laksanakan

YUTELNEWS.com | Bagansiapiapi, Setelah Bupati Rohil Afrizal Sintong dengan Tegas bantah Isu pemberhentian Honorer di BPBD Dan Dinas Pemadam kebakaran Itu tidak benar alias berita Hoak.

Maka tidak dapat Untuk dibayangkan Bagaimana kegembiraan yang Melanda Perasaan para Honorer terkait dalam Isu pemberhentian diri mereka itu
Dan terlebih lagi bagi orang tua mereka tentunya Karena selaku orang tua mereka sangat menginginkan dan mendambakan anak anaknya dapat bekerja Kantoran walaupun hanya sebagai tenaga Honor Karena dari Honorer sangat besar harapan kelak Untuk dapat menjadi PNS sebagai Abdi Negara.

Ary Dharma Putera Kepala BPBD yang menyambut baiK kedatangan Wartawan saat Wartawan berkunjung dirumah kediamannya jln Kecamatan Bagan Punak Bagansiapiapi Rohil Ary ketika dikonfirmasi tentang keberadaan tenaga Honor dI BPBD Badan yang dipimpinnya Itu mengatakan bahwa Bupati sudah memberi penjelasan dengan tegas bahwa Isu itu tidak benar dan tidak ada pemberhentian Honor sebut Kaban Penanggulang Bencana Daerah Rohil ini
dan kami sebagai bawahannya apa yang sudah digariskan oleh pimpinan maka itulah yang Harus kami laksanakan, jelasnya.

Selanjutnya Kepala BPBD Rohil yang ramah Itu. juga mengatakan bahwa walaupun para Honorer yang sudah kami rekrut Itu belum Ada yang menanda tangani Kontrak kerja dan belum memiliki SK mereka sudah ditetapkan sebagai tenaga Honorer di BPBD Rohil dan menurut Ary para Honorer Itu sudah diajukan Untuk Gaji Mereka sesuai dengan kemampuan Keuangan BPBD
Dikatakannya Oleh Karena Untuk tahap pertama Gaji Honorer yang berrjumlah 600 an Personil Itu sudah diajukan Untuk 4 bulan maka apabila para Honorer Itu menunjukkan sikap benar benar ingin bekerja penuh Disiplin dan taat mematuhi peraturan yang telah ditetapkan maka Kita akan lanjutkan pengajuan anggaran untuk gaji mereka seterusnya sebut Ary kepada Wartawan.

Kini seluruh Tenaga Honor yang bekerja di Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Rohil yang berjumlah lebih kurang 600 an Sitep Personil tu dapatlah bernapas dengan lega karena tidak ada lagi cengkraman yang menghantui diri mereka Bahwa mereka akan dirumahkan alias diberhentikan

Kabiro Panca Sitepu

the Making of Victory, Afrizal Sintong SIP, MSi Ukir Sejarah Besarkan Golkar

YUTELNEWS.com | Suatu kebijakan dalam menentukan sikap dan aturan untuk menjalankan satu kelompok massa yang besar yang di sebut berorganisasi harus mempunyai strategi. Disebut mampu dan terbukti dalam membawa perubahan besar partai Golkar dalam memenangkan kontestasi politik Pemilu 2024 pada 14 Februari sepekan yang lalu di Kabupaten Rokan Hilir. (22/02/2024)

Sebut saja Afrizal Sintong, SIP. MSi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Rohil telah mengatur strategi untuk pencapaian target pada rating tertinggi di daerah dan membantu mendongkrak suara Golkar posisi ke 2 Real Count KPU di penghitungan Pemilu 2024.

Pencapaian target dalam politik Afrizal Sintong terukur dari relevansi strategi yang dibangun sehingga mencapai relasi yang luas, transparansi publik dengan tingkat kepuasan mendengarkan kebijakan – kebijakan dari visi dan misi politik.

Sebagai Politisi yang saat ini duduk di jabatan Kepala Daerah seorang Bupati dari partai Golkar di Kabupaten Rokan Hilir tentunya kebijakan politik telah mencapai beberapa sasaran yang sudah tersentuh di kalangan masyarakat dan menjalin komunikasi dengan baik sehingga tingkat kepercayaan di masyarakat itu tinggi dan tentunya kebijakan itu masyarakat sangat berharap untuk berkesinambungan dalam jangka panjang.

Partai Golkar dalam visi dan misi menciptakan kesejahteraan rakyat yang adil dan merata adalah tujuan dari strategi Afrizal Sintong dalam membangun masyarakat yang sejahtera.

Kabiro/Panca Sitepu

Pj Jasman Jemput Bola Ke Pemerintah Pusat, Untuk Atasi Permasalahan Sampah Kota Payakumbuh

UTELNEWS.com | Payakumbuh – Penjabat ( Pj ) Wali Kota Payakumbuh Jasman terus berupaya untuk mencari jalan keluar untuk menyelesaikan persoalan sampah yang ada di Kota Payakumbuh saat ini.

Pj Wako Jasman dan petugas tak kenal lelah dalam permaslahan sampah, dengan seluruh stakeholder dan Forkompimda Kota Payakumbuh telah melakukan berbagai upaya agar persoalan sampah segera dapat diatasi. Mulai dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumbar sampai dengan berkoordinasi langsung dengan Kementerian PUPR serta jajarannya dan Kementerian LHK RI di Jakarta.

Berdasarkan nilai yang ditetapkan oleh kementerian PUPR, yakni 621, Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Regional di Padang Karambia, sesuai ketentuan wajib ditutup. Begitu ditutup, sesuai Permen PU Nomor 3 tahun 2013 tentang Penyelenggaraan Prasarana Dan Sarana Persampahan Dalam Penanganan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga, Pemprov Sumbar diberi waktu untuk menyiapkan penutupannya.

Jasman kepada media, Selasa (20/2/2024) mengatakan dengan telah ditutupnya TPAS Regional ini, pihaknya telah mengupayakan pinjam pakai kepada Gubernur Sumbar.

Ia juga mengucapkan,”Alhamdulillah bapak Gubernur memahami dan mendukung upaya ini. Tapi segala sesuatu ada prosedurnya dan harus sesuai dengan aturan yang ada, saat ini kita menunggu persetujuan teknis dari dua kementerian, PUPR dan Lingkungan Hidup,” ulas Jasman.

Pejabat ( Pj ) Drs, Jasman Rizal, M.M yang bergelar Adat Dt. Bandaro Bendang yang juga Sekretaris Jenderal Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat ini menegaskan, solusi terbaik untuk jangka pendek saat ini adalah bagaimana pemko bisa pinjam pakai TPAS tersebut kepada Pemrov Sumbar.

Pj Jasman mengatakan, “Nantinya kita melihat progres di TPAS, sampai bisa diizinkan untuk mengelola TPAS secara mandiri dan kita upayakan bersama DPRD aset ini kita minta ke pemprov untuk dihibahkan lagi ke Kota Payakumbuh, di samping kita siapkan juga TPAS kita di lokasi lain,” ujarnya.

Ia menyatakan, “Seperti kita ketahui bahwa MoU pembuangan sampah kita ke Kota Padang tinggal beberapa waktu lagi, sehingga usulan untuk pinjam pakai TPA regional milik pemprov yang berada di Kota Payakumbuh dirasa sangat mendesak, ucapnya.

” Selanjutnya sambil menunggu persetujuan dari Pemprov untuk menghibahkan lahan TPA dan persiapan lahan lainnya, kita sangat berharap pinjam pakai ini bisa segera disetujui oleh Pemprov” pungkas Pj Jasman optimis

( MD )

Tiap Hari Pemkab-Bulog Banyuwangi Gelontor 10 Ton Beras untuk Operasi Pasar

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Pemkab Banyuwangi bekerja sama dengan Bulog menggelar operasi pasar sebagai respons naiknya harga beras. Tiap hari disediakan 10 ton beras medium SPHP, yang digelar di 25 kecamatan Banyuwangi secara bergiliran.

Seperti Rabu (21/2/2024), operasi pasar digelar di dua lokasi. Yakni kawasan Pasar Banyuwangi tepatnya di depan Gedung Juang 45, Kecamatan Banyuwangi, dan Pasar Sempu, Kecamatan Sempu.

Di Pasar Banyuwangi selain 3,5 ton beras, juga tersedia 400 kg gula pasir, 200 liter minyak, dan 40 kg tepung terigu juga dengan harga lebih murah dari pasaran.

“Ini merupakan inisiasi dan kolaborasi antara Bulog dan Pemkab Banyuwangi, menghadapi naiknya harga beras di pasaran. Semoga membantu warga untuk bisa membeli beras dengan harga yang terjangkau,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat meninjau pelaksanaan operasi pasar di Pasar Banyuwangi.

Dalam operasi pasar tersebut beras kualitas medium dijual seharga Rp 51 ribu per kemasan 5 kilogram (kg), atau Rp 10.200 per kg. Di pasaran saat ini, harga beras tersebut telah menyentuh angka Rp 12 ribu lebih per kg.

Di operasi pasar tersebut, tiap warga dibatasi membeli beras maksimal 2 kemasan atau 10 kg. Pembatasan pembelian tersebut untuk mengantisipasi penimbunan atau dijual kembali dengan harga yang lebih mahal.

Selain beras warga juga bisa membeli bahan pokok lain yang juga harganya lebih rendah dibanding harga pasaran. Mulai dari minyak goreng seharga Rp 14 ribu per kg, gula pasir Rp 15 ribu per kg, dan tepung terigu Rp 10 ribu per kg.

Ratusan warga terlihat antusias membeli beras dan bahan pokok lain. Selisih harga yang relatif tinggi membuat mereka rela mengantre untuk ikut dalam operasi pasar.

Ipuk mengatakan, kenaikan harga beras terjadi di seluruh wilayah di Indonesia. Salah satu penyebabnya jadwal tanam padi yang mundur dampak el nino. Hal tersebut otomatis membuat musim panen padi juga mundur.

“Luas tanam padi Banyuwangi berkurang di akhir tahun kemarin. Insyaallah Maret minggu kedua beberapa petani sudah mulai panen. Dan mudah-mudahan sejalan dengan panennya petani, harga beras pun bisa ikut tertekan,” tambah Ipuk.

Ipuk menjelaskan, operasi pasar telah digelar sejak Januari lalu. Operasi pasar berlangsung tiap hari di lokasi-lokasi yang berbeda agar bisa menyentuh seluruh wilayah kecamatan.

Ditambahkan Pimpinan Kantor Cabang Bulog Banyuwangi, Harisun, menjelaskan, selain 10 ton beras yang digelontor setiap hari untuk operasi pasar, Bulog juga menyuplai beras ke pasar-pasar tradisional.

“Jika ditotal, per hari disalurkan sekitar 20 hingga 30 ton beras. Jadi jika ditotal sejak Januari hingga sekarang, totalnya sudah 1.100 ton,” tambahnya.

Menurut Harisun, stok beras di Gudang Bulog Banyuwangi sebanyak 5.500 ton dan masih akan ada penambahan. Jumlah itu cukup untuk stok selama tiga bulan ke depan.

Masyarakat menyambut antusias digelarnya operasi pasar. Di sana, mereka bisa mendapat bahan pangan utama itu dengan harga jauh lebih murah.

“Sekarang di pasaran sudah mahal. Harapannya bisa sering ada operasi pasar. Jadi bisa lebih hemat,” kata Ika Yuliastuti, warga Kelurahan Kampung Melayu.

Warga lainnya, Afandi (51th), mengaku sangat terbantu dengan operasi pasar tersebut. “Harganya murah. Sangat membantu kami, pengeluaran jadi berkurang. Semoga bisa digelar rutin, setidaknya satu minggu sekali,” kata Afandi usai membeli 10 kg beras, 5 kg gula, 2 liter minyak goreng, dan 1 kg tepung.

(Slamet/imam)

Diduga Terlalu Banyak Beralasan, Tunda Bayar Kegiatan Kepemerintahan Deerah Kabupaten Rokan Hilir

YUTELNEWS.com | Masih membahas masalah tunda bayar kegiatan di kepemerintahan Deerah Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau.

Yang mana dalam hal itu sampai sa’at ini masih terus menjadi sorotan publik.

Pasalnya, terkait dengan persoalan tunda bayar di Kepemerintahan Deerah ini bukanlah pertama kalinya yang kerap kali mencuat di pemberitaan awak media.

Keterangan tersebut di perkuat dari beberapa bulan lalu, hingga saat ini, persoalan tunda bayar masih terus berkesinambungan dengan berbagai alasan.

Di kutip keterangan kepala BPKAD Rokan Hilir di beberapa waktu lalu, menyebutkan bahwa penyebab dari tak selesainya masalah tunda bayar kegiatan ini, di sebabkan OPD terkait tak menyelesaikan administrasi mereka, sehingga pembayaran terhadap kegiatan tersebut tak bisa berjalan secara maksimal ” Demikian yag di kutip dari keterangan kepala BPKAD Rokan Hilir.

Sementara itu, saat di konfirmasi ke beberapa OPD, mereka menyebutkan adanya kendala dari fitur-fitur maupun sistem penyelesaiannya mempunyai kendala sehingga pihaknya tak bisa bekerja secara maksimal untuk menyelesaikan masalah tunda bayar ini.

Di sisi lain, Sekda Rokan Hilir di beberapa waktu lalu menyebutkan bahwa tunda bayar kegiatan ini sudah rampung di bayarkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir berkisar 50 persen.

Untuk itu, terhadap keterangan yang di katakan oleh Sekda Rokan Hilir, wartawan kembali melakukan konfirmasi terhadap dirinya, tentang pembayaran yang sudah di bayarkan oleh Pemerintah Daerah berkisar 50 persen itu.

Dalam penjelasannya, Fauzi Menyebutkan ” Dasar dari perkataannya yang menyebutkan bahwa Pemerintah Daerah sudah membayar tunda bayar ini berkisar 50 persen, iyalah laporan dari BPKAD Rohil” Jelas Fauzi (Sekda Rokan Hilir).

Sambungnya lagi” Untuk itu, silahkan konfirmasi terhadap kepala BPKAD Rokan Hilir terkait persoalan ini” Ucap Fauzi 21 februari 2024 melalui via wattshp nya.

Sementara itu, kepala BPKAD Rokan Hilir sejak beberapa waktu lalu, tak kunjung menjawab konfirmasi wartawan terkait persoalan tersebut.

Hingga pemberitaan ini kembali di terbitkan, belum ada kepastian dari Pemerintah Daerah terhadap penyelesaian masalah tunda bayar ini.

Kabiro Panca Sitepu.

Harga Beras Terus Melonjak, Komisi II DPRD Banyuwangi: Pemerintah Perlu Langkah Jangka Panjang

YUTELNEWS.com | BANYUWANGI – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banyuwangi, Hj.Mafrochatin Ni’mah meminta pemerintah daerah bersama Bulog terus menggelar operasi pasar secara merata di setiap wilayah untuk mengatasi kenaikan harga beras beberapa pekan terakhir ini.

” Pemda Banyuwangi bersama Bulog harus terus menggelar operasi pasar sebagai upaya menstabilkan harga beras yang terus mengalami kenaikan agar segera turun , ” ucap Ni’mah dalam panggilan akrab Ketua Komisi II DPRD Banyuwangi ini, Selasa (20/02/2024).

Hj.Mafrocahtin Ni’mah mengatakan,harga beras yang terus melonjak telah menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Banyuwangi. Masyarakat setempat harus menghadapi kenyataan bahwa harga beras, bahan makanan pokok, telah mencapai tingkat tertinggi sebesar Rp. 16.500 perkilogram (beras premium). Sedangkan harga termurah Rp. 10.900 (beras SPHP).

“Kenaikan harga beras dapat memiliki dampak sosial ekonomi yang serius terutama pada kelompok masyarakat rentan,” ungkap Ni’mah.

Beberapa dampak di antaranya adalah peningkatan biaya hidup, mengakibatkan kelaparan dan malnutrisi, dan menimbulkan ketidakstabilan sosial. Kenaikan harga beras ini, tidak membawa kesejahteraan kepada petani sebagai produsen karena rendahnya harga gabah dan semakin menyusahkan rakyat sebagai konsumen.

Politisi PKB asal Kecamatan Giri ini menyebut kebijakan pemerintah yang mengintervensi harga beras dengan impor beras hanya lah langkah taktis jangka pendek, belum mengatasi akar masalah naiknya harga beras ini. Menurutnya, pemerintah perlu menyiapkan langkah-langkah jangka panjang.

Ni’mah pun menyebut beberapa langkah yang bisa dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah ini. Pertama adalah melakukan inovasi dalam sektor pertanian dan ketersediaan subsidi pupuk yang memadai serta pengawasan ketat distribusi subsidi pupuk.

“Seperti penggunaan teknologi modern dan praktik pertanian yang lebih efisien, ketersediaan pupuk subsidi yang memadai sehingga dapat meningkatkan kualitas, dan mengurangi kerentanan terhadap faktor-faktor alam sehingga akan diperoleh varian padi yang unggul dan mengurangi risiko gagal panen,” ungkapnya.

Selain itu perlunya pemeliharaan cadangan beras yang baik untuk digunakan pada situasi darurat saat pasokan berkurang. Ketiga adalah melakukan deversifikasi pangan di masyarakat untuk mengurangi ketergantungan pada beras sebagai sumber utama karbohidrat. Terakhir, meningkatkan keamanan pangan untuk memastikan akses pangan yang baik bagi masyarakat rentan.

Sementara Pemkab Banyuwangi bersama Bulog terus melakukan operasi pasar di sejumlah kecamatan. Selama bulan Januari, delapan kecamatan menjadi sasaran operasi pasar. Mulai dari Pasar Galean, Wongsorejo, kantor Lurah Kalipuro, kantor Kelurahan Giri, Pasar Glagah, Pasar Pujasera, Kecamatan Banyuwangi, Pasar Benculuk, Pasar Srono, dan Pasar Songgon.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Nanin Oktaviantie mengatakan, ada empat komoditas yang masuk dalam operasi pasar.

Mulai beras, minyak goreng, gula, dan tepung terigu. Operasi pasar menyasar 25 kecamatan secara bergantian. Nanin mengatakan, operasi pasar kembali digelar untuk menstabilkan harga komoditas di lapangan, terutama beras yang hingga saat ini harganya masih cukup tinggi.

(Slamet/imam)

Anggota Polsek Dayeuhkolot Pantau di Pasar Cangkuang wetan guna pengecekan stabilitas harga sembako

YUTELNEWS.com | Kab Bandung – Mengantisipasi adanya lonjakan kenaikan harga sembako di wilayah hukum polsek Dayeuhkolot, Anggota Intelkam Polsek Dayeuhkolot Polresta Bandung Brigadir Dedi Wayudin dan Personil Polsek Dayeuhkolot Bripda Willy Pratama, Polsek Dayeuhkolot rutin melakukan kegiatan pengecekan dan monitoring langsung harga Sembako di pasar Desa Cangkuang wetan Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. Rabu (21/02/2024)

Kegiatan ini dilaksanakan sesuai arahan dan petunjuk dari Kapolresta Bandung. Kombes Pol. Kusworo Wibowo, S.H., S.I.K., M.H. melalui Kapolsek Dayeuhkolot AKP Suyatno, S.Pd., M.M. dalam rangka memonitoring dan mengantisipasi terjadinya Kenaikan harga sembako di wilayah hukum Polsek Dayeuhkolot

Brigadir Dedi Wayudin selaku anggota Intelkam Polsek Dayeuhkolot mengatakan, kegiatan monitoring harga sembako ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan harga kebutuhan rumah tangga/ sembako supaya tidak menimbulkan keresahan ditengah tengah masyarakat dan yang paling rawan adalah adanya penimbunan beras, gula dan minyak Goreng serta bahan pokok lainnya.

Disamping mengecek perkembangan harga sembako sekaligus memantau Situasi Kamtibmas dengan melaksanakan pengawasan dan pengamanan di sekitar Pasar serta memberikan himbauan kepada para pedagang agar waspada kepada para pembeli yang tidak dikenal untuk menghindari adanya peristiwa penipuan atau peristiwa lain yang dapat merugikan para pedagang.

“Kegiatan monitoring kebutuhan harga. pokok ini merupakan langkah awal guna untuk melakukan pencegahan dan mewujudkan pelayanan Polri kepada masyarakat serta untuk menghindari terjadi penimbunan barang-barang pokok seperti sembako yang mengakibatkan naiknya harga kebutuhan pokok,” tutupnya.

Yans

Tarjetnya di Daerah Pasar kembang Sub Pin Polio Yang Kedua Masih Belum

YUTELNEWS.com | Surabaya -Kelurahan Wonorejo mulai menggelar Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Di pasar kembang putaran kedua Anak usia-usia 0 sampai 8 akan menerima vaksin polio ini dan ditargetkan tuntas dalam sepekan.

Dimulai pemberian vaksin polio putaran ke 2 serentak di pasar kembang ini secara simbolis dilakukan Asinten pemerintah kelurahan wonorejo (p samsul khodori ) bersama dinas kesehatan surabaya kecamatan Tegalsari pasar kembang Hari Rabu( 21/2 /2024) mulai jam 9 :00 wib.

Pak samsul khodori menyebut, vaksinasi putaran kedua dilakukan serentak di kecamatan dan disekolah di surabaya mulai hari senin 19 -25 Februari 2024.

“Hari ini Rabu -red kita mulai, yang masih belum vaksinasi putaran kedua anak usia 0 sampai 8 Tahun kurang, Kata pak samsul khodori dari stap kelurahan .

Sub PIN polio di pasar kembang Tahap pertama digelar pada( 21/1/2024) Januari, selaku pak samsul khodori yang dari kelurahan menghimbau kepada seluruh masyarakat di pasar kembang khususnya ,bagi orang tua yang mempunyai anak yang telah vaksin di putaran pertama, untuk tidak melewatkan kesempatan Sub PIN polio putaran kedua ini.

“Kami harapkan semua anak yang sudah tervaksin diputaran pertama, untuk seluruhnya melakukan vaksin polio kedua, bagi yang belum mendapatkan vaksin diputaran pertama agar bisa ter-cover di putaran kedua ini.
Selanjutnya mereka bisa ambil ulang vaksin polio satu bulan setelah pemberian dosis awal “tutur pak samsul.

Pak samsul khodori selaku dari kelurahan menjelaskan pelaksana Sub PIN polio putaran kedua jadwal reguler akan dilaksakan pada tanggal 21/02 / 2024.

” Target Pencapaian Sub PIN polio ini tahap kedua ini sama seperti putaran pertama kami juga menyiapkan secara tetes,”tutur pak samsul selaku dinas kelurahan wonorejo 4 kecamatan tegal sari surabaya .

(SAMHAJI)

Terancam Gagal Panen, Petani Di Medupat Padenan Sampang Tak Mempersulit Pupuk

YUTELNEWS.com | Sampang Madura -Kurangnya pasokan air, petani di Kecamatan camplong Kabupaten Sampang terancam gagal panen. Hal itu disebabkan karena tanah sawah mereka kering dan menyebabkan tanaman padi tidak tumbuh secara maksimal.

Salah satu warga desa medupat, kecamatan camplong ber inisial (MT)sekitar umur 50 menyatakan, bahwa kurangnya pasokan air menyebabkan tanaman padinya mengering.

Faktor alam, seperti intensitas hujan yang rendah juga menjadi salah satu penyebab kurangnya pasokan air di sawah para petani di daerahnya. Dia dan petani yang lain hanya bisa pasrah dengan keadaan tanamannya, sambil berharap adanya hujan yang berintensitas tinggi yang bisa mengairi sawahnya.

“Untuk tahun ini kita terancam gagal panen. Karena tanah yang kita tanami padi saat ini mengalami kekeringan, yang menyebabkan tanamannya ikut mengering dan tidak tumbuh secara maksimal,” Katanya, Selasa 20/02/2024.

Dia meminta agar pemerintah tidak mempersulit petani lagi dengan mengurangi jatah pupuk bersubsidi. Karena kebijakan yang sekarang dengan membatasi petani dalam pembelian pupuk bersubsidi sudah menyulitkan petani.

Selain itu, dia juga lebih memilih pupuk bersubsidi yang notabene kimia dari pada organik. Alasannya, pupuk kimia tersebut bisa lebih terlihat hasilnya terhadap tanaman bila dibanding dengan pupuk organik.

“Setiap kali musim tanam, pupuk yang saya butuhkan kurang lebih 13 sak. Namun dengan kebijakan pemerintah yang sekarang saya hanya mendapatkan 4-5 sak saja. Kurangnya kadang saya harus membeli sisa punya tetangga yang tidak terpakai,’ ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Sesepuh desa medupat ber inisial (ABD) membenarkan bahwa saat turun ke sawah-sawah warga diwilayahnya, dia melihat tanaman padi masyarakat itu banyak yang kering.

Menurutnya, dengan kondisi tanah yang kering petani belum bisa memupuk tanamannya dan harus menunggu hujan dulu untuk bisa memupuk. Hal itu dikarenakan petani di Desa medupat padenan pengairannya hanya mengandalkan air hujan.

“Semua dari air dik, kemarin saya keliling pengamatan tanaman padi kalau sudah ada air boleh dipupuk dik,” pungkasnya,

(Tim samhaji/Abdul halik)

Kadis DLH Suwandi S.SOS. Rohil Tak Rela Piala Kota Bersih se Provinsi Riau

YUTELNEWS.com | ROHIL – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir, Suwandi menyampaikan pada seluruh Pengawas Satgas Kebersihan Jadwal Pelaksanaan penilaian Kota Bersih se Provinsi Riau dan Titik Titik Pantau Penilaian.

Disampaikan kepada seluruh Pengawas Jadwal Penilaian Kota Bersih se Provinsi Riau, pada Senin 19 Februari 2024 sampai selesai. Tentu menyertakan daftar titik titik pantau hal penilaian untuk dipedoman Pengawas Satgas Kebersihan,” sebut Suwandi via WhatsApp Group DLH Mantap.

Dia mengatakan, ingin mempertahankan Piala Kota Bersih se Provinsi Riau ini agar bersemayam di Kabupaten Rohil. Karena itu pihak meminta keseriusan dari semua pihak terkait melakukan tugas sesuai hal telah ditetapkan. Dan untuk berpedoman melakukan pengawasan untuk mencapai tujuan ini.

Saya akan terus melakukan pemantauan serta juga memberi petunjuk, dan arahan Ini, karena saya tak rela Piala Kota Bersih se Provinsi Riau berpindah pada daerah lain. Diharap, seluruh pengawas benar-benar fokus mengawasi Satgas Kebersihan,” ujar Suwandi.

Hal itupun sering dipaparkannya Suwandi dalam agenda Rapat Kordinasi menjelang pelaksanaan penilaian Kota Bersih. Seperti hasil penilaian pada hari ini, Suwandi, saat ditanyakan mengaku perasaan lega karena kebersihan yang diharap tampak itu sesuai diharapkan.

Perasaan lega sebagai Kadis LH dan yang terus melakukan pemantauan. Penilaian hari ini selesai, dilanjutkan besok pagi di kota. Mulai dari Pasar Datuk Rubiah,” sebut Suwandi kepada seluruh Pengawas dan Satgas Kebersihan DLH Rokan hilir.
Ris Diskominfo Rohil

Kabiro Panca Sitepu

Bupati Bandung Serahkan Santunan Bagi 19 Petugas, Penyelenggara Pemilu yang Meninggal Dunia Saat Bertugas

YUTELNEWS.com | Kab Bandung – Bupati Bandung Dr HM Dadang Supriatna secara simbolis menyerahkan santunan BPJS Ketenagakerjaan bagi ahli waris dari 19 petugas penyelenggara Pemilu yang meninggal dunia saat menjalankan tugasnya. Sembilan orang di antaranya meninggal dunia sebelum hari H pencoblosan dan 10 orang setelah hari H pencoblosan pemilu.

Penyerahan santunan sebesar Rp42 juta per ahli waris dari BPJS Ketenegakerjaan itu dilaksanakan di Sekretariat KPU Kabupaten Bandung, Jl Sindangwangi Kecamatan Soreang, Selasa (20/02/2024).

Turut serta melakukan penyerahan santunan ke ahli waris yakni Ketua KPU Kabupaten Bandung Syam Zamiat Nursyamsi dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojongsoang Kabupaten Bandung Rizal Darikusumah.

Kebanyakan petugas yang meninggal adalah anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Panwaslu. Rata-rata mereka meninggal dunia akibat kelelahan saat menjalankan tugas.

Saat penyerahan santunan, atas nama Bupati Bandung dan Pemkab Bandung, Dadang Supriatna menyampaikan ucapan bela sungkawa kepada ahli waris yang hadir dan menerima santunan.

“Dari lubuk hati yang paling dalam, kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung mengucapkan belasungkawa kepada para petugas badan adhoc penyelenggara Pemilu tahun 2024. Ada sekitar 19 orang dari Bawaslu dan KPPS yang meninggal dunia, dan kami berikan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan, mudah-mudahan dapat meringankan beban bagi keluarga ahli waris,” ucap bupati.

Apa yang diantisipasi Bupati Bandung Dadang Supriatna ternyata benar terjadi. Jauh-jauh hari, Bupati Bandung sudah mengantisipasi bilamana terjadi lagi seperti kejadian di Pemilu 2019, di mana banyak petugas penyelenggaran Pemilu yang sakit bahkan sampai meninggal dunia.

“Maka pada saat itu saya langsung memberikan kebijakan, bahwa untuk jumlah petugas KPPS yang banyaknya 110.000 orang itu semuanya di-cover oleh BPJS Ketenagakerjaan, baik untuk petugas yang sakit, maupun yang meninggal dunia. Itu semua baik yang sakit maupun meninggal duani biaya rumah sakitnya bebas, tidak mengeluarkan anggaran sepeser pun” tandas Bupati Bedas.

Pada kesempatan itu bupati mengajak kepada semua yang hadir untuk mendoakan almarhum/almarhumah, para petugas badan adhoc yang gugur dan diyakini husnul khatimah dan masuk surga, karena meninggal dunia saat menjalankan tugas negara.

“Kepada ahli waris atau ibu atau suami istri yang ditinggalkan oleh almarhum atau almarhumah, semoga Allah memberikan kesabaran, ketabahan, sampaikan salam hormat saya kepada keluarga ahli waris dan para petugas penyelenggara pemilu yang hingga saat ini masih menjalankan tugasnya,” ucap Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Ketua KPU Kabupaten Bandung Syam Zamiat Nursyamsi menambahkan, kebanyakan petugas KPPS dan Bawaslu yang sakit atau bahkan meninggal dunia akibat mereka kelelahan dalam menjalankan tugas. Terlebih bagi KPPS yang melakukan pungut hitung suara baik siang maupun malam hari.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung dalam hal ini atas kebijakan dari Bapak Bupati Bandung. Santunan ini adalah bukti atensi kepada teman-teman penyelenggara pemilu,” kata Syam.

Sementara Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bojongsoang Kabupaten Bandung Rizal Darikusumah mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung atas dukungan yang luar biasa diberikan kepada masyarakat Kabupaten Bandung khususnya para petugas penyelenggara pemilu yang mengalami sakit mapun meninggal dunia.

“Ada 16 orang dari KPU dan 3 orang dari Bawaslu yang mendapatkan santunan meninggal dunia dari BPJS Ketenagakerjaan. Masing-masing ahli waris mendapat santunan meninggal dunia Rp 42 juta, sehingga total santunan mencapai Rp798 juta,” sebut Rizal.

Yans

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.