Pengurus DPD Pekanira Kabupaten Pelalawan Periode 2024-2028 Resmi Dilantik Oleh Ketua Umum DPP

YUTELNEWS.com |Pelalawan,- Perkumpulan Keluarga Nias Utara (PEKANIRA) Kabupaten Pelalawan Periode 2024-2028 Melaksanakan Pelantikan dengan Nuansa Outdooor (Luar Ruangan), Minggu (16/06/2024)

Agenda pelantikan tersebut dilaksanakan di puncak Kiko, kecamatan pangkalan Kerinci yang dihadiri tamu penting Tokoh Masyarakat Nias, Kapolres Pelalawan AKBP Suwinto, S.H,.S.I.K yang diwakili Oleh Kasi Propam AKP Mulian Doni, S.H, DPP Pekanira Provinsi Riau, DPD MUKI Pelalawan dan STM yang ada Dikabupaten pelalawan serta Pengurus yang dilantik.

Kegiatan organisasi ini di bentuk untuk mewujudkan nilai-nilai sosial dan tidak ada yang membeda-bedakan satu sama lain, hal ini disampaikan oleh ketua pelaksana Sonifati Lahagu.

Sebelum rangkaian acara pelantikan, diawali dengan ibadah singkat oleh Pdt. Maranatha Laoli. S.Pd. dengan tema berbuat baik selagi masih ada waktu ( Galatia 6:10)

Selanjutnya, seusai prosesi adat Nias Utara yang digelar pada acara resmi, di lanjutkan dengan pembacaan SK pengurus DPD pekanira Kabupaten Pelalawan yang di bacakan oleh Sekjen DPP di depan para tamu undangan yang hadir.

Ketua DPD Pekanira Pelalawan Noperius Zalukhu, Sekretaris I, Fanotona Waruwu, Wakil Sekretaris Sonifati Lahagu, Bendahara I Sinurni Harefa dan wakil bendahara Junius Zalukhu serta bidang-bidang yang tercantum di dalam SK.

Dalam sambutan Ketua Persatuan Masyarakat Nias Barat Indonesia (PMNBI) Esafati Daeli, S.H Menyampaikan selamat dan sukses kepada ketua terpilih dan jajaran nya.

“Kami selaku paguyuban yang ada di kabupaten pelalawan mengucapkan selamat dan sukses kepada Pekanira semoga bisa membawa kekuatan baru di kabupaten pelalawan” ujar Esafati Daeli Selaku ketua DPC PMNBI Pelalawan.

Selanjutnya, Penasehat DPD Pekanira Pelalawan Ps. Betel Harefa. S.Th mengungkapkan agar organisasi Pekanira dapat berjalan dengan baik.

“Saya berharap semoga Pekanira ini dapat bersinergi dengan organisasi paguyuban organisasi Nias lainnya untuk memajukan kabupaten pelalawan dan bukan hanya sosial saja tapi berdampak di segala bidang,”pungkas nya.

Masih di tempat yang sama, Tokoh Masyarakat Nias Sekaligus Anggota DPRD Pelalawan Sozifao Hia, M.Si Mengatakan, dengan terbentuk nya Pekanira Maka Akan Memudahkan Masyarakat Nias Utara yang di pelalawan dalam berkoordinasi.

“Tantangan kedepan khusus nya bagi masyarakat Nias lebih berat, namun dengan hadirnya Pekanira dapat bergandengan tangan dalam membantu masyarakat Nias khusus nya Nias Utara” tuturnya.

Ketua umum DPP Pekanira Provinsi Riau Anotona Nazara, S.E mengatakan, Pekanira dibangun dari keseharian pemuda Pekanira 4 Tahun lalu.

“Pekanira adalah sahabat untuk semua sesuai dengan motto nya, bukan mencari musuh atau bukan provokator melainkan bersahabat dengan siapapun tanpa membedakan apapun,” tutupnya. /Red

Team LIBAS DPW Kepri Apresiasi Respon Cepat Kapolsek Sagulung dalam Memproses LP Dugaan Penggelapan Motor

YUTELNEWS.com | Team Libas (Light Independent Bersatu) DPW Kepulauan Riau mengapresiasi langkah Kapolsek Sagulung Iptu Donald Tambunan atas respon cepat dalam mengungkap pelaku dugaan pencurian / penggelapan motor milik Fiqih M.R.

Sebelumnya bahwa Pemilik motor atas nama Fiqih M.R telah membuat laporan pengaduan pada tanggal 13/04/2024 dengan nomor LP-B/146/IV/2024/SPKT-Polsek Sagulung/Resta Barelang Polda Kepri.

Kapolsek Iptu Donald Tambunan saat dikonfirmasi oleh Team Libas mengatakan bahwa proses hukum terus berjalan siapapun yang berbuat.

Team LIBAS DPW Kepri Apresiasi Respon Cepat Kapolsek Sagulung dalam Memproses LP Dugaan Penggelapan Motor
LP Dugaan pencurian/ penggelapan motor

“Sama anggota saya langsung kesana pak….biar berjalan proses hukum bagi siapapun yg berbuat,” balasnya ke Jony Kerua Team Libas DPW Kepri melalui WhatsApp.

Sehingga Pada Senin (13/05/2024) malam hari beberapa Buser dari Polsek Sagulung turun langsung ke lokasi bersama saksi, pemilik kendaraan dan didampingi orangtua korban.

Kepada media ini, ketua Team Libas DPW Kepri, Jony mengapresiasi respon cepat Kapolsek Sagulung.

“Walaupun belum berhasil menangkap Pelaku, Saya sangat apresiasi dengan respon cepat Pak Kapolsek Sagulung, anggotanya sudah turun ke lokasi yang diduga motor tersebut berada di kampung Aceh. Kami dari team Libas selalu mendukung langkah selanjutnya terkait kasus yang dialami oleh pemilik motor tersebut,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan juga oleh Bunda Adam yang merupakan orangtua dari korban.

“Saya Mengapresiasi Kinerja Kapolsek yang Cepat Tanggap setelah Permasalahan Ini sampai Ke Beliau,” terangnya.

Orang Tua Korban yang biasa disapa Bunda Saeni berharap agar pihak Kepolisian Polsek Sagulung dapat Menangkap si Pelaku dan Korban dapat Memiliki Kembali Kendaraannya. Karena Kendaraan Tersebut Kenang – Kenangan Terakhir dari Almarhum Suaminya,” tegasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, tim media masih berupaya melakukan konfirmasi pada pihak korban, pihak kepolisian untuk pemberitaan selanjutnya.

Part 1, bersambung

(Red)

Team Libas DPW Kepri Kolaborasi dengan LAI Gelar Kunjungan di PT ASDP Punggur

YUTELNEWS.com |Batam – Team Light Independent Bersatu (Libas) Kepulauan Riau bersama LAI (Lembaga Aliansi Indonesia) kunjungan/ silaturahmi ke PT ASDP Penyeberangan Telaga Punggur. Kamis (25/04/2024).

Dalam Kunjungan Team Libas tersebut disambut langsung oleh Manager PT ASDP (Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan Indonesia), Bapak Nana Sutisna, sekretaris beserta Staf. Diketahui PT ASDP dari BUMN yang bergerak di bidang jasa pengangkutan penyeberangan dan pengelola pelabuhan penyeberangan untuk penumpang.

Berdasarkan hasil investigasi, pemantauan yang dilakukan oleh Team Libas Patut sangat diapresiasi Kinerja dan Kebijakan-kebijakan oleh Pimpinan PT ASDP dalam hal ini bapak Nana Sutisna yang mana pelayanan, kenyamanan, dan keamanan dalam jasa pengangkutan dan penyeberangan cepat dan berkualitas tinggi.

Team Libas DPW Kepri Kolaborasi dengan LAI Gelar Kunjungan di PT ASDP Punggur

Jony Telaumbanua ketua Libas DPW KEPRI saat tatap muka mengatakan patut kita apresiasi kinerja PT ASDP ini.

“Kami sangat mengapresiasi pencapaian pimpinan PT ASDP beserta jajaran atas pelayanannya yang maksimal sangat baik. Baik dari segi kenyamanan, keamanan dan kesehatan. Fasilitas yang sangat menarik dan serba ada tentu membuat penumpang nyaman, pengangkutan cepat juga bisa mempercepat kenaikkan perekonomian pengguna jasa,” ucap Jony Telaumbanua kepada Media ini.

Adapun Kapal yang disiapkan oleh PT ASDP untuk pelayanan jasa pengangkutan sebanyak 16 unit Kapal. Kapasitas muat dalam angkutan selalu memberikan pelayanan maksimal sehingga penumpang tidak khawatir lagi kondisi kapal tersebut.

Pimpinan PT ASDP Nana Sutisna mengatakan dalam pertemuan itu bahwa sistem pembayaran hingga sekarang masih sistem digital ( non tunai).

“Kita mengutamakan kenyamanan, keamanan serta keterjaminan penumpang dalam angkutan kita. Mengawasi dan mengendalikan pengangkutan penyeberangan. Kita sebagai operatornya,” ungkapnya.

Selanjutnya, Sabarudin dari DPP LAI Bepan Basus D88 LAI juga mengatakan sangat mengapresiasi juga kinerja ASDP, karena menurutnya sangat membantu pada kemudahan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, team Libas selalu berkordinasi pada PT ASDP terkait program-program ke depan untuk kemajuan perekonomian dan peningkatan pelayanan yang lebih baik.

(Tim Red)

Organisasi Team LIBAS Kepri Bagikan Ratusan Takjil Untuk Masyarakat Batam  

YUTELNEWS.com | BATAM, Dalam rangka  menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan Organisasi Team Light Independent bersatu (Team Libas)  berbagi takjil buka puasa pada masyarakat kota Batam di jalan Laksamana Bintan Patung kuda Putih, JL. Raja H.fisabililah Jum’at (5 April 2024)

Dalam pelaksanaannya terlihat  sudah dipersiapkan dalam satu kemasan sebelum dibagikan kepada masyarakat yang melintas yang berupa kolak dalam kemasan, serta kue Snack yang sudah di packing rapi dan siap di bagikan.

Sekretaris DPW Light Independent bersatu sangat mengapresiasi atas inisiatif yang di ambil oleh Jony Tel ketua DPW Kepri bersama pembina Pdm, Otenieli, M.Pd, Mikel Kaka, dan penasehat organisasi (LIBAS), serta jajaran pengurus beserta anggota yang turut serta dalam menyelenggarakan kegiatan ini.
“Kegiatan ini bukanlah hanya sekedar tentang memberikan takjil di bulan suci Ramadhan, namun dalam kegiatan ini banyak pelajaran yang bisa kita ambil seperti  tentang pentingnya suatu kebersamaan, melaksanakan amanat yang diberikan dan menciptakan rasa kepedulian terhadap sesama serta memberikan dampak yang positif pada masyarakat “ujar Rohmad
Beliau juga turut mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini, karena selain memberikan manfaat pada masyarakat kegiatan ini juga sebagai pelajaran untuk menggerakkan semua elemen masyarakat agar menciptakan rasa kepedulian terhadap sesama
Sponsor dari Bank Syariah 
Kami juga sangat berterima kasih pada staf menajemen bank syariah yang turut berpartisipasi memberikan amanat berupa 50  Snack box pada Organisasi Light Independent Bersatu untuk di bagikan pada masyarakat Batam khususnya untuk masyarakat muslim yang menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. (RH)

Bea Cukai Batam Diduga Main Mata dengan Ekspedisi Pelaku Barang Ilegal 

YUTELNEWS.com | Sebelumnya Organisasi Team Libas (Light Independent Bersatu) DPW Kepulauan Riau bekerjasama dengan beberapa Media Online  melakukan investigasi di Pelabuhan Punggur. Diduga Oknum Bea Cukai Batam di Pelabuhan Roro Punggur main mata dengan Pelaku Ekspedisi pengangkut barang. 29/03/2024.

Jony sebagai Ketua DPW Kepri bersama dengan Satgas dan Kabid Investigasi LIBAS mendatangi lokasi pelabuhan pada Jumat (15/03/2024) sore hari. Terpantau truk pengangkut barang di samping pos Bea cukai tanpa melalui prosedur atau dilengkapi dengan dokumen-dokumen penting.

Sesuai rekaman video yang diterima oleh TEAM LIBAS terdapat beberapa Barang yang ada dalam unit Truk yang tidak di labeli oleh Bea Cukai atau dokumen pendukung lainnya. . Truk atau Ekspedisi pengangkut barang yang diduga ilegal dengan berbagai Plat yang berbaris di samping Kantor Bea Cukai bea cukai Punggur berjejeran membawa barang-barang bekas. Team LIBAS masih telusuri dokumen dan tujuan barang tersebut.

Bea Cukai Batam Diduga Main Mata dengan Ekspedisi Pelaku Barang Ilegal 
Truk Ekspedisi

“Ini barang second bang, kita bawa ke Uban,” kata salah satu pemilik barang yang ada dalam truk tersebut kepada Tim Media.

Terlihat adanya barang TV, Kulkas, Golok, Baju-baju dan lain-lain yang tidak dilabeli oleh Bea Cukai.

Team Libas ingin mengkonfirmasi pihak Bea Cukai namun tidak berhasil ditemui.

Kepada Media ini, Ketua DPW Kepri LIBAS Jony mengatakan akan melakukan pemantauan terus di pelabuhan tersebut.

“Kita siap turun langsung untuk memantau situasi di lapangan bang, termasuk pelabuhan tersebut,” ucap Jony.

Selanjutnya pada tanggal 26/3/2024, team Libas kembali lagi memantau pelabuhan Roro Punggur, diduga masih terus didapatkan barang-barang ilegal tanpa pemeriksaan.

“Tiga hari yang lalu kita sudah datangi pelabuhan Roro Punggur, kita melihat adanya truk-truk ekspedisi melewati pos tanpa adanya pemeriksaan,” ujar Jony.

Hingga berita ini ditayanhkan, tim media masih lakukan investigasi dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

 Bersambung ..

(Tim Red)

Dalam Berkah Ramadhan 1445 H, PLN Batam Bukber dengan Teman-teman Media

YUTELNEWS.com | Dalam Berkah Ramadhan 1445, PLN bersama dengan rekan-rekan Media Kota Batam, Kepulauan Riau gelar Buka Bersama (Bukber). Bukber digelar di Harmoni One, sekira pukul 18.02 WIB sampai selesai. Rabu (27/03/2024).

Hadir Sekretaris PLN Pak Zulhamdi dan jajaran PLN serta sejumlah Media. Hadir juga Jony ketua DPW TEAM LIBAS (Light Independent Bersatu), Ketua DPW KEPRI PWMOI Dr. cand. Hendri S.SI., M.E, Ketua DPD PWMOI Resky Lawolo dan Lembaga lainnya.

Bukber dengan tema “Niatkan Bekerja sebagai Ibadah, Raih Keberkahan Ramadhan dan tingkatkan Kinerja Unggul”

Pak Zulhamdi dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan media telah Bukber PLN Kota Batam. Dikatakan bahwa sebagai Sekretaris PLN mulai aktiv bertugas pada 01 Maret 2024.

Dalam Berkah Ramadhan 1445 H, PLN Batam Bukber dengan Teman-teman Media

“Kami ucapkan terimakasih banyak buat rekan-rekan Media telah menghadiri acara ini, semoga ini menjadi keberkahan dan ibadah kita bersama. Pada kesempatan ini, mari kita tingkatkan silaturahmi, komunikasi yang bagus pasti ada solusi,” ungkapnya.

Selanjutnya dalam Bukber, Ceramah keagamaan yang dibawakan oleh pak Robi Kurniawan menyampaikan juga siraman rohani tentang bekerja sebagai Ibadah.

Dalam ceramahnya dikatakan agar kita mendapat pahala dan bonus dari Tuhan maka segala pekerjaan apapun kita niatkan untuk Ibadah.

Disampaikannya, bahwa adapun hal-hal yang perlu kita perhatikan dalam suatu pekerjaan untuk mencapai keberkahan, yaitu ;

1. Semua aktivitas itu kita niatkan Ibadah, kita tidak ada rugi ketika kita niatkan. Justru Ibadah malah suatu keuntungan,

2. Cara kita bekerja perlu mengamati dan teliti, kita lihat.

Misalkan kerja di perusahaan kita tidak Camuk (cari muka) dan lain-lain,

3. Jangan meninggalkan Sholat untuk menjadi Unggul dalam bekerja,

4. Mencari Rezeki untuk Ibadah, bersedekah untuk diri kita, keluarga kita. Kita bekerja sebagai bekal kelak.

Ditambahkannya bahwa dalam bekerja juga selalu ada ujian, namun kita hadapi dengan penuh sabar dan ikhlas.

“Semoga ibadah kita menjadi penyejuk hidup kita,” ucapnya.

 

Dalam Berkah Ramadhan 1445 H, PLN Batam Bukber dengan Teman-teman Media
Team Libas DPW Kepri bersama rekan Media

 

Diakhir acara digelar Bukber sambil diiringi lagu-lagu kenangan dan lagu ke rohanian dan juga sejumlah Doprise dengan hadiah yang menarik.

(Red)

Hak-hak Karyawan di PT Hong Sheng Plastic Industry Tidak Jelas, Jefri : Masih Proses

YUTELNEWS.com | Hak-hak karyawan di PT Hong Sheng Plastic Industry (PT HSPI) yang bergerak di bidang produksi plastik di Kawasan Puri Industrial Park 2000, Batam center, Kota Batam, Kepulauan Riau terkesan tidak jelas. Rabu (27/03/2024).

Dari informasi yang di himpun, Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam pun telah melakukan penanganan. Namun hingga saat ini belum ada hasil yang didapatkan oleh tim media.

Menurut narasumber yang tidak disebutkan namanya dalam pemberitaan bahwa PT HSPI tersebut diduga melakukan pelanggaran peraturan perundang-undangan tentang ketenagakerjaan, yang mana perusahaan tersebut tidak menyediakan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan kepada karyawan. Diduga juga safety dalam bekerja tidak terjamin.

Hak-hak Karyawan di PT Hong Sheng Plastic Industry Tidak Jelas, Jefri : Masih Proses
Ket. Foto : Sistem kerja di PT HSPI

Parahnya, dari hasil pantauan tim media, PT HSPI ini melakukan praktik pungutan liar (pungli) kepada para calon karyawan atau pelamar pekerjaan di perusahaan tersebut.

Hingga kini berbulan-bulan pihak dinas Disnaker terkesan Lambat dalam melakukan tindakan serius. Tim media hingga kini belum memberikan bukti-bukti apa saja yang dilakukan oleh Disnaker kepada perusahaan tersebut. Jika memang sudah ditindak lanjuti lalu bukti apa saja yang diperoleh oleh dinas ketenagakerjaan.

“Sore juga bang, kita udah panggil pihak perusahaan dan udah kita terbitkan Notatiksa ke Perusahaan untuk segera ditindaklanjuti, terkait pungli itu kewenangan kepolisian” jawab Jefri UPTD Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam (20/03/24).

Hak-hak Karyawan di PT Hong Sheng Plastic Industry Tidak Jelas, Jefri : Masih Proses

Ketua DPW Team Light Independen Bersatu (LIBAS) Jony telah melayangkan surat kepada perusahaan tersebut namun tidak ada balasan/klarifikasi dari perusahaan tersebut.

“Kami dari Team Libas DPW Kepri akan terus memantau dan investigasi di perusahaan tersebut untuk kesejahteraan para karyawan. Kami juga berharap pihak Disnaker segera bertindak kepada perusahaan tersebut,” ungkap Jony.

Sampai berita ini ditayangkan, awak media masih berupaya lakukan konfirmasi kepada pihak perusahaan dan dinas terkait.

(Tim Red)

ALPHA SPA Diduga Sediakan Tempat  Prostitusi, Team Libas DPW Kepri Minta APH Bertindak

YUTELNEWS.com| Organisasi Team Light Independent Bersatu (LIBAS) DPW Kepri datangi lokasi Mesage & SPA Alpha yang berada di Nagoya Poin atas Viralnya tempat tersebut diduga sebagai ladang prostitusi.

Team LIBAS Kepri yang tergabung Beberapa Perusahaan Media, LSM, dan Paguyuban lainnya mendatangi lokasi tersebut pada Sabtu (16/04/2024) malam hari.

Berdasarkan pemberitaan salah satu media online  menuliskan bahwa adanya dugaan prostitusi di lokasi tersebut. Diterangkan juga dalam pemberitaan bahwa sumber yang bernisial D menjamin 1000 persen di lokasi tersebut tempat prostitusi.

Jony ketua LIBAS DPW Kepri sangat kecewa dengan pelayanan Manager SPA Alpha tersebut.

“Dibilang kecewa ya iya, karena pelayanannya tidak persuasif atau tidak nyaman karena Manager yang bernama Satria tidak mengizinkan masuk untuk duduk bersama dalam membicarakan adanya dugaan prostitusi tersebut,” Tegas Jony.

Ditambahkannya bahwa Pasal 296 KUHP: mengatakan ”
Barang siapa dengan sengaja menyebabkan atau memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain dengan orang lain, dan menjadikannya sebagai pekerjaan atau kebiasaan, diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun empat bulan atau pidana denda paling banyak lima belas ribu rupiah,” ucapnya.

Masih di lokasi, Team Libas menunggu cukup lama hingga seseorang yang mengaku dari oknum Aparat menemui Tim Libas. Mengatakan bahwa tempat ini jangan diganggu karena ada acara (disebutkan nama Kesatuan).

S kemudian memberikan telepon kepada Jony untuk berkomunikasi dari seseorang yang mengatakan komandannya.

“Malam ini jangan diganggu bang, ada acara (Disebutkan Komandan dari kesatuan),” besok kita komunikasi, titipkan nomor teleponnya, besok saya hubungi,” ucap seseorang dalam Hp yang mengaku dari suatu kesatuan yang punya jabatan tinggi.

Hingga berita ini diturunkan, awak media masih berupaya menunggu klarifikasi terkait dugaan prostitusi Tersebut. Team Libas juga akan mengkonfirmasi nama Kesatuan yang disebutkan untuk keterangan lebih lanjut.

(Tim Red )

Pihak Kredit Plus Nantang YALPK Kepri dan Team LIBAS untuk Tutup Kantor dan Disuruh OJK yang Ambil Berkas 

YUTELNEWS.com | Masih dalam Kasus antara Konsumen dengan pihak Kredit Plus (KP)  atau KB. Finansia Multi Finance. Rabu, 20/03/2024.

Yang hingga saat ini tidak ada titik terang. Diduga Kredit Plus Cabang Batam yang berada di Komp. Ruko Palm spring Rugikan Konsumen, selain itu juga tidak memberikan hak-hak konsumen seperti Berita acara penarikan motor, surat lelang.

Hari ini Rabu (20/03/2024) pagi hari, YALPK Lembaga Perlindungan Konsumen kolaborasi dengan Team Libas mendatangi kantor Kredit plus. Hal ini atas janji pihak Kredit plus untuk memberikan salinan berita acara penarikan dan surat lelang. Namun S pihak Kredit plus terkesan mempermainkan YALPK dengan alasan harus lapor dulu ke atasan atau manager. Sementara S sudah janji bahwa berkas tersebut akan diserahkan hari ini.

Pihak Kredit Plus Nantang YALPK Kepri dan Team LIBAS untuk Tutup Kantor dan Disuruh OJK yang Ambil Berkas 
Oknum satpam kredit plus mencoba halangi Team

Kedatangan YALPK dan Team Libas seakan tidak dihargai, oknum satpam yang bertugas melarang Team untuk mengambil dokumen seperti Foto dan Video. Hal ini oknum satpam diduga  melanggar PP 43 tahun 2018 tentang Tentang Cara Pelaksanaan Peran serta masyarakat dan pemberian penghargaan dana pencegahan dan pemberantasan tindak pidana Korupsi. Tidak hanya itu Pihak Kredit plus juga (Satpam) diduga melarang Media online dalam melakukan tugas jurnalistik.

Sesuai Pasal 18 ayat 1 UU PERS nomor 40 Tahun 1999 bahwa,

“Setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp.500.000.000,00″.

Ibu Paridah Sembiring mengatakan bahwa perusahaan ini patut diduga perusahaan NAKAL.

“Pihak Kredit Plus ini selain rugikan konsumen juga memberikan data palsu surat lelang, ini termasuk pemerasan konsumen dari biaya penarikan motor. Kemaren dijanjikan bahwa hari ini akan diberikan surat salinan berita acara penarikan, surat lelang dan dokumen lainnya namun alasan pihak manager atau atasan di luar kota. Yang parahnya pihak Kredit Plus menyuruh OJK untuk mengambil surat langsung di kantor kredit plus. Ini harus kita laporkan,” tegasnya.

Diketahui dalam surat kredit plus tersebut dituliskan biaya penarikan sebesar Rp. 1.500.000. Ibu Paridah mengatakan bahwa bunga dan biaya penarikan sangat mencekik konsumen.

Sebelumnya pembayaran MG lancar dengan Angsuran yang sudah masuk 12×788.000 selama 24 bulan telah disetorkan ke pihak KP, namun karena dalam keadaan Hamil Besar (melahirkan) MG tidak ada pemasukan. Namun saat itu MG terus komunikasi dengan pihak KP bahwasanya akan dilunaskan tunggakan tersebut. Hal ini tidak di indahkan oleh pihak KP sehingga Pihak KP perintahkan DC untuk menarik paksa motor tersebut di rumah MG.

BPKB kendaraan roda dua milik BP 2983 AH, tahun 2019, Warna merah putih kini telah berada di kantor pihak KP, belum diketahui pasti apakah motor tersebut sudah di lelang atau di gudangkan.

YALPK dan Team Libas telah mendatangi OJK untuk menindak lanjut kasus yang dialami oleh MG. Masalah ini juga akan diteruskan ke Menteri keuangan, Kemendaq, OJK, YALPK minta perhatian untk pelaku usaha.

“Adanya penarikan semena-mena oleh Kredit Plus terhadap konsumen inisial MG, kini sangat histeris, yang mana unit motor di tarik Tanpa prosedur yang benar, hal ini pun disampaikan MG kepada YALPK Kepri ibu paridah Sembiring,”ucapnya.

20 mart 2024 MG di dampingi oleh ibu paridah Sembiring YALPK Kepri atas penarikan yang tidak ber prosedur, MG sehari hari nya jualan lontong dengan gendong baby yang hidup seorang diri merasa sangat sedih. Ketika menjaminkan BPKB di Kredit Plus dan mengalami keterlambatan masuk 3 bulan, perdebatan pun terjadi di Kredit Plus sebab ibu paridah Sembiring menanyakan surat berita acara penarikannya mana? surat lelang yang resmi dari pelelangan mana? surat dari pengadilan mana? pihak kredit plus pun menjawab,

“Silakan biar OJK atau instansi pemerintah yang minta ke kami ujar perwakilan kredit plus,” tutur pihak kredit plus.

Sontak YALPK menjawab, surat penarikan dari Pengadilan bawa jika mau tarik paksa, MG keberatan unit ditarik dan udah bilang minta tempo bayar.

“Saat mau dibayar yang telat, colector meminta Rp 1000.000 sebab tidak ada Rp 1000.000 motorpun tidak dikasi, ini sangat jelas merugikan konsumen” imbuh pak Herman team YALPK kepri.”

Menteri keuangan,Kemendaq,OJK, YALPK minta perhatian untk pelaku usaha Part 4 Ada nya penarikan semena mena oleh kredit plus terhadap konsumen inisial MG,kini sangat histeris,yang mana unit motor di tarik tampa prosedur yang benar,hal ini pun di sampaikan MG kepada YALPK Kepri ibu paridah Sembiring 20 mart 2024 MG di dampingi oleh ibu paridah Sembiring YALPK Kepri atas penarikan yang tidak ber prosedur,MG sehari hari nya jualan lontong dengan gendong baby yang hidup seorang diri merasa sangat sedih,ketika menjaminkan BPKB di Kreditplus dan mengalami keterlambatan masuk 3bulan, perdebatan pun terjadi di Kreditplus,sebab ibu paridah Sembiring menanyakan surat berita acara penarikan nya mana?surat lelang yang resmi dari pelelangan mana?surat dari pengadilan mana?pihak kreditplus pun menjawab,silakan biar OJK atau instansi pemerintah yang minta ke kami ujar perwakilan kreditplus,sontak YALPK menjawab,surat penarikan dari Pengadilan bawa jika mau tarik paksa,MG keberatan unit di tarik dan udah bilang minta tempo bayar,motor di tarik dengan memberikan pinjaman motor colector 2hari,saat mau di bayar yang telat, colector meminta Rp 800.000 sebab tidak ada Rp 800.000 motor pun tidak di kasi,ini sangat jelas merugikan konsumen imbuh pk Herman team YALPK kepri Team YALPK kepri langsung mendatangi OJK bersama konsumen nya dan hal ini sudah di respon oleh OJK dan meminta kepada MG agar tertulis kronologi nya, YALPK ibu paridah Sembiring meminta kepada instansi pemerintah agar kira nya pelaku usaha ini benar2 jangan sepihak hanya omset pelaku usaha yang di penting kan,putaran itu Wang dari tiap debitur yang kredit,jadi jangan hanya memberat kan pihak konsumen,bayar pokok,bunga,denda berjalan,biaya tarik,jadi korban terus konsumen seperti ini, YALPK meminta kepada menteri keuangan DJPKTN OJK Kemendaq Agar kira nya perhatikan pelaku usaha jangan semena mena terhadap masyarakat,ini akan memiskin kan semua orang yang kredit jika demikian

Team YALPK kepri langsung mendatangi OJK bersama konsumennya dan hal ini sudah di respon oleh OJK dan meminta kepada MG agar tertulis kronologi nya.

YALPK ibu paridah Sembiring meminta kepada instansi pemerintah agar kiranya pelaku usaha ini benar-benar jangan sepihak hanya omset pelaku usaha yang di pentingkan. Putaran itu uang dari tiap debitur yang kredit, jadi jangan hanya memberatkan pihak konsumen, bayar pokok, bunga, denda berjalan, biaya tarik, jadi korban terus konsumen seperti ini, YALPK meminta kepada menteri keuangan DJPKTN, OJK, Kemendaq.

Agar kiranya perhatikan pelaku usaha jangan semena-mena terhadap masyarakat, ini akan memiskinkan semua orang yang kredit jika demikian.

Sampai berita ini diterbitkan awak media masih terus berupaya lakukan upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

(Tim Red)

TEAM LIBAS KEPRI Pantau Truk Angkut Barang yang Diduga Tidak Dilengkapi Dokumen Bea Cukai

YUTELNEWS.com | Organisasi Team LIBAS (Light Independent Bersatu) DPW Kepulauan Riau bekerjasama dengan beberapa Media Online  melakukan investigasi di Pelabuhan Punggur pada Senin (18/03/2024).

Jonytel sebagai Ketua DPW Kepri bersama dengan Satgas dan Kabid Investigasi mendatangi lokasi pelabuhan pada Jumat (15/03/2024) sore hari.

Sesuai rekaman video yang diterima oleh TEAM LIBAS terdapat beberapa barang-barang di unit Truk yang diduga tidak dilabeli oleh Bea Cukai atau dokumen lainnya. Diduga tidak melengkapi dokumen-dokumen pendukung. Truk berbagai yang berbaris di samping ruang bea cukai Punggur berjejeran membawa barang-barang bekas. Team LIBAS masih telusuri dokumen dan tujuan barang tersebut.

TEAM LIBAS KEPRI Pantau Truk Angkut Barang yang Diduga Tidak Dilengkapi Dokumen Bea Cukai

“Ini barang second bang, kita bawa ke Uban,” kata salah satu pemilik barang yang ada dalam truk tersebut kepada Tim.

Terlihat adanya barang TV, Kulkas, Golok, Baju-baju dan lain-lain yang tidak dilabeli oleh Bea Cukai.

Team Libas ingin menjumpai dan silaturahmi pihak Bea Cukai namun tidak berhasil.

Kepada Media ini, Ketua DPW Kepri LIBAS Jonytel mengatakan akan melakukan pemantauan terus di pelabuhan tersebut.

“Kita siap turun langsung untuk memantau situasi di lapangan bang, termasuk pelabuhan tersebut,” ucap Jony.

Hingga berita ini diturunkan, team media masih lakukan investigasi dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

(Tim Red)

MG Didampingi YAL PK Kepri Bekerjasama Dengan Team LIBAS DPW Kepri Datangi Kantor Kredit Plus Yang Diduga Rugikan Konsumen

YUTELNEWS.com | MG korban dari konsumen Kredit Plus (KP) atau KB. FINANSIA MULTI FINANCE didampingi YALPK Kepri perlindungan konsumen ibu Paridah Sembiring bekerjasama dengan Team Light Independent Bersatu (LIBAS) datangi Kantor Kredit Plus yang berapa di Ruko Palm Spring, Kota Batam Kepulauan Riau. Senin (18/03/2024).

Kedatangan YALPK (Lembaga Perlindungan Konsumen) bersama dengan Yutel Ketua DPW LIBAS di kantor tersebut ingin tindak lanjut dan konfirmasi terkait penarikan motor, pelelangan milik MG yang diduga rugikan konsumen atau kebijakan sepihak.

Sebelumnya pembayaran MG lancar dengan Angsuran yang sudah masuk 12×788.000 selama 24 bulan telah disetorkan ke pihak KP, namun karena dalam keadaan Hamil Besar (melahirkan) MG tidak ada pemasukan. Namun saat itu MG terus komunikasi dengan pihak KP bahwasanya akan dilunaskan tunggakan tersebut. Hal ini tidak di indahkan oleh pihak KP sehingga Pihak KP perintahkan DC untuk menarik paksa motor tersebut di rumah MG.

 

MG Didampingi YALPK Kepri dan Bekerjasama dengan Team LIBAS DPW Datangi Kredit Plus Diduga Rugikan Konsumen
Historis Angsuran Motor MG

BPKB kendaraan roda dua milik BP 2983 AH, tahun 2019, Warna merah putih kini telah berada di kantor pihak KP, belum diketahui pasti apakah motor tersebut sudah di lelang atau di gudangkan.

Ibu Paridah Sembiring dalam hal ini menjumpai pihak KP untuk meminta klarifikasi.

“Ini merugikan konsumen, mana surat lelang, berita acara penarikannya, kemudian atas dasar apa meminta uang kepada konsumen yang 1 juta dan biaya penarikan? Tanyanya.

Karena sebelumnya bahwa pihak KP meminta uang kepada konsumen 1 juta dengan alasan biaya penarikan.

Namun pihak KP (S) mengatakan hari Rabu kembali lagi untuk cari file dan belum bisa menjawab pertanyaan Bu Paridah.

Paridah mengatakan bahwa ini akan kita teruskan ke pihak OJK dan pihak-pihak terkait karena menurutnya pihak KP telah rugikan konsumen MG.

Hingga berita ini di tayangkan, awak media masih terus lakukan upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.

(Tim Red)

Aktivitas Galian C di Punggur Kembali Beroperasi, Ketua LIBAS DPW Kepri Angkat Suara

YUTELNEWS.com | Organisasi Team Libas (Light Independent Bersatu) DPW Kepulauan Riau tinjau lokasi galian C di Punggur, Kecamatan Nongsa, Kepulauan Riau yang diduga tidak ada izin dari BP Batam. Sabtu (16 Maret 2024).

Sebelumnya team sudah mengkonfirmasi kepada pihak BP Batam, namun aktivitas galian C itu masih beroperasi.

Jonytel selaku ketua Team Libas DPW Kepri sangat menyayangkan dinas terkait dan pihak berwenang untuk memberantas Aktivitas Ilegal tersebut.

Aktivitas Galian C di Punggur Kembali Beroperasi, Ketua LIBAS DPW Kepri Angkat Suara
 Ketua LIBAS DPW Kepri bekerjasama dengan JPKP

“Sangat kita sayangkan, seharusnya aktivitas ini tidak dibiarkan begitu saja. Kepercayaan masyarakat kepada pihak BP Batam dan dinas terkait sangat kurang. Kita team Libas akan berupaya lakukan konfirmasi kepada Aparat Penegak Hukum dan Dinas terkait. Selanjutkan kita dari team Libas juga akan melaporkan kegiatan tersebut,” ucap Jony.

Hingga berita ini ditayangkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada BP Batam, DLH, dan APH.

(Arman/Nando)

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.